You are on page 1of 68

www.buset-online.com

www.buset-online.com Monash University Caulfield menyambut kedatangan seorang politikus Tanah Air untuk berbagi ilmu

Monash University Caulfield menyambut kedatangan seorang politikus Tanah Air untuk berbagi ilmu menyangkut topik “Islam dan Nasionalisme di Indonesia” pada 27 Juli 2018 lalu. Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, yang kini menjabat sebagai ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melihat pentingnya sebuah diskusi dari topik yang memerlukan aksi segera.

Setelah menjelaskan tentang bagaimana ajaran Islam turut mempengaruhi identitas bangsa Indonesia, wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sejak Maret 2018 tersebut berkata, “ada perkembangan luar biasa di Indonesia yang cukup mengkhawatirkan sekaligus mengganggu fondasi nasionalisme yang dibangun dan kokoh selama berabad-abad.”

Dalam diskusi yang berlangsung selama 1.5 jam, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi periode 2009 – 2014tersebut memaparkan tiga faktor yang bila tidak segera ditangani, berpotensi menghapus kesadaran masyarakat untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Fenomena “Islamisme global” yang merupakan dampak dari peperangan di Timur Tengah, sebagai

faktor pertama, ia anggap telah menguasai pemikiran mayoritas penduduk Tanah Air dan berpotensi melahirkan sebuah ideologi baru yang mengundang perpecahan. Faktor ini diperkuat oleh kenyataan bahwa Indonesia merupakan negara penganut Islam terbesar di dunia. “Yang mengkhawatirkan dari

ini adalah tumbuhnya ideologi transnasional yang

mengancam persatuan dan kesatuan terutama

transnasional yang mengancam persatuan dan kesatuan terutama Andrew Santoso - Ketua PPIA Monash Lecture -nya bagus

Andrew Santoso - Ketua PPIA Monash Lecture-nya bagus karena mengena banget dan relevan dengan keadaan Indonesia hari ini, terutama usai pilkada gubernur Jakarta yang kemarin, kita belajar juga, and I think generasi muda atau pelajar di Australia ini harus diingatkan kembali akan keadaan Indonesia sekarang seperti apa terutama karena tahun depan banyak dari kita yang akan memilih. Untuk feedback, mungkin sesi tanya jawab bisa lebih lama, karena kalau presentasi kan hanya berdasarkan teks yang sudah disiapkan, sedangkan Q&A lebih

spontan dan interesting. Dari sesi tersebut kita juga bisa mendengar pendapat Cak Imin tentang kondisi

di Indonesia saat ini. Overall, it’s a good event, tapi

memang ada kendala waktu saja mungkin.

buset ngeliput

Indonesia, Islam, dan Nasionalisme di Mata Cak Imin

Kuliah publik Cak Imin yang mengundang banyak respons dan pertanyaan
Kuliah publik Cak Imin yang mengundang
banyak respons dan pertanyaan

karena negara kita memiliki jumlah penduduk beragama Islam terbesar di dunia – jemaah haji terbesar, paling taat dan kuat.” ungkapnya.

“Munculnya kritik terhadap pemimpin” merupakan faktor kedua yang dapat mengancam keberadaan Republik Indonesia di mata Cak Imin. Ketidakpuasan rakyat terhadap kinerja pemerintah yang mereka anggap melibatkan sekularisasi telah menciptakan sebuah pemikiran bahwa seorang pemimpin harus menganut kepercayaan tertentu.

“Kritik terhadap kepemimpinan adalah anggapan bahwa “pimpinan-pimpinan bukan Islam” melahirkan sistem sekuler yang tidak adil, koruptif, inflasi, dan ekonomi yang tidak kunjung membaik. Kritik ini adalah faktor bergesernya kesatuan NKRI. Dari sini, menjamur istilah ‘keinginan melahirkan khilafah’, hingga bahkan ada yg jadi teroris,” ujarnya.

“Yang ketiga, terkoyaknya nasionalisme kita ini dikarenakan faktor ekonomi. Ada kesenjangan yang

masih sangat tinggi, misalnya saja sumber daya alam dan tanah sekian ribu hektar yang masih dikuasai segelintir orang.” Cak Imin melihat bahwa faktor terakhir menjadi ancaman yang paling berbahaya.

Ia mengatakan bahwa Indonesia memerlukan

pemerintah yang kompeten untuk ikut turun tangan.

Ia berpendapat bahwa Presiden Jokowi sudah fokus

kepada peningkatan perekonomian dan infrastruktur negara. Namun, melihat fenomena-fenomena di atas, ia berujar bahwa Indonesia masih memerlukan sebuah kepemimpinan yang berbasis keagamaan.

Di akhir sesi, ia menyimpulkan, “Gairah umat

Islam begitu dahsyat sehingga perlu disalurkan

Apa Kata Mereka

Erna Yulianingsih - Master of Applied Economics and Econometrics di Monash University Acara ini positif, karena biasanya dalam aktivitas perguruan atau kuliah, kita biasanya fokus belajar sendiri- sendiri, dan menghadiri acara ini merupakan salah satu bentuk relaksasi. Kedua, sebagai mahasiswa,

ada free food, ketiga, mungkin ini increase awareness

di antara kita karena walaupun kita tidak sedang

tinggal di Indonesia, topik Islam dan Nasionalisme kan menjadi hot issue ya, jadi kita tetap terhubung dengan negara kita. Acara ini so far so good, secara keseluruhan berguna banget karena bisa memperluas cara pandang kita dan secara material juga jadi menghubungkan kita kembali pada sejarah Indonesia, hingga kita tahu bahwa Islam di dalam nasionalisme itu seperti apa, dan bahwa ternyata Indonesia terbentuk karena gabungan dari Islam dan nasionalisme. Itu poin yang saya dapat dari diskusi ini.

dan nasionalisme. Itu poin yang saya dapat dari diskusi ini. Cak Imin didampingi Assoc. Prof. Julian
Cak Imin didampingi Assoc. Prof. Julian Millie dari School of Social Sciences Monash Uni
Cak Imin didampingi Assoc. Prof. Julian Millie
dari School of Social Sciences Monash Uni
Sambutan oleh Prof. Sharon Pickering, Dean (Kepala Fakultas) of Arts Monash University
Sambutan oleh
Prof. Sharon
Pickering, Dean
(Kepala Fakultas) of Arts Monash University

dengan tepat. Karena kalau tidak, maka akan melenceng menjadi ideologi anti nasionalisme, yang bertentangan dengan fondasi yang terbangun dengan baik.”

Mengenai pemilihan umum yang akan berlangsung pada April 2019, ia mengajak seluruh warga Indonesia termasuk yang ada di Melbourne untuk turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi. “Di tahun 2019 Indonesia akan punya pemilu besar. Kita tidak boleh pasif karena kalau pemilu gagal atau tidak memilih yang terbaik, Indonesia akan rugi. Saya harap hari ini solusinya adalah untuk mencari partai yang bisa menyatukan.” ungkapnya.

Nasa

Nungki Awalya - Master of Education di Monash University Secara general acara ini bagus karena bisa menjadi forum di mana orang-orang Indonesia yang ada di Australia bisa membicarakan hal yang ada di Indonesia. Terutama dengan kehadiran Cak Imin ke sini. Beliau memiliki background pendidikan tentang Islam dan Nasionalisme, juga posisi sebagai wakil ketua MPR. Satu hal sebagai kritik, tema dari acara ini kan adalah tema yang general ya, tapi di dalamnya masih ada unsur politik. Pembicaraan ini menurut saya kurang pas, dan lumayan banyak dilakukan during the session.

masih ada unsur politik. Pembicaraan ini menurut saya kurang pas, dan lumayan banyak dilakukan during the

5

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

acara ngeliput

Yuk Berkompetisi Sehat di Asean Games Australia 2018

AGA 2017
AGA 2017

Asean Games Australia (AGA) tahun ini kembali digelar pada 7 – 9 September 2018. Sesuai dengan temanya, “Igniting Passion, Celebrating Diversity” , acara olahraga tahunan ini bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan aktif serta mempererat hubungan antar komunitas ASEAN di Australia. Tahun ini AGA akan berlangsung di berbagai lokasi seperti di Melbourne Sports and Aquatic Centre, Albert Park Indoor Sports Centre (APISC), Albert Park dan DS Internet Cafe.

Cabang olahraga yang dipertandingkan di antaranya bulu tangkis, basket, futsal, netball, tenis meja, frisbee dan bola voli. Bahkan bagi Anda yang tidak tertarik pada olahraga fisik, tenang saja ada eSport yang bisa diikuti. Dua game terpopuler yakni DOTA 2 dan Overwatch akan turut serta dalam kompetisi AGA. Proses registrasi juga telah dibuka. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya 10 Dollar Australia per pemain untuk ikut serta.

Dari tahun ke tahun AGA melibatkan sekitar 1.100 peserta. Tentu ini bisa jadi kesempatan emas untuk menunjukkan bakat olahraga sekaligus mempererat tali persahabatan dengan teman-teman. Pada kesempatan kali ini ASEAN Youth Organization (AYO) menyusun tim khusus yang terdiri dari para mahasiswa dari berbagai universitas di Melbourne. Kesempatan ini memberi peluang bagi pelajar yang ingin mengasah bakat kepemimpinan sekaligus menunjukkan potensi mereka dengan mengkoordinasikan AGA 2018 untuk sesama pelajar ASEAN di Australia.

AGA 2018 untuk sesama pelajar ASEAN di Australia. Pendaftaran terbuka bagi peserta berusia 13 tahun ke

Pendaftaran terbuka bagi peserta berusia 13 tahun ke atas, dengan memprioritaskan komunitas ASEAN. Jadi mari datang dan saksikan bersatunya keragaman negara-negara ASEAN, baik sebagai sukarelawan dan berpartisipasi dalam pertandingan sebagai olahragawan. Alami juga meriahnya AGA 2018 sebagai penonton dan kunjungi stan permainan tradisional kami! Tahun ini, stan permainan tradisional dari berbagai negara ASEAN akan dibuka gratis selama tiga hari berturut-turut. Melalui kesempatan ini, Anda dapat merasakan dan mempelajari budaya dari berbagai

penjuru ASEAN melalui perspektif yang berbeda. Meskipun olahraga adalah bagian utama dari AGA, namun bukan berarti Anda tidak bisa mempelajar hal menarik lainnya.

Untuk info lebih lanjut, Anda bisa membuka situs resmi serta menyimak akun media sosial AGA 2018. Selamat bertanding dan menjalin persahabatan!

AGA 2018

6 6
6 6

www.buset-online.com

Jangan

Abaikan

Kesehatan

Mental

Pentingnya kesehatan mental seringkali diabaikan dalam kehidupan sehari-hari karena sifatnya yang tak kasat mata. Di Indonesia sendiri, konsep penyakit atau gangguan mental masih dianggap tabu bahkan dipandang sebelah mata. Tidak jarang orang yang mengalami penyakit mental malah disangka “gila”. Sayangnya, yang luput disadari adalah betapa konotasi-konotasi buruk seperti itu sesungguhnya berdampak lebih besar daripada yang terlihat. Banyak masyarakat terutama remaja yang tidak mempunyai sumber daya seperti dukungan moral dan juga keuangan menjadi sungkan dan takut untuk merujuk ke profesional seperti psikolog atau ahli psikiater karena anggapan-anggapan sempit pada lingkungan sosial tersebut.

Padahal, kesehatan mental dan fisik berjalan beriringan dan sangat dapat mempengaruhi satu sama lain. Kesehatan jasmani dan rohani selalu berkaitan dan pada akhirnya akan menentukan produktivitas dan kemajuan suatu individu dan kontribusinya kepada kehidupan sosial sehari-hari.

Maka dari itu, kesadaran dan pengetahuan akan kesehatan mental sangatlah penting untuk kita semua. Kesadaran yang besar akan mendorong advokasi- advokasi ke depannya baik dari masyarakat maupun pemerintah untuk membantu masyarakat menghindari dan menanggulangi penyakit mental untuk kebaikan bersama.

Para Perantau Rentan Stres Berlebih

Pada akhir Agustus lalu, Buset diundang oleh Mental Health Foundation Australia (MHFA), organisasi non-profit kesehatan mental pertama di Victoria yang telah berdiri sejak 1930 untuk turut membantu menggaungkan pentingnya kesehatan mental. Dengan slogannya “Better Mental Health for All”, misi utama MHFA adalah untuk menyediakan dukungan, sumber daya, dan edukasi mengenai kesehatan mental bagi seluruh masyarakat di Australia.

Fungsi organisasi yang ditujukan untuk seluruh masyarakat di Australia merupakan hal yang paling ditekankan oleh mereka. Tidak hanya untuk kalangan tertentu, MHFA berjalan untuk semua kalangan masyarakat lain di Australia, ini berarti termasuk masyarakat suku Aborigin, masyarakat imigran, serta refugee yang datang ke Australia.

Jim Goodin selaku chairperson MHFA membeberkan bahwa kesehatan mental kian dibutuhkan
Jim Goodin selaku chairperson MHFA membeberkan
bahwa kesehatan mental kian dibutuhkan
buset ngeliput Emeritus Prof Bruce Tonge
buset ngeliput
Emeritus Prof Bruce Tonge

Kita sebagai masyarakat Indonesia yang datang ke Australia sebagai imigran ternyata mempunyai risiko yang lebih besar untuk mendapatkan bibit penyakit mental dikarenakan pengalaman imigrasi dan proses adaptasi yang dapat menimbulkan stres, lho. “Migrasi dapat menjadi pengalaman yang sangat stressful, walaupun tidak semua imigran akan merasakan dan menjalani stres tersebut dengan cara yang sama. Respon individu terhadap stres tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor personal, sosial, dan budaya, yang dapat ditangani oleh hubungan, dukungan sosial, dan penyesuaian budaya yang baik,” ujar Jim Goodin selaku chairperson MHFA.

Sayangnya, dana yang disediakan untuk kesehatan mental di Victoria masih sangat rendah dengan alokasi yang juga belum merata. Hal itu menyebabkan pelayanan yang diberikan lebih berorientasi penanggulangan dan bukan penghindaran, yang mana lebih memakan biaya tinggi.

Contohnya, masyarakat imigran dengan kemampuan berbahasa Inggris yang kurang akan mengalami kesulitan untuk mencari profesional yang dapat membantu kondisi mental mereka dalam bahasa mereka. Maka, masalah stres akan lebih mudah diatasi jika imigran diberikan layanan yang lebih baik dengan pengadaan layanan berorientasi mental saat pertama datang ke Australia supaya mereka merasa nyaman dan diterima dari sejak awal, dimana hal itu setidaknya akan membantu mengurangi tekanan yang mereka alami.

Mari Berpartisipasi dalam Bulan Kesehatan Mental Victoria

Dengan segala problem dan tentu harapan terkait kesehatan mental, MHFA mengajak kita semua untuk berpartisipasi dalam Victorian Mental Health Month yang akan berlangsung dari 7 Oktober hingga 6 November tahun ini. Diharapkan lewat acara ini dapat mengajak lima juta masyarakat Victoria untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental.

Victorian Mental Health Month ini dirangkai dalam forum dan konferensi seperti Youth Mental Health Wellbeing Conference atau jamuan makan malam pada Multicultural Gala Dinner. Tak hanya itu, acara Walk for Mental Health dan acara- acara musik yang menghibur juga akan diadakan selama satu bulan penuh di seluruh Victoria untuk memobilisasikan kesadaran kesehatan mental di sini.

Dengan kesadaran kesehatan mental di masyarakat diharapkan dapat melahirkan dan menggerakkan sistem yang terorganisir baik dari komunitas masyarakat maupun dukungan dari pemerintah untuk sama-sama meningkatkan awareness terhadap kesehatan mental bagi seluruh masyarakat di Victoria.

Untuk informasi mengenai acara-acara pada Victorian Mental Health Month dari MHFA, dapat ditemukan di akun Instagram dan Facebook MHFA, atau kunjungi situs www.mhfa.org.au.

