You are on page 1of 6

LANGKAH KERJA

1. Prosedur Operasi Katel Uap

I.1.1 Menghidupkan Ketel Uap

1. Siapkan sumber kelistrikan
 Hidupkan sumber listrik dari PLN (Panel MCB)
 Hidupkan saklar unit air pendingin
 Hidupkan sistem kelistrikan ketel uap
2. Siapkan suplai air
 Tutup katup suplai air steam bench No.47
 Tutup katup suplai pompa vakum No.42
 Buka katup suplai air No.2
 Tutup katup bypas air lunak (soffner) No.3
 Buka katup suplai air lunak No.4
 Buka katup suplai tangki feed water ketel uap No.5
 Tutup katup suplai separating dan throttling No.7
 Buka katup suplai pada cooling tower
 Tutup katup suplai air heat pump No.25
 Buka katup suplai air ke ketel uap suplai No.1
 Nyalakan pompa suplai air (disebelah luar gedung) dan periksa sekitar 2.5 bar
3. Siapkan pengisian boiler
 Buka katup keluaran air pengisian ketel No.9
 Buka katup suplai air pengisian ketel uap No.10
 Tutup katup blow down ketel uap No.11
4. Periksa ketinggian air boiler
 Buka katup lower water coloum No.12
 Buka katup upper water coloum No.13
 Tutup katup lower tricock No.14
 Buka katup upper tricock No.15
 Tutup katup water coloum blown down No.16
5. Periksa gelas penduga
 Pastikan handel ketiga katup yang terdapat pada gelas penduga selalu dalam posisi
vertikal.
6. Katup – katup pengeluaran ketel uap
 Tutup katup uap utama No.17
 Buka katup pengeluaran tekanan uap No.62
 Tutup/kunci katup pengeluaran ketel uap No.61
7. Suplai bahan bakar ketel uap

 Pastikan volume tangki bahan bakar.20  Pastikan red fire valve arm pada suplai minyak ketel uap berada pada posisi terbuka 8.11 I. Tutup katup suplai bahan bakar No.19. Proses pembakaran selanjutnya diatur secara otomatis oleh kontrol tekanan pada kotak panel. Sistem kelistrikan pada ketel uap  Hidupkan saklar suplai listrik untuk ketel uap (terletak pada dinding dibelakang superheater)  Nyalakan saklar daya ketel uap pada kotak distribusi  Putar kunci saklar start ketel uap pada posisi on. dimana pembakaran aka trip pada kondisi tekanan sekitar 6 bar (tekanan pengesetan). jika perlu dikurangi ketinggian air dengan membuka katup blow down ketel uap No.10 9. Tunggu beberapa saat dan ulangi langkah diatas sampai tiga kali sehingga tekanan berada dibawah 2 bar 6. Tutup katup No.18  Buka katup suplai minyak ketel uap No. Matikan sistim suplai listrik pada ketel aup 8. minimal setengah penuh  Buka katu suplai minyak pada tangki No.  Bila ketinggian air didalam ketel uap mencapai batas terendah maka proses pembakaran akan trip secara otomatis. Hal ini berlangsung terus sampai ketinggian air pada ketel uap mencapai batas yang ditentukan.  Burner motor akan bekerja dan setelah sebih kurang 15 detik proses pembakaran dimulai.2 Mematikan Ketel Uap 1. Tutup katup suplai air pengisian ketel No. Penyalaan burner  Nyalakan electrical circuit breaker yang terletak disebalah kiri kotak kontrol ketel uap dan tekan tombol berwarna hijau pada sebelah kanan kotak kontrol.1. Matikan electrical circuit breaker yang terletak pada sebelah kiri kontak control 2. Pemanasan ketel uap  Setelah proses pembakaran dimulai. 9.17 7.29 (terletak diatas superheater) 4.19  Buka katup kembalian minyak dari ketel uap No. Buka katup Blow down ketel No.20 3.  Pastikan tekanan air pada gelas penduga pada 2-3 cm dibawah batas ketinggian maksima. Pada posisi ini pompa pengisian air ketel uap bekerja dan memompa air kedalam ketel uap.11 kurang lebih seperempat putaran sampai pompa air pengisian ketel menyala. Tutup katup suplai air utama No.1 . 10. Buka katup ke atmosfer No. Kemudian tutup kembali tutup tersebut 5.18. sehingga ketel uap siap untuk dioperasikan.

Atur tekanan kerja ketel uap 3. 8. 2. 5. Biarkan peralatan dingin dan baru air pendingin pengembun ditutup. Buka katup uap dan biarkan uap mengalir melalui calorimeter untuk memanaskan system. Pengujian Kualitas Uap Persiapan percobaan 1. 3. Salurkan embunan utama ke dalam tabung pengumpul yang berada di bawah keluaran.1. bahan bakar. 3. 10. 6. air pengisi ketel. Siapkan data pengukuran dan pengamatan 4. Siapkan table data pengukuran. untuk mendinginkan uap pada kondensor penyeratan calorimeter. Sediakan tabung pengumpul embunan di bawah keluar pengembun. Ukur dan catat harga mula-mula level air embunan pada pemisah calorimeter. Buka sedikit katup upper tricock No.3 Prosedur Percobaan 1. pendingin. Pelajari sistim peralatan guna mengoperasikan ketel uap 2. tekanan uap setelah throttling. . pengembun. tekanan atmosfer. Langkah pengujian 1. Kosongkan tabung pengumpul embunan. Pengamatan dilakukan pada saat terjadi proses pembakaran 2. Siapkan pemasok uap.15 I. Salurkan air pendingin. Ulangi pengujian tersebut minimal 4 kali pengujian untuk pengecekan yang lebih teliti. temperature uap dalam pipa utama dan dalam throttling calorimeter cerat. Air pendingin melalui pengembun harus cukuo untuk mengembunkan seluruh uap. Tutup pemasok uap. lihat pada tata cara menghidupkan ketel uap. Juga air keluar dari pengembunan. 4. Persiapkan sumber kelistrikan. tekanan uap dalam pipa utama. Siapkan air pendingin yang akan mendinginkan uap pada calorimeter cerat. Jika semua sudah siap ketel uap dapat dioperasikan dan pengujian dapat dilakukan Catat parameter yang dibutuhkan dari awal operasi dan catat pula untuk setiap periode waktu tertentu. 9. 2. 7. Biarkan keadaan di atas sampai level air dalam pemisah calorimeter terlihat.

22 9. Atur keluaran temperature uap pada kondisi kerja yang diinginkan (maksimal 240°c) 6. meskipun kebutuhan uap pada turbin kecil. Selama pemanasan lanjut beroperasi/bekerja harus diusahakan agar selalu aliran uap yang melalui koil pemanas lanjut. 21 4. Tutup katup suplai No.3. Proses pemakaran pada pemanasan lanjut hanya boleh di laksanakan jika sudah terdapat uap yang melalui pemanas lanjut. Hal ini dimaksudkn agar posisi katup katup berada pada kondisi yang di harapkan. Setiap embunan yang terbentuk di dalam pemanas lanjut akan di keluarkan secara otomatis melali jebakan kukus 8.2 Menyatakan Pemanas Lanjut 1.3. Usaha yang maksimal harus dilakukan untuk menjamin uap yang masuk ke pemanas lanjut cukup bersih (tidak mengandung sedimen) dan usahakan sekering mungkin. Jumlah aliran uap yang keluar dari pemanas lanjut sebaiknya dijaga pada kondisi maksimal. Aktifkan sumber kelistrikan 2. Jika temperature uap keluar mendekati kondisi kerja yang di inginkan (240°) maka uap yang di hasilkan siap untuk digunakan. 21 dan 22 . I.3 Mematikan Pemanas Lanjut 1. Periksa volume bahan bakar pada tangki bahan bakar 3. Matikan supplai listrik pemanas lanjut 2. Apabila katup uap di buka atau di tutup sampai batas maksimal maka pegangan katup akan berputar balik seperempat putaran akibat aliran panas dari uap.1 Persiapan Percobaan Hal berikut adalah hal yang harus di perhatikan sebelum pengoperasian pemanas lanjut. Semua katup sebaiknya dalam posisi terbuka penuh atau benar benar tertutup. sedangkan sisa kelebihan uap di keluarkan ke atmosfer. Buka katup oil supply No. Sehingga proses pembakaran akan trip secara otomatis.3. I. Bila hal ini tidak di laksankan koil pemanas lanjut akan mengalami panas berlebih (over heat). 2.3. Pastikan tekanan masukan uap pada 5 bar 5. Buka katup pemasok oil tank No. 1. Tekan reset pushbutton untuk memulai pembakaran 10. Yang perlu di perhatikan disini tekan uap masuk harus dijaga agar tekananya diatas 5 bar. 3.17 sehingga uap akan masuk ke dalam pemanas lanjut dari bersikulasi di dalam pemanas lanjut. Pemanas Lanjut I. 11. Atur coil over temperature trip pada 350°c 7. Buka perlahan lahan katup uap utama No. 4.

Menyiapkan pemasok udara kompresor guna keperluan menghidupkan kendali kecepatan Pemeriksaan sebelum pengoprasian turbin 1. Menghidupkan Unit Pendingin 5. 3. Menghiduokan pemasok Listrik 3. 4. Persedur percobaan 1. Setelah mengoperasikan ketel uap 2. Menjalankan Turbin 1. Set pemas lanjut sesuai kondisi uap yang di butuhkan. banyak bahan bakar tiap periode waktu tertentu. Memastikan bahwa beban dinamometer adalah nol. Memeriksa katup-katup ke posisi yang tepat 5. Kemudian tekan tombol vacum pump on secepatnya. Menekan tombol biru dan membiarkan turbin berputar untuk beban minimum hingga temperatut operasi tercapai . Set potensiometer beban untuk pengendali torsi ke minimun. CO. Memastikan saklar dinamoeter on daladm posisi ABSORB 2. 3. Menyiapkan Pemasok Uap ke Turbin 4. Flue gas/gas buang dapat diamati dengan menggunakan orsat apparatus. Biarkan uap tetap mengalir pada pemanas lanjut sampai temperature masukan dan keluaran sama. Melakukan pembilasan dengan Membuka katup nosel satu dengan penuh dan tutup yang lainnya (secara bergantian). tunggu sampai stabil. 5. Factor uap (x) dapat dicari dengan menggunakan separating dan throttling calorimeter. 3. 2. Catat waktu pembebanannya. Turbin Uap Persiapan Percobaan 1. 3. Memeriksa peukur ke posisi nol kecuali penunjuk temperatur. 2. 𝐶𝑂2. Buka katup air ke pompa vakum sedikit. 4. 4. Secara perlahan-lahan buka katup intel hingga turbin bergerak dengan putaran tertentu. Catat juga parameter yang ditunjukan pada alat ukur pemanas lanjut baik masukan uap dan keluaran pemanas lanjut (dapat digunakan air yang terkondensasi pada turbin). 4. HC sehingga 𝐶𝜌𝑔𝑏 dapat dihitung Nilai kalor bahan bakar dapat dicari bila rumusan bahan bakar diketahui. Membuka katup masuk dengan pelahan sehingga mengalirkan jumlah uap yang kecil guna pemanasan turbin.

Beban penuh dicapai apabila meter gaya menunjukan kira-kira 100 N .