You are on page 1of 14

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Analisa Data dan Metode

Kinerja suatu alat dapat diketahui dari efisiensi alat tersebut. Salah satu alat
yang sangat berpengaruh pada suatu unit pembangkit adalah turbin. Turbin
merupakan komponen yang penting dalam menjalankan suatu unit pembangkit
listik tenaga uap. Untuk mengetahui kinerja dari turbin kita harus menghitung
efisiensi turbin. Dalam hal ini untuk menghitung efisiensi turbin ada beberapa
langkah yang harus dilakukan yaitu:

Gambar. Bagan kegiatan

Uraian langkah-langkah yang dilakukan untuk menghitung efisiensi turbin
pada PLTU Ketapang 2X10 MW adalah sebagai berikut:

1. Metode Studi Pustaka
Studi pustaka dan proses pada turbin pada PLTU Ketapang.
Parameter yang didapatkan adalah nilai temperatur dan tekanan pada input

Metode Perhitungan Teoritis Metode ini dilakukan pengolahan data yang telah didapatkan untuk nantinya dapat digunakan untuk mengetahui efisiensi turbin. Dengan hasil tersebut dilakukan analisa diskriptif berdasarkan grafik dari hasil pengolahan data yang kemudian didapatkan kesimpulan. Metode Pengumpulan Data Metode ini dilakukan dengan mengadakan pengamatan secara langsung terhadap parameter yang akan digunakan untuk menghitung efisiensi turbin pada CCR dan melihat proses pengambilan data secara langsung serta validasi data pada rendal operasi PLTU Ketapang. tekanan. Parameter yang diambil untuk perhitungan efisiensi turbin diambil pada saat turbin beroperasi normal dengan load 100% dan beban 10 MW. Selanjutnya dilakukan dengan tanya jawab atau diskusi dengan tenaga kerja perusahaan untuk mendapatkan informasi tentang performans pada turbin PLTU Ketapang dan juga untuk mendapatkan data operasional boiler PLTU Ketapang. Data diambil pada 10 Juli 2017 sampai dengan 25 Juli 2017. Parameter data efisiensi turbin yaitu temperatur. . dan laju aliran massa uap utama (main steam). temperatur dan tekanan uap masuk pemanas ulang (LP heater). temperatur dan tekanan (dearator). temperatur dan tekanan (condensor). Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan data yang dilakukan dengan beberapa metode yaitu 2. 4. 3. temperatur dan tekanan uap keluar pemanas ulang (HP heater). dan output turbin. Metode Studi Lapangan Metode ini dilakukan dengan pengamatan dan pengumpulan data untuk merndapatkan data yang diperlukan yaitu parameter data yang digunakan untuk menentukan efisiensi turbin.

Metode yang digunakan pada perhitungan kali ini adalah Metode Langsung. Metode langsung ini merupakan metode dimana kita hanya memerlukan keluaran (output) dan masukan (input) untuk mengevaluasi efisiensi. Efisiensi ini dapat dievaluasi dengan rumus: ℎ𝑖𝑛 − ℎ𝑜𝑢𝑡 𝜂 = × 100% ℎ𝑖𝑛 − ℎ𝑠 Keterangan 𝜂 : efisiensi ℎ𝑖𝑛 : entalphi masuk turbin ℎ𝑜𝑢𝑡 : entalphi keluar turbin ℎ𝑠 : entalphi dari entrophi masuk dan tekanan keluar turbin .2 Perhitungan efisiensi turbin Pada perhitungan kinerja unit PLTU Ketapang kapasitas 2X10 MW ini kami mengangkat masalah utama yakni menganalisa efisiensi pada turbin yang sudah beroperasi dari setelah komisioning sampai satu tahun beroperasi kemudian dilakukan improvement efisiensi untuk menjaga nilai efisiensi.4. Pembahasan perhitungan ini kami angkat karena masalah efisiensi turbin merupakan salah satu hal yang berpengaruh pada efisiensi unit secara keseluruhan.

9 Kpa(a) Pressure Rotation : 3000 rpm Electrical Efficiency : 43.7 % Heat to be Dissipated(LT- : 188 kW Circuit) Gambar . Turbin uap di PLTU Ketapang 2X10 MW . Ltd.0 % Thermal Efficiency : 42.7 % Total Efficiency : 85. Spesifikasi Turbin di PLTU Ketapang 2X10 MW Turbine Nanjing Turbine & Manufacture : Electric Machinery (Group) Co. Type : N12-4.7 t/h Turbine Power : 12 MW Rated Steam Exhaust : 7.90 Mpa(a) o Main Steam Temperature : 470 C Maximum Steam Intake : 50.90 Style : Condensate Type Main Steam Pressure : 4. Berikut adalah tabel data-data yang didapat untuk menghitung efisiensi turbin: Tabel .

