You are on page 1of 15

Tugas Modul : M1 KB3: Merancang dan Menilai Pembelajaran Abad ke-21

Nama : Hilda Hosfia, S.Hum


Sekolah : SMPN 32 Kab. Tebo

Instructions
Kerjakanlah Tugas Berikut ini:
1. Dengan melihat kondisi sekolah Ibu/Bapak susunlah rancangan pembelajaran,
dengan memperhatikan keterampilan belajar abad 21? (Page 1 – 13)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SMP N 32 Kab. Tebo


Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Kelas/Semester : VII/1
Materi Pokok : Good Morning, How are you
Alokasi Waktu : 6 pertemuan (12 x 40 menit)

A. KOMPETENSI INTI

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya


KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.
B. KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.1 Mengidentifikasi fungsi 3.1.1 Mengidentifikasi fungsi sosial struktur teks
sosial, struktur teks, dan tentang menyapa, berpamitan, mengucapkan
unsur kebahasaan teks terimakasih, dan meminta maaf, serta
interaksi interpersonal lisan menanggapinya
dan tulis yang melibatkan
tindakan menyapa, 3.1.2 Mengidentifikasi struktur teks yang
berpamitan, mengucapkan melibatkan tindakan memberi dan meminta
terimakasih, dan meminta informasi terkait dengan menyapa,
maaf, serta menanggapinya, berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan
sesuai dengan konteks meminta maaf, serta menanggapinya sesuai
penggunaannya dengan konteks penggunaannya (perhatikan
unsur kebahasaan be, adjective).

3.1.3 Mengidentifikasi unsur kebahasaan terkait


dengan teks interaksi transaksional terkait
dengan menyapa, berpamitan, mengucapkan
terimakasih, dan meminta maaf, serta
menanggapinya
4.1 Menyusun teks interaksi 4.1.1. Mengungkapkan secara lisan teks interaksi
interpersonal lisan dan tulis transaksional tentang menyapa, berpamitan,
sangat pendek dan sederhana mengucapkan terimakasih, dan meminta
yang melibatkan tindakan maaf, serta menanggapinya
menyapa, berpamitan,
mengucapkan terimakasih, dan 4.1.2 Mengungkapkan secara tertulis teks interaksi
meminta maaf, dan transaksional terkait menyapa, berpamitan,
menanggapinya dengan mengucapkan terimakasih, dan meminta
memperhatikan fungsi sosial, maaf, serta menanggapinya
struktur teks, dan unsur
kebahasaan yang benar dan
sesuai konteks
C. TUJUAN PEMBELAJARAN:

1. Dengan menyimak dan menirukan guru, peserta didik mampu menanyakan dan
menyebutkan menyapa, berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf,
serta menanggapinya dengan tata bahasa, ucapan dan tekanan yang benar dengan penuh
percaya diri.
2. Dengan mencermati beberapa dialog pendek yang mendeskripsikan menyapa,
berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya
kemudian peserta didik mampu membaca dengan ucapan dan tekanan kata yang benar
dan penuh tanggung jawab.
3. Dengan menyimak penjelasan guru, peserta didik mampu memahami unsur kebahasaan
kata kerja ‘be’ khususnya “am”, ‘is’ dan “are” untuk menyebutkan menyapa,
berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya
4. Siswa terampil menggunakan ungkapan sapaan, pamitan, ucapan terima kasih,
permintaan maaf dan merespon untuk melakukan komunikasi interpersonal dengan
struktur teks yang runtut dan dengan unsur kebahasaan yang benar; dilandasi dengan
semangat belajar yang tinggi, santun dan peduli.

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
Fungsi sosial
Menyapa, berpamitan, berterimakasih, meminta maaf, dan menanggapinya, untuk menjaga
hubungan interpersonal dengan guru dan teman.

Struktur teks

 Memulai menyebutkan cara menyapa, berpamitan, mengucapkan terimakasih,


dan meminta maaf, serta menanggapinya.
 Menanggapi pertanyaan tentang menyapa, berpamitan, mengucapkan
terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya.
(ungkapan hafalan, tidak perlu dijelaskan secara detail tata bahasanya, tapi hanya
secara umum saja)
a. Hi, Hello,Good morning. How are you?, Fine, thank you. And you? dan
semacamnya
Unsur kebahasaan
 Pernyataan dan pertanyaan terkait menyapa, berpamitan, mengucapkan
terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya.
 Ucapan, tekanan kata, intonasi, ejaan, tanda baca, dan tulisan tangan
 Kosa kata dan tata bahasa

2. Materi Pembelajaran Remedial


Fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan terkait menyapa, berpamitan,
mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya

3. Pengayaan
Menulis kalimat sangat sederhana yang menyatakan menyapa, berpamitan,
mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya.

