You are on page 1of 14

Pembelajaran 5

Akhlak Tercela

PENDAHULUAN
Pada paket pembelajaran kali ini, siswa dan siswi dibimbing untuk mempelajari
pelajaran akidah akhlak pada semester ganjil dari kompetensi dasar Menjelaskan sikap
sombong dan cara menghindarinya dalam kehidupan seharihari dan Menceritakan kembali
kisah Alqamah dengan kalimat yang sederhana dan mengimplementasikannya dalam
menghindari sikap durhaka terhadap orang tua.
Pembelajaran diawali dengan guru menjelaskan dahulu materi Tentang Sombong,
Sombong merupakan akhlak tercela, Sombong hanya milik Allah Swt. Semata, dan kisah Al-
Qomah. Pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa model pembelajaran
yang mengasyikan dan menyenangkan dengan menggunakan dan menghitung alokasi waktu
tatap muka.
Dengan membahas hal-hal ini diharapkan siswa akan menyadari dan mengetahui serta
menghindari akhlak tercela sesuai dengan tuntunan dalam agama islam. Pada akhir
pembelajaran, siswa diminta untuk menyimpulkan materi Mari Menghindari Akhla Tercela
yang telah dipelajari dan mengerjakan soal latihan pada buku siswa untuk dikumpulkan pada
pertemuan berikutnya.

1
KI , KD Dan INDIKATOR

“Akhlak Tercela”

KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri
teman, dan guru
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat,
membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan
Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang
estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

KOMPETENSI DASAR

3.6. Menjelaskan sikap sombong dan cara menghindarinya dalam kehidupan sehari
hari.
4.6. Menceritakan kembali kisah Al-Qomah dengan kalimat yang sederhana dan
mengimplementasikannya dalam menghindari sikap durhaka terhadap orang
tua.
INDIKATOR

3.6.1 Menjelaskan pengertian perilaku sombong
3.6.2 Menjelaskan akibat perilaku sombong
4.6.1 Menceritakan kembali kisah Al-Qomah dengan kalimat yang sederhana dan
mengimplementasikannya dalam menghindari sikap durhaka terhadap orang
tua.

2
PROSES PEMBELAJARAN

AYO MENGAMATI

Menurut kalian, di antara mahluk ciptaan Allah, siapakah yang diciptakan oleh
Allah paling sempurna ?

“Sombong adalah milik
Allah karena Allah yang
Maha segalanya. Manusia
tidak diperkenankan
memiliki sifat sombong”

3
AYO
MEMBACA

Sombong merupakan suatu penyakit hati yang mana pengidapnya merasa bangga
dan memandang tinggi atas diri sendiri. Sebagai suatu penyakit, sombong hanya bisa
disembuhkan berdasarkan kesadaran diri penderitanya sendiri karena sombong bertitik
berat pada kondisi hati seseorang.

Jika di hati kalian sudah timbul rasa paling baik, paling pintar, paling segalanya
berarti kalian sudah terkena penyakit hati yaitu sombong. Sombong termasuk penyakit
hati yang harus dihindari dengan cara:
 Menyadari semua yang kita miliki merupakan nikmat dari Allah.
 Menyadari bahwa kehidupan di dunia tidaklah abadi. Contohnya kecantikan
dapat berubah keriput. Orang kaya bisa menjadi miskin.

4
AYO
MENGENAL

AKIBAT BERPERILAKU SOMBONG

1. Menghancurkan amal shaleh

Mereka yang memiliki sifat sombong, tidak akan pernah memiliki sifat ikhlas yang
merupakan dasar daripada setiap perbuatan maupun ibadah yang kita kerjakan. Oleh karena
kesombongan itu dapat membinasakan amal ibadah, artinya sia-sialah semua perbuatan yang
ia lakukan.

Allah SWT tidak pernah menyukai mereka yang menyembah kepada-Nya, tapi tidak
didasari dengan rasa ikhlas yang hanya ingin mencari ridha Allah semata. Karena pada
dasarnya, seseorang yang bersifat sombong berarti ia tidak pernah benar-benar ingin meminta
pertolongan terhadap Allah, tidak pula memiliki niat sungguh-sungguh dalam beribadah.
Kasarnya, mereka hanya bermain-main.

5
2. Memperturutkan hawa nafsu

Orang yang sombong akan selalu bertindak sesuai dengan apa yang ia kehendaki
tanpa memikirkan atau memerdulikan sekitar. Akibatnya, mereka sering bertindak tanpa
berpikir dan hanya mengandalkan hawa nafsu. Mereka akan melakukan apapun yang penting
bisa membuat mereka puas dan bangga. Dalam keadaan seperti itu, mereka akan cenderung
berbuat serakah dan mudah dihasut oleh setan dan iblis sehingga yang mereka lakukan tak
lain hanyalah maksiat semata.

