You are on page 1of 100

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 43 TAHUN 2017
TENTANG
PENYUSUNAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL KESEHATAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa pengangkatan Aparatur Sipil Negara ke dalam
jabatan fungsional harus disesuaikan dengan formasi
kebutuhan jabatan pada organisasi instansi Pemerintah;
b. bahwa untuk peningkatan efisiensi dan efektivitas
pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi instansi
Pemerintahan maka perlu dilakukan penempatan
Aparatur Sipil Negara yang sesuai dengan keahlian dan
keterampilan;
c. bahwa untuk penempatan Aparatur Sipil Negara perlu
dilakukan penataan formasi jabatan fungsional
kesehatan;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu
menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang
Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Kesehatan;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);

-2-

2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur
Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5494);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana
telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 298, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5607);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang
Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 22,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
3547) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 tentang Perubahan
atas Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994
tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor
51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5121);

-3-

6. Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang
Formasi Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2000 Nomor 194, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4015) sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54
Tahun 2003 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 tentang Formasi
Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4332);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang
Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 195, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4016),
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 tentang Pengadaan
Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2002 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4192);
8. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang
Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan
Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 15, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4263),
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah
Nomor 63 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang
Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai
Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 164);
9. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2014 tentang
Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil yang Mencapai Batas
Usia Pensiun bagi Pejabat Fungsional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 58);

12. terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 240). 13. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 63. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 60 Tahun 2016 tentang Pembinaan Jabatan fungsional Kesehatan dan Jabatan Fungsional Non Kesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1971). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 64 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1508). Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG PENYUSUNAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL KESEHATAN. sebagaimana telah beberapa kali diubah. Pasal 1 (1) Penyusunan formasi jabatan fungsional kesehatan harus dilakukan sesuai dengan Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Kesehatan. (2) Pedoman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan acuan bagi Unit Pembina Jabatan Fungsional Kesehatan dan Instansi Pengguna Jabatan Fungsional Kesehatan di Pusat dan Daerah. dalam menyusun dan menghitung jumlah kebutuhan formasi . -4- 10. 11. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6037).

Pasal 3 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. (3) Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1). . penetapan formasi. -5- jabatan fungsional kesehatan berdasarkan jenjang jabatannya. penyusunan formasi. meliputi: a. Pasal 2 Pedoman Penyusunan Formasi Jabatan Fungsional Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. dan b.

ttd WIDODO EKATJAHJANA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2017 NOMOR 1307 . Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 2017 2016 MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. ttd NILA FARID MOELOEK Diundangkan di Jakarta pada tanggal 25 September 2017 DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. -6- Agar setiap orang mengetahuinya.

Peraturan pemerintah Nomor 16 tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS) menyatakan bahwa jabatan fungsional adalah jabatan keahlian yang memiliki ciri-ciri suatu profesi. dengan adanya penempatan PNS ke dalam jabatan fungsional sebagai jabatan karir akan mampu meningkatkan pelayanan publik dan responsiveness instansi Pemerintah (organisasi publik) tersebut terhadap permasalahan masyarakat. LATAR BELAKANG Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). (2) Jabatan Fungsional dan (3) Jabatan Pimpinan Tinggi. Diharapkan. Jabatan Administrasi adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan publik serta administrasi pemerintahan dan pembangunan. . bahwa setiap instansi pemerintahan harus melakukan penataaan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan dengan penempatan ASN dalam jabatan sesuai kebutuhan organisasi. (1) Jabatan Administrasi. Penempatan dalam jabatan meliputi. -7- LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2017 TENTANG PENYUSUNAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL KESEHATAN PEDOMAN PENYUSUNAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL KESEHATAN BAB I PENDAHULUAN A. Jabatan Fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Jabatan Pimpinan Tinggi adalah sekelompok jabatan tinggi pada instansi pemerintah. PNS yang diangkat dalam jabatan fungsional dalam instansi pemerintah ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan formasi yang ditetapkan.

Administrator Kesehatan. Kementerian Kesehatan adalah sebagai instansi pembina jabatan fungsional kesehatan. Penyuluh Kesehatan masyarakat. Pembimbing Kesehatan Kerja. Nutrisionis. dan jabatan fungsional kesehatan lainnya berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan. Teknisi Transfusi Darah. Asisten Apoteker. B. Entomolog Kesehatan. Penata Anastesi dan Asisten Penata Anestesi. Ortotis Prostetis. Refraksionis Optisien. Sanitarian. C. Teknisi Gigi. TUJUAN Tersedianya pedoman teknis bagi Unit Pembina jabatan fungsional kesehatan dan instansi pengguna jabatan fungsional di pusat dan daerah dalam penyusunan formasi jabatan fungsional kesehatan. Fisikawan Medik. Teknisi Elektromedik. -8- Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 60 Tahun 2016 tentang Pembinaan Jabatan Fungsional Kesehatan dan Jabatan Fungsional Nonkesehatan di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Bidan. PENGERTIAN Dalam Pedoman ini yang dimaksud dengan: 1. Dokter. Radiografer. Epidemiolog Kesehatan. Apoteker. Terapis Wicara. Psikolog Klinis. Okupasi Terapis. D. Dokter Gigi. Oleh karena itu diperlukan pedoman yang mengatur mengenai penyusunan formasi jabatan fungsional kesehatan. Perawat Gigi. Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Perekam Medis. Pranata Laboratorium Kesehatan. Fisioterapis. Untuk itu Kementerian Kesehatan perlu melakukan penataan terhadap pengangkatan PNS ke dalam jabatan fungsional kesehatan berdasarkan formasi yang dihitung menurut beban kerja organisasi. RUANG LINGKUP Penyusunan formasi jabatan fungsional kesehatan ditujukan untuk jabatan fungsional Dokter Pendidik Klinis. . Perawat.

tanggung jawab. Standar kemampuan rata-rata pegawai adalah standar kemampuan yang menunjukkan ukuran energi rata-rata yang diberikan seorang pegawai atau sekelompok pegawai untuk memperoleh satu satuan hasil. 4. diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan. dan pemberhentian pegawai ASN sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 6. 7. 8. PNS adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu. Jabatan Fungsional Kesehatan adalah kedudukan yang menunjukkan tugas. 9. Beban kerja adalah sejumlah target pekerjaan atau target hasil yang harus dicapai dalam satu satuan waktu tertentu. wewenang dan hak tenaga kesehatan yang berstatus sebagai PNS dalam suatu organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya yang dilakuan secara mandiri atau berkolaborasi. Pejabat Fungsional adalah pegawai ASN yang menduduki Jabatan Fungsional pada instansi pemerintah. pemindahan. 5. Pejabat Pembina Kepegawaian adalah pejabat yang mempunyai kewenangan menetapkan pengangkatan. serta diperlukan oleh satuan organisasi agar mampu melaksanakan tugas pokok untuk jangka waktu tertentu yang ditetapkan oleh pejabat berwenang. Formasi Jabatan Fungsional Kesehatan yang selanjutnya disebut formasi adalah jumlah dan susunan fungsional teknis yang didasarkan pada keahlian dan/atau keterampilan tertentu. 3. . dan pemberhentian pegawai ASN dan pembinaan manajemen ASN di instansi pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. -9- 2. pemindahan. Pejabat yang Berwenang adalah pejabat yang mempunyai kewenangan melaksanakan proses pengangkatan.

Rencana strategi (Renstra)/tugas dan fungsi (tusi) unit kerja adalah merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan potensi. Instansi Daerah adalah perangkat daerah provinsi dan perangkat daerah kabupaten/kota yang meliputi sekretariat daerah. misi. Jam Kerja Efektif adalah jam kerja yang secara objektif digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan atau kegiatan unsur utama. Instansi Pusat adalah kementerian. Instansi Pembina adalah kementerian/lembaga yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang sesuai dengan Jabatan Fungsional. dan lembaga teknis daerah. Renstra mengandung visi. sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. 14. . Instansi Pembina Jabatan Fungsional Kesehatan adalah Kementerian Kesehatan. dinas daerah. peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul. .10 - 10. lembaga pemerintah nonkementerian. tujuan/sasaran dan program yang realistis dan mengantisipasi masa depan yang diinginkan dan dapat dicapai. kesekretariatan lembaga negara. 12. 15. dan kesekretariatan lembaga nonstruktural. sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah. 11. 13. Unit pembina jabatan fungsional kesehatan yang selanjutnya disebut Unit Pembina adalah unit kerja yang membina jabatan fungsional kesehatan.

Cara menetapkan besaran masing-masing aspek tersebut adalah: 1. .PAN/7/2004 tentang Pedoman Perhitungan Kebutuhan Pegawai berdasarkan beban kerja dalam rangka penyusunan formasi ASN. 3. PRINSIP PENYUSUNAN FORMASI Dalam penyusunan formasi harus memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. Setiap perpindahan dalam posisi jabatan fungsional kesehatan. Formasi harus disusun berdasarkan peta jabatan di masing-masing organisasi. standar kemampuan rata-rata. Untuk perhitungan kebutuhan jabatan fungsional kesehatan menurut jenis dan jenjang jabatannya. B. tetap memperhatikan ketiga aspek tersebut.11 - BAB II PENYUSUNAN FORMASI A. 4. baik karena adanya mutasi. Beban kerja/Volume kerja Beban kerja merupakan aspek pokok yang menjadi dasar untuk perhitungan kebutuhan Formasi. promosi atau kenaikan jenjang jabatan sesuai dengan formasi yang tersedia. ASPEK-ASPEK DALAM PENGHITUNGAN FORMASI Berdasarkan Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara Nomor: KEP/75/M. Komposisi jumlah pejabat fungsional tidak berubah selama beban kerja organisasi tidak berubah. Formasi pada satuan organisasi disusun berdasarkan analisis kebutuhan jabatan dengan menghitung rasio keseimbangan antara beban kerja dengan jumlah jabatan fungsional kesehatan yang dibutuhkan. dan waktu kerja efektif. 2. maka dalam menghitung formasi pegawai terdapat 3 (tiga) aspek pokok yang harus diperhatikan yaitu beban kerja. Besaran beban kerja diperoleh berdasarkan jumlah target kerja yang ditetapkan oleh unit/satuan kerja untuk masing-masing jabatan fungsional .

- 12 -

kesehatan. Adapun Jumlah beban kerja/volume kerja dapat berbeda
untuk setiap unit kerja.

2. Standar Kemampuan Rata-rata/Standar Waktu penyelesaian butir
kegiatan.

Standar kemampuan rata-rata di dalam rumus penghitungan
formasi, adalah sama dengan Waktu penyelesaian butir kegiatan
(Wpk). Penetapan Wpk dilakukan dengan:

a. Melakukan pengamatan atau wawancara dengan beberapa
pegawai dari unit/satuan kerja yang berbeda namun
mempunyai tugas pokok dan fungsi serta produk yang homogen,
sehingga hasil analisisnya lebih memadai.

b. Menggunakan besaran angka kredit (Akb) untuk masing-masing
butir kegiatan sesuai dengan Peraturan Menteri Negara
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk
masing-masing jenis jabatan fungsional kesehatan dan angka
kreditnya. Besaran angka kredit mencerminkan standar efektif
waktu penyelesaian yang diperlukan untuk menyelesaikan
setiap butir kegiatan.

3. Waktu kerja

Waktu kerja adalah waktu kerja efektif yang digunakan untuk
bekerja. Waktu kerja efektif terdiri atas:

a. Hari kerja efektif adalah jumlah hari dalam kalender dikurangi
hari minggu, hari libur nasional dan daerah serta cuti.

b. Jam kerja efektif adalah jumlah jam kerja formal dikurangi
dengan waktu kerja yang hilang karena tidak bekerja
(allowance). Allowance diperkirakan rata-rata sekitar 30% dari
jumlah jam kerja formal.

Jumlah jam kerja formal dalam 1 minggu dihitung 37,5 jam.

C. WAKTU PELAKSANAAN

Penyusunan formasi di setiap satuan kerja (unit kerja)
dilaksanakan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yang diperinci per satu
tahun berdasarkan prioritas kebutuhan. Hal ini ditetapkan dengan

- 13 -

mempertimbangkan target yang akan dicapai untuk 5 (lima) tahun ke
depan dengan berdasarkan rencana strategis instansi pemerintah.

D. PELAKSANA PENYUSUNAN FORMASI

Penyusunan formasi dilaksanakan oleh setiap unit/satuan kerja
yang mempunyai tugas dan tanggung jawab menangani kepegawaian
berdasarkan hasil perhitungan formasi yang diajukan oleh unit/satuan
kerja yang mempunyai tugas dan tanggungjawab di bidang teknis
fungsional.

E. TATA CARA PENYUSUNAN FORMASI

Penyusunan formasi dilakukan berdasarkan peta jabatan untuk
mengetahui jumlah formasi yang dibutuhkan menurut kategori jenis dan
jenjang jabatan. Tata cara penyusunan formasi ini berlaku untuk seluruh
jenis jabatan fungsional kesehatan.

Tata cara penghitungan formasi adalah sebagai berikut:

1. Inventarisasi tugas pokok yang dilaksanakan pejabat fungsional
kesehatan sesuai dengan unsur, sub unsur dan butir kegiatan
masing-masing jenis dan jabatan fungsional kesehatan yang dapat
dinilai dengan Angka Kredit sebagaimana diatur pada peraturan
perundang-undangan yang mengatur masing-masing jabatan
fungsional kesehatan.

2. Menginventarisasi nilai angka kredit untuk masing-masing butir
kegiatan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi untuk masing-masing jabatan
fungsional kesehatan dan Angka Kreditnya, yang besaran angka
kredit tersebut telah mencerminkan standar jam kerja efektif yang
diperlukan untuk menyelesaikan setiap butir kegiatan.

3. Menentukan waktu penyelesaian butir kegiatan (Wpk)

a. Penghitungan waktu penyelesaian butir kegiatan untuk setiap
jabatan fungsional kesehatan dilakukan sesuai formula:

Wpk = Akb

Kt

- 14 -

Keterangan:

Wpk : Waktu penyelesaian butir kegiatan dalam 1
(satu) tahun.
(Contoh penghitungan Wpk sebagaimana
terlampir dalam tabel 2)
Akb : Angka kredit butir kegiatan masing-masing
dalam 1 (satu) tahun, diambil dari Lampiran
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi untuk masing-
masing jabatan fungsional kesehatan dan Angka
Kreditnya.

