You are on page 1of 6

ASUHAN KEBIDANAN PADA ABORTUS

INSIPIENS
No. Dokumen :
No. Revisi : 00
PEMERINTAH SOP Tanggal Terbit :
KABUPATEN
TAPANULI TENGAH Halaman :1/4
PUSKESMAS BILSON HUTAPEA,SKM
PINANGSORI NIP. 196409141986031009

1. Definisi  Abortus Insipiens adalah perdarahan sedang hingga banyak yang terjadi pada
usia kehamilan kurang dari 20 minggu dimana sebagian hasil konsepsi sudah
keluar, serviks terbuka dan tinggi fundus uteri tidak sesuai dengan usia
kehamilan. Menunjukkan proses abortus sedang berlangsung.
 Asuhan Kebidanan pada abortus Insipiens adalah asuhan kebidanan yang
diberikan secara menyeluruh kepada ibu hamil dengan abortus Insipiens
2. Tujuan Untuk mencegah terjadinya perdarahan berlebihan sehingga menghindari terjadinya
syok.

3. Kebijakan Sebagai pedoman dalam pemberian asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan
abortus insipiens
4. Ruang Lingkup Ibu hamil dengan abortus insipiens di Puskesmas pinangsori

5. Prosedur a. Petugas memberikan informasi kepada ibu tentang tindakan / pemeriksaan yang
akan dilakukan.
b. Petugas mencuci tangan secara efektif.
c. Petugas melakukan anamnesa / pengkajian data subjektif secara lengkap, yang
meliputi :
1) Identitas klien
2) Alasan kunjungan dan keluhan utama
3) Riwayat kesehatan yang lalu, sekarang dan riwayat kesehatan keluarga.
4) Riwayat Obstetri : riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu dan
riwayat kehamilan sekarang
d. Petugas melakukan pemeriksaan umum meliputi
1) Keadaan umum.
2) kesadaran.
3) Mengukur tanda vital : tekanan darah, nadi, suhu, pernapasan
4) Berat badan
5) Tinggi Badan
6) LILA
e. Petugas melakukan pemeriksaan fisik, meliputi :
1. Rambut : kebersihan, mudah rontok / tidak.
2. Mata : edema, konjungtiva merah muda / pucat, sclera ikterik / tidak,
pandangan kabur / tidak.
3. Hidung : polip, edema mukosa, secret.
4. Mulut : gigi( kebersihan, caries ), stomatitis, gingivitis, lidah, tonsil /
faring.
5. Telinga : simetris / tidak, serumen, tanda-tanda infeksi termasuk
pengeluaran secret.
6. Leher : pembesaran kelenjar limfe, pembesaran kelenjar tyroid,

Petugas melakukan identifikasi terhadap diagnosa yang benar berdasarkan data . 2) Melakukan rujukan dengan penanganan perdarahan( pasang infus RL dan O2 bila pasien sesak nafas). catat karakteristiknya ( warna. sianosis di bawah kuku. striaelivida. melintang / memanjang. retraksi otot pernafasan. 4) Perkusi : reflekpatela g. . Petugas merencanakan asuhan kebidanan pada ibu dengan abortus incompletus: 1) Menjelaskan kepada ibu dan keluarga bahwa abortus incompletes tidak dapat ditangani di Puskesmas pinangsori. memar dan lesi lain ( herpes. 10. nyeri daerah ginjal. h. Ekstremitas a) Atas : oedema. bau) 2) Palpasi a) Leopold I – IV b) TFU 3) Pemeriksaan Dalam : vulva / uretra . 7. anus hemoroid. striaealbicans. pembukaan. linea alba. d) Genetalia : pengeluaran pervaginam . pembesaran hepar. nyeri tekan. human sign. benjolan pada mamae. edema vulva. l. pembesaran vena jugularis. Petugas melakukan evaluasi apakah ibu dan keluarga sudah benar –benar mengetahui tentang apa yang telah disampaikan oleh petugas. kondiloma / kutil) pada kulit genetalia. Petugas melakukan pemeriksaan penunjang jika diperlukan meliputi pemeriksaan USG dan laboratorium. Petugas memberikan informasi kepada ibu dan keluarga tentang hasil pemeriksaan yang telah dilakukan serta hasil identifikasi diagnose abortus incompletes pada ibu j. Petugas melengkapi dokumentasi kebidanan dan pencatatan . b) Bawah : oedem. Genetalia eksterna dan anus : ada tidaknya lecet. Petugas melakukan pemeriksaan obstetric meliputi 1) Inspeksi a) Muka : cloasma gravidarum b) Mammae : tegang.data yang telah dikumpulkan. abses kelenjar bartolini dan skene. papilla menonjol / datar / masuk. c) Abdomen : membesar sesuai umur kehamilan / tidak. f. lineanigra. hiperpigmentasi areola. limpa. Abdomen :luka bekas operasi. bekas – bekassuntikanjarum. pembesaran kelenjar limfe di ketiak. porsio. k. varises. ibu harus dirujuk ke RS PONEK atau RSIA sesuai pilihan keluarga. sianosis di bawah kuku. i. Dada dan mamae :sesak nafas. 9. 8.

Referensi Prawirohardjo.Mulaidiberlakukan . Distribusi Puskesmas pinangsori 10.2000. DokumenTerkait  Notulen  RM pasien  Buku rekapan pasien KIA  Surat Rujukan  Buku Rujukan 9.Jakarta:YBP-SP.mengukur tanda vital Melakukan Melakukan pemeriksaan Melakukan identifkasi pemeriksaan obstertrik penunjang (USG dan terhadap diagnosa laboratorium ) Melakukan evaluasi Merencanakan asuhan Memberikan informasi apakah ibu dan keluarga kebidanan pada ibu kepada ibu dan keluarga sudah benar – benar dengan abortus tentang diagnose dan hasil mengerti tentang incompletus pemeriksaan informasi yang diberikan .Buku AcuanNasionalPelayananKesehatan Maternal danNeonatal.6.Beritahu keluarga ibu harus dirujuk .Edisi 4. kesadaran.Jakarta:EGC. 8.Lakukan infus RL dan pasangO2 jika sesak Melengkapi dokumentasi kebidanan dan pencatatan 7. Varney. Diagram Alir Memberikan informasi tentangt Mencuci tangan secara Melakukan anamnesa / indakan / efektif pengkajian data subjektif pemeriksaan yang secara lengkap akan dilakukan Melakukan pemeriksaan Melakukan pemeriksaan Melakukan pemeriksaan umum meliputi keadaan umum fisik umum. Sarwono.Buku Ajar AsuhanKebidanan.H. RekamanHistorisPerubahan No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.2007.

keadaan umum. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan umum meliputi a. serumen. b. b. Apakah Petugas melakukan anamnesa / pengkajian data subjektif secara lengkap. tonsil/faring. Riwayat Obstetri : riwayat kehamilan . a. Revisi : Tgl. pembesaran kelenjar tyroid. tanda-tanda infeksi termasuk pengeluaran secret. skleraikterik/tidak. Berat badan. 5. LILA. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan fisik a. c. 2. MulaiBerlaku : TILIK PUSKESMAS Halaman : 1/3 PINANGSORI Tidak No KEGIATAN Ya Tidak Berlaku 1. kesadaran. Telinga : simetris/tidak. c. Mulut : gigi ( kebersihan. Mata : edema. Hidung : polip. f. c. Apakah Petugas memberikan informasi kepada ibu tentang tindakan/pemeriksaan yang akan dilakukan.persalinan. edema mukosa. Alasan kunjungan dan keluhan utama.mudah rontok/tidak. Identitas klien. caries ). Rambut : kebersihan. pernapasan. b. e. gingivitis. konjungtiva merah muda / pucat. suhu. stomatitis. lidah. d. Kode : Terbitan : DAFTAR No. mengukur tanda vital : tekanan darah. Dada dan mamae : sesak nafas. pandangankabur/tidak. . e. pembesaran vena jugularis. f. g. secret. 3. ABORTUS INSIPIENS No. d. Tinggi Badan. sekarang dan riwayatkesehatankeluarga. retraksi otot pernafasan. Apakah Petugas mencuci tangan secara efektif.nifas yang lalu dan riwayat kehamilan sekarang 4. Leher : pembesaran kelenjar limfe. d. Riwayat kesehatan yang lalu. nadi.

limpa. i. homansign. 10. benjolan pada mamae. striae albicans. edema vulva. Inspeksi 1) Muka : cloasma gravidarum 2) Mammae : tegang.kondiloma/kutil) padakulitgenetalia. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan obstetrik meliputi a. Apakah petugas merencanakan asuhan kebidanan pada ibu dengan abortusinsipiens: a.linea alba. Perkusi : reflek patela 7. memardanlesi lain ( herpes.papillamenonjol/datar/masuk. Genetalia eksterna dan anus : adatidaknyalecet. Apakah Petugas melakukan identifikasi terhadap diagnosa yang benar berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan 9. striae livida. varises. d. pembesaran kelenjar limfe di ketiak. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan penunjang jika diperlukan meliputi pemeriksaan USG dan laboratorium. Pemeriksaan Dalam : vulva/uretra . 2) Bawah : oedem. Ekstremitas 1) Atas : oedema. 4) Genetalia : pengeluaran pervaginam . sianosisdibawah kuku. Abdomen : luka bekas operasi. bekas – bekas suntikan jarum. sianosis dibawah kuku. h. nyeri daerah ginjal. 6.bau) b. abseskelenjarbartolinidanskene. pembukaan. hiperpigmentasi areola. Apakah Petugas memberikan informasi kepada ibu dan keluarga tentang hasil pemeriksaan yang telah dilakukan serta hasil identifikasi diagnosa abortus insipiens pada ibu. catat karakteristiknya ( warna. anus hemoroid. Menjelaskan kepada ibu dan keluarga bahwa abortus incompletus tidak dapat ditangani di Puskesmas I Selomerto. Palpasi 1) Leopold I – IV 2) TFU c. . 8. nyeri tekan. pembesaran hepar. linea nigra. j. 3) Abdomen : membesar sesuai umur kehamilan / tidak.ibu harus dirujuk ke RS PONEK atau RSIA sesuai pilihan keluarga. melintang/memanjang. porsio.

11. Pelaksana / Auditor (………………….……………………. Apakah Petugas melakukan evaluasi apakah ibu dan keluarga sudah benar-benar mengetahui tentang apa yang telah disampaikan oleh petugas. 12.) . b. Melakukan rujukan dengan penanganan perdarahan ( pasang infus RL dan O2 bila pasien sesak nafas). CR = …………….. Apakah Petugas melengkapi dokumentasi kebidanan dan pencatatan .% Pinangsori.