BAB II TINJAUAN TEORI

A Pengertian Hak, Pasien dan Hak Pasien 1. Hak adalah benar, milik, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu atau untuk menuntut sesuatu (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Hak adalah tuntutan seseorang terhadap sesuatu yang merupakan kebutuhan pribadinya sesuai dengan keadilan, moralitas dan legalitas (Ismani, Nila, 2001; 20). Hak merupakan klaim yang dibuat oleh orang atau sekelompok orang yang satu terhadap yang lain atau terhadap masyarakat. Orang yang mempunyai hak dapat menuntut bahwa orang lain akan memenuhi dan menghormati hak tersebut. Hak adalah klaim yang sah atau klaim yang dibenarkan (Bertens, 2001 ; 178) 2. Pasien adalah orang sakit (yang dirawat oleh dokter); penderita (sakit). (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Klien menurut King adalah individu atau kelompok yang tidak mampu untuk mengatasi kejadian atau masalah kesehatan sejak berinteraksi dengan lingkungan. Sebenarnya kedua istilah ini memiliki makna yang sama, hanya saja istilah pasien lebih memberikan citra orang yang sakit, sedangkan klien tidak selalu sakit, bisa diartikan klien adalah orang yang menerima pelayanan kesehatan sehat atau sakit.

Personal Right (hak azasi pribadi). 3. 2. yaitu hak untuk memperoleh tata cara peradilan dan jamian perlindungan. mendirikan partai. mengadakan petisi dan lain-lain. yaitu hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dan sederajat dalam hukum dan pemerintahan. Right of Legal Equality. 4. Prosedural Right. Hak Pasien adalah tuntutan pasien terhadap sesuatu yang merupakan kebutuhan pribadinya sesuai dengan keadilan moralitas dan legalitas. Property Right (hak azasi untuk memiliki sesuatu). 5. Political Right (hak azasi politik) yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan dengan ikut memilih atau dipilih. kebebasan bergerak dan sebagainya. yang meliputi hak untuk membeli. Hak Kebebasan . Artinya hak ini tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. Sedangkan menurut Mimin Suhaemi dalam bukunya Etika Keperawatan membedakan hak menjadi 3 jenis yaitu : 1. yang meliputi kemerdekaan menyatakan pendapat dan memeluk agama. 6. misalnya dalam hal penggeledahan dan peradilan. B Jenis-jenis Hak Menurut sifatnya hak azasi manusia dibedakan beberapa jenis: 1. diantaranya hak untuk memilih pendidikan serta mengembangkan kebudayaan yang disukai. menjual barang miliknya tanpa dicampuri secara berlebihan oleh pemerintah termasuk hak untuk mengadakan perjanjian dengan bebas.4 3. Sosial and Cultural right (hak-hak azasi sosial dan kebudayaan).

2. C Peranan Hak Beberapa peranan hak adalah sebagai berikut: 1. Hak dapat digunakan untuk menyelesaikan perselisihan. mengubah peraturan. Hak dapat digunakan untuk menjustifikasi tindakan. 3. Hak dapat digunakan untuk mengekspresikan kekuasaan dalam konflik antara seseorang dengan kelompok. 3. 2. Seseorang seringkali dapat menyelesaikan suatu perselisihan dengan menuntut hak yang juga diakui oleh orang lain D Hak-hak Pasien .5 Adalah hak mengenai kebebasan dan dipilih. Hak legislatif Adalah hak yang ditetapkan oleh hukum didasarkan pada konsep keadilan. Hak kesejahteraan Adalah hak diperlakukan secara hukum kepada hal-hal seperti standar keselamatan spesifik dalam suatu bangunan atau wilayah tertentu. mereka menginterpretasikan hak-hak orang-orang untuk hidup sebagaimana yang mereka pilih dalam batas-batas yang ditentukan. membatasi moral terhadap peraturan yang tidak adil serta memberikan keputusan pengadilan atau memyelesaikan perselisihan. menyatakan bahwa hak-hak legislatif mempunyai 4 peranan di masyarakat yaitu membuat keputusan. Bandman and Bandman (1986).