0199 14-Jul-17 39 476 3392. Aplikasi ChemicalLogical SteamTab Companion .998 19-Jul-17 40 472 3381.0014 23-Jul-17 39.58 6.5 487 3416.0522 11-Jul-17 41 474 3385.0474 18-Jul-17 41 473 3382. Dimana data pada tabel diatas didapat dari logsheet pada turbin unit 2 yang diambil selama 16 hari atau 2 minggu.0169 Tabel ini menunjukan nilai tekanan dan temperatur pada main steam yang masuk pada turbin.0169 17-Jul-17 37 472 3385.0011 12-Jul-17 41 470 3375.0408 25-Jul-17 40 475 3388.24 7.61 7.995 16-Jul-17 40 475 3388.97 6.02 7.26 7.84 7.85 7.43 7.86 7.73 7.18 7.07 7.9888 13-Jul-17 40 476 3391.0076 20-Jul-17 40 474 3386.07 7.73 7. Tabel .88 6. Seperti pada gambar dibawah ini: Gambar.0597 24-Jul-17 41 487 3415.0138 21-Jul-17 39 474 3387.0267 22-Jul-17 40 470 3377. Main Steam Input Turbin Pressure Entrophi Tanggal Suhu (˚C) Entalphi (Kj/Kg) (bar) (Kj/Kg) 10-Jul-17 38 478 3398. Dari tekanan dan temperatur yang didapat ditentukan entalphi dan entrophinya melalu aplikasi ChemicalLogical SteamTab Companion.0328 15-Jul-17 41 472 3380.

3 378 3224.38 13-Jul-17 6.1 351 3168.9 14-Jul-17 6.75 25-Jul-17 6.2 2878. Tabel .76 2820. Tabel ini menunjukan temperatur.1 368.14 2899.2 375 3218 2879.95 20-Jul-17 6.4 371 3209.13 23-Jul-17 6.01 2878. entalphi dan entalphi isontropik. maka dibutuhkan data-data sebagai berikut: .7 3183.73 2903.53 2880.99 17-Jul-17 6.01 2879.8 367 3201.3 377 3222.4 358.27 2899.2 332 3128.18 2867.31 19-Jul-17 6.11 2866.95 Tabel diatas merupakan tabel dari output turbin yang menuju ke HPH (High Pressure Heater).98 2859. Sama seperti pada tabel sebelumnya untuk mendapatkan entalphi diperlukan data tekanan dan pressure.9 3205.24 12-Jul-17 6. Output Turbin to HPH (High Pressure Heater) P Tanggal T (˚C) H (Kj/Kg) Hs (Kj/Kg) (bar) 10-Jul-17 6. Untuk menentukan entalphi isontropik membutuhkan data berupa entrophi inlet turbin dan tekanan output turbin sehingga untuk menentukan entalphi isentropik pada tabel ini dibutuhkan tekanan yang masuk ke HPH dan entrophi dari main steam.89 2887. selanjutnya dengan menggunakan aplikasi ChemicalLogical SteamTab Companion ditentukan nilai entalphinya.94 16-Jul-17 6.4 358.48 21-Jul-17 6 384 3237.65 24-Jul-17 6. Dikeranekan keluaran pada turbin terdiri dari 4 aliran.43 11-Jul-17 6 338 3141.5 350 3165.41 2868.4 3182.9 329 3124.23 15-Jul-17 4.61 22-Jul-17 5.04 18-Jul-17 6.11 2905.2 370 3207.4 386 3240.52 2905. tekanan.

