You are on page 1of 4

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR

UPT. PUSKESMAS SANGKULIRANG
KECAMATAN SANGKULIRANG
Jalan Masjid Ar Rahmah Desa Benua Baru Ilir Kecamatan Sangkulirang 75384

KERANGKA ACUAN
PROGRAM KESELAMATAN ATAU KEAMANAN LABORATORIUM
UPT PUSKESMAS SANGKULIRANG

1. Latar Belakang

Pelayanan laboratorium Puskesmas merupakan salah satu unsur penting dalam upaya
Puskesmas untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat . Laboratorium Puskesmas
melaksanakan pengukuran , penetapan dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari
manusia untuk penentuan jenis penyakit , penyebaran penyakit , kondisi kesehatan atau faktor
yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat di wilayah kerja
Puskesmas.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut terdapat bahaya atau resiko yang mungkin
terjadi terhadap petugas yang berada di dalam laboratorium maupun lingkungan di sekitarnya.
Untuk mengurangi atau mencegah bahaya yang terjadi , setiap petugas harus melaksanakan
tugas sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu perlu disusun suatu program keselamatan atau keamanan
laboratorium di UPT Puskesmas Sangkulirang sebagai upaya dalam peningkatan
keselamatan laboratorium yang merupakan bagaian dari program keselamatan pasien
Puskesmas.

2. Tujuan
a. Sebagai acuan dalam melaksanakan tugas di laboratorium di wilayah kerja UPT
Puskesmas Sangkulirang
b. Meningkatkan pengetahuan petugas terhadap resiko terjadinya kecelakaan dan
gangguan kesehatan akibat kegiatan laboratorium di wilayah kerja UPT Puskesmas
Sangkulirang.
c. Menjamin mutu pekerjaan di laboratorium di wilayah kerja UPT Puskesmas
Sangkulirang

3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup kesehatan dan keselamatan kerja meliputi upaya peningkatan kesehatan
dan pencegahan kecelakaan atau gangguan kesehatan petugas laboratorium termasuk
pengunjung atau pasien dan lingkungannya di semua jenis dan jenjang pelayanan
laboratorium kesehatan

4. Tata Nilai
a. Bertindak cepat dan tepat
Dalam menghadapi berbagai masalah Emergency (mendesak) tepat dalam
melakukan pelayanan kesehatan sesuai dengan Standart Prosedure Operational
(SPO).

PUSKESMAS SANGKULIRANG KECAMATAN SANGKULIRANG Jalan Masjid Ar Rahmah Desa Benua Baru Ilir Kecamatan Sangkulirang 75384 b. 2 Perencanaan  Analisa situasi kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium Puskesmas  Identifikasi masalah kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium dan potensi berbahaya di wilayah kerja laboratorium UPT Puskesmas Sangkulirang. Identifikasi Laboratorium 2.  Perkiraan petugas yang potensial terpapar. Berpihak pada masyarakat Masyarakat sebagai obyek pelayanan wajib menentukan jenis pelayanan dan diberikan pelayanan yang bermutu c. Pelaksanaan 4. Meningkatkan kedisplinan. Kegiatan Pokok dan Rincian Kegiatan No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan 1 Keselamatan atau Keamanan 1. Upaya Perbaikan 6. Pengawasan 5. media dan reagen yang digunakan  Spesimen yang diperiksa  Sarana prasarana dan alat laboratorium  Limbah yang dihasilkan  Efek kesehatan dari semua bahan berbahaya ditempat dan lingkungan kerja. 5. Disiplin kerja dan disiplin administrasi untuk semangat kerja dan memberikan pelayanan terbaik serta tertib pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan.  Alternatif rencana upaya . Perencanaan 3. Cara Melaksanakan Kegiatan No Rincian Kegiatan Cara Melaksanakan Kegiatan 1 Identifikasi  Alur proses dan cara kerja yang digunakan  Bahan kimia. PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR UPT.

prosedur dan manajeman yang kurang. PUSKESMAS SANGKULIRANG KECAMATAN SANGKULIRANG Jalan Masjid Ar Rahmah Desa Benua Baru Ilir Kecamatan Sangkulirang 75384 penanggulangannya.  Penyelidik jika terjadi pelepasan bahan infeksi dan bahan berbahaya.  Memperbaiki system. 3 Pelaksanaan  Melaksanakan sosialisasi K3 laboratorium pada seluruh petugas dalam pelatihan . . 5 Upaya Perbaikan  Menetapkan Kebutuhan tahun depan.penyuluhan. 7. Tempat kerja dan lingkungan kerja yang menunjang K3 b. PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR UPT. Sasaran a. Tersedianya peralatan keamanan sesuai praktek di laboratorium.  Melaporkan kejadian yang berkaitan dengan mencatat kejadian atau masalah K3 di laboratorium UPT Puskesmas Sangkulirang. c.  Membuat SPO pelaksanaan program keselamatan atau keamanan kerja laboratorium  Meningkatkan kerja sama antar personil tim K3  Membuat laporan pelaksanaan kegiatan program  Koordinasi pemeriksaan kesehatan dan imunisasi karyawan.  Orientasi bagi semua staff untuk prosedur dan praktik keamanan kerja  Pendidikan (in service education) untuk prosedur/peralatan/bahan berbahaya baru 4 Pengawasan  Pengawasan dan pengendalian penerapan program keselamatan atau keamanan laboratorium. Pelaksanaan praktek laboratorium yang sesuai dengan standart dan peraturan yang berlaku.

Pendidikan (in service education) untuk prosedur/peralatan/bahan berbahaya baru 9. masker. Laporan dibuat sesuai dengan format laporan yang telah ditetapkan dan dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur . Dan apabila ada perubahan jadwal segera dikoordinasikan kepada pimpinan Puskesmas untuk selanjutnya dikomunikasikan kepada sasaran. 10. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Pelaporan Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan setiap bulan sesuai dengan jadwal kegiatan oleh pelaksana kegiatan. Penggunaan APD (Jas laboratorium. Membuat SPO pelaksanaan program keselamatan atau keamanan kerja laboratorium b. Sangkulirang. Pencatatan. Evaluasi kegiatan dilakukan setiap bulan oleh pelaksana kegiatan dengan penanggung jawab laboratorium yang hasilnya dibahas pada kegiatan Minilokakarya bulanan Puskesmas. PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR UPT. Orientasi bagi semua staff untuk prosedur dan praktik keamanan kerja c. sarung tangan atau alas kaki) e. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan a.A. PUSKESMAS SANGKULIRANG KECAMATAN SANGKULIRANG Jalan Masjid Ar Rahmah Desa Benua Baru Ilir Kecamatan Sangkulirang 75384 d. Pelaksanaan cuci tangan yang baik dan benar. Dilakukan pelaporan tahunan untuk melihat hasil penilaian kinerja tahunan.Md. Tidak ada pengolahan bahan kimia yang menyalahi aturan g.A.K . f. ………2018 Pelaksana K3 Laboratorium Faisal. 100% insiden keselamatan laboratorium di laporkan dan ditindak lanjuti. Pelaporan dan Evaluasi Kegiatan Pencatatan dan pelaporan dilakukan setiap bulan oleh pelaksana kegiatan. Tidak ada pengolahan limbah yang menyalahi aturan h. 8.