You are on page 1of 5

PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA

DAN BERACUN

No. Dokumen :
No. Revisi :
SPO Tanggal Terbit :

Halaman :

UPT Puskemas dr. Adianto Lebang
Muara Wahau I NIP.19780905 200604 1 008

1. Pengertian Pengelolaan limbah hasil pemeriksaan laboratorium adalah perlakuan terhadap
sisa hasil pemeriksaan yang berbahaya dan beresiko bagi petugas

2. Tujuan Sebagai pedoman bagi petugas laboratorium untuk pemisahan limbah B3.

3. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Muara Wahau 1 Tentang

5. Prosedur/
Langkah- langkah
1. Sampah medis (sisa darah dan strip bekas pemeriksaan)
a. Sampah medis ditempatkan pada suatu tempat sampah khusus
untuk sampah medis yang sudah diberi tanda dan dilapisi
plastic berwarna kuning.
b. Dan apabila tempat sampah tersebut penuh plastic dilepaskan
dari tempat sampah selanjutnya plastic diikat dan diserahkan
kepada petugas sanitarian.
2. Sampah medis (sisa sample sputum pemeriksaan BTA)
a. Pot sputum yang masih berisi sampel dan dalam posisi tanpa
tutup dimasukkan kedalam bak yang berisi desinfektan beserta
tutupnya.
b. Selanjutnya diamkan 24 jam dan diambil pot sputumnya di
masukkan plastic kuning dan di ikat.
3. Sampah medis (spuit dan blood lancet)
a. Sampah medis ini di tempatkan pada safety box kertas
berwarna kuning.
b. Apabila sudah terisi ¾ dari volume safety box maka diserahkan
pada petugas sanitarian.
4. Sampah medis cair
a. Sisa sampel urine dibuang dalam saluran limbah medis.
b. Sisa darah dalam tabung dibuang ditempat sampah medis.
c. Sisa reagen untuk pemeriksaan di buang ke saluran limbah
medis.
5. Sampah medis botol bekas sampel feses
Pot feses ditutup kembali setelah digunakan untuk pemeriksaan
kemudian dibuang di tempat sampah medis.
6. Sampah medis botol bekas urine.
a. Setelah pemeriksaan urine, cairan urine di buang di saluran
limbah medis.
b. Wadah urine di masukkan kedalam bak berisi desinfektan/clorin

7. dicuci dan dikeringkan 6. dan dibiarkan selama 10 menit kemudian di cuci dan di bilas dengan air mengalir Kemudian di keringkan Sisa darah dan strip bekas pemeriksaan dimasukkan dalam sampah medis (plastik kuning) Sisa sampel sputum pemeriksaan BTA dimasukkan bak desinfektan dan di buang dalam sampah medis (plastik kuning) Spuit dan blood lancet bekas dimasukkan dalam safety box dan di serahkan pada petugas sanitarian Sampah medis cair dibuang dalam saluran limbah medis Botol bekas sampel feses dibuang dalam plastik kuning(sampah medis) Sampah medis botol urine direndam dalam desinfektan. Referensi Pedoman Sistem Rujukan Nasional. Rekam Historis Perubahan No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan . Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Jakarta 2012. Bagan Alir 4.Dokumen Terkait 8. Unit terkait 9.

Mulai : Berlaku Halaman : PUSKESMAS Muara Wahau 1 Unit : …………………………………………………………………… Nama Petugas : …………………………………………………………………… Tanggal Pelaksanaan : …………………………………………………………………… . Revisi : TILIK Tgl. Kode : Terbitan : DAFTAR No. dicuci dan dikeringkan No. Sisa darah dan strip bekas pemeriksaan dimasukkan dalam sampah medis (plastik kuning) Sisa sampel sputum pemeriksaan BTA dimasukkan bak desinfektan dan di buang dalam sampah medis (plastik kuning) Spuit dan blood lancet bekas dimasukkan dalam safety box dan di serahkan pada petugas sanitarian Sampah medis cair dibuang dalam saluran limbah medis Botol bekas sampel feses dibuang dalam plastik kuning(sampah medis) Sampah medis botol urine direndam dalam desinfektan.

umur. diagnosis. riwayat penyakit sekarang. Meliputi nama. alasan dirujuk. dan kamar atau ruang yang diinginkan (kelas perawatan)? 4 Apakah Petugas menanyakan ketersediaan kamar sesuai kondisi dan keinginan pasien? 5 Apakah Petugas menunggu tanggapan dari rumah sakit? 6 Apakah Petugas merujuk pasien jika rumah sakit yang dituju menyanggupi penerimaan pasien rujukan? 7 Apakah Petugas mencari alternatif rumah sakit lain apabila rumah sakit yang dituju tidak menyanggupi atau tidak tersedia kamar? 8 Apakah Petugas mencari memberikan informasi kepada keluarga pasien kapan akan dirujuk? 9 Apakah Petugas memepersiapkan pasien dan administrasi lainnya? 10 Apakah mendampingi pasien sampai tempat rujukan dengan ambulance? . terapi/ tindakan yang telah diberikan.No Tidak Langkah Kegiatan Ya Tidak Berlaku 1 Apakah Petugas menyiapkan resume klinis yang sudah diisi? 2 Apakah Petugas menelpon rumah sakit tujuan? 3 Apakah Petugas menyampaikan informasi pasien yang akan dirujuk kepada rumah sakit tujuan.

CR = ……% Muara Wahau I. ……………… Pelaksana/Auditor ………. ..