You are on page 1of 19

ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR

TERHADAP BAYI Ny.S Di RB. HARAPAN KOTA KARANG


BANDAR LAMPUNG

I. PENGKAJIAN
Hari : Sabtu
Pada tanggal : 7 Juni 2008
Pukul : 13.00 WIB

A. IDENTITAS
Nama Ibu : Ny. Sari Ningsih
Umur : 23 tahun
Kebangsaan : Jawa
Agama : Islam
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT
Alamat : Jl.WR. Supratman No 1 Teluk Betung Selatan
Nama Bayi : By . Ny. Sari Ningsih
Tgl Lahir : 7 Juni 2008 , Pukul 13.00 WIB

B. RIWAYAT PERSALINAN
1. P1A0
2. Catatan persalinan
Kala I : 03.45 WIB – 12.35 WIB : 9 Jam 20 Menit
Kala II : 12.35 WIB – 13.00 WIB : - Jam 15 Menit
3. Keadaan ketuban dan air ketuban
a. Ketuban pecah pukul: 12.20 WIB secara spontan
b. Keadaan air ketuban : Warna putih jernih
4. Jenis tindakan lain saat persalinan : Tidak ada
5. Lilitan tali pusat : Tidak ada lilitan tali pusat
C. KEADAAN FISIK BAYI BARU LAHIR
1. Apgar Score : 8/9
Aspek yang Score Score
No Keterangan Keterangan
dinilai Mnt 1 Mnt 5
1 Frekuensi Jantung 2 >100x /mnt 2 >100x /mnt
2 Usaha Nafas 2 Menangis kuat 2 Menangis Kuat
3 Tonus otot 1 Gerakan aktif 1 Gerakan Aktif
4 Warna kulit 2 Seluruh tubuh 2 Seluruh tubuh
5 Respon terhadap 1 merah 2 merah
Rangsangan Sedikit gerak Menangis
mimik
Jumlah 8 9

2. Keadaan umum dan Antropometri


a. Nadi : 125x /mnt BB : 3500 Gram LD :
33 cm
b. Respirasi : 42x /mnt PB : 49 cmLLA : 10,5
cm
c. Suhu : 36,7 0C LK : 34 cm

3. Pemeriksaan Fisik
a) Kepala
Ubun–ubun kecil dan ubun–ubun besar ada,tidak terdapat caput
sukcedaneum tidak ada cepal hematoma, tidak ada moulase , sutura ada
b) Rambut
Rambut hitam dan lebat , pada kulit kepala masih terdapat sisa darah
dan air ketuban.
c) Mata
Mata simetris kanan dan kiri , konjungtiva berwarna merah muda (an
anemis), sklera tidak ikterik , bulu mata ada , dan tidak ada infeksi pada
mata.
d) Hidung
Hidung simetris, tidak terdapat pernapasan cuping hidung , kedua
lubang hidung dipisahkan oleh septum nasal , bulu hidung ada.

