You are on page 1of 6

PENATALAKSANAAN OTITIS

MEDIA AKUT
No. Dokumen :
SOP/ /UKP/01/2018
SOP No. Revisi : 00
Tanggal Terbi : 04/01/2018
Halaman : 1/3
UPT PUSKESMAS dr. ROBBY MONIAGA
MUNJUNGAN NIP.19680315 200904 1 001

1.Pengertian Tata cara penatalaksanaan peradangan sebagian atau
seluruh mukosa telinga tengah, tuba eustachius, antrum
mastoid, dan sel-sel mastoid yang terjadi dalam waktu
kurang dari 3 minggu.
2.Tujuan Sebagai acuan langkah-langkah penatalaksanaan otitis
media akut.
3.Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Munjungan
Nomor 188.45/ /35.03.010.02.001/2017 tentang
Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Perorangan.
4.Referensi Peraturan Menteri Kesehatan no 5 tahun 2014 tentang
Panduan Praktik Klinis Dokter di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan
5. Prosedur/ 1. Topikal:
Langkah -
a. Pada otitis media akut stadium oklusi berikan tetes
Langkah
hidung efedrin HCl 0,5% atau oksimetazolin
0,025% diberikan dalam larutan fisiologis untuk
anak usia kurang dai 12 tahun, dan HCl efedrin
1% (atau oksimetazolin 0,05%) dalam larutan
fisiologik untuk anak yang berumur lebih dari 12
tahun atau dewasa.

b. Pada stadium perforasi, diberikan obat cuci telinga
H2O2 3% selama 3-5 hari, dilanjutkan antibiotik
adekuat yang tidak ototoksik seperti ofloxacin tetes
telinga sampai 3 minggu.

2. Sistemik:

a. Antihistamin diberikan bila ada tanda alergi.

b. Antipiterik berikan paracetamol.

3. Pada stadium oklusi dan hiperemis diberikan
antibiotik:

Ampisilin 4x500 mg pada dewasa atau 25mg/kgBB 4 x sehari pada anak. Kriteria rujukan penderita otitis media akut adalah pada kasus yang memerlukan tindakan miringotomi dan membran timpani tidak menutup kembali dalam 3 bulan. Jika kuman sudah resisten (infeksi berulang): kombinasi amoxyciline dan asam klavulanat. Dokumen 1. Poli Umum 2. Rekam Medis Terkait . 5. b. dewasa 3x625 mg/hari. a. Unit terkait 1. d. atau 10 mg/kgBB 4xsehari pada anak. Pada stadium supurasi dilakukan miringotomi dan pemberian antibiotik: a. c. 4. Amoxyciline: Dewasa 3x500 mg/hari. Jika terjadi resistensi antibiotik dapat diberikan kombinasi dengan asam klavulanat atau sefalosporin. dosis disesuaikan dengan BB dan usia. Hal-hal - yang harus diperhati kan 8. anak (trimethroprim 40 mg dan sulfamethoxazole 200 mg) suspensi 2x5 ml. Bagan Alir - 7. Amoksisilin 3x500 mg pada dewasa atau 10mg/kgBB 3 x sehari pada anak. Erythromycine: Dewasa/ anak sama dengan dosis amoxyciline. Cotrimoxazole: (kombinasi trimethroprim 80 mg dan sulfamethoxazole 400 mg tablet) untuk dewasa 2x2 tablet. 6. Eritromisin 4x500 mg pada dewasa. Rawat Inap 9. UGD 3. atau b. Pada bayi/anak 50mg/kgBB/hari.atau c. Pada bayi/anak. d.

Informed Consent 3. Rekaman Tanggal mulai No Yang diubah Isi perubahan historis diberlakukan perubahan PENATALAKSANAAN OTITIS MEDIA AKUT DAFTAR No. Form Rujukan 10. Dokumen : TILIK SOP/ /UKP/01/2018 No. Revisi : 00 . 2.

Pada stadium perforasi. 3. Sistemik: a. Tanggal Terbi : 04/01/2018 Halaman : 1/3 UPT PUSKESMAS dr.025% diberikan dalam larutan fisiologis untuk anak usia kurang dai 12 tahun. dan HCl efedrin 1% (atau oksimetazolin 0. dilanjutkan antibiotik adekuat yang tidak ototoksik seperti ofloxacin tetes telinga sampai 3 minggu.5% atau oksimetazolin 0. ROBBY MONIAGA MUNJUNGAN NIP. Pada stadium oklusi dan hiperemis diberikan antibiotik: a. Ampisilin 4x500 mg pada dewasa atau 25mg/kgBB 4 x sehari pada anak.05%) dalam larutan fisiologik untuk anak yang berumur lebih dari 12 tahun atau dewasa. Antipiterik berikan paracetamol. b. Topikal: a. diberikan obat cuci telinga H2O2 3% selama 3-5 hari. b. Amoksisilin 3x500 mg pada . b. 2. Pada otitis media akut stadium oklusi berikan tetes hidung efedrin HCl 0.19680315 200904 1 001 SOP PENATALAKSANAAN OTITIS MEDIA AKUT Unit :……………………………………………………………… Nama Petugas :……………………………………………………………… Tanggal Pelaksanaan :……………………………………………………………… Sesuai dengan No Tahapan kegiatan/langkah prosedur Keterangan Ya Tidak 1. Antihistamin diberikan bila ada tanda alergi.

atau c. dewasa atau 10mg/kgBB 3 x sehari pada anak. atau b. d. anak (trimethroprim 40 mg dan sulfamethoxazole 200 mg) suspensi 2x5 ml. Eritromisin 4x500 mg pada dewasa. d. Pada bayi/anak. Cotrimoxazole: (kombinasi trimethroprim 80 mg dan sulfamethoxazole 400 mg tablet) untuk dewasa 2x2 tablet. Amoxyciline: Dewasa 3x500 mg/hari. Jika kuman sudah resisten (infeksi berulang): kombinasi amoxyciline dan asam klavulanat. Erythromycine: Dewasa/ anak sama dengan dosis amoxyciline. c. atau 10 mg/kgBB 4xsehari pada anak. Kriteria rujukan penderita otitis media akut adalah pada kasus yang memerlukan tindakan miringotomi dan membran timpani tidak menutup kembali dalam 3 bulan. Pada bayi/anak 50mg/kgBB/hari. Jika terjadi resistensi antibiotik dapat diberikan kombinasi dengan asam klavulanat atau sefalosporin. 4. dewasa 3x625 mg/hari. Pada stadium supurasi dilakukan miringotomi dan pemberian antibiotik: a. . 5. dosis disesuaikan dengan BB dan usia.

......% Munjungan...Compliance Rate (CR):.....2018 Pelaksana / Auditor ………………………… .....................