You are on page 1of 14

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. S PADA NY.

L DENGAN KASUS
GASTRITIS

I. Data umum
1. Nama keluarga ( KK ) : TN. S
2. Alamat dan telepon : RT 02 RW 03 Kelurahan Kenangan Kota Tanngerang
3. Komposisi keluarga : Kepala keluarga, Istri, Anak
No Nama Jenis Hub dengan Umur Pendidikan
kelamin KK
1. Tn. S LK KK 42 thn SD
2. Ny. L PR Istri 32 thn SD
3. An. T PR Anak 11 thn SD
Genogram ( keluarga istri ) genogram ( keluraga suami )

Keterangan : ( perempuan )

( laki-laki )

4. Tipe keluarga : Tipe keluarga Tn.S adalah keluarga Inti yaitu dalam satu
keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak
5. Suku : Keluarga klien berasal dari suku Jawa
6. Agama: Agama yang dianut eluarga Tn. S adalah Islam
7. Status sosek keluarga : Sumber pendapatan keluarga didapatkan dari KK
kurang lebih Rp. 2.000.000,00/bulan
8. Aktivitas rekreasi keluarga : Aktivitas rekreasi keluarga yang digunakan
adalah dengan menonton TV bersama ketika akhir pekan/liburan.

II. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga


9. Tahap perkembangan keluarga saat ini : Keluarga Tn. S dalam tahap
perkembangan yaitu pada tahap IV yaitu keluarga dengan anak usia sekolah.
10. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi : tahap perkembangan
keluarga yang belum terpenuhi yaitu tahap V,VI,VII,VIII
11. Riwayat keluarga inti : Tn. S sebagai kepala keluarga jarang sakit, tidak
mempunyai masalah kesehatan dll. Ny. L mempunyai riwayat dispepsia sejak
dirinya masih berusia kurang lebih 18 tahun, saat dikaji dispepsia Ny. L
sedang tidak kambuh. An. T sebagai anak dalam keluarga tidak mempunyai
masalah kesehatan tetapi An. T susah saat makan.
12. Riwayat keluarga sebelumnya : tidak ada riwayat penyakit keluarga
sebelumnya di kedua keluarga dari istri maupun suami.

III. Lingkungan
13. Karakteristik rumah :
- Luas rumah : 9x 4 cm2
- Tipe rumah : permanen dan kontrakan
- Jumlah dan ratio kamar/ruangan : kamar 1, kamar mandi 1, dapur 1
- Lantai rumah terbuat dari apa : keramik
- Banyak nya ventilasi : 4
- Banyaknya jendela kaca : 1
- Bagaimana keadaan pencahayaan : cahaya matahari dapat masuk kedalam
rumah
- Karakteristik air yang digunakan : bening
- Kegunaan air di rumah : mandi dan mencuci
- Asal air yang digunakan : jet pam
- Keadaan ruangannya
 Ruang depan : agak kotor
 Ruang tamu : agak berantakan
 Tidur : rapi dan bersih
 Ruang dapur : rapi dan bersih
 Kamar mandi : bersih
 Sistem penyajian makanan : ditutup dengan tutup panci.
14. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
- Bagaimana mata pencaharian disekitar lingkungan rumahnya : mata
pencaharian disekitar rata-rata sebagai buruh
- Bagaimana keadaan silaturahmi terhadap lingkungan sekitra : silaturahmi
jarang terjadi di pagi sampai sore hari karena rata-rata bekerja
15. Mobilitas geografis keluarga : keluarga Tn. S baru pindah ke RT 02 RW 03
Kelurahan Kenanga sekitar 4 bulan
16. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
- Perkumpulan dengan keluarga : sering berkumpul pada malam hari
- Perkumpulan dengan tetangga : kumpul ketika akhir pekan/libur/sedang
ada kegiatan di masyarakat.
IV. Struktur Keluarga
1. Sistem pendukung keluarga : Jumlah anggota keluarga ada 2 orang Istri dan 1
orang anak
2. Pola komunikasi keluarga : anggota keluarga berkomunikasi dengan bahasa
indonesia
3. Struktur kekuatan keluarga :
4. Struktur peran : Tn. S sebagai suami, Ny. L sebagai Istri dan An. T sebagai
anak
5. Nilai dan norma keluarga : keluarga percaya bahwa setiap masalah dapat
diatasi dengan cara kekeluargaan.

