You are on page 1of 3

Tiga (3) Pendekatan dalam melakukan Tes Kabel

Network
"Dalam melakukan tes kabel network, terutama kabel
UTP, ada 3 pendekatan yang bisa dilakukan dalam
melakukan pengetesan, assesment maupun
maintenance infrastruktur kabel network"

Jika anda berencana untuk belajar atau mengetahui cara


melakukan test pada kabel UTP anda, berikut saya berikan
sedikit gambaran singkat mengenai kabel tester yang cocok
dengan kebutuhan anda.

Tiga (3) pendekatan yang biasa dikenal sebelum kita


memutuskan melakukan tes kabel UTP, diantaranya :

1. Verifikasi
2. Kualifikasi
3. Sertifikasi

Apakah itu Verifikasi?


Verifikasi adalah basic atau standar yang biasa dilakukan Cable
Engineer dalam mengecek kabel UTP, biasanya tahapan ini terdiri dari :
a. Panjang kabel yang diukur
b. Memastikan hasil crimping yang sudah sesuai dan
semua wiring saling terhubung pada konektor
c. Tidak ada kabel yang terputus pada salah satu wire 1-8 dan jika
perlu, memastikan bahwa cable shield (jika FTP) terhubung satu sama
lain.

Apakah itu Kualifikasi?


Setelah melakukan verifikasi kabel, tahap yang lebih
dalam lagi yakni mengukur sisi kualitas kabel yang hendak
kita pakai. Kualifikasi kabel akan memberikan jawaban
untuk pertanyaan, apakah kabel yang akan saya pakai,
betul-betul mampu menghantarkan sinyal 1000Base-T?
disamping dari sisi fisik (panjang kabel, wiremapping,
kondisi kabel-putus atau tidak) sudah terukur dan
memiliki hasil baik. Ini yang perlu anda pastikan :
a. Identifikasikan link yang dihantarkan oleh kabel sudah sesuai dengan network speed.
b. Menjamin bahwa kabel yang diukur mendukung teknologi yang dipakai atau sesuai dengan
yang existing, misalnya teknologi GBe dan VoIP
Apakah itu Sertifikasi?
Tahapan paling tinggi dalam melakukan pengetesan kabel yang ada saat ini adalah mengacu pada
standar internasional yang dipakai, baik itu standar TIA maupun standar ISO. Jelas yang perlu anda
ketahui mengenai kabel anda adalah, apakah kabel yang dipakai sudah memenuhi standar TIA atau ISO?

Disamping itu anda juga perlu untuk mengetahui beberapa parameter yang biasanya menunjukkan
seberapa baik atau buruk kabel yang akan dipakai, parameter tersebut diantaranya meliputi :

 Wire Map
 Length
 Propagation Delay
 Delay Skew
 DC Loop Resistance
 Insertion Loss (Attenuation)
 Return Loss (RL)
 NEXT
 Attenuation-to-crosstalk Ratio (ACR-N)
 ACR-F (ELFEXT)
 Power Sum ACR-F (ELFEXT)
 Power Sum NEXT
 Power Sum ACR-N
 Power Sum Alien Near End Xtalk (PS ANEXT)
 Power Sum Alien Attenuation Xtalk Ratio Far End (PS AACR-F)
Cegah agar network tidak
bermasalah dengan pengetesan
kabel yang baik dan benar.

Permasalahan downtime bisa


menyebabkan kerugian waktu
dan biaya, terlebih jika tidak
diketahui permasalahan tersebut
dengan alat tester yang tepat

Fluke dan Fluke Networks


memiliki solusi alat tester yang
dibutuhkan untuk pencegahan
dan troubleshooting yang singkat
pada masalah-masalah yang
terjadi.

Pada gambar diatas, terdapat bagian communications infrastructure untuk kabel copper (kabel UTP),
untuk solusi yang bisa dilakukan ada 3 pendekatan pengetesan, verifikasi – kualifikasi – sertifikasi.

Tier 1 – Verifikasi Kabel Tier 2 – Kualifikasi Kabel Tier 3 – Sertifikasi Kabel