Asa

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

8 8

PERWAKILAN RI

CANBERRA Embassy of The Republic of Indonesia in Australia (KBRI Canberra)

Alamat

:

8 Darwin Avenue Yarralumla A.C.T. 2600, Canberra

No. telepon

:

+61 2 6250 8600

Email

:

indonemb@kbri-canberra.org.au

Situs

:

www.kemlu.go.id/canberra/

NEW SOUTH WALES, QUEENSLAND, DAN SOUTH AUSTRALIA Consulate General of The Republic of Indonesia in Sydney(KJRI Sydney)

Alamat

:

236-238 Maroubra Rd, Maroubra NSW 2035

No. telepon

:

+61 2 8347 6881

Email

:

visa.sydney@kemlu.go.id

Situs

:

www.kemlu.go.id/sydney/

NORTHERN TERRITORY (DARWIN) Consulate of the Republic of Indonesia in Darwin (KRI Darwin)

Alamat

:

20

Harry Chan Avenue, Darwin N.T. 0800

No. telepon

:

+61 8 8943 0200

Email

:

kridrw@indoconsdarwin.org.au

Situs

:

www.kemlu.go.id/darwin/

VICTORIA DAN TASMANIA Consulate General of The Republic of Indonesia in Melbourne (KJRI Melbourne)

Alamat

:

72

Queens Rd, Melbourne VIC 3004

No. telepon

:

+61 3 9525 2755

Email

:

info.melbourne@kemlu.go.id

Situs

:

www.kemlu.go.id/melbourne/

WESTERN AUSTRALIA, COCOS, DAN CHRISTMAS ISLAND Consulate General of The Republic of Indonesia in Perth (KJRI Perth)

Alamat

:

134 Adelaide Terrace, East Perth WA 6004

No. telepon

:

+61 8 9221 5858

Email

:

perth.kjri@kemlu.go.id

Situs

:

www.kemlu.go.id/perth - www.kemlu.go.id/perth/

EMERGENCY NUMBER

Fire Ambulance & Police - 000- www.kemlu.go.id/perth/ EMERGENCY NUMBER POISON Information Centre - 131 126 State Emergency Service

POISON Information Centre - 131 126EMERGENCY NUMBER Fire Ambulance & Police - 000 State Emergency Service (SES) - 132 500 CRIME

State Emergency Service (SES) - 132 500& Police - 000 POISON Information Centre - 131 126 CRIME STOPPERS - 1800 333 000

CRIME STOPPERS - 1800 333 000Centre - 131 126 State Emergency Service (SES) - 132 500 Telephone Interpreter Service - 131

Telephone Interpreter Service - 131 450Service (SES) - 132 500 CRIME STOPPERS - 1800 333 000 AKAN DATANG-VIC Sekarang - 31

AKAN DATANG-VIC

Sekarang - 31 Agustus

LOMBA PIDATO BAHASA INDONESIA oleh: NAILA 10 kategori, tema “Keanekaragaman” batas pengumpulan video: 31 Agustus Naila.org.au

Jumat, 31 Agustus

SPRINGNATION Kompetisi Olahraga oleh: PPIA Deakin 31/08 – Bulutangkis 01/09 – Futsal & Basket 02/09 – eSport Fifa & Dota 08/09 – Awards Night Paulina: 0423 906 711

Sabtu, 22 September

SOUNDSEKERTA “Serenade For The Nation” bintang tamu: Tulus & Raisa oleh: PPIA Monash University Melbourne Town Hall Pintu dibuka pk. 17:30 Tiket umum $35 Faby: 0411 809 770 Liza: 0420 221 703

Minggu, 30 September

MINANGKABAU FESTIVAL Deakin University Burwood Campus HC Building Level 2, Lect Th 13, Rusden Lec Th Pameran kerajinan tangan: pk. 12-16 Drama musikal Siti Nurbaya: pk. 16:30-20 $30 incl. makan & cenderamata Lily: 0451 381 905 Susi: 0468 650 122

Sabtu, 6 Oktober

INDO FAMFEST “Sejuta Warna Indonesia” Laverton Community Hub 95-105 Railway Ave, Laverton Pk. 14-20 Gratis Indofamfest.com

Sabtu, 27 Oktober

The Indonesian Food & Trade Festival oleh: PERWIRA Box Hill Town Hall 1022 Whitehorse Rd, Box Hill Dewasa $3, Anak $2, Keluarga $8 Windu: 0433 452 234 Nika: 0412 476 998

22 September – 2 Oktober

ROYAL MELBOURNE SHOW Melbourne Showgrounds Epsom Rd, Ascot Vale Tiket dan info:

Royalshow.com.au

Epsom Rd, Ascot Vale Tiket dan info: Royalshow.com.au BUSET Vol. 14-159 SEPTEMBER 2018 Ekstravaganza acara pembuka

BUSET Vol. 14-159 SEPTEMBER 2018

Ekstravaganza acara pembuka Asian Games di Ibu Kota menuai decak kagum tidak hanya dari masyarakat Indonesia sendiri, melainkan juga dari mata bangsa lain. Dari dunia maya, banyak ditemukan akun yang menyatakan kebanggaannya sebagai warga negara Indonesia setelah menyaksikan pembukaan Asian Games yang ke-18 ini. Dari pernyataan seperti ini lalu terbentuk rasa cinta Tanah Air serta jiwa nasionalisme yang dibutuhkan Indonesia dalam perjalanan perkembangannya.

cover: Soundsekerta PPIA Monash Universiy

cover:

Soundsekerta PPIA Monash Universiy

Di Melbourne, berita liputan upacara peringatan HUT RI yang ke-73 pun berjalan dengan khidmat dilanda haru ketika bendera dinaikkan secara perlahan sambil diiringi Lagu Nasional Indonesia Raya.

Pencapaian orang Indonesia memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tengok saja bakat seorang Albert Setjadiningrat, lulusan Master of Engineering Construction Management yang juga pandai memutar lensa demi menghasilkan sebuah gambar pesawat terbang yang sangat baik. Hasil jepretannya ini bahkan mendapatkan apresiasi dari

Emirates, maskapai penerbangan asal United Arab Emirates.

Tengok lagi mahasiswa/i Indonesia yang meskipun baru sebentar menginjakkan kaki di Melbourne sudah berani tampil membawakan drama musikal bertemakan “Solara” yang ditonton lebih dari 800 pasang mata. Dan September ini, PPIA Monash University akan mengambil alih gaung Melbourne melalui panggung Soundsekerta. Bintang tamu yang diutus merupakan penyanyi kawakan Tanah Air, Tulus dan Raissa.

Selamat berbagi informasi positif dan menjadi inspirasi bagi lingkungan Anda!

BUSET The most talked about Indonesian Magazine in Australia

PUBLISHER

ART

Projek 21

Projek 21

Rizwana

EDITOR in CHIEF Roy Rotty

DISTRIBUTION COORDINATOR

EDITOR

Lucky Kalonta Roy Rotty

Adeste Adipriyanti

Isabell Hie

CONTRIBUTORS

Vini Rotty

Alain Warisadi – Xynergy Realty

JOURNALISTS/PHOTOGRAPHERS Adhyra Alifia Wahyuningsih Amelinda Devina Aysya Tujuanto Isabell Hie Lucky Kalonta Natanael Setiawan Natasya Salim Tjintjin Jones Roy Rotty Vini Rotty

Group Alvin Hermanto – Relab Anton Alimin Asian Games Australia BAIK BBBIVT Crime Stoppers Australia GRII Melbourne Kainus Travel KJRI Melbourne KJRI Perth PPIA NSW dan ranting PPIA VIC dan ranting PPIA WA dan ranting

ADVERTISING EXECUTIVES Vini Rotty (0438 012 183) Roy Rotty (0404 546 646)

Saint Ignatius College Suhana Lim Superstar Education Virda Ersan – SEA Accountants Yapit Japoetra – YNJ Migration

READ BUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM

– YNJ Migration READ BUSET ONLINE at WWW.BUSET-ONLINE.COM SUBSCRIPTION Kotak Langganan Ingin mendapatkan BUSET

SUBSCRIPTION

Kotak Langganan Ingin mendapatkan BUSET langsung di rumah? Hubungi (03) 901 277 64 atau email info@buset-online.com BUSET juga bisa dibaca gratis melalui www.buset-online.com

www.buset-online.com

buset imigrasi Kabar Terbaru Imigrasi dan Skill Select Pada 1 Juli 2018, Departemen Home Affairs

buset imigrasi

Kabar Terbaru Imigrasi dan Skill Select

buset imigrasi Kabar Terbaru Imigrasi dan Skill Select Pada 1 Juli 2018, Departemen Home Affairs meningkatkan

Pada 1 Juli 2018, Departemen Home Affairs meningkatkan pass dan pool mark untuk visa 189, 189 dan 489 menjadi 65 poin (dari 60 poin).

Namun, Anda mungkin tidak bisa mendapatkan undangan hanya dengan 65 poin karena titik potong (cut off poin) saat ini untuk visa 189 dan 489 yang disponsori keluarga/relatif lebih tinggi dari 65 poin.

Di bawah ini adalah cut off poin untuk putaran undangan 11 Juli 2018.

Visa Subclass

Point score

Date of effect

Skilled - Independent (subclass 189)

70

6/03/2018 11:33 AM

Skilled - Regional Provisional (subclass 489)

80

8/06/2018 6:38 PM

Point scores and the dates of effect cut off for the pro rata occupations in the 11 July 2018 invitation

Occupation ID

Description

Point score

Date of effect

2211

Accountants

85

6/07/2018 1:00 PM

2212

Auditors, Company Secretaries

   

and Corporate Treasurers

80

16/02/2018 9:21 AM

2334

Electronics Engineer

75

16/06/2018 12:02 AM

2335

Industrial, Mechanical

   

and Production Engineers

75

19/06/2018 12:37 PM

2339

Other Engineering Professionals

80

27/06/2018 10:25 AM

2611

ICT Business and System Analysts

80

5/07/2018 6:10 PM

2613

Software and Applications

   

Programmers

75

11/04/2018 6:05 PM

2631

Computer Network Professionals

75

11/05/2018 9:55 AM

Undangan untuk visa 189 dan 489 saat ini dilakukan sebulan sekali dari yang sebelumnya 2 kali sebulan.

10 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018
10
BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

Yapit Japoetra (MARN 0213101) YNJ Migration Consultants (03) 9650 0895 / email yapit@tpg.com.au

Artikel ini ditulis hanya sebagai informasi umum dan bukan sebagai pengganti nasihat keimigrasian bersadarkan informasi yang ada sampai 20 Agustus 2018. Jika Anda membutuhkan informasi yang akurat tentang kemungkinan mendapatkan TR/PR Australia, Anda bisa menghubungi Yapit Japoetra atau agen-agen imigrasi terdaftar lainnya.

kemungkinan mendapatkan TR/PR Australia, Anda bisa menghubungi Yapit Japoetra atau agen-agen imigrasi terdaftar lainnya.

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

buset ngeliput

buset ngeliput

30 Tahun Mengudara Radio Kita Ingin Terus Jadi Juara

Kemeriahan para tamu undangan yang hadir menyemarakkan ulang tahun Radio Kita
Kemeriahan para tamu undangan yang hadir menyemarakkan ulang tahun Radio Kita
Petrus A Usmanij, Presiden dan Convenor Radio Kita
Petrus A Usmanij, Presiden dan Convenor Radio Kita

Selama tiga dekade, Radio Kita, stasiun radio komunitas Indonesia yang berada di bawah naungan stasiun radio etnis Melbourne bernama 3ZZZ (dibaca Triple Z) sudah mengudara. Untuk merayakan capaian itu, para penyiar radio tersebut menghelat sebuah acara bertajuk “30 Years on Air” di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne pada 4 Agustus 2018.

Acara yang berlangsung selama empat jam tersebut dimeriahkan oleh penampilan seni dari beragam organisasi, dan juga kata sambutan

dari perwakilan setiap komunitas Indonesia, termasuk salah satunya Petrus A Usmanij, President dan Convenor dari Radio Kita sendiri yang juga berbincang khusus dengan Buset.

Meneropong Masa Depan Radio

18 tahun sudah berjalan beriringan bersama radio yang kini berpusat di Brunswick tersebut, Petrus mengatakan telah melihat perubahan yang signifikan dari Radio Kita, terutama dari sisi jangkauan pendengar terkait kemajuan teknologi. “Sekarang ini pendengar kami itu bisa dari negara manapun karena adanya media sosial. Mereka bisa berkomentar atau mengajukan pertanyaan melalui halaman Facebook kami,” ungkapnya.“Jadi sekarang jelajah pendengar kami lebih luas. Not necessarily jumlahnya lebih banyak, tapi titik-titik yang mengakses siaran kami bertambah sekali.”

Dengan bertambahnya usia, Petrus berharap agar radio yang kini memiliki 10 orang penyiar dapat terus mewujudkan tujuan mereka, yakni mempromosikan Bahasa Indonesia di tanah Australia. “Tujuan kami adalah untuk mempromosikan Bahasa Indonesia. Dan ini tidak hanya bahasa baku, tapi bahasa gaul, bahasa ‘zaman now’, dan sebagainya. Pokoknya, semua bagian dari Bahasa Indonesia harus kita lestarikan dan jaga dengan seimbang,” harap Petrus.

12 12

Syahisti AG dari Radio Kita menyerahkan potongan tumpeng pada Spica Tutuhatunewa selaku Konsul Jendral RI
Syahisti AG dari Radio Kita menyerahkan potongan tumpeng pada
Spica Tutuhatunewa selaku Konsul Jendral RI di Melbourne

Rupanya niat mulia ini telah menerima respon positif dari siswa yang membutuhkan pengajaran tersebut. Ada beberapa kelas Bahasa Indonesia yang meminta Radio Kita untuk merekam siarannya sehingga para murid tersebut bisa mendengarkan di rumah untuk latihan atau ujian. “Sekarang siaran kami bisa digunakan untuk mengajar di kelas Bahasa Indonesia, dan kami sangat mendukung hal tersebut,” lanjutnya

Melihat prestasi yang sudah terukir hingga hari ini, pria yang kini mengajar mata kuliah Business Intelligence di La Trobe University ini melihat bahwa Radio Kita akan terus bertahan hingga 10 tahun ke depan karena mampu mengikuti perkembangan zaman. “Saya melihat bahwa 10 tahun ke depan sisi program dari Radio Kita akan lebih berkembang mengikuti perubahan yang terjadi di masyarakat. Mungkin penyiarnya sudah akan berbeda dan bahkan kita sudah bisa siaran dari rumah.” ungkapnya.

“Apakah jumlah pendengar akan bertambah? Kita tidak tahu. Karena bahkan sekarang semua orang punya kebebasan untuk mendengar radio dari internet atau HP. Mungkin yang banyak berubah adalah caranya.” Ia melanjutkan, “Mungkin di masa mendatang, kita buka microwave dan bisa mendengar siaran radio. Kita buka kulkas, sudah ada radio. Kita tidak tahu ya 10 tahun ke depan.”

Radio Kita adalah Milik Kita

Tentunya ia menuturkan harapan besar bagi kemajuan radio yang siarannya mengudara setiap hari Jumat malam ini. Dengan optimis ia bertutur, “Saya punya harapan besar agar Radio Kita tetap mengudara dan menjadi penyuara berita informasi serta Bahasa Indonesia di Australia dan seluruh dunia.”

Petrus juga terus mengingatkan sekaligus menekankan untuk melestarikan warisan pemikiran Bapak Mohammad (Mo) Slamet, pemrakarsa nama “Radio Kita”, kepada seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada.“Saya berharap besar agar

Apa Kata Mereka

mana pun berada.“Saya berharap besar agar Apa Kata Mereka Mulyoto - Panwaslu “30 tahun Radio Kita”

Mulyoto - Panwaslu “30 tahun Radio Kita” sangat membanggakan karena sekitar tahun 1993-1994 saya juga sempat jadi penyiar Radio Kita. Jadi waktu studio masih di Trade Hall, kemudian pindah ke George St, lalu sekarang sudah ada gedung sendiri di Brunswick, itu memang sangat istimewa ya. Hanya saja dulu kita dapat dua slot, sekarang tinggal satu slot, tapi saya mengerti kenapa berkurang. Tapi secara umum saya ikut senang karena Radio Kita sudah bertahan sampai 30 tahun

dan ini sangat istimewa. Harapan saya, Radio Kita bisa mendiversifikasi acaranya sehingga bisa mendapatkan pendengar yang lebih banyak lagi. Karena sekarang kompetitornya adalah internet, parabola, jadi orang bisa mendengar lebih cepat. Kalau dulu kan harus nunggu Radio Kita siaran, jadi mungkin Radio Kita harus lebih mengubah pola siarannya untuk menarik pendengar. Yang pasti selamat buat Radio Kita yang telah berusia 30 tahun, semoga tetap di udara dan tidak hilang!