E. METODE PEMBELAJARAN:
Pembelajaran Scientific 5M (Mengamati, Menanya, Mengumpulkan informasi,
Mengasosiasi dan Mengomusnikasikan).
F. MEDIA PEMBELAJARAN:
Gambar – gambar yang berhubungan dengan menyapa, berpamitan, mengucapkan
terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya contoh gambar matahari terbit,
terbenam, gambar orang sedang melambaikan tangan, gambar orang mau tidur, dll

G. Sumber Belajar
1. Wachidah, Siti, Asep Gunawan, Diyantari , dan Yuli Rulani Khatimah. 2017. Buku
Guru Bahasa Inggris When English Rings The Bell SMP/MTs Kelas VII. Jakarta :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
2. Wachidah, Siti, Asep Gunawan, Diyantari , dan Yuli Rulani Khatimah. 2017. Bahasa
Inggris When English Rings The Bell SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan

H. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Kegiatan Langkah-langkah Pembelajaran Waktu


Pembelajaran
Pendahuluan  Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan 10 Mnt
Peserta Didik berdo’a sebelum memulai pembelajaran.
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yg akan 15 Mnt
dicapai dan manfaaat nya
 Guru menyampaikan langkah-langkah kegiatan
pembelajaran.
 Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok.
 Membiasakan siswa membaca selama 15 Menit
Inti Selama proses pembelajaran di kelas, siswa berpartisipasi aktif, 70 Mnt
bekerja sama dengan teman, dan memanfaatkan bimbingan
guru:
Observing (Mengamati )
 Peserta didik diminta mengamati gambar tentang
ungkapan sapaan yang terdapat pada buku yang
disajikan oleh guru seperti gambar dibawah ini dengan
teliti
 Ungkapan Sapaan (To Greet)
 Peserta didik diminta mendengarkan/menyimak pemberian
materi oleh guru yang berkaitan dengan Cara menyapa dan
menanggapinya
 Siswa mengikuti interaksi sapaan
 Siswa menirukan model interaksi sapaan dengan percaya
diri
 Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa mengidentifikasi
ciri-ciri interaksi sapaan (fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan).

Asking questions
Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
kegiatan belajar, contohnya :
 Mengajukan pertanyaan tentang :
 Bagaimana cara menyapa dan menanggapinya
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan
untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang
diamati untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu,
kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk
pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar
sepanjang hayat. Misalnya :
 Bagaimana cara melafalkan good morning dengan
baik dan benar

 Dengan bimbingan dan arahan guru, siswa


mempertanyakan antara lain perbedaan antar berbagai
ungkapan sapaan dalam bahasa Inggris, perbedaan
ungkapan dengan yang ada dalam bahasa Indonesia,
kemungkinan menggunakan ungkapan lain, dsb.

Collecting information
 Peserta didik mengumpulkan informasi secara berkelompok
tentang:
- Apa-apa saja macam ungkapan sapaan
- Bagaimana cara menyapa teman dan guru.
- Cara menyapa dan menanggapinya
 Saling tukar informasi tentang :
 Menyapa dalam berbahasa inggris dan
menanggapinya
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok
lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat
dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar kerja yang disediakan dengan
cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi,
menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui
berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.

Associating (Mengasosiasi)
 Siswa membandingkan ungkapan sapaan yang telah
dipelajari dengan sumber gambar yang lain
 Siswa membandingkan antar ungkapan sapaan dalam
bahasa Inggris dan dalam bahasa Indonesia
 Siswa menyimpulkan dengan bimbingan guru tentang
konsep sapaan Ex. Pagi: Good Morning, dll, Kapan kita
menggunakannya?

Communicating (Mengomunikasikan)
 Siswa mampu menyapa dengan bahasa Inggris, di dalam
kelas dengan percaya diri
Selama proses pembelajaran senantiasa mendapatkan masukan
dan balikan dari guru/teman untuk meningkatkan penguasaan
unsur kebahasaan yang digunakan secara lisan dan tulis.

Penutup  Siswa ditanya perasaannya setelah mengikuti


pembelajaran (Refleksi).
 Guru memberikan pertanyaan untuk mengetahui
pemahaman siswa / kesulitan siswa terhadap materi
pembelajaran.
 Siswa mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam
memahami materi.
 Peserta didik :
 Mengagendakan pekerjaan rumah.
 Mengagendakan projek yang harus dipelajari pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau
dirumah.
 Guru :
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang
memiliki kinerja dan kerjasama yang baik
 Menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya.
 Berdoa menutup pelajaran.
I. PENILAIAN PEMBELAJARAN

1. Teknik penilaian otentik


1. Sikap : Observasi:
Penilaian untuk tujuan memberi umpan balik. Sasaran penilaian
 Kesungguhan siswa dalam proses pembelajaran di setiap tahapan.
 Perilaku yang dilandasi sikap jujur, disiplin, kerjasama, percaya diri, dan
bertanggung jawab, dalam melaksanakan komunikasi

2. Pengetahuan : Penggunaan rubrik untuk mengukur ketercapaian fungsi social,


struktur text dan ketepatan unsur kebahasaan yang tampak pada proses dan hasil
belajar.

3. Keterampilan : Unjuk kerja dalam bentuk tindakan komunikatif lisan dalam


Mengungkapkan teks interaksi transaksional tentang menyapa serta
menanggapinya

J. Instrumen Penilaian

a. Penilaian Pengetahuan

 Kisi – Kisi Penugasan (Tes Tertulis)

No Indikator Soal Teknik Nomor Kunci Jawaban


Penilain Soal
1 Disajikan 1. Meri : Hello Tulis 1, 2,3 1. Hello/Hi
sebuah dialog Selly: .... Essay
rumpang, 2. Wandi: Good 2. Good
siswa mampu Morning Morning/Morning
merespon Betti : ....
ungkapan 3. Karmin:Good 3. Good
sapaan dengan Afternoon afternoon/afternoon
ejaan , struktur Narsi : ....
text dan unsur
kebahasaan
yang benar.
2 4. Good afternon 4. Greet in the
Dikutip sebuah is used to........ 4 afternoon
ungkapan dari
dialog yang
sama, siswa
mampu
menentukan
fungsi sosial
dari ungkapan
tersebut
dengan benar
5. am
3 5. Tumi: How are 5
Disajikan you?
dialog Wati: I ..........
rumpang, fine, Thank you
siswa mampu
melengkapi
kalimat dengan
menggunakan
kata bantu
yang tepat

 Instrument Penilaian Pengetahuan

 Lengkapilah dialog rumpang Tentang sapaan dengan tepat

b. Penilaian Keterampilan

No Indikator Soal Teknik


1 Disajikan teks berbentuk A: Hello Praktek
interpersonal / B: Hello
transaksional tentang A: Good Morning
sapaan, siswa mampu B: Good Morning
bermain peran dengan A: How are you?
ucapan, intonasi yang B: I am fine, Thank you, And
benar, lancar dengan penuh you?
percaya diri, dan A: I am fine too
bertanggung jawab.

 Instrument Penilaian Keterampilan

 Lakukanlah interaksi secara berpasangan terkait sapaan

2. Pedoman Penskoran
a. Aspek Sikap

No. Butir Sikap Deskripsi Perolehan skor


1. Jujur selalu jujur 5
sering jujur 4
kadang-kadang jujur 3
jarang jujur 2
tidak pernah jujur 1
2. Tanggung selalu tanggung jawab 5
jawab sering tanggung jawab 4
kadang-kadang tanggung jawab 3
jarang tanggung jawab 2
tidak pernah tanggung jawab 1
3. Disiplin selalu disiplin 5
sering disiplin 4
kadang-kadang disiplin 3
jarang disiplin 2
tidak pernah disiplin 1
4. Kejasama selalu kerjasama 5
sering kerjasama 4
kadang-kadang kerjasama 3
jarang kerjasama 2
tidak pernah kerjasama 1
5. Percaya diri selalu percaya diri 5
sering percaya diri 4
kadang-kadang percaya diri 3
jarang percaya diri 2
tidak pernah percaya diri 1

b. Pedoman penskoran pengetahuan (penugasan)


Aspek Pengetahuan

No. Jawaban Skor Perolehan


Max

1. Hello 3 3
Hi 2
Helo 1
Hai
Wrong answer 0

2. Good morning 3 3
Morning 2
God mroning 1
Wrong answer
0
3. Good afternoon 3 3
Afternoon 2
Afternon 1
Wrong answer
0
4. Greet in the Afternoon 3 3
Greet 2
In the afternoon 1
Wrong answer
0
5. Am 2 2
‘m 1
Wrong answer/no answer 0
Total 14
Skor Max= 14
Nilai = (Skor Perolehan : Skor max ) x 100

Nilai= Skor Perolehan x 100


14
c. sPedoman penskoran Keterampilan (bermain peran)
No. Aspek yang Deskripsi Perolehan
dinilai skor
1. Fluency Sangat Lancar 3
(Kelancaran) Lancar 2
Kurang Lancar 1
2. Pronounciation Sangat tepat 3
(Pengucapan) Tepat 2
Kurang tepat 1
3. Intonation Hampir Sempurna 3
(Intonasi) Ada beberapa kesalahan tapi tidak mengganggu 2
makna 1
Banyak kesalahan dan mengganggu makna
4. Accuracy Sangat teliti 3
(Ketelitian) Teliti 2
Kurang teliti 1

Skor Max= 12
Nilai = (Skor Perolehan : Skor max ) x 100

Mengetahui, ....................., Juli 2018


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Bahasa Inggris
2. Kemukakanlah bagaimana penilaian pembelajaran di abad 21 ini?

