You are on page 1of 10

c.

Invested Capital

Menurut Toto Prihadi, Invested Capital (IC) adalah asset yang dipakai

perusahaan dalam menghasilkan laba. Asset ini diperoleh dari sumber dana yang

memerlukan biaya modal. Cara menghitung invested capital dapat dilakukan

dengan dua cara, yaitu menjumlahkan bagian asset dan menjumlahkan bagian

pendanaan.

Rumusnya adalah sebagai berikut:

Invested Capital = Financing Liabilities + Equities

Sumber: Toto Prihadi

Keterangan:

Financing Liabilties : hutang berbunga

Equities : ekuitas

2.8.5. Klasifikasi Nilai EVA

EVA akan bernilai positif apabila tingkat laba operasi melebihi biaya

modal perusahaan. Jadi semakin tinggi nilai EVA berarti tingkat kinerja

operasional perusahaan semakin baik dan sebaliknya apabila nilai EVA rendah

berarti tingkat kinerja rendah. Apabila nilai EVA = 0 berarti secara ekonomis

tingkat perusahaan dalam keadaan impas dimana tingkat laba operasi sama

dengan biaya modal yang harus ditanggung perusahaan. Dengan kata lain dapat

disimpulkan:

a. Nilai EVA > 0 atau bernilai positif

b. Karena dengan adanya informasi mengenai kinerja keuangan. Nilai EVA < 0 atau EVA bernilai negative Maka tidak ada nilai tambah pada perusahaan tersebut karena laba yang tersedia tidak memenuhi harapan penyedia dana terutama para pemegang saham. dan lainnya. c.9 Kinerja Keuangan Pengukuran kinerja keuangan merupakan suatu tindakan yang sangat dianjutkan untuk dilakukan oleh setiap perusahaan. perusahaan dapat mengetahui keberhasilannya dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Menurut Irham Fahmi (2011 :239) kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar. Maka telah terjadi pertambahan nilai ekonomis ke dalam perusahaan karena laba yang tersedia mampu memenuhi harapan-harapan penyedia dana. Nilai EVA = 0 Maka secara ekonomis perusahaan dalam keadaan impas karena semula laba yang tersedia digunakan untuk membayar kewajiban kepada penyedia dana baik kreditur maupun pemegang saham. 2. . Seperti dengan membuat suatu laporan keuangan yang telah memenuhi standar dan ketentuan dan SAK (Standar Akuntansi Keuangan) atau GAAP (Generally Accepted Accounting Principle).

4. dan 5. Melakukan review terhadap data laporan keuangan 2. Melakukan perbandingan terhadap hasil hitungan yang telah diperoleh. Dalam menganalisis kinerja keuangan suatu perusahaan secara umum terdapat 5 tahap. Melakukan perhitungan 3. Mencari dan memberikan pemecahan masalah (solution) terhadap berbagai permasalahan yang ditemukan (Irham Fahmi. Melakukan penafsiran (interpretation) terhadap berbagai permasalahan yang ditemukan. yaitu: 1. 2011 :240) .

data sekunder didapat dari catatan.2 Jenis Data Jenis data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah data sekunder. majalah. atau angka-angka yang tersedia. 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. buku. dan lain sebagainya. Dalam hal ini. Menurut V. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa analisis kualitatif ini adalah suatu metode penelitian yang berisi tentang uraian serta penafsiran atas masalah dalam penelitian dan bukan dalam bentuk model statistic atau model tertentu lainnya. artikel. METODOLOGI PENELITIAN 3. dan ekonometrik atau model-model tertentu lainnya. buku-buku sebagai teori. Data yang . seperti pada pengecekan data dan tabulasi. sekadar membaca table. Analisis data yang dilakukan terbatas pada teknik pengolahan datanya. modal statistic. kemudian melakukan uraian dan penafsiran. Menurut Iqbal Hasan dalam buku Analisis Data Penelitian dengan Statistik (2007:30) bahwa analisis kualitatif adalah analisis yang tidak menggunakan modal matematika.3. grafik- grafik. laporan pemerintah. dan majalah berupa laporan keuangan publikasi perusahaan. Wiratna Sujarweni.

Energi Sejahtera Tanjungpinang periode 2012 sampai dengan 2016. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ada 2 (dua) yaitu: 1.3 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data adalah suatu teknik atau cara yang digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Data sekunder ini digunakan oleh peneliti untuk proses lebih lanjut.diperoleh dari data sekunder ini tidak perlu diolah lagi. 2. Dalam hal ini data sekunder yang digunakan peneliti untuk melakukan analisis adalah laporan keuangan PT. 3. Studi Kepustakaan Dalam penelitian ini. Sumber yang tidak langsung memberikan data pada pengumpul data. Sedangkan menurut Husein Umar (2013:36). Dokumentasi Penulis juga menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi yaitu berupa pengumpulan data-data atau informasi yang diperlukan dari . data sekunder merupakan data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan baik oleh pihak pengumpul data primer atau oleh pihak lain misalnya dalam bentuk table-tabel atau diagram-diagram. mempelajari dan mengutip teori-teori dan literature yang berhubungan dengan judul penelitian. penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan yaitu teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan.

Net Profit Margin (Margin Laba Bersih) Margin laba bersih merupakan ukuran keuntungan dengan membandingkan antara laba setelah bunga dan pajak dibandingkan dengan penjualan. 3.2013:114). ROA (Return Of Asset) ROA adalah perbandingan antara laba bersih dengan total asset yang dimiliki perusahaan. . Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan menggunakan seluruh asset yang dimilikinya (Toto Prihadi:51) Laba Bersih ROA = Total Asset 3.perusahaan yang diteliti serta data-data pendukung lainya yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Rasio ini membandingkan jumlah aktiva dengan jumlah utang (Danang Sunyoto. Debt To Asset Ratio Total Debt to Asset Ratio adalah rasio yang menunjukkan beberapa bagian dari keseluruhan modal dan yang dibelanjai dengan utang atau menunjukkan beberapa bagian dari aktiva yang digunakan untuk menjamin utang.2016:196) Laba Bersih Margin Laba Bersih = Penjualan Bersih 2. Rasio ini menunjukkan pendapat bersih perusahaan atas penjualan (Hery.4 Definisi Operasional Variabel Adapun batasan operasional variabel pada penelitian ini yaitu: 1.

2013:185). Total Assets Turnover Total Assets Turnover merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur perputaran semua aktiva yang dimilki perusahaan dan mengukur berapa jumlah penjualan yang diperoleh dari tiap rupiah aktiva (Kasmir. Ide dasar EVA adalah mendapatkan surplus dengan mengurangi biaya operasional dan biaya keuangan terhadap pendapatan (Toto Prihadi. Istilah lain dari EVA adalah economic profit.2010:58). Total Debt Debt to Asset Ratio = Total Assets 4. 2013:141). yaitu residual income (RI). Current Ratio (Rasio Lancar) Rasio lancar adalah rasio yang digunakan untuk menghitung kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan aktiva lancar yang tersedia (Isfenti Sadali. Economic Value Added Konsep Economic Value Added (EVA) berasal dari konsep yang sebelumnya sudah ada. Rumusnya adalah: EVA = NOPAT – (WACC x Invented Capital) Dimana : NOPAT = EBIT (1 – t) . Current Assets Current Ratio = Current Liabilities 6. Penjualan Total Assets Turnover = Total Aktiva 5.

2013:139). WACC atau biaya modal sebuah perusahaan bertindak sebagai penghubung antara keputusan pembiayaan dan investasinya.Keteragan : EBIT = Earning before interest and tax t = Tarif Pajak NOPAT singkatan dari Net Operating Profit After Tax (Toto Prihadi. Biaya modal menjadi tingkat batasan yang harus dicapai oleh sebuah investasi sebelum meningkatkan kekayaan pemiliknya. dan biaya peluang pendanaan perusahaan. WACC merupakan biaya modal rata-rata tertimbang. tingkat batas investasi baru. tingkat diskonto untuk mengevaluasi suatu perusahaan baru. (2010:3). Biaya modal merupakan biaya sumber dana D 𝐸 WACC = Kd (1 – t) ((𝐷+𝐸)) + 𝐾𝑒((𝐷+𝐸)) Keterangan : Kd : biaya hutang sebelum pajak t : tarif pajak Ke : biaya ekuitas D : hutang berbunga E : ekuitas . Istilah biaya modal sering digunakan yang dapat dipertukarkan dengan tingkat pengembalian yang diinginkan perusahaan. Syarat dapat dihitungnya EVA adalah diketahuinya WACC (weighted average cost of capital). Menurut Keown et al.

Ultra Jaya Milk adalah sebesar 3. Friske Rintjap melakukan penelitian dengan judul “ANALISIS PERBADINGAN KINERJA KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN ROI DAN EVA PADA PT.1480 yang berarti nilai ROI tersebut mencerminkan bahwa perusahaan pada tahun 2009-2013 memiliki ROI yang positif yang berarti perusahaan mempunyai keuntungan yang positif. rasio efisiensi dengan alat ukur total asset turnover.48 dan nilai maximum adalha sebesar 14. Metode Analisa Data Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan penilaian terhadap hasil perhitungan rasio keuangan.49 dan nilai ratanya adalah sebesar 6. SIANTAR TOP DAN PT. yaitu rasio leverage dengan alat ukur debt to assets ratio. Economic Value Added (EVA) dan rasio likuiditas dengan alat ukur current ratio.Nilai minimum Return on Investment PT.D/(D+E) : bobot nilai hutang terhadap total pendanaan E/(D+E) : bobot nilai ekuitas terhadap total pendanaan 3.6. Peneliti Terdahulu 1. rasio profitabilitas dengan alat ukur net profit ratio dan return on assets ratio.60 dan nilai ratanya adalah sebesar 7. ULTRA JAYA MILK”.5. 3.Pada .57 dan nilai maximum adalah sebesar 7. Penelitian menunjukkan nilai minimum Return on Investment PT. Siantar Top adalah sebesar 4.6620 yang berarti ROI tersebut mencerminkan bahwaperusahaan pada tahun 2009-2013 memilki ROI yang positif.

tahun 2009 nilai EVA pada pada PT Siantar Top adalah sebesar 421.52 dan .006.