Kt : Konstanta untuk masing-masing jenjang
jabatan berdasarkan standar jam kerja efektif.
(Untuk besaran konstanta masing-masing
jenjang dapat dilihat pada tabel 1)
b. Bagi jabatan fungsional kesehatan perawat, asisten penata
anastesi, penata anastesi, teknisi gigi dan perawat gigi,
penentuan waktu penyelesaian butir kegiatan (Wpk) dengan
menggunakan standar norma waktu yang telah ditetapkan oleh
masing-masing unit pembina berdasarkan kesepakatan dengan
organisasi profesinya. Wpk untuk jabatan fungsional perawat,
perawat gigi, tehnisi gigi, asisten penata anastesi dan penata
anastesi dapat dilihat pada tabel 3 – 7.

4. Menentukan volume/beban kerja pada tahun yang dihitung

Besaran volume/beban kerja ditentukan berdasarkan target
yang ditetapkan oleh unit/satuan kerja dalam 1 (satu) tahun yang
harus diselesaikan oleh masing-masing jabatan fungsional kesehatan
sesuai dengan jenis dan jenjang jabatannya.

Khusus untuk jabatan fungsional kesehatan tehnik elektro
medis, maka Volume (V) kegiatan dalam satu tahun terdiri atas:

a. Volume (V) kegiatan/tahun adalah berapa kali kegiatan
dilakukan dalam 1 (satu) tahun yang tidak didasarkan pada
jumlah alat.

. Berdasarkan rumus tersebut di atas. Menjumlahkan seluruh waktu penyelesaian volume kegiatan dalam 1 (satu) tahun (∑Wpv) dibagi jumlah standar kerja efektif per tahun atau dengan formula sebagai berikut: Formasi JF = ∑Wpv 1250 Keterangan: Formasi JF : Jumlah jabatan fungsional kesehatan yang diperlukan menurut jenis dan jenjang untuk melaksanakan seluruh kegiatan pada instansi (tabel 8). atau dengan formula sebagai berikut: Wpv = Wpk x V Keterangan: Wpv : Waktu penyelesaian volume masing-masing kegiatan dalam 1 (satu) tahun Wpk : Waktu penyelesaian butir kegiatan dalam 1 (satu) tahun V : Volume masing-masing kegiatan dalam 1 (satu) tahun 6. 5. maka berapa kali tindakan kepada alat dengan berapa jumlah alat. . ∑Wpv : Jumlah waktu penyelesaian volume kegiatan dalam 1 (satu) tahun. Volume (V) TindakanAlat/tahun adalah berapa kali tindakan dilakukan dalam 1 (satu) tahun yang didasarkan pada berapa jumlah alat. Menghitung waktu penyelesaian volume (Wpv) masing-masing kegiatan untuk setiap jenjang jabatan dengan cara mengalikan waktu penyelesaian butir kegiatan (Wpk) dengan Volume (V) masing-masing butir kegiatan untuk setiap jenjang jabatan fungsional Kesehatan.15 - b. maka perhitungan jumlah formasi jabatan fungsional untuk setiap jenjang jabatan fungsional kesehatan dilakukan dengan cara: a.

Apabila berdasarkan penghitungan yang dilakukan terhadap Jabatan Fungsional Kesehatan menurut jenis dan jenjang Jabatan memperoleh nilai dibelakang koma 0. Penentuan jumlah formasi a. Penyuluh Kesehatan masyarakat. maka dapat ditetapkan 1 (satu) formasi. pada satuan kerja yang berada di wilayah kategori terpencil. Entomolog. dimana butir kegiatannya dilakukan ke lapangan/masyarakat.16 - 1250 : Standar jam kerja efektif dalam 1 (satu) tahun. ditambahkan dengan hasil penjumlahan waktu volume tindakan alat pertahun dibagi waktu kerja efektif dalam 1 tahun dengan formula sebagai berikut: Formasi JF = (∑PV kegiatan/tahun) + (∑ PV tindakan alat/tahun) 1250 Keterangan: WPV (kegiatan/thn) : Waktu penyelesaian volume masing- masing kegiatan dalam 1 (satu) tahun yang diperoleh dari WPK x V (kegiatan/tahun) WPV : Waktu penyelesaian volume masing- masing tindakan alat dalam 1 (satu) (tindakan alat/thn) tahun yang diperoleh dari WPK x V (tindakan/tahun) WPK : Waktu penyelesaian butir kegiatan dalam 1 (satu) tahun V : Volume masing-masing kegiatan dalam 1 (satu) tahun 7. Bidan dan Sanitarian. terluar dan perbatasan kepulauan. dikalikan kembali dengan 150%. Untuk jabatan fungsional Teknisi Elektro Medis hasil penjumlahan waktu penyelesaian volume dalam setahun. hasil penghitungan formasi yang telah didapat. . . b. Untuk jabatan fungsional kesehatan Epidemiologi.50 atau lebih.

Apabila berdasarkan penghitungan yang dilakukan terhadap jabatan fungsional kesehatan menurut jenis dan jenjang jabatan memperoleh nilai kurang dari 0. Penghitungan jumlah lowongan formasi untuk masing-masing jenis dan jenjang jabatan fungsional kesehatan adalah sebagai berikut: LFJFK = TFJFK – (JFK + JFKM – JFKN – JFKB) Keterangan : • LFJFK adalah Lowongan Formasi yang dihitung dalam jenjang jabatan tertentu yang dapat diisi dalam tahun yang dihitung. dll) pada saat tahun yang dihitung. pensiun. maka tidak dapat ditetapkan formasi untuk jenis dan jenjang jabatan fungsional Kesehatan tersebut. • JFKN adalah jabatan fungsional kesehatan menurut jenis dan jenjang jabatan yang akan naik ke jenjang jabatan berikutnya pada saat tahun yang dihitung. . Menghitung Lowongan Formasi Menghitung lowongan formasi dihitung untuk jangka waktu 5 tahun. • JFK adalah jabatan fungsional kesehatan menurut jenis dan jenjang jabatan yang ada pada saat tahun yang dihitung. 8. • JFKM adalah jabatan fungsional kesehatan menurut jenis dan jenjang jabatan yang akan masuk ke jenjang dan jenis jabatan fungsional kesehatan pada saat tahun yang dihitung.50. • TFJFK adalah Total formasi yang dihitung menurut jenis dan jenjang jabatan tertentu yang diperlukan pada tahun yang dihitung. • JFKB adalah jabatan fungsional kesehatan menurut jenis dan jenjang jabatan yang akan berhenti (karena pindah.17 - b. .

Dinas Kesehatan provinsi/kabupaten/kota mengidentifikasi dan memverifikasi terhadap usulan penetapan formasi dari seluruh UPTD. dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota mengirimkan usulan penetapan formasi kepada unit pembina jabatan fungsional kesehatan untuk divalidasi. b. f. g. Setelah diidentifikasi dan diverifikasi. Setiap Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) provinsi/kab/kota. .18 - BAB III PENETAPAN FORMASI JABATAN FUNGSIONAL KESEHATAN A. Berdasarkan hasil rekomendasi. maka berkas usulan formasi dikembalikan ke instansi pengusul untuk dilakukan perbaikan. Unit Pembina memvalidasi terhadap usulan penetapan formasi dari Dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota. dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota mengusulkan formasi ke Badan Kepegawaian Daerah provinsi/kabupaten/kota. unit Pembina jabatan fungsional kesehatan memberikan rekomendasi penetapan formasi kepada instansi pengusul (dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota) dan tembusan hasil validasi dikirim ke Pusat Peningkatan Mutu SDMK. d. menyusun formasi dan mengajukan usulan formasi yang telah disusun ke dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota. Setelah divalidasi. c. . e. Dalam hal usulan penetapan formasi tidak memenuhi persyaratan. MEKANISME PENETAPAN FORMASI Mekanisme penetapan formasi terdiri atas: 1. Mekanisme penetapan formasi pada instansi daerah (provinsi/ kabupaten/kota) adalah: a.

Mekanisme penetapan formasi di lingkungan Kementerian Kesehatan: a. BKD mengirimkan usulan penetapan formasi ke kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara dengan tembusan disampaikan kepada Instansi Pembina Jabatan Fungsional Kesehatan (Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah di validasi. Seluruh satuan kerja dan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Kesehatan menyusun formasi dan mengusulkan kepada sekretariat di masing-masing unit eselon I (bagian yang menangani urusan kepegawaian). . . b. Sekretariat di masing-masing unit eselon I (bagian yang menangani urusan kepegawaian dan bagian yang menangani urusan organisasi) melakukan verifikasi usulan penetapan formasi. d. e. 2. j. Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara menetapkan usulan formasi setelah mendapat pertimbangan dari BKN serta mengirimkan hasil penetapan kepada BKD provinsi/kabupaten/kota dan lampirannya kepada pihak terkait. c. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan validasi terhadap usulan formasi Jabatan fungsional dari dinas kesehatan provinsi/kabupaten/kota. unit Pembina jabatan fungsional kesehatan memberikan rekomendasi penetapan formasi kepada bagian Kepegawaian unit eselon I pengusul dengan tembusan kepada Pusat Peningkatan Mutu SDMK. Setelah diverifikasi sekretariat di masing-masing unit eselon I mengusulkan penetapan formasi kepada unit Pembina. i.19 - h. Unit Pembina memvalidasi terhadap usulan penetapan formasi dari seluruh sekretariat unit eselon I yang ada di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Sekretariat Unit eselon I mengirimkan usulan penetapan formasi ke Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan (biro yang menangani urusan kepegawaian). Seluruh satuan kerja dan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian/Lembaga di luar Kementerian Kesehatan menyusun formasi dan mengajukan usulan penetapan formasi ke unit pembina kepegawaian yang berada di Kementerian/Lembaga. i. . h. Kementerian yang membidangi pendayagunaan aparatur negara mengirimkan hasil penetapan kepada biro yang menangani urusan kepegawaian di Kementerian Kesehatan dengan tembusan disampaikan kepada Kepala BKN dan Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan. Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan (biro yang menangani urusan kepegawaian) mengirimkan usulan penetapan formasi ke kementerian yang membidangi pendayagunaan aparatur negara dan tembusan unit pembina jabatan fungsional kesehatan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mekanisme penetapan usulan formasi tingkat Kementerian/Lembaga di Luar Kementerian Kesehatan adalah: a. Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan (biro yang menangani urusan kepegawaian dan biro yang menangani urusan organisasi) melakukan validasi terhadap usulan penetapan formasi. b. Unit yang menangani urusan kepegawaian pada Kementerian/Lembaga melakukan verifikasi usulan penetapan formasi dari masing-masing satuan kerja dan unit pelaksana teknis yang ada di lingkungan Kementerian/Lembaga. Unit yang menangani urusan kepegawaian pada Kementerian/Lembaga Kementerian/Lembaga mengirimkan . c. Kementerian yang membidangi pendayagunaan aparatur negara menetapkan usulan formasi dari Kementerian Kesehatan setelah mendapat pertimbangan dari BKN dan Kementerian Keuangan j. 3. g.20 - f.

d. Unit yang menangani urusan kepegawaian Kementerian/Lembaga mengiriman usulan penetapan formasi kepada Kementerian yang menyelenggarakan urusan Pemerintahan dibidang Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Unit Pembina jabatan fungsional kesehatan memberikan rekomendasi penetapan formasi kepada Kementerian/Lembaga pengusul dan mengirimkan tembusan ke Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan. g. Kementerian yang membidangi Pendayagunaan Aparatur Negara mengirimkan hasil penetapan kepada Unit Kepegwaian di Kementerian/Lembaga dengan tembusan disampaikan kepada Kepala BKN dan Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan. Kementerian yang membidangi Pendayagunaan Aparatur Negara menetapkan usulan formasi dari Kementerian Kesehatan RI setelah mendapat pertimbangan dari BKN dan Kementerian Keuangan h. f. Unit Pembina jabatan fungsional kesehatan memvalidasi terhadap usulan penetapan formasi Kementerian/Lembaga. . Setelah divalidasi.21 - pengajuan usulan penetapan formasi ke Unit Pembina jabatan fungsional kesehatan. . e.

Alur penetapan formasi pada Instansi Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) RSUD Provinsi/Kab/kota Balai kes Puskesmas Klinik Dinas Kesehatan Unit Provinsi/Kabupaten/Kota Rekomendasi Pembina Ya/Lengkap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kementerian yang membidangi Badan Pendayagunaan Aparatur Negara & Kepegawaian Nasional (BKN) Penetapan Formasi . .22 - B. ALUR PENETAPAN FORMASI Alur penetapan formasi adalah sebagai berikut: 1.

.23 - 2. Alur penetapan usulan formasi dapat dilihat di bagan berikut: RS Vertikal KKP BTKL dan lainnya Sekretariat Unit Eselon I Unit Pembina Biro Kepegawaian Kementerian Kesehatan Kementerian yang membidangi Pendayagunaan Aparatur Negara Badan Kepegawaian Nasional (BKN) . Alur Penetapan Formasi pada tingkat Pusat untuk Kementerian Kesehatan.

. Pejabat Pembina Kepegawaian yang membawahi satuan/unit kerja terdiri atas: . PEJABAT YANG MENETAPKAN FORMASI Pejabat yang menandatangani penetapan usulan formasi adalah: 1. Alur Penetapan usulan formasi tingkat Kementerian/Lembaga di Luar Kementerian Kesehatan.24 - 3. Alur penetapan usulan formasi dapat dilihat di bagan berikut : UPT di K/L Satuan Kerja di K/L Dan lain lain Unit Pembina Kepegawaian Kementerian/Lembaga Unit Pembina Unit Pembina Kepegawaian Kementerian/Lembaga Kementerian yang membidangi pendayagunaan aparatur negara Badan Kepegawaian Nasional (BKN) C. Pejabat Pembina Kepegawaian yang membawahi satuan/unit kerja. • Memberi persetujuan/rekomendasi usulan penetapan formasi yang telah disusun dan disepakati bersama kepada pejabat pembina kepegawaian yang membawahi unit/satuan kerja. 2. Kepala unit/satuan kerja Kepala unit/satuan kerja mempunyai tugas dan wewenang: • Mengidentifikasi dan memverifikasi susunan formasi yang telah disusun oleh unit kepegawaian dan pelaksana teknis kegiatan unit/satuan kerja.