Berbagai masalah kesehatan dapat dideteksi lebih cepat dan teliti serta dapat ditangani dengan efektif berkat adanya alat-alat yang canggih. Kennedy (1962) yaitu : 1. Kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat dan masyarakat akan lebih menyadari haknya dan disisi lain perawat ditutntut untuk melaksanakan kewajiban dan tugas profesinya dengan lebih cepat. hati-hati dan tanggung jawab. kerahasiaan dan hak klien untuk menolak pengobatan merupakan aspek dari penentuan diri sendiri. Hak memilih 4. Persetujuan. Hak mendengar Selain itu ada beberapa kategori hak-hak klien menurut beberapa pengertian diantaranya: 1. Sebagian besar hak-hak yang dipikirkan oleh pasien berkaitan dengan hak hukum dan hak moral. Dewasa ini klien juga menuntut untuk lebih dapat menentukan sendiri dan mengontrol tubuh mereka sendiri bila sakit.6 Pada saat ini teknologi kesehatan telah berkembang cukup pesat. Satu indikasi dari kesadaran itu adalah . Hak mendapat informasi 3. Ada 4 hak dasar seperti yang dikemukakan ooleh John F. Hak menurut American Hospital Asociation Masyarakat umum telah semakin tertarik dan lebih mempunyai pengetahuan tentang perawatan kesehatan dan peningkatan kesehatan. Hak mendapat perlindungan keamanan 2. Pemberi perwatan kesehatanpun menjadi semakin sadar akan keyakinan masyarakat tentang kesehatan dan pelayanan kesehatan.

pengobatan dan prognosis dalam arti pasien layak untuk mengerti masalah yang dihadapinya. . c. Isi dari pernyataan hak klien adalah sebagai berikut : a. Pasien mempunyai hak unutk mempertimbangkan dan menghargai asuhan kesehatan atau keperawatan yang dimilikinya. yang ditujukan terhadap peningkatan perawatan pasien yang lebih efektif dan kepuasan klien. konsultasi dan pengobatan yang dilakukan dengan cermat dan dirahasiakan. f.7 adanya Rancangan Undang-undang tentang hak-hak pasien (Patient Bill’s of Right) yang dikeluarakan oleh Asosiasi Rumah Sakit Amerika ( American Hospital Asociation-AHA ). b. Pasien berhak untuk menolak pengobanan sejauh diizinkan oleh hukum dan diinformasikan tentang konsekuensi tindakan yang akan diterimanya. e. d. Pasien berhak mengetahui setiap pertimbangan dari privasinya yang menyangkut program medis. kecuali dalam situasi darurat. Pasien berhak memperoleh informasi lengkap dari dokter yang memeriksanya berkaitan dengan diagnosis. Pasien berhak untuk memperoleh informasi penting dan memberikan suatu persetujuan untuk dimulainya suatu prosedur pengobatan atau resiko penting yang kemungkinan akan dialaminnya. Pasien berhak atas kerahasiaan semua bentuk komunikasi dan catatan tentang asuhan kesehatan yang diberikan kepadanya.

bila dibutuhkan dalam rangka asuhannya. Hak Memperoleh asuhan kesehatan sesuai standar profesional tanpa memandang tatanan kesehatan yang ada. b.8 g. Pasien berhak untuk memperoleh informasi tentang hubungan rumah sakit dengan instansi lain seperti institusi pendidikan atau institusi terkait lain sehubungan dengan asuhan yang diterimanya. h. a. warna . Pasien berhak untuk mengerti bila diperlukan rujukan ke tempat lain yang lebih lengkap dan memperoleh informasi yang lengkap tentang alasan rujukan tersebut dan rumah sakit yang ditunjuk dapat menerimanya. Pasien berhak untuk memberi pendapat atau menolak keikutsertaan sebagai suatu eksperimen yang berhubungan dengan asuhan atau pengobatannya. Pasien berhak untuk memperoleh informasi tentang pemberian delegasi dari dokternya kepada dokter lain. j. Hak Menurut The National League for Nursing. k. l. i. 2. Pasien berhak mengetahui peraturan atau ketentuan rumah sakit yang harus dipatuhinya selama ia dirawat. Hak untuk Diperlakukan secara sopan dan santun serta keramahan dari perawat yang bertugas tanpa membedakan ras. pasien berhak untuk mengetahui atau menerima penjelasan tentang biaya yang diperlukan untuk asuhan kesehatannya.