88 2317.33 24-Jul-17 0.2 365.9 338.71 80.92 23-Jul-17 0.439 2510.8 2687.4 105 2693.3 365.38 2300.91 87.705 2532.386 2545.58 2417.125 2538.7 363.81 87.38 15-Jul-17 0.86 16-Jul-17 0.856 2513.41 100 2683.19 20-Jul-17 0.28 25-Jul-17 0.93 2336.3 365.42 12-Jul-17 0.49 Tabel.19 99.2 361.78 2366.8 21-Jul-17 0.13 86.54 22-Jul-17 0.81 87.35 105 2694.67 17-Jul-17 0.5 362 2503.3 361.697 2525.074 2515.12 22-Jul-17 0.2 13-Jul-17 0.91 87. Tabel.16 11-Jul-17 0.11 18-Jul-17 0. Output turbin menuju dearator Tanggal P (bar) T (˚C) h (Kj/Kg) Hs (Kj/Kg) 10-Jul-17 0.3 103 2690.4 366. Output Turbin menuju LPH (Low Pressure Heater) Tanggal P (bar) T (˚C) h (Kj/Kg) Hs (Kj/Kg) 10-Jul-17 0.81 86.074 2508.19 12-Jul-17 0.5 366.84 16-Jul-17 0.495 2507.07 19-Jul-17 0.31 14-Jul-17 0.81 86.91 87.2 2660.47 2419.85 2367.37 2315.71 2248.81 87.7 367.3 102 2688.47 2295.9 13-Jul-17 0.5 2685.18 100 2686.07 2390.91 87.28 19-Jul-17 0.8 20-Jul-17 0.8 367.81 86.21 17-Jul-17 0.545 2541.13 98 2683.19 100.1 364.81 86.277 2508.56 24-Jul-17 0.37 2312.81 86.81 87 364.2 361.175 2514.6 2687.25 103.91 87.2 98 2682.4 2402.61 21-Jul-17 0.3 365.705 2548.41 18-Jul-17 0.809 2485.27 .41 14-Jul-17 0.34 25-Jul-17 0.53 23-Jul-17 0.41 104 2691.27 2250.8 2692.58 15-Jul-17 0.29 104 2692.56 11-Jul-17 0.806 2536.84 2377.33 105 2694.91 87.3 2389.2 100.

6 2603. selanjutnya dimasukan kedalam aplikasi ChemicalLogical SteamTab Companion.3 2604.25 18-Jul-17 0.86 2290.34 17-Jul-17 0.8 2603.1 2603.3 2604.17025 56.04 19-Jul-17 0.1 2602.16325 57 2603.7 2603.56 2293.97 14-Jul-17 0.14955 56.31 2278.71 12-Jul-17 0.1 2288. Ouput Turbin menuju Condensor Tanggal P (bar) T (˚C) h (Kj/Kg) Hs (Kj/Kg) 10-Jul-17 0.63 22-Jul-17 0. Tabel .16055 57.39 2300.57 2281.13195 49.22 2277.12 2269.2 2604.4 2604.15485 56 2602.15825 56.42 2280. Didapatkan hasil seperti dibawah ini.17295 57. Untuk menghitung entalphi dibutuhkan data berupa tekanan output turbin dan temperatur output turbin.15825 57.16955 57.17025 57.14 23-Jul-17 0.9 2603.3 13-Jul-17 0.3 2602.09 2285.27 24-Jul-17 0. Setelah didapatkan entalphi dari masing-masing output.15755 56.64 15-Jul-17 0.3 206.1 2603.2 2602.17055 57.26 2290. Dikarenakan output turbin terbagi atas 4 aliran dilakukan perhitungan entalphi pada masing-masing output turbin.33 21-Jul-17 0.89 2302.87 2305.71 20-Jul-17 0.74 16-Jul-17 0.15215 56.16055 56. .88 25-Jul-17 0.81 2274. selanjutnya ditentukan nilai entalphi isentropik dengan data yang diperlukan berupa entrophi inlet turbin dan tekanan pada masing-masing output turbin.94 2270.05 11-Jul-17 0.415 2250.16325 56.92 Dari data-data yang didapatkan dilakukan perhitungan efisiensi turbin.

98 + 3224.67 8 Hs 1 = 2317.9+2899.13+2905.01 8+ 3165.16+2300.04 =2877.75+2887.11 = 2357.87 Hs 1 = 2905.19+2402.95+2879.61+2859.47 = 2685.76 + 3207.67+2419.95 =2882.38+2878.41 + 3222.89 8 .11 + 3128.77 8  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari kedua Hout 2 = 3205.65+2899.71+2688.58+2248.41+2417.2 + 3201.  Output turbin aliran 1 menuju HPH (High Pressure Heater)  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari pertama Hout 1= 3183.11 + 3209.88+2685.18 + 3168.61 8 Hs 2 = 2868.89 = 3212.84+2367.43+2866.94+2880.2+2390.01 + 3218 + 3237.14 + 3124.27 + 3182.52 + 3141.58+2660.35 8  Output turbin aliran 2 menuju Deaerator  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari pertama Hout 1 = 2687.07+2683.85+2693.31+2879.23+2820.4+2694.99+2903.73 = 3169.53 + 3240.24+2867.38+2691.48+2878.

12+2508.28+2312.27+2692.56+2508.074+362+361.93+2686.33+2541.545+365.8+2513.31+2538.49 =2524.9+2515.809+363.13 8  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari kedua Hout 2 = 361.34+2532.21+2525.697 = 360.19+2366.28+2510.67 8 Hs 1 = 2545.92+2377.439+364.78+2682.  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari kedua Hout 2 = 2692.79 8 Hs 1 = 2336.175+365.84+2694.705+366.856+367.61+2315.386+361.277+365.8+2536.074+366.37+2683.47+2690.41 =2517.54+2250.23 8 Hs 1 = 2507.38+2485.27 =2330.37 = 2688.86+2514.53+2548.705 = 365.3+2687.56+2389.806+365.84 8 .495+364.07+2295.125+338.43 8  Output turbin aliran 3 menuju LPH (Low Pressure Heater)  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari pertama Hout 1 = 367.42+2503.

26 = 2603.56 8 Hs 1 = 2270.34+2293.81+2603. Output turbin aliran 4 menuju Condensor  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari pertama Hout 1 = 2603.57+2602.73 = 3392.97+3391.71+2280.89+2603.22+2602.74+2281.64+2250.87+2604.3+2274.86+3377.415+2604.42+2602.27+2300.92 =2286.86+206.1+2604.85+3415.05+2285.24+3416.31+2603.11 8 .73+3385.02+3392.84+3386.39+2604.25 =2281 8  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari kedua Hout 2 = 2603.26+3380.04+2277.58+3388.88+2290.49 8 Untuk perhitungan entalphi dan entrophi pada main steam yang masuk pada turbin adalah sebagai berikut:  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari pertama Hinlet 1 = 3398.61 = 3387.97+2290.14+2305.07+3385.33+2288.39 8 Hs 1 = 2302.63+2278.09+2602.07+3388.18+3375.56 = 2303.12+2603.71+2269.88+3381.94 + 2603.43+3387.18 8  Entalphi output dan entalphi isentropik pada 8 hari kedua Hinlet 1 = 3382.

67 + 2303.13 + 2281) 𝜂= .18 − (2877.77 + 2357.39) 𝜂= × 100% 3387.18 − (3169.89 + 2517.67 + 360.Adapun perhitungan efisiensi yang dilakukan  Efisiensi turbin untuk 8 hari pertama ℎ𝑖𝑛 − ℎ𝑜𝑢𝑡 𝜂 = × 100% ℎ𝑖𝑛 − ℎ𝑠 3387.87 + 2685.

Energi uap yang diterima oleh sudu-sudu turbin digunakan untuk menggerakkan poros turbin. maka jumlah uap yang dibutuhkan juga besar dan sebaliknya. Di dalam turbin ini terdapat sudu-sudu tetap dan sudu-sudu gerak yang mempunyai bentuk sedemikian rupa sehingga akan dapat mengekspansikan uap. Efisiensi turbin merupakan parameter yang menyatakan derajat keberhasilan komponen atau sistem turbin mendekati desain atau proses ideal dengan satuan persen (%). bila beban cukup tinggi. semakin tinggi beban konsumen. sebagian dari energi kinetik dari uap tersebut dikirim ke sudu-sudu turbin yang mengakibatkan terdorongnya sudu-sudu turbin untuk berputar. maka temperatur uap akan turun.4. Setelah itu uap masuk akan menggerakkan sudu-sudu.8 %. terakhir setelah memutar turbin uap terkondensasikan di dalam kondensor. Pengaturan jumlah uap yang masuk ke dalam turbin ini dilakukan oleh control valve yang bekerja secara otomatis. Besar dan kecilnya beban sangat berpengaruh sekali terhadap uap yang akan dihasilkan. Disini terjadi perubahan energi. Setelah memutar turbin terjadi ekstraksi tahap 2 yang digunakan untuk memanaskan HP heater. Uap tersebut masuk steam jet. Dari hasil pengolahan data-data yang didapatkan serta perhitungan yang dilakukan. Kecepatan putar pada PLTU Ketapang adalah 3000 rpm. Prinsip kerja dari turbin uap adalah uap kering dari super heater yang mempunyai temperature dan tekanan tinggi yang dialirkan ke turbin tekanan tinggi.3 Pembahasan perhitungan efisiensi turbin Turbin uap menghasilkan putaran karena adanya aliran uap yang tetap yang masuk ke nozzle dan ditekan dengan tekanan rendah. sehingga dari gerakan sudu-sudu ini akan memperkuat gerakan poros turbin. Dapat dikatakan efisiensi turbin pada PLTU Ketapang mengalami penurunan adapun penurunan tersebut diakibatkan beberapa faktor penyebab yaitu sebagai berikut: . didapatkan rata-rata efisiensinya sebesar 79. maka kebutuhan uap untuk mempertahankan putaran turbin akan semakin besar. disini kecepatan uap dinaikkan. LP heater dan daerator .