25 - a. b. • Mengusulkan permohonan penetapan formasi jabatan fungsional kepada Menteri yang bertanggung jawab di bidang .  Menyetujui dan mengusulkan permohonan penetapan formasi jabatan fungsional kepada Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah (BKD). Pejabat Pembina kepegawaian Dinas Kesehatan Kabupaten Kota yang mempunyai tanggung jawab untuk:  Memverifikasi usulan formasi dari unit/satuan kerja yang yang ada di wilayah binaannya.  Melakukan konsultasi dan mengirimkan permohonan rekomendasi usulan formasi jabatan fungsional kepada unit pembina jabatan fungsional dengan melampirkan dokumen rencana strategis instansi pemerintah dan dokumen uraian kegiatan dari masing-masing jabatan fungsional kesehatan yang dikonsultasikan ke instansi Pembina.  Menyetujui dan mengusulkan permohonan penetapan formasi jabatan fungsional Pejabat pembina Kepegawaian Daerah (BKD). .  Melakukan konsultasi dan mengirimkan permohonan rekomendasi usulan formasi jabatan fungsional kepada unit pembina jabatan fungsional dengan melampirkan dokumen rencana strategis instansi pemerintah dan dokumen uraian kegiatan dari masing-masing jabatan fungsional kesehatan yang dikonsultasikan ke unit Pembina. Pejabat Pembina Kepegawaian Dinas Kesehatan Provinsi yang mempunyai tanggung jawab untuk:  Memverifikasi usulan formasi dari unit/satuan kerja yang yang ada di wilayah binaannya. c. Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pemerintah Daerah (BKD) mempunyai tanggung jawab untuk: • Memverifikasi usulan formasi dari unit/satuan kerja yang ada di wilayah binaannya.

26 - pendayagunaan aparatur negara dengan tembusan Kepala Badan Kepegawaian Negara d. Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan mempunyai tanggung jawab untuk: • Mengelola data Jabatan Fungsional sebagai sumber data dan informasi yang berkaitan dengan pengelolaan jabatan fungsional kesehatan. . Pejabat Pembina kepegawaian Kementerian/Lembaga yang mempunyai tanggungjawab untuk:  Memverifikasi usulan formasi dari unit/satuan kerja yang ada di wilayah binaannya. .  Mengusulkan permohonan penetapan formasi jabatan fungsional kepada Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara dengan tembusan Kepala BKN e. • Melakukan monitoring terhadap usulan rekomendasi formasi yang diberikan oleh Unit Pembina.  Melakukan konsultasi dan mengirimkan permohonan rekomendasi usulan formasi jabatan fungsional kepada unit pembina jabatan fungsional.

01 Pertama III/a 100 II/d 80 II/c 60 20 : (4 x 1250) 0.02 Muda III/c 200 III/b 150 50 : (4 x 1250) 0.004 Keterampilan II/b 40 .27 - Tabel 1 Konstanta penentuan angka kredit jabatan fungsional Gol/Ruang Standar Konstanta Jenjang Angka Kredit Formula Hasil IV/e 1050 200: (4 x 1250) 0.03 Madya IV/b 550 IV/a 400 III/d 300 100: (4 x 1250) 0. .04 Utama IV/d 850 IV/c 700 150: (4 x 1250) 0.

- 28 -

Tabel 2
Perhitungan Besaran Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan
Jabatan Fungsional ............. Jenjang ...............

Uraian Unsur Sub Butir Satuan Angka Konstanta Waktu
kegiatan unsur kegiatan Hasil Kredit (Kt) penyelesaian
(Akb) kegiatan (Wpk)
Wpk= Akb/Kt
1 2 3 4 5 6 7

Keterangan :
Kolom 1, 2, 3, 4, 5 : Diisi berdasarakan Permenpan masing-masing jabatan
fungsional dan Angka Kreditnya.
Kolom 6 : Diisi berdasarkan tabel 1 dengan memilih nilai konstanta ber-
dasarkan jenjang jabatan yang akan dihitung formasi nya.
Kolom 7 (Wpk) : Diperoleh berdasarkan pembagian besaran Angka kredit dan
nilai konstanta (Wpk = Akb/Kt)

- 29 -

Tabel 3.1
Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan
Jabatan Fungsional Perawat
Jenjang Keterampilan Terampil

No. Butir Kegiatan Satuan Angka kredit Waktu Waktu
Hasil Penyelesaian Penyelesaian
kegiatan kegiatan
(Wpk) (Wpk)
Dalam jam Dalam menit
Melakukan pengkajian
1 keperawatan dasar 0.18 Laporan 0.35 21
pada individu
Mengajarkan perilaku
2 hidup bersih dan sehat 0.15 Laporan 0.21 12.6
pada individu
3 Membuat media untuk
peningkatan perilaku
0.50 Laporan 0.42 25.2
hidup bersih dan sehat
pada individu
4 Memfasilitasi
penggunaan alat-alat
pengamanan atau
pelindung fisik pada 0.17 Laporan 0.13 7.8
pasien untuk mencegah
risiko cidera pada
individu
5 Memantau
perkembangan pasien
sesuai dengan
kondisinya (melakukan 0.15 Laporan 0.17 10.2
pemeriksaan fisik,
mengamati keadaan
pasien) pada individu
6 Memfasilitasi
penggunaan pelindung 0.11 Laporan 0.13 7.8
diri pada kelompok
7 Memberikan Oksigenasi
sederhana 0.05 Laporan 0.25 15

8 Memberikan bantuan
hidup dasar 0.75 Laporan 0.25 15

Melakukan pengukuran
9 0.02 Pertindakan 0.21 12.6
antropometri

- 30 -

No. Butir Kegiatan Satuan Angka kredit Waktu Waktu
Hasil Penyelesaian Penyelesaian
kegiatan kegiatan
(Wpk) (Wpk)
Dalam jam Dalam menit
Melakukan fasilitasi
10 0.08 Pertindakan 0.21 12.6
pasien eliminasi
11 Memantau
(menghitung)
0.08 Pertindakan 0.09 5.4
keseimbangan cairan
dan elektrolit
Melakukan mobilisasi
12 0.13 Pertindakan 0.21 12.6
posisi pasien
Mempertahankan posisi
13 anatomis pasien 0.15 Pertindakan 0.21 12.6

14 Melakukan fiksasi fisik 0.50 Pertindakan 0.13 7.8
15 Memfasilitasi
lingkungan yang 0.50 Pertindakan 0.21 12.6
mendukung istirahat
16 Memfasilitasi kebiasaan
0.02 Pertindakan 0.17 10.2
tidur pasien
Memfasilitasi
penggunaan pakaian
17 yang mendukung 0.04 Pertindakan 0.42 25.2
kenyamanan pada
pasien
Melakukan
18 pemeliharaan diri 0.10 Pertindakan 0.42 25.2
pasien
19 Memandikan pasien 0.10 Pertindakan 0.42 25.2
20 Membersihkan mulut
0.02 Pertindakan 0.33 19.8
pasien
21 Melakukan kegiatan
0.18 Pertindakan 0.42 25.2
kompres hangat/dingin
22 Mempertahankan suhu
tubuh saat tindakan
0.17 Pertindakan 0.36 21.6
(memasang warming
blanket)
Melakukan komunikasi
terapeutik dalam
23 0.01 Pertindakan 0.23 13.8
pemberian asuhan
keperawatan
Melakukan
24 pendampingan pada 0.05 Pertindakan 0.28 16.8

.81 168.05 Pertindakan 0.6 perawat Keterangan : 1.31 - No.27 16.67 40.10 Pertindakan 0.36 21.2 dan aman Memberikan perawatan pada pasien 26 0.2 kehilangan. kebutuhan ditambah 15 % 4. Untuk Wilayah DTPK.6 tahap terampilan tindakan keperawatan Menyusun rencana 29 kegiatan individu 0. Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar.2 menjelang ajal sampai meninggal Memberikan dukungan dalam proses 27 0. Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun 2. berduka dan kematian Melakukan dokumentasi 28 keperawatan pada 0. Butir Kegiatan Satuan Angka kredit Waktu Waktu Hasil Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit pasien menjelang ajal (dying care) Memfasilitasi suasana 25 lingkungan yang tenang 0.47 28.05 Pertindakan 0. Kebutuhan ditambah 10% .05 Pertindakan 0. Wilayah/provinsi akan mendistribusi formasi sesuai dengan kebutuhan setiap fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut 3.10 Pertindakan 2.

23 13.10 0.18 0.25 15 muntah Melakukan bladder 9 Pertindakan 0.06 0.2 Memberikan nutrisi 6 Laporan 0.33 19.25 15 pada kulit tertekan Melakukan Pertindakan 12 0.6 enteral Memberikan nutrisi 7 Laporan 0.25 15 training Melakukan bladder re- 10 Pertindakan 0.60 0.12 0.15 0.31 18.42 25. .46 27.28 16. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan pengkajian 1 keperawatan dasar Laporan 0.8 komunikasi terapeutik .6 training Melakukan massage 11 Pertindakan 0.25 15 pasien Oksigenasi kompleks 5 Laporan 0.15 0.03 0.8 pada Keluarga Melakukan pengkajian 2 keperawatan dasar Laporan 0.21 12.6 individu Melakukan 4 restrain/fiksasi pada Laporan 0.28 0.06 0.21 12.2 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Jenjang Keterampilan Mahir No.13 0.32 - Tabel 3.6 pada Kelompok Melaksanakan 3 imunisasi pada Laporan 0.8 parenteral Manajemen mual 8 Laporan 0.50 0.

27 16.63 37.12 0.6 pasien dengan .35 0.24 0.76 45.65 39 resiko rendah (bedah minor) pada tahap: Pre-operasi Melakukan tindakan 20 keperawatan pada Pertindakan 0. .50 90 darurat/ bencana/kritikal Melakukan tindakan keperawatan pada pasien dengan intervensi 19 pembedahan dengan Pertindakan 0.25 15 tenang dan aman 16 Perawatan luka Pertindakan 0.2 pasien menjelang ajal (dying care) Memfasilitasi suasana 15 lingkungan yang Pertindakan 0.35 0.8 Punction) dan LP (Lumbal Punction) Melakukan tindakan keperawatan pada 18 kondisi gawat Pertindakan 0.24 0.12 0.8 Mendampingi pasien untuk tindakan BMP 17 (Bone Marrow Pertindakan 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit dalam pemberian asuhan keperawatan Memfasilitasi keluarga untuk 13 Pertindakan 0.23 0.36 1.33 - No.83 49.25 15 mengekspresikan perasaan Melakukan pendampingan pada 14 Pertindakan 0.

94 56.08 0. . berduka dan kematian Melakukan pendokumentasian 25 Pertindakan 0.12 0.12 0.8 pada tahap pengkajian keperawatan Melakukan pendokumentasian 26 Pertindakan 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit intervensi pembedahan dengan resiko rendah (bedah minor) pada tahap: Post-operasi Melakukan Range of motion (ROM) pada 21 Pertindakan 0.6 pasien dengan berbagai kondisi Melatih mobilisasi 22 pada pasien dengan Pertindakan 0.4 proses kehilangan.8 pasien menjelang ajal sampai meninggal Memberikan dukungan dalam 24 Pertindakan 0.10 0.34 - No.13 7.36 21.2 berbagai kondisi Memberikan perawatan pada 23 Pertindakan 0.24 0.25 0.11 0.28 16.8 perawat Keterangan : (1) Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun .37 22.28 16.25 15 pada tahap terampilan tindakan keperawatan Menyusun rencana 27 kegiatan individu Pertindakan 0.

. kebutuhan ditambah 15% (4) Untuk Wilayah DTPK.35 - (2) Wilayah/provinsi akan mendistribusi formasi sesuai dengan kebutuhan setiap fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut (3) Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar. Kebutuhan ditambah 10% .

24 0.16 4 240 masyarakat pemerhati masalah kesehatan 4 Melakukan isolasi pasien sesuai Laporan 0.3 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Jenjang Keterampilan Penyelia No.498 meminimalisasi gangguan neurologis 8 Memfasilitasi lingkungan dengan Laporan 0. .4 pada kelompok 3 Membentuk dan mempertahankan keberadaan kelompok Laporan 0.498 suhu yang sesuai . tulang punggung.20 0. leher.498 kondisinya 5 Memasang alat bantu khusus lain sesuai Laporan 0.36 - Tabel 3.0833 4.998 dengan kondisi 6 Mengatur posisi pasien sesuai dengan Laporan 0.8 kesehatan Melaksanakan pendidikan kesehatan Laporan 2 0.43 0.24 0.2083 12.12 0.13 7.1667 10.002 rencana tindakan pembedahan 7 Mengatur posisi netral kepala.2083 12. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesa kegiatan ian (Wpk) kegiatan (Wpk) Dalam jam Dalam menit Mengidentifikasi 1 kebutuhan pendidikan Laporan 0.20 0.29 17.2083 12.17 0. untuk Laporan 0.

8 dalam pemberian asuhan keperawatan Melakukan Terapi Aktifitas Kelompok Pertindakan 12 0.3958 23.998 dalam situasi gawat darurat/bencana 11 Melakukan komunikasi terapeutik Pertindakan 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesa kegiatan ian (Wpk) kegiatan (Wpk) Dalam jam Dalam menit dengan kebutuhan Melakukan isolasi 9 Pertindakan 0.50 45 krisis 0.37 - No.8333 49.952 tenang dan aman 0.002 (TAK) Stimulasi 0.2500 komunikasi 15 Melakukan pendampingan pada Pertindakan 0.15 0.24 14.10 25.10 0.4167 persepsi Melakukan Terapi 13 Aktifitas Kelompok Pertindakan 0.748 pasien imunosupresi Memberikan pertolongan kesehatan Pertindakan 10 0.002 (TAK) Stimulasi 0.10 25.15 15 klien dgn hambatan 0.2492 Manajemen nyeri pada 17 Pertindakan 0.11 15.23 13.05 0.2666 16 Memfasilitasi suasana lingkungan yang Pertindakan 0.4167 sensorik 14 Melakukan komunikasi dengan Pertindakan 0. .2917 Melakukan intervensi 18 Pertindakan 0.996 pasien menjelang ajal (dying care) 0.18 17.502 setiap kondisi 0.7500 .

24 15 pasien menjelang ajal 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesa kegiatan ian (Wpk) kegiatan (Wpk) Dalam jam Dalam menit 19 Melakukan perawatan Pertindakan 0.4826 28.24 12.07 0. Post) 21 Melakukan perawatan pasien dengan resiko radio aktif (radio Pertindakan 0.24 0.868 0.10 0.18 24.2454 14.2500 20 Melakukan perawatan pasien transplantasi Pertindakan 0.6978 therapi) 22 Menyiapkan pasien untuk tindakan Pertindakan 0.724 pasien terminal .16 41. .498 dalam pemberian 0.08 45 sumsum tulang (Pre.956 tindakan medik khusus & berisiko tinggi Memberikan 27 perawatan pada Pertindakan 0.4089 Brachioterapi Melakukan komunikasi terapeutik 23 Pertindakan 0.7500 Intra.2813 16.18 15 CVC & port a cath 0.2500 (dying care) Memfasilitasi suasana 25 lingkungan yang Pertindakan 0.2083 asuhan keperawatan Melakukan pendampingan pada 24 Pertindakan 0. 0.878 tenang dan aman Melakukan tata kelola keperawatan pada pasien dengan 26 Pertindakan 0.38 - No.534 0.

