You are on page 1of 14

Langkah Membuat Plaxis Turap Berjangkar

1. Buka Aplikasi Plaxis Input hingga muncul tampilan seperti ini kemudian centang new
project > OK

2. Muncul tampilan lagi masukan Title nama tugas, kemudian klik tab Dimensions
seperti ini, ganti Geometri Dimension sesuai bidang gambar turap bebas asalkan lebih
besar dari gambar turap dan lapisan tanah. Klik OK
3. Dengan perintah Geometric Line, buat bidang tanah perencanaan tanpa galian namun
sedalam layer terakhir ujung turap, dan buat garis garis layer dan kedalaman angkur di
galian seperti gambar.Apabila kesulitan bisa ketik kordinat tapi koma diganti spasi,
contoh : 0,0 menjadi 0 0 .

4. Selanjutnya Buat Material dengan klik tab Materials > Soil & Interfaces... > New... .
Masukan Parameter Layer Satu seperti gambar berikut, dengan ketentuan Material
Type untuk Sand = Drained sedangkan Clay = Undrained. Kemudian untuk parameter
Poison Ration maksimal 0,35. Terakhir di tab Interfaces centang Manual isikan angka
0,8. Setelah selesai klik OK.
5. Kemudian drag material layer 1 tadi ke gambar tanah layer 1 seperti gambar berikut

6. Lakukan hal yang sama untuk layer selanjutnya dengan ketentuan lagi apabila tanah
Sand nilai Cu tidak boleh diisi 0 harus diisi angka tulis saja 1

7. Klik Standard Fixities seperti gambar ini
8. Buat gambar turap dengan mengklik gambar Plate, seperti biasa untuk memudahkan
gunakan koordinat.

9. Buat material Turap dengan klik tab Materials > Plates... > New... Masukan semua
data sesuai Profil Turap. Dengan EA adalah Modulus kali Luas profil dan EI Modulus
kali Momen Inersia Profil turap. Kemudian drag ke gambar turap. Selanjutnya klik
OK. Berikut Contoh Gambarnya:
10. Kemudian gambarkan angkur dengan mengklik Fixed end anchor. Kemudian
gambarkan sesuai masing2 berikut, dengan cara klik titik angkr di turap akan muncul
box, isikan panjang turap. contohnya:

11. Kemudian klik tab Materials > Anchors... > New . Masukan data angkur yaitu EA
Modulus kali Luas angkur, dan Lspacing adalah jarak antar angkur seperti berikut ini,
kemudian drag ke gambar angkur.
12. Selanjtnya klik Beban merata model A kemudian gambarkan ke gambar turap namun
setengahnya saja. Kemdian klik beban tadi hingga merah kemudian klik 2kali hingga
muncul box berikut klik distributed load system A > masukan angka beban di Y
negatif seperti gambar berikut:

13. Selanjutnya klik tab Mesh > Global Coarsenes > Ganti jadi “Very Fine” klik OK

14. Klik Generate Mesh diatas ada logo ini kemudian klik OK muncul seperti ini
jangan lupa klik update
15. Terus klik Initial Conditions diatas
16. Masukan gamma w klik OK
17. Gambarkan muka air tanah sejajar dasar galian timbunan

18. Klik Generate Water presure > Phreatic Level > OK muncul gambar ini jangan lupa
klik update lagi
19. Klik gambar ini kemudian klik Calculate

20. Selanjutnya terbuka Plaxis Calculations seperti berikut masukan ID/Number =
GL(gravity Load) isi data seperti gambar

Kemudian klik define
21. Kemudian klik next dan buat lagi seperti tadi namun ID/Number = PL(Pre load)
dengan spesifikasi berikut > klik define akan langsung menuju gambar kita kemudian
klik Gambar turap hingga biru > klik update

22. Kemudian klik next lagi buat lagi dengan ID/Number = Galian 1 dengan spesifikasi
ikuti gambar bawah > klik define > menuju gambar kita klik galian pertama sedalam
angkur hinggal ilang kemudian klik update
23. Kemudian klik next dan buat lagi seperti diatas dengan Id/Number = Angkur dengan
spesifikasi seperti step 22 > klik define>muncul gambar kita kemudian klik angkur
hingga berwarna hitam kemudian klik update
24. Kemudian klik next lakukan lagi seperti diatas dengan ID/Number = Galian 2 dengan
spesifikasi sama seperti sebelumnya klik define > menuju gambar kita kemudian klik
galian kita yg kedua ( pada contoh ini galian kedua sedalam layer 1) kemudian klik
update

25. Kemudian buat lagi seperti diatas dengan ID/Number = Aktifkan Beban Luar ,
kemudian define> klik beban merata hingga biru kemudian update
26. Terakhir lakukan seperti diatas dengan klik nenxt kemudian buat ID/Number = FK ,
kemudian ganti Calculation type dengan “Phi/c reduction”>klik select point for
curves > update

27. Terakhir klik Calculate untuk mulai menghitung perencanaan
28. Langkah proyek tadi adalah untuk keadaan norma, sekarang lakukan yg jenuh air
29. Klik next buat lagi ID/Number = Jenuh Air , ganti start from phase dengan “Aktifkan
Beban Luar” kemudian klik define akan kegambar kita lagi, klik yg ijo bulet dua
diatas yg kirinya, trus bikin muka air tanah baru ikutin permukaan tanah udah digali,
klik update
30. Terakhir buat lagi ID/Number = FK ganti Calculatin type “Chi/c reduction” klik
calculate lagi seperti ini hasilnya

31. Selesai sudah semua tahapan menghitung dan sudah didapatkan hasilnya, untuk
melihat FK lihat di tahapan FK klik tab Multipliers lihat Ʃ-Msf = berapa? Itulah FK
hitngan plaxis.
32. Untuk melihat hasilnya pada turap klik Output seperti ini hasilnya
33. Untuk momen klik dua kali pada turap untuk melihat momem maksimum

Hasil akhir yang dilampirkan ditugas ada total 8 gambar beserta angka:
1. Output gambar deformasi saat normal (FK pertama) : total displacement & model
arrow
2. Output gambar deformasi saat ekstrim (FK kedua) : total displacement & model
arrow
3. Gambar turap normal : moment dan defleksi
4. Gambar turap ekstrim : moment dan defleksi
Terakhir FK normal dan ekstrim ditulis juga
Disimpan di BAB 3 akhir sebelum kesimpulan, tetapi tidak usah ditulis dikesimpulan.