You are on page 1of 3

Nama : Masita Rahman

NIM : 201810401011078
Kelompok : F30
POMR
Summary of data base Clue and Cue Problem list Initial Planing
Diagnosis Diagnosis Terapi Monitoring Edukasi
Identitas  An,AS, 7th 1.Ametropia 1.1 Miopia - Tes  Farmakologis Subjektif : - Menjelaskan tentang
Nama : An. AS. ODS Hirschberg -optalvit 1 dd 1. Keluhan diagnosis penyakit
Umur pasien : 7 th  Pasien - Cover and 1 utama pasien:
Alamat : Plandi mengalam uncover pasien : - Ambliopia adalah
Pekerjaan : Pelajar i kabur test penglihat penurunan ketajaman
 Non an, mata penglihatan pada satu
pada
Keluhan Utama: penglihatan kedua mata kedua Famakologis mudah mata ( yang tidak
kabur mata sejak  Kaca mata lelah dapat dikoreksi
Anamnesis: 2 tahun 2. Pusing dengan lensa) tanpa
RPS: OD: OD: S- adanya kelainan mata
yang lalu kepala,
0,75  8/10 organik
- Pasien mengalami kabur pada kedua mata disertai sakit
OS: S-2,25  - Menjelaskan
sejak 2 tahun yang lalu disertai dengan dengan pada
7/10 pemeriksaan fisik
nyeri kepala. Gangguan saat melihat nyeri mata dan
khusus yang
objek jauh kepala. kabur
diperlukan:
- mata merah (-/-), gatal (-/-), sekret (-/-), pada saat
Visus
-Tes
melihat
nrocoh (-/-). VOD: 6/10 Hirschberg adalah
jauh
VOS: 5/60 tes skrining yang
RPD : digunakan untuk
Objektif :
Penggunaan kacamata sebelumnya disangkal ARK melihat misalignment
1.Visus
RPK : Keluarga(Ibu) pengguna kacamata sejak OD : S-200/ dari ocular
pasien
muda -0,75 x 110 (strabismus).
dengan
R.alergi: (-) OS : S-350/ Dilakukan dengan
koreksi
Rsos : (-) -1,00 x 50 cara mata disinari dan
kaca mata
Pemeriksaan fisik diamati pantulan
2. Segmen
Status Generalis Visus kornea. Pada saat
KU: Compos mentis anterior
koreksi melakukan tes,
T: 120/80 mmHg OD: S-0,75 3. Segmen
refleks cahaya kedua
N: 80x/menit  8/10 posterior mata dibandingkan.
S: 36,5 °C OS: S-2,25 4. Pada orang normal,
RR: 20x/min

25  7/10 visus koreksi yang telah didapatkan Segmen Anterior yaitu OD Segmen OS OD: OD: S-0. kerusakan atau pun dot (-) Trantas dot (-) penurunan fungsi. refraksi mata yang CVI (-).GCS: 456  7/10 Pemeriksaan refleks tersebut akan Status Generalis TIO simetris.75  8/10 .75 x 110 berfungsi sebagai OS : S-350/ -1. berbentuk VOD: 6/10 kapsul yang VOS: 5/60 mengandung Billberry dan Beta ARK Carotene dsb yang OD : S-200/ -0. Ronchi -/.Kacamata . PCVI bulbi CVI (-). Konjungtiva Hiperemi ().25  (-). berbeda  Kepala/Leher : a/i/c/d (-/-/-/-) pada orang  Thorax : strabismus. sesuai OS: S-2. Sehingga dengan . retraksi (-). sudah mengalami (-). ves/ves . CRT < 2 dtk. Odema (-) 7/10 (-) Yang berfungsi untuk memperbaiki fungsi Hiperemi (-).75 anterior 8/10 blefarospasme Palpebra blefarospasme OS: S-2.00 x 50 suplemen Diminum 1 kapsul selama 7 Visus koreksi hari setelah makan OD: S-0. kelainan edem tungkai (-) pseudostrabismus Status Lokalis . adalah tes yang Cor : S1/S2 Tunggal digunakan untuk  Abd : dbn melihat adanya  Ekstremitas:Akral hangat (+).Menjelaskan terapi Mata yang diberikan: Visus . Paru = simetris. -Tes cover uncover wheezing -/-. Trantas PCVI (-). Odema (-).Optalvit.

Normal Iris Normal ambliopia. . kacamata ini. reflek central. Eksudat (-) .Pembuluh darah : arteri/vena 2/3 . Hiperemi (-). Konjungtiva Hiperemi (-). Kornea Jernih. mengenai komplikasi infilrat (-).Fundus Reflek : (+) . reflek prognosis: cahaya (+) cahaya (+) . Funduskopi rutin menggunakan OD : kacamata dengan . cahaya hipertrofi palpebra hipertrofi menjadi jatuh tepat papiler (-) papiler (-) pada retina. Eksudat (-) .Retina : Pendarahan (-).Miopia: Dubia ad Jernih Lensa Jernih bonam apabila pasien berumur di bawah 10 tahun . Sehingga pandangan menjadi lebih jelas Putih sklera Putih .Makula : reflek fovea (+) OS : .Makula : reflek fovea (+) . Odema (-). Pupil Pupil 3 mm. Odema (-). strabismus. infilrat (-) dari Miopia: kelainan Dalam COA dalam refraksi akan Hipopion (-) Hipopion (-) menetap.Menjelaskan bahwa central.Fundus Reflek : (+) koreksi terbaik dan .Media : Corpus vitreus jernih .Papil nervus II : berbatas jelas 6 bulan .Papil nervus II : berbatas jelas .Retina : Pendarahan (-).Pembuluh darah : arteri/vena 2/3 .Menjelaskan Jernih.Media : Corpus vitreus jernih rutin observasi tiap . Sinekia (-) sinekia(-) Pupil 3 mm.