You are on page 1of 7

Hubungan Faktor Perilaku Sosial yang dapat Dimodifikasi

dengan Overweight dan Hipertensi pada usia 35 sampai 60 tahun
di Uganda Timur

Roy William Mayega, Fredrick Makumbi, Elizeus Rutebemberwa, Stefan Peterson, Claes-
Göran Östenson, Göran Tomson, David Guwatudde

Latar belakang:

Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian di dunia [1,2].

Peningkatan insideni penyakit kronis di negara-negara berpenghasilan rendah di

sub-Sarahan Afrika (SSA), menimbulkan masalah baru terhadap sistem kesehatan

Metode : mereka [3]. Pada negara termiskin sub-Sahara Afrika, prevalensi
nasional

overweight meningkat tiga kali lipat menjadi 10-25% selama dua dekade terakhir

[7]. 80% dari kematian penyakit kardiovaskular terdapat di negara yang

berpenghasilan menengah ke bawah [11, 12]. Faktor risiko untuk penyakit

kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi dan overweight, yang sebagian besar

didorong oleh faktor perilaku [13].

Sebagian besar karakteristik perilaku sosial individu dapat dimodifikasi,

sehingga penting untuk mengidentifikasi dan menginformasikan kebijakan untuk

pengurangan resiko penyakit kardiovaskular. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk

mengidentifikasi karakteristik perilaku sosial yang terkait dengan overweight atau

hipertensi di kalangan orang berusia 35 - 60 tahun.

Hasil : P<0.001 pada obese sentral pria vs wanita .001 overweight pada pria vs wanita P<0.

wanita banyak 4x dari pria 2.8x lebih banyak Dapat diubah : 1. Status sosial ekonomi yang tinggi 4x lebih banyak 3. bukan di pinggir kota. Aktivitas fisik kurang lebih banyak 5. Pengetahuan mengenai hipertensi yang baik lebih banyak 3.Pembahasan : Faktor yang berhubungan dengan overweight Tak dapat diubah : 1. Usia 45 tahun ke atas lebih banyak. Riwayat keluarga diabetes 1. Jenis kelamin. Keragaman makanan yang dikonsumsi lebih banyak Faktor yang berhubungan dengan hipertensi Tak dapat diubah : 1. usia 55-60 tahun 5x lebih banyak Dapat diubah : 1. Lokasi tempat tinggal di pinggir kota banyak 2x dari di pedesaan 2. Usia 45 tahun ke atas lebih banyak 3. Riwayat tekanan darah tinggi lebih banyak 4. Lokasi tempat tinggal di pinggir kota lebih banyak 2. Riwayat overweight lebih banyak Partisipan overweight lebih mungkin menderita hipertensi bila hanya diamati pada warga pedesaan. . Pengetahuan mengenai diabetes yang baik lebih banyak 6.

Alberti KG (2006) Chronic non-communicable disease. 6. 3. d’Espaignet ET. Epub 2007 Oct 2022. Kawar B. et al. Hossain P. Unwin N. El Nahas M (2007) Obesity and diabetes in the developing world-a growing challenge. Cardiovasc J Afr 18: 316-320. Adebamowo C. dimana faktor tersebut dapat dimodifikasi. Cooper RS. berat badan. Dalal S. (2010) Monitoring and surveillance of chronic non-communicable disease: progress and capacity in high-burden countries. Mathers CD. aktivitas 316:614-617. 4. Rotimi CN. Seedat fisik. Bajunirwe F. sedangkan poverty yangonmempengaruhi hypertension hipertensi and cardiovascular disease in adalah kelebihan sub-Saharan Africa. Ann Trop Med Parasitol 100: 455-464. (2011) Non- communicable disease in sub-Saharan Africa: what we know now. Mensah GA (1998) Hypertension treatment and control in sub-Saharan Africa: the epidemiological basis for policy. Int J Epidemiol 40: 885-901. et al. Maclean DR. Lancet 376:1861-1868. Volmink J. 2. N Engl J Med 356: 213-215. Epub 2011 Apr 2028. Muna WF. Riley LM. . Referensi: 1. Alwan A. Beunza JJ. Kesimpulan: 5. Epub 2010 Nov 1810. Kaufman JS. Bmj Faktor-faktor yang mempengaruhi kelebihan berat badan adalah jenis kelamin. YK (2007) dan variasi Impact offaktor diet.