You are on page 1of 15

blogspot.

com

Optimised 18 hours ago

View originalRefresh

willynovita

SENIN, 10 NOVEMBER 2014

MAKALAH SISTEM OTOT

BAB I

PENDAHULUAN

Jaringan otot merupakan jaringan yang mampu melangsungkan kerja mekanik dengan jalan kont
raksi dan relaksasi sel atau serabutnya. Sel otot memiliki struktur filamen dalam sitoplasma, bent
uk selnya memanjang agar dapat melangsungkan perubahan sel menjadi pendek. Di balik mekan
isme otot yang secara eksplisit hanya merupakan gerak mekanik itu, terjadilah beberapa proses
kimiawi dasar yang berseri demi kelangsungan kontraksi otot. Dalam makalah ini, dengan tujuan
akhir pada penjelasan lengkap tentang proses di balik kontraksi otot, akan dibahas dahulu meng
enai zat-zat kimia penyusun filamen-filamen tebal dan tipis yaitu aktin dan miosin.

Sistem otot adalah sistem tubuh yang memiliki fungsi untuk alat gerak, menyimpan glikogen dan
menentukan postur tubuh. Terdiri atas otot polos, otot jantung dan otot rangka. Otot polos ad
alah salah satu otot yang mempunyai bentuk yang polos dan bergelondong. Cara kerjanya tidak
disadari (tidak sesuai kehendak) / invontary, memiliki satu nukleus yang terletak di tengah sel.
Otot ini biasanya terdapat pada saluran pencernaan seperti: lambung dan usus. Otot Lurik (otot
rangka).

Otot rangka merupakan jenis otot yang melekat pada seluruh rangka, cara kerjanya disadari (ses
uai kehendak), bentuknya memanjang dengan banyak lurik-lurik, memiliki nukleus banyak yang te
rletak di tepi sel. Contoh otot pada lengan. Otot jantung hanya terdapat pada jantung. Otot ini
merupakan otot paling istimewa karena memiliki bentuk yang hampir sama dengan otot lurik, ya

2.kni mempunyai lurik-lurik tapi bedanya dengan otot lurik yaitu bahwa otot lirik memiliki satu ata u dua nukleus yang terletak di tengah/tepi sel. Gerak sel terjadi karena sitoplasma merubah bentuk. Kalau sel oto t mendapat rangsangan maka miofibril akan memendek.1. Jaringan otot merupakan kumpulan dari sel sel yang serabut otot. 2. Terminologi Otot Pembentuk Tubuh Manusia Terminologi (bahasa Latin: terminus) atau peristilahan adalah ilmu tentang istilah dan penggunaa nnya. Miofibril ini merupakan kumpulan dari lapis tebal (miosin) dan lapis tipi s (aktin) (Syaifuddin: 1997). Pengertian Otot Otot merupakan suatu organ atau alat yang memungkinkan tubuh dapat bergerak ini adalah su atu sifat penting bagi organisme. dengan kata lain sel otot akan memen dekkan dirinya ke arah tertentu (berkontraksi) (Kartolo S.Otot bagian anggota gerak bawah 1.Otot bagian leher 3. serabut otot dibentuk melalui peleburan ekor dengan ekor dari banyak sel menjadi struktur yang seperti pipa. Pada sel- sel. Dan otot jantung adalah satu-satunya otot yang memiliki percabangan yang disebut duskus interkalaris. Di dalam sel serabut otot ini terdapat unit kontaksi berupa protein yang t rerd iri atas miofibril-miofibril. Menurut letaknya otot tubuh dibagi dalam beberapa golongan sebagai berikut: 1. sitoplasma ini merupakan benang-benang halus yang panjang disebut miofibril.Otot bagian kepala 2. Otot ini juga memiliki kesamaan dengan otot polos dalam hal cara kerjanya yakni involuntary (tidak disadari).Otot bagian perut 4.1 : Otot Bagian Kepala .Otot bagian anggota gerak atas 5. Wulangi: 2000). Selama perkembangan embrio nik.Otot Bagian kepala Gambar 2. BAB II PEMBAHASAN 2.

