You are on page 1of 12

17-May-2013

PENAPISAN MASALAH KESEHATAN JIWA 
PADA PELAYANAN DASAR DI PUSKESMAS

Materi:
I. Prinsip Umum Layanan Keswa
II. Penapisan Masalah Keswa di Poli
Umum Puskesmas
III. Master Chart (Kondisi Prioritas)
IV. ICD 10 Primary Care (ICD-10-PC)

1

 Philadelphia: Lippincott Williams &  Wilkins. Kementerian Kesehatan  RI. Buku Pedoman Pelayanan Kesehatan Jiwa di Fasilitas  Pelayanan Kesehatan Dasar. 2010. 9th ed. 17-May-2013 Referensi 1. 2. World Health Organization. Sadock VA. Sadock BJ. Kaplan & Sadock’s synopsis of psychiatry. 2011. 3. neurological  and substance use disorders in non‐specialized  health settings. 2 . mhGAP Intervention Guide for mental. 2003.

Komunikasi dengan pasien dan keluarga (carers) 2. Perhatikan kesehatan secara umum 3 . Pemeriksaan (assessment) 3. Perlindungan terhadap hak asasi 6. Penggerakan dan penyediaan dukungan sosial 5. Tatalaksana dan monitoring 4. 17-May-2013 PRINSIP UMUM LAYANAN KESWA Prinsip Umum Layanan Keswa 1.

• Tanyakan pemahaman orang tersebut terhadap kondisinya. jenis  kelamin. riwayat keluhan saat ini. • Bersikap ramah. Penilaian/pemeriksaan (assessment) • Riwayat medis. 17-May-2013 Prinsip Umum Layanan Keswa 1. tatalaksana atau rujuk. empatik. dan perbedaan bahasa. • Lakukan penilaian fisik umum. Prinsip Umum Layanan Keswa 2. • Berikan respons terhadap keterbukaan informasi dari pasien  yang bersifat pribadi dan sulit diungkapkan (seperti  penyerangan seksual atau menyakiti diri sendiri) dengan  sensitif dan sesuai. • Gunakan bahasa yang sederhana dan jelas. dan tidak menghakimi. • Nilai problem psikososial. • Nilai. kultur. dan riwayat keluarga yang relevan. Komunikasi dengan pasien dan keluarga/carers • Komunikasi jelas. yang untuk semua kondisi  medis yang menyertai. menghargai. • Berikan informasi tentang status kesehatannya dalam bahasa  yang mereka pahami. riwayat  dahulu. masa lalu dan yang saat ini  terjadi 4 . dan sensitif terhadap usia.

17-May-2013 Prinsip Umum Layanan Keswa 3. bila tersedia dan  dibutuhkan. • Jelaskan tujuan terapi dan buat rencana terapi dengan  menghargai pilihan mereka dalam terapi  • Pikirkan rencana untuk keberlanjutan terapi dan  lakukan pemantauan melalui komunikasi. pilihan  tatalaksana alternatif lainnya.  • Monitor hasil terapi. pentingnya kepatuhan  terhadap terapi. nilai kembali pemahaman pasien  terhadap penyakitnya. • Usahakan untuk menghubungkan orang tersebut ke  dukungan masyarakat. serta kesiapan pasien dan  keluarga untuk berpartisipasi dalam perawatan. misalnya untuk  fungsi yang lebih baik dan pemulihan. koreksi jika ada kesalahpahaman. Tatalaksana dan Monitoring (1) • Jawab pertanyaan dan kekhawatiran tentang terapi. Prinsip Umum Layanan Keswa 3. • Informasikan lama terapi yang diharapkan. bila ada • Dalam pemantauan. Tatalaksana dan Monitoring (1) • Jelaskan pentingnya terapi. dan kemungkinan prognosis.  komunikasikan harapan yang realistik. interaksi obat.  kemungkinan efek samping dari intervensi. dan kepatuhan terhadap  terapi. efek samping • Fasilitasi rujukan ke spesialis. terapi. 5 .