Hak Mendapatkan privasi untuk berkomunikasi dan menerima kunjungan dari orang yang benar-benar disetujuinya. jenis kelamin. pengobatan. Hak legal untuk Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tentang asuhan kesehatan yang diberikan kepadanya. resiko yang mungkin terjadi agar klien dan keluarga memahami dan dapat memberikan persetujuan atas tindakan medis yang diberikan kepadanya. politik dan sebagainya. Hak menerima pendidikan atau instruksi yang tepat dari petugas kesehatan untuk meningkatkan pengetahuannya tentang kebutuhan kesehatan secara optimal. Hak Mendapatkan privasi selama wawancara. Hak terhadap koordinasi dan asuhan kesehatan yang berkelanjutan.9 kulit. kebangsaan. Hak Memperoleh informasi tentang diagnosis penyakitnya. . prognosis. Hak menolak observasi dari tim kesehatan yang tidak langsung terlibat dalam asuhan kesehatannya. Hak Menolak pengobatan atau partisipasi dalam pelaksanaan penelitian dan eksperimen yang dilakukan tanpa jaminan hukum bila terjadi dampak yang merugikan. c. derajat di masyarakat. h. f. pemeriksaan kesehatan dan pengobatan g. termasuk alternatif asuhan yang diberikan. d. i. j. e.

tindakan medik apa yang dilakukan. j. f. Hak mengakhiri pengobatan dan rawat inap atas tanggung jawab sendiri. Hak mengajukan keluhan-keluhan dan memperoleh tanggapan. jujur dan adil . 4. Hak menolak tindakan yang hendak dilakukan terhadapdirinya. Hak memilih dokternya. prognosis dan perkiraan biaya. b. Hak pasien berdasarkan Kode etik Kedokteran a. 3. Hak didampingi keluaga dalam keadaan kritis. alternatif terapi lain. kemungkinan penyakit sebagai akibat dari tindakan tersebut. i. Hak meminta tidak diinformasikan tentang penyakitnya. Hak atas pelayanan yang manusiawi b. Hak atas privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita. g. Memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan. Hak memproleh asuhan keperawatan yang bermutu baik c. k. d. Hak memilih dokter yang merawat agar mengadakan konsultasi dengan dokter yang lainnya. Hak pasien berdasarkan Etika keperawatan a. h. Hak mendapat informasi tentang penyakit yang diderita. Mendapat pelayanan yang manusiawi.10 k. Hak Kerahasiaan terhadap dokumen serta hasil komunikasi baik secara lisan maupun tulisan yang diberikannya kepada petugas kesehatan. e. kecuali untuk kepentingan umum.

prognosis. Memperoleh privasi dan kearahasiaan penyakit yang didertanya. m. l. alernatif terapi lain. Mendapat pendampingan suami atau keluarga selama proses persalinan berlangsung. k. Menolak tindakan yang akan dilakukan terhadapnya dan mengakhiri pengobatan serta perawatan atas tanggung jawab sendiri sesudah memperoleh informasi yang jelas tentang penyakitnya. Memilih bidan yang akan menolongnya sesuai dengan keinginannnya. h. g. Meminta konsultasi dengan dokter lain yang terdaftar dalam rumah sakit tersebut (second opinion) sepengetahuan dokter yang merawatnya. i. tindakan kebidanan yang akan dilakukan. e. Mandapat informasi meliputi kehamilan. d. Mendapat informasi meliputi : penyakit yang diderita. . j. Dirawat dokter yang secara bebas menentukan pendapat kritis dan pendapat etisnya tanpa campur tangan orang lain. Memperoleh pelayanan kebidanan sesuai profesi kebidanan tanpa diskriminasi. nifas dan bayi yang baru dilahirkan. f. Memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di rumah sakit. Menyetujui/ memberikan izin atas tindakan yang akan dilakukan oleh dokter sehubungan dengan penyakit yang dideritanya. persalinan.11 c. perkiraan biaya pengobatan.