Ina Siwabessy - Maluku Bersaudara Saya ucapkan selamat ulang tahun kepada Radio Kita, semoga sukses, lebih berjaya lagi, dan makin bermanfaat juga bagi kita masyarakat Indonesia di Melbourne, serta murid-murid Bahasa Indonesia tentunya! Karena saya kebetulan adalah guru Bahasa Indonesia dan murid-murid saya suka dengar Radio Kita. Mereka pun bisa telepon ke Radio Kita kalau ada pertanyaan. Semakin jaya saja ya, Radio Kita!

Kita kalau ada pertanyaan. Semakin jaya saja ya, Radio Kita! Niniek Trahar - Dharma Wanita Persatuan
Kita kalau ada pertanyaan. Semakin jaya saja ya, Radio Kita! Niniek Trahar - Dharma Wanita Persatuan

Niniek Trahar - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Selamat ulang tahun untuk Radio Kita yang ke-30, semoga sukses, maju ke depannya, selanjutnya bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Perjuangan Radio Kita sangat hebat karena bisa bertahan sampai 30 tahun sebagai radio yang didirikan orang Indonesia sendiri. Saya kagum tadi setelah saya mendengar Pak Petrus bercerita tentang sejarah radio ini karena banyak yang bersedia membantu mendirikan. Saya

merasa bangga karena salah satu penyiarnya adalah teman saya juga. Pokoknya sukses terus dan semoga jaya sampai akhir!

www.buset-online.com

www.buset-online.com

www.buset-online.com

Pemotongan tumpeng oleh Syahisti AG
Pemotongan tumpeng oleh Syahisti AG
Para tamu meninggalkan pesan dan ucapan untuk Radio Kita di usianya yang ke 30 tahun
Para tamu meninggalkan pesan dan ucapan untuk Radio Kita di usianya yang ke 30 tahun

programnya lebih berkembang lagi dan semakin banyak relawan. Terlebih, saya ingin agar lebih banyak orang mengenal Radio Kita karena radio ini adalah milik kita, bukan milik pengurus, atau milik anggota, tapi milik seluruh warga Indonesia yang ada di manapun.”

Sebagai informasi tambahan, Radio Kita lahir setelah Ethnic Community Council (ECC) Victoria memiliki gagasan untuk mendirikan sebuah stasiun radio bagi komunitas etnis di Melbourne pada tahun 1985. Ikatan Warga Indonesia di Victoria (IKAWIRIA), sebagai organisasi yang terpilih untuk mewakili warga

Tanah Air pada waktu itu, menyampaikan respon positif akan dibentuknya sebuah radio berbahasa Indonesia di Melbourne.

Inisiatif ini tidak berakhir sia-sia. Setelah 30 tahun, radio yang dulunya hanya angan- angan, kini masih mengudara dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti penyelenggaraan beberapa lomba, diantaranya sayembara Bahasa Indonesia, lomba olah vokal, pembacaan berita dan menjalin erat kekerabatan dengan organisasi Indonesia yang ada di kota multikultural Australia.

Nasa

Musikalisasi puisi oleh Jembatan Poetry Society
Musikalisasi puisi oleh Jembatan
Poetry Society
Penampilan Ade Ishs
Penampilan Ade Ishs
Penampilan oleh grup band Klaudspirits
Penampilan oleh grup band Klaudspirits
Nasa Musikalisasi puisi oleh Jembatan Poetry Society Penampilan Ade Ishs Penampilan oleh grup band Klaudspirits 13

13

13

13

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 Advertorial Manage the business behind the music
VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 Advertorial Manage the business behind the music
VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 Advertorial Manage the business behind the music

Advertorial

SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 Advertorial Manage the business behind the music industry: Berkarya
Manage the business behind the music industry:

Manage the business behind the music industry:

Advertorial Manage the business behind the music industry: Berkarya di belakang layar dengan ilmu Bachelor of

Berkarya di belakang layar

Berkarya di belakang layar dengan ilmu Bachelor of Entertainment Management dari AIM

dengan ilmu Bachelor of Entertainment Management dari AIM

Berkarya di belakang layar dengan ilmu Bachelor of Entertainment Management dari AIM
dengan ilmu Bachelor of Entertainment Management dari AIM Kamu senang berkecimpung di kegiatan yang berbau musik

Kamu senang berkecimpung di kegiatan yang berbau musik atau entertainmen, tapi kamu tidak bisa bermain musik? Kamu aktif terlibat di kegiatan organisasi OSIS atau PPIA, dan turut serta di dalam kepanitiaan untuk menyelenggarakan kegiatan seperti Soundsekerta, Project O atau Soundquriang, dimana kamu turut memberikan ide untuk pemilihan merchandise, penentuan harga tiket masuk, perencanaan promosi event melalui media sosial, mencari sponsor, negosiasi kontrak ke management artis, sampai mengurus akomodasi untuk rombongan artis? Bachelor of Entertainment Management dari Australian Institute of Music (AIM) adalah solusi yang tepat untuk kamu. Program ini mengkhususkan pada manajemen entertainmen yang mempunyai peluang karir yang sangat besar.

Sejumlah mata kuliah yang akan kamu pelajari antara lain: Introduction to Arts & Entertainment Management, Artist Management, Perspectives on Cultural Policy,

Artist Management, Perspectives on Cultural Policy, Consumer Behaviour, Business Planning, Media Law, Contracts

Consumer Behaviour, Business Planning, Media Law, Contracts and Negotiations serta Entrepreneurship. Tidak hanya itu, kamu juga diwajibkan untuk menyelesaikan komponen Internship. Sejak hari pertama kamu masuk kuliah di AIM, kamu langsung berhubungan dengan pelaku entertainmen yang sudah malang melintang di bidangnya, sebab para pengajar di AIM merupakan praktisi di bidang musik serta entertainmen lainnya.

praktisi di bidang musik serta entertainmen lainnya. Kamu akan mempelajari seluk beluk, antara lain, merchandise

Kamu akan mempelajari seluk beluk, antara lain, merchandise yang cocok untuk suatu kegiatan. Contohnya, kaos atau t-shirt bukanlah merchandise ideal untuk sejumlah acara musik. Kamu juga akan belajar mengenai cara mengatur dan merencanakan

sisi finansial dari suatu kegiatan. Misalnya, rombongan band yang kamu promosikan akan mengadakan tur

di 6 kota di pulau Jawa (Jakarta, Surabaya, Malang,

Semarang, Bandung dan Yogyakarta). Bagaimana

cara menentukan urutan penampilan band tersebut?

Di kota mana band tersebut harus mulai, dan di kota

mana rangkaian show harus berakhir? Apakah urutan ini memerlukan lebih banyak dana? Bulan apa yang tepat untuk mengadakan tur ini karena karakteristik fans di tiap kota berbeda? Dengan urutan yang ada tersebut, haruskah tim membawa alat musik sendiri ataukah ada sebagian alat musik yang dapat disewa di kota lain

untuk menekan pengeluaran karena biaya transportasi bagi alat musik tidaklah murah. Nah, ini baru contoh kecil saja. Masih banyak hal yang akan kamu pelajari di program Bachelor of Entertainment Management ini.

Selulusnya dari program ini kamu akan mempunyai pengalaman industri yang nyata sebab pada tahun terakhir masa perkuliahan, kamu wajib untuk mengambil dua industry internships. Hal ini sangat membantu kamu untuk mengembangkan jaringan di industri, mendapatkan ilmu dari situasi nyata dalam organisasi, menumbuhkan rasa percaya diri untuk berkecimpung di berbagai suasana industri yang berbeda dan tentunya kesempatan untuk menapak karir di bidang yang sesuai dengan minat kamu.

Siapa saja mitra AIM untuk industry internships? Antara lain, Universal Music, Warner Music Australia, Sony Music, Secret Sounds, Elefant Tranks, Oxford Art Factory serta TMRW (dulu dikenal sebagai Ministry of Sound).

Dengan pengalaman dan kualifikasi dari AIM, peluang karir terbentang luas. Kamu dapat berkarir antara lain sebagai Event Manager, Music Publisher, Commercial Sponsorships, Booking Agent, Artist Manager, Talent (A&R) Manager, Concert, Tour & Festival Promoter. (Australian Institute of Music – CRICOS Code: 00665C).

(Australian Institute of Music – CRICOS Code: 00665C). Yuk, sudah bukan saatnya kuliah di bidang yang

Yuk, sudah bukan saatnya kuliah di bidang yang mainstream. Berani untuk mengambil keputusan untuk kuliah di bidang yang berbeda yang mempunyai peluang kerja dan karir yang sangat luas yang belum terpikirkan oleh banyak orang. Hubungi Superstar Education untuk informasi terkini mengenai program-program yang disediakan di AIM, serta untuk pengurusan aplikasi dan Student Visa kamu. Hubungi kami di email atau nomor telepon di bawah ini.

14 14

AIM, serta untuk pengurusan aplikasi dan Student Visa kamu. Hubungi kami di email atau nomor telepon
buset desain Menggaet Klien Tetap Demi Penghasilan yang Stabil

buset desain

Menggaet Klien Tetap Demi Penghasilan yang Stabil

www.buset-online.com

p e n u l i s Alvin Hermanto

Saya tidak menyangka tawaran tersebut datang. Malam harinya saya mulai merancang kontrak kerja untuk klien tetap saya. Saya mulai mencari ide secara online dan mulai menulis kontrak versi saya sendiri. Saya tidak punya partner kerja untuk menjadi pembaca dan pengecek kontrak, saya pun tidak memiliki pengacara untuk mengurus urusan legal, begitu juga dengan mentor yang bisa memberi saya saran. Tapi saya tahu, saya tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.

Saatnya Anda berhitung, apakah Anda punya pemasukan rutin yang cukup untuk Anda bekerja sendiri? Untuk kasus saya, kontrak tetap 30 jam per bulan dan beberapa proyek lain cukup memantapkan saya untuk mengundurkan diri. Perlu diingat, bahwa saya juga memiliki tabungan dan dana darurat paling tidak

Dalam dunia freelance, stabilitas seringkali jadi barang mahal. Tidak seperti pekerjaan tetap (full-time job) yang menawarkan penghasilan rutin (fixed income) tiap bulannya, pemasukan para freelancer fluktuatif atau tidak tetap. Hal

ini pula yang menyebabkan bank kerap kali

menolak pengajuan pinjaman para freelancer.

Melalui tulisan saya kali ini, saya ingin berbagi tips bagaimana membangun penghasilan yang stabil melaui klien tetap. Kontrak kerja dari klien tetap merupakan langkah pertama untuk mengembangkan agensi desain Anda, karena Anda akan mendapatkan kepastian pembayaran di muka setiap bulannya untuk pekerjaan-pekerjaan yang sudah disepakati.

Pada edisi-edisi sebelumnya saya sudah membahas mengenai langkah awal membangun agensi desain dengan modal minimal dan bagaimana membangun identitas bisnis dan portofolio. Kini kita telah sampai pada langkah besar berikut dalam perjalanan Anda, sebuah titik dimana bisnis freelance Anda mulai menyerupai agensi desain.

Langkah 10:

Dapatkan klien tetap pertama Anda

Ada perbedaan antara pola pikir berorientasi bisnis dan pola pikir yang didasarkan proyek per proyek. Hal ini sangat penting dimiliki para pemilik bisnis. Jika Anda ingin terus bertumbuh, Anda perlu secara berkesinambungan bekerja membangun bisnis jangka panjang, ketimbang hanya memenuhinya dengan banyaknya proyek yang masuk.

Di

memiliki dan menjalankan bisnis yang sukses. Tapi saya tidak memiliki rencana yang jelas bagaimana saya meraih gol tersebut saat memulai. Saya mengerjakan proyek demi proyek, klien demi klien, tak berhenti. Saya tidak pernah berpikir untuk menawarkan perjanjian tetap agar mengikat kerjasama dengan para klien. Kenyataannya, boleh dibilang klien tetap pertama yang saya dapatkan adalah murni keberuntungan.

awal membangun bisnis, gol saya sederhana—

Ketika itu saya tengah bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan sembari membangun agensi

saya, Relab. Dan kala itu saya sangat sibuk. Saya masih ingat saya kerap begitu kelelahan setelah menghabiskan 80 jam dalam seminggu untuk bekerja. Tapi kemudian saya tersenyum saat memikirkan bahwa perjalanan yang saya jalani

ini nyata dan sudah berada pada jalurnya

untuk terealisasi.

Selanjutnya, saya mengurangi waktu kerja part-time saya menjadi tiga hari. Manajer saya sangat mendukung karena dari awal saya sudah transparan terhadap apa yang sedang saya bangun.

Setelah menjalaninya selama 6.5 bulan, saya merasa siap untuk berhenti kerja. Saya sudah memiliki banyak proyek untuk membuat saya terus melaju dan saya merasa percaya diri untuk mendapatkan klien-klien baru. Ketika saya mengajukan pengunduran diri ke manajer, kami mendiskusikan tentang pengganti saya. Ia malah memberi ide untuk mengalihkan (outsourcing) pekerjaan saya ke bisnis baru saya.

Hari berikutnya, setelah beberapa penyesuaian dan masukan kecil pada kontrak, Relab mendapat kepastian untuk mengerjakan
Hari berikutnya, setelah beberapa penyesuaian
dan masukan kecil pada kontrak, Relab mendapat
kepastian untuk mengerjakan proyek 30 jam
setiap bulan.
Nah, situasi setiap orang pastilah berbeda.
Pertanyaan berikutnya, bisakah saya
mendapatkan kontrak kerja tetap dari klien tanpa
perlu menunggu mantan atasan yang berinisiatif
mengajukan ide tersebut? Tentu bisa!
Dalam kasus saya, saya tidak pernah mengira
seseorang akan membayar pekerjaan saya di
muka secara rutin. Jika memikirkannya kembali,
saya bisa saja dengan mudah menawarkan
metode ini pada paling tidak 1 atau 2 klien saya
yang lain. Mungkin saja jumlah jam kerjanya lebih
sedikit. Tapi bahkan 10 atau 15 jam per bulan
akan sangat berarti bagi bisnis yang baru dimulai.
Karena itulah Anda harus memiliki pola pikir
berorientasi bisnis, bukan hanya berorientasi
pada proyek.
Bagaimana cara menawarkan kontrak
kerja tetap.
Untuk melakukannya, saya menyodorkan
beberapa komitmen sederhana kepada klien
saya, di antaranya:
s
a t u Pengurangan rate harga per jamnya
karena menggantinya dengan sistem paket.
d
u a
Menjamin akan memprioritaskan servis
atau jasa.
t
i g a Ketersediaan saya boleh dibilang
kapan saja.

Jika keuangan Anda tidak benar-benar kuat, coba untuk mencari kontrak tetap lainnya.

Selalu bernegosiasi berdasarkan nilai tambah yang bisa Anda berikan pada klien, bukan dari biaya apa yang bisa Anda bebankan pada mereka (klien). Berikut adalah aturan dasar jika Anda ingin menawarkan servis dengan perjanjian kontrak kerja tetap:

• Anda sudah melaksanakan paling tidak satu proyek besar yang sukses dengan klien Anda dan mereka membutuhkan kerja reguler bersama Anda.

• Anda sudah melakukan beberapa pekerjaan kecil dari klien dan mereka membutuhkan Anda jangka panjang sehingga akan lebih efisien dan murah bagi mereka untuk mengontrak Anda sebagai penyedia jasa tetap.

• Anda mengenal dengan baik sang klien atau klien tersebut adalah teman atau keluarga, dan Anda cukup percaya untuk melakukan pekerjaan reguler.

Langkah 11:

Berhenti dari pekerjaan Anda dan mulai bekerja penuh waktu untuk bisnis Anda sendiri

2.000 Dollar Australia. Saya harap Anda juga memilikinya.

Apabila dirasa sudah memiliki keuangan yang mantap, saya ucapkan selamat. Apresiasi juga diri Anda karena artinya Anda siap untuk melakukan lompatan untuk menjalankan bisnis sendiri penuh waktu. Mengundurkan diri secara terhormat dan bantu proses transisi selancar mungkin bagi para kolega dan staf Anda. Jangan pernah memutus tali silaturahmi karena Anda tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan bantuan mereka kelak.

Saya bisa katakan pada Anda, tanpa ragu, bahwa momen saya mengirimkan surat pengunduran diri merupakan salah satu momen paling melegakan dalam hidup. Saatnya saya berdiri dengan kaki saya sendiri 100%.

Meski tentu kekhawatiran tetap ada karena menjalankan bisnis bukan hal yang main-main. Tapi pada momen tersebut, saya bangga pada diri saya sendiri. Anda pun harusnya begitu karena Anda akhirnya bisa berhenti menyebut diri Anda sebagai seorang freelancer. Anda sekarang adalah pemilik, kepala, design director atau creative director dari agensi desain milik sendiri. And it’s a glorious feeling!

agensi desain milik sendiri. And it’s a glorious feeling! Alvin Hermanto adalah principal Relab Studios ,

Alvin Hermanto adalah principal Relab Studios, sebuah digital design agency di Melbourne. Dia juga merupakan inisiator Spektrum Podcast, yakni podcast channel berbahasa Indonesia yang membahas mengenai dunia desain untuk komunitas masyarakat Indonesia di Melbourne (tersedia di iTunes dan Soundcloud).

alvin@relab.com.audi Melbourne (tersedia di iTunes dan Soundcloud ). @relabstudios | @spektrumpodcast relab.com.au |

@relabstudios | @spektrumpodcastIndonesia di Melbourne (tersedia di iTunes dan Soundcloud ). alvin@relab.com.au relab.com.au | spektrumpodcast.com 15

relab.com.au | spektrumpodcast.comIndonesia di Melbourne (tersedia di iTunes dan Soundcloud ). alvin@relab.com.au @relabstudios | @spektrumpodcast 15

15

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

profil buset

Albert Setjadiningrat dan Seni Memotret Pesawat

buset Albert Setjadiningrat dan Seni Memotret Pesawat Albert Setjadiningrat tidak pernah menyangka kegemarannya

Albert Setjadiningrat tidak pernah menyangka kegemarannya melihat pesawat saat masih balita menjadi titik awal kesuksesannya sebagai penekun

balita menjadi titik awal kesuksesannya sebagai penekun aviation photography (seni memotret pesawat) yang kini

aviation photography (seni memotret pesawat) yang kini memiliki 77.000 pengikut di Instagram.

Keisengan yang Berbuah Keseriusan

Reaksi positif yang ia terima dari para pengikutnya di akun sosial media usai iseng mengunggah sebuah foto pesawat pada tahun 2014 membuatnya giat menyempatkan waktu untuk

menjalankan hobi tersebut hingga detik ini. “Waktu

itu saya sedang menunggu anak saya mengerjakan

VCE Bahasa Indonesia di Brunswick. Sambil menunggu, saya pergi ke bandara untuk foto-foto, lalu mengunggahnya ke Instagram. Saya bingung kok banyak yang memberi like dan mengapresiasi dengan meninggalkan comment. Sedangkan jika dibandingkan, seperti misalnya gambar pemandangan yang saya unggah, peminatnya tidak banyak,” telaah pria kelahiran Yogyakarta tersebut.

Dengan perlengkapan potret yang masih terbatas dan secara otodidak, Albert lalu bertekun menyerap ilmu dari akun-akun dengan followers yang lebih

banyak. “Pada tahun 2014 di Australia, tidak lebih dari 10 orang yang punya akun foto pesawat. Waktu itu, dari akun yang followers-nya sudah 10.000 - 20.000, saya belajar tentang apa yang orang suka dari foto pesawat. Apakah ketika pesawat itu tengah berada

di udara atau sedang take off, atau maskapai apa

yang mereka gemari. Dan waktu itu saya tidak tahu apa-apa karena tidak ada petunjuk, jadi sepenuhnya merupakan proses trial dan error.”

Bangun Subuh Hingga Rela Memanjat Pohon

Keinginan untuk berbagi dan menginspirasi menjadi alasan di balik semangat membara pria berusia 46 tahun ini dalam memelihara keindahan feed akun Instagram @albertsetjadiningrat tersebut. Waktu, biaya, dan tenaga yang harus ia korbankan demi menghasilkan beberapa jumlah foto berkualitas tidak menjadi beban karena terbayar dengan reaksi menyenangkan dari para pengikut.

“Kadang pagi-pagi buta ketika semua orang masih tidur, saya dan teman-teman komunitas Aviation

www.buset-online.com

www.buset-online.com

www.buset-online.com www.buset-online.com Geek sudah ada di bandara. Kadang juga jam 10 malam pun bila ada pesawat

Geek sudah ada di bandara. Kadang juga jam 10 malam pun bila ada pesawat yang ingin saya ambil gambarnya, saya datang,” ujarnya antusias.

Berkat hobinya, pria yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan rental Amerika di Melbourne ini juga mendapatkan beragam pengalaman unik. Salah satu yang cukup menegangkan adalah ketika ia mendapat tepukan di pundak oleh anggota Australian Federation Police (AFP) saat hendak mengambil gambar di sebuah terminal yang belum resmi dibuka.

Pengalaman lain yang tak lepas dari benaknya adalah ketika ia menerima sambutan ramah dari komunitas fotografer pesawat di Indonesia yang membawanya dalam sebuah petualangan seru. “Ketika di Indonesia, saya diajak naik ojek dan memanjat pohon bersama komunitas di sana demi mengambil foto pesawat. Senang sekali karena cara mereka sederhana namun kreatif,” ungkapnya sambil tertawa.

Kerja keras dan passion dari pria lulusan Master of Engineering Construction Management di Swinburne University pada tahun 1997 ini tidaklah sia-sia. Selain dibekali jumlah pengikut aktif dalam jumlah relatif besar, akunnya juga mendapat perhatian perusahaan- perusahaan maskapai penerbangan besar seperti Thai Airways, Cathay Pacific, Singapore Airlines, Virgin Australia, dan lain-lain.

Highlight terbesar saya sebagai seorang aviation photographer adalah ketika akun airbus manufacturer mulai mengikuti akun saya dan ketika foto-foto saya juga diunggah di Instagram mereka.”

Bapak dari dua anak ini bahkan pernah secara resmi diundang untuk menghadiri Dubai Air Show sebagai ungkapan terimakasih sekaligus untuk mengapresiasi karyanya. Dubai Air Show notabene merupakan pameran kedirgantaraan terbesar yang mendapat dukungan dari Perdana Menteri Uni Emirat Arab Mohammad bin Rasyid al-Maktoum. Sayang, undangan yang diberikan melalui perusahaan public relations maskapai Emirates di Australia itu terpaksa ditolak karena berhalangan.

Berbagi Kebahagiaan Lewat Hobi

ditolak karena berhalangan. Berbagi Kebahagiaan Lewat Hobi Ungkapan terima kasih Albert layangkan pada sang ayah yang
Ungkapan terima kasih Albert layangkan pada sang ayah yang telah memperkenalkannya dan membuatnya kepincut pada
Ungkapan terima kasih Albert layangkan pada
sang ayah yang telah memperkenalkannya dan
membuatnya kepincut pada dunia fotografi juga
pesawat sejak ia masih belia. “Ayah saya adalah
inspirasi di balik hobi ini. Beliau kebetulan
juga hobi fotografi dan akhirnya mengajari
saya. I’d like to say thank you to him for
introducing me to photography.”
Ia berharap agar karyanya terus
menjadi sumber inspirasi bagi mata-
Meneropong ambisinya ke depan, Albert berharap
dapat membentuk sebuah komunitas penggemar
aviation photography bagi masyarakat Indonesia
di Melbourne. Semoga saja segera terwujud.
Indonesia di Melbourne. Semoga saja segera terwujud. mata yang melihat. “Harapan saya adalah untuk terus

mata yang melihat. “Harapan saya adalah untuk terus melakukan aktivitas memotret pesawat terbang karena ini merupakan suatu hobi dan passion. Saya berusaha memperlihatkan dan berbagi karya agar siapa tahu mereka yang suka dengan fotografi bisa terjun ke bidang ini. Karena it’s fun!”

Menurutnya, sangatlah penting bagi orang-orang untuk melakukan sesuatu yang dapat membuat mereka dan orang-orang sekitar merasa bahagia. “As long as you are happy doing your hobby, keep doing it. If people can appreciate whatever your hobby is, that is even better. Don’t forget to give back to the community as well because if you can make people happy and brighten up their lives, it’s also special.”

happy and brighten up their lives, it’s also special.” Tips dan Trik Sukses Fotografi Pesawat ala

Tips dan Trik Sukses Fotografi Pesawat ala Albert

Ambil foto saat golden hour, yaitu pagi hari saat matahari terbit atau sore hari sebelum matahari terbenam sekitar pukul 4 atau 5. Jangan sampai backlighting (foto melawan matahari).

Hindari mengambil gambar di atas jam 9 pagi saat musim panas. Foto akan menjadi tidak fokus karena terkena heat haze.

Gunakan kamera berkualitas dan fast lens yang masih dapat menangkap gambar saat minimum lighting serta memiliki autofocus yang cepat.

Ketika ingin mengunggah gambar, pelajari dahulu prime time audiens Anda di Instagram untuk tahu kapan sebaiknya mengunggah foto. Pilih waktu dimana mayoritas pengikut memiliki kemungkinan terbesar untuk melihat post Anda. Jangan lupa untuk memperhatikan dari negara mana mereka berasal karena ada perbedaan waktu.

dari negara mana mereka berasal karena ada perbedaan waktu. Bila ingin mengetahui lebih soal aviation photography

Bila ingin mengetahui lebih soal aviation photography, Albert bersedia menjawab pertanyaan sahabat Buset, lho! Yuk tengok Instagramnya! @albertsetjadiningrat

, Albert bersedia menjawab pertanyaan sahabat Buset, lho! Yuk tengok Instagramnya! @albertsetjadiningrat Nasa 17 17

Nasa

17 17

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 buset ngeliput Temu Lawak 2018: SOLARA DAN MIMPI UNTUK BANGSA Sehari

buset ngeliput

Temu Lawak 2018:

SOLARA DAN MIMPI UNTUK BANGSA

Sehari setelah ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Victoria kembali lagi menggelar acara tahunan Temu Lawak yang selalu ditunggu-tunggu. Dengan tiketnya yang lagi-lagi sukses terjual habis, penonton yang

Project Manager Tania Shannon Arifin
Project Manager
Tania Shannon Arifin

memang ditargetkan para pelajar remaja Indonesia berbondong- bondong memenuhi Athenaeum Theatre di daerah Melbourne CBD untuk menonton drama musikal komedi Temu Lawak tahun ini yang berjudul Solara.

Temu Lawak yang sebenarnya merupakan singkatan dari Teater Muda Langkah Awal Merdeka memang ditujukan untuk merayakan kemerdekaan NKRI. Maka dari itu, tema yang diangkat pun tetap membahas isu-isu dalam negeri yang dibungkus dengan kreativitas seni yang menghibur.

Solara berkisah tentang atlet badminton remaja bernama Tara Solara (diperankan oleh Ayu Gitah Lesmana) yang terombang-ambing di antara pilihannya untuk memperjuangkan rasa nasionalisme sebagai remaja Indonesia dan pilihannya untuk mengejar masa depannya sendiri. Dengan studi kuliahnya yang terus tertinggal karena sibuk dengan lomba dan berlatih, Tara mulai berpikir dua kali untuk terus mengharumkan nama bangsa yang terkadang

Tara lulus kuliah
Tara lulus kuliah
Tara dan Badra
Tara dan Badra

18

Solara berkisah soal mimpi, pilihan dan semangat yang tak padam
Solara berkisah soal mimpi, pilihan
dan semangat yang tak padam
Tara sempat kesulitan membagi waktu belajar dan mengejar mimpi jadi atlet badminton
Tara sempat kesulitan membagi waktu belajar
dan mengejar mimpi jadi atlet badminton

terasa sia-sia, apalagi setelah ia jatuh cidera saat berlomba di Jerman. Namun dengan dorongan dan mimpi-mimpi orang-orang terdekatnya yang sangat menginspirasi, seperti kakaknya Alfa (Rayhan Maskun) dan temannya Badra (Raihan Akil), Tara pun berhasil mengimbangi kedua hal tersebut dengan lulus kuliah dengan nilai tinggi hingga dapat membantu teman- teman atlet Indonesia lainnya.

Lewat Solara, Temu Lawak berharap agar kita sebagai sesama generasi muda bangsa juga dapat mengikuti semangat Tara Solara dan teman-temannya. “Saya dan seluruh teman-teman komite mengharapkan dari drama Solara ini kita semua sebagai remaja Indonesia bisa terus termotivasi untuk membangun negara yang lebih maju dan tidak pernah menyerah untuk mengejar cita-cita kita bersama.” ujar Tania Shannon Arifin selaku Project Manager Temu Lawak tahun ini yang mengaku sangat puas dan terharu dengan suksesnya acara pada malam itu.

Komentar mengenai beberapa masalah serius di Indonesia seperti kurangnya apresiasi untuk atlet bangsa dan sistem pendidikan yang belum sempurna disentil dalam drama Solara secara ringan dan penuh canda. Lelucon-lelucon lucu yang dekat dan khas dengan Indonesia dilemparkan sepanjang acara hingga berhasil membuat penonton remaja maupun yang lebih tua tak henti-hentinya tertawa. Bahkan kendala-kendala yang pasti ada di setiap acara dapat ditanggulangi secara mulus pada malam ini dengan

APA KATA MEREKA

secara mulus pada malam ini dengan APA KATA MEREKA Nesia - Melbourne University Acaranya bagus dan

Nesia - Melbourne University Acaranya bagus dan unik, karena acaranya yang ditujukan untuk merayakan kemerdekaan Indonesia digabungkan dengan topik tentang atlet

Indonesia dan kurangnya rekognisi untuk mereka yang mana bisa dibilang merupakan salah satu masalah Indonesia, walau sekarang sudah jauh lebih baik. Amanat yang bisa diambil juga bagus, mengharumkan nama Indonesia tidak harus dengan karya- karya saja namun juga bisa dengan membantu membangun Indonesia dari dalam.

juga bisa dengan membantu membangun Indonesia dari dalam. Natalie, Kellsie, Justin - Lcb, National Academy Of

Natalie, Kellsie, Justin - Lcb, National Academy Of Beauty, La Trobe Kami diajak nonton sama teman yang merupakan komite di sini, untungnya bagus sih. Ceritanya inspiring,

sangat well-thought ke detil kayak lightingnya, ceritanya juga sangat relatable apalagi untuk mahasiswa universita. Semoga tahun depan suara mic-nya bisa lebih ditingkatkan, tapi overall acaranya sangat bagus.

improvisasi-improvisasi yang justru tambah menggelitik dan menambah apresiasi penonton hari itu.

Tak hanya dengan komedi, Temu Lawak juga menghiasi malam yang dingin itu dengan seni musik dan tari yang meriah. Lagu-lagu yang diciptakan dan diaransemen khusus untuk Solara, dibawakan langsung dengan koreografi tarian yang terus mengisi warna- warni panggung.

Suksesnya kombinasi seni mulai dari drama, musik, komedi hingga tari tersebut, ditambah juga dengan alur cerita Solara yang sangat dekat dan relatable dengan generasi sekarang membuat Temu Lawak tahun ini menjadi salah satu bukti konkrit kebolehan remaja-remaja Indonesia dalam bekerjasama dan menghasilkan sebuah karya spektakuler untuk negeri, walau jauh dari Tanah Air.

Asa

Tara tengah berkemas untuk berangkat lomba ke Jerman
Tara tengah berkemas
untuk berangkat lomba ke Jerman
Seluruh pemain dan pengisi pentas Solara
Seluruh pemain dan pengisi pentas Solara
Pemotongan kue Merah Putih yang dilakukan Konjen RI di Perth, Dewi Tobing bersama dengan perwakilan
Pemotongan kue Merah
Putih yang dilakukan Konjen RI di Perth,
Dewi Tobing bersama dengan perwakilan pemerintah Australia Barat
Tobing bersama dengan perwakilan pemerintah Australia Barat buset ngeliput Dalam Resepsi Diplomatik di KJRI Perth

buset ngeliput

dengan perwakilan pemerintah Australia Barat buset ngeliput Dalam Resepsi Diplomatik di KJRI Perth Dalam rangkaian

Dalam Resepsi Diplomatik di KJRI Perth

Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-73, KJRI Perth menyelenggarakan kegiatan Resepsi Diplomatik. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Perth Town Hall di pusat kota Perth berlangsung hangat dan meriah dengan menampilkan tari-tarian dan lagu Indonesia serta tidak ketinggalan hidangan khas Indonesia. Sebanyak 350 tamu undangan hadir dari kalangan pemerintah dan Parlemen Australia Barat serta kalangan diplomatik dan masyarakat Indonesia.

Resepsi Diplomatik yang mengambil tema Wonderful Indonesia didahului dengan penayangan video mengenai 10 Destinasi Pariwisata Baru atau yang dikenal 10 New Bali diikuti persembahan tarian medley Wondeful Indonesia oleh Sanggar Tari Jatayu Production

berkolaborasi dengan Kawanua Perth dan Perhimpunan Sulawesi Selatan.

Kegiatan diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dan Australia sebagai penghormatan atas hubungan bilateral kedua negara. Para tamu kehormatan yaitu Gubernur Australia Barat, Kim Beazley; Ketua Parlemen Australia Barat Kate Doust; dan Menteri Urusan Asia, Bill Johston turut memberikan sambutan dan ucapan selamat seraya menyampaikan simpati atas bencana gempa di Lombok.

Konjen RI di Perth, Dewi Tobing, dalam sambutan balasan mengelaborasi pentingnya kerjasama Indonesia dengan Australia Barat di berbagai bidang termasuk

ekonomi, pendidikan dan people to people. Usai memberikan sambutannya Konjen RI melanjutkan dengan bersulang dan pemotongan kue merah putih

Tidak seperti resepsi diplomatik yang diselenggarakan sebelumnya, tahun ini KJRI secara khusus mendatangkan group band dari Indonesia Papua Original yang membawakan lagu lagu Indonesia dan asing dengan sangat enerjik. Kegiatan ditutup dengan berjoget bersama-sama Tarian Tobelo dan Poco Poco yang dipandu oleh komunitas Sulawesi Utara.

KJRI Perth

Poco yang dipandu oleh komunitas Sulawesi Utara. KJRI Perth Gubernur Australia Barat, Kim Beazley turut hadir

Gubernur Australia Barat, Kim Beazley turut hadir memberi kata sambutan

Barat, Kim Beazley turut hadir memberi kata sambutan Resepsi diplomatik yang hangat dan cair dimeriahkan sajian

Resepsi diplomatik yang hangat dan cair dimeriahkan sajian musik juga tari

yang hangat dan cair dimeriahkan sajian musik juga tari Para pejabat dan staf KJRI Perth berfoto

Para pejabat dan staf KJRI Perth berfoto bersama

19 www.buset-online.com
19
www.buset-online.com

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 buset ngeliput Lomba Tujuh Belasan KJRI Melbourne:
VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 buset ngeliput Lomba Tujuh Belasan KJRI Melbourne:
VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 buset ngeliput Lomba Tujuh Belasan KJRI Melbourne:

buset ngeliput

Lomba Tujuh Belasan KJRI Melbourne:

Semarak Tradisi Lomba Khas Nusantara

20 20

Anak-anak antusias mengikuti lomba makan donat
Anak-anak antusias mengikuti
lomba makan donat

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia atau yang akrab disebut tujuh belasan(17-an) memang dari dulu sangat lekat dengan tradisi lomba di sekitar lingkungan tempat tinggal. Tidak hanya di dalam negeri saja, masyarakat Indonesia di luar negeri pun tidak ketinggalan memperingati Hari Kemerdekaan negara kita, termasuk di Melbourne. Seperti biasa, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne ikut turut serta mengajak seluruh teman-teman kita di sini untuk ikut meramaikan 17-an dengan lomba-lomba yang seru dan menarik.

Pada 5 Agustus kemarin, keluarga Indonesia mulai dari anak-anak hingga dewasa dengan antusias mengikuti deretan lomba-lomba yang ada. Di ruang serbaguna

Lomba menggiring kelereng yang diganti dengan permen cokelat
Lomba menggiring kelereng yang
diganti dengan permen cokelat

KJRI, bapak-bapak serius berkompetisi melalui tenis meja dan permainan kartu gaple (domino) senantiasa diwarnai oleh tawa dan kejenakaan anak-anak yang juga asyik mengikuti lomba-lomba khas tujuh belasan, seperti lomba kelereng sampai lomba meniup gelas.

Rangkaian acara 17-an ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir Juli kemarin, dengan diadakannya kompetisi-kompetisi lain seperti kompetisi golf, tenis lapangan, bowling, dan akan dilanjutkan lagi dengan kompetisi bulu tangkis.

Risa Sutrisno selaku Vice Consul untuk Bidang Penerangan dan Sosial Budaya KJRI Melbourne mengharapkan melalui rentetan acara ini KJRI bisa

Siapa paling cepat memindahkan gelas dengan ditiup?
Siapa paling cepat memindahkan
gelas dengan ditiup?

Apa Kata Mereka

cepat memindahkan gelas dengan ditiup? Apa Kata Mereka Irfan - Pekerja Swasta Hari ini saya tidak

Irfan - Pekerja Swasta Hari ini saya tidak ikut lomba, hanya menjaga anak saya saja. Acaranya bagus sih, apalagi digelar tiap tahun. Saya pertama kalinya ke sini karena saya baru datang sebulan yang lalu, jadi belum punya banyak teman.

Makanya acara seperti ini juga bagus untuk bertemu orang-orang Indonesia lainnya dan saling tukar informasi. Anak saya juga bisa bertemu dan bermain dengan teman-teman baru.

Hariawan - Pekerja Swasta Hari ini acaranya sukses sekali, apalagi kompetisi tenis mejanya. Bahkan kalau bisa acara kompetisi-kompetisi seperti ini bisa diadakan dua kali dalam setahun, jangan hanya untuk perayaan tujuh belasan saja, agar kita juga bisa lebih dekat dengan masyarakat Indonesia di sini.

juga bisa lebih dekat dengan masyarakat Indonesia di sini. Icha - Ibu Rumah Tangga Lomba anak-anak
juga bisa lebih dekat dengan masyarakat Indonesia di sini. Icha - Ibu Rumah Tangga Lomba anak-anak

Icha - Ibu Rumah Tangga Lomba anak-anak ini bagus sekali, mereka have fun, apalagi acaranya juga ramai, jadi anak-anak juga bisa kenal dan main dengan anak-anak yang lain. Ini ketiga kalinya saya ikut acara 17-an di KJRI. Semoga

tahun depan acaranya bisa lebih rame jadi lomba anaknya bisa dikelompokkan dengan umur mereka masing-masing.

Anak - anak khusyuk mengikuti lomba mewarnai
Anak - anak khusyuk mengikuti
lomba mewarnai

lebih dekat lagi dengan masyarakat. “Semoga masyarakat bisa senang dengan acara hari ini, walaupun kita jauh merantau, semoga semangat merayakan Indonesia bisa sampai ke Melbourne,” ujar Risa. “Saya juga berharap dengan ini masyarakat Indonesia di Melbourne bisa lebih saling kenal untuk mempererat tali persatuan”, tambah Risa yang hari itu merangkap sebagai pembawa acara lomba anak pada siang itu.

Keseruan lomba seringkali dipandang sebelah mata dan terabaikan manfaatnya, padahal ini bisa jadi medium yang efektif untuk memupuk rasa nasionalisme kita. Poin penting inilah yang begitu terasa, terlebih

www.buset-online.com

www.buset-online.com

Para bapak-bapak asyik bertanding layaknya atlet tenis meja profesional
Para bapak-bapak asyik bertanding layaknya
atlet tenis meja profesional
Ini dia hasil kreasi lomba mewarnai anak-anak
Ini dia hasil kreasi lomba
mewarnai anak-anak
Sulitnya memasukkan pensil ke dalam botol, tapi di sinilah letak keseruannya
Sulitnya memasukkan pensil ke dalam botol,
tapi di sinilah letak keseruannya

bagi warga Indonesia yang tengah merantau. Lomba-lomba unik yang terkesan jenaka seperti lomba memasukkan pensil ke dalam botol atau lomba makan kerupuk justru sangat berperan untuk melestarikan kecintaan dan rasa memiliki masyarakat Indonesia terhadap kemerdekaan negara kita sendiri.

Apalagi untuk anak-anak Indonesia yang tinggal jauh dari kampung halaman. Anak-anak yang mungkin jarang sekali terpapar oleh budaya dan tradisi Indonesia di sini dapat turut berpartisipasi merayakan hari kemerdekaan seperti anak-anak di Indonesia lainnya, mengalami budaya Indonesia secara langsung. Walau dengan penyesuaian seperti mengganti lomba makan kerupuk menjadi lomba makan donat, atau mensubstitusi kelereng dengan permen cokelat, keseruan anak-anak Indonesia pada siang itu tidaklah berkurang sedikitpun.

Pada siang itu KJRI Melbourne berhasil mendekatkan suasana keseruan tradisi tujuh belasan Republik Indonesia ke Melbourne, mempererat persatuan, dan sekali lagi menjadi tempat masyarakat Indonesia menghapus rindu pada Negeri Pertiwi.

Asa

Adakah yang masih ingat dengan cara main gaple?
Adakah yang masih ingat
dengan cara main gaple?
Semua jadi pemenang setelah bertanding penuh sportivitas
Semua jadi pemenang setelah
bertanding penuh sportivitas
Risa Sutrisno yang hari itu didaulat jadi MC menyemarakkan acara
Risa Sutrisno yang hari itu didaulat
jadi MC menyemarakkan acara
pemenang setelah bertanding penuh sportivitas Risa Sutrisno yang hari itu didaulat jadi MC menyemarakkan acara 21

21 21

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

buset ngeliput

Pemenang Runningman, tim The Three Amihoes dan runner-up, tim Uhuy berfoto bersama panitia setelah menyelesaikan
Pemenang Runningman, tim The
Three Amihoes dan runner-up, tim
Uhuy berfoto bersama panitia setelah
menyelesaikan permainan

NSW Cup 2018 Sukses Digelar

NSW Cup yang baru saja berakhir pada 19 Agusutus 2018 menorehkan catatan manis dan membanggakan. Acara yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu, yakni sejak dimulai 11 Agustus 2018 menuai banyak pujian. Ajang olahraga ini berhasil menyatukan beragam universitas di kawasan New South Wales, seperti Macquarie University, University of New South Wales, Blue Mountain College, Le Cordon Bleu, University of Sydney, maupun University of Newcastle untuk bersaing sehat.

Tim basket wanita berfoto bersama sebelum pertandingan
Tim basket wanita berfoto
bersama sebelum pertandingan
Tim futsal berfoto bersama sebelum pertandingan
Tim futsal berfoto bersama
sebelum pertandingan
Pertandingan futsal berlangsung dengan suasana bersahabat dengan kompetisi yang sehat
Pertandingan futsal berlangsung
dengan suasana bersahabat dengan
kompetisi yang sehat

Layaknya kompetisi Asian Games 2018 yang diadakan di Jakarta dan Palembang di Indonesia belum lama ini, ada beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan. Di antaranya badminton, futsal, basket, dan running man. Laga final masing-masing cabang olahraga diadakan bersamaan dengan acara penutupan.

Nathaniel Keane Jansen, seorang peserta cabang olahraga futsal memberikan apresiasi pada gelaran olahraga ini. Menurutnya, NSW Cup tahun ini lebih seru ketimbang tahun lalu. Itu artinya peningkatan dan pengembangan kompetisi berhasil dilakukan. Tak cuma itu, keberhasilan NSW Cup menjadi penanda bahwa para mahasiswa yang berasal dari Indonesia juga mampu mengadakan kompetisi penuh sportivitas dan peduli pada upaya persatuan dan kesatuan.

“Acara ini tidak mudah diadakan, namun berkat kerjasama yang kompak antar komite, acara ini dapat terwujud. Terima kasih kepada para komite dan secara khusus Oliver atas kerja keras dalam menyusun acara ini,” ujar Bryan selaku Ketua PPIA cabang New South Wales. Ia juga berterima kasih pada para sponsor dan media yang telah membantu menyukseskan acara. See you again next year!

PPIA NSW

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

buset ngeliput

2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 buset ngeliput Mengikuti Upacara Bendera di Canberra Yohanes Kristiarto

Mengikuti Upacara Bendera di Canberra

Yohanes Kristiarto Legowo menyerahkan plakat kepada Kepala Sekolah Saint Ignatius College, Michael Exton
Yohanes Kristiarto Legowo menyerahkan plakat kepada
Kepala Sekolah Saint Ignatius College, Michael Exton

Selalu ada pemandangan menarik saat berlangsungnya perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Kedutaan besar RI di Canberra. Salah satunya adalah kedatangan delapan siswa dari Saint Ignatius College, Geelong. Mereka ditemani oleh guru-guru mereka, Ms. Elana Cole, Ms. Julia Hall (Kepala bidang studi Bahasa), dan Kepala Sekolah Mr. Michael Exton yang diundang secara khusus oleh Duta Besar RI untuk Australia, Yohanes Kristiarto Legowo. Bagi Saint Ignatius College, ini adalah kali ketiga mereka diundang khusus mengikuti seremoni kenegaraan 17 Agustus.

Setelah sesi penyambutan, siswa turut menghadiri upacara bendera, selanjutnya turut menikmati sajian musik dari bintang pop Indonesia Michael J dan ikut menikmati perjamuan tradisional Indonesia. Dalam acara ini para siswa dapat mempraktekkan kemampuan Bahasa Indonesia sambil memperdalam pemahaman mereka tetang Indonesia. Para siswa pun diberikan sertifikat dari kedutaan besar RI karena turut berpartisipasi memperkuat relasi dua negara tetangga.

Setelah mengikuti prosesi kenegaraan, para siswa dari Saint Ignatius College ini juga mengunjungi Australian War Memorial, sebelum kemudian mendatangi The National Art Gallery untuk mengeksplorasi budaya Indonesia di museum tersebut.

Komentar dari Michael Exton

Saya sangat bersyukur dengan hangatnya keramahtamahan dari kedutaan besar RI dan para stafnya. Ini menjadi kesempatan berharga bagi para murid dan guru Bahasa Indonesia kami untuk mengembangkan kemampuan berbahasa dan tentunya memupuk pemahaman dan apresiasi terhadap sejarah dan budaya Indonesia.

Keterlibatan Australia dengan Asia merupakan salah satu prioritas lintas kurikulum yang dimiliki negara Victoria dan sekolah kami memiliki program Bahasa Indonesia yang kuat dari year 7 hingga 12.

Kunjungan ini tentunya berkontribusi sangat signifikan untuk menambah ilmu dan pemahaman para siswa terhadap Indonesia, baik ditilik dari corak masyarakatnya, budayanya dan kepercayaannya. Dan sudah pasti dapat membangun hubungan

Berfoto bersama dengan Duta Besar RI untuk Australia, Yohanes Kristiarto Legowo
Berfoto bersama dengan Duta Besar RI
untuk Australia, Yohanes Kristiarto Legowo

antara para wakil sekolah dengan para pejabat Indonesia di Canberra secara khusus.

Sungguh ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk datang dan mengikuti perayaan Hari Kemerdekaan di kedutaan besar RI di Canberra. Saya beserta para guru dan delapan murid senior, mengucapkan terima kasih kepada bapak Duta Besar, para pejabat dan atase pendidikan yang telah mendukung. Semoga kegiatan semacam ini dapat memperkuat hubungan antar dua negara. Selamat Hari Kemerdekaan. Happy Indonesian Independence Day!

Saint Ignatius College

Para siswa dan guru dari Saint Ignatius College dari Geelong yang mengikuti upacara bendera di
Para siswa dan guru dari Saint Ignatius College
dari Geelong yang mengikuti upacara bendera
di Kedutaan Besar RI di Canberra

Laga Badminton Persahabatan di Bendigo

buset ngeliput

yang menyajikan menu Nasi Padang yang gurih dan mengundang selera—menambah semangat para peserta yang kelelahan sehabis bertanding.

Pemberian penghargaan bagi para pemenang akan diserahkan bertepatan bertepatan dengan hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2018 di KJRI Melbourne.

Berkumpul, bertanding, memupuk persahabatan
Berkumpul, bertanding, memupuk persahabatan

Dalam rangka menyambut hari ulangtahun Indonesia ke- 73, BAIK (Bendigo Australia Indonesia Klub) bekerjasama dengan KJRI Melbourne menggelar turnamen persahabatan badminton di Bendigo pada hari Sabtu, 21 Juli 2018 lalu. Turnamen yang diselenggarakan di stadium badminton Eaglehawk, diikuti oleh 36 peserta dari Melbourne, Castlemaine dan Bendigo yang terbagi dalam sembilan grup.

Deputy Mayor Bendigo, Councillor Rod Fyffe turut hadir memberikan kata sambutan, dilanjutkan dengan kata sambutan dari KJRI Melbourne yang diwakili oleh Faisal M. Perdanaputra. Dalam sambutannya, Pak Rod, sapaan akrab dari warga Indonesia yang berdomisil di Bendigo, mengungkapkan apresiasinya atas acara yang diselenggarakan oleh komunitas Indonesia di Bendigo. Ia

berharap turnamen olahraga seperti ini bisa berlangsung setiap tahun dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah Bendigo, KJRI, dan pengusaha lokal setempat.

Meski dibalut suasana HUT RI, yang berpartisipasi pada turnamen ini tak hanya warga Indonesia tapi juga turut dimeriahkan oleh masyarakat Australia dan warganegara lain yang tinggal di Bendigo (Pakistan, China, Filipina, dan Timor leste). Ada pula Nano Setiawan, General Manager Garuda Indonesia untuk wilayah Victoria dan Tasmania serta Kilun Prasetyo dari KJRI Melbourne, yang juga turut serta ambil bagian dalam turnamen.

Pertandingan ini juga dimeriahkan sajian khas Indonesia dari Sambel Ijo Restaurant dan Chicken Lover Melbourne

Devy Shanty

Deputy Mayor Bendigo, Councillor Rod Fyffe yang legendaris ikut hadir dan mendukung turnamen badminton BAIK
Deputy Mayor Bendigo, Councillor Rod Fyffe yang legendaris ikut hadir dan
mendukung turnamen badminton BAIK
Badminton sudah jadi olahraga favorit kebangaan masyarakat Indonesia
Badminton sudah jadi olahraga favorit kebangaan masyarakat Indonesia
25 www.buset-online.com
25
www.buset-online.com

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

profil buset Radiva HM Hanyda Hirzy
profil buset
Radiva HM
Hanyda Hirzy

Ferry Fadli

2018 profil buset Radiva HM Hanyda Hirzy Ferry Fadli Proses panjang sebelum upacara bendera pada tanggal

Proses panjang sebelum upacara bendera pada tanggal 17 Agustus 2018 kemarin tidak luput dari kesan-kesan dan cerita menarik Pasukan Pengibar Bendera. Tim Buset berkesempatan untuk mengobrol sedikit dengan Hanyda Hirzy (23), Ferry Fadli (27), dan Ravida Husaini Mahmuda (18) yang merupakan pionir, pembentang, dan pengerek bendera pada upacara di KJRI dan Federation Square tahun ini. Yuk, kita dengar cerita pengalaman mereka!

Buset Magazine (BM):

Pertama-tama, kalian di Melbourne untuk alasan kuliah

Hanyda Hirzy (HH):

atau ada hal lain? Aku di sini kerja di bidang edukasi, tapi sekarang sudah

Ferry Fadli (FF):

mau pulang for good. Aku dulu kuliah di Indonesia. Aku kuliah di Melbourne University di School of Business and

Ravida H. M. (RHM):

Economics jurusan International Business, sekarang sudah tahun kedua. Saya diploma jurusan bisnis di Monash University, masih masuk ke tahun pertama.

BM:

HH:

FF:

RHM:

BM:

HH:

FF:

RHM:

BM:

HH:

FF:

RHM:

BM:

HH:

FF:

RHM:

BM:

26 HH:

Kalian berasal dari mana saja? Aku dari Jakarta. Kalimantan Timur. Saya dari Kalimantan Tengah.

Apakah ini pengalaman pertama sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)? Iya, ini pengalaman pertama. Sama, pengalaman pertama. Pengalaman pertama.

Apa yang membuat kalian tertarik untuk jadi Paskibra? Sebenarnya dari dulu memang ingin ikutan Paskibra, cuma belum pernah kesampaian. Terus pas ke sini, aku langsung daftar saja. Sama, di Indonesia tuh setiap 17 Agustus selalu nonton upacara bendera, dan pas studi di sini awalnya belum tahu ada Paskibra, sampai dengar ada info tentang kesempatan ini, aku pikir kenapa tidak dicoba. Kalau saya pribadi, Paskibra itu selalu mengundang saya untuk lebih menghargai negara dan menghargai merah putih juga. Saya sendiri juga setiap kali nonton pengibaran bendera di Istana Negara selalu ingin jadi salah satu pasukannya, jadi saya terinspirasi dari situ.

Terpilih di Paskibra dengan peran yang bisa dibilang paling penting, bagaimana rasanya? Gimana ya, aku merasa punya tanggung jawab yang besar banget, karena yang kami bawa adalah bendera merah putih yang kita hormati sebagai rakyat Indonesia. Ini adalah suatu kehormatan tersendiri bisa jadi bagian yang paling penting dalam pengibaran bendera 17 Agustus. Sama sih, waktu dipilih jadi pengibar, aku pikir, wah ini tantangan besar dan mengingatkan juga kalau sebagai pengibar bendera merah putih itu juga merupakan jalan untuk berkontribusi bagi negara. Pengibar di paskibra ini termasuk posisi paling penting dengan tanggung jawab paling besar. Tentu ada rasa gugup, apalagi dengan tanggung jawab yang besar, jadi harus dilaksanakan dengan benar.

Ceritakan sedikit dong, perjalanan mulai dari seleksi hingga latihan untuk mempersiapkan acara upacara pengibaran bendera tahun ini.

Awalnya kami tidak tahu paskibra itu latihannya akan seperti apa. Kami harus

FF:

RHM:

BM:

HH:

FF:

RHM:

BM:

HH:

FF:

RHM:

membiasakan diri dari mulai mendengarkan instruksi komandan sampai bagaimana melakukan sikap sempurna. Di sini kami benar-benar dilatih untuk disiplin dan berkomitmen. Selain itu, kesiapan badan juga penting, apalagi setelah lolos seleksi. Pelajaran terpentingnya bagi saya adalah harus belajar saling berkomunikasi tanpa bahasa bersama 11 rekan lainnya. Ini benar- benar butuh latihan dan chemistry dan rasa saling sayang. Di sini aku memaknai artinya sebuah proses. Dari awal seleksi, sampai terpilih menjadi 12, mulai dari awalnya tidak bisa, sampai kami belajar bukan hanya skill Paskibra tapi juga perubahan perilaku kami sendiri, seperti kedisiplinan dan ketahanan banting terhadap komando atau tantangan fisik selama empat bulan ini. Kurang lebih perjuangannya sama kayak yang lain, karena kami di sini satu perjuangan dan satu tujuan juga. Jadi selama perjalanan itu, dan sampai di sini, saya pribadi dan mungkin satu pasukan merasa sangat bangga dan bersyukur.

Adakah pengalaman yang paling berkesan selama jadi Paskibra? Yang paling memorable dan lucu buat aku itu adalah pas hormat kanan. Jadi pelatih kami bilang bahwa hormat kanan itu ditujukan untuk menghormati lapangan dan peserta upacara. Suatu hari, kami lagi latihan dan sedang tidak menghadap ke sana (lapangan), jadi kalau hormat kanan seharusnya melihat ke batu-batu gitu, tapi salah satu dari kami ada yang salah hormatnya malah ke lapangan, jadi saat yang lain hormat kanan, dia malah hormat kiri. Yang paling memorable itu saat kami harus belajar profesionalitas lalu teman kami ada yang ngelucu, nah menahan untuk ketawanya itu susah banget. Jadi setelah dibubarkan baru deh bisa cerita-cerita kejadian lucu tadi. Memori yang berkesan itu banyak banget sih sebenarnya, mulai dari pelantikan, pengukuhan, sampai latihan-latihan. Setiap latihan dan ada hal yang harus diperbaiki pasti saya ingat terus. Tapi satu hal yang membuat saya sedih adalah ketika salah satu dari teman kami kena musibah jatuh dan cidera sehingga tidak bisa melanjutkan menjadi pasukan.

Pertanyaan terakhir nih, apa harapan kamu untuk ulang tahun Republik Indonesia yang ke-73 ini? Indonesia semoga lebih baik, lebih solid, jangan terpecah karena kan kita sudah merdeka. Seperti yang Soekarno bilang, perjuangan di zaman beliau itu lebih mudah karena kita melawan penjajah, sedangkan kita sekarang harus melawan bangsa kita sendiri. Harapannya adalah seperti yang kita lakukan sekarang, anak muda Indonesia dari berbagai macam suku dan daerah yang awalnya nggak kenal jadi kenal. Jadi, harapannya di Indonesia juga seperti itu, komunitas- komunitas negaranya harus diperkuat lagi agar remaja-remaja Indonesia lebih bersatu untuk berbuat sesuatu bagi bangsa. Menurut saya apapun yang terjadi, entah itu musibah atau pecah belah, saya berharap kita tetap bisa bersatu dan tetap berjuang untuk maju, dan tetap merdeka.

Hanyda Hirzy, Ferry Fadli, dan Ravida Husaini Mahmuda bersama sembilan pasukan lainnya mengibarkan Bendera Merah Putih di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne dan Federation Square di Melbourne CBD pada 17 Agustus 2018 lalu dengan sukses. Terima kasih para Pasukan Pengibar Bendera!

Asa

www.buset-online.com

www.buset-online.com

Ratusan Kali Investasi, Ratusan Kali Berhasil!

buset life

T: Kalau orang kerja bukankah sebaiknya sesuai bidang yang mana unsurnya kurang ya? Misalnya, lemah di Api, ya berarti harus kerja di bidang Api. Nah, kalau utk investasi, apa perlu seperti itu juga? Misalnya yang unsur Tanahnya berlebih, apa cocok kalau investasi di bidang properti? Atau yang unsur Logam nya berlebihan, apa cocok kalau pilih emas buat investasi?

Apakah investasi juga harus sesuai unsur baik atau cukup bisnis saja yang sesuai unsur baik kita?

J: Terima kasih untuk pertanyaannya, sebenarnya jawabannya sudah kamu sampaikan sendiri. Jadi selain bisnis utama perlu kita sesuaikan dengan unsur baik kita, aneka investasi lainnya tentu idealnya perlu disesuaikan pula dengan kecocokan ba zi.

Sesekali saya mendapati, seorang pebisnis atau satu perusahaan yang sudah sukses dalam bisnis utama. Belakangan, saat mengembangkan jaringan bisnis, mereka melakukan diversifikasi di bidang lain. Sayangnya, karena tidak mengetahui bagaimana memilih bidang usaha yang tidak cocok dengan ba zi,

akhirnya bisnis barunya malah merugi dan harus disubsidi oleh keuntungan yang diperoleh dari bisnis inti (core business). Kalau situasi kondisinya seperti ini, untuk apa melakukan diversifikasi? Buat apa sudah make money and get profit dari bisnis yang satu tetapi uangnya harus di “bakar” karena harus menopang bisnis lainnya yang merugi?

Beberapa tahun silam, ada sepasang suami istri yang dianjurkan untuk berinvestasi di bidang properti. Waktu itu sang akuntan menganjurkan agar mereka beli rumah untuk disewakan. Tujuan utamanya digunakan sebagai “negative gearing.” Sederhananya, negative gearing ialah “kerugian” yang harus kita keluarkan untuk membeli dan mengelola rumah investasi. Dengan begitu bisa memperkecil jumlah pajak yang harus kita bayar. Atau malah bukan tidak mungkin, bisa mendapatkan retur pajak! Ini mengapa banyak sekali yang memanfaatkan celah perpajakan ini sebagai sarana mengecilkan jumlah pajak yang harus dibayar.

Kembali ke inti permasalahan, waktu itu suami istri malah dipusingkan oleh aneka permasalahan yang ditimbulkan berkaitan dengan dua rumah sewaan yang mereka beli. Di satu rumah, si penyewa kabur dan tidak membayar uang sewa. Di rumah yang satunya lagi, ada-ada saja masalah yang bikin pusing. Listrik bermasalah, alat pendingin yang ngadat, mesin air panas yang rusak, dan aneka tetek bengek lainnya yang semuanya malah menyita konsentrasi pikiran waktu tenaga dan uang mereka.

Bukan suatu kebetulan, setelah dianalisis ba zi suami istri, ternyata keduanya tidak cocok dengan bidang unsur

Tanah. Jadi tidak heran, kalau orang lain untung punya rumah sewaan, mereka berdua malah jadi pusing dan keluar uang banyak!

Ini mengapa, saya selalu mengingatkan agar dalam

bisnis dan berinvestasi agar jangan latah dan ikut-ikutan. Kalau hoki kita tidak di bidang properti, maka mau dikatakan properti akan bikin kaya, tapi kalau kita coba terjun malah yang diperoleh hanyalah pusing dan bikin sengsara!

Kalau hoki kita di bidang Logam, tentunya investasi yang cocok ada di logam mulia. Jika unsur hoki kita

di bidang Tanah, maka cocok berinvestasi di bidang

properti, supermarket. Jika bisnis inti perusahaan di bidang Api sudah sukses, karena sudah sesuai dengan unsur hoki si pemilik, maka hati-hati saat diversifikasi ke bidang transportasi (bidang unsur Air). Karena kalau ternyata unsur Air adalah unsur jelek bagi ba zi si pemilik, maka kemungkinan besar perusahaan atau divisi transportasinya akan merugi dan banyak masalah yang bikin pusing!

Ini mengapa perlunya mengenali unsur-unsur yang

cocok dan yang tak cocok dengan ba zi kita. Dengan begitu ratusan kali kita investasi akan ratusan kali berhasil!

Suhana Lim Certified Feng Shui Practitioner www.suhanalimfengshui.com 0422 212 567 / suhanalim@gmail.com

0422 212 567 / suhanalim@gmail.com Suhana Lim Certified Feng Shui Practitioner

Suhana Lim Certified Feng Shui Practitioner www.suhanalimfengshui.com 0422 212 567 / suhanalim@gmail.com

Suhana Lim Certified Feng Shui Practitioner www.suhanalimfengshui.com 0422 212 567 / suhanalim@gmail.com 27 27

27 27

BUSET BUSET VOL. VOL. 14-159 14-158 SEPTEMBER AUGUST 2018 2018

Reading Comprehension Practice

For Year 7 or 8

2018 2018 Reading Comprehension Practice For Year 7 or 8 Nasehat untuk Guru Pembimbing Advice for
2018 2018 Reading Comprehension Practice For Year 7 or 8 Nasehat untuk Guru Pembimbing Advice for

Nasehat untuk Guru Pembimbing Advice for Teachers

7 or 8 Nasehat untuk Guru Pembimbing Advice for Teachers Reading comprehension 1 Salam Bahasa !

Reading comprehension 1

Salam Bahasa !

It is very important to introduce new vocabulary in advance. Year 7 or 8 is the right time to introduce new words within a context. One of the most important basic topics of students in Year 7 or 8 is sekolah (school).

There are some sub-topics that a teacher can introduce to the students like suka (like) or tidak suka (dislike), pelajaran favorit (favourite subject), and fasilitas sekolah (school facilities), and they can be interwoven with adjectives related to those sub-topics.

These two reading comprehension exercises are to give you ideas about what you can explore. They main key is to introduce simple and practical words, including some kata-kata pinjaman (loan words) like fasilitas, tenis, or ekstra kurikuler.

Selamat mengajar!

Di Sekolah Toni

Read the following conversation carefully, then answer the following questions/ do the exercises based only on the text.

Arin: Hai, Toni. Apa kabar?