24 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesa kegiatan ian (Wpk) kegiatan (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan dokumentasi proses 28 keperawatan pada Pertindakan 0. Wilayah/provinsi akan mendistribusi formasi sesuai dengan kebutuhan setiap fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut 3. Untuk Wilayah DTPK.25 15 tahap: Diagnosis keperawatan Melakukan dokumentasi proses 29 keperawatan pada Pertindakan 0.12 0. kebutuhan ditambah 15 % 4.2713 16.39 - No.278 tahap: Terampilan tindakan keperawatan 30 Menyusun rencana kegiatan individu Pertindakan 0. Kebutuhan ditambah 10% .802 perawat Keterangan : 1.9967 59. . Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun 2.12 0. Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar.

98 diagnosa keperawatan Melakukan penyuluhan kesehatan pada 0.17 Laporan 0.24 14.40 keperawatan dasar/lanjut Merumuskan diagnosis 4 0.524 31.125 7.15 Pertindakan 0. .278 16. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan pengkajian keperawatan lanjutan 0.00 keperawatan Keluarga Membuat prioritas 7 0.13 Laporan 0.98 1 pada Individu Melakukan pengkajian 2 keperawatan lanjutan 0.3 18.12 Laporan 0.40 - Tabel 3.333 199.50 intervensi kesehatan .208 12.183 10.217 13.4 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Jenjang Ahli Pertama No.24 Laporan 0.02 8 keluarga pada setiap kondisi.24 Laporan 0.12 Laporan 0. Melakukan pendidikan 9 kesehatan pada 0.13 Laporan 3.50 dini/penemuan kasus baru Melakukan support 11 kepatuhan terhadap 0.44 keperawatan individu Merumuskan diagnosis 6 0.125 7.11 Laporan 0.68 masyarakat Melaksanakan case 10 finding/deteksi 0.48 pada Keluarga Memberikan konsultasi 3 data pengkajian 0.17 Laporan 0.

Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan pendidikan 12 kesehatan pada individu 0.10 Pertindakan 0.52 masalah kesehatan Melakukan pendidikan 18 kesehatan pada 0.41 - No.14 Pertindakan 0.673 100.125 7.10 Pertindakan 0.66 (dying care) Memfasilitasi suasana 21 lingkungan yang tenang 0.50 pemberian asuhan keperawatan Melakukan pendampingan pada 20 pasien menjelang ajal 0.442 26.219 13.20 Pertindakan 0.09 Pertindakan 0.28 Pertindakan 0.26 Pertindakan 0.14 . .511 30.488 29.82 masyarakat Melakukan komunikasi 19 terapeutik dalam 0.10 Pertindakan 0.86 Melakukan pendidikan 16 kesehatan pada 0.38 kesehatan anggotanya keluarganya Mengajarkan teknik 14 kontrol infeksi pada 0.481 28.50 pasien Mengajarkan keluarga 13 untuk meningkatkan 0.14 Pertindakan 0.125 7.10 Pertindakan 1.14 Pertindakan 0.547 32.601 36.50 dan aman Memberikan terapi 22 modalitas 0.125 7.06 keluarga dengan penyakit menular 15 Melaksanakan skrining 0.28 kelompok Melakukan kegiatan memotivasi pelaksanaan 17 program pencegahan 0.

38 22. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan pemantauan 23 hemodinamik secara 0.431 25.03 Pertindakan 0.12 Pertindakan 0.86 resiko rendah (bedah minor) pada tahap intra operasi Melakukan tindakan 33 keperawatan pada 0.12 Pertindakan 0.48 embriotransfer/ovum pick up Melakukan tindak self 27 Help group pada pasien 0.12 Pertindakan 0.50 interprestasinya Melakukan perawatan bayi 25 asfiksia/BBLR/kelainan 0.31 18.243 14.23 13.125 7.13 Pertindakan 0.18 Pertindakan 0.50 kongenital/keadaan khusus Mempersiapkan 26 tindakan 0.09 Pertindakan 0.125 7.3 18.58 kekerasan Melakukan perawatan 31 pasien dengan gangguan 0.42 - No.25 Pertindakan 0.00 orientasi realita Melakukan tindakan keperawatan pada pasien dengan intervensi 32 pembedahan dengan 0.208 12.12 Pertindakan 0.125 7.02 gangguan jiwa Melakukan perawatan 30 pasien dengan perilaku 0.60 kognitif Melakukan terapi 29 lingkungan pada pasien 0.267 16.80 pasien dengan intervensi pembedahan dengan .80 gangguan jiwa Melakukan terapi 28 0.50 invasive Melakukan pemantauan 24 ECG dan 0.12 Pertindakan 0.12 Pertindakan 0. .

92 pada tahap Pelaksanaan tindakan keperawatan .84 38 kehilangan.20 mental spiritual Melatih interaksi sosial 35 pada pasien dengan 0.30 Pertindakan 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit resiko tinggi (Bedah jantung.48 planning) Melakukan rujukan 43 keperawatan 0.66 Melakukan dokumentasi 44 proses keperawatan 0.208 12.278 16.50 masalah kesehatan mental Memfasilitasi 36 pemberdayaan peran 0. berduka dan kematian Melakukan evaluasi 39 tindakan keperawatan 0.18 Pertindakan 0.24 Pertindakan 0.19 Pertindakan 0.611 1956. . dll) pada tahap intra operasi Melakukan rehabilitasi 34 0.167 10. bedah syaraf.42 25.5 90.18 Pertindakan 1.68 pada kelompok Melakukan ringkasan 41 0.02 pasien pindah Melakukan perencanaan 42 pasien pulang (discharge 0.00 pada keluarga Melakukan evaluasi 40 tindakan keperawatan 0.20 Perlaporan 32.306 18.19 Pertindakan 0.314 18.02 ajal sampai meninggal Memberikan dukungan dalam proses 0.36 dan fungsi anggota keluarga Memberikan perawatan 37 pada pasien menjelang 0.12 Pertindakan 0.13 Pertindakan 0.282 16.12 Pertindakan 0.43 - No.23 Perrencana 0.625 37.267 16.

09 Perpasien 0.177 10. Wilayah/provinsi akan mendistribusi formasi sesuai dengan kebutuhan setiap fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut 3.14 kasus keperawatan Melaksanakan survei 47 pelayanan dan asuhan 0.134 8.11 Perpasien 0.757 105. Untuk Wilayah DTPK.04 perawat dan mahasiswa harian Melakukan pemberian 0.30 Perdokumen 1.24 0. kebutuhan ditambah 15% 4. . Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun 2.62 48 perawat Melakukan orientasi Perdokumen 49 0.569 34. kebutuhan ditambah 10% .14 Perlaporan 0.42 51 preseptorship dan mentorship Keterangan: 1.90 50 penugasan perawat Melakukan 0.70 keperawatan Menyusun rencana kegiatan individu 0.15 Perpasien 0.365 21.44 - No.245 14. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melaksanakan studi 46 0. Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar.

17 0.45 - Tabel 3. .117 7.48 pada Keluarga Memberikan konsultasi 3 data pengkajian Laporan 0.8 kesehatan anggotanya .29 0.6 keluarga pada setiap kondisi.21 0.44 keperawatan dasar/lanjut 4 Merumuskan diagnosis Laporan 0.208 12.8 masyarakat 9 Melaksanakan case finding/deteksi Pertindakan 0.24 0.83 49.67 100.17 0.21 0.21 12.23 0.2 dini/penemuan kasus baru 10 Melakukan support kepatuhan terhadap Pertindakan 0.3 18 diagnosa keperawatan 7 Melakukan penyuluhan kesehatan pada Pertindakan 0.48 pada Individu 2 Melakukan pengkajian keperawatan lanjutan Laporan 0.117 7.02 keperawatan Keluarga Membuat prioritas 6 Laporan 0.6 36 intervensi kesehatan Mengajarkan keluarga 11 untuk meningkatkan Pertindakan 0.10 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit 1 Melakukan pengkajian keperawatan lanjutan Laporan 0.208 12.02 keperawatan individu Merumuskan diagnosis 5 Laporan 0.5 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Jenjang Ahli Muda No.48 28.524 31.24 0. 8 Melakukan pendidikan kesehatan pada Pertindakan 0.21 1.24 0.

24 0.51 30.5 30 invasif 22 Melakukan pemantauan ECG dan Pertindakan 0.8 18 pasien menjelang ajal (dying care) 19 Memfasilitasi suasana lingkungan yang tenang Pertindakan 0.8 masyarakat 17 Melakukan komunikasi terapeutik dalam Pertindakan 0.4 asfiksia/BBLR/kelainan .49 29.44 26.15 0.75 45 kelompok Melakukan kegiatan 15 memotivasi pelaksanaan Pertindakan 0.24 0.18 0.46 - No.4 12 keluarga dengan penyakit menular 13 Melaksanakan skrining Pertindakan 0.5 30 interprestasinya 23 Melakukan perawatan bayi Pertindakan 0.14 0.36 0.24 0.25 15 modalitas 21 Melakukan pemantauan hemodinamik secara Pertindakan 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit keluarganya Mengajarkan teknik kontrol infeksi pada Pertindakan 0.19 11.13 7.27 0. .31 0.4 14 Melakukan pendidikan kesehatan pada Pertindakan 0.2 dan aman 20 Memberikan terapi Pertindakan 0.28 0.55 33 program pencegahan masalah kesehatan Melakukan pendidikan 16 kesehatan pada Pertindakan 0.05 0.6 pemberian asuhan keperawatan Melakukan pendampingan pada Pertindakan 0.50 0.27 16.23 13.

6 mental spiritual 33 Melatih interaksi sosial pada pasien dengan Pertindakan 0.25 15 kekerasan Melakukan perawatan 29 pasien dengan gangguan Pertindakan 0.42 25.25 15 kognitif Melakukan terapi 27 lingkungan pada pasien Pertindakan 0.22 0.10 0.13 7.30 0. dll) pada tahap intra operasi Melakukan rehabilitasi 32 Pertindakan 0.2 gangguan jiwa Melakukan perawatan 28 pasien dengan perilaku Pertindakan 0.25 15 resiko tinggi (Bedah jantung.25 15 orientasi realita Melakukan tindakan keperawatan pada pasien dengan intervensi 30 pembedahan dengan Pertindakan 0. .21 12.19 0.25 15 24 embriotransfer/ovum pick up Melakukan tindak self 25 Help group pada pasien Pertindakan 0. bedah syaraf.8 resiko rendah (bedah minor) pada tahap intra operasi Melakukan tindakan keperawatan pada pasien dengan intervensi 31 pembedahan dengan Pertindakan 0.42 25.24 0.31 18.21 0.2 gangguan jiwa Melakukan terapi 26 Pertindakan 0.20 0.47 - No. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit kongenital/keadaan khusus Mempersiapkan tindakan Pertindakan 0.16 0.26 0.6 masalah kesehatan .20 0.

12 0.18 1.28 16.10 0.8 pada tahap Pelaksanaan tindakan keperawatan Melaksanakan studi 42 Perlaporan 0.3 78 perawat dan mahasiswa .07 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit mental Memfasilitasi pemberdayaan peran Pertindakan 0.18 0.8 kasus keperawatan Melaksanakan survei 43 pelayanan dan asuhan Perpasien 0.27 16. .24 14.18 10.8 planning) 41 Melakukan dokumentasi proses keperawatan Perlaporan 0.13 7.8 36 kehilangan.48 - No.18 10.12 0.09 0.27 16. berduka dan kematian Melakukan evaluasi 37 tindakan keperawatan Pertindakan 0.29 17.8 pasien pindah 40 Melakukan perencanaan pasien pulang (discharge Perlaporan 0.2 keperawatan 44 Menyusun rencana kegiatan individu Perkegiatan 0.4 ajal sampai meninggal Memberikan dukungan dalam proses Pertindakan 0.12 0.24 0.75 45 perawat 45 Melakukan orientasi Perkegiatan 0.4 pada kelompok 39 Melakukan ringkasan 0.25 15 34 dan fungsi anggota keluarga 35 Memberikan perawatan pada pasien menjelang Pertindakan 0.16 0.83 49.12 0.2 pada keluarga 38 Melakukan evaluasi tindakan keperawatan Perlaporan 0.

kebutuhan ditambah 10% .49 - No.16 1.18 3. .24 0.4 penugasan perawat harian 47 Melakukan preseptorship dan Perlaporan 0.12 0.8 keperawatan Keterangan: 1.23 193.25 15 mentorship 48 Melakukan supervisi Perdokumen 0.49 29. Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun 2.53 91. Wilayah/provinsi akan mendistribusi formasi sesuai dengan kebutuhan setiap fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut 3. kebutuhan ditambah 15% 4. Untuk Wilayah DTPK.8 klinik dan manajemen 49 Melakukan koordinasi teknis pelayanan Perlaporan 0. Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit 46 Melakukan pemberian Perdokumen 0.

25 0.8 kelompok 6 Membuat prioritas Laporan 0.24 0.12 0.29 17.18 3.25 15 kelompok 8 Merumuskan tindakan keperawatan Pertindakan 0.3 18 diagnosa keperawatan 7 Merumuskan tujuan keperawatan pada Laporan 0.50 - Tabel 3.4 9 keluarga dalam meningkatkan kesehatan keluarga Memobilisasi 10 Pertindakan 0.8 (memanfaatkan) .18 0.524 31.68 0.68 0.44 keperawatan dasar/lanjut 5 Merumuskan diagnosis keperawatan Laporan 0.36 pada Individu Melakukan pengkajian 2 keperawatan lanjutan Laporan 0.4 pada Keluarga 3 Melakukan pengkajian keperawatan lanjutan Laporan 0. .53 211.26 0.58 34.206 12.25 0.25 15 pada kelompok Memfasilitasi dan memberikan dukungan pada Pertindakan 0.24 14.14 0.6 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Jenjang Ahli Madya No. Butir Kegiatan Laporan Angka Waktu Waktu kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan pengkajian 1 keperawatan lanjutan Laporan 0.33 19.8 pada Kelompok 4 Memberikan konsultasi data pengkajian Laporan 0.