• Gunakan sumber daya di keluarga dan masyarakat untuk  pasien yang tidak patuh terhadap terapi. Penggerakan dan Penyediaan Dukungan Sosial • Libatkan keluarga atau pelaku rawat lainnya dalam  melakukan perawatan. Tatalaksana dan Monitoring (1) • Ajarkan kepada pasien dan keluarga untuk memantau gejala‐gejala dan terangkan kapan mereka harus mencari  bantuan secepatnya. serta pada orang dengan usia lanjut • Pastikan bahwa mereka diberikan tatalaksana secara  menyeluruh. Prinsip Umum Layanan Keswa 4. • Pemantauan lebih sering dilakukan untuk ibu hamil dan  menyusui. bila tersedia. • Identifikasi dan gerakkan sumber daya sosial dan  dukungan sosial yang mungkin di area lokal. • Catat aspek penting interaksi pasien dengan keluarga  maupun orang lain. 17-May-2013 Prinsip Umum Layanan Keswa 3. • Dorong keterlibatan keluarga dalam kelompok  swabantu dan dukungan keluarga. fisik dan jiwa. contoh:  anak dan remaja ‐‐ koordinasikan dengan sekolah 6 .

• Edukasi tentang bahaya penggunaan alkohol. berikan dukungan yang  diperlukan.  • Beri perhatian khusus pada isu kerahasiaan dan privasi • Pastikan pasien memahami tatalaksana yang diusulkan  dan memberikan persetujuan terhadap tatalaksana  tersebut. • Diskusikan perencanaan untuk hamil dan metode  kontrasepsi dengan perempuan di usia reproduksi. bebas dari diskriminasi.  sesuai dengan kultur. 7 . • Libatkan anak‐anak dan remaja dalam pengambilan  keputusan sesuai kapasitas perkembangan mereka. • Dorong penghentian penggunaan tembakau dan zat lainnya. • Adakan pemeriksaan kesehatan fisik secara reguler.  beri mereka kesempatan untuk mendiskusikan secara  pribadi hal‐hal yang menjadi kekhawatiran. 17-May-2013 Prinsip Umum Layanan Keswa 5. Perlindungan terhadap hak asasi • Berikan layanan dengan menghargai martabat.  seperti pubertas /menopause. sensitif.  Prinsip Umum Layanan Keswa 6. • Persiapkan orang dengan perubahan perkembangan hidup. • Sediakan pendidikan tentang perilaku berisiko lainnya  (contoh: seks bebas). Perhatikan kesehatan secara umum • Beri saran tentang aktivitas fisik dan pemeliharaan berat  badan yang sehat.

u. tengkuk pegal • Gejala ansietas • Sesak nafas. ada gangguan fungsi sehari‐hari ‐(Anak): gangguan perkembangan dan perilaku Kelainan Organik (+) Kelainan Organik (-) D/ Demensia. Ggn Depresi. diare lama (non‐infeksi) • Gejala psikosis • Sakit kepala. D/ Ggn Psikotik. Ggn Psikosomatik Ansietas. Delirium. Retardasi Mental. kronik ‐Ada distress. 17-May-2013 PENAPISAN MASALAH KESWA  DI POLI UMUM PUSKESMAS KELUHAN UTAMA (SPONTAN) FISIK (F) PSIKOSOMATIK (PS) MENTAL EMOSIONAL (ME) Keluhan fisik diduga ada Keluhan berhubungan Keluhan fisik hubungannya dgn masalah dengan perasaan. Ggn D/ Gangguan Fisik Ggn Penggunaan Zat. dll • Gangguan haid Pertanyaan t. Ggn pada Anak & Remaja 8 . keringat berlebih • Gangguan perilaku pd epilepsi. pikiran &  kejiwaan. Epilepsi. asma • Gejala depresi • Gatal‐gatal. contoh: perilaku: • Nyeri ulu hati. eksim • Penggunaan zat psikoaktif • Jantung berdebar.