yang berfungsi menarik s udut mulut kebawah. terdapat pada kelopak mata yang fungsinya menarik. c.Muskulus triangularis dan muskulus orbikularis oris/ otot sudut mulut.Muskulus quadratus labii superior/ otot bibir atas yang mempunyai origo pinggir lekuk mata m enuju bibir atas dan hidung. yang terbagia atas: a.Otot mulut/ bibir dan pipi. yang terbagi atas: .Muskulus obliges okuli/ otot bola mata yang terdapat disekeliling mata yang berfungsi memuta r mata c.Oksipitalis. yang berfungsi menarik rahang bawah kedepan.Muskulus orbicularis okuli/ otot lingkar mata yang terdapat di sekeliling mata.Otot lidah.Otot wajah . terletak dibagian belakang yang berfungsi menarik kulit kebelakang 2. terdapat pada dagu yang merupakan kelanjutan pada otot le her. yang berfungsi menarik rahang bawah ketas dan kebelakang c. e.Otot bagian kepala dibagi menjadi 5 bagian. fungsinya menahan mak anan waktu mengunyah. yang terbagi atas: a. yang dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu: a. 3. 4. yaitu: 1.Muskulus buksinator.Muskulus levator palpebra superior. 5. yang dibagi menjadi sub-sub sebagai berikut: a. yang berfungsi mengerutkan dahidan menarik dahi mata b.Muskulus quadratus labii inferior. yang berfungsi s ebagai penutup mata.Otot mata dan otot bola mata sebanyak 4 buah b.Muskulus zigomatikus/ otot pipi.Muskulus frontalis.Muskulus pterogoid internus dan eksternus. yang berfungsi mengngkat rahang bawah pada waktu mulut terbuka b. b.Otot pundak kepala. yang memebentuk dinding sampai rongga mulut. d.Muskulus maseter. men gangkat kelopak mata keatas pada waktu membuka mata.Otot pengunyah. Fungsinya adalah menarik bibir kebawah atau membentuk mimik muka kebawah d. yang berfungsi untuk mengangkatdagu mulut keatas waktu se nyum.Muskulus temporalis.

menarik bibir ke bawah dan mengerutkan kulit bibir. 3.Otot tungkai atas Otot tungkai atas mempunyai selaput pembungkus yang sangat kuat dan disebut fasia lata yang dibagi menjadi 3 golongan. yang berfungsi menarik lidah keatas dan kebelakang 2.Muskulus sternokleido mastoid. terdiri dari splenius dan semispinalis kapitis.2 : Otot Bagian Leher Otot bagian leher dibagi menjadi 3 bagian.Muskulus abduktor maldanus sebelah dalam . 2.Otot bagian leher Gambar 2.Muskulus obliqus eksternus abdominis 5.Linea alba. yaitu: 1. 3.Muskulus stiloglosus.3 : Otot Bagian Perut Otot ini terdiri ata: 1. Fungsinya menekan mandibular.Otot bagian perut Gambae 2.Muskulus genioglosus.a. dan memutar kepala. ketiganya terdapat dib elakang leher dengan fungsi untuk menarik kepala belakang dan menggelengkan kepala. yaitu: 1. yang berfungsi mendorong lidah kedepan b.Muskulus obliqus internus abdominis 6.Otot abductor.Muskulus platisma. yaitu garis tengah dinding perut 3.Muskulus abdominalis internal (dinding perut) 2.Muskulus longisimus kapitis. kanan. terdapat di samping kiri dan kanan leher yang berfungsi menar ik kepala kesamping kiri. yang terdiri dari: a.Muskulus tranversus abdominis 4. trdapat di samping leher menutupi sampai bagian dada.Muskulus abdominalis eksternal 4.

ja ri manisdan kelingking kaki 3.b. yang fungsinya malurus kan jari telunjuk ketengahan jari. fungsinya mengangkat pinggir kaki sebelah tengah dan membengkokan kaki 2.Otot jempol.Otot tungkai bawah Gambar 2.Muskulus vastus medialis internal d. yang fungsinya membengkokkan urat bawah sert a memutar kedalam ·Muskulus Sartorius (otot penjahit).Muskulus rektus femoralis b. yang terdiri dari: a.Muskulus vastus lateralis eksternal c. yang fungsinya eksorotasi femur yang memutarkeluar pada w aktu lutut mengetul.Muskulus eksensor talangos longus. yang terdapat dibagian belakang paha yang terdiri dari : ·Biseps femoris ( otot berkepala 2).Muskulus abduktor brevis sebelah tengah c. yang fungsinya membengkokkanpaha dan meluruskan tungka i bawah ·Muskulus semi membranous (otot seperti selaput).4 : Otot tungkai bawah Terdiri dari: 1.Muskulus eksentor ( qudriseps femoris) Atau otot berkepala empat. yang fungsinya membengkokkan tungkai baw ah ·Muskulus semi membranous (otot seperti urat).Otot tulang kering depan muskulus tibialis anterior.Muskulus vastus intermedial e.Otot fleksor femoris. 5. serta membantu gerakan fleksi femur dan membengkokan keluar. 2.Muskulus abductor longis sebelah luar Ketiga otot ini menjadi satu yang disebut muskulus abduktor femoralis. fungsinya dapat meluruskan ibu jari kaki . Fungsinya menyelenggara kan abduksidari femur.