p. Memperoleh keamanan dan keselamatan selama dirawat di rumah sakit. o. 5. Didampingi keluarga saat dalam keadaan kritis. Hak mendapat penghargaan & martabat sebagai manusia sehingga dapat menikmati kehidupan sepenuhnya dan sebaik mungkin. q. Hak atas tindakan yang telah ditetapkan agar mereka dapat percaya diri d. Hak memperoleh kesejahteraan sosial dan ekonomi pada tingkat kehidupan yang layak sesuai dengan kemmpuannya untuk mendapatkan pekerjaan. . Hak-hak individu dengan cacat Fisik dan mental a. yang memungkinkan dikembangkannya kemampuan dan keterampilan secara maksimal agar dapat mempercepat proses integrasi dan reintegrasi sosial.12 n. Menjalankan ibadah sesuai dengan agama/kepercayaan yang dianutnya selama hal tersebut tidak mengganggu pasien yang lain. fungsional (penggunaan alat bantu) seperti protesa. Hak memperoleh tindakan atau pengobatan medis. Mendapat perlindungan hukum atas terjadinya kasus malpraktek. b. rehabilitasi sosial. psikologis. Hak sebagai penduduk dan berpolitik sesuai dengan kemauan dan kemampuannya. c. e. pendidikan dan sebagainya. Menerima atau menolak bimbingan spiritual atau moral r.

Mengekspresikan perasaan dan emosinya sehubungan dengan kematian yang dihadapinya. Hak individu yang akan meninggal. Mereka harus mampu menggunakan kesempatan dan bantuan hukum apabila bantuan tersebut untuk pribadi dan mempertahankan hak-hak mereka j. i. Mendapatkan perlindungan terhadap hal-hal yang menyangkut atau tindakan kejam dari pihak lain. a. tiba b. 6. Mendapatkan perawatan yang dapat mempertahankan Mempertahankan harapan tidak peduli perubahan apapun yang Diperlakukan sebagaimana manusia yang hidup sampai ajal harapannya. Hak tinggal bersama keluarga atau orang tua angkat dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Organisaasi orang cacat dapat berkonsultasi pada instansi atau lembaga terkait mengenai hal-hal yang terkait dengan hak-hak mereka. keluarga dan masyarakat harus diberikan informasi tentang hak-hak mereka. d. apapun perubahan yang terjadi. Hak mendapatkan kebutuhan spesifik dan harus dipertimbangkan dalam semua tingkat perencanaan baik sosial atau ekonomi g. k. terjadi c. kreatif atau rekreasi h. .13 f. Orang-orang dengan kecacatan.

Hak-hak individu yang mengalami retardasi mental a. Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan perawatannya. Hak menunjukan tingkat maksimum dan kemampuannya yang sama dengan orang lain. l. Mendapatkan perawatan dari orang profesional yang dapat mengerti kebutuhan dan kepuasan dalam menghadapai kematian. Memperoleh perhatian dalam pengobatan dan perawatan secara berkesinambungan walaupun tujuan penyembuhannya harus diubah menjadi tujuan memberikan rasa nyaman. i. j.14 e. Tidak meninggal dalam kesendirian Bebas dari rasa sakit Memperoleh jawaban atas pertanyaannya secara jujur. Meninggal dalam damai dan bermartabat Tetap dalam kepercayaan atau agamanya dan tidak diambil keputusan yang bertentangan dengan kepercayaan yang dianutnya m. g. Memperoleh bantuan dari perawat atau medis untuk keluarga yang ditinggalkan agar dapat menerima kematiannya k. f. h. Memperdalam dan meningkatkan kepercayaannya apapun artinya bagi orang lain n. 7. . Mengharapkan bahwa kesucian raga manusia akan dihormati setelah yang bersangkutan meninggal o.

apabila dituntut atas suatu pelanggaran. d. ia berhak mendapatkan suatu perlindungan hukum dan pengakuan penuh terhadap derajat tangggung jawab mentalnya. c. 8. Hak memperoleh asuhan medis. dari orang yang berpengetahuan dan mengerti akan kesulitan memperoleh pengakuan terhadap dirinya. h.15 b. Hak atas penjagaan bila diperlukan untuk menjaga diri dan kepentingannya. Hak memperoleh standar hidup yang layak dan keamanan dalam hal ekonomi dan berhak melakukan pekerjaan yang produktif sesuai dengan kemmpuannya. g. fisioterapi. Hak mendapatkan perlindungan atas tindakan kekerasan. Hak memperoleh perawatan bila diperlukan. e. latihan. rehabilitasi serta bimbingan yang tepat yang sesuai dengan kemampuan dan potensinya yang maksimal. Apabila mereka tidak mempunyai kemampuan karena keadaan cacatnya yang berat mereka dapat dilatih untuk memahami hak mereka melalui prosedur yang berlaku yang didasarkan kepada evaluasi seorang ahli. Hak-hak individu lansia . f. Hak unutk tinggal bersama keluarga atau orang tua angkat dan berpartisifasi dalam berbagai bentuk kehidupan masyarakat secara layak bila mungkin.

Hak mendapat perlindungan dari keluarga dan instansi yang berwenang d. Hak untuk diperlakukan sebagai manusia yang mempunyai harga diri dan martabat b. Hak menerima kasih sayang dari anak. Hak menikmati kehidupan pada masa tua tanpa tekanan c. keluarga dan masyarakat. Hak untuk dihargai dan menghargai diriya dan orang lain i. f. b. melahirkan dan laktasi. Hak untuk tinggal di lingkungan keluarga atau panti bila ia menginginkannya. Hak untuk memperoleh pendidikan yang dibutuhkannya untuk menghabiskan sisa hidupnya misalnya pendidikan agama dan sebagainya. g. . Berhak mendapatkan informasi tentang hal-hal yang menyangkut persiapan kelahiran dan cara-cara mengatasi ketidaknyamanan dan stress serta informasi sedini mungkin tentang penyakitnya.16 a. Hak-hak wanita hamil a. 9. Hak mendapat perawatan dan pengobatan yang optimal e. Hak berekreasi dan mengatur hobinya bila diinginkan h. terutama berkaitan dengan efek-efek yang mungkin terjadi secara langsung atau tidak langsung. resiko bahaya yang mungkin terjadi pada bayinya atau dirinya selama kehamilan. Berhak memperoleh informasi tentang obat yang diberikan kepadanya dan pelaksanaan prosedur oleh petugas kesehatan yang merawatnya.

Setelah melakukan konsultasi medis wanita hamil berhak untuk memilih posisi melahirkan yang tidak menimbulkan stress bagi dirinya dan bayinya. i. d. Berhak mengetahui nama dan kualifikasi orang yang memberikan obat atau melakukan prosedur setelah melahirkan. . f. k. Berhak mengetahui nama obat dan nama pabriknya bila diperlukan sehingga dapat memberikan keterangan kepada petugas kesehatan yang profesional bila terjadi reaksi terhadap pertumbuhan bayinya.. Mendapatkan informasi tentang obat-obatan yang diberikan kepadanya serta pengaruh secara langsung ataupun tidak langsung terhadap bayi yang dikandungnya.17 c. Wanita hamil yang akan dioperasi besar sebaiknya diberi premedikasi sebelum operasi. e. Berhak membuat keputusan tentang diterima atau tidaknya suatu terapi yang dianjurkan setelah mengetahui resiko yang akan terjadi pada dirinya tanpa tekanan dari pihak manapun. Berhak memperoleh informasi tentang keuntungan suatu prosedur bagi bayi dan dirinya sesuai dengan indikasi medis j. Berhak didampingi oleh orang yang merawatnya selama dalam keadaan stress persalinan. g. Berhak unutk memperoleh informasi tentang pengaruh terhadap fisik. mental maupun neurologist terhadap pertumbuhan bayinya. h.