5 30 sehat dan sakit Membentuk dan mempertahankan 12 keberadaan kelompok Pertindakan 0.48 28.67 100.51 - No. .58 34.31 1.4 masyarakat pemerhati masalah kesehatan Melaksanakan case 13 finding/deteksi Pertindakan 0.49 29.75 45 17 keluarga dengan penyakit menular Melakukan 18 pembinaan kelompok Pertindakan 0.12 0.23 0.8 resiko tinggi 19 Melakukan pendidikan kesehatan Pertindakan 0.6 36 intervensi kesehatan 15 Melakukan pendidikan kesehatan Pertindakan 0.39 23.25 15 pengendalian faktor risiko .22 0.21 0. Butir Kegiatan Laporan Angka Waktu Waktu kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit sumber daya yang ada dalam penanganan masalah kesehatan 11 Melakukan diseminasi informasi tentang Pertindakan 0.18 0.4 kesehatan anggotanya keluarganya Mengajarkan teknik kontrol infeksi pada Pertindakan 0.09 0.8 pada individu pasien 16 Mengajarkan keluarga untuk meningkatkan Pertindakan 0.18 0.55 33 pada kelompok 20 Melaksanakan advokasi program Pertindakan 0.2 dini/penemuan kasus baru 14 Melakukan support kepatuhan terhadap Pertindakan 0.14 0.26 0.

6 pada masyarakat 22 Melakukan komunikasi terapeutik Pertindakan 0.8 tindakan medik khusus & berisiko tinggi Memberikan obat-obat 26 elektrolit dengan Pertindakan 0.20 0.28 16.23 13.2 dilakukan tindakan keperawatan spesifik sesuai kasus dan kondisi pasien Melakukan 29 rehabilitasi mental Pertindakan 0.08 0.20 0.15 0.37 22. .52 - No.42 25.25 15 tenang dan aman Melakukan tata kelola keperawatan pada 25 pasien dengan Pertindakan 0.31 0.8 konsentrasi tinggi memberikan konsultasi dalam 27 pemberian asuhan Pertindakan 0.17 0.24 0.2 23 pasien menjelang ajal (dying care) Memfasilitasi suasana 24 lingkungan yang Pertindakan 0.51 30.18 10.2 keperawatan khusus/bermasalah Melakukan pemantauan atau penilaian kondisi 28 pasien selama Pertindakan 0. Butir Kegiatan Laporan Angka Waktu Waktu kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit 21 Melakukan pendidikan kesehatan Pertindakan 0.3 18 spiritual .27 16.8 dalam pemberian asuhan keperawatan Melakukan pendampingan pada Pertindakan 0.50 0.22 0.

4 dan area praktik Melakukan kegiatan 40 rekruitmen dan Perlaporan 0.19 6.2 tahap pelaksanaan tindakan keperawatan 34 Melaksanakan Perdokumen evidence based 0.17 10. berduka dan kematian Melakukan evaluasi 32 tindakan keperawatan Perpasien 0.25 15 pada individu 33 Melakukan dokumentasi proses keperawatan pada Perkegiatan 0.44 386.18 0.38 5.2 31 proses kehilangan.05 63 harian ruang rawat 36 Menyusun rencana kegiatan individu Perkegiatan 0.26 15. .02 1.36 21.18 0.17 0.2 tahunan practice 35 Menyusun rencana Perdokumen program tahunan unit 0.6 pasien menjelang ajal sampai meninggal Memberikan dukungan dalam Perlaporan 0.53 - No.6 seleksi perawat 41 Melakukan Perlaporan 0.27 16. Butir Kegiatan Laporan Angka Waktu Waktu kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit 30 Memberikan perawatan pada Pertindakan 0.27 0.27 10 600 keperawatan Melakukan sistem/metode Perdokumen 0.28 316.19 0.27 1 60 perawat Mengorganisasikan 37 kegiatan pelayanan Perkegiatan 0.52 31.81 0.8 kredensialing perawat .27 0.27 1.2 38 pemberian asuhan keperawatan Menyusun uraian 39 tugas sesuai peran Perlaporan 0.

Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar.12 0. Jenjang jabatan perawat di Puskesmas.22 0. Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun 2. kebutuhan ditambah 10% 5.20 0.42 25.54 - No.68 40. Wilayah/provinsi akan mendistribusi sesuai dengan kebutuhan setiasp fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut 3.47 28.6 mentorship 44 Melakukan program mutu klinik pelayanan Perlaporan 0. kebutuhan ditambah 15% 4.27 9. Untuk wilayah DTPK.8 kinerja perawat Melakukan 43 preseptorship dan Perlaporan 0. Butir Kegiatan Laporan Angka Waktu Waktu kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit 42 Melakukan penilaian Perlaporan 0.2 keperawatan 45 Melakukan program monitoring-evaluasi Laporan 0. .51 570.2 pelayanan keperawatan Keterangan : 1. Maksimal Ahli Madya dengan latar belakang Spesialis Komunitas .

208 12.7 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Jenjang Ahli Utama No. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan pengkajian 1 keperawatan lanjutan Laporan 0.7 42 6 kesehatan Membuat prioritas 10 Pertindakan 0.7 102 8 dini/penemuan kasus baru .6 36 24 Masyarakat 8 Memanfaatkan sumber daya yang ada dalam Laporan 0.7 42 6 diagnosa keperawatan 11 Melaksanakan case finding/deteksi Pertindakan 1.55 - Tabel 3.5 30 32 keperawatan dasar/lanjut 5 Membuat prioritas Laporan 0.6 36 48 diagnosa keperawatan 6 Merumuskan tujuan keperawatan pada Laporan 0.6 36 28 penanganan masalah kesehatan Melakukan desiminasi 9 tentang masalah Pertindakan 0.5 390 6 pada Masyarakat 4 Memberikan konsultasi data pengkajian Laporan 0.48 87 pada Individu Melakukan pengkajian 2 keperawatan lanjutan Laporan 0.4 52 pada Keluarga 3 Melakukan pengkajian keperawatan lanjutan Laporan 6.24 14. .3 18 80 Masyarakat 7 Merumuskan tindakan keperawatan pada Laporan 0.

23 13.5 30 38 individu pasien 14 Melakukan follow up keperawatan pada Pertindakan 0.5 30 28 kesehatan anggotanya keluarganya 16 Mengajarkan teknik kontrol infeksi pada Pertindakan 0.5 30 6 masyarakat 21 Melakukan komunikasi terapeutik dalam Pertindakan 0.7 42 3 surveillance 19 Memanfaatkan sumber- sumber di komunitas Pertindakan 0. .3 18 12 pasien menjelang ajal (dying care) Memfasilitasi suasana 23 lingkungan yang tenang Pertindakan 0.4 24 12 keluarga dengan penyakit menular Melakukan pendidikan 17 kesehatan pada Pertindakan 0. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan support 12 kepatuhan terhadap Pertindakan 0.8 12 pemberian asuhan keperawatan 22 Melakukan pendampingan pada Pertindakan 0.5 30 4 kelompok Melaksanakan 18 Pertindakan 0.6 36 4 dalam pencegahan masalah kesehatan 20 Melakukan pendidikan kesehatan pada Pertindakan 0.6 36 28 intervensi kesehatan Melakukan pendidikan 13 kesehatan pada Pertindakan 0.2 12 21 dan aman .56 - No.5 30 45 keluarga dengan resiko tinggi 15 Mengajarkan keluarga untuk meningkatkan Pertindakan 0.

57 - No.3 18 60 tahap pelaksanaan tindakan keperawatan 34 Menyusun rencana strategis bidang Perdokumen 23.21 1392. .4 24 20 pasien Melakukan terapi 25 Pertindakan 0. berduka dan kematian 33 Melakukan dokumentasi proses keperawatan pada Perpasien 0.6 1 keperawatan .7 42 23 komplementer/holistik Melakukan rehabilitasi 27 Pertindakan 0.3 18 24 mental spiritual Melakukan pemberdayaan 28 masyarakat pada Pertindakan 60 3600 2 pemulihan pasca bencana Melakukan pengkajian 29 kebutuhan pelayanan Pertindakan 24 1440 2 keperawatan pasca bencana 30 Melakukan pembinaan kelompok masyarakat untuk memenuhi Pertindakan 34 2040 2 kebutuhan pelayanan keperawatan pasca bencana Memberikan perawatan 31 pada pasien menjelang Pertindakan 24 1440 2 ajal sampai meninggal Memberikan dukungan 32 dalam proses Pertindakan 32 1920 2 kehilangan. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit Melakukan terapi 24 lingkungan kepada Pertindakan 0.5 30 24 bermain pada anak Melakukan tindakan 26 terapi Pertindakan 0.

. Jenjang utama hanya ada di rumah sakit rujukan/kelas A.3 18 10 perawat Merancang kegiatan 38 peningkatan mutu Perlaporan 1. Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil kredit Penyelesaian Penyelesaian kegiatan kegiatan (Wpk) (Wpk) Dalam jam Dalam menit 35 Menyusun rencana Perdokumen kegiatan individu 1 60 98 harian perawat 36 Melakukan preseptorship dan Perlaporan 9. Kebutuhan formasi untuk setiap wilayah/provinsi dalam satu tahun. 3. kebutuhan ditambah 15%.8 108 2 profesi perawat Merancang sistem 39 penghargaan dan Perdokumen 1. Untuk wilayah dengan kepadatan penduduk lebih besar. 4.8 48 2 manajemen resiko 42 Melakukan manajemen pembiayaan efektif dan Perlaporan 2. Wilayah/provinsi akan mendistribusi sesuai dengan kebutuhan setiasp fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut.5 90 1 hukum bagi perawat Merancang kegiatan 40 Perdokumen 1 60 2 promosi perawat 41 Melakukan program Perlaporan 0. .5 570 22 mentorship Melakukan pembinaan 37 etik dan disiplin Perlaporan 0.58 - No. 2.3 138 1 efisien Keterangan 1.

Perkali 0.15 0.45 0. .83 mulut di klinik gigi Melakukan Pencatatan dan 13.02 0.13 0.66 perkali obat dan bahan bulanan Laporan 2.48 0.16 Unit Melakukan triase pada 12.24 0.59 - Tabel 4. Perpasien 0. Perkali 0.33 0.1 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Gigi/Terapis Gigi dan Mulut Jenjang Keterampilan Terampil Waktu SATUAN ANGKA Penyelesaian NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Butir Kegiatan (Wpk) per Jam Menyusun pengajuan Laporan 1.42 pelaporan harian Melakukan Pemeriksaan subjektif pada pasien di 14.08 tingkat dasar dan rujukan Melakukan Pemeriksaan 16. Perkali 0.08 peralatan sterilisasi 9. Melaksanakan sterilisasi bahan Perkali 0.12 0.39 0.15 0. Melakukan inventarisasiAlat 0.08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melakukan Pemeriksaaan vital 15.08 objektif pada pasien di . sign pada pasien di pelayanan Perpasien 0. Menyiapkan Dokumen Perpasien 0. Perkali 0.16 Mempersiapkan sarana/ 8.30 0. Perpasien 0. permintaan kebutuhan alat.25 Instrument/alat 7.42 perkali Melakukan inventarisasiObat Laporan 3.42 dan bahan perkali Melakukan pemilahan dan 4.15 0.42 penyimpanan alat Melakukan persiapan ruangan 5.42 Melakukan desinfeksi Dental 11.42 10.37 0.14 0. Perkali 0. 0. Perkali 0.48 0. Melaksanakan sterilisasi alat Perkali 0.43 0. pelayanan kesehatan gigi dan Perpasien 0. 0.42 pelayanan Melakukan persiapan 6.

08 Melaksanakan identifikasi dan penegakan diagnosa 22. Perkwadran 0.96 0. . Perpasien 0.01 0.96 0.03 gigi dan mulut .15 1.60 - Waktu SATUAN ANGKA Penyelesaian NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Butir Kegiatan (Wpk) per Jam pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melakukan Penjaringan 17. Perpasien 0.25 karang gigi Melakukan Perawatan luka non 24.96 0.01 0. Perpasien 0.05 bahan medik gigi dasar Melakukan manipulasi bahan 29.41 penyuluhan memberikan konsultasi kepada 27.25 individu/ kelompok Melakukan Pemeriksaan 18.33 post op rongga mulut Membimbing sikat gigi pada 25. Perkali 0.01 0. Melakukan Pemeriksaan def Per pasien 0.08 debris/plak indeks Melakukan pemeriksaan 19.96 0. Perpasien 0.10 0.08 21. Perkali 0. Perkali 0. kelompok/masyarakat Melakukan Pembersihan 23.08 individu/kelompok Menyusun rencana/jadwal 26.08 keperawatan gigi pada individu. Melakukan Pemeriksaan DMF-T Perpasien 0.1 tenaga kesehatan lain Melakukan transfering alat dan 28. Perpasien 0. Perkali 0.33 0. kesehatan gigi dan mulutPada Perkali 0.36 0.31 0. Perkasus 0.03 pada kasus medik gigi dasar Melakukan rujukan kesehatan 30.22 0.08 calculus index 20.19 0.

25 sanitasi ruangan Melakukan pencatatan dan pelaporan pelayanan 8. 0.66 perkali obat dan bahan Tahunan Melakukan penyimpanan obat 3. obat dan 0.42 perkali bahan Bulanan Menyusun pengajuan Laporan 2. Perkali 0. kebutuhan alat.37 0.08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melakukan Penjaringan 12.16 medis Melaksanakan hygiene 7. Perpasien 0.2 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Gigi/Terapis Gigi dan Mulut Jenjang Keterampilam Mahir Waktu SATUAN ANGKA Penyelesaian NO BUTIR KEGIATAN Butir Kegiatan HASIL KREDIT (Wpk) per Jam Menyusun rencana Laporan 1.06 0. Perkali 0.12 0.25 kesehatan gigi dan mulut . Perpasien 0.29 0. Perkali 0.15 1.48 0.42 pemakaian obat dan bahan Melakukan persiapan Obat 5.13 0.16 dan bahan Mempersiapkan alat dan 6.14 0.48 0. .08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melakukan Pemeriksaaan vital sign pada pasien di 10.42 dan bahan Melakukan pencatatan 4. permintaan kebutuhan alat. Perkali 0. Perkali 0. Perpasien 0. Perkali 0.42 keperawatan gigi dan mulut bulanan Melakukanpemeriksaan subyektif pada pasien di 9.08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melakukan Pemeriksaan objektif pada pasien di 11.85 0. bahan pengelolaan limbah Perkali 0.61 - Tabel 4.78 0.01 0.

01 0. Perkali 0. . Perkali 0. Perkwadran 0.38 0.08 CPITN Melakukan Penghitungan 15.33 kelompok Memberikan konsultasi 22. kelompok /masyarakat 17. Perpasien 0.08 1 Program UKGS 24. Melakukan Fissure silent Perpasien 0.01 0.75 0.05 anastesi Melakukan rujukan 27.06 sementara 1 (satu) bidang Melakukan pencabutan gigi 26.08 individu.16 PTI/RTI Melaksanakan identifikasi dan penegakan diagnosa 16. Melakukan suction Perpasien 0.62 - Waktu SATUAN ANGKA Penyelesaian NO BUTIR KEGIATAN Butir Kegiatan HASIL KREDIT (Wpk) per Jam Pada individu/kelompok Melakukan Rekapitulasi hasil 13. penyuluhan pada individu/ Perkali 0.48 0.25 18.33 Melaksanakan penambalan 25. sulung dengan topikal Pergigi 0. Perkasus 0.09 0.16 19.16 kepada tenaga kesehatan lain Melakukan pembinaan 23.19 0. Melakukan Aplikasi fluor Perpasien 0.33 karang gigi Melakukan kegiatan 21.16 0. Perkasus 0.10 0. Melakukan Penambalan ART Perpasien 0.33 0. Perpasien 0.03 kesehatan gigi dan mulut .42 penjaringan Melakukan Pemeriksaan 14. keperawatan gigi pada Perpasien 0.32 0.75 0.31 0.06 0. Perpasien 0.16 Melaksanakan Pembersihan 20.

42 limbah medis Melakukan pengawasan 5.04 0.08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melaksanakan Pemeriksaaan vital sign pada pasien di 8. 0.42 keperawatan gigi dan mulut tahunan Melaksanakan Pemeriksaan subjektif pada pasien di 7.08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melaksanakan Pemeriksaan objektif pada pasien di 9. analisis hasil pemeriksaan Perpasien 0.96 0. obat dan bahan Tahunan perkali Mengelola permintaan Laporan 2. Perkali 0. Perpasien 0.80 0. Perpasien 0.12 0.80 0.66 perkali bahan bulanan Melakukan pengawasan 3. Perpasien 0.25 individu/kelompok Melakukan Evaluasi dan 11. . analisis hasil pemeriksaan Perpasien 0.14 0.15 0.16 debris/plak indeks Melakukan Evaluasi dan 12.63 - Tabel 4.02 0. Perkali 0.3 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Gigi/Terapis Gigi dan Mulut Jenjang Keterampilam Penyelia Waktu SATUAN ANGKA Penyelesaian NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Butir Kegiatan (Wpk) per jam Menyusun rencana kebutuhan Laporan 1.96 0.13 0. kesehatan gigi dan mulut Pada Perkali 0. obat dan 0.15 1. kebutuhan alat.66 alat.25 hygiene sanitasi ruangan Melakukan pencatatan dan pelaporan pelayanan 6.16 calculus index . Perkali 0.96 0.42 sterilisasi alat dan bahan Melaksanakan pengelolaan 4. Perkali 0.08 pelayanan tingkat dasar dan rujukan Melakukan Penjaringan 10.

01 0.80 0.03 gigi dan mulut .10 0.19 0. Perkasus 0.70 0. .16 anastesi Melakukan rujukan kesehatan 24.16 PTI/RTI Melaksanakan identifikasi dan penegakan diagnosa 17. Perkwadran 0. Perpasien 0.01 0. kelompok/masyarakat Melaksanakan Pembersihan 18.15 1 UKGM Melaksanakan penambalan 22.08 keperawatan gigi pada individu.16 analisis hasil pemeriksaan def Melakukan Evaluasi dan 14.58 penyuluhan Memberikan konsultasi kepada 20. sulung Dengan infiltrasi Pergigi 0. analisis hasil pemeriksaan Perpasien 0.70 0. analisis hasil pemeriksaan Perpasien 0. Perpasien 0.37 0. Perkali 0. Perkasus 0.32 0.80 0. analisis hasil penghitungan Perpasien 0.33 karang gigi Membuat alat peraga 19.64 - Waktu SATUAN ANGKA Penyelesaian NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Butir Kegiatan (Wpk) per jam Melakukan Evaluasi dan 13. Perpasien 0.16 tenaga kesehatan lain Melakukan pembinaan Program 21.23 0.16 CPITN Melakukan Evaluasi dan 16. Perkali 0.08 sementara 2 (dua) bidang Melakukan pencabutan gigi 23.16 DMF-T Melakukan Evaluasi dan 15.

4 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Gigi/Terapis Gigi dan Mulut Jenjang Ahli Pertama Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam Mengelola permintaan Laporan 1.08 berkebutuhan khusus Melaksanakan Pemeriksaan 7.29 0. vital sign pada pasien Per 50 pasien 0.08 berkebutuhan khusus Melakukan penjaringan kesehatan gigi dan mulut pada 8.42 pengelolaan limbah medis Mengidentifikasi data program 4.33 0.25 pelanggan Melakukan pengawasan 3.29 0. . Perkali 0. Perkegiatan 0.16 keperawatan gigi pada .01 0.25 dan mulut Melaksanakan Pemeriksaan 5. diagnosa/masalah Per 50 pasien 0.08 berkebutuhan khusus Melaksanakan Pemeriksaaan 6.29 0.93 0.65 - Tabel 4. pelayanan keperawatan gigi Perkegiatan 0.42 perkali bahan tahunan Melakukan survey kepuasan 2.16 caries Melakukan Pengukuran 11.16 saliva Melakukan Identifikasi 13. subjektif pada pasien Per 50 pasien 0. Perpasien 0. obat dan 0.08 0. Perpasien 0.29 0.33 0.12 0.33 0. Perpasien 0.35 0.16 kariogenik Melakukan Aplikasi detector 10. objektif pada pasien Per 50 pasien 0.25 individu/kelompok berkebutuhan khusus Melakukan Penilaian diet 9. kebutuhan alat.08 1. Perpasien 0.16 konsistensi saliva Melakukan Pengukuran PH 12. Per 60 kali 0.

48 0. Perpasien 0. Per 10 kali 0.03 0. .25 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pengelolaan hasil evaluasi kegiatan pelayanan 26.48 0.08 pasien pra dan post operasi Membimbing sikat gigi pada 19.70 0.33 pra operasi Melakukan Pemeliharaan 18.47 0.05 0. Perkegiatan 0.08 0.06 bahan spesialistik . Per 5 pasien 0.66 Memberikan konsultasi kepada 21.35 0. kebersihan gigi dan mulut Per 5 pasien 0.16 tenaga kesehatan lain Mempersiapkan pelatihan 22. Per 50 pasien 0.30 0. 0.08 remineralisasi Melakukan Pembersihan Per 10 16. Menyusun materi penyuluhan Perkali 0. individu/kelompok Per 5 kali 0.08 pemeriksaan risiko Karies Melakukan Terapi 15. kegiatan pelayanan asuhan Per 20 kali 0.48 0. Per 20 kali 0.05 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pengelolaan hasil pendokumentasian pelayanan 24.25 asuhan keperawatan gigi dan mulut Melakukan transfering alat dan 27.02 0.33 kader Mendokumentasikan kegiatan 23.05 0.08 berkebutuhan khusus 20.49 0. pelayanan asuhan Per 10 kali 0.16 asuhan keperawatan gigi dan mulut Melakukan Evaluasi hasil 25. kelompok/masyarakat berkebutuhan khusus Merumuskan hasil 14.24 0.66 - Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam individu. Per 5 pasien 0.33 karang gigi Kwadran Melakukan Persiapan pasien 17. Per 4 pasien 0.

. bidang keperawatan gigi bagi Perkegiatan 0.06 pada kasus spesialistik Melakukan penambalan 29.26 0. Perkasus 0.70 0. bidang keperawatan gigi bagi Perkegiatan 0.03 gigi dan mulut Melaksanakan bimbingan di 31. Setiap 50 kali 0.09 0.03 0.67 - Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam Melakukan manipulasi bahan 28. Perkasus 0.33 mahasiswa kesehatan lainnya .33 mahasiswa kesehatan gigi Melaksanakan bimbingan di 32.08 permanen1 (satu) Bidang Melakukan rujukan kesehatan 30.02 0.

14 1.68 - Tabel 4. Perkegiatan 0.16 11. Perpasien 0.33 berkebutuhan khusus Melaksanakan Pemeriksaan 0. individu/kelompok Perkali 0.08 7.25 dan mulut Melaksanakan Pemeriksaan 0. subjektif pada pasien Perpasien 0.08 6.5 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Gigi/Terapis Gigi dan Mulut Jenjang Ahli Muda Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam Melakukan koordinasi (pre 1. Perpasien 0.42 conference dan post conference) Membuat Instrumen survey 2.14 0. objektif pada pasien Perpasien 0.16 13. . Evaluasi.96 0.12 0.24 0.35 berkebutuhan khusus Melaksanakan Pemeriksaaan 0.33 berkebutuhan khusus Melakukan penjaringan pada 9. Perkegiatan 0.24 1. Perkali 0.16 8.29 . pelayanan keperawatan gigi Perkegiatan 0.29 kariogenik Melakukan Aplikasi detector 0. Perpasien 0. konsistensi saliva Perpasien 0. vital sign pada pasien Perpasien 0.16 12.29 caries Melakukan Pengukuran 0.42 rekomendasi hasil penjaringan Melakukan Penilaian diet 0.25 berkebutuhan khusus Melaksanakan 10.25 penggunaan APD Mengolah data program 5.08 1.25 kepuasan pelanggan Melakukan analisis keluhan 3.analisis dan Perkali 0.5 pelanggan Melakukan pengawasan 4.

03 0.25 27. UKGS kesehatan gigi dan Perkali 0.29 saliva Melakukan Identifikasi diagnosa/masalah keperawatan gigi pada 15.16 individu.05 evaluasi kegiatan pelayanan .27 0. pelayanan asuhan Perkali 0. Perkali 0.20 0.69 - Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam Melakukan Pengukuran PH 0. Perkali 0.16 pemeriksaan risiko Karies Melakukan Komunikasi 17. Melaksanakan pelatihan kader Perkegiatan 0.16 14. Perpasien 0. Perkali 0.22 0.92 kelompok berkebutuhan khusus Memberikan konsultasi kepada 21.5 Mendokumentasikan kegiatan 0.92 mulut 23. Perkwadran 0.05 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pengelolaan hasil 0. Perpasien 0.88 0.48 asuhan keperawatan gigi dan mulut Melakukan Evaluasi hasil 0. Perpasien 0.33 0.05 pendokumentasian pelayanan 25.06 therapeutik Melakukan Pembersihan 18.66 26. .33 karang gigi Melakukan Perawatan pasca 19. Perkali 0.16 tenaga kesehatan lain Melakukan Evaluasi program 22. Perpasien 0.98 0.35 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pengelolaan hasil 0.24 0. kegiatan pelayanan asuhan Perkali 0.02 1.05 24. Perpasien 0. kelompok/masyarakat berkebutuhan khusus Merekomendasikan hasil 16.25 operasi pada rongga mulut Melaksanakan kegiatan penyuluhan pada individu/ 20.

Pergigi 0.52 0.51 0. Perkasus 0.08 infiltrasi anasthesi: Tanpa penyulit . .70 - Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam asuhan keperawatan gigi dan mulut Melakukan penambalan 28.08 permanen 2 (dua) Bidang Melakukan pencabutan gigi permanen akar tunggal dengan 29.

29 0.16 kariogenik Melakukan Aplikasi detector 9.16 caries Melakukan Pengukuran 10. keperawatan gigi pada Perpasien 0.08 1.42 conference dan post conference Mengelola hasil survey 2.08 berkebutuhan khusus Melakukan Pemeriksaaan vital 5.36 0. subjektif pada pasien Perpasien 0.25 individu/kelompok berkebutuhan khusus Melakukan Penilaian diet 8. sign pada pasien berkebutuhan Perpasien 0. Perkegiatan 0.16 konsistensi saliva Melakukan Pengukuran PH 11.29 0.71 1.33 0.33 0. objektif pada pasien Perpasien 0.35 0.08 khusus Melakukan Pemeriksaan 6. .5 kepuasan pelanggan Mensosialisasikan hasil dan 3.71 - Tabel 4. Perpasien 0.6 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Perawat Gigi/Terapis Gigi dan Mulut Jenjang Ahli Madya Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam Memberikan arahan pre 1.80 0.16 berkebutuhan khusus Melakukan penjaringan kesehatan gigi dan mulut pada 7.29 0.16 individu. Perpasien 0.16 saliva Melakukan Identifikasi diagnosa/masalah 12. Perpasien 0. Perkali 0.29 0. Perpasien 0. kelompok/masyarakat .25 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pemeriksaan 4.33 0. tindak lanjut program Perkegiatan 0. Perkegiatan 0.

48 0.35 0. Perpasien 0. pelayanan asuhan Perkali 0.66 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pengelolaan hasil evaluasi kegiatan pelayanan 22.05 0. Perkali 0.66 mulut Mengevaluasi kegiatan 18. .38 0.16 infiltrasi anasthesi Dengan penyulit . UKGM kesehatan gigi dan Perkali 0.33 gigi Mengevaluasi kegiatan 15. Perpasien 0.05 0. kegiatan pelayanan asuhan Perkali 0.05 0.16 tenaga kesehatan lain Melakukan Evaluasi program 17.25 rekomendasi risiko Karies Meakukan Pembersihan karang 14.30 0.32 0. Perkali 0. Perkwadran 0.66 asuhan keperawatan gigi dan mulut Melakukan pencabutan gigi permanen akar tunggal dengan 23.05 keperawatan gigi dan mulut Melakukan Pengelolaan hasil pendokumentasian pelayanan 20.03 0.24 0.95 penyuluhan Memberikan konsultasi kepada 16.72 - Waktu Penyelesai SATUAN ANGKA an Butir NO BUTIR KEGIATAN HASIL KREDIT Kegiatan (Wpk) per jam berkebutuhan khusus Memantau hasil pemeriksaan 13.40 0.05 asuhan keperawatan gigi dan mulut Melakukan Evaluasi hasil 21.42 pelatihan kader Mendokumentasikan kegiatan 19. Perkegiatan 0. Pergigi 1. Perkali 0.

0182 10 600 cengkram dengan kehilangan gigi 1 - 3 elemen Membuat Sendok Sendok 4 0.1 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Teknisi Gigi Jenjang Ketrampilan Pelaksana Waktu Waktu Satuan Angka penyelesaian penyelesaian No Butir kegiatan hasil kredit kegiatan (wpk) kegiatan (wpk) Dalam jam Dalam menit Menyiapkan peralatan dan bahan untuk 1 Kegiatan 0.00404 4 240 Cetak Perorangan cetak Membuat Galengan Galengan 5 gigit dengan malam 0.00072 0.3 elemen (horse shoe) Membuat Gigi Tiruan sebagian lepasan dengan 3 Protesa 0.01056 8 480 crown akrilik Membuat kantilever 7 Protesa 0.00224 4 240 gigit (bite wall) Membuat single 6 Protesa 0. .73 - Tabel 5.01152 9 540 bridge akrilik Membuat bridge akrilik dengan 8 jumlah elemen 3 Protesa 0.25 15 membuat gigi tiruan tingkat kesulitan I Membuat Gigi Tiruan sebagian tanpa cengkeram 2 Protesa 0.006 8 480 akrilik .01964 10 600 atau lebih Membuat inlay dengan bahan 9 Protesa 0.01664 8 480 dengan kehilangan gigi 1 .

01384 10 600 dengan basis tiruan yang baru ( rebasing) Mereparasi gigi tiruan akrilik 20 dengan Protesa 0.00784 6 360 gigi tiruan yang hilang Mereparasi gigi tiruan akrilik patah 16 Protesa 0.74 - Waktu Waktu Satuan Angka penyelesaian penyelesaian No Butir kegiatan hasil kredit kegiatan (wpk) kegiatan (wpk) Dalam jam Dalam menit Membuat onlay/ 10 uplay dengan Protesa 0.00604 8 480 bahan akrilik Membuat model die 11 (pindex.0096 6 360 dengan bagian yang hilang Mereparasi gigi tiruan akrilik 17 dengan Protesa 0.01136 8 480 penyesuaian batas pinggir prothesa (relining) Melakukan penggantian basis gigi tiruan akrilik 19 Protesa 0.01008 4 240 penambahan cengkram .00216 6 360 tray system) Membuat splint 12 Splint 0.00752 8 480 oklusal 13 Membuat bionator Bionator 0.01004 8 480 penambahan elemen gigi Mereparasi gigi tiruan akrilik dengan 18 Protesa 0. .0086 4 240 tiruan retak akrilik Mereparasi gigi tiruan akrilik patah 15 tanpa ada bagian Protesa 0.01616 12 720 Mereparasi gigi 14 Protesa 0. die lock Model die 0.

01004 6 360 Mereparasi cekat 22 Protesa 0. .01004 4 240 akrilik .75 - Waktu Waktu Satuan Angka penyelesaian penyelesaian No Butir kegiatan hasil kredit kegiatan (wpk) kegiatan (wpk) Dalam jam Dalam menit Mereparasi 21 orthodonti lepasan Protesa 0.

0883 32 1920 kombinasi kerangka . .0304 16 960 atau bawah dengan basis akrilik Membuat gigi tiruan penuh rahang atas dan 4 Protesa 0.76 - Tabel 5.0304 28 1680 logam pada dua sisi rahang (bilateral) Membuat gigi tiruan kombinasi kerangka 8 logam lengkap rahang Protesa 0.0188 24 1440 rahang atas atau bawah (unilateral) Membuat Gigi Tiruan kombinasi kerangka 7 Protesa 0.2 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Teknisi Gigi Jenjang Keterampilan Pelaksana Lanjutan Waktu Waktu penyelesaian penyelesaian Satuan Angka No Butir kegiatan kegiatan kegiatan hasil kredit (wpk) (wpk) Dalam jam Dalam menit Menyiapkan peralatan dan bahan untuk 1 Kegiatan 0.0606 24 1440 satu sisi rahang atas atau bawah (unilateral) Membuat Gigi Tiruan kombinasi kerangka 6 logam pada satu sisi Protesa 0.0025 0.0428 32 1920 atas atau rahang bawah (full denture) Membuat gigi tiruan 9 Protesa 0.13 elemen Membuat gigi tiruan penuh rahang atas 3 Protesa 0.0475 12 720 dengan kehilangan gigi 4 .25 15 membuat gigi tiruan tingkat kesulitan II Membuat Gigi tiruan sebagian lepasan 2 Protesa 0.0572 18 1080 bawah dengan basis akrilik Membuat basis kerangka logam pada 5 Protesa 0.

0393 10 1920 spring Membuat aktivator dengan penambahan Canine 1200 18 0.0354 8 1440 Membuat retensi plat sederhana dengan 15 Protesa 0.032 12 480 Membuat feeding plate Feeding 23 0.77 - Waktu Waktu penyelesaian penyelesaian Satuan Angka No Butir kegiatan kegiatan kegiatan hasil kredit (wpk) (wpk) Dalam jam Dalam menit logam lengkap rahang atas dan rahang bawah (full denture) Membuat single crown 10 Crown 0.0346 12 480 Plate Mereparasi gigi tiruan akrilik dengan 24 penambahan Protesa 0. .0254 10 480 cengkram dan elemen gigi pada kerangka .0391 8 1440 labial bow dan retensi sirkumferential Membuat retensi plat dengan labial bow dan 16 Protesa 0.0338 10 1440 ekspansi 20 Membuat mouthguard Mouthguard 0.0192 20 1080 logam ( post core) 14 Membuat coping metal Coping 0.0375 10 canine buccal retractor Buccal satu atau dua buah Membuat rapid palatal 19 Ekspansi 0.0505 24 720 dengan bahan logam Membuat inlay/onlay/ Inlay/Onlay 12 uplay dengan bahan 0.02 6 1200 tray Tray 22 Membuat obturator Obturator 0.0205 8 1200 Membuat bleaching Bleaching 21 0.0337 20 15 dengan bahan logam Membuat bridge 11 Crown 0.0411 20 960 /Uplay logam Membuat pasak/pin 13 Post Core 0.0404 8 1680 cengkeram adam's atau arrow head Membuat aktivator 17 dengan penambahan Spring 0.

0105 8 360 maxillo facial Facial .0114 10 600 logam Mereparasi cekat 26 logam kombinasi Protesa 0. .78 - Waktu Waktu penyelesaian penyelesaian Satuan Angka No Butir kegiatan kegiatan kegiatan hasil kredit (wpk) (wpk) Dalam jam Dalam menit logam Mereparasi cekat 25 Crown 0.0205 10 480 keramik Crown Mereparasi prothesa Maxillo 29 0.0115 12 600 akrilik Mereparasi gigi tiruan 27 Protesa 0.01 10 600 kerangka logam Mereparasi cekat 28 0.

1962 28 1680 .0634 18 1080 pasak Membuat single 8 crown porcelain Crown 0.0776 26 1560 dengan 3 elemen 10 Membuat bridge Crown 0.1134 22 1320 bahan logam Membuat mahkota 7 Pasak 0.1144 30 1800 rahang atas atau bawah (bilateral) Membuat basis kerangka logam 3 lengkap rahang atas Protesa 0.0064 0.1008 18 1080 dengan kombinasi logam Membuat bridge 6 dengan kombinasi Crown 0.1532 30 1800 dan rahang bawah (full denture) Membuat single crown akrilik 5 Crown 0.041 20 1200 dengan coping metal Membuat bridge 9 metal porcelain Crown 0.0796 30 1800 atau rahang bawah (full denture) Membuat basis kerangka logam 4 lengkap rahang atas Protesa 0.25 15 membuat gigi tiruan Tingkat kesulitan III Membuat basis kerangka logam 2 pada dua sisi Protesa 0.3 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Teknisi Gigi Jenjang Keterampilan Penyelia Waktu Waktu penyelesaian penyelesaian Angka No Butir kegiatan Satuan hasil kegiatan kegiatan kredit (wpk) (wpk) Dalam jam Dalam menit Menyiapkan peralatan dan 1 bahan untuk Kegiatan 0.79 - Tabel 5. .

063 30 1800 dengan abutment implant Membuat bruxism 20 Splint 0.147 24 1440 mata Membuat protesa 22 Wajah 0.0414 26 1560 Uplay metal porcelain Membuat implant 12 Crown 0. .1146 40 2400 attachment bilateral Membuat coping 15 Coping 0.80 - Waktu Waktu penyelesaian penyelesaian Angka No Butir kegiatan Satuan hasil kegiatan kegiatan kredit (wpk) (wpk) Dalam jam Dalam menit metal porcelain lebih dari 3-14 elemen Membuat inlay.0812 46 2760 porcelain Membuat inlay. 18 onlay dan uplay all Crown 0.1108 36 2160 unilateral Membuat precision 14 Crown 0.041 40 2400 crown all porcelain Membuat bridge all 17 Crown 0.0792 30 1800 crown Membuat precision 13 attachment Crown 0.0384 30 1800 porcelain Membuat crown/bridge 19 Crown 0.1162 24 1440 wajah . Inlay/Onlay/ 11 onlay dan uplay 0.0632 10 600 porcelain Membuat single 16 Crown 0.0426 24 1440 splint Membuat protesa 21 Mata 0.

0007 1:50 90 anestesi habis pakai tahunan 7 Melakukan kajian penatalaksanaan pra Dokumen 0.0004 0:08 5 anestesi yang akan dilakukan (jika pasien sadar) . .0009 2:00 120 tahunan Dokumen 4 Menyusun rencana kebutuhan alat anestesi.1 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Penata Anestesi Jenjang Ahli Pertama No Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 1 Menyusun rencana kerja Laporan 0.0003 0:08 5 anamnesis/pengkajian 9 Melakukan pendokumentasian/ Laporan 0.0007 0:08 5 sebelum masuk ke ruang operasi 10 Melakukan komunikasi efektif kepada pasien tentang tindakan Laporan 0.0004 0:16 10 harian Dokumen 2 Menyusun rencana kerja Laporan 0.0005 0:16 10 obat dan bahan habis pakai harian 5 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.81 - Tabel 6. obat dan bahan Laporan 0.0050 0:08 5 anestesia 8 Mendokumentasikan hasil Laporan 0. obat dan bahan Laporan 0.0007 1:00 60 anestesi habis pakai bulanan 6 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.0005 0:50 30 bulanan Dokumen 3 Menyusun rencana kerja Laporan 0. Dokumen 0.

0006 0:08 5 dan alat kesehatan yang dipakai 19 Melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru Laporan 0.0033 0:08 5 alat ventilasi mekanik 14 Pendokumentasian semua tindakan yang Laporan 0. .042 0:16 10 dalam pemasangan alat monitoring invasif 13 Melakukan pemasangan Laporan 0.0040 0:08 5 intubasi 16 Melakukan pencatatan 0:20 dan pelaporan selama Dokumen 0.0050 0:25 15 instruksi dokter spesialis anestesiologi 12 Melakukan pendampingan dokter Laporan 0.0012 0:16 10 (RJP) 20 Melakukan pelayanan Laporan 0.0050 0:08 5 instruksi dokter spesialis anestesi 18 Pendokumentasian pemakaian obat-obatan Dokumen 0.0007 0:16 10 dilakukan dalam pelayanan anestesi 15 Melakukan tindakan Laporan 0.82 - No Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 11 Melakukan tindakan anestesia sesuai dengan Laporan 0.0033 12 tindakan anestesi 17 Melakukan tindakan asuhan pelayanan manajemen nyeri sesuai Dokumen 0.0006 0:16 10 terapi inhalasi .

0007 0:25 15 anestesi habis pakai tahunan 7 Mendokumentasikan hasil Dokumen 0.2 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Penata Anestesi Jenjang Ahli Muda No Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 1 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.0004 0:25 15 anestesi yang akan dilakukan (jika pasien sadar) 10 Pendokumentasian semua tindakan yang Laporan 0.83 - Tabel 6. obat dan bahan Dokumen 0. Dokumen 0. obat dan bahan Dokumen 0.0009 2:00 120 tahunan 4 Menyusun rencana kebutuhan alat anestesi.0005 0:25 15 obat dan bahan habis pakai harian 5 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.0003 0:25 15 anamnesis/pengkajian 8 Melakukan pendokumentasian/ Dokumen 0.0007 0:25 15 dilakukan dalam .0007 0:50 30 anestesi habis pakai bulanan 6 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat. .0004 0:16 10 harian 2 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.0005 0:50 30 bulanan 3 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.0007 0:16 10 sebelum masuk ke ruang operasi 9 Melakukan komunikasi efektif kepada pasien tentang tindakan Laporan 0.

0050 0:25 15 terapi oksigenasi 20 Mengatasi faktor Laporan 0.75 45 pernafasan kontrol 22 Melakukan pengakhiran Laporan 0.75 45 kesehatan matra .75 45 terapi inhalasi 19 Melakukan pelayanan Laporan 0.0067 0.75 45 penyulit yang timbul 21 Melakukan pemberian anestesi umum dengan Laporan 0.0067 0:50 30 tindakan anestesia 23 Melakukan tindakan dalam mengatasi Laporan 0.84 - No Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit pelayanan anestesi 11 Melalukan pemeriksaan dan penilaian status Laporan 0.0060 0:50 30 Anestesi 15 Melakukan induksi pada Laporan 0.0067 0.0100 0.0083 0:50 30 terkait dan disiplin ilmu lain 13 Melakukan pengecekan ulang tanda vital.75 45 regional 17 Melakukan asistensi tindakan anestesi Laporan 0.0067 0:25 15 fisik pasien 12 Melakukan kolaborasi dengan dokter spesialis Laporan 0.0100 0:25 15 regional 18 Melakukan pelayanan kepanataan anestesi Laporan 0. 14 Melakukan Informed Consent Tindakan Laporan 0.0050 0:33 20 kondisi gawat darurat 24 Memberikan pelayanan Laporan 0.0043 0:25 15 pasien elektif/terencana 16 Melakukan assistensi tindakan anestesi Laporan 0.0050 0:25 15 (American Society of Anesthesiologist) pasien.0067 0.2000 0. untuk memastkan status ASA Laporan 0. .

3333 0:50 30 pelayanan asuhan kepenataan anestesi .85 - No Butir Kegiatan Satuan Angka Waktu Waktu Hasil Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 25 Mengkompilasi peraturan perundang- Peraturan 0.2100 2:00 120 undangan di bidang pelayanan anestesi 26 Melaksanakan sosialisasi peraturan di Laporan 0.0667 1:00 60 bidang pelayanan anestesi 27 Melaksanakan pemantauan di bidang Laporan 0. .

3 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Penata Anestesi Jenjang Ahli Madya No Butir Kegiatan Satuan Hasil Angka Waktu Waktu Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 1 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.0007 0:50 30 anestesi habis pakai bulanan 6 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.0004 0:08 5 yang akan dilakukan (jika pasien sadar) 10 Pendokumentasian semua tindakan yang Laporan 0.0009 0:50 30 tahunan 4 Menyusun rencana kebutuhan alat anestesi.0007 1:50 90 anestesi habis pakai tahunan 7 Mendokumentasikan hasil Dokumen 0.0005 0:25 15 obat dan bahan habis pakai harian 5 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat. Dokumen 0.0007 0:16 10 dilakukan dalam pelayanan anestesi . .0007 0:08 5 sebelum masuk ke ruang operasi 9 Melakukan komunikasi efektif kepada pasien tentang tindakan anestesi Laporan 0.0005 0:25 15 bulanan 3 Menyusun rencana kerja Dokumen 0. obat dan bahan Dokumen 0.86 - Tabel 6. obat dan bahan Dokumen 0.0004 0:16 10 harian 2 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.0003 0:08 5 anamnesis/pengkajian 8 Melakukan pendokumentasian/ Dokumen 0.