(Setiadi. antara lain: a. yaitu otot rangka. sedang otot polos tidak ditemukan adanya garis-garis atau pun gari snya sangat halus. Ketika otot kita berkontraksi (memendek) maka protein aktin yang sedan g bekerja dan jika otot kita melakukan relaksasi (memanjang) maka miosin yang sedang bekerja. b. Bila diteliti di bawah mikroskop. pada otot jantung dan otot rangka terlihat adanya garis - garis dan disebut otot lurik. 5.4.Sarkoplasma Sarkoplasma adalah cairan sel otot yang fungsinya untuk tempat dimana miofibril dan miofilame n berada.Miofilamen heterogen (terdapat pada otot jantung/otot cardiak dan pada otot rangka/otot lurik). tro popin dan tropomiosin.Sarkolema Sarkolema adalah membran yang melapisi suatu sel otot yang fungsinya sebagai pelindung otot.Otot kedang jari bersama. yakni : 1. Jenis-jenis dan Struktur Otot Terdapat 3 jenis otot yang ditemukan pada vertebrata. d. fungsinya dapatmembengkokan kaki di sendi tumit dan telapak kaki sebelah kedalam 6.Urat arkiles (tendo arkhiles) yang fungsinya meluruskan kaki di sendi tumit dan membengkokan tungkai bawah lutut. 2. otot jantung dan otot polos.3. a.2007) Bagian-bagian otot pembentuk tubuh manusia.Miofilamen homogen (terdapat pada otot polos). Miofibril terbag i atas 2 macam. fungsinya dapat meluruskan jari kaki ( muskulus ekstensor falangus). Di dalam miofilamen terdapat protein kontaraktil yang disebut aktomiosin (aktin dan miosin).Otottulang betis belakang ( muskulus tibialis posterior). 2.Miofilamen Miofilamen adalah benang-benang atau filamen halus yang berasal dari miofibril. c.Miofibril Miofibril merupakan serat-serat pada otot. oleh karena itu disebut otot polos (Irianto Kus: 2004).Jaringan Otot Polos .

Selain itu juga terdapat di lidah. dan diafragma. Kontraksi otot jantung berlangsung secara otomatis.5. tetapi tidak mudah lelah. dan saluran pernapasan. dan . Otot lurik disebut juga otot rangka karena biasanya melekat pada rangka tubuh. tidak pernah lelah. Gambar 2. Otot jantung bekerja di luar kehenda k (otot tidak sadar) atau disebut juga otot involunter dan selnya dilengkapi serabut saraf dari sa raf otonom. kelopak mata. Gambar 2. Aktivitas otot polos tidak dipengaruhi oleh kehendak kita (otot tidak sadar) sehingga disebut oto t involunter dan selnya dilengkapi dengan serabut saraf dari sistem saraf otonom. Se tiap sel mempunyai banyak inti dan terletak di bagian tepi sarkoplasma. Otot polos berfungsi member i gerakan di luar kehendak.Otot polos mempunyai serabut kontraktil yang tidak memantulkan cahaya berselang-seling. dan ujungnya meruncing. Otot polos mempunyai bentuk sel seperti gele ndong. Sel atau serabut otot lurik berbentuk silindris atau serabut panjang. sehin gga sarkoplasmanya tampak polos dan homogen. Otot lur ik berfungsi sebagai alat gerak aktif karena dapat berkontraksi secara cepat dan kuat sehingga dapat mengg erakkan tulang dan tubuh. saluran pencernaan. bagian tengah besar.Jaringan Otot Lurik atau Jaringan Otot Rangka Otot lurik mempunyai serabut kontraktil yang memantulkan cahaya berselang-seling gelap (anisot rop) dan terang (isotrop). Kontraksi otot lurik cepat tetapi tidak teratur dan mudah lelah. Otot lurik bekerja di ba wah kehendak (otot sadar) sehingga disebut otot volunter dan selnya dilengkapi serabut saraf d ari sistem saraf pusat. misalnya gerakan zat sepanjang saluran pencernaan.Jaringan Otot Jantung Otot jantung berbentuk silindris atau serabut pendek. bibir. Struktur otot pol os dapat Anda amati pada Gambar 2. Misalnya pada pembuluh darah. Setiap sel otot jantung mempun yai satu atau dua inti yang terletak di tengah sarkoplasma. Kontraksi otot polos sangat lambat dan lama. Dalam setiap sel otot polos terdapat satu inti sel yang terletak di tengah dan bentuknya pipih. teratur. Selain itu. Otot polos terdapat pada alat-alat tubu h bagian dalam sehingga disebut juga otot visera. kandung kemih. Otot ini tersusun atas serabut lurik yang b ercabang-cabang dan saling berhubungan satu dengan lainnya.6.1. berg una pula untuk mengontrol diameter pembuluh darah dan gerakan pupil mata. misalnya pada bisep dan trisep. Otot Lurik c. Otot Polos b. pembuluh li mfa.

untuk menaikkan anggota badan. l. maka kontraksi mendatar. untuk membengkokkan bagian tubuh. untuk melebarkan. sedangkan otot adalah alat gerak aktif. j. untuk menurunkan anggota badan.Otot aduktor. Misalnya jantung. i. c. h. Sifat-sifat Otot Tulang adalah alat gerak pasif. b. maka otot-otot tersebut dibedakan atas beberapa macam.Otot fleksor. Fungsi Otot Otot dapat berkontraksi bila ada rangsangan yang berangkai. k. 2.4.Otot pronasi. u .Otot konstriktor.Otot sinergis.Otot dilatator.Otot antagonis. g. untuk merentangkan atau meluruskan. d. Ditinjau dari fungsinya. e. f.bereaksi lambat. tetapi juga menggerakkan organ-organ tertentu dalam tubuh.Otot supinasi.Otot lepator. Dinamakan otot jantung karena hanya terdapat di jantung. Bila rangsangan diberikan terus menerus. Bila rangsangan diberikan pada ot ot sewaktu berkontraksi. Ciri khas otot jantung adalah mempunyai diskus interkalaris. yaitu: a. untuk memutar bagian tubuh. untuk mendekatkan anggota badan ke sumbu badan. Otot Jantung 2. untuk memutar telapak tangan tertelungkup. untuk menyempitkan anggota badan.5. Keadaan ini disebut sumasi. yaitu pertemuan dua sel yang tampak gelap jika dilihat dengan mikroskop. otot ini bekerjanya berlawanan arah. Kontraksi dan relaks asi otot jantung menyebabkan jantung menguncup dan mengembang untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Otot tidak hanya mengge rakkan rangka.Otot defresor. untuk memutar telapak tangan dan menerima. Otot dikatakan berfungsi bila otot tersebut menjadi pendek dan diameternya membesar.Otot ekstensor. Gambar 2.Otot rotator.7. maka kontraksi otot akan bertambah besar. otot ini bekerjanya bersama-sama untuk satu arah yang sama.

Ektensibilitas.temp at paru-paru berada.6Sifat Kerja Otot Sifat kerja otot dibedakan menjadi dua. contoh nya adalah: 1. 2. akan menyebabkan tulang tertarik atau terangkat. 2. 4. tulang-tulang dapat digerakkan. Adapun sifat-sifat otot. Untuk menurunkan lengan bawah. misalnya otot trisep dan otot bisep. Otot bisep adalah ot ot yang memiliki dua ujung (dua tendon) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan.Ekstensor( meluruskan) dan fleksor (membengkokkan).Elastisitas. . Jika otot pertama b erkontraksi dan yang kedua berelaksasi. yaitu kemampuan otot untuk memanjang dan lebih panjang dari ukuran semula. yaitu : A.sus dan lambung. yaitu kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula (Datu Razak: 2004).Dengan adanya otot. 3. otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi.Abduktor (menjauhi badan) dan adductor (mendekati badan) misalnya gerak tangan sejajar bah u dan sikap sempurna. misalnya gerak kepala merunduk dan menengada h.8. Kerja otot juga mengakibatkan membesar dan mengecilnya rongga dada. Sebali knya.Antagonis Otot antagonis adalah dua otot atau lebih yang tujuan kerjanya berlawanan.Depresor (ke bawah) dan adduktor (ke atas). Untuk mengangkat lengan bawah. Gambar 2. 2. hal ini teriadi jika otot sedang melakukan kegiatan. Antagonis juga adalah kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan. jika otot pertama berelaksasi dan yang kedua berkontraksi akan menyebabkan tulang kem bali ke posisi semula.Supinator (menengadah) dan pronator (menelungkup). otot bisep be rkontraksi dan otot trisep berelaksasi. Contoh otot antagonis adalah otot bisep dan trisep. antara lain: 1.Kontraksibilitas yaitu kemampuan otot untuk memendek dan lebih pendek dari ukuran semula. 3. Otot trisep adalah otot yang memiliki tiga jung (tiga tendon) yang melekat pada tulang. terletak di lengan atas bagian belakang. misalnya gerak telapak tangan menenga dah dan gerak telapak tangan menelungkup.

otot dibedakan menjadi otot antagonis dan otot sinergis. otot – otot itu berkontraksi bersama dan berelaksasi bersama. tetapi . harus ada otot lain yang berkon traksi yang merupakan kebalikan dari kerja otot pertama. Otot yang sedang bekerja akan berkontraksi sehingga otot akan memendek. 2. Apabila otot berkontraksi. Gerakan pada bagian tub uh. Mekanisme Kontraksi Otot Kontraksi otot terjadi karena adanya rangsangan. maka otot aka n menarik tulang yang dilekatinya sehingga tulang tersebut bergerak pada sendi yang dimilikinya . Contohnya pronator teres dan pronator kuadratus (Otot yang menyebabkan telapak tngan menengadah atau menel ungkup). otot – otot antar tulang rusuk yang bekerja bersama ketika kita menarik napas. Karena memendek.9. otot tersebut harus mengadakan relaksasi. dan begitu seterusn ya. kemudian kembali ke posisi semu la. Namun relaksasi otot ini saja tidak cukup. atau ketegangan. Misalnya. diperlukan paling sedikit dua macam otot dengan kerja berbeda. Sinergis Sinergis juga adalah otot-otot yang kontraksinya menimbulkan gerak searah. yaitu ot ot yang menyebabkan telapak tangan menengadah atau menelungkup. atau otot pronator. Otot sinergis adalah dua otot atau lebih yang bekerja bersama – sama dengan tujuan yang sama. tulang yang dilekati otot tersebut tertarik ata u terangkat. rangsangan kedua akan diperkuat oleh rangsangan ketiga. Ini dinamakan penjumlahan kontraksi. Tiap rangsang an yang diberikan akan menimbulkan potensi aksi. akan terjadi kontraksi tunggal yang kekuatanya sama dengan kontr aksi yang pertama tadi. Namun. tulang. Maka dengan demikian akan terjadi tonus. yang maksimum. Tulang harus ditarik ke posisi semula. dan ba gian tengahnya menggembung. mengeras. kemudian potensi aksi kedua diberikan. untuk menggerakan otot biasanya dipe rlukan suatu rangkaian rangsangan yang berurutan. dan sendi. bila otot diberikan rangsangan yang sangat cepat. Jika potensi aksi yang kedua diberikan saat otot belum mencapai relaksa si penuh dari relaksasi pertama akan terjadi kontraksi tambahan pada puncak kontraksi pertama. Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk menggerakan tulang ke satu arah t ertentu. Agar tulang dapat kembali ke posisi semula.6Mekanisme Terjadinya Gerak pada Otot Gambar 2.B. Jadi. Berdasarkan tujuan kerjanya tadi. Oleh karena itu. Rangsangan pertama akan diperkuat oleh ra ngsangan kedua. untuk menggerakan tulang dari satu posisi ke posisi yang lain. yang akan menghasilkan kontraksi otot tungg al pada serabut otot. Jika setelah berkontraksi otot tersebut mencapai relaksasi penuh. umumnya melibatkan kerja otot. Jadi.

merupakan penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau karena kehilangan ke mampuan berkontraksi. Jika tidak ada kesempatan relaksasi diantara kedua rangsangan.Distorsi otot. Kemudian proses kontraksi a kan terjadi lagi berulang membentuk siklus. dari ujung miosin beristirahat dengan energi rendah. Ujung tiap sarkomer disebut garis Z. Kedua jenis filamen ter sebut menyusun sebuah serabut otot. Miosin berenergi tinggi tersebut berikatan d engan aktin dengan kedudukan tertentu yang akan membentuk jembatan silau. ditepi daera h A filamin aktin dan miosin saling tumpang tindih. terdapat daerah gelap yang disebut daerah A yang hanya terdiri dari filamen miosin. sedangkan daerah tengah hanya terdiri dari miosin yang terdiri dari zona H. filamen aktin terikat. . Keadaan inilah yang dinamakan relaksasi. akan terjadi kontrak si dengan kekuatan maksimum yang disebut tetanus sempurna. Lalu energi yang terdapat pada miosin dilepaskan. 2. sedangkan pita I dan zona H menjadi lebih pendek. yaitu filamen aktin yang tipis dan filamen miosin yang tebal. akan terjadi keadaan yang dinamakan tetanus tida k sempurna. Sarkomer ini yang membuat penampakan bergaris atau lurik pada otot ran gka atau otot jantung. 3. komponen yang berperan dalam kontraksi otot adalah duat set filamen. Filamen teb al otot terdiri dari beberapa ribu miosin yang tersusun secara pararel.Atrofi otot.Hipertrofi otot. 2.masih ada relaksasi diantara dua rangsangan. misalnya lumpuh. berselan g seling dengan daerah terang yang disebut daerah I yang hanya terdiri dari aktin. Sehingga serabut otot m emendek. filamen miosin terikat pada garis M di bag ian tengah sarkomer. penyakit ini diperkirakan merupakan penyakit genetis dan bersifat kronis pada oto t anak-anak. melepaskan beberapa energi ke miosin yang kemudia n berubah bentuk menjadi konfigurasi energi tinggi. Dalam sistem mekanisme kerja otot. Relaksasi tersebut. Setiap serabut otot diatur sebagai ikatan unit kontraktil ya ng disebut sarkomer. Ujung miosin mengikat A TP kemudian mengubahnya menjadi ADP. misalnya pada binaragawan. Panjang pita A tetap. antara lain sebagai berikut: 1. Kelainan-kelainan pada Otot Kelainan-kelainan otot.7. mengubah sudut perlekatan yang sebelumnya ada di ujung miosin menjadi di ekor miosin. merupakan kelainan otot yang menyebabkan otot menjadi lebih besar dan lebi h kuat karena sering digunakan. Saat kontraksi filamen aktin bergeser di antara miosin kedalam zona H. Sarkomer terdiri dari beberapa daerah. Ikatan antara miosin energi rendah dan aktin akan terpecah saat molekul ATP baru bergabung dengan ujung miosin.

BAB III PENUTUP 1. merupakan penurunan fungsi otot karen a otot mengecil atau karena kehilangan kemampuan berkontraksi. memiliki nukleus banyak yang terletak di tepi sel. b. (Vander J. misalnya lumpuh. antara lain: a.Ektensibilitas.Sifat-sifat otot.Kelelahan otot. 4.Sel otot memiliki struktur filamen dalam sitoplasma. kelainan ini terjadi apabila dinding otot abdominal sobek dan menyebabkan usus melorot masuk ke rongga perut.Tetanus.Otot polos adalah salah satu otot yang mempunyai bentuk yang polos dan bergelondong. 5. 7.Elastisitas. c. 8. Car a kerjanya tidak disadari (tidak sesuai kehendak) / invontary. antara lain: a.Nyeri otot . penyakit ini diperkirakan merupakan penyakit genetis dan bersifat kronis pada otot anak-ana . O tot Lurik (otot rangka). 5. hal ini teriadi jika otot sedang melakukan kegiatan.Kelainan-kelainan pada otot. memiliki satu nukleus yang terletak di tengah sel. car a kerjanya disadari (sesuai kehendak). Otot ini biasanya terdapat pada saluran pencernaan seperti: lambung dan usus. tertariknya tendon didaerah persendian dan jika terlalu keras bisa menyebabkan putus nya otot. 3. Arthur: 1986). menyimpan glikogen d an menentukan postur tubuh. aliran darah yang terhambat sehingga menyebabkan peredaran darah tidak lancer. 6. bentuknya memanjang dengan banyak lurik-lurik.Sistem otot adalah sistem tubuh yang memiliki fungsi untuk alat gerak. merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena bakteri tetanus. b. yaitu kemampuan otot untuk memanjang dan lebih panjang dari ukuran semula. Distorsi o tot.Kontraksibilitas yaitu kemampuan otot untuk memendek dan lebih pendek dari ukuran semula. Otot rangka merupakan jenis otot yang melekat pada seluruh rangka.4.Hernia abdominal. Atrofi otot.Keseleo. 2. karena kontraksi secara terus-menerus menyebabkan kram atau kejang. bentuk selnya memanjang agar dapat mela ngsungkan perubahan sel menjadi pendek.Jaringan otot merupakan jaringan yang mampu melangsungkan kerja mekanik dengan jalan ko ntraksi dan relaksasi sel atau serabutnya. 6. yaitu kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula.

Tuliskan kelainan-kelainan pada otot? Jawab: Kelainan-kelainan pada otot. DepDikBud: Bandung LAMPIRAN 1. d. Tetanus. Bagian Anatomi Fakultas Kedokteran Unhas.Sebutkan jenis-jenis pada otot? Jawab: Jenis-jenis pada otot. Datu (2004). merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena bakteri tetanu s. 3. Kus. S Kartolo (2000). Struktur dan Fungsi Tubuh Manusia untuk Paramedis.Apakah yang dimaksud dengan jaringan otot? Jawab: Jaringan otot merupakan jaringan yang mampu melangsungkan kerja mekanik dengan jalan kont raksi dan relaksasi sel atau serabutnya.Otot jantung. misalnya pada binaragawan. Gramedia: Jakarta. karena kontraksi secara terus-menerus menyebabkan kram atau kejan g.2007. Mc Graw: Hill Internasional Editions. Jakarta: Gitamedia. DAFTAR PUSTAKA Arthur J. Human Physiology. Vander (1986). Graham Ilmu Syaifuddin (1997). Irianto (2004). Setiadi. antara lain: . Prinsip-prinsip Fisiologi Manusia. Yogyakarta.Otot polos. f.k.Otot lurik/ otot rangka. Wulangi. merupakan kelainan otot yang menyebabkan otot menjadi lebih besar dan l ebih kuat karena sering digunakan. c. Razak. Kelelahan otot. Hernia abdominal.Anatomi Fisiologi Manusia. Anatomi dan Fisiologi Untuk Siswa Perawat. 4th ed. 2. antara lain: a. Hipertrofi otot. c. b. Jakarta: EGC. kelainan in i terjadi apabila dinding otot abdominal sobek dan menyebabkan usus melorot masuk ke rongg a perut. e.

misalnya pada binaragawan.Hernia abdominal. merupakan kelainan otot yang menyebabkan otot menjadi lebih besar dan lebih kuat karena sering digunakan.Sebutkan sifat-sifat pada otot? Jawab: Sifat-sifat pada otot.Ektensibilitas. merupakan penyakit yang menyebabkan otot menjadi kejang karena bakteri tetanus. misalnya lumpuh. karena kontraksi secara terus-menerus menyebabkan kram atau kejang. e. c. antara lain: a. yaitu kemampuan otot untuk kembali pada ukuran semula Willy Novita di 00. b. d. yaitu kemampuan otot untuk memanjang dan lebih panjang dari ukuran semula. bermanfaat banget looo Balas Tambahkan komentar .Distorsi otot.37 makasih yaaa. f.34 Berbagi 1 komentar: Satria Maulana12 Oktober 2015 07.Tetanus. c. b. hal ini teriadi jika otot sedang melakukan kegiatan.Kontraksibilitas yaitu kemampuan otot untuk memendek dan lebih pendek dari ukuran semula.Atrofi otot.. merupakan penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau karena kehilangan ke mampuan berkontraksi.Kelelahan otot.Elastisitas. 4.Hipertrofi otot. penyakit ini diperkirakan merupakan penyakit genetis dan bersifat kronis pada oto t anak-anak.a. kelainan ini terjadi apabila dinding otot abdominal sobek dan menyebabkan usus melorot masuk ke rongga perut.

.Beri komentar sebagai: Publikasikan Pratinjau Submit › Beranda Lihat versi web MENGENAI SAYA Foto saya Willy Novita Ikuti Lihat profil lengkapku Diberdayakan oleh Blogger.