You are on page 1of 1

“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!

Kalimat tersebut sempat populer di kalangan masyarakat Indonesia pada tahun 90-an, namun
dengungannya kini mulai jarang sekali terdengar. Kalimat tersebut singkat, namun maknanya dapat
tergambar dengan sangat jelas. Persatuan adalah landasan semangat yang sejak dulu digunakan oleh
para pejuang untuk membangun bangsa. Budaya gotong royong merupakan salah satu perwujudan
nyata dari semangat persatuan masyarakat Indonesia.

Dalam perspektif sosiologi budaya, nilai gotong royong adalah semangat yang diwujudkan dalam bentuk
perilaku atau tindakan individu yang dilakukan tanpa mengharap balasan untuk melakukan sesuatu
secara bersama-sama demi kepentingan bersama atau individu tertentu. Gotong royong menjadikan
kehidupan manusia Indonesia lebih berdaya dan sejahtera. Dengan gotong royong, berbagai
permasalahan kehidupan bersama bisa terpecahkan secara mudah dan murah, demikian halnya dengan
kegiatan pembangunan masyarakat.

Dari penjabaran gotong royong tersebut, sangatlah berkaitan erat dengan salah satu jenis kelompok
sosial yang ada pada masyarakat yakni kelompok paguyuban,pa·gu·yub·an n perkumpulan yang bersifat
kekeluargaan, didirikan orang-orang yang sepaham (sedarah) untuk membina persatuan (kerukunan) di
antara para anggotanya , yang membedakan hanya saja pada paguyuban lebih bersifat spesifik dan
hanya menuju pada salah satu masyrakat pada wilayah indonesia, dan pada paguyuban mengarah pada
ikatan batin antar keluarga.

Pada paguyuban dibagi menjadi tiga jenis :

1.Paguyuban karena ikatan darah (Gemeinschaft by blood )

Yaitu paguyuban bedasarkan keturunan contoh kelompok kekeluargaan,keluarga besar

2.Paguyuban karena tempat (gemeinschaft by place )

Yaitu paguyuban yang terdiri dari ornag-orang yang berdekatan tempat tinggal sehingga dapat saling
tolong menolong contohnya arisan,RT,RW,karang taruna,PKK,pos kambling, atau ronda

3.Paguyuban karena jiwa pikiran(gemneinschaft by mind)

Yaitu paguyuban yang terdiri dari orang yang tidak mempunyai hubungan darah atau tempat tinggalnya
tidak berdekatan, akan tetapi mereka mempunyai jiwa dan pikiran yang sama,paguyuban semacam itu
tidak sekuat dengan ikatan paguyuban berdasarkan keturunan.contohnya organisasi.

Jenis paguyuban yang paling banyak terdapat didalam indonesia adalah paguyuban