87 - No Butir Kegiatan Satuan Hasil Angka Waktu Waktu Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 11 Analisis hasil pengkajian dan merumuskan Dokumen 0.2250 1:00 60 anestesi 22 Menyiapkan bahan Laporan 0.0100 0:08 5 masalah pasien 12 Evaluasi tindakan penatalaksanaan pra anestesi.2250 1:00 60 bidang pelayanan anestesi 15 Merancang materi teknis peraturan pelaksanaan di Materi 0.1800 2:00 120 anestesi 20 Menyusun petunjuk teknis di bidang Juknis 0.0900 1:00 60 bidang pelayanan anestesi 16 Menyusun laporan kajian di bidang pelayanan Laporan 0. mengevaluasi Laporan 0.2250 0:50 30 .1800 1:00 60 anestesi 19 Menyusun pedoman di bidang pelayanan Pedoman 0.0900 1:00 60 anestesi 17 Menelaah peraturan di bidang pelayanan Peraturan 0.2250 0:50 30 perundang-undangan di bidang pelayanan anestesi 14 Menyusun naskah akademik peraturan di Naskah 0.0075 0:08 5 secara mandiri maupun kolaboratif 13 Menyusun rekomendasi materi teknis bahan perumusan peraturan Rekomendasi 0.2100 1:00 60 anestesi 18 Menganalisis peraturan di bidang pelayanan Peraturan 0.2250 1:00 60 pelayanan anestesi 21 Menyusun panduan di bidang pelayanan Panduan 0. .

.1000 0:16 10 anestesi 24 Melaksanakan supervisi di bidang pelayanan Laporan 0.6600 1:00 60 pelayanan anestesi 26 Menemukan teknologi tepat guna dalam bidang Teknologi 0.0503 2:00 120 anestesi 27 Melakukan penyuluhan tentang pelayanan Laporan 0.0387 2:00 480 kesehatan terpadu .2850 0:16 10 anestesi 25 Melaksanakan penyusunan profil Profil 0.0193 0:25 15 anestesi 28 Melaksanakan pelayanan Laporan 0.88 - No Butir Kegiatan Satuan Hasil Angka Waktu Waktu Kredit Penyelesaian Penyelesaian Kegiatan Kegiatan (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit bimbingan teknis di bidang pelayanan anestesi 23 Melaksanakan asistensi di bidang pelayanan Laporan 0.

obat Daftar 0. obat dan bahan Laporan 0.25 15 anestesi habis pakai yang tersedia 8 Melakukan inventarisasi penggunaan alat.009 2.001 1.00 60 dan bahan anestesi habis pakai bulanan 6 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat. obat Daftar 0. obat dan Dokumen 0.16 10 bahan habis pakai harian 5 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.005 0.50 30 kerja bulanan 3 Menyusun rencana Dokumen 0.001 0.00 120 kerja tahunan 4 Menyusun rencana kebutuhan alat anestesi. obat Laporan 0.89 - Tabel 7.16 10 dan bahan anestesi habis pakai yang telah digunakan 9 Melaksanakan persiapan alat dan Laporan 0.1 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Asisten Penata Anestesi Jenjang Terampil Pelaksana Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 1 Menyusun rencana Dokumen 0.004 0. .002 0.50 90 dan bahan habis pakai tahunan 7 Melakukan inventarisasi alat.002 0.16 10 kerja harian 2 Menyusun rencana Dokumen 0.001 1.002 0:16 10 mesin anestesi .

002 0.20 12 tindakan anestesi 16 Pemeliharaan peralatan agar siap untuk dipakai pada Laporan 0.002 0.001 0.002 0.08 5 kesehatan yang dipakai .08 5 tindakan anestesia selanjutnya 17 Melakukan komunikasi efektif kepada pasien tentang Laporan 0.002 0.08 5 anestesi regional 15 Melakukan monitoring tanda vital selama Laporan 0.08 5 perencanaan teknik anestesi 14 Melakukan persiapan alat alat untuk Laporan 0.001 0.002 0.16 10 administrasi pasien 12 Menyiapkan Laporan 0.08 5 tindakan anestesi yang akan dilakukan (jika pasien sadar) 18 Pendokumentasian semua tindakan yang dilakukan selama Dokumen 001 0. .16 10 proses pelayanan anestesi 19 Pendokumentasian pemakaian obat- obatan dan alat Dokumen 0.002 0.25 15 pasien dalam pelayanan anestesi 11 Melalukan pengecekan Laporan 0.90 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 10 Mempersiapkan dokumen kebutuhan Dokumen 0.001 0.08 5 emergency kit 13 Menyiapkan peralatan dan obat-obatan sesuai dengan Laporan 0.

91 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 20 Melakukan pencatatan pelaporan Laporan 0.013 8. .023 0.013 8.00 480 bencana 25 Melaksanakan pelayanan Kesehatan Laporan 0.012 0.16 10 terapi inhalasi 23 Melakukan kegiatan bantuan/partisipasi Laporan 0.25 15 dalam bidang kesehatan 24 Partisipasi kegiatan dalam keadaan Laporan 0.00 480 terpadu 26 Membina Peran Serta Laporan 0.16 10 Paru (RJP) 22 Melakukan pelayanan Laporan 0.00 60 Masyarakat .20 12 selama proses anestesi 21 Melakukan tindakan Resusitasi Jantung Laporan 0.002 0.013 1.012 0.

001 0.003 0.2 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Asisten Penata Anestesi Jenjang Terampil Lanjutan Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 1 Menyusun rencana Dokumen 0.005 0. . Dokumen 0.004 0.16 10 menyeluruh 9 Melakukan Pengontrolan persediaan obat- Laporan 0.92 - Tabel 7.16 10 obatan dan cairan sesuai standar rumah sakit 10 Melakukan persiapan tindakan teknik Laporan 0.005 0.16 10 bahan habis pakai harian 5 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat. obat Daftar 0.083 5 tanda vital 8 Melakukan Persiapan mesin anestesi secara Laporan 0. obat Daftar 0.50 30 kerja bulanan 3 Menyusun rencana Dokumen 0.004 0.00 120 kerja tahunan 4 Menyusun rencana kebutuhan alat anestesi.009 2.001 1:50 90 dan bahan habis pakai tahunan 7 Melalukan pemeriksaan tanda.004 0.16 10 kerja harian 2 Menyusun rencana Dokumen 0.00 60 dan bahan anestesi habis pakai bulanan 6 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.16 10 anestesi sesuai jenis .001 1. obat dan Dokumen 0.

93 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit operasi 11 Memasang Intra Laporan 0.05 3 sesuai instruksi Dokter penanggungjawab 16 Melakukan pemberian oksigenisasi dalam Laporan 0.003 0.083 5 nebulisasi 14 Melakukan pemeliharaan cairan Laporan 0.004 0.033 2 nafas dengan suction 18 Melakukan pemindahan pasien ke Laporan 0.25 15 elektrolit selama operasi 15 Melakukan pemberian obat dalam rangka pemulihan kesadaran Laporan 0.083 5 Recovery Room 19 Melakukan pemindahan pasien dari Recovery Room ke Laporan 0.16 10 ICU atau Ruang perawatan 20 Melakukan pemantauan kondisi pasien pasca pemasangan catheter Laporan 0.16 10 obat anestesi 13 Melakukan pemasangan alat Laporan 0.16 10 rangka pemulihan kesadaran 17 Melakukan pembersihan saluran Laporan 0. .004 0.004 0.004 0.002 0.002 0.002 0.012 5 Venous Line 12 Melakukan pemberian Laporan 0.004 0:25 15 epidural dan pemberian obat anestesi regional .002 0.

083 5 kesehatan yang dipakai 25 Melakukan pencatatan pelaporan Laporan 0.023 0.94 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 21 Melakukan evaluasi hasil pemasangan catheter epidural dan Laporan 0.16 10 terapi inhalasi 28 Melakukan kegiatan bantuan/partisipasi Laporan 0.001 0.013 8.25 15 dalam bidang kesehatan 29 Partisipasi kegiatan dalam keadaan Laporan 0.012 0.16 10 selama proses anestesi 26 Melakukan tindakan Resusitasi Jantung Laporan 0.013 8. .16 10 Paru (RJP) 27 Melakukan pelayanan Laporan 0.16 10 proses pelayanan anestesi 24 Pendokumentasian pemakaian obat- obatan dan alat Dokumen 0.001 0.002 0.083 5 pengobatan anestesia regional 22 Melakukan komunikasi efektif kepada pasien tentang Laporan 0.00 480 bencana 30 Melaksanakan pelayanan Kesehatan Laporan 0.00 480 terpadu .003 0.001 0.012 0.083 5 tindakan anestesi yang akan dilakukan (jika pasien sadar) 23 Pendokumentasian semua tindakan yang dilakukan selama Dokumen 0.

00 60 Masyarakan .95 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 31 Membina Peran Serta Laporan 0. .013 1.

009 2.083 5 9 Melakukan pendampingan Laporan 0.50 30 pernafasan spontan .007 0.16 10 jalan napas 11 Melakukan oksigenasi Laporan 0.004 0.50 30 bulanan 3 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.007 0.007 0. dan jenis operasi.083 5 pemasangan alat monitoring non invasif 10 Melakukan pemeliharaan Laporan 0. obat dan bahan habis pakai tahunan 7 Memastikan ketersedian sarana prasarana pelayanan anestesi Laporan 0. obat dan bahan Daftar 0.00 120 tahunan 4 Menyusun rencana kebutuhan alat anestesi.005 0. . waktu.16 10 harian 2 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.96 - Tabel 7.00 60 anestesi habis pakai bulanan 6 Menyusun daftar permintaan kebutuhan Daftar 0.001 1. Dokumen 0. 8 Melakukan premedikasi Laporan 0.083 5 berdasarkan jadwal.083 5 dalam rangka intubasi 12 Melakukan pemberian anestesi umum dengan Laporan 0.007 0.001 0.013 0.001 1.008 0.16 10 obat dan bahan habis pakai harian 5 Menyusun daftar permintaan kebutuhan alat.50 90 alat.3 Waktu Penyelesaian Butir Kegiatan Jabatan Fungsional Asisten Penata Anestesi Jenjang Terampil Penyelia Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 1 Menyusun rencana kerja Dokumen 0.

Laporan 0.001 0.083 5 sebelum masuk ke ruang operasi 20 Melakukan komunikasi efektif kepada pasien tentang tindakan anestesi Laporan 0.97 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 13 Melakukan pemeliharaan kedalaman anestesi dengan pemberian obat.083 5 yang akan dilakukan (jika pasien sadar) 21 Pendokumentasian semua tindakan yang Dokumen 0.083 5 pengkajian 19 Melakukan pendokumentasian Laporan 0.16 10 15 Melakukan Oksigenasi Laporan 0.16 10 (RJP) .012 0.001 0. .001 0.083 5 pasca ekstubasi 16 Melakukan pemantauan respon kesadaran dan Laporan 0.16 10 obatan dan gas anestesi sesuai kebutuhan 14 Melakukan ekstubasi Laporan 0.013 0.008 0.001 0.16 10 dilakukan selama proses pelayanan anestesi 22 Pendokumentasian pemakaian obat-obatan Dokumen 0.002 0.001 0.008 0.20 12 anestesi 24 Melakukan tindakan Resusitasi Jantung Paru Laporan 0.083 5 keadaan umum pasien 17 Melalukan perencanaan asuhan tindakan Dokumen 0.083 5 dan alat kesehatan yang dipakai 23 Melakukan pencatatan pelaporan selama proses Laporan 0.004 0.083 5 kepenataan pasca tindakan anestesi 18 Mendokumentasikan hasil anamnesis/ Laporan 0.004 0.

.013 1.16 10 terapi inhalasi 26 Melakukan kegiatan bantuan/ partisipasi Laporan 0.013 8.00 480 Kesehatan terpadu 29 Membina Peran Sera Laporan 0.25 15 dalam bidang kesehatan 27 Partisipasi kegiatan Laporan 0.012 0.023 0.98 - Waktu Waktu Penyelesaian Penyelesaian Satuan Angka No Butir Kegiatan Kegiatan Kegiatan Hasil Kredit (WPK) (WPK) Dalam Jam Dalam Menit 25 Melakukan pelayanan Laporan 0.013 8.00 60 Masyarakan .00 480 dalam keadaan bencana 28 Melaksanakan pelayanan Laporan 0.

....... Kolom 7: Diisi berdasarkan Tabel 1 dengan memilih nilai konstanta berdasarkan jenjang jabatan yang akan dihitung formasinya...... Uraian Unsur Sub Butir Satuan Angka Konstanta Waktu Volume Waktu Kegiatan unsur kegiatan Hasil Kredit (Kt) penyelesaian (vol) penyelesaian (Akb) kegiatan volume (Wpk) (Wpv) Wpk=Akb/Kt 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ∑Wpv Keterangan : Kolom 1: Diisi berdasarkan uraian kegiatan jabatan fungsional yang akan dihitung Kolom 2..99 - Tabel 8 Perhitungan jumlah formasi Jabatan Fungsional .3..4.... Jenjang ... Kolom 7 (Wpk): Diperoleh berdasarkan pembagian besaran angka kredit dan nilai konstanta (Wpk = Akb/Kt) Kolom 8 (Vol): Diisi berdasarkan target volume kegiatan yang ditetapkan oleh satuan kerja Kolom 9 (Wpv): Diisi berdasarkan perkalian antara kolom 8 dan kolom 9 (Wpv = Wpk x Vol) Jumlah formasi adalah = Jumlah Wpv/1250 jam ....6: Diisi berdasarkan Permenpan masing-masing Jabfung dan Angka Kreditnya.5.. ....

sehingga dalam penempatan jabatan fungsional bidang kesehatan dapat sesuai dengan usulan kebutuhan formasi yang telah ditetapkan. Perhitungan ini dapat menggambarkan distribusi beban kerja. Pedoman formasi ini disusun dengan menggabungkan beberapa komponen perhitungan. Dengan demikian dalam dokumen rencana strategi sebaiknya tertuang sasaran/target untuk menetapkan output dan disesuaikan dengan butir-butir kegiatan yang mendapatkan penilaian angka kredit. ttd NILA FARID MOELOEK .100 - BAB IV PENUTUP Pedoman formasi ini disusun untuk memberikan arah kepada para pemangku kepentingan yang mengelola Jabatan Fungsional Kesehatan dalam rangka penyusunan usulan jabatan fungsional kesehatan secara sistematis dan terstruktur. jumlah fungsional yang dibutuhkan untuk melaskanakan beban kerja yang ditetapkan dalam Renstra dan sebagai dasar pengambilan kebijakan formasi jabatan fungsional tertentu dalam unit kerja. . MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. antara lain perhitungan beban kerja berdasarkan angka kredit dan rencana strategi unit kerja.