3. Lebih buruk dari syirik

Syirik adalah dosa yang takkan pernah terampuni oleh Allah SWT karena orang yang
syirik berarti tidak mengakui ke-Esa-an Allah SWT. Jika dikatakan bahwa sombong
merupakan penyakit yang lebih buruk daripada syirik tersebut, sudah pasti ganjaran yang
diterima akan lebih berat lagi.

Orang yang memiliki sifat sombong, seringkali menyalahkan takdir atas kejelekkan
atau ketidakberuntungan yang mereka dapati. Sementara ketika mereka mendapat berkah,
mereka tidak akan pernah bersyukur kepada Allah. Dapat dikatakan bahwa mereka yang

6
memiliki sifat sombong, berarti mereka telah jauh dari Allah sehingga yang akan menemai
mereka diakhirat nanti adalah iblis dan bersama-sama menuju neraka.

KETAHUILAH

Akibat dari Sifat Sombong

1. Dibenci Allah SAW dan Rasulullah

Di dalam Al-Qur’an surah Luqman ayat 18, Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan
janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”

Dalam salah satu hadist shahihnya, Rasulullah juga berpesan bahwa manusia
harusnya bersikap rendah hati. Artinya, jelas sudah jika memiliki sifat sombong maka kita
sudah melanggar perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW. Orang yang tidak taat tentunya
wajar jika tidak disukai. Padahal, tiada yang paling menyakitkan kecuali dibenci oleh Allah
SWT dan Rasulullah SAW. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Rasulullah
bersabda yang artinya;

“Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan duduknya paling dekat kepadaku
pada hari kiamat adalah orang yang akhlaknya terbaik di antara kalian. Sedangkan orang
yang paling aku benci dan paling jauh dariku pada hari kiamat adalah orang-orang yang
banyak bicara, suka ngobrol dan bermulut besar (sombong).”

2. Diabaikan Allah SWT

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda yang artinya;

7
“Ada tiga golongan yang tidak akan diajak bicara oleh Allah, tidak disucikan oleh-
Nya, dan baginya adzab yang pedih; (yaitu) Orang yang sudah tua berzina, penguasa
pendusta dan orang miskin yang sombong.” (H. R. Muslim)

3. Merupakan Makhluk yang Hina

Allah SWT berfirman yang artinya;

“Orang-orang yang bersikap sombong dimuka bumi tanpa alasan yang benar, mereka
akan Aku palingkan dari kebenaran sehingga mereka tidak dapat memahami bukti-bukti
kekuasaan-Ku. Sekalipun orang-orang yang sombong itu menyaksikan bukti-bukti
kekuasaan-Ku, mereka tetap tidak mau beriman. Jika mereka melihat jalan sesat justru
mereka mau mengikutinya. Begitulah karakter orang-orang yang sombong, mereka telah
mendustakan agama Kami, dan mereka telah melalaikan bukti-bukti kekuasan Kami. (Q.
S. Al-A’raf, ayat 146).

Sombong merupakan penyakit hati yang menjadikan penderitanya justru masuk ke
dalam kelompok orang-orang yang zalim, sekalipun ia adalah orang kaya dan terhormat.

4. Hatinya Terkunci

Sesuai apa yang tertera dalam Al-Qur’an surah Mukmi aat 35, dikatakan bahwa Allah
SWT akan menutup rapat pintu hati seseorang yang bersikap sombong sehingga ia tidak akan
bisa menerima kebenaran.

Menjadi Pengikut Iblis

Allah berfirman yang artinya;

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada
Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk
golongan orang-orang yang kafir.” (Q. S. Al-Baqarah, ayat 34).

5. Menjadi Penghuni Neraka

Orang yang memiliki sifat sombong akan dibenci dan ditutup hatinya oleh Allah
SWT. Maka jadilah mereka pengikut iblis yang senang berbuat sekehendak hati dan tidak
akan pernah taat terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya.

Maka tiada lain tempatnya kecuali di neraka. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

8
”Para penghuni neraka adalah orang-orang yang keras kepala, kasar lagi
sombong.” (H. R. Bukhari dan Muslim)

6. Dijauhi Sesama Manusia

Tidak ada seorang pun yang menyukai sesamanya yang memiliki sifat sombong.
Maka, mereka yang sombong pasti akan dijauhi oleh sesama manusia karena yang sombong
selalu saja memandang lemah orang lain dan menganggap dirinya lebih tinggi. Wajar jika
mereka ditinggalkan dan tidak ada yang mau berteman dengan orang yang sombong.

AYO BELAJAR

Kisah Alqamah

Masih ingatkah kalian dengan kisah Alqamah ? Alqamah adalah seorang anak yang
ahli ibadah pada masa Rasulullah saw.

Setiap saat ia selalu berdzikir dan mengerjakan shalat tahajjud. Ia pun sangat
dermawan, ia senang bersedekah dan mengerjakan kebaikan-kebaikan. Ia tinggal di
sebuah rumah bersama istri yang dicintainya. Sementara ibu Alqamah yang sudah tua
tinggal sendiri di desa. Alqamah lupa menengok ibunya karena sibuk beribadah.
Ketika ibunya sakit ia tidak menengok, ibunya menderita hidup sendirian.

9
Suatu ketika Alqamah jatuh sakit. Makin lama sakitnya makin parah mendekati
sakaratul maut. Istrinya melaporkan keadaan ini kepada Rasulullah saw. Setelah mendengar
cerita itu, Rasulullah mengutus sahabat Bilal, Amar dan Suhaib untuk menengok Alqamah
untuk mengajarkan kalimat Lailahaillallah pada Alqamah.

Sesampai di rumah Alqamah tiga sahabat nabi membimbing Alqamah untuk
membaca Lailahailallah. Alqamah tidak dapat mengucapkan apa-apa. Mulutnya terkunci
tidak dapat mengucap Lailahaillallah.

10
Ketiga sahabat nabi heran dan menyelidiki mengapa hal ini bisa terjadi, ternyata
Alqamah mempunyai seorang ibu yang tidak pernah dijenguk, sehingga ibunya marah.
Kemudian ketiga sahabat nabi menemui ibu Alqamah dan mengajak untuk menemui
Rasulullah saw.

Rasulullah meminta ibu Alqamah untuk memaafkan putranya, namun ibu Alqamah
tidak bersedia memaafkan putranya. Karena ibunya tidak mau memaafkan, Rasulullah
memerintahkan para sahabat untuk mengumpulkan kayu bakar dan minta api untuk
membakar Alqamah hidup-hidup. Ibu Alqamah tidak tega jika anaknya dibakar, akhirnya
ibunya memaafkan Alqamah, sehingga Alqamah dapat mengucapkan kalimat Lailahaillallah
dan bisa meninggal dunia dengan tenang.

PERCAYA DIRI

Ceritakan kembali kisah Al
Qomah dengan menggunakan
bahasa mu sendiri

11
RANGKUMAN

 Sombong atau tinggi hati berarti merasa

dirinya lebih dari yang lain.

 Sombong adalah milik Allah seseorang

tidak boleh berbuat sombong

 Cara menghindari sombong yaitu:

a) Menyadari semua yang ada merupakan

nikmat dari Allah.

b) Menyadari bahwa di dunia ini tidak ada

yang kekal.

 Alqamah salah seorang sahabat Nabi

Muhammad saw. Dia ahli ibadah, ahli

sedekah tetapi karena ia durhaka kepada

ibunya sehingga ketika sakaratul maut

tidak bisa mengucapkan Laailahaillallah.

 Setelah mendapat ridha dari ibunya

akhirnya Alqamah bisa mengucapkan lafal

Laailahailallah.

12
SIKAP KU

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan mengisi tanda centang (√) di dalam kolom
pernyataan “YA atau TIDAK”

NO URAIAN YA TIDAK
1 Aku akan menjauhi sikap sombong
2 Dalam pergaulan aku tidak akan meremehkan orang
3 Dalam berteman aku tidak akan membeda bedakan
Teman
4 Aku akan menghargai pendapat orang lain
5 Berbakti kepada kedua orang tua merupakan
Kewajibanku
6 Aku menyayangi ibu dan bapakku
7 Aku tidak mau membantah ibu dan bapakku
8 Aku akan berusaha memenuhi semua keinginan
ibuku
asalkan itu keinginan yang baik

13
AYO KERJAKAN!

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jelas dan benar !
1. Apabila temanku sombong sikapku …
2. Anak yang sombong jika dinasehati ….
3. Sombong termasuk penyakit ….
4. Alqamah tidak bisa mengucapkan lafal laailahaillah karena ia ... pada ibunya
5. Ridha Allah terletak pada ridha ....
6. Murka Allah terletak pada murka ....
7. Sebutkan akibat dari sifat sombong!
8. Bagaimana cara meghindari penyakit hati(sombong)?
9. Mengapa ibu aqomah tidak mau memaafkan putranya?
10. Apa pengertian dari syirik?

Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai Catatan

14