 tindakan menyakiti diri sendiri atau bunuh diri yang  DIRI/USAHA dimiliki saat ini / riwayat sebelumnya BUNUH DIRI • Merasa kuatir atau takut yang berlebihan • Merasa gelisah atau tidak dapat duduk tenang ANSIETAS • Mudah berkeringat dingin. berdebar‐debar. mudah sedih • Hilang minat & ketertarikan terhadap aktivitas yang biasanya menyenangkan DEPRESI • Perasaan mudah lelah. keluhan fisik lain  seperti pusing.  mudah tersinggung) 9 . sakit kepala. atau keluhan fisik lain yang berkepanjangan • Gangguan tidur MENYAKITI  • Pikiran. curiga berlebihan. orang‐orang     membicarakan dirinya) – (waham) • Melihat bayangan atau suara‐suara yang tidak jelas sumbernya (halusinasi)   PSIKOSIS • Gejala manik (gembira abnormal. gangguan lambung. 17-May-2013 Pasien yang memerlukan perhatian untuk  diskrining ‐ Pasien dengan penyakit fisik kronis ‐ Pasien dengan keluhan fisik yang diduga ada  hubungannya dengan masalah kejiwaan  (keluhan fisik timbul/memberat jika ada  masalah psikis) ‐ keluhan fisik beraneka ragam/berganti‐ganti. gemetar. rencana. mual • Mengalami ketakutan atau mempunyai pikiran‐pikiran tidak masuk akal    (merasa seseorang bermaksud mencelakai.  gangguan fisik/kelainan organik (‐) MASTER CHART: KONDISI PRIORITAS • Merasa murung. terlalu bersemangat. banyak bicara.

 dan  cepat berpindah ke  aktivitas lainnya • Aktivitas berlebihan: berlarian. sulit untuk duduk tenang. berhenti mengerjakan tugas  sebelum selesai secara berulang. mudah marah  (iritabel). tempat. dan orang) DEMENSIA • Kehilangan kontrol emosional – mudah kecewa. banyak  bicara atau gelisah GANGGUAN • Impulsivitas yang berlebihan: sering melakukan sesuatu tanpa  PERILAKU berpikir lebih dahulu (anak-remaja) • Perilaku mengganggu yang berulang dan berkelanjutan (seperti  temper tantrum yang berat. bicara/komunikasi. mencuri)                    10 . ketidakpatuhan  yang menetap dan berat. atau mudah menangis (usila) • Problem pada perilaku dan kesulitan dalam aktivitas sehari‐hari • Mengalami kejang atau riwayat epilepsi sebelumnya EPILEPSI • Keterlambatan perkembangan: lebih lambat belajar dibandingkan anak ‐anak seusianya dalam hal: tersenyum.  duduk. berdiri.  PERKEMBANGAN berulang (anak‐remaja) • Kesulitan untuk melakukan aktivitas normal harian sesuai usianya • Sangat sulit memusatkan perhatian. dan area  perkembangan lainnya seperti membaca dan menulis GANGGUAN  • Abnormalitas dalam berkomunikasi: perilaku yang terbatas. perilaku kejam. 17-May-2013 GANGGUAN • Apakah pernah/saat ini menggunakan alkohol atau napza? PENYALAHGUNAAN ZAT DAN ALKOHOL • Masalah dengan memori (kepikunan yang berat) dan orientasi  (kesadaran akan waktu. berjalan.

 F32# Gangguan Depresi anak dan remaja Gangguan perkembangan pervasif (F84) Gangguan hiperkinetik (F90) 10. G40# Epilepsi 11 . F20# Skizofrenia dan Gangguan Gangguan penyesuaian ( F43. 17-May-2013 DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA ‐ INTERNATIONAL CLASSIFICATION OF  DISEASE 10 PRIMARY CARE (ICD 10 PC) Diagnosis Gangguan Jiwa: ICD 10 Primary Care (ICD‐10‐PC) 1.1) Gangguan obsesif kompulsif (F42) 3. F70 Retardasi Mental 5. F00# Gangguan Mental Organik 7.1) Gangguan penggunaan zat (F11#) Gangguan campuran ansietas &  Gangguan penggunaan tembakau depresi ( F41. F10# Gangguan Penggunaan NAPZA Gangguan ansietas menyeluruh Gangguan penggunaan alkohol (F10) (F41. F80‐90# Gangguan kesehatan jiwa 6.2) Psikotik Kronik Lain Gangguan somatoform ( F45) 4.0) 2. F40# Gangguan Neurotik (Anxietas) Demensia (F00#) Gangguan fobik (F40) Delirium (F05) Gangguan panik (F41. F31 Gangguan Bipolar 9. F23 Gangguan Psikotik Akut 8.2) (F17.

17-May-2013 Fokus Pelatihan Kali Ini • Gangguan Psikotik • Gangguan Depresi • Gangguan Anxietas TERIMA KASIH 12 .