e) Telinga
Telinga simetris kiri dan kanan, kedua lubang pada telinga ada, tidak
terdapat kelainan pada telinga .
f)Mulut dan Gigi
Bibir simetris dan tidak terdapat stomatitis, tidak terdapat labio schizis,
reflek menelan dan menghisap baik, tidak terdapat peradangan pada
gusi.
g) Leher
Tidak terdapat pembesaran kelenjar thyroid, tidak terdapat pembesaran
vena yugularis, leher bayi bebas bergerak.
h) Dada
1. Jantung : Normal, terdengar Lup – dup.
2. Paru – paru : Normal, tidak terdengar wheezing
(pada saat ekspirasi) dan ronchi (saat ekspirasi)
3. Payudara : Normal, kedua payudara simetris
kanan dan kiri ada puting susu, tidak ada kelainan
pada payudara bayi.
i) Abdomen
Bentuk bulat dan simetris , tidak terdapat kelainan pada abdome, tidak
terdapat tanda – tanda infeksi dan perdarahan tali pusat .
j) Punggung dan pinggang
Tidak ada spina bifida, tonjolan tulang tidak ada , tidak ada kelainan
pada punggung dan pinggang .
k) Ekstremitas atas dan bawah
Tangan : Reflek moro dan gerak baik , tidak terdapat polidaktili dan
sindaktili.
Kaki : Pergerakan aktif , reflek babinsky baik , tidak ada polidaktili
dan sindaktili.
l) Anogenital
Jenis kelamin Laki – laki, testis dan penis ada, anus ada, tidak terdapat
kelainan pada anogenital.
m). Keadaan kulit
Pada kulit bayi masih terdapat sisa darah dan air ketuban serat verniks
casiosa
n)Pola sehari-hari
Pola sehari-hari bayi belum dapat dikaji.
II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA MASALAH DAN KEBUTUHAN
Diagnosa : Bayi baru lahir, aterm, sesuai masa kehamilan
Dasar :
 Masa gestasi 39 minggu
 BB = 3500 gram PB = 49 cm LLA
= 10,5 cm
JK = Laki-laki LD = 33 cm LK = 34 cm
 Persalinan SC
 Apgar score 8/9
 Lahir pada tanggal 11 januari 2008, Jam : 19.35 wib
 Pada kulit masih terdapat sisa verniks casiosa.
Masalah : Personal higiene bayi belum terjaga.
Kebutuhan : Pencegahan terhadap hipotermi
Pencegahan terhadap infeksi
III. ANTISIPASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL
Tidak ada
IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN, KONSULTASI, KOLABORASI DAN
TINDAKAN SEGARA
Tidak ada
V. PERENCANAAN
1. Bersihkan jalan nafas bayi dengan menggunakan kasa steril
asional : Agar bayi dapat menangis dengan spontan.
2. Bersihkan badan bayi dengan menggunakan kain yang bersih
asional : Untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi.
3. Lakukan pemeriksaan pada bayi baru lahir
asional : Untuk mengetahui apakah bayi dalam keadaan normal
dan memeriksa adanya penyimpangan/ kelainan pada bayi.
4. Bersihkan mata bayi serta berikan tetes mata eritromisin 0.5 % atau salep
mata dalam 1 jam setelah melahirkan
asional : Untuk mencegah infeksi dan kebutaan pada bayi.
5. Berikan identitas pada bayi
asional : Untuk mencegah kekeliruan petugas dan mencegah
tertukarnya bayi.
6. Tempatkan bayi pada ruangan yang hangat
asional : Untuk mencegah terjadinya hipotermi pada bayi.

VI. PELAKSANAAN
Hari : Sabtu
Tanggal : 7 Juni 2008
Pukul : 14.00 WIB

1. Membersihkan jalan nafas bayi dengan cara :


a) Letakkan bayi pada posisi telentang.
b) Guling sepotong kain dan diletakkan dibawah bahu sehingga leher
bayi lebih lurus dan kepala tidak menekuk,posisi kepala diatur sedikit
tengadah kebelakang.
c) Bersihkan hidung,rongga mulut, dan tenggorokan dengan jari tangan
yang dibungkus kasa steril.
d) Tepuk kedua telapak kaki bayi sebanyak 2-3 kali atau gosok kulit
bayi dengan kain kering dan kasar,dengan rangsangan ini biasanya
segera menangis.
2. Membersihkan badan bayi dari air ketuban dan darah dengan
menggunakan kain yang bersih dan kering .
3. Melakukan pemeriksaan pada bayi baru lahir
4. Membersihkan mata bayi serta salep mata dalam 1 jam setelah melahirkan
5. Memberikan identitas pada bayi dengan menulis nama pada plester dan
menempelkannya pada dada bayi.
6. Menempatkan bayi diruangan yang hangat
VII. EVALUASI
Hari : Sabtu

Tanggal : 7 Juni 2008


Pukul : 14.23 WIB

1. Bayi sudah dapat menangis spontan .


2. Bayi sudah dibersihkan dari air ketuban dan darah dengan menggunakan
kain yang bersih dan kering.
3. Bayi telah dilakukan pemeriksaan dengan hasil :
Tidak ada sianosis, warna kulit merah muda, turgor baik, tidak ikterik,
abdomen tidak kembung dan tidak ada perdarahan pada tali pusat.
4. Mata bayi sudah dibersihkan dan sudah diberikan salep mata.
5. Bayi telah diberikan tanda pengenal pada plester dan sudah ditempelkan
pada dada bayi.
6. Bayi sudah ditempatkan diruangan yang hangat
SOAP PADA BAYI BARU LAHIR HARI KE – 2
TERHADAP BAYI Ny . S

Hari
: Minggu
Tanggal : 8 Juni 2008
Pukul : 06.30 WIB

DATA SUBJEKTIF
Ibu mengatakan bayinya menangis dengan keras dan kuat.
Ibu mengatakan bayinya bisa BAB dan BAK.
Ibu mengatakan bayinya tidur dengan pulas.