Toni: Halo, Arin. Saya baik-baik saja. Terima kasih. Dan kamu?

Arin: Saya juga baik sekali. Bagaimana sekolah baru kamu?

Toni: Saya suka sekali sekolah baru saya. Sekolah baru saya tidak besar, tetapi tidak kecil juga.

Kata-kata baru:

Arin: Bagaimana fasilitas di sekolah kamu?

Toni: Ada banyak fasilitas modern dan bagus di sekolah saya. Ada aula yang besar, ada dua lapangan tenis, satu lapangan sepak bola, satu lapangan hoki dan dua lapangan bola basket. Ada ruang drama yang modern dan dua ruang komputer. Ada satu lab IPA, ada

Aula – hall

Di luar – outside

Lapangan – field, ground

Keren – awesome

Lab IPA – Science Lab

Ekskul (ekstra kurikuler) – extra-curricular

Perpustakaan – library

Ramah – friendly

Kolam renang – swimming pool

Humoris – funny

Berenang – to swim

Ramah – friendly

Ikut – to join in

A. Benar atau Salah? True or false?

Tick Benar if the statement is true or tick Salah if the statement is false. Give the evidence in the provided column.

Statement

Benar

Salah

Evidence

1. Toni does not really like his new school.

     

2. The facilities in the school are new.

     

3. There is a soccer pitch.

     

4. There is a swimming pool.

     

5. Toni only joins the photography club.

     

6. Toni’s ideal teacher is funny and friendly.

     

perpustakaan dan ada ruang musik. Arin: Wah, keren! Apakah ada kolam renang di sekolahmu?

Toni: Tidak ada kolam renang di sekolah kami, Arin. Kami berenang di kolam renang di luar sekolah.

Arin: Kamu ikut klub ekskul? Toni: Iya! Saya ikut klub tenis dan klub

fotografi. Saya pandai bermain tenis dan saya pikir klub fotografi menarik sekali.

Arin: Bagaimana guru-guru di sekolahmu?

Toni: Guru-guru di sekolah saya ramah dan pandai sekali. Saya paling suka guru olahraga saya, karena dia sangat humoris dan ramah.

B. Answer the following questions in English.

1. What is Toni’s new school like?

2. Mention all the facilities in Toni’s new school.

3. Where do the students swim?

www.buset-online.com

www.buset-online.com

4. Why does Toni join in the tennis club?

A. Benar atau Salah? True or false?

Tick Benar if the statement is true or tick Salah if the statement is false. Give the evidence in the provided column.

 

Statement

Benar

Salah

Evidence

1.

Arin likes her school very much.

     

2.

The facilities in the school are new.

     

5. What does Toni think about the teachers at school?

3.

Arin joins the dance club.

     

4.

Arin loves to swim.

     

5.

Arin likes her English class.

     

6.

Arin likes her English teacher.

     

B.

Answer the following questions in English.

Reading Comprehension 2

Di Sekolah Arin

Toni: Dan, bagaimana sekolahmu, Arin?

Arin: Sekolah saya besar sekali. Ada 2000 siswa di sekolah saya. Banyak sekali! Juga, ada banyak klub ekskul di sekolah saya. Ada klub fotografi, klub IPA, klub Bahasa Indonesia, klub olah raga dan klub buku.

Fasilitas di sekolah saya sangat modern.

Juga, ada banyak klub ekskul di sekolah saya. Ada klub fotografi, klub IPA, klub Bahasa Indonesia, klub olah Raga, klub buku dan banyak lagi.

Toni: Kamu suka apa, Arin?

Arin: Saya suka menari dan bermain piano.

Toni: Mungkin kamu bisa ikut klub menari atau klub piano?

Arin: Tidak ada guru menari yang bagus di sekolah saya dan tidak ada klub piano di sekolah saya.

Toni: Bagaimana dengan klub berenang atau klub Bahasa Indonesia?

Arin: Saya ingin ikut klub berenang, tetapi saya tidak pandai berenang. Saya ingin ikut klub Bahasa Indonesia, tetapi saya tidak pandai berbahasa Indonesia!

Toni: Bagaimana guru-guru di sekolah kamu?

Arin: Ada guru-guru yang ramah dan humoris, tetapi banyak guru yang streng dan suka mengkritik! Saya suka Bahasa Inggris tetapi guru Bahasa Inggris saya suka mengkritik!

Kata-kata baru:

Banyak lagi – many more Streng – strict Mengkritik – to criticise

1. What is Arin’s school like?

2. Does Arin join the dance club? Why/ why not?

3. Can Arin join the Indonesian club? Why/ why not?

4. Does Arin like her teachers? Explain?

(kunci jawaban akan disediakan pada Buset edisi selanjutnya)

The purposes of the BBBIVT, or as it is popularly known, the ‘Balai Bahasa’, are,
The purposes of the BBBIVT, or as it is popularly known, the ‘Balai Bahasa’, are, amongst others, to promote a multifaceted
image of Indonesia to Australia, to promote access to instruction in Bahasa Indonesia, and to foster Indonesian culture and
society. The BBBIVT also promotes multinational cultural and educational cooperation and strengthens the position of the
Indonesian language within the diversity of languages taught in schools and universities.
The Balai Bahasa Melbourne in collaboration with schools in Victoria has successfully hosted and facilitated the Kuliah Kerja
Nyata (KKN) Program with the Universitas Pendidikan Indonesia in Bandung, Indonesia. This has been a strategy designed
build bridges that cross cultural, ideological and political borders, to give a valuable opportunity to young Indonesians to
experience the different education systems and ways of life of their neighbouring nation.
As we also foster cooperation between members of the Melbourne-based BBBIVT and and other BBBIVT and like minded
organisations, we present this special column of ‘Pojok Belajar Bahasa Indonesia’ with Buset Magazine, which also shares the
same spirit of promoting a multifaceted image of Indonesia to Australia.
Salam,
BBBIVT

29 29

SEXUAL ASSAULT – BETWEEN DANDENONG AND KNOX Police are seeking to identify a man after
SEXUAL ASSAULT – BETWEEN DANDENONG AND KNOX Police are seeking to identify a man after
SEXUAL ASSAULT – BETWEEN
DANDENONG AND KNOX
Police are seeking to identify a man after
an alleged sexual assault that occurred
between Dandenong and Knox on
Wednesday, 7 February 2018. At about
9:50am, a man boarded a Route 901 bus
from Dandenong Railway Station. Whilst on
the bus, the man is alleged to have sexually
assaulted a passenger before exiting the
bus at Knox City Shopping Centre.
Police have released CCTV images of a
man whom they believe may be able to
assist in their enquiries. The man is perceived
to be sub-continental in appearance,
approximately 60 years old with a solid
build. He was wearing a plaid shirt, light
coloured jeans and runners.
(Reference number: CSV2836)
BURGLARY – WANTIRNA SOUTH Police are seeking to identify two men after an alleged burglary
BURGLARY – WANTIRNA SOUTH
Police are seeking to identify two men after
an alleged burglary in Wantirna South on
Sunday, 8 April 2018. At around 7:25pm, two
men attended a Burwood Highway shopping
centre. Once inside, the men allegedly forced
entry to a hairdressers located on the second
level of the complex. Cash was taken, and
the men fled.
Police have released CCTV images of two
men whom they believe may be able to assist
in their inquiries. Both men were perceived to
be Caucasian in appearance and possibly
aged between 20-35 years old. They were
both wearing hi-visibility vests and one man
had bandages, possibly covering tattoos, on
his right leg.
(Reference number: CSV2740)
ARMED ROBBERY – MELBOURNE CBD Police are seeking to identify a man after an alleged
ARMED ROBBERY –
MELBOURNE CBD
Police are seeking to
identify a man after an
alleged armed robbery
in Melbourne CBD on
Monday, 11 June 2018.
At around 9.40am, in the
Flagstaff Gardens, a man
with a weapon allegedly
approached another man
demanding an envelope
that contained cash.
Police have released a facial composite image of a man
whom they believe may be able to assist in their enquiries.
The man is perceived to be Caucasian in appearance and
aged in his mid 30’s, with brown hair and a beard.
He was wearing a black beanie and a black puffer jacket.
(Reference number: CSV 2869)
SEX CRIMES – BRIGHTON Police are seeking to identify a man after her allegedly acted
SEX CRIMES – BRIGHTON
Police are seeking to identify a man after
her allegedly acted inappropriately in
public between Brighton Beach and Middle
Brighton stations on Tuesday, 15 May 2018.
At around 6.37pm, a man was seated on a
city bound Sandringham line train.
Whilst on board, the man allegedly
performed a sexual act in front of another
passenger.
Police have released CCTV images of a
man whom they believe may be able to
assist in their enquiries. He is perceived to be
Caucasian in appearance, aged between
20-25 years old, has a slim to medium build
and approximately 6-foot-tall with brown
hair.
(Reference number: CSV 2870)
6-foot-tall with brown hair. (Reference number: CSV 2870) Ali TALEB DATE OF BIRTH: 24 September 1980

Ali TALEB DATE OF BIRTH:

24 September 1980

HEIGHT:

180cm

BUILD:

Solid

EYES:

Brown

HAIR:

Black

COMPLEXION: Fair

Solid EYES: Brown HAIR: Black COMPLEXION: Fair Ali TALEB failed to appear at the Broadmeadows

Ali TALEB failed to appear at the Broadmeadows Magistrates’ Court on 1 August 2018 for numerous alleged offences including burglary, theft of a motor vehicle and driving related offences. Four warrants have been issued for the arrest of the 37-year-old. TALEB is known to frequent the Prahran, Newport, Sunshine and CBD areas.

(Reference number: WTD1515)

Khaled TAHA DATE OF BIRTH:

19 September 1990

Khaled TAHA DATE OF BIRTH: 19 September 1990

HEIGHT:

175cm

BUILD:

Medium

EYES:

Brown

HAIR:

Black

COMPLEXION: Olive

Khaled TAHA failed to appear at the Broadmeadows Magistrates’ Court on February 14, 2018 in relation to an alleged theft of motor vehicle. 10 warrants have been issued for the arrest of the 27-year-old. TAHA is known to frequent the Epping and Broadmeadows areas.

(Reference number: WTD1508)

 
of the 27-year-old. TAHA is known to frequent the Epping and Broadmeadows areas. (Reference number: WTD1508)

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

buset ngeliput

Bakudapa Maluku Basudara dengan komunitas Maluku lain yang tersebar di seluruh Australia
Bakudapa Maluku Basudara dengan
komunitas Maluku lain yang tersebar
di seluruh Australia
komunitas Maluku lain yang tersebar di seluruh Australia Bakudapa Maluku Basudara: Bersatu untuk Maluku yang Maju
Bakudapa Maluku Basudara:

Bakudapa Maluku Basudara:

tersebar di seluruh Australia Bakudapa Maluku Basudara: Bersatu untuk Maluku yang Maju Pada Sabtu, 28 Juli
Bersatu untuk Maluku yang Maju

Bersatu untuk Maluku yang Maju

Bersatu untuk Maluku yang Maju
Bersatu untuk Maluku yang Maju
Bersatu untuk Maluku yang Maju

Pada Sabtu, 28 Juli kemarin, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne menjadi tuan rumah untuk acara komunitas kedaerahan Maluku, “Maluku Basudara”. Acara ini menjadi istimewa karena menjadi pertemuan perdana Maluku Basudara dengan teman-teman Maluku lainnya dari kota-kota lain di Australia seperti dari Sydney dan Canberra.

“Senang sekali akhirnya kita bisa berkumpul bersama dengan masyarakat Maluku dari seluruh Australia sebagai permulaan kerjasama kita ke depan untuk berkontribusi mensukseskan Maluku,” ujar Ina Siwabessy selaku ketua Maluku Basudara pada acara bakudapa yang berarti “bertemu”.

Bersama dengan Iwan Muskita selaku ketua Ikatan Keluarga Besar Maluku (IKABEMA) Sydney dan Canberra serta sesepuh Maluku di Australia Dr. Steve Seumahu dan anaknya, Ben Seumahu, Maluku Basudara membuka diskusi bersama dengan seluruh hadirin yang datang, mengenai upaya apa yang dapat dilakukan oleh masyarakat Maluku yang ada di Australia untuk ikut memajukan kampung halaman mereka.

Potensi Maluku Harus Digali

Pentingnya pendidikan serta daya saing, pariwisata, bisnis dan perdagangan untuk kemajuan Maluku menjadi pokok pembicaraan pada siang itu. Dr. Steve Seumahu yang telah mengajar di beberapa universitas ternama di dunia mulai dari Nanyang Technological University di Singapore hingga Institute for Telecommunications Research di South Australia mengungkapkan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan untuk kemajuan Maluku secara keseluruhan.

Beserta Ben Seumahu dari KPMG yang juga telah berpengalaman lama sebagai penghubung kerjasama Indonesia dan Australia, Dr. Steve Seumahu mengungkapkan dengan meningkatkan kualitas struktur atau pathway pendidikan yang harus

Meski merantau di negeri tetangga, komunitas Maluku di Australia tetap memikirkan kemajuan Maluku
Meski merantau di negeri tetangga,
komunitas Maluku di Australia tetap
memikirkan kemajuan Maluku

ditempuh semua anak. Bermitra dengan pihak-pihak lain yang mempunyai kualitas pendidikan lebih maju, serta memprioritasi pendidikan jadi hal yang tak kalah penting untuk meningkatkan kualitas masyarakat Maluku.

Masyarakat Maluku yang menetap di luar negeri seperti di Australia pun juga dapat ikut serta memajukan Maluku dalam berbagai bidang. “Potensi Maluku yang

www.buset-online.com

www.buset-online.com

Selain sesi diskusi tak lengkap rasanya tanpa sajian nyanyi dan tari
Selain sesi diskusi tak lengkap rasanya
tanpa sajian nyanyi dan tari

amat besar harus terus digali dan digunakan sebaik- baiknya untuk memajukan Maluku sekaligus untuk mengharumkan nama Indonesia,” ungkap Petrus Usmanij selaku penasihat komunitas Maluku Basudara. “Kita harus sama-sama mempererat tali persaudaraan di Australia dan dengan bersamaan mengumpulkan segala resources yang ada untuk kemajuan bangsa,” tambah Petrus lebih lanjut.

Solidaritas Harus Berbuah Kontribusi

Iwan Muskita Ketua Ikatan Keluarga Besar Maluku (IKABEMA) Sydney dan Canberra bersama Ina Siwabessy, Ketua
Iwan Muskita Ketua Ikatan Keluarga Besar Maluku (IKABEMA) Sydney
dan Canberra bersama Ina Siwabessy, Ketua Maluku Basudara
dan Canberra bersama Ina Siwabessy, Ketua Maluku Basudara Rooy Pattiapon - IKABEMA Sydney (Mantan Sekretaris IKABEMA

Rooy Pattiapon - IKABEMA Sydney (Mantan Sekretaris IKABEMA di Sydney) Ini merupakan salah satu langkah awal yang sangat positif, apalagi ini merupakan pertama

kalinya masyarakat Maluku di Australia berkumpul. Dari acara ini kita bisa menciptakan suatu kerangka visi dan misi yang bagus untuk membangun masyarakat di Maluku.

Ketua IKABEMA Sydney dan Canberra Iwan Muskita mengharapkan pertemuan ini akan membuahkan kerjasama yang bermanfaat antara sesama masyarakat Maluku di Australia untuk kemajuan daerahnya. “Dengan banyaknya masyarakat Maluku di sini yang bekerja di bidang yang berbeda-beda, ditambah juga dengan solidaritas yang kuat, saya harap kedua hal ini dapat menghasilkan hasil berupa kontribusi yang besar untuk kesejahteraan Maluku,” seru Iwan. “Untuk sekarang, kita sedang merencanakan kerjasama dalam bidang pendidikan dan olahraga dimana kita ingin memperkenalkan budaya Maluku ke sekolah-sekolah dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di Australia, dan juga membawa anak-

Bahasa Indonesia di Australia, dan juga membawa anak- Tari Lenso menjadi pembuka bakudapa Maluku Basudara APA
Tari Lenso menjadi pembuka bakudapa Maluku Basudara
Tari Lenso menjadi pembuka bakudapa Maluku Basudara

APA KATA MEREKA

menjadi pembuka bakudapa Maluku Basudara APA KATA MEREKA Eden Siegers - Ibu Rumah Tangga Menurut aku

Eden Siegers - Ibu Rumah Tangga Menurut aku acara ini oke. Aku kan masih muda, kadang suka bingung mau gabung ke komunitas yang seperti apa. Dengan

adanya komunitas ini aku sebagai orang Maluku juga jadi lebih tahu Maluku tuh kayak apa sih, dan bagaimana jika ingin berbuat sesuatu. Semoga untuk kedepan Maluku Basudara bisa

berkiprah lebih biar juga bisa mendekati yang muda-muda.

Konjen RI di Melbourne Spica Tutuhatunewa yang juga berasal dari Maluku menyambut hangat bakudapa antar
Konjen RI di Melbourne Spica Tutuhatunewa yang juga
berasal dari Maluku menyambut hangat bakudapa
antar masyarakat Maluku yang tersebar di Australia

anak Maluku berlatih sepak bola ke luar negeri secara profesional,” lanjutnya.

Sesi diskusi diakhiri dengan keseruan menyanyi dan menari dengan lagu “Ayo Mama” serta lagu-lagu tradisional Maluku lainnya, bakudapa kali ini terlihat jelas menarik partisipasi masyarakat Maluku di Australia sebagai titik mula untuk mulai kolaborasi memajukan Maluku dan mengharumkan nama bangsa Indonesia seutuhnya walau jauh dari Australia.

Asa

Pertemuan yang kian cair karena sesi nyanyi dan tari
Pertemuan yang kian cair karena sesi nyanyi dan tari
Asa Pertemuan yang kian cair karena sesi nyanyi dan tari Inez Hetaria - Child Care Educator

Inez Hetaria - Child Care Educator Banyak ide-ide yang menarik. Walaupun baru setahun jalan, semoga Maluku Basudara tetap berjalan terus dan rajin

mengadakan acara seperti ini. Tapi so far hari ini sangat bagus, it’s a good start, semoga semakin membangun Maluku.

Oakleigh Office 19 Station Street, Oakleigh, VIC 3166 P 03 9017 5881 Visit www.xynergyoakleigh.com.au or
Oakleigh Office 19 Station Street, Oakleigh, VIC 3166 P 03 9017 5881 Visit www.xynergyoakleigh.com.au or
Oakleigh Office 19 Station Street, Oakleigh, VIC 3166 P 03 9017 5881 Visit www.xynergyoakleigh.com.au or

Oakleigh Office 19 Station Street, Oakleigh, VIC 3166 P 03 9017 5881

Visit www.xynergyoakleigh.com.au or email at info.oakleigh@xynergy.com.au

or email at info.oakleigh@xynergy.com.au Property Sales Consultant Idamo Lee 0424 222 168 Property

Property Sales Consultant

Idamo Lee

0424 222 168

Property Sales Consultant Idamo Lee 0424 222 168 Property Sales Consultant Kial Jarred 0414 046 168

Property Sales Consultant

Kial Jarred

0414 046 168

222 168 Property Sales Consultant Kial Jarred 0414 046 168 Property Sales Consultant Lisa Suryawan 0450

Property Sales Consultant

Lisa Suryawan

0450 540 168

046 168 Property Sales Consultant Lisa Suryawan 0450 540 168 Property Sales Consultant William Wang 0410

Property Sales Consultant

William Wang

0410 515 168

109/ 99 Nott St, Port Melbourne 121/ 251 Ballarat Rd, Braybrook 1 1 1 1
109/ 99 Nott St, Port Melbourne
121/ 251 Ballarat Rd, Braybrook
1
1
1
1
1
1
Lisa Suryawan
0450 540 168
0410 515 168
Lisa Suryawan
William Wang
William Wang
0450 540 168
0410 515 168
William Wang William Wang 0450 540 168 0410 515 168 9/ 19-21 Walpole St, Kew 2

9/ 19-21 Walpole St, Kew

9/ 19-21 Walpole St, Kew 2 Kial Jarred 2 1 0414 046 168

2

Kial Jarred

29/ 19-21 Walpole St, Kew 2 Kial Jarred 1 0414 046 168

19/ 19-21 Walpole St, Kew 2 Kial Jarred 2 0414 046 168

0414 046 168

110/151 Burwood Rd, Hawthorn 19/ 1066 Lygon St, Carlton North 1/ 5 Bloomfield Ave, Maribyrnong
110/151 Burwood Rd, Hawthorn
19/ 1066 Lygon St, Carlton North
1/ 5 Bloomfield Ave, Maribyrnong
2
1
1
3
1
1
4
3
2
Kial Jarred
0414 046 168
Idamo Lee
0424 222 168
Idamo Lee
0424 222 168

Di Xynergy Realty, klien kami adalah prioritas.

Fokus kami adalah untuk membantu Anda mencapai keuntungan investasi melalui perencanaan yang strategis dan berhasil.

South Yarra Office 25 Malcolm Street, South Yarra, VIC 3141 P 1300 884 168 Visit
South Yarra Office 25 Malcolm Street, South Yarra, VIC 3141 P 1300 884 168 Visit
South Yarra Office 25 Malcolm Street, South Yarra, VIC 3141 P 1300 884 168 Visit

South Yarra Office 25 Malcolm Street, South Yarra, VIC 3141 P 1300 884 168

Visit www.xynergy.com.au or email at info@xynergy.com.au

Visit www.xynergy.com.au or email at info@xynergy.com.au Property Sales Consultant Angie Gao 0478 194 168 Property

Property Sales Consultant

Angie Gao

0478 194 168

Property Sales Consultant Angie Gao 0478 194 168 Property Sales Consultant Joshua Nicotera 0430 228 168

Property Sales Consultant

Joshua Nicotera

0430 228 168

168 Property Sales Consultant Joshua Nicotera 0430 228 168 Property Sales Consultant George Manolas 0451 141

Property Sales Consultant

George Manolas

0451 141 168

168 Property Sales Consultant George Manolas 0451 141 168 Property Sales Consultant Jhoon Law 0449 004

Property Sales Consultant

Jhoon Law

0449 004 168

141 168 Property Sales Consultant Jhoon Law 0449 004 168 308/ 118 Dudley St, West Melbourne

308/ 118 Dudley St, West Melbourne

2 1 1

2

2 1 1

1

2 1 1

1

Lisa Suryawan

 

0450 540 168

William Wang

0410 515 168

  0450 540 168 William Wang 0410 515 168 59 Saxony Dr, Epping 2 Angie Gao

59 Saxony Dr, Epping

59 Saxony Dr, Epping 2 Angie Gao 2 2 0478 194 168

2

Angie Gao

259 Saxony Dr, Epping 2 Angie Gao 2 0478 194 168

259 Saxony Dr, Epping 2 Angie Gao 2 0478 194 168

0478 194 168

22 Herbert St, Mount Waverley 3 Redhill Ave, Burwood East 4 3 3 4 2
22 Herbert St, Mount Waverley
3 Redhill Ave, Burwood East
4
3
3
4
2
2
Angie Gao
Jhoon Law
0478 194 168
0449 004 168
Angie Gao
Joshua Nicotera
0478 194 168
0430 228 168
168 Angie Gao Joshua Nicotera 0478 194 168 0430 228 168 12/ 6 Rosamond Rd, Footscray

12/ 6 Rosamond Rd, Footscray

2 William Wang
2
William Wang

212/ 6 Rosamond Rd, Footscray 2 William Wang 1 0410 515 168

112/ 6 Rosamond Rd, Footscray 2 William Wang 2 0410 515 168

0410 515 168

Rd, Footscray 2 William Wang 2 1 0410 515 168 221 James Melrose Dr, Brookfield 4

221 James Melrose Dr, Brookfield

221 James Melrose Dr, Brookfield 4 2 George Manolas 2 0451 141 168

4

2221 James Melrose Dr, Brookfield 4 George Manolas 2 0451 141 168

George Manolas

2221 James Melrose Dr, Brookfield 4 2 George Manolas 0451 141 168

0451 141 168

Berpikir untuk menjual properti Anda di musim semi ini? Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan:

• Gratis Analisa Harga Jual Properti

• Gratis Laporan Pasar Properti

• Gratis Rekomendasi Desain Interior Guna Memaksimalkan Harga Jual Properti Anda

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

Raut-raut wajah penuh kegembiraan dan kelegaan para pengibar bendera dan para staf KJRI Melbourne
Raut-raut wajah penuh
kegembiraan dan kelegaan para
pengibar bendera dan para staf
KJRI Melbourne

buset ngeliput

bendera dan para staf KJRI Melbourne buset ngeliput Pasukan Pengibar Bendera memasuki lapangan upacara yang
bendera dan para staf KJRI Melbourne buset ngeliput Pasukan Pengibar Bendera memasuki lapangan upacara yang

Pasukan Pengibar Bendera memasuki lapangan upacara yang berlangsung di KJRI Melbourne

Tanggal 17 Agustus selalu menjadi hari yang membahagiakan dan penuh kebanggaan bagi seluruh Bangsa Indonesia selama 73 tahun lamanya, baik untuk masyarakat di Tanah Air maupun yang menetap di luar negeri seperti di Melbourne, Australia. Perayaan kemerdekaan Indonesia di Melbourne tahun ini pun tidak kalah meriah, mulai dari pukul 9.30 pagi, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne sudah dipenuhi oleh sekitar 200 hadirin yang ingin berpartisipasi dalam upacara pengibaran bendera. Tidak hanya diramaikan oleh masyarakat Indonesia yang menetap di Melbourne saja, upacara kali ini juga dihadiri oleh perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sedang belajar di Melbourne, serta tentara dan siswa Australia yang mempelajari Bahasa Indonesia.

36 36

Bendera yang berkibar di Federation Square adalah bendera Indonesia

yang berkibar di Federation Square adalah bendera Indonesia Tak sekadar merayakan kemerdekaan dengan pengibaran bendera,

Tak sekadar merayakan kemerdekaan dengan pengibaran bendera, KJRI juga menyatakan rasa terima kasih kepada empat masyarakat Indonesia

di Melbourne yang telah berkontribusi besar bagi

komunitas melalui tradisi potong tumpeng untuk Lucky Kalonta, Syahisti Abdurrachman, Henry Prihanto, dan Benazir Komarudin. Perhimpunan Pelajar Indonesia

di Australia (PPIA) University of Melbourne juga

mengadakan workshop untuk para pelajar Australia yang datang untuk lebih mengenal Indonesia lebih dekat sebagai negeri tetangga.

Upacara bendera yang formal dan khidmat di KJRI

lalu dilanjutkan dengan perayaan hari kemerdekaan

di Federation Square yang lebih santai dan meriah.

Pengibaran bendera Indonesia di jantung hati suatu kota asing di Australia, serta diiringi oleh penyanyian lagu Indonesia Raya merupakan hal mengharukan yang menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Demo baris-berbaris dan pengibaran Bendera Merah Putih oleh 12 Pasukan Pengibar Bendera ini menarik banyak

dan pengibaran Bendera Merah Putih oleh 12 Pasukan Pengibar Bendera ini menarik banyak Pengibaran bendera merah
dan pengibaran Bendera Merah Putih oleh 12 Pasukan Pengibar Bendera ini menarik banyak Pengibaran bendera merah

Pengibaran bendera merah putih

dan pengibaran Bendera Merah Putih oleh 12 Pasukan Pengibar Bendera ini menarik banyak Pengibaran bendera merah

www.buset-online.com

www.buset-online.com

Konjen RI di Melbourne, Spica Tutuhatunewa, memimpin jalannya upacara
Konjen RI di Melbourne, Spica Tutuhatunewa,
memimpin jalannya upacara
Konjen RI di Melbourne menyerahkan Sang Saka Merah Putih
Konjen RI di Melbourne menyerahkan
Sang Saka Merah
Putih
Hadir perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang sedang belajar di Melbourne dan siswa Australia yang
Hadir perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang
sedang belajar di Melbourne dan siswa Australia yang
mempelajari bahasa Indonesia
Upacara bendera yang dilangsungkan juga di Federation Square
Upacara bendera yang dilangsungkan
juga di Federation Square

mata, mulai dari sekitar 300 penonton yang datang hingga masyarakat lain yang ada di sekitar Federation Square.

Tak hanya itu, penampilan Sape Gitar oleh Rayhan Sudrajat dan tarian tradisional oleh Lenggok Geni pun menambah kemeriahan Melbourne yang mana sangat menghargai keragaman kultur. Seperti yang diharapkan oleh Konsul Jenderal RI di Melbourne Spica Tutuhatunewa untuk ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-73 ini, ia berpesan agar Indonesia dapat meningkatkan hubungan dengan Australia melalui pengenalan-pengenalan mengenai Indonesia lebih dalam dengan harapan dapat memperluas hubungan di sektor-sektor lain seperti ekonomi dan sosial.

Lenggak lenggok Lenggok Geni
Lenggak lenggok Lenggok Geni
Ibu Spica memberi “cinta” bersama Lenggok Geni
Ibu Spica memberi “cinta”
bersama Lenggok Geni
Geni Ibu Spica memberi “cinta” bersama Lenggok Geni Shania - Siswi Catholic Ladies College Aku pikir
Geni Ibu Spica memberi “cinta” bersama Lenggok Geni Shania - Siswi Catholic Ladies College Aku pikir

Shania - Siswi Catholic Ladies College Aku pikir upacara bendera di KJRI ini bagus sekali. Aku suka melihat Paskibra melakukan pengibaran bendera, itu keren sekali. Aku tidak paham kebanyakan besar pidato-pidatonya, tapi aku sangat senang melihat semua peserta dan petugas upacara berpakaian formal, menandakan hormatnya kepada negara.

M Sutomo - Anggota TNI Upacara di Melbourne terasa berbeda, upacara mungkin sudah biasa panas-panas namun hari ini dingin. Selain itu, biasanya saya upacara bersama dengan TNI semua, kali ini saya bisa ikut berupacara dengan masyarakat, dan juga masyarakat dari Melbourne. Saya harap di ulang tahun Indonesia ini kita bisa lebih bersatu dan tidak saling menghujat di media sosial.

lebih bersatu dan tidak saling menghujat di media sosial. Nita - Ibu Rumah Tangga Upacara pagi
lebih bersatu dan tidak saling menghujat di media sosial. Nita - Ibu Rumah Tangga Upacara pagi

Nita - Ibu Rumah Tangga Upacara pagi di KJRI dan acara yang di Federation Square sangat baik. Untungnya cuacanya juga sangat mendukung. Ini kedua kalinya aku ikut 17 Agustusan di Melbourne. Aku berharap semoga kedepannya mungkin bisa ada lomba-lomba 17-an yang seru di tengah Federation Square juga. Untuk Indonesia, aku harap negara kita bisa lebih bersatu, apalagi generasi mudanya.

Para tamu mengikuti jalannya upacara dengan khidmat
Para tamu mengikuti jalannya
upacara dengan khidmat

Rangkaian acara diakhiri dengan menari tarian asal Nusa Tenggara Timur bersama dengan segenap hadirin. Tahun ini perayaan kemerdekaan Republik Indonesia lagi-lagi berlangsung meriah dan menyentuh hati. Dirgahayu Indonesia!

Asa

Rayhan Sudrajat dan sape- nya yang selalu berhasil menuai perhatian
Rayhan Sudrajat dan sape-
nya yang selalu berhasil
menuai perhatian
Konjen RI di Melbourne, Ibu Spica memberi kata sambutan dan pesan bagi warga di Melbourne
Konjen RI di Melbourne,
Ibu Spica memberi kata
sambutan dan pesan bagi
warga di Melbourne
menuai perhatian Konjen RI di Melbourne, Ibu Spica memberi kata sambutan dan pesan bagi warga di

37 37

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

38 38

Hari yang penuh keceriaan dan semangat persatuan (Dok. Monica Purnama)
Hari yang penuh keceriaan dan semangat
persatuan (Dok. Monica Purnama)

buset ngeliput

semangat persatuan (Dok. Monica Purnama) buset ngeliput Lomba Tradisional Meriahkan Hari Anak Nasional di Perth

Lomba Tradisional Meriahkan Hari Anak Nasional di Perth

Konsul Jendral RI di Perth Dewi Tobing mengapresiasi antusiasