You are on page 1of 4

Ekonomi politik dan media

OLEH:

aril
stambuk:c1d115o22

Jurusan ilmu komunikasi

Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Universitas haluoleo

2017

adalah dengan membeli atau mengusai saham perusahaan periklanan domestik. TNAA tersebut dapat menggabungkan keuntungan yang diperoleh sebuah negara kedalam pemasukan global perusahaan. melainkan melalui perantara berbagai kebijaka yang dikeluarkan pemerintah serta kondisi yang memungkinkan itu terjadi. . Setelah menunggu hampir selam 10 tahun akhirnya mimpi iklan televsi terwujud dengan lahirnya RCTI yang dilanjutkan dengan televisi swasta lain. namun itu tidak terjadi begitu saja. kebutuhan kontrol melelau kontrol penuh atas perusahaan lokal. Data menunjukkan semenjak menculnya RCTI belanja iklan menunjukkan perkembangan pesat Dominasi TNAA Salah satu argumen yang dilontarkan untuk menjelaskan dominasi tersebut adalah swastanisasi pertelevisian yang berlagsung sangat cepat ini sebenarnya tidak di imbangi dengan infrastruktur dan ketersediaan sdm dalam perusahaan iklan domestik yang memadai terutama akibat tutupnya iklan ditelevisi selama tujuh tahun Dominasi TNAA dalam sektor periklanan di beberapa negara memang lazim terjadi dengan beberapa cara. periklanan di indonesai dapat dikakatan tidak berkembang.Swastanisasi Pertelevisian Dan Perkembangan Iklan Di Indonesia Di indonesia dominasi TNAA dalam struktur industri periklanan juga terjadi. Ketiga adalah tingkat keuntungan yang diperkirakan akan semakin meningkat dengan memperhatikan prospek pertumbuhan ekonomi indonesia dengan penduduk lebih dari 200juta. namun dengan cara tidak langsung. adalah mencari perusahaan domestik yang bersiap menjadi afiliasi TNAA tersebut. Ketiga. Pertama dengan mendirikan perusahaan periklanan tersendiri atau membeli perusahaan periklanan domestik. Kedua. perusahaan transnasional dapat menjaga agar klien transnasional memperoleh pelayanan dinegara bersangkutan. Penguasaan sektor periklanan oleh TNAA di indonesia lazim berlangsung dengan cara kedua dan ketiga Kebutuhan TNAA untuk tidak sekedar manguasai sebagian saham dari perusahaan domestik namun menguasai kepemilikan terkait dengan jumlah penjelasan Pertama. Di masa demokrasi terpimpin sejalan dengan ideologi sang pempimpin revolusi . dengan memiliki sebuah perusahaan periklanan lokal. Kedua.

Masalahnya disisi ini pun TNAA memiliki keunggulan komperatif. Spesialis Media Dominasi TNAA menjadi semakin menguat dimasa ini akibat berlangsungnya gejala tumbuh kembangnya perusahaan-perusahaan spesialis media yang berinduk pada konglomerasi TNAA tersebut.terkait dengan sejumlah penjelasan . kecakapan . Berbagai perusahaan TNAA yang mengikuti keinginan sebagai klien tradisional mereka menerapkan sistem regionalisasi dan pembuatan kratif iklan. KebutuhanTNAA untuk tidak sekedar menguasai sebagian saham dari perusahaan domestik namun menguasai kepemilikan . menawarkan jasa dari pembuatan kreatif iklan sampai penempatan iklan dalam media. skala bisnis raksasa serta rombongan klien global menyebakan secara sengaja tak terrlakan dunia periklanan diindonesia di dominasi TNAA. Dimasa lalu sebelum tumbuh spesialis media sebuah perusahaan perilanan lazim menawarkan jaza lengkap yakni. Sebagai contoh saat ini iklan televisi bagi produk-produk uniliver di asia tenggara sangat lazim dibuat di salah satu negara misalnya thailand Dominasi Yang Terpatahkan Dengan demikian terlihat bagaimana swastanisasi pertellevisian mendorong lahirnya struktur industri periklanan di indonesia yang semakin di dominasi oleh perusahaan- perusahaan TNAA Pertumbuhan televisi swasta yang begitu cepat membuka ruang bagi ekspansi TNAA di indonesia yang memang sejak lama berminat pada pasar indonesia yang begitu besar. Kehadiran TNAA dengan pengalaman. dan penguasaan teknologi. Kebutuhan akan spesialis media ini antara lain diakibatkan oleh peningkatan kompetisi media termasuk dan terutama kompetisi televisi swasta yang demikian ketat di indonesia Salah satu contoh terbaik dari spesialis media TNAA adalah grup M yang disebut sebagai perusahaan media iklan terbesar di dunia Sisi Kreatif Pada sisi jasa pembuatan kreatif iklan perusahaan – perusahaan dengan tenaga kreatif domestik pun mengalami peminggiran.

Kebutuhan ini harus dipahami dalam kontek bahwaTNAA di indonesia adalah bagian dari jaringan TNAA yang memiliki strategi global Mutivasi kedua adalah dengan memiliki sebuah perusahaan periklanan lokal.dari perspektif TNAA.pada 1978 pemerintah kembali menegaskan bahwa saham perusahaan periklan asing yang beroperasi di indonesia harus memiliki modal domestik .perusahaan transional dapat menjaga agar klien klien transnasionalnya dapat pelayanan di negara bersankutan .TNAA tersebut dapat membangukan keuntungan yang di peroleh di sebuah negara kedalam pemasukan global perusahaan .adlah resiko beriveestasi untuk memperbaiki sebuah perusahaan priklanan yang tidak mereka sepenuh nya kendalikan.Pertama adalah kebutuhan kontrol.melalui kontrol penuh atas perusahaan lokal.ketika terlihat bahwa perusahaan perusahaan asing terus berusaha memasuki dunia periklanan indonesia.