You are on page 1of 6

A.

JUDUL
Styrofoam Sebagai Pengganti Material Konvensional dari Dinding dan Pelat Lantai

B. LATAR BELAKANG MASALAH
Proyek konstruksi adalah suatu kegiatan yang tidak pernah lepas dari sumber
daya. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan suatu hunian (rumah,
kantor, hotel, sekolah dll), maka semakin diperlukan juga waktu pelaksanaan yang cepat
dan biaya produksi yang kecil. Untuk itu, dibutuhkan solusi baru untuk mengatasi
lonjakan permintaan konsumen tersebut. Dewasa ini, bidang konstruksi telah
menciptakan inovasi baru yang efisien dari segi pelaksanaan dan dapat menekan biaya
pelaksanaan. Inovasi-inovasi tersebut diantaranya metode pelaksanaan dan material yang
digunakan.
Penggunaan material dalam proses konstruksi secara efektif sangat bergantung
pada desain yang dikehendaki dari suatu bangunan. Penghematan material dapat
dilakukan pada tahap penyediaan, handling, dan processing selama waktu konstruksi.
Pemilihan alat yang tepat akan mempengaruhi kecepatan proses konstruksi,
pemindahan/distribusi material dengan cepat, baik arah horizontal maupun vertikal
(Ervianto, 2005).

Bila kualitas kerja tukang buruk, material yang digunakan boros, dan pemilihan
alat yang salah terjadi dalam proyek konstruksi, maka yang terjadi adalah nilai proyek
tersebut akan semakin membengkak sekaligus proyek akan semakin mundur dari batas
waktu pelaksanaan (deadline). Oleh karena itu, sebisa mungkin kontraktor harus
menjamin kualitas kerja tukang supaya baik hasilnya, pemilihan material bangunan yang
tepat guna dan efektif, serta menggunakan alat yang berkondisi baik supaya nilai proyek
konstruksi tersebut makin hemat dan dapat menepati/lebih cepat dari batas waktu
pelaksanaan (deadline).

Untuk mensiasati hal itu syrofoam kami pilih dengan segala keuntungannya untuk
penggunaan dalam proyek konstruksi. Karena dari sifat-sifatnya yang bias digunakan
sebagai bahan material untuk proyek konstruksi kecil maupun besar.

C. PERUMUSAN MASALAH

1

dapat ditarik rumusan masalah yaitu 1. Sebuah produk yang dihasilkan yang mampu bersaing dalam dunia pasar. Dari latar belakang masalah diatas. Untuk mengetahui perbandingan harga material dengan penggunaan Styrofoam dengan material konvensional? E. Untuk mengetahui perbandingan penggunanaan Styrofoam sebagai pengganti bahan bangunan khususnya untuk dinding dan plat? 3. TUJUAN Tujuan dari program ini adalah memanfaatkan styrofoam yang ada yang terbuang tanpa ada yang memanfaatkannya diantara nya: 1. Bagaimana perbandingan harga material dengan penggunaan Styrofoam dengan material konvensional? D. F. Jika program ini berjalan dengan baik maka styrofoam tidak akan tebuang dengan percuma lagi. sebagai sampah yang merusak lingkungan kita. Permasalahan yang menimbulkan gagasan program ini adalah belum dimanfaatkannya styrofoam yang sebenarnya mempunyai nilai ekonomi yang menjanjikan bila dieksplorasi dan dikelola menjadi sebuah produk konstruksi. Untuk mengetahui cara membuat metode pelaksanaan semakin singkat dan berkualitas? 2. Bagaimana perbandingan penggunanaan Styrofoam sebagai pengganti bahan bangunan khususnya untuk dinding dan plat? 3. TARGET LUARAN YANG DIHARAPKAN Target luaran yang diharapkan dari program ini adalah pemahaman mengenai proses pengolahan Styrofoam sebagai alternative dalam kontruksi bangunan serta menghasilkan sebuah produk yang bermanfaat berupa bangunan yang memiliki banyak keuntungan bagi manusia. Bagaimana cara membuat metode pelaksanaan semakin singkat dan berkualitas? 2. KEGUNAAN Program Kreativitas Mahasisawa Kewirausahaan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif upaya pemanfaatan styrofoam menjadi sebuah produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendatangkan keuntungan ekonomi bagi mahasiswa 2 .

dengan bahan bakunya Styrofoam dan bahan pelengkap lainnya. Bahan baku yang digunakan adalah Styrofoam a. dilaksanakan di lapangan. Hal ini disesuaikan dengan rumusan masalah yang telah dikemukakan sebelumnya. System pemasaran yang kami gunakan adalah system promo. G. yang nantinya digunakan untuk pengembangan usaha pembuatan kontruksi bangunan pada masa depan. H. terutama untuk membuat bangunan sebagai tempat tinggal sendiri. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan dari PKM ini adalah dengan menggunakan metode penelitian lapangan. kami menggunakan system promo Website yang pemasarannya gratis. Bahan-bahan tambahan dinding dan plat latai  Kawat wiremash  Besi Beton Ø8 3 . Produksi awal kami merangkai kawat dengan besi beton untuk kerangka plat dan dinding. Masukkan Styrofoam ke dalam rangka dinding dan kolom serta plat lantai. g. GAMBARAN UMUM USAHA Produk yang kami buat ini adalah Bangunan yang akan kami produksi. Pada prinsipnya rumah menggnakan Styrofoam ini harus dibuat dengan ketentuan sebagai berikut: a. Jadi. c. Masukkan rangkaian kawat dan besi beton ke dalam tanah untuk d jadikan dinding d. Pada setiap pertemuan bagian dinding dengan bagian dinding lainnya. f. seluruh langkah-langkah pelaksanaan penelitian. Plester permukaan dinding dan plat lantai yang sudah di masukkan Styrofoam dengan campuran pasir dan semen sebagai bahan perekat agar terihat rapi. Elemen dinding yang berhubungan dengan sloof atau kolom harus diangker di beberapa tempat e. Rangkai kawat dan besi beton untuk dijadikan kerangka dinding dan plat lantai. harus ada kolom dan dinding diangker kolom tersebut. Menggunakan Styrofoam yang sudah di potong berukuran 1mx1m b. Dengan produk yang bermutu kami yakin bisa menjalankan usaha ini dengan bantuan dana dari DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI.

Peralatan penunjang  Mesin mixer (pengaduk semen dan pasir)  Cetok  Sekrop I.  Setelah campuran semen dan pasir jadi. JADWAL KEGIATAN TARGET BULAN KE-1 BULAN KE-2 BULAN KE-3 4 .  Setelah itu pasir di campur dengan semen dengan perbandingan 1:8 dan di tambahkan dengan air secukupnya untuk bahan pengikat.  Rangkai kawat wiremash dengan besi beton Ø8 seperti gambar dibawah  Kemudian susun rangkaian besi tersebut untuk dinding dan plat lantai.  PC (semen)  Pasir b.  Masukkan Styrofoam yang sudah dipotong menyesuaikan tinggi. tuangkan campuran tersebut ke permukaan dinding dan lantai yang terbuat dari Styrofoam kemudian ratakan. lebar dan panjang dari rangkaian besi tersebut ke dalamnya.  Selanjutnya tunggu hingga kering J. PRODUKSI/CARA PEMBUATAN Cara pembuatan dinding dan plat lantai menggunakan material Styrofoam.

4.000. 961. Semen : 2 sak x Rp. 71. Besi beton Ø8 : 4 btg x Rp. Semen : 2 sak x Rp. 142.000.000. 200.000. 189. 180..000.000. = Rp. Styrofoam : 1m2 x Rp.000.000.. = Rp.- * untuk 1m2 pelat lantai dengan Styrofoam Peralatan dan tenaga penunjang : 1. 196. Pasir : 0. Kawat wiremash : 2 lembar x Rp.000. 180. 200. 49. 145.- 2. Pasir : 0.52 m3 x Rp. Mandor : 1orgx Rp. = Rp.- 5 .000. = Rp.- 2.000.000. =Rp. 100. =Rp.000.000.000.- 2.000. 4. Styrofoam : 1m2 x Rp.. 196.000.. 961..000. Besi beton Ø8 : 4 btg x Rp. 180. Pekerja : 3orgx Rp. 149.- 5.000.000. 100. = Rp. 145.000...52 m3 x Rp.000.000. = Rp.- 3. = Rp. 142.000.000. = Rp. Alat kerja : 1 lsx Rp. 49.. 63.- + Jumlah =Rp.- 3. 280. = Rp.- + Jumlah = Rp. = Rp. Kawat wiremash : 2 lembar x Rp.- *untuk 1m2 dinding dengan Styrofoam Bahan-bahan habis pakai plat lantai : 1.. 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Pencarian bahan baku uji Pembuatan model/ material uji Pengujian Lapangan Penyusunan data Pembuatan laporan K. 298. = Rp..000. 280. 298. 180.000..- 3.000. RANCANGAN BIAYA Adapun rancangan biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan PKM Kewirausahaan ini yaitu: Bahan-bahan habis pakai dinding : 1. 149... 71.- 5.

- + Jumlah = Rp.- o Bahan-bahan habis pakai plat lantai = Rp.//catatankuliahsinon. Biodata ketua serta anggota kelompok 2.000.411. Penjelasan Teknik Mpanel.000. M.html [22 april 2015] LAMPIRAN 1. Tersedia: https://kamuzaky. Biodata dosen pembimbing 6 .- o Peralatan dan tenaga penunjang = Rp. 961. 2. (2012).- TOTAL DANA PENGELUARAN YANG KAMI AJUKAN: o Bahan-bahan habis pakai dinding = Rp. Tersedia: http. [Online]. Safitri.- DAFTAR PUSTAKA Kamuzaky. Penggunaan Semen Putih Untuk Beton Styrofoam Ringan (Batafoam). Pelat Lantai (Floor Plate).wordpress.com/2012/12/plat-lantai-floor-plate. [Online]. Satyarno.000. 489. 961. 2010.blogspot.com/2013/12/10/dinding-panel-styrofoam-eps/ [24 april 2015] MPanel.000. I. Jogjakarta: Laboratorium Bahan Konstruksi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. + Jumlah = Rp. 489. 2004. (2013) Dinding Panel Styrofoam (EPS).000. Tangerang: Modern Panel Indonesia.