DATA OBJEKTIF
Keadaan umum bayi : baik
Kesadaran : composmentis
Tanda-tanda vital :
Nadi : 130 x/menit
Respirasi : 45 x/menit
Suhu : 36 ,7 0C
Pemeriksaan fisik :
Konjungtiva an anemis, sklera an ikterik, tali pusat belum kering dan tidak
berbau, tidak terdapat perdarahan serta tanda-tanda infeksi pada tali pusat,
tidak ada sianosis, turgor kulit baik dan abdomen tidak kembung.
Pola sehari-hari
a. Nutrisi
Bayi mendapat nutrisi dari ASI yang diberikan sesuia dengan keinginan
bayinya (2-3 jam sekali), dengan frekuensi 9-10 x/hari
b. Eliminasi
BAB : Frekuensi 3-4x/hari, berwarna kuning dan berbiji, bau khas,
konsistensi agak encer.
BAK : Frekuensi 7-8 x/hari, dengan konsistensi cair, berwarna kuning
jernih dan bau khas.
c. Istirahat
Bayi tidur 5-6 kali sehari, frekuensi tidur bayi 2-3 jam, bayi terlihat tidur
pulas dan nyaman.
d. Kebersihan diri
Dari rambut sampai ujung kaki bersih, pakaian bayi bersih dan kering.

ASSESMENT
Diagnosa : Neonatus cukup bulan, sesuai masa kehamilan hari ke – 2
Dasar
:
- Masa gestasi 39 minggu 5 hari
- Bayi lahir pada tanggal 7 Juni 2008, pukul: 13.00 WIB.
- Berat Badan : 3500 gram
- Panjang Badan : 49 cm
- LLA : 10,5 cm
- LD : 33 cm
- LK : 34 cm
- Jenis kelamin : laki-laki
- Apgar Score : 8/9
Masalah : Tidak ada
Kebutuhan : Tidak ada

PERENCANAAN
1. Observasi keadaan umum bayi
asional : Untuk mengantisipasi kelainan pada bayi.
2. Ajarkan ibu cara menyusui dengan benar serta anjurkan ibu untuk menyusui
bayinya secara eksklusif dan on demand
asional : Agar ibu dapat menyusui bayinya dengan benar sehingga
kebutuhan akan nutrisi bayi terpenuhi.
3. Lakukan perawatan bayi baru lahir sehari-hari
asional : Untuk menjaga kebersihan bayi sehingga dapat mencegah
timbulnya infeksi.
4. Berikan vitamin K kepada bayi
asional : Untuk mencegah perdarahan pada bayi.
5. Berikan bayi kepada Ibunya untuk dilakukan rawat gabung (rooming
in)
asional : Untuk saling mengenal antara ibu dan bayi serta bayi
memperoleh kehangatan tubuh ibu juga dapat mempercepat proses
pemberian ASI.

PELAKSANAAN
Hari : Minggu
Tanggal : 7 Juni 2008
Pukul : 14.00 WIB
1. Melakukan observasi keadaan umum bayi, yaitu nadi, respirasi dan suhu
2. Menganjurkan ibu untuk selalu menyusui secara eksklusif dan on demand
serta mengajarkan ibu cara menyusui dengan benar, yaitu :
 Bayi tampak tenang.
 Mulut bayi terbuka lebar.
 Sebagian besar aerola masuk kedalam mulut bayi, aerola bagian bawah
lebih banyak masuk.
 Bayi nampak menghisap kuat dengan irama perlahan.
 Puting susu ibu tidak terasa nyeri.
 Telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus kepala agak
menengadah.
 Setelah bayi selesai disusui bayi disendawakan dengan cara :
Bayi digendong tegak, bersandar pada ibu kemudian punggung bayi
ditepuk perlahan – lahan.
Bayi ditengkurapkan, kemudian punggungnya ditepuk perlahan -lahan
3. Melakukan perawatan bayi baru lahir sehari-hari, yaitu :
a. Menjaga personal hygine dengan memandikan bayi 2 kali sehari dengan
menggunakan air hangat.
b. Mengganti pakaian bayi setiap habis BAK dan BAB
c. Menjaga agar bayi tetap hangat
d. Menjaga kebersihan kulit bayi.
4. Memberikan vitamin K kepada bayi dengan menyuntikkan secara IM
pada paha bagian atas bayi dengan dosis 0,05 cc
5. Memberikan bayi kepada ibunya untuk dilakukan rawat gabung
(rooming in)