V. Fungsi Keluarga
1. Fungsi afektif : hubungan antara keluarga baik dan saling mendukung, bila ada
salah satu anggota keluarga yang sakit langsung dibawa ke tempat pelayanan
kesehatan
2. Fungsi sosialisasi : setiap hari keluarga selalu kumpul pada malam hari,
hubungan keluarga baik.
3. Fungsi perawatan kesehatan
- Mengenai masalah : keluarga mengatakan Ny. L punya penyakit dispepsia,
tetapi saat ini sudah lebih membaik
- Membuat keputusan : bila dispepsia Ny. L kambuh, Ny. L langsung
minum air putih hangat bila tidak kunjung reda Ny. L meminum Obat
maagh
- Memberi perawatan : keluarga masih bisa merawat Ny. L yang terkena
dispepsia
- Mempertahankan suasana rumah : keluarga membersihkan rumah nya
setiap hari, menguras bak mandi 1 minggu sekali, mengepel rumah
sekiranya sudah kotor
- Menggunakan fasilitas kesehatan : keluarga selalu ke pelayanan kesehatan
bila ada salah satu anggota keluarga nya yang sakit.
4. Fungsi reproduksi : jumlah anak 1 dan masih berada di bangku sekolah dasar
kelass SD
5. Fungsi ekonomi : keluarga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya
sekolah anak dan biaya kesehatan.
VI. Stress dan Koping Keluarga
1. Stressor jangka panjang dan pendek :
- Jangka pendek : Ny. L kadang sering mengeluh nyeri dibagian ulu hati
- Jangka panjang : Ny. L khawatir maagh nya kambuh seperti dulu
2. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi dan stressor : keluarga selalu
memeriksakan anggota keluarga nya yang sakit ke pusat pelayanan kesehatan.
3. Strategi koping yang digunakan : anggota keluarga selalu bermusyawarah
untuk menyelesaikan masalah yang ada
4. ‘strategi adaptasi disfungsional : bila maagh sedang kambuh Ny. L meminum
air putih.
VII. Pemeriksaan Fisik Keluarga
Px. Fisik TN. S NY.L AN.T
KU Baik Baik Baik
TD 140/80 mmHg 110/80 mmHg 100/70 mmHg
Nadi 90 X/menit 75 X/menit 72X/menit
Suhu 360C 360C 360C
Kepala Tidak ada Tidak ada lesi,tidak ada Tidak ada lesi,tidak
lesi,tidak ada benjolan,tidak ada ada benjolan,tidak ada
benjolan,tidak massa, distriusi rambut massa, distriusi rambut
ada massa, merata, tidak ada merata, tidak ada
distriusi rambut alopesia alopesia
merata, tidak ada
alopesia
Mata Tidak Tidak anemis,sklera Tidak anemis,sklera
anemis,sklera tidak ikterik, tidak ada tidak ikterik, tidak ada
tidak ikterik, massa, tidak ada massa, tidak ada
tidak ada massa, benjolan, tidak ada lesi, benjolan, tidak ada
tidak ada tidak menggunakan alat lesi, tidak
benjolan, tidak bantu menggunakan alat
ada lesi, tidak bantu
menggunakan
alat bantu
Telinga Tidak ada lesi, Tidak ada lesi, fungsi Tidak ada lesi, fungsi
fungsi pendengaran baik, tidak pendengaran baik,
pendengaran ada pengeluaran tidak ada pengeluaran
baik, tidak ada serumen serumen
pengeluaran
serumen
Mulut Tidak ada Tidak ada Tidak ada
lesi,keberisihan lesi,keberisihan mulut lesi,keberisihan mulut
mulut bersih, gigi bersih, gigi lengkap bersih, gigi lengkap
lengkap
Leher Tidak ada Tidak ada Tidak ada
pembengkakakan pembengkakakan pembengkakakan
kelenjar tyroid, kelenjar tyroid, tidak kelenjar tyroid, tidak
tidak ada ada pembengkakakn ada pembengkakakn
pembengkakakn kelenjar getah bening, kelenjar getah bening,
kelenjar getah kulit elastis, kulit elastis,
bening, kulit
elastis,
Dada Tidak ada Tidak ada massa,tidak Tidak ada massa,tidak
massa,tidak ada ada benjolan,tidak ada ada benjolan,tidak ada
benjolan,tidak lesi, tidak ada nyeri lesi, tidak ada nyeri
ada lesi, tidak ada dada, suara nafas dada, suara nafas
nyeri dada, suara vesikuler, bentuk dada vesikuler, bentuk dada
nafas vesikuler, simetris simetris
bentuk dada
simetris
Jantung Suara jantung Suara jantung S1+S2, Suara jantung S1+S2,
S1+S2, tidak ada tidak ada suara murmur tidak ada suara
suara murmur murmur
Abdomen Tidak ada massa, Tidak ada massa, tidak Tidak ada massa, tidak
tidak ada ada benjolan,tidak ada ada benjolan,tidak ada
benjolan,tidak lesi, bising usus lesi, bising usus
ada lesi, bising 12x/menit, tidak ada 12x/menit, tidak ada
usus 12x/menit, nyeri tekan nyeri tekan
tidak ada nyeri
tekan
Ekstremit Ekstremitas Ekstremitas dalam batas Ekstremitas dalam
as dalam batas normal batas normal
normal

VIII. Harapan keluarga : tidak ada masalah apa pun di dalam keluarga Tn. S
IX. ANALISA DATA

No Analisa data Masalah


1 DS : Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada
- Ny. L mengatakan keluarga bapak S khususnya ibu L b.d
sudah sedikit tahu tentang ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga
gastritis tapi tidak tahu cara dengan gastritis
penanganan nya
- Ny. L mengatakan
kalau maagh nya kambuh
hanya minum air putih
hangat saja
- Ny.L mengatakan
tidak pernah minum obat
maagh kecuali sudah tidak
tahan sakit nya
- Ny.L mengatakan
sudah menderita maagh
sejak masih muda
- Ny.L tidak
mengetahui makanan apa
saja yang harus dihindari
untuk penderita maagh
2 Ds : Nyeri kronis b.d ketidakmampuan keluarga dalam
- Ny. L mengatakan merawat anggota keluarga nya yang sakit
sering nyeri di epigastrium
bila telat makan
- Ny.L mengatakan
nyeri nya seperti ditusuk-
tusuk
- Skala nyeri 4
- Nyeri berkurang bila
minum air putih hangat

3 Ds : Ny. L mengatakan Kesiapan meningkatkan nutrisi


makan makanan apa saja dan
bila gastritis nya kambuh
maka makanan yang memicu
gastritis nya dikurangi
X. Skoring
1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada keluarga bapak S khususnya
ibu L b.d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan
gastritis

No Kriteria Skor Niali Pembenaran


1 Sifat masalah 3/3x1 1 Masalah kurang
pengetahuan ny. L sudah
terjadi
2 Kemungkinan 2/2x2 2 Kemungkinan masalah
masalah dapat untuk diubah mudah,
diubah = mudah karena dengan
diberikannya pendidikan
kesehatan, keluarga sadar
tentang penyakit gastritis
3 Potensial 2/3x1 2/3 Dengan diberikan
dicegah = cukup pendidikan kesehatan
keluarga dapat merawat
anggota keluarganya
4 Menonjolkan 2/2x1 1 Masalah kurang
masalah = segera pengetahuan harus segera
ditangani untuk menegah
komplikasi yang lebih
lanjut
Jumlah = 4 2/3

2. Nyeri kronis b.d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga


nya yang sakit
No Kriteria Skor Nilai Pembenaran
1 Sifat masalah 2/3x1 2/3 Ny. L sering merasa nyeri
aktual di epigastrium
2 Kemungkinan 2/2x2 2 Kemungkinan masalah
masalah dapat dapat diubah mudah karena
diubah = mudah ny.L segera menangani
sakit nya ketika kambuh
3 Potensial 2/3x1 2/3 Masalah sudah terjadi dan
dicegah = cukup ny.L hanya minum air putih
hangat atau minum obat
bila terasa sangat sakit
4 Menonjolkan 1/2x1 ½ Ny. L merasa penyakit nya
masalah = tidak sudah biasa
perlu
Jumlah = 2 5/6

3. Kesiapan meningkatkan nutrisi

No Kriteria Skor Nilai Pembenaran


1 Sifat masalah 3/3x1 1 Ny. L kurang tahu nutrisi
Aktual untuk penderita gastritis
2 Kemungkinan 1/2x2 1 Ny. L makan tidak teratur,
masalah dapat makan bila sedang lapar
diubah = saja
sebagian
3 Potensial 3/3x1 1 Ny.L memasak masakan
dicegah = tinggi nya sendiri
4 Menonjolkan 1/2x1 1/2 Ny.L tahu pola makan nya
masalah = tidak yang membuat gastritis nya
perlu kambuh
Jumlah = 3 ½
Prioritas diagnosa
1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan pada keluarga bapak S
khususnya ibu L b.d ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga
dengan gastritis
2. Kesiapan meningkatkan nutrisi
3. Nyeri kronis b.d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota
keluarga nya yang sakit
4. Rencana keperawatan
NO Diagnosa NOC NIC
1. Ketidakefektifa Setelah dilakukan tindakan Pendidikan kesehatan
n pemeliharaan keperawatan selama kunjungan
kesehatan pada diharapkan pengetahuan keluarga - Bantu
keluarga bapak bertambah ditandai dengan : individe,keluarga dan
S khususnya ibu 1. Perilaku patuh : diet yang masyarakat untuk
L b.d disarankan memperjelas keyakinan
ketidakmampua - Memakan dan nilai-nilai kesehatan
n keluarga makanan yang - Rumuskan tujuan
merawat sesuai dengan dalam program
anggota diet yang pendidikan kesehatan
keluarga dengan ditentukan - Tekankan manfaat
gastritis meningkat dari kesehatan positif yang
level 3 menjadi 4 langsung atau ( manfaat )
- Meminum jangka pendek yang bisa
minuman yang diterima oleh perilaku
sesuai dengan gaya hidup positif
diet yang daripada ( menekankan
ditentukan pada ) manfaat jangka
meningkat dari panjang atau efek negatif
level 3 menjadi 4 dari ketidakpatuhan
- Menghindari
makanan dan Peningkatan kesadaran
minuman yang kesehatan
tidak - Gunakan
diperbolehkan komunikasi yang sesuai
dalam diet dan jelas
meningkat dari - Gunakan bahasa
level 3 menjadi 4 sederhana
2. Partisipasi dalam keputusan - Observasi tanda-
perawatan kesehatan tanda kesadaran
- Menuntut kesehatan yang
tanggung jawab terganggu
untuk membuat - Berikan pendidikan
keputusan satu per satu atau
meningkat dari knseling jika
level 3 menjadi 4 memungkinkan
- Menunjukkan - Sediakan materi
pengarahan diri informasi kesehatan
dalam membuat tertulis yang mudah
keputusan dipahami
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Mencari
informasi yang
terpecaya dari
level 3 menjadi 4
3. Perilaku pencarian
kesehatan
- Mengajukkan
pertanyaan-
pertanyaan yang
berhubungan
dengan
kesehatan
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Mencari bantuan
bila diperlukan
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Menggunakan
informasi
kesehatan yang
terkemuka
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Mendapat
bantuan dari
profesional
kesehatan
meningkat dari
level 3 menjadi 4
2. Kesiapan Setelah dilakukan tindakan Pendidikan kesehatan
meningkatka keperawatan selama kunjungan
n nutrisi diharapkan nutrisi keluarga dapat - Bantu
lebih baik lagi ditandai dengan : individe,keluarga dan
1. Perilaku patuh : diet yang masyarakat untuk
disarankan memperjelas keyakinan
- Memakan dan nilai-nilai kesehatan
makanan yang - Rumuskan tujuan
sesuai dengan dalam program
diet yang pendidikan kesehatan
ditentukan - Tekankan manfaat
meningkat dari kesehatan positif yang
level 3 menjadi 4 langsung atau ( manfaat )
- Meminum jangka pendek yang bisa
minuman yang diterima oleh perilaku
sesuai dengan gaya hidup positif
diet yang daripada ( menekankan
ditentukan pada ) manfaat jangka
meningkat dari panjang atau efek negatif
level 3 menjadi 4 dari ketidakpatuhan
- Menghindari
makanan dan Konseling nutrisi
minuman yang
tidak - Bina hubungan
diperbolehkan terapeutik berdasarkan
dalam diet rasa percaya dan saling
meningkat dari menghormati
level 3 menjadi 4 - Kaji asupan makanan
- kesehatan dan kebiasaan makan
meningkat dari pasien
level 3 menjadi 4 - Fasilitasi untuk
- Mencari bantuan mengidentifikasi perilaku
bila diperlukan makan yang harus diubah
meningkat dari -
level 3 menjadi 4
- Menggunakan
informasi
kesehatan yang
terkemuka
meningkat dari
level 3 menjadi 4
2. Perilaku pencarian
kesehatan
- Mengajukkan
pertanyaan-
pertanyaan yang
berhubungan
dengan
kesehatan
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Mencari bantuan
bila diperlukan
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Menggunakan
informasi
kesehatan yang
terkemuka
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Mendapat
bantuan dari
profesional
kesehatan
meningkat dari
level 3 menjadi 4
3. Nyeri kronis Setelah dilakukan tindkakan
b.d keperaatan selama kunjungan klien
ketidakmam mampu mengontrol nyeri ditandai
puan dengan :
keluarga 1. Nafsu makan
dalam - Hasrta/keinginan
merawat untuk makan
anggota meningkat dari
keluarga nya level 4 menjadi 5
yang sakit - Mencari
makanan
meningkat dari
level 4 menjadi 5
- Menyenangi
makanan
meningkat dari
level 4 menjadi 5
2. Istirahat
- Jumlah istirahat
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Pola istirahat
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Kualitas istirahat
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Energi pulih
setelah istirahat
meningkat dari
level 3 menjadi 4
- Tampak segar
setelah istirahat
meningkat dari
level 3 menjadi 4

5. Implementasi & Evaluasi

No. Tanggal/ No. DX Implementasi Evaluasi


Waktu Kep.
1 14-03- I 1) - mengkaji tingkat S:
2018 pengetahuan keluarga - Keluarga mengatakan
tentang gastritis mengetahui tentang
2) – melakukan pengkajian gastritis tetapi tidak
terhadap keluarga terlalu mendalam
3) – mengkaji tingkat kesehatan O :
keluarga - Ny.L hanya dapat
menjawab pertanyaan
yang sederhana ketika
ditanya tentang
pennyakit gastritis
A:
- Masalah kurang
pengetahuan belum
teratasi
P : lanjutkan intervensi
- Memberikan
informasi tentang
gastritis
2 II 1) – mengkaji tingkat nutrisi S:
Ny. L - Ny. L mengatakan
2) – mengkaji tingkat sering telat makan
pengetahuan nutrisi untuk - Ny. L mengatakan
penderita gastritis tidak mengetahui
makanan dan minuman
apa saja yang harus
dihindari penderita
gastritis
- Ny. L sering
mengeluh perih di ulu
hati dan mual ketika
kambuh
- Ny. L mengatakan
hanya minum air putih
hangat ketika perihnya
kambuh
O:
- Ny. L hanya bisa
sedikit menjawab
pertanyaan nutrisi
penderita gastritis
A:
- masalah kesiapan
meningkatkan nutrisi
belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
- memberikan
informasi tentang
nutrisi untuk penderita
gastritis

3 III - mengkaji tingkat nyeri S:


yang dirasakan ketika - Ny. L mengatakan
kambuh nyeri nya seperti
- mengkaji cara mengatasi disayat-sayat
ketika nyeri nya kambuh - Ny. L mengatakan
- mengkaji tingkat intensitas nyeri dalam skala 4
nyeri ketika kambuh - Ny.L mengatakan
- mengkaji durasi yang nyeri berlangsung
dirasakan ketika kambuh selama kurang lebih
15 menit
- Ny.L mengatakan
minum air putih
hangat untuk
mengurangi nyeri nya
O:
A:
-masalah nyeri kronis
belum teratasi
P : lanjutkan intervensi
- Berikan informasi
cara mengatasi nyeri
No. Tanggal/ No. DX Implementasi Evaluasi
Waktu Kep.
1 16-03- I 4) – mennjelaskan pengertian S:
2018 gastritis - Ny. L mengatakan
5) – menjelaskan tanda dan sudah mengerti
gejala gastritis definisi,tanda gejala
6) – menjelaskan penyebab dan penyebab
gastritis gastritis
O:
- Ny.L dapat menjawab
pertanyaan yang
sudah diajukan
walapun masih ada
yang kurang tepat
A:
- Masalah kurang
pengetahuan teratasi
sebagian
P : lanjutkan intervensi
- Meriview kembali
info gastritis
2 II 3) – memberikan pendidikan S:
kesehatan mengenai nutrisi - Ny. L mengatakan
yang seimbang sudah tau tentang
4) – mengkaji tingkat nutrisi seimbang
pengetahuan nutrisi untuk
penderita gastritis
O:
- Ny. L bisa
menjawab beberapa
pertanyaan yang sudah
diajukan
A:
- masalah kesiapan
meningkatkan nutrisi
teratasi sebagian
P : lanjutkan intervensi
- reiew kembali
tentang nutrisi

3 III - memberikan pendidikan S:


kesehatan bagaimana cara - Ny. L mengatakan
mengatasi nyeri saat sudah tau pertolongan
gastritis nya kambuh pertama saat nyeri
nya kambuh
O:
- Ny.L dapat
mempraktekkan cara
mengatasi nyeri yang
sudah di jelaskan
A:
-masalah nyeri kronis
teratasi
P : hentikan intervensi