Penilaian dan pembelajaran tidak dapat dipisahkan, keduanya menyatu (integrated).


Kualitas pembelajaran yang baik dapat dilihat dari kualitas penilaiannya, begitupun sebaliknya
kualitas penilaian dapat menunjukkan bagaimana kualitas pembelajarannya. Oleh karena itu,
maka diperlukan sebuah model penilaian yang sesuai dengan paradigma dan model
pembelajaran abad 21.
Sesuai dengan model pembelajaran abad 21, maka model penilaian sesuai adalah model
penilaian yang disebut dengan model assessment for learning (AFL) berbasis HOTS (Higher
Order Thinking Skills). model AFL berbasis HOTS ini dianggap mampu mengembangkan
kemampuan berpikir kritis dan kreatif serta karakter positif peserta didik.
Model assessment for learning (AFL) dapat digunakan dalam sistem penilaian yang
terintegrasi dalam pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, konteks penelitian ini adalah
mengembangkan model AFL berbasis HOTS yang dapat diterapkan dalam pembelajaran abad
21 yang mampu mengembangkan HOTS termasuk di dalamnya kemampuan berpikir kritis dan
kreatif serta karakter yang kuat sehingga mampu menyiapkan SDM abad 21. Berdasarkan hal
di atas dan mengacu pada teori AFL, HOTS, dan karakteristik penilaian berbasis HOTS, maka
dapat dijelaskan mengenai karakteristik assessment for learning (AFL) berbasis HOTS ini yaitu
antara lain sebagai berikut:
1. Proses penilaiannya terintegrasi dengan proses pembelajaran dan bersifat on going
2. Proses penilaiannya melibatkan empat elemen yaitu sharing learning goal and success
criteria, using effective questioning, self-assessment & self-reflection, dan feedback
3. Proses penilaiannya bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan HOTS, sikap
dan perilaku positif peserta didik, serta untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas
pembelajaran
4. Proses penilaiannya menitik beratkan pada pengembangan kemampuan menerapkan
(applying), menganalisis (analyzing), mengevaluasi (evaluating), dan mencipta
(creating) sehingga peserta didik mampu untuk: berpikir kritis (critical thinking),
memberikan alasan secara logis, analitis, dan sistematis (practical reasoning),
memecahkan masalah secara cepat dan tepat (problem solving), membuat keputusan
secara cepat dan tepat (decision making), dan menciptakan suatu produk yang baru
(creating), dan bukan sekedar menghafal atau mengingat
5. Pendidik dapat memberikan permasalahan kepada peserta didik sebagai bahan diskusi
dan pemecahan masalah sehingga dapat merangsang aktivitas berpikir
6. Kegiatan penilaiannya dapat dilakukan melalui kegiatan diskusi, kegiatan lapangan,
praktikum, menyusun laporan praktikum, dan peserta didik diminta mengevaluasi
sendiri keterampilan itu.
7. Penilaian ini dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik
8. Kegiatan penilaiannya juga melibatkan peserta didik untuk melakukan penilaian diri dan
refleksi disi (self-assessment dan self-reflection) atas kondisi kemampuan mereka dalam
menguasai materi yang telah dipelajari
9. Dapat memberikan umpan balik yang mampu mengoreksi kesalahan atau
mengklarifikasi kesalahan (corrective feedback) kepada peserta didik.
Penilaian pembelajaran di abad 21 akan sangat membantu dan menguntungkan siswa
nantinya karena teknik penilaian tidak seperti model lama, yang hanya mengandalkan jawaban
yang benar dari soal yang telah diberikan, tapi juga mereka mendapatkan nilai dari proses
belajar yang telah mereka lakukan, nantinya diharapkan penilaian pembelajaran di abad 21 ini
adalah:
1) Disejajarkan dengan perkembangan signifikan yang menjadi tujuan keterampilan abad
dua puluh satu.
2) Memungkinkan sistem adaptasi pada kemungkinan yang tidak dapat diprediksi.
3) Sebagian besar evaluasi berbasis kinerja.
4) Tambahkan nilai dalam proses belajar mengajar.
5) Membuat pemikiran siswa terbuka.
6) Bersikap adil.
7) Data penilaian smemberikan informasi yang akurat dan dapat diandalkan dalam
pembentukan untuk pengambilan keputusan.
8) Berorientasi pada tujuan pembelajaran.
9) Validitas tujuan
10) Menghasilkan informasi yang dapat ditindaklanjuti dan memberikan umpan balik yang
produktif dan bermanfaat untuk semua pengguna yang dimaksudkan.
11) Menyediakan umpan balik yang produktif.
12) Membangun kapasitas untuk pendidik dan siswa.
13) Menjadi bagian dari sistem yang komprehensif.