You are on page 1of 20

ASUHAN KEPERAWATAN PADA GANGGUAN SISTEM PERNAFASAN (PARU

)
PADA KLIEN Ny. “S” dengan TUBERCULOSIS PARU (TBC)
di RSUD Dr SOESILO Slawi TAHUN 2018

Tanggal Masuk : 25 Februari 2018
Jam : 15.00 WIB
Tanggal Pengkajian : 25 Februari 2018

IDENTITAS KLIEN
Nama : Ny. “S”
Umur : 50 Tahun
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga (IRT)
Status Pernikahan : Menikah
Alamat :
Diagnosa Medis : TB Paru
No RM : 110857

Penanggung Jawab : Tn. “M”
Umur : 39 Tahun
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Wiraswasta
Status Pernikahan : Nikah
Hubungan dengan Klien : Anak

PENGKAJIAN
Alasan Utama Datang Ke Rumah Sakit
Klien mengatakan batuk berdahak lebih dari 2 bulan dan sesak nafas.

Keluhan Utama Saat Pengkajian
Saat pengkajian klien mengalami sesak nafas dan batuk berdahak.

Riwayat Penyakit Saat Ini
± 3 hari sebelum masuk rumah sakit, klien mengeluh batuk berdahak dan sesak nafas dengan
frekuensi sering. Sputum yang dikeluarkan bercampur darah dan buih.saat sesak klien mengeluh
nyeri dibagian dada dan kesulitan untuk tidur dengan KU lemah, TD 140/90 mmHg, Nadi
80/menit serta frekuensi pernafasan 24/menit. Klien mengalami sesak jika beraktivitas berat.

Riwayat Kesehatan Lalu
± 5 bulan yang lalu klien pernah menderita penyakit yang sama.

Riwayat Kesehatan keluarga
± 2 Tahun yang lalu suami klien pernah menderita penyakit yang sama.

Riwayat Alergi Terhadap Pengobatan
Klien tidak pernah mengalami alergi terhadap pengobatan.

PENGKAJIAN FISIK
1. Keadaan umum : Lemah
Kesadaran : Compos Mentis

TTV
TD : 140/90 mmHg
N : 72/menit
Rr : 24/menit
Suhu : 36,6˚ C
TB : 150cm
BB : 41 Kg

Kebutuhan Sehari - hari
No Aktivitas Sebelum MRS Sesudah MRS
1 Pola Aktivitas
Makan:
Frekuensi 2 x Sehari 3 x sehari
Jenis Nasi,Lauk-Pauk,Sayur Nasi,Agar,buah,telur,roti
Jumlah 1 Porsi dll
Masalah Tidak ada masalah ½ Porsi
Kurang nafsu makan
Minum :
Frekuensi >5 x sehari
Jenis Air putih >5 x sehari
Air putih
2 Pola Eliminasi
BAB
Frekuensi 2 x sehari 2 x sehari
Konsistensi Normal Cair
Masalah Tidak ada masalah Tidak ada masalah

BAK
Frekuensi >2 x sehari >2 x sehari
Warna Kuning Kuning
Masalah Tidak ada masalah Tidak ada masalah
3 Pola Istirhat dan
Tidur 6 Jam 2 Jam
Lama Gangguan pola istirahat Gangguan pola istirahat
Masalah

4 Personal Hygiene Mandi Frekuensi 2x sehari 2x sehari Gigi dan mulut Frekuensi 2x sehari 2x sehari 2.6˚ C I : Bentuk dada Simetris P : Murmur tidak ada P : Tidak terdapat nyeri tekan A : BJ1 dan BJ2 Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah . Sistem Persepsi Sensori Pendengaran : Normal Penglihatan : Memakai kacamata saat membaca Penghidu : Normal Peraba : Normal Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah b. Sistem Kardiovaskular TD : 140/60 mmHg N : 720/menit Suhu : 36. Sistem Penglihtan Lapang Pandang : Normal Kesimetrisan Mata : Kedua mata simetris Kelopak Mata : Cekung Konjuntiva : Anemis Skelera : Tidak ikterik Kornea : Hitam Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah c. Sistem Pernapasan Frekuensi : 24/menit Batuk : Batuk berdahak bercampur buih Bunyi Nafas : Ronkhi basah Sumbatan Jalan Nafas : Adanya sputum Bentuk Dada : Simetris Masalah Keperawatan : Bersihan jalan nafas tidak efektif d. Data Sistemik a.

Sistem Muskuloskeletal Rentang Gerak : Bebas Keseimbangan dan cara jalan : Tidak Seimbang dan dibantu saat berjalan Kemampuan memenuhi aktivitas : Dibantu sebagian Genggaman Tangan : Kuat tangan kanan dan kiri Otot Kaki : Kuat kaki kanan dan kiri Akral : Hangat Fraktur : Tidak ada Kekuatan Otot : 4 4 4 4 Masalah Keperawatan : Intoleransi aktivitas i.e. Sistem Perkemihan Urine : Kuning Jernih Frekuensi : 2 x sehari Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah . Sistem Gastrointestinal Nafsu Makan : Kurang Porsi SMRS : 1 Porsi Porsi MRS : ½ Porsi Kemampuan Mengunyah : Normal Kemampuan Menelan : Normal Perut : Normal Diet : BB Masalah Keperawatan : Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh h. Sistem Intigumen Warna Kulit : Tidak pucat Luka : Tidak ada Memar : Tidak ada Kemerahan : Tidak ada Turgor Kulit : Kurang Elastis Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah g. Sistem Saraf Kesadaran : Compos Mentis GCS : 15 E (membuka mata) :4 V (mengikuti perintah) :5 M (melokalisir nyeri) :6 Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah f.

3.7 3. Sebelum masuk rumah sakit klien rajin sholat 5 waktu Tetapi setelah klien dirawat di rumah sakit.0 4.000 – 10. klien sering marah-marah Sosial : Hubungan klien dengan keluarganya baik.000 – 400.000 4 Hematokrit 32 40 – 50 5 Ureum 27 15 – 40 6 Kalium 3. hubungan klien dengan masyarakat sekitar kurang baik sebab klien dijauhi masyarakat karena takut penyakit klien. Terapi yang Diberikan  KSR 3x1  Ambroxol 3x1  INH 100 2x1  INH 300 2x1  Valsartan 1x1  Retaphyl 2x1  Pulmicart (digunakan saat sesak)  RL gtt 20x/menit PENGKAJIAN MASALAH PSOKOSOSIO DAN SPIRITUAL Psikologis : Keluarga mengatakan bingung dengan keadaan klien. Data Penunjang Tanggal : 25 Februari 2018 No Data Hasil Lab Nilai Normal 1 Sputum BTA + BTA - 2 Thrombosit 282.000 150.000 3 Leuksit 12. .300 5.5 – 5. klien tidak mampu sholat lagi. Spiritual : Klien beragama Islam.

“S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457 No Kamar/Bed :7/4 Hari/Tanggal : Sabtu. ANALISA DATA Nama Pasien : Ny.otot abdomen DO  Klien tampak tidak Refluk pegal menghabiskan makanannya Mual muntah  Ada sisa makanan di piring klien Nutrisi kurang dari kebutuhan 3 DS: Intoleransi aktivitas  Klien mengatakan akumulasi secret dijalan nafas badannya lemas sehingga susah menghalangi proses difusi beraktivitas oksigen . Tuberculosis Bersihan jalan  Pasien nafas tidak efektif mengatakan di inhalasi droplet tenggorokanya ada dahak DO : bakteri mencapai alveolus  Bunyi nafas Ronkhi Basah muncul reaksi radang  Klien tampak sesah nafas terjadi pengeluaran secret/mucus  Secret berbuih  Rr : 24/mnt  N : 80/mnt akumuluasi  Secret : ada secret dijalan nafas bersihan jalan nafas tidak efektif 2 DS : Nutrisi kurang dari  Klien Respon batuk – batuk kebutuhan tubuh mengatakan kurang nafsu Penggunaan makan otot. 18 Feb 2012 Masalah No Data Senjang Etiologi Paraf Keperawatan 1 DS : M.

DO :  Klien tampak kompensasi tubuh meningkatkan memanggil gerakan pernafasan keluarga saat butuh sesuatu  Klien tampak sesak lemas pola nafas tidak efektif transportasi oksigen terganggu kelelahan kelemahan fisik otropi otot .otot keterbatasan aktivitas aktivitas kehidupan sehari – hari terganggu 4 DS : Bakteri mencapai alveolus Cemas  Klien mengatakan perjalanan sangat cemas penyakit TBC tentang penyakitnya muncul respon tubuh berupa gejala fisik yang menggganggu aktivitas DO :  Klien tampak bingung kurang komunikasi. support  Klien tampak berlebih cemas  Klien tampak stressor gelisah keluarga khawatir kondisi anggota keluarga yang sakit kecemasan .

Kecemasan b. Bersihan jalan nafas tidak efektif 2. Kecemasan pasien Diagnosa Keperawatan 1.d.d. kurang pengetahuan . Bersihan jalan nafas tida efektif b. Intoleransi aktivitas 4.Prioritas Masalah 1. anoreksia 3. adanya secret 2.d. keadaan umum lemah 4. Intoleransi aktivitas b.d. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh 3. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.

Mengetahui .d. ronki adanya secret. Anjurkan 3. Pantau TTV 6. Berikan 5. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 110857 Hari/Tanggal : 15 Mei 2018 Diagnosa Tujuan Rencana No Jam Rasional Paraf Keperawatan (SMART) Keperawatan 1 Bersihan jalan 05. jam bersihan indikasi akumulasi DS : jalan nafas secret /  Pasien menjadi ketidakmampuan mengatakan di efektif. Pengeluaran sulit nafas kemampuan bila secret tebal. INTERVENSI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. Rr : 18x/mnt pernapasan  Klien 3. Secret meningkat tampak sesah hilang 2. askep 3x24 atelektasis. Sesak nafas aksesori digunakan  Bunyi nafas berkurang dan kerja Ronkhi Basah 2.  Secret untuk sputum berdarah berbuih mengeluarka akibat kerusakan  Rr : 24/mnt n secret paru  N : 72/mnt 3. Kaji fungsi 1. Anjurkan 4. Catat 2. membersihkan tenggorokanya dengan jalan napas ada dahak kriteria hasil: sehingga otot DO : 1.30 Setelah 1. Meningkatkan klien untuk ekspansi paru dan posisi semi membuka area fowler atelektasis 5. Membantu suplai terapi oksigen oksigen 6. Batuk efektif  Secret : ada klien untuk membantu latihan batuk mengeluarkan efektif dan secret nafas dalam 4. Penurunan bunyi nafas tidak dilakukan pernafasan napas indikasi efektif b.

Klien dapat dengan aktivitas b. Dekatkan 1.20 Setelah 1.d. Ciptakan keluarga saat lingkungan . 5. Libatkan membantu kebutuhan DO : melakukan keluarga yang tidak bisa  Klien aktivitas dalam proses dilakukan klien tampak  Klien tidak penyembuhan memanggil lemas 4. Monitor 2.00 Setelah 1. Dapat meringankan  Klien terpenuhi. 2. askep dan cairan anoreksia 3x24jam 2. Catat adanya3. Anjurkan Mencegah irigasi klien untun gaster makan makanan porsi sedikit tapi sering 3 Intoleransi 06. dilakukan benda. perkembangan pasien 7. Dapat membantu makanan di klien untuk menghemat energi piring klien bedrest 5. Menentukan jenis diet makan kriteria hasil : anoreksia dan dan mendefinisikan DO  Nafsu mual muntah pemecahan masalah  Klien makan untuk meningkatkan tampak tidak meningkat intake nutrisi menghabiskan makanannya  Ada sisa 4. Keluarga dapat sehingga susah  Klien tidak beraktivitas kesulitan 3. Kolaborasi 7. kurang nafsu dengan 3. Mengukur keefektifan DS : kebutuhan intake output nutrisi dan cairan  Klien nutrisi klien mengatakan terpenuhi. Bantu aktivitas yang tidak mengatakan dengan aktivitas bisa dilakukan klien badannya lemas kriteria hasil : klien 3.benda mudah mengambil keadaan umum askep 3x24 yang benda yang dibutuhkan lemah jam aktivitas dibutuhkan DS: klien dapat klien 2. Anjurkan 4. Berguna dalam dari kebutuhan dilakukan nutrisi klien mendefinisikan nutrisi tubuh b. Catat status 1. Diperlukan untuk dengan tim pengobatan medis untuk lanjutan dalam membantu proses terapi penyembuhan 2 Nutrisi kurang 06.d.

06.45 Setelah 1. Dapat menambah penyakitnya kriteria hasil : informasi pengetahuan klien  Klien tidak tentang tentang penyakit DO : gelisah penyakit yang dideritanya  Klien  Klien tidak yang diderita tampak bingung bingung klien  Klien  Klien tampak cemas mengerti 3. Libatkan 4. Dorong klien3. Memberi keluarga keyakinan pada dalam proses klien bahwa dia penyembuhan tidak menghadapi masalah sendirian . Lingkungan yang  Klien traupetik traupetik mempercepat tampak lemas proses penyembuhan 4 Kecemasan b. Klien tidak akan  Klien tentang mengakui merasa terbebani tampak gelisah penyakitnya permasalahan dengan beban dan pikiran sehingga mengekspresi dapat mempercepat kan perasaan proses penyembuhan 4. potensial mengatakan klien siklus anxietas sangat cemas berkurang tentang dengan 2. butuh sesuatu yang 4. Pantau 1. Beri 2.d. Faktor ini kurang dilakukan tingkat mempengaruhi pengetahuan askep selama kecemasan persepsi klien DS : 3x24jam terhadap ancaman  Klien kecemasan diri.

Klien mau diarahkan ke efektif dan nafas dalam posisi semi fowler 08. Klien mau dipasang 5.05 2. TD : 120/60 mmHg .20 oksigen 6. Menganjurkan klien dan nafas dalam untuk latihan batuk 4. Klien bersedia di periksa kurang dari klien dengan hasil : kebutuhan . adanya . dan klien 08.10 3. Mencatat status nutrisi1. Memantau TTV dengan hasil: 08. BB : 41 Kg . Mencatat kemampuan secretnya dan dibuang dalam untuk mengeluarkan baskom kecil yang sudah secret diisi air terlebih dahulu 3. Menganjurkan klien untuk posisi semi fowler5.25 . Bunyi nafas ronkhi basah b. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No RM : 110857 Hari/Tanggal : 25 Mei 2018 Diagnosa No Jam Tindakan Keperawatan Respon Paraf Keperawatan 1 Bersihan 08.d. Klien bersedia di periksa jalan nafas pernafasan dengan hasil : tidak efektif . Klien mengerti dan mempraktekan batuk efektif 08. T : 37˚C . Dokter memberikan obat 7. IPLEMENTASI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. Memberikan terapi oksigen (2 Liter perjam) 08. Rr : 24x/mnt 7. Pols : 80x/mnt . Berkolaborasi dengan untuk kien.15 4.45 1.00 1.d. Mengkajifungsi 1. Frekuensi pernafasan : secret 24x/mnt 2. Klien dapat mengeluarkan 08.30 tim medis untuk menerima obat yang membantu terapi : diberikan klien  KSR 600 mg  Ambroxol 30 mg  INH 100 mg  INH 300 mg  Valsartan 80 mg  Retaphyl 300 mg  Pulmicart 2 ml 2 Nutrisi 08. Turgor : Kurang Elastis tubuh b. . Klien bersedia diperiksa 6.

00 4. BAB : 2 x sehari . Menganjurkan klien 4. benda yang dibutuhkan dibutuhkan didekatkan pada keadaan klien klien. Lingkungan sekitar tampak lingkungan yang tenang. dan tenang 4 Kecemasan 10. agar. telur. Klien bersedia diperiksa 08.55 3. nyaman.20 1. Memantau tingkat 1.50 2.00 1. BAK : >2 x sehari 08. Klien bersedia dan berkata klien jika butuh bantuan akan memencet bel pemanggil perawat 09. Minuman : Air putih >5cangkir perhari OUTPUT . Menciptakan 4.25 2. dan bersih traupetik dengan cara menjauhkan suara – suara yang berisik. Membantu aktivitas 2. Memonitor intake dan menyebutkan makanan output yang di dapatnya : INTAKE . tempat tidur yang bersih. Berkolasborasi dalam 6. Mendekatkan benda –1.00 6. Klien dapat diet BB pemberian diet 3 Intoleransi 09. Klien bersedia untuk untun makan makanan makan sedikit demi sedikit porsi sedikit tapi sering 10. Mencatat adanya 3. Klien mengatakan mual anoreksia dan mual muntah 09. umum lemah 09. Melibatkan keluarga 3.05 5.35 4. buah. Keluarga bersedia untuk dalam memenuhi membantu klien kebutuhan 09. anoreksia 2.30 3. dan lingkungan di sekitar klien nyaman. Benda – benda yang aktivitas b.d. Pasien terlihat sangat . Menganjurkan klien 5. Klien bersedia untuk untuk bedrest beristirahat agar bisa menghemat energi 09. Makanan : nasi. dll Frekuensi : 3 x sehari Porsi : ½ Porsi . roti.

d. Memberikan informasi 2.15 dalam proses mendampingi. Klien mengerti dan tentang penyakit yang memahami tentang diderita klien penyakitnya setelah dijelaskan 10. kurang kecemasan dengan cemas dan gelisah sehingga pengetahuan melihat respon pasien selalu menyebut nama Tuhan bila sesak nafas 10. Mendorong klien 3. Suaminya yang meninggal 2 tahun yang lalu 4.10 3. Klien mengaku kekurangan mengakui permasalahan dana dan bingung membayar dan mengekspresikan biaya rumah sakit serta klien perasaan sedih jika mengingat alm.05 2. Melibatkan keluarga 4.b. membimbing. penyembuhan dan tidak akan berhenti untuk mensuport klien . Keluarga bersedia 10.

05 2. Klien melakukan batuk untuk latihan batuk efektif dan nafas dalam untuk efektif dan nafas dalam mengeluarkan secret 08. Klien bersedia diperiksa dengan hasil: o Pols : 80x/mnt o TD : 120/70 mmHg o T : 36. Klien mulai terbiasa makan untun makan makanan sedikit demi sedikit .d.20 1. adanya . BAK : >2 x sehari 08. Menganjurkan klien 2.6˚C o Rr : 20x/mnt 2 Nutrisi 08. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 0027457 Hari/Tanggal : 25 Mei 2018 Diagnosa No Jam Tindakan Keperawatan Respon Paraf Keperawatan 1 Bersihan 08. Klien mengatakan masih anoreksia dan mual mual muntah 08.25 2.00 4. Frekuensi pernafasan : secret 20x/mnt. Memberikan terapi 3. 08. Memantau TTV 4. Mencatat adanya 3. Menganjurkan klien 5.00 1. Memonitor intake 2. BB : 41 Kg tubuh b. Klien bersedia untuk untuk bedrest beristirahat 08. IPLEMENTASI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny.d. Menganjurkan klien 4. 08. agar. buah. telur. Minuman : Air putih >5cangkir perhari OUTPUT .35 4. Klien bersedia diperiksa anoreksia output dan menyebutkan makanan yang di dapatnya : INTAKE . dll Frekuensi : 3 x sehari Porsi : ½ Porsi . Mencatat status nutrisi 1. Klien bersedia di periksa jalan nafas pernafasan dengan hasil : tidak efektif .40 5. roti. Klien bersedia dipasang oksigen oksigen (2 liter /jam) 11. BAB : 2 x sehari . Bunyi nafas vesikular b.10 3.30 3. Klien bersedia di periksa kurang dari klien dengan hasil : kebutuhan . Mengkaji fungsi 1. Makanan : nasi.

Keluarga bersedia untuk dalam memenuhi membantu aktifitas klien kebutuhan 4 Kecemasan 09.30 1. umum lemah 09.40 3.d. kurang kecemasan dengan lagi pengetahuan melihat respon pasien . Klien bersedia dan berkata klien jika butuh bantuan akan memencet bel pemanggil perawat 09.45 1. Mendekatkan benda 1. Membantu aktivitas 2. porsi sedikit tapi sering 3 Intoleransi 09. – Benda – benda yang aktivitas b.35 2. Memantau tingkat 1. Pasien tidak terlalu cemas b. benda yang dibutuhkan dibutuhkan didekatkan pada keadaan klien klien. Melibatkan Keluarga 3.d.

agar. Memantau TTV 4. 09. Klien bersedia diperiksa output dan menyebutkan makanan yang di dapatnya : INTAKE o Makanan : nasi. Klien bersedia di periksa kurang dari nutrisi klien dengan hasil : kebutuhan tubuh b. Bunyi nafas vesikular b. Klien bersedia diperiksa dengan hasil: o Pols : 80x/mnt o TD : 120/80 mmHg o T : 37˚C o Rr : 20x/mnt 2 Nutrisi 09. Menganjurkan klien 2. adanya . 08.d. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No MedRec : 110857 Hari/Tanggal : 25 MEI 2018 Diagnosa No Jam Tindakan Keperawatan Respon Paraf Keperawatan 1 Bersihan 08.35 2. telur. dll Frekuensi : 3 x sehari Porsi : 1 Porsi .00 1. Mencatat status 1. Klien bersedia dipasang oksigen oksigen (2 liter /jam) 11. Klien melakukan batuk untuk latihan batuk efektif dan nafas dalam untuk efektif dan nafas dalam mengeluarkan secret 08.40 3. Klien bersedia di periksa jalan nafas pernafasan dengan hasil : tidak efektif . Mengkaji fungsi 1.30 1. Memberikan terapi 3.d. buah. IPLEMENTASI KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny.00 4. Memonitor intake 2. Frekuensi pernafasan : secret 20x/mnt.05 o BB : 41 Kg anoreksia 2. roti.

– Benda – benda yang aktivitas b. Pasien cemas dan sudah b. benda yang dibutuhkan dibutuhkan didekatkan pada keadaan klien klien. Keluarga bersedia untuk dalam memenuhi membantu aktifitas klien kebutuhan 4 Kecemasan 09.d. Klien bersedia dan berkata klien jika butuh bantuan akan memencet bel pemanggil perawat 09. Mencatat adanya anoreksia dan o BAB : 2 x sehari mual muntah o BAK : >2 x sehari 3. 09.40 3.d.45 1.10 o Minuman : Air putih >5cangkir perhari OUTPUT 3. kurang kecemasan dengan tenang pengetahuan melihat respon pasien . Melibatkan Keluarga 3.30 1. Memantau tingkat 1.35 2. Membantu aktivitas 2. Mendekatkan benda 1. umum lemah 09. Klien mengatakan tidak mual lagi 3 Intoleransi 09.

d.d. O: DS :  Klien tidak tampak sesak lagi setelah di pasang  Pasien oksigen mengatakan di  Tidak terdengar suara ronkhi basah tenggorokanya ada RR : 20x/menit dahak Secret : masih ada DO :  Bunyi nafas A : MasalahTeratasi sebagian Ronkhi Basah  Klien tampak P : Tindakan yang diteruskan : sesah nafas  Kaji frekuensi pernafasan  Secret berbuih  Berikan klien terapi oksigen  Rr : 24/mnt  Anjurkan klien untuk batuk efektif dan nafas  N : 80/mnt dalam  Secret : ada  Pantau TTV 2 Nutrisi kurang dari 14. EVALUASI Nama Pasien : Ny. anoreksia O: DS :  Tidak tampak sisa makanan di piring klien  Klien  Klien menghabiskan makanannya mengatakan kurang nafsu A : Masalah teratasi makan DO P : Intervensi dihentikan  Klien tampak tidak menghabiskan makanannya  Ada sisa makanan di piring klien 3 Intoleransi 15. “S” Dx Medis : Tubreculosis Jenis Kelamin : Perempuan No RM : 110857 Hari/Tanggal : 25 MEI 2018 Diagnosa No Jam Evaluasi Paraf Keperawatan 1 Bersihan jalan 14. adanya secret.00 S : Klien mengatakan badannya lemas sehingga aktivitas b.d.40 S : Klien mengatakan sudah nafsu makan kebutuhan tubuh b.30 S : Klien mengatakan sesak nafas berkurang nafas tidak efektif b. aktivitasnya terganggu keadaan umum lemah O: DS:  Klien tampak masih lemah .

d.45 S : kurang  Klien mengatakan tidak cemas lagi pengetahuan  Klien mengatakan paham tentang penyakitnya DS :  Klien O: mengatakan sangat  Klien tampak tidak bingung lagi cemas tentang  Klien tampak tidak cemas lagi penyakitnya  Klien tampak tidak gelisah lagi DO : A : Masalah teratasi  Klien tampak bingung P : Intervensi dihentikan  Klien tampak cemas  Klien tampak gelisah . 14.benda yang dibutuhkan klien memanggil  Bantu aktivitas klien keluarga saat  Libatkan keluarga dalam proses penyembuhan butuh sesuatu  Klien tampak lemas 4 Kecemasan b. Klien  Klien tampak masih memanggil keluarganya mengatakan saat butuh sesuatu badannya lemas sehingga susah A : Masalah teratasi sebagian beraktivitas DO : P : Intervensi yang diteruskan :  Klien tampak  Dekatkan benda.