You are on page 1of 10

A.

DASAR PEMIKIRAN

Kondisi bangsa Indonesia yang semakin dewasa ini, baik dalam
dunia perpolitikan, ekonomi, teknologi serta sistem informasi yang
semakin maju, menjadikan bangsa Indonesia sebagai salah satu bangsa
yang terus berkembang. Tidak hanya itu, Indonesia harus terlibat dalam
kompetisi nasional dan internasional dalam mengambil peran strategis
untuk mewujudkan kedaulatan bangsa yang hakiki.

Kondisi ini sangat kontradiksi ketika diperhadapkan dengan
kenyataan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, mulai dari kondisi
kebangsaan yang dirundung persoalan darurat ekonomi,darurat politik,
darurat prostitusi, darurat narkoba, darurat sepakbola, darurat sosial dan
budaya hingga pada krisis moralitas serta persoalan kemiskinan tidak
sejalan dengan kemajuan teknologi dan system informasi yang dibangga-
banggakan. Maka dapat disimpulkan bahwa, kondisi Indonesia saat ini
dalam keadaan kritis. Selain itu yang menjadi perhatian khusus adalah
krisis kepemimpinan dan kemerosotan system kepemimpinan baik
diinstansi pemerintahan maupun swasta termasuk organisasi
kepemudaaan diantaranya Ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM).

Melihat kondisi ini, maka Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah turut
bertanggung jawab baik secara moral maupun struktural terhadap
permasalahan kebangsaan sebagai bagian dari elemen kepemudaan,
persyarikatan dan bangsa itu sendiri. Oleh karena itu IMM sebagai bagian
dari persyarikatan Muhammadiyah dalam konteks perjuangan, harus
melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki integritas dan
militansi yang mampu membaca tanda-tanda zaman sebagai ikhtiar
melahirkan khaerah ummah (ummat terbaik) yang dicita-citakan oleh
Muhammadiyah itu sendiri.

namun sebaliknya IMM akan mendukung penuh kebijakan pemerintah yang pro terhadap kepentingan rakayat. menjadi musuh besar bagi IMM adalah tercabutnya karakter dan ciri mahasiswa sebagai agen perubahan dan sosial kontrol. Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah dalam kondisi kekinian harus muncul sebagai lokomotif pergerakan mahasiswa ditengah arus gerakan yang terjangkiti virus mematikan yaitu “pragmatism gerakan”. Dalam kendisi seperti ini kemana harapan bangsa akan diserahkan. IMM dalam posisinya sebagai pengontrol selalu menyampaikan kritikan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat. Tugas dan tanggungjawab ini tidaklah mudah namun dengan tekad yang kuat dibarengi dengan keikhlasan dalam berkarya diharapkan mampu memberikan perubahan terhadapa kemajuan bangsa ini. pelopor sekaligus aktor utama dalam menegakkan sendi-sendi kehidupan. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Makassar diharapkan mampu menjadi pelanjut. Dalam sejarah IMM yang telah berumur 53 tahun telah mampu membuktikan eksistensinya dalam dunia pergerakan mahasiswa. bahkan lebih horor lagi mahasiswa bukan lagi sebagi harapan bangsa yang di persiapakan untuk melanjutkan tampuk pimpinan dimasa yang akan datang. namun mahasiswa secara universal tenggelam didalam hirup pikuk teknologi yang semakin modern yang membuat mereka terbuai menikmati candu kehidupan dan tidak lagi peka terhadap kondisi kebangsaaan saat ini. keagamaan dan kemasyrakatan menjadi solusi dari permasalahan bangsa yang sangat kompleks. Dewasa ini. Maka dari itu IMM hadir sebagai gerakan kemahasiswaan. apakah kepada mereka yang tidak perduli terhadap bangsa? ataukah kepada mereka yang justru menjadi bagian dari permasalahan bangsa. Tentunya harapan bangsa ini diserahkan kepada mereka yang tulus ikhlas dalam berjuang memajukan bangsa ini. .

Dalam kondisi lain ditengah-tengah permasalahan bangsa. baik permasalahan yang berasal dari internal maupun eksternal. maka kami atas nama PC. Maka dari itu sebagai langkah awal yang perlu di benahi terlebih dahulu adalah kondisi mahasiswa yang ada di AKKES Muhammadiyah utamanya kader-kader Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammmadiyah. Dimana kader-kader IMM tidak mampu melakukakn gerakan yang berarti. AKKES Muhammadiyah adalah bagian dari Amal usaha Muhammadiyah diharapkan mampu membantu dalam mewujudkan cita- cita hidup Muhammadiyah itu sendiri. khususnya didalam tubuh IMM itu sendiri. Tantangan IMM di Perguruan Tinggi Kesehatan khusunya di Akademi Kesehatan (AKKES) Muhammadiyah sangatlah kompleks. Kader-kader IMM pada level komisariat khususnya kader-kader yang berada diperguruan tinggi kesehatan sangatlah memprihatinkan dan perlu perhatian secara khusus. IMM Kota Makassar bermaksud untuk menggelar kegiatan DARUL ARQAM AKKES NASIONAL. Penyelenggaraan kegiatan ini dimaksudkan untuk dapat mencetak kader pimpinan yang senantiasa peduli dan mampu melakukan gerakan perubahan terhadap bangsa. Muhammadiyah dan IMM itu sendiri. Mereka adalah bagian dari lokomotif gerakan IMM disetiap perwakilan kampus-kampus utamanya di AKKES Muhammadiyah Makassar. Melalui kegiatan ini pula diharapkan mampu melahirkan calon pimpinan yang membumi seperti kepemimpinan . Secara umum semua element yang berada di AKKES Muhammadiyah perlu melakukan revitalisasi demi terwujudnya kader yang profesional dan berintegritas. Baik itu pimpinan akademik maupun system yang diterapkan. tidak mampu melakukan rekayasa peradaban dan hanya mampu mempertontonkan gerakan yang stagnan yang tidak sesuai dengan harapan diabad modern ini. IMM Kota Makassar mencoba menata kembali permasalahan yang ada. Dari beberapa analisis IMM saat ini.

Sehingga eksistensi kita sebagai kader pelanjut. pelopor dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah tetap eksis dan senantiasa dalam naungan dan ridho Allah SWT serta berperan sebagai kreator dan pejuang untuk kemajuan bangsa dan Agama Islam. nalar kritis serta kepekaan sosial dan kebangsaan. 3. C. 4. dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) memenuhi kualifikasi bobot kepribadian. TUJUAN KEGIATAN Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan kader pimpinan yang mampu menjadi pimpinan komisariat (Pikom). pemimpin yang sangat di segani oleh lawan dan musuhnya akan tetapi dihormati oleh kawan dan ummatnya. 2. pimpinan cabang (PC). Melahirkan pimpinan yang memiliki mental kuat untuk masa depan IMM yang lebih baik. kecakapan tertentu untuk menjadi pimpinan di IMM sesuai dengan jenjang kepemimpinan. B. Melahirkan kader yang profesional D. Melahirkan kader yang memiliki kapasitas keilmuan yang tinggi. loyal serta komitmen terhadap ikatan dan persyarikatan Muhammadiyah. Diharapkan lahir pimpinan yang amanah. mantap intelektualitas dan pengamalan keagamaan sebagai modal dasar untuk menghadapi masyarakat era global. MANFAAT KEGIATAN 1.memiliki militansi kepemimpinan yang sadar akan tanggung jawabnya secara moral dan intelektual serta ideologi. JENIS KEGIATAN Jenis kegiatan ini adalah pengkaderan utama tingkat madya di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.Rasulullah yang dekat dengan rakyatnya. .

Keputusan Rapat PC. NAMA DAN PELAKSANAAN KEGIATAN 1. Pemerintah Kota Makassar . Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IMM (AD/ ART IMM) . Instansi Pemeritah dan Swasta Di Kota Makassar . Pancasila dan UUD 1945 . 2.E. TEMA KEGIATAN “Diaspora Gerakan IMM. LANDASAN KEGIATAN . Al-Qur’an dan Hadist . Bukit Baruga Raya Antang Kota Makassar) F. Amal Usaha Muhammadiyah . Infak Alumni . Pelaksanaan Kegiatan Hari : Jumat – Kamis Tanggal : 31 Maret – 6 April 2017 M Tempat : LEC ATHIRAH ANTANG ( Jl. H. SUMBER DANA Sumber pendanaan dari pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dari: . Nama kegiatan Nama kegiatan ini adalah: Darul Arqam Madya (DAM) AKKES NASIONAL Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Makassar 2017. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar . Menuju Kepemimpinan Bersinergi” G. Sumber Lain yang Halal dan Tidak Mengikat . IMM Kota Makassar.

ESTIMASI ANGGARAN Terlampir . IMM Kota Makassar Penanggung Jawab : PC. IMM Kota Makassar Organiziing Commite : Panitia Pelaksana yang telah di SK kan Oleh Pimpinan Cabang IMM Kota Makassar. PENYELENGGARA Penasehat :Ayahanda PD. SUSUNAN KEPANITIAAN Terlampir L. PESERTA KEGIATAN Peserta Darul Arqam Madya adalah Seluruh peserta yang dinyatakan lulus oleh Tim Seleksi DAM PC. Muhammadiyah Kota Makassar : Kakanda DPD IMM SulSelBar Pelaksana : PC. Pikom IMM Akper Muhammadiyah Makassar 5 orang 2 Pikom IMM ANAKES Muhammadiyah Makassar 5 orang 3 Pikom IMM ATEM Muhammadiyah Makassar 5 orang 4 PIKOM IMM AKBID Muhammadiyah Makassar 5 orang 5 PIKOM IMM ATRO Muhammadiyah Makassar 5 orang 6 KORKOM IMM UNM 20 orang 7 PIKOM IMM UIT 5 orang 8 PIKOM IMM FK UNISMUH MKS 5 orang 9 PULAU JAWA 5 orang 10 PULAU SUMATERA 5 orang 11 PULAU KALIMANTAN 5 orang 12 PULAU PAPUA & NUSA TENGGARA 5 orang 13 PULAU SULAWESI 5 orang JUMLAH 75 orang K.I. J. IMM Kota Makassar dari seluruh komisariat yang ada di Perguruan Tinggi di indonesia dengan rincian sebagai beriukut: NO UTUSAN PESERTA 1.

dan partisipasi dari berbagai pihak. sangat diharapkan bantuan dan dukungannya baik berbentuk materi maupun moril. Fastabiqul Khaerat! 20 Jumadil Awal 1438 H 17 February 2017 M . Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi kegiatan ini sehingga memberikan kontribusi pada IMM dan muhammadiyah serta bangsa Indonesia. Oleh karena itu. Amiin. Billahi Fii Sabililhaq. PENUTUP Demikianlah Proposal ini sebagai bahan acuan dalam kegiatan tersebut. Sukses tidaknya kegiatan ini tiada lain berkat bantuan.M. Atas kerjasama dan dukungannya diucapkan Jazakumullahu Khaeran Katsiron semoga bantuan dan dukungan ini. semoga apa yang dilakukan mendapat ridho Allah SWT serta mendapat dukungan dari berbagai pihak. dukungan. pahalanya dilipat gandakan oleh Allah SWT.

HW Anggota Riri Arini Puri M. SUSUNAN KEPANITIAAN DARUL ARQAM MADYA AKKES NASIONAL PIMPINAN CABANG IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH KOTA MAKASSAR 2017 Ketua : Jusman Sekretaris : Sri Wahyuni Abdullah Bendahara : Aisyah Kader Devisi Acara Devisi Humas dan Dana Koordinator :Erti rospyana rufaida Koordinator : Muh. Anggota Rahmat Ariandi samsinar Arham Haryadi Miranda Irfan Efendi Onya Nur Lily Ancu Kundang Ira Rama Danti Akbar Nurhikmayanti Ahmad Zaky Mustahrim Nurul Fitri Syadad Hadi Devi Elsa Royani S Risman Rima Irmansyah Irfan Musakkar Devisi Perlengkapan Devisi Publikasi dan Dokumentasi Koordinator : Mahfuddin Orowala Koordinator : Achmad nur hadid Anggota Indra Darius Kala Anggota Sabri M. Munir Sucitanur Mardatillah Almunawar Nurul Fadillah Hizbullah Salam Yusril Muh Askari Devisi Konsumsi Koordinator : Vivi Novi Anggota Miftahul khairati Nurhidayati Nur Fahmi Irmawati Riska S Subaedah Zsi-Zsi Astried Nurjannah Nursuci Rahmadani Halimah Tihurua Yuliana F.S Muftihatur Rahmah Nahdatul Nur . Ikbal Akbar Aba Yeyen Nurimba Abd. Nursalam Muh. khalifah P.

000 B.500 C.000 1 buah 7 Hari 350.500 9 White board 30.00 Penginapan 0 3 Sewa Sound System 75.000 3 Dos 1 Kali 45.000 5 Rim 1 Kali 175.000 Jumlah 945.000 5 Dos 1 Kali 75.000 5 Dos 1 Kali 175.000 50 Bundel 1 Kali 500.000 15 kamar 7 Hari 21.000 3 Mini note 5.000 3 Penggandaan proposal 10. Perlengkapan 1 Sewa Aula 750. ESTIMASI ANGGARAN No ITEM HARGA VOLUME FREKUENSI JUMLAH satuan (Rupiah) (buah) (kali) (Rupiah) A Kesekretariatan 1 Kertas HVS F4/A4 35.000 3 Buah 1 Kali 90.000 4 Sewa LCD 50.000 5 Buah 1 Kali 25.000 Jumlah 725.500 5 Buah 1 Kali 22.000 2 Amplop 15.000 4 Tinta printer epson 75.000 2 Sewa kamera 50.000.000 5 Spidol 35.632.000 4 Pulpen 15.000 1 buah 7 Hari 525.000 D.000 Jumlah 1.000 2 Sewa Kamar 200. Publikasi dan dokumentasi 1 Spanduk 75.000 5 buah 1 Kali 375.500 50 Buah 1 Kali 225. Perangkat pengkaderan 1 Id card 3.000 150 Buah 1 Kali 450.000 7 Double tape 5.000 8 Gunting 4.250.125.000 1 Buah 7 Hari 350.000 35 Buah 1 Kali 70.000 Jumlah 27.000 6 Karton manila 2.000 100 Buah 1 Kali 500.000 2 Map batik 4.000 1 aula 7 Hari 5.000 3 Botol 1 Kali 225.000 .

E.985.125. Konsumsi Rp.000 8 bungkus 1 Kali 120.000 Total estimasi A. 26.000 E.000 10 bungkus 1 Kali 350.000 2 Konsumsi harian 10.000 100 porsi 21 Kali 21. Perlengkapan Rp 27. 58. Perangkat pengkaderan Rp.000 B. Kesekretariatan Rp.200.000 F. 715.000 D. Publikasi dan dokumentasi Rp. Konsumsi 1 Snack pembukaan 3.000 F Lain-lain 1 Kesehatan (obat.000 Jumlah Rp.000 8 galon 14 Hari 560.000 3 Snack harian 3. 945.985.000 4 Air galon 5.000 (kantong sampah) 3 Keamanan 35.000.500 Terbilang: “lima puluh delapan juta seratus dua puluh tujuh ribu lima ratus rupiah” .500 350 dos 1 Kali 1. 1.000 100 porsi 14 Kali 4.225. Lain-lain Rp.127.000 Jumlah 715.000 Jumlah 26.000 7 hari 1 Kali 245. 725.000 obatan) 2 Kebersihan 15.632.500 C. 35.