You are on page 1of 3

KONSEP ARTISTIK

Mise en Scene merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam sebuah karya

film. Ketika penulis menonton film, hal yang sering diingat ialah bagaimana mise en scene

pada film tersebut. Seperti apa settingnya, warna set, properti-properti yang menonjol, tata

kostum dan tata rias yang menarik sesuai karakter tokoh yang akan selalu di ingat.

Konsep penataan artistik dalam film Luka Tak Berdarah ini ialah realis, benar seperti

yang ada dan terjadi pada kehidupan nyata, tetap terlihat logis namun elemen artistik ini juga

dapat mempercantik serta memperindah mise-en-scene supaya enak dipandang dan membuat

penonton merasa nyaman ketika sedang menyaksikan film yang kita buat dan tidak terlihat

terlalu berlebihan tetap sesuai dengan keadaan yang ada dan logis. Dalam film ini karakter

tokoh, status sosial, gaya hidup dapat mempengaruhi penata artistik untuk membuat unsur

artistik yaitu setting, properti, tata kostum, tata rias dan tata rambut.

KONSEP WARNA

Warna merupakan unsur yang sangat penting dalam suatu karya seni rupa. Seni rupa

dapat lebih dinikmati keindahannya dengan hadirnya sebuah warna. Jika suatu karya seni

rupa tidak memiliki warna, mungkin karya itu bisa dilihat mati atau monoton. Tidak hanya

pada seni rupa, pada karya seni film pun warna juga bagian yang penting, bagaimana warna

tersebut dapat menimbulkan impresi atau arti. Pada film ini warna dapat mengubah rasa,

mempengaruhi cara pandang kita, besarnya suatu ruang menutupi ketidak sempurnaan dan

membangun suasana atau kenyamanan untuk semua orang.

Warna yang ingin saya tonjolkan di film ini adalah kuning dan coklat, karena dalam

budaya Jawa, warna kuning (emas) merupakan lambang yang sangat dikenal. Warna kuning

seperti padi siap panen diasosiasikan sebagai lambang kemakmuran serta lambang kesuburan.
Sementara coklat (brown) merupakan warna tanah dan kayu dan dapat dikatakan warna

simbolis membhumi yang melambangkan kesederhanaan dan kerendahan hati. Kayu yang

sangat umum dikenal sebagai bahan baku bangunan dalam desain arsitektur rumah di pulau

Jawa, hingga dapat dikatakan warna kayu sebagai simbol soko guru dalam kehidupan rumah

tangga. Bahasa Jawa sendiri memiliki warna kedaerahan yang unik dan khas antara lain

coklat lemah teles yaitu warna coklat seperti tanah basah, kuning endhog yakni warna kuning

yang menyerupai kuning telur (konteksnya adalah kuning telur ayam kampung, bukan telur

ayam omega 3 yang cenderung berwarna oranye).

Penata artistik akan mengimplementasikan teori ini melalui asosiasi warna dalam

pemilihan properti artistik, warna setting, serta kostum para pemeran.

TATA KOSTUM

Tata kostum pada film ini juaga akan penata artistik sesuaikan dengan karakter dan

gaya hidup tokoh agar dapat lebih membuat film ini terlihat lebih realis dan logis. Sulaiman

sebagai seorang Ayah akan ditampilkan dengan memakai kostum yang sangat luwes seperti

kaos oblong dan celana pendek, bagi orang yang terkena serangan stroke, tubuhnya sudah

tidak dapat lagi bergerak dengan sempurna hingga akan terlihat lebih nyaman ketika

mengenakan pakaian tersebut.

Yusuf sebagai seorang suami akan mengenakan pakaian sederhana seperti kaos

oblong ketika sedang berada dirumah dan berpakian rapi ketika akan berangkat bekerja.

Sarah sebagai seorang ibu rumah tangga selalu memakai pakaian yang santai dengan

rok selayaknya ibu-ibu rumah tangga, memakai pakaian yang sopan dan berkerudung ketika

akan hendak keluar menjemput Reno ataupun sedang pergi berbelanja.


Reno sendiri akan memakai pakaian seragam anak TK ketika hendak berangkat ke

sekolah dan saat ia pulang dari sekolahnya, memakai pakaian santai dengan kaos oblong

ketika sedang berada di rumah atau sedang bermain.

Dalam film ini tata rias yang digunakan adalah natural korektif dimana sesuai dengan

kehidupan sehari-hari dan tidak terdapat efek tata rias sama sekali. Keempat karakter ini

ditampilkan sesuai adanya, juga tata rias rambut mereka akan dibuat sangat natural tanpa

adanya indikasi kosmetik dekoratif yang dilakukan penata artistik.

KONSEP PROPERTI

Setting pada film Luka Tak Berdarah ini merupakan kehidupan pada tahun 2017 maka

penata artistik akan membuat sebagian properti yang tampak pada film adalah properti yang

ada ditahun tersebut, namun tidak menutup kemungkinan jika ada beberapa properti pada

tahun diera 2000-an atau mungkin dibawah era tahun 2000-an. Properti yang akan penata

artistik gunakan juga akan penata artistik sesuaikan dengan kebutuhan dalam segala aspek

ceritanya. Apakah properti ini sebagai hand property atau setdresser akan penata artistik

sesuaikan dengan karakter tokoh yang bersangkutan dan sesuai dengan kebutuhan cerita

pada film ini.