Berhak untuk dihargai bagaimanapun keberadaannya secara fisik maupun mental b.. Berhak mendapat informasi tentang orang yang menolong persalinannya seta kualifikasi profesionalnya untuk kepentingan surat keterangan kelahiran. . Berhak memperoleh pendidikan yang layak sesuai dengan kemampuan keluarga atau ketentuan dan kebijakan dari suatu lembaga pemerintahan yang ada. Berhak memperoleh kasih sayang dari kedua orang tuanya dan anggota keluarga yang lain. Berhak meminta perawatan bagi bayinya dilakukan satu kamar dengannya bila bayinya normal dan dapat memberi minum bayinya sesuai dengan kebutuhan dan bukan menurut aturan rumah sakit. c. m. Berhak menggunakan dokumen medis lengkap. Hak-hak anak a. 10.yang dapat menimbulkan masalah atau penyakit di kemudian harinya o. termasuk catatan perawat dan bukti pembayaran selama dirawat di rumah sakit. p.18 l. Berhak untuk mendapatkan informasi tentang kondisi diri sendiri dan bayinya. n. d. Berhak melakukan komunikasi dan mengemukakan pendapat atau alasan yang benar sesuai dengan kemampuan dan usianya. Berhak atas dokumen lengkap tentang diri dan bayinya termasuk catatan perawat yang disimpan dalam kurun waktu tertentu.

Hak untuk memilih barang dan jasa serta mendapatkan barang atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. Berhak menolak jika diperlakukan seperti orang dewasa dalam mencari nafkah. rekreasi. memperoleh gizi yang adequat. h. perawatan serta pengobatan bila membutuhkannya. dan keselamatan dalam maupun perdata yang dilakukan mengkonsumsi barang dan jasa. pada pasal 4. g. Hak atas kenyamanan. keamanan. Berhak diperlakukan dengan baik sopan dan terhindar dari tindakan kekejaman atau eksplorasi i. . c. Berhak memperoleh kesempatan bermain. Hak atas informasi yang benar.8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu. f. hak konsumen adalah: a. Hak Konsumen Pasien adalah konsumen pelayanan kesehatan. Berhak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang atau jasa. sebagai konsumen yang menerima layanan jasa maka pasien memiliki hak yang dilindungi oleh Undang-undang no. Berhak memeperoleh perlindungan hukum apabila diperlukan dalam penyelesaian masalah pidana terhadap dirinya. 11.19 e. b.

Perawat yang tidak ramah b. Tidak acuh terhadap keluhan pasien c. Tidak profesional dalam memberikan pelauyanan d. Ketidak tahuan klien akan hak-haknya .20 d. Petugas jarang memengok pasien Keempat hal tersebut diatas masih sering dijumpai terutama pada perawatan kelas tiga atau umum. Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal diantaranya: a. Hak untuk diperlakukan dan dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif h. ganti rugi dan atau penggantian apabila barang dan jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya i. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang atau jasa yang digunakan e. menurut kelompok kami adalah masih belum terpenuhi secara keseluruhan. Hak untuk mendapatkan advokasi. Hak untuk mendapatkan kompensasi.Penerapan hak di rumah sakit menurut kelompok Adapun penerapan hak-hak klien pasien di rumah sakit. perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut. Hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen g. f. 11. sebab masih ada beberapa hal yang kami lihat diantaranya: a. Hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya.

21 b. Para petuga kesehatan tidak mau atau tidak mampu melaksanakan kewajibannya baik disengaja ataupun tidak sesuai standar profesinya dalam hal ini perawat sesuai dengan standar keperawatan. . Sebagaimana yang tercantum dalam undang-undang no.23 tahun 1992 tentang Kesehatan pada pasal 53 ayat 2 ” Tenaga kesehatan dalam melakukan tugasnya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi dan menghormati hak klien”.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful