You are on page 1of 3

31.

Konfigurasi elektron ion X2+ yang memiliki bilangan masa 45 dan 24 neutron
adalah(SBMPTN 2011)
(A) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d1
(B) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
(C) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d1
(D) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d2
(E) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
32. Sebanyak 8,6 g mineral yang tersusun dari kalsium sulfat hidrat. CaSO4.XH2O, jika
dipanaskan menghasilkan 6,8 g kalsium sulfat. CaSO4 (Ar, : Ca = 40; S = 32; O = 16; H = 1)
rumus molekul mineral tersebut adalah(SBMPTN 2011)
(A) CaSO4 H2O
(B) CaSO4.2H2O
(C) CaSO4.5H2O
(D) CaSO4.6H2O
(E) CaSO4 .7H2O
33. Logam vanadium dihasilkan dengan cara mereaksikan vanadium pentoksida dengan kalsium
pada suhu tinggi. Reaksi yang terjadi (belum setara ) adalah ……..
Ca + V2 O5  CaO + V
Jika 91 g V2O5 (M, = 182) bereaksi dengan 120 g Ca (Ar = 40), maka jumlah logam vanadium
(Ar = 51) yang dihasilkan adalah (SBMPTN 2011)
(A) 25,5 g (B) 51,0 g (C) 76,5 g (D) 102,0 g (E) 122,5 g
34. Diketahui : (SBMPTN 2011)
2Ca(S) + O2 (g) → 2CaO(s) ΔH0 = -1271 kj
C(s. grafit) + O2 (g) → CO2(g) ΔH0 = -394 kj
CaO(S) + CO2 (g) → CaCO2(s) ΔH0 = -178 kj
Maka perubahan entalpi reaksi 2Ca(S) + 2 C (s. graft) + 3O2(g) → 2CaCO3(s) adalah…...
(A) - 1207 kJ (B) - 1843 kJ (C) - 2021 kJ
(D) - 2237 kJ (E) - 2415 kJ
35. Diketahui energi ikatan : (SBMPTN 2011)
C—F = 439 kj/mol
F—F = 159 kj/mol
C—Cl = 330 kj/mol
Cl—Cl = 243kj/mol
Perubahan entalpi reaksi CCI2 F2(g) + F2 (g)  CF4(g) + Cl2(g) adalah…...
(A) + 622 kJ (B) + 302 kJ (C) + 136 kJ
(D) - 302 kJ (E) - 622 kJ
36. Berikut adalah data percobaan penentuan laju reaksi : 2NOCl (g)  2NO(g) + Cl2(g)
Percobaan ke Konsentrasi awal NOCl Laju Reaksi (M/detik)
(M)
1 0,3 3,6 x 10-9
2 0,6 1,44 x 10-8
3 0,9 3,24 x 10-8
Orde reaksi terhadap NOCl adalah(SBMPTN 2011)
(A) 0 (B) 1 (C) 2 (D) 3 (E) 4
37. Reaksi disosiasi ammonium hidrogen sulfida pada 298K adalah sebagai berikut :
NH4HS (s) NH3(g) + H2S(g)
Tekanan total gas pada saat kesetimbangan adalah 1,0 atm. Nilai K2 reaksi kesetimbangan
tersebut adalah…... (SBMPTN 2011)
(A) 2,50 (B) 1,50 (C) 1,00 (D) 0,25 (E) 0,10
38. Diketahui reaksi berikut : (SBMPTN 2011)
B(OH)3 (aq) + H2O(l)  B(OH)-(aq) + H+ Kc=10-9
pH yang dimiliki larutan B(OH)3 0.001 M dalam air adalah …...
(A) 3-log 3 (B) 3 (C) 6 (D) 9 (E) 11 + log 3
39. Diketahui reaksi antiredoks dalam suasana basa sebagai berikut : (SBMPTN 2011)
Cl2 + OH-  ClO3- + Cl-
Dalam reaksi setara, perbandingan koefisien reaksi yang benar adalah …...
(A) Cl2 : OH- =1:2
-
(B) Cl2 : Cl =1:3
- 3-
(C) OH : ClO =3:1
- -
(D) OH : Cl =3:1
3- -
(E) ClO : Cl =1:2
40. Pada elektrolisis larutan NiSO4 menggunakan elektroda platina terbentuk endapan logam Ni
sebanyak 2,95 gram (Ar, Ni = 59) di Katoda. Jika diukur pada keadaan dimana 5 liter gas N 2
massanya 14 gram (Ar, N = 14 ) maka volume gas O2 yang terjadi di anoda adalah (SBMPTN
2011).
(A) 0,025 liter (B) 0,05 liter (C) 0,25 liter
(D) 0,5 liter (E) 5,0 liter
41. Pada sistem koloid sol yang bersifat liofob, ikatan antara zat terdispersi dengan medium
pendispersi sangat kuat. (SBMPTN 2011)
SEBAB
Ikatan hidrogen antarmolekul lebih lemah dibandingkan dengan gaya London antarmolekul
42. Molekul asam amino dapat bereaksi senyawa HCl atau NaOH. (SBMPTN 2011)
SEBAB
Asam amino memiliki gugus karboksil (- COOH) dan gugus amino (-NH2)
43. Diketahui nomor atom N=7, O=8, F=9, Si=14, Cl=17, dan Xe = 54. Molekul berikut yang
bersifat polar adalah (SBMPTN 2011)
1. NCl3
2. XeCl4
3. ClO2F
4. SiCl4
44. Cairan pendingin untuk mesin mobil dibuat dengan cara melarutkan 32 mol suatu senyawa
antibeku ke dalam 5 kg air (Kb = 1.86 0C/molal) pada tekanan udara 1 atm. Larutan ini
membeku pada –11,90C. Pernyataan berikut yang benar adalah…. (SBMPTN 2011)
1. Tekanan uap cair pendingin lebih rendah daripada tekanan uap air murni
2. Konsentrasi cairan pendingin tersebut adalah 6,4 molal
3. Cairan murni zat antibeku tersebut tidak menghantarkan listrik
4. Titik didih cairan pendingin lebih rendah daripada titik didih air murni.
45. Pernyataan yang benar bagi senyawa CH3- CH2- CH2- CH2- OH adalah (SBMPTN 2011).
1. Mempunyai nama n-butanol
2. Isomer dari metil propil eter
3. Isomer dari 2-metil-2-propanol
4. Reaksi dengan logam Na Menghasilkan gas Hidrogen
-