EVALUASI
Hari : Minggu
Tanggal : 8 Juni 2008
Pukul : 08.00 WIB

1. Keadaan umum bayi baik :


Nadi : 132x /menit
Respirasi : 44 x /menit
Suhu : 36 ,7 0C.
2. Ibu sudah mengerti cara menyusui dengan benar dan mengatakan bersedia
menyusui sesuai dengan keinginan bayinya.
3. Bayi terlihat bersih dan nyaman setelah dimandikan dan dipakaikan pakaian
yang bersih dan kering.
4. Bayi sudah diberikan vitamin K dengan menyuntikkan secara IM
pada paha bagian atas bayi dengan dosis 0,05 cc
5. Bayi sudah bersama ibunya dan ibu terlihat senang.
SOAP PADA BAYI BARU LAHIR HARI KE – 3
TERHADAP BAYI Ny. S
Hari
: Sinin
Tanggal : 9 Juni 2008
Pukul : 11.00 WIB

DATA SUBJEKTIF
* Ibu mengatakan bayinya sudah minum ASI
* Ibu mengatakan bayinya menangis dengan keras dan kuat.
* Ibu mengatakan bayinya bisa BAB dan BAK
* Ibu mengatakan bayinya tidur dengan pulas.

DATA OBJEKTIF
- Keadaan umum bayi : baik
- Kesadaran : composmentis
- Tanda-tanda vital
Suhu : 37,20C
Nadi : 128 x/menit
Respirasi : 43 x/menit
- Pemeriksaan fisik :
Konjungtiva an anemis, sklera an ikterik, tali pusat belum kering dan tidak
berbau, tidak terdapat perdarahan serta tanda-tanda infeksi pada tali pusat, tidak
ada sianosis, turgor kulit baik dan abdomen tidak kembung.
- Pola sehari-hari
Nutrisi
Bayi mendapat nutrisi dari ASI yang diberikan sesuia dengan keinginan
bayinya (2-3 jam sekali), dengan frekuensi 9-10 x/hari

 Eliminasi
BAB : Frekuensi 3-4x/hari, berwarna kuning dan berbiji, bau khas,
konsistensi agak encer.
BAK : Frekuensi 7-8 x/hari, dengan konsistensi cair, berwarna kuning
jernih dan bau khas.
 Istirahat
Bayi tidur 5-6 kali sehari, frekuensi tidur bayi 2-3 jam, bayi terlihat tidur pulas
dan nyaman.
 Kebersihan diri
Dari rambut sampai ujung kaki bersih, pakaian bayi bersih dan kering.

ASSESMENT
Diagnosa : Neonatus cukup bulan , sesuai masa kehamilan hari ke -3
Dasar :
- Masa gestasi 39 minggu 5 hari
- Bayi lahir pada tanggal 7 Juni 2008, pukul: 13.00 WIB.
- Berat Badan : 3500 gram
- Panjang Badan : 49 cm
- LLA : 11,5 cm
- LD : 33 cm
- LK : 34 cm
- Jenis kelamin : laki-laki
- Apgar Score : 8/9

Masalah : Tidak ada


Kebutuhan : Tidak ada

PERENCANAAN
1. Lanjutkan memantau keadaan umum bayi
asional : Untuk mengantisipasi kelainan pada bayi .
2. Anjurkan ibu untuk melakukan perawaan tali pusat
asional : Dengan melakukan perawatan tali pusat dapat mencegah
terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonarorum yang disebabkan
oleh mikroorgamisme.
3. Jelaskan kepada ibu tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai pada bayi baru
lahir.
asional : Agar ibu mengetahui tanda-tanda bahaya pada bayi baru
lahir sehingga dapat segera datanng kepetugas kesehatan bila
mengalaminya.
4. Anjurkan kepada ibu untuk menjemur bayinya dirumah pada pagi hari
dibawah cahaya matahari pagi yaitu antara pukul :07.00 WIB-07.30 WIB.
asional : Agar bayi mendapat vitamin D dari cahaya metahari pagi
dan untuk mencegah terjadinya ikterus patologis.
5. Anjurkan ibu untuk memberikan imunisasi sesuai jadwal
asional : Untuk membentuk sisem imun/kekebalan pada bayi
sehingga tidak mudah terserang penyakit.
6. Lakukan penyuluhan sebelum ibu membawa bayinya pulang
asional : Agar ibu mengerti cara perawatan bayi dirumah
7. Anjurkan ibu untuk melakukan kunjungan neonatal 1 minggu kemudian
asional : Untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi serta
mendeteksi adanya kelainan pada bayi.
8. Ibu diperbolehkan pulang membawa bayinya

PELAKSANAAN
Hari : Senin
Tanggal : 9 Juni 2008
Pukul : 11.23 WIB

1. Memantau keadaan umum bayi dan didapat


2. Menganjurkan ibu untuk melakukan perawatan tali pusat, dengan cara :
- Bersihkan tali pusat dengan kapas DTT
- Membunngkus tali pusat dengan kasa steril
- Selalu menjaga tali pusat dalam keadaan bersih dan kering.
3. Menjelaskan kepda ibu tanda-tanda bahaya yang harus diwaspadai pada bayi
baru lahir, yaitu :
- Suhu tubuh bayi < 36,5 0C dan > 37 ,5 0C.
- Terdapat perdarahan tali pusat.
- Warna kemerahan atau tali pusat tidak normal ( berbau busuk ).
- Bayi kuning ( ikterus ) dalam 24 jam pertama atau > 5 mg%
- Diare, bayi BAB > 6x / hari.
- Bayi panas , kejang dan kehilangan kesadaran.
- Bayi biru ( sianosis ).
- Terdapat nanah atau warna kemerahan pada mata.
4. Menganjurkan kepada ibu untuk menjemur bayinya dirumah pada pagi hari
dibawah cahaya matahari pagi yaitu antara pukul :07.00 WIB-07.30 WIB.

5. Menganjurkan ibu untuk memberikan imunisasi sesuai jadwal :


Tabel Jadwal Imunisasi :
Jenis
Umur bayi dalam bulan
Imunisasi
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
BCG √
DPT √ √ √
POLIO √ √ √ √
HEPATITIS √ √ √
CAMPAK √

6. Memberikan penyuluhan sebelum ibu membawa bayinya pulang, yaitu tentang :


oPemberian ASI
oPerawatan tali pusat
oMenjaga kehangatan
oMengenali tanda-tanda bahaya
oImunisasi
oPerawatan bayi sehari-hari
oPencegahan infeksi
7. Menganjurkan ibu untuk melakukan kunjungan neonatal, yaitu :
 Kunjungan Ulang I : Asuhan 6 – 8 jam setelah melahirkan.
 Kunjungan Ulang II : Asuhan 6 hari setelah melahirkan.
 Kunjungan Ulang III : Asuhan 2 minggu setelah melahirkan
 Kunjungan Ulang IV : Asuhan 4 minggu setelah melahirkan.
8. Keadaan bayi baik dan ibu diperbolehkan pulang membawa bayinya.

EVALUASI
Hari : Senin
Tanggal : 9 Juni2008
Pukul : 12.15 WIB

1. Keadaan umum bayi baik dengan


Nadi : 129 x / menit
Respirasi : 40 x / menit
Suhu : 36,7 0C.
2. Ibu mengatakan akan melakukan perawatan tali pusat
3. Ibu sudah mengerti dan mengetahui tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir
dan mengatkan akan segera datang kepetugas kesehatan apabila mengalaminya.
4. Ibu mengatakan akan menjemur bayinya dirumah pada pagi hari dibawah
cahaya matahari pagi yaitu antara pukul :07.00 WIB-07.30 WIB.
5. Ibu mengatakan akan membawa bayinya kepetugas kesehatan untuk
mendapatkan imunisasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
6. Ibu sudah diberikan penyuluhan sebelum membawa bayinya pulang
7. Ibu mengatakan akan melakukan kunjungan uneonatal untuk memeriksakan
bayinya.
8. Ibu telah membawa pulang bayinya.