You are on page 1of 2

CUCI TANGAN 6 LANGKAH

Nomor : 445.4/229/TU
No. Revisi :
SOP Tanggal
: 08 februari 2018
Berlaku
Halaman : 1/2

UPT Puskesmas Pondok Suminah, SKM,M.Kes
Pucung NIP 19650104 198412 2 004

1. Pengertian Cuci tangan 6 langkah adalah salah satu langkah dalam kewaspadaan
universal, terhadap terjadinya infeksi yang mungkin diperoleh akibat
pelayanan yang diberikan baik bagi petugas maupun pasien
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk cuci tangan 7 langkah
3. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Pondok Pucung Nomor
445.4/026/PKMPDPC/2018 Tentang Pelayanan Laboratorium

4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.02.02/MENKES/514/2015 Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama.
5. Alat dan bahan 1. Sabun
2. Air mengalir
6. Prosedur 1. Petugas membasahkan kedua telapak tangan setinggi pertengahan
lengan dengan air mengalir, kemudian ambil sabun.
2. Petugas mengusap dan menggosok kedua telapak tangan secara lembut,
kemudian menggosok juga kedua punggung tangan secara bergantian.
3. Petugas mengosok sela-sela jari hingga bersih.
4. Petugas membersihkan ujung jari secara bergantian dengan
mengatupkan.
5. Petugas mengosok dan memutar kedua ibu jari secara bergantian.
6. Petugas meletakkan ujung jari ke telapak tangan kemudian
mengosoknya secara perlahan-lahan.
7. Petugas membilas seluruh bagian tangan dengan air bersih yang
mengalir lalu keringkan memakai handuk atau tisu. Kemudian, matikan
kran dengan tisu dan tangan bersih terjaga.
+Catatan:
1. Cuci tangan dilakukan untuk dekontaminasi tangan saat:
2. Sebelum kontak langsung dengan pasien.

1

3. Rekaman Historis No Tgl mulai Yang Diubah Isi Perubahan Perubahan . 5. kulit yang tidak intak. Diagram Alir - 8. Unit Terkait Seluruh pegawai Puskesmas Pondok Pucung 9. Setelah melepas sarung tangan. 6. 8. Dokumen Terkait - 10. 4. 7. Setelah kontak dengan peralatan medis dan benda lainnya yang berada disekitar pasien. Sebelum memasukkan alat invasif yang tidak membutuhkan prosedur operasi. dan pembalut luka. 9. membran mukosa. Setelah kontak dengan kulit pasien yang intak. 10. Setelah kontak dengan cairan tubuh atau ekskresi. 7. Sebelum menggunakan sarung tangan steril. Sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. diberlakukan 2 . Saat berpindah dari bagian tubuh yang terkontaminasi ke bagian yang bersih saat merawat dan memeriksa pasien.