You are on page 1of 4

KEPUTUSAN KEPALA

RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD
NOMOR …………………/2012

TENTANG

KEBIJAKAN PENGGUNAAN CAIRAN DESINFEKTAN
DI RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD

Menimbang :
a. Bahwa dalam upaya mencegah dan mengendalikan infeksi di RSPAD Gatot
Soebroto Ditkesad, perlu adanya standar penggunaan cairan desinfektan.
b. Bahwa cairan desinfektan yang direkomendasikan adalah cairan kimia yang
mampu membunuh mikroorganisme bakteri, virus, jamur, spora pada alat kesehatan
yang digunakan
c. Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a dan b perlu
ditetapkan dengan Keputusan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad.

Mengingat :
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan

2. Keputusan Menkes RI Nomor 270/Menkes/SK/III/2007 tentang pedoman
manajerial rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

3. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan fasilitas
pelayanan kesehatan lainnya, Depkes RI, 2011

4. Kebijakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1204 / Menkes / SK / X/
2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit.
MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama : KEPUTUSAN KEPALA RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD
TENTANG KEBIJAKAN PENGGUNAAN CAIRAN DESINFEKTAN DI
RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD.

Kedua : Cairan desinfektan yang digunakan di RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad
ditentukan atas dasar efikasi melalui uji klinis oleh Tim PPIRS.

Ketiga : Pengawasan penggunaan cairan desinfektan dilakukan oleh Tim PPIRS
dan dilakukan evaluasi secara berkala dan dilaporkan secara tertulis
kepada Komite PPIRS.

Keempat : Cairan desinfektan yang digunakan Harus terdaftar dan didistribusikan
oleh bagian farmasi, sesuai rekomendasi komite PPIRS

Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di
kemudianhari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di J a k a r t a
Pada tanggal ................ 2013

KEPALA RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

dr. Douglas S Umboh MARS
Brigadir Jenderal TNI
Lampiran
Keputusan
Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad
Nomor :
Tanggal :

KEBIJAKAN PENGGUNAAN CAIRAN DESINFEKTAN
DI RSPAD GATOT SOEBROTO DITKESAD

Kebijakan Umum
1. Dalam upaya memilih cairan desinfektan yang digunakan di RSPAD Gatot
Soebroto Ditkesad harus ditentukan atas dasar efikasi melalui uji klinis oleh Tim PPIRS.

2. Cairan desinfektan yang digunakan harus sesuai dengan rekomendasi dari Tim
PPIRS.

3. Dalam upaya menjaga kualitas hasil penggunaan cairan desinfektan harus
dilakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala oleh Tim PPIRS dan dilaporkan
kepada Komite PPIRS.

Kebijakan Khusus
1. Penggunaan cairan desinfektan harus mengikuti aturan dan ketentuan dari pabrik
yang memproduksi.

2. Kebutuhan cairan desinfektan diajukan langsung oleh masing-masing unit kerja
kepada Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad.

3. Pendistribusian cairan desinfektan ke unit pelayanan dalam kemasan kecil sesuai
kebutuhan harus diberi labeling, kemasan, komposisi, dan expired date cairan
desinfektan tersebut oleh Instalasi Farmasi RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad.

4. Cairan desinfektan yang direkomendasikan oleh rumah sakit adalah sebagai
berikut

a. Untuk desinfeksi tingkat rendah (DTR) pada peralatan non kritikal dan atau
desinfeksi peralatan bekas pakai, disesuaikan dengan peralatan yang
digunakan menggunakan cairan alcohol 70% dan natrium hipochlorit 0,05 %,
anioszyme

b. Untuk desinfeksi tingkat tinggi (DTT) pada peralatan semi kritikal dan atau pada
peralatan yang terkena mukosa tubuh pasien menggunakan cairan sterilan
natrium hypochlorite 0,5 %, steranios ( glutaraldehide 2 % ), chlorheksidine
Gluconate 4 %, peracidine 4,5 %.
c. Untuk sterilisasi pada peralatan Kritikal dan atau pada peralatan yang
terkontaminasi menggunakan cairan peracidine 4,5%,dan steranios 4,5 %, untuk
cairan sterilan atau disterilisasi menggunakan autoclave.

KEPALA RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

dr. Douglas S Umboh MARS
Brigadir Jenderal TNI