You are on page 1of 14

TUGAS KEPERAWATAN KELUARGA

( Peran, Standar dan Kebijakan Pemerintah Dalam
Keperawatan Keluarga )

OLEH

KELOMPOK 4

IVONI SUSANA (153110213)

LUSITA AMIYETTI (153110214)

MEGA PUSPITA SARI (153110215)

MUHAMMAD FAJRI R. (153110216)

NOVA DEVITA (153110217)

KELAS II.B

DOSEN PEMBIMBING

TASMAN, S.Kp, M. Kep,Sp.Kom

D-III KEPERAWATAN PADANG
POLTEKKES KEMENKES RI PADANG
2017/2018
1

Dalam menyelesaikan tugas kami banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan serta arahan dari berbagai pihak. Akhirnya kepada Allah SWT kami berserah diri semoga makalah ini bernilai sebagai amalan ibadah hendaknya Amin. Walaupun pelaksanaan penulisan tugas ini telah dilakukan secara maksimal. KATA PENGANTAR Syukur Alhamdulillah kami ucapkan kehadiran Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kami. dan juga kepada para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Padang. Oleh sebab itu pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan ucapan terimakasih . Karena itu kritikan dan saran yang bersifat membangun dalam penyempurnaan tugas ini sangat di harapkan. Semoga sholawat beserta salam senantiasa tercurahkan kepada nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. namun tugas ini tidak luput dari kekurangan dan kekeliruan. 18 Juli 2017 (Kelompok 4) 2 . Harapan kami semoga tugas ini dapat bermanfaat untuk semua pihak terutama buat kami sendiri.

................... ii PEMBAHASAN................................................ Kesimpulan.................................................... ............................................ i DAFTAR ISI.................................................................................................................................... Peran Perawat Keluarga...... Saran................... 1 ........... Peran Perawat Keluarga 3 .......... Standar Asuhan Keperawatan Keluarga................... 1 ............ Kebijakan Pemerintah Terkait Keperawatan Keluarga........................................................................ 6 DAFTAR PUSTAKA A...................................... 5 PENUTUP................................ 6 ...................................................... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.............................................................................................................................. 3 .................................................................

Peran dapat diartikan sebagai seperangkat perilaku yang diharapkan oleh individu sesuai dengan status sosialnya. 4 . 2. juga diperlukan untuk mengatur program kegiatan atau terapi agar tidak terjadi tumpang tindih dan pengulangan (Widyanto. Perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan mengenai cara mencuci tangan 6 langkah sesuai prosedur yang benar. perkawinan. mengembangkan sistem pelayanan keperawatan. Misalnya. 2008) Keluarga adalah sistem sosial yang terdiri dari dua orang atau lebih yang dihubungkan karena hubungan darah.2010) Keperawatan keluarga adalah area kekhususan yang mengaplikasikan berbagai konsep dan teori keluarga dalam pelayanan keperawatan yang diberikan (MenKes RI. 2014). Perawat sangat berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan dalam keluarga. Pendidik Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 908/MENKES/SK/2010 peran perawat didalam keluarga salah satunya adalah peran sebagi pendidik. Koordinator Koordinasi diperlukan pada perawatan berkelanjutan agar pelayanan yang komprehensif dapat tercapai. perawat berperan dalam hal memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga terkait masalah keperawatan yang dihadapi keluarga tersebut. Falsalado Candra. Perawat keluarga sebagai pendidik kesehatan adalah mengajarkan kepada keluarga baik secara formal maupun informal tentang kesehatan dan penyakit serta bertindak sebagai pemberi pekayanan kesehatan utama tentang informasi kesehatan. Perawat keluarga dalam pendidik kesehatan adalah perawat memberikan pengetahuan kepada klien dalam rangka meningkatkan kesehatan.2010) Dalam keperawatan keluarga pemberi asuhan atau pelayanan keperawatan adalah perawat. mengatur tenaga keperawatan yang akan bertugas. hubungan adopsi dan tingga bersama untuk menciptakan satu budaya tertentu (MenKes RI. peran menggambarkan otoritas seseorang yang diatur dalam sebuah aturan yang jelas (Asmadi. sehingga klien dan keluarga dapat bertangung jawab terhadap hal hal yang diketahuinya (Susanto. tantut 2012). Perawat mengkoordinir seluruh pelayanan keperawatan. tentang tindakan keperawatan dan tindakan medik yang diterima. diantara peran peran tersebut adalah sebagai : 1.

yang meliputi treatment/tindakan keperawatan. 3. perawat melakukan asuhan keperawatan sesuai dengan standar dan aturan dan Undang-Undang yang ditetapkan berdasarkan intervensi dari NIC. 2014). 4. Misalnya. melakukan pengkajian dalam upaya mengumpulkan data dan onformasi yang benar. tantut 2012). observasi. Penemu kasus / epidemiologi Perawat berperan sebagai pendeteksi suatu penyakit dan menjalankan peran utama dalam pengamatan dan pengawasan penyakit (Widyanto. termasuk anggota keluarga dan pembantu perawat (MenKes RI. 5 . perawat memberikan keperawatan secara profesional. dan memberikan informasi tentang hal hal yang terkait dengan pelayanan keperawatan yang berada disarana kesehatan (Susanto. Falsalado Candra. maupun survei. Contohnya. menegakan diagnosa yang benar berdasarkan analisa data hasil pengkajian. pendidikan kesehatan. merencakan intervensi sebagai upaya dalam melakukan tindakan keperawatan dan melakukan evaluasi berdasarkan respon klien (Susanto. Contohnya. perawat menemukan kasus di lingkungan masyarakat pada suatu keluarga dengan melakukan pengkajian langsung terhadap keluarga melalui wawancara. observasi. tantut 2012).2010) Dalam asuhan keperawatan. perawat kepala puskesmas memantau dan mengkoordinir pelaksanaan imunisasi yang dilakukan pada keluarga dalam suatu lingkungan disekitar puskesmas. Pelaksana Peran perawat sebagai pelaksana yaitu peran dalam memberikan pelayanan lansung dan melakukan pembinaan terhadap pelayanan yang diberikan.

2010) Perawat sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau tindakan keperawatan yang tepat untuk diberikan. perawat mendukung keluarga memberikan pelayanan kesehatan terhadap keluarga yang salah satunya menderita stroke dalam membantu pasien melakukan aktivitas sehari-harinya. Perawat melindungi dan memfaislitasi keluarga dan masyarakat dalam pelayanan keperawatan. Pengelola Perawat mengatur kegiatan dalam upaya mencapai tujuan yang diharapkan. Peran ini dilakukan atas permintaan klien terhadap informasi tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan (Susanto. Misalnya. tantut 2012). Kolaborasi Perawat bekerja sama dengan anggota tim kesehatan lainnya dan keluarga dan masyarakat dalam menentukan rencana asuhan keperawatan (Susanto. 7.2010). perawat memberikan konsultasi mengenai gizi seimbang yang diberikan kepada keluarga yang mempunyai ibu hamil yang mengalami penurunan nafsu makan. Advocat Bekerja mendukung keluarga dan bertindak atas nama tentang isu isu seperti keamanan dan akses untuk mendapatkan pelayanan (MENKES. 6. Perawat juga berfungsi sebagai penghubung antara klien dengan tim kesehatan lain. 6 . sehingga pasien dan perawat mendapatkan kepuasan karena asuhan kpeerawatan yang diberikan. Contohnya. perawat bekerjasama dengan dokter dan bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas sesuai dengan Permenkes 075 tahun 2014. tantut 2012). membela kepentingan klien dan menerima klien agar memahami semua informasi dan upaya kesehatan yang diberikan oleh tim kesehatan. Peran advokasi sekaligus mengharuskan perawat membantu klien atau keluarga untuk mengambil keputusan berdasarkan pemahaman informasi yang diberikan perawat.5. 8. Contohnya. Konselor Berperan sebagai konsultan bagi keluarga untuk mengidentifikasi dan memfasilitasi keterjangkauan keluarga atau masyarakat terhadap sumber sumber yang diperlukan (MenKes RI. Perawat mengelola atau merencanakan.

perawat melakukan penelitian terhadap suatu kasus baik berupa eksperimen maupun analisa kasus di suatu keluarga. mengorganisasi. 2010). Contohnya. Perawat juga dapat memberikan pendidikan kesehatan pada keluarga yang memiliki kebiasaan memberikan kompres dingin jika ada anggota keluarga yang sakit dapat mengalihkannya dengan memberikan kompres hangat agar dapat mengeluarkan panas yang ada dalam tubuh. tantut 2012). 9. Contohnya. Pengenal kesehatan ( healt monitor ) Perawat membantu keluarga untuk mengenal penyimpangan dari keadaan normal tentang kesehatannya dengan menganalisa data secara objektif serta membuat keluarga sadar akan akibat masalah tersebut dalam perkembangan keluarga. Peneliti Mengidentifikasi masalah masalah praktis dan mencari jawaban atau solusi melalui investigasi ilmiah baik secara mandiri maupun berkolaborasi (MENKES. perawat memberikan arahan kepada keluarga mengenai pentingnya mengonsumsi obat cacing maupun filariasis bagi keluarga yang tidak mau mengonsumsinya karena takut pada efek samping lain dari obat tersebut seperti yang didengarkannya dari lingkungan masyarakat sekitar. menggerakan. perawat melakukan penelitian untuk mengembangkan mutu pelayanan keperawatan (Susanto. dan mengevaluasi pelayanan keperawatan baik lansung maupun tidak lansung dan menggunakana peran serta aktif masyarakat dalam kegiatan keperawatan komunitas. 7 . Perawat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah penelitian. tantut 2012). 10. menerapkan prinsip dan metode penelitian serta memamfaatkan hasil penelitian untuk meningkatkan mutu asuhan atau pelayanan serta pendidik keperawatan. Fasilitator Dengan cara menjadi pelayanan kesehatan itu mudah di jangkau oleh keluarga dan membantu mencari jalan pemecahnya (Susanto. Contohnya. 11. perawat melakukan perencanaan keperawatan sesuai intervensi dari NIC terhadap keluarga kelolaan di suatu wilayah.

b. Berbeda dengan di luar negeri. 8 . occupationaltherapist. standart keperawatan di indonesia belum bersifat nasional. Standart keperawatan di indonesia mengacu pada pelaksanaan proses keperawatan. Standard 1 : Organisasi pelayanan kesehatan di rumah Seluruh pemberi pelayanan kesehatan termasuk perawat. B. Sementara itu standart pelayanan keperawatan dirumah dapat mengacu pada standart yang di buat oleh the american nurses association 1986 ( dalam Setyowati. Standart Asuhan Keperawatan Keluarga Standart merupakan alat untuk mepertahankan mutu pelayanan yang di berikan. Standard 2 : Teori Perawat mengaplikasikan konsep dan teori sebagai dasar pengambilan keputusan dalam tugasnya. a. Contohnya. perawat dapat memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas terdekat atau perawat dapat memberikan pelayanan home care terhadap keluarga yang tempat tinggalnya jauh dari fasilitas kesehatan. Sri . speech therapist dan pekerja sosial perlu di organisasi dan di atur dengan sistem manajemen tertentu. dokter.2007 ). physiotherapist.

manajemen khusus dan koordinasi dengan sumber – sumber di masyarakat. Standard 3 : Pengumpulan data Perawat secara terus menerus mengumpulkan dan mencatat data dengan teliti. Standard 11 : Riset Perawat berpartisipasi dalam berbagai riset dan berkontribusi dalam pengembangan profesi dan ilmu pelayanan kesehatan di rumah. Standard 6 : Intervensi Perawat dengan pedoman rencana perawatan memberikan intervensi untuk meningkatkan rasa nyaman. untuk itu di gunkan rencana pulang. Standard 12 : Etik 9 .c. memperbaiki dan meningkatkan kesehatan. Standard 4 : Diagnosis Perawat menggunakan data hasil pengkajian untuk menentukan diagnosis keperawatan . Rencana perawatan didasarkan pada diagnosis keperawatan dan menggunakan tindakan – tindakan pencegahan. Standard 5 : Perencanaan Perawat mengembangkan perencanaan keperawatan untuk mencapai tujuan. Standard 7 : Evaluasi Perawat mengevaluasi respon klien dan keluarga terhadap intervensi perawatan secara berkelanjutan untuk menentukan kemajuan terhadap pencapaian tujuan da mereview data dasar diagnosis perawatan dan rencana perawatan h. sistematis dan komprehensif d. f. Standard 8 : Kesinambungan Perawatan Perawat bertanggung jawab terhadap pemberian perawatan yang tepat dan tidak terputus bagi klien. l. Standard 9 : Kolaborasi Interdisiplin Perawat memulai dan mempertahankan hubungan kerja sama dengan pemberi pelayanan kesehatan yang tepat dan menjamin bahwa seluruh upaya dapat melengkapi satu dengan lainnya secara efektif j. g. perawatan. k. Standard 10 : Pengembangan profesional Perawat memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan diri secara profesional da membantu perawat lain mengembangkan sikap profesional. dan pemulihan. memulihkan. mencegah komplikasi dan meningkatkan hasil rehabilitas. e. i.

Peraturan Menteri Kesehtan Republik Indonesia No HK. 02. C. Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 75 tahun 2014 4. 02. pengawasan dan evaluasi d) Jejaring kerja e) Pencatatan dan pelaporan tentang pelayanan keperawatan keluarga 2. Perawat menggunakan standard yang dikembangkan oleh ANA sebagai pedoman bagi pengambilan keputusan bagi praktek keperawatan. Kebijakan Pemerintah Terkait Keperawatan Keluarga Undang undang tentang keperawatan keluarga 1. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 908 / Menkes / SK / VII / 2010 Membahas tentang : a) Pelayanan keperawatan keluarga b) Pengelolaan pelayanan keperawatan keluarga c) Pembinaan. KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 279/MENKES/SK/IV/2006 Tentang pedoman penyelenggaraan upaya keperawatan kesehatan masyarakat di puskesmas : a) keperawatan kesehatan masyarakat b) keperawatan kesehatan masyarakat sebagai upaya kesehatan puskesmas c) pengelolaan upaya keperawatan kesehatan masyarakat di puskesmas d) penyeliaan keperawatan kesehatan masyarakat 10 . Menkes / 148 / 2010 Menteri kesehatan Membahas tentang : Penyelenggaraan praktik keperawatan 3.

dan rehabilitative Pasal. 7. kelompok. b. kuratif. Kegiatan Perkesmas meliputi kegiatan didalam maupun di luar gedung puskesmas mencakup UKP dan atau UKM b. Pelayanan Kesehatan Masyarakat 2) Pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1) meliputi kegiatan dengan pendekatan promotif. Pelayanan Kesehatan Perseorangan. UU Kesehatan No. 2. Bentuk pelayanan kesehatan yg komprehensif bertujuan memandirikan klien dan keluarganya. dan masyarakat 11 . 53 : 1) Pelayanan kesehatan perseorangan ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan memulihkan kesehatan perseorangan dan keluarga 2) Pelayanan kesehatan masyarakat ditujukan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit suatu kelompok dan masyarakat. Pelayanan di kelola oleh suatu unit/ sarana/ institusi dgn mengkoordinir berbagai kategori tenaga profesional dibantu tenaga non profesional di bidang kesehatan maupun non kesehatan. keluarga.5. e) indikator keberhasilan f) pencatatan dan pelaporan 5. Pelayanan diberikan di tempat tinggal klien dgn melibatkan klien dan keluarganya sbg subyek 3. preventif.06. 6. Keputusan Dirjend Yanmed No. Kepmenkes 279/MENKES/SK/IV/2006 a.00.HK. : 36 tahun 2009 Bagian Kedua : Pelayanan Kesehatan Pasal.311 Tahun 2005 tentang Pedoman Perawatan Kesehatan di Rumah Perawatan Kesehatan Di Rumah adalah : 1.52 : 1) Pelayanan Kesehatan terdiri atas : a. Sasaran Perkesmas : Individu.1.

konsultan. 9. Kepmenkes No. pendidik. peneliti. : 1239/Menkes/SK/XI/2001 GANTI TIDAK INI YAAA Pasal. Kegiatan Perkesmas antara lain mencakup Askep kasus yang memerlukan tindak lanjut pelayanan di rumah (Individu dlm konteks keluarga) dan askep keluarga 8. c. advokasi. KESIMPULAN Perawat memiliki peran aktif dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada keluarga. Selain itu standart asuhan keperawatan keluarga yang berguna untuk mepertahankan 12 . pembaruan. 22 : 1) Perawat yang memiliki SIPP dapat melakukan askep dlm bentuk kunjungan rumah 2) Perawat dlm melakukan askep dlm bentuk kunjungan rumah harus membawa perlengkapan perawatan sesuai kebutuhan. dimana banyak sekali peran perawat tersebut diantaranya sebagai pemberi asuhan keperawatan.

2014. mutu pelayanan yang di berikan yang berjumlah 12 standar serta kebijakan kebijakan yang mengatur tentang asuhan keperawatan pada keluarga. Falsalado Candra.Keperawatan Komunitas dengan Pendekatan Praktis. 10.Yokyakarta:Nuha Medika 13 . SARAN Diharapkan untuk penulis selanjutnya agar lebih baik kembali dan dalam penulisan makalah selanjutnya dapat memakai sumber sumber terbaru yang dapat melengkapi isi bacaan diatas dan sebagainya. Daftar Pustaka Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 908/MENKES/SK/VII/2010 Tentang Pedomanan Penyelenggaraan Pelayanan Keperawatan Keluarga Widyanto.

Jakarta : EGC 14 .Asuhan Keperawatan Keluarga. Jakarta : Cv trans info medika Setyowati.jokjakarta: mitra cendekia Asmadi.2018.Susanto.2012.2007. tantut. Sri . buku ajar keperawatan keluarga : aplikasi pada praktik asuhan keperawatan keluarga.Konsep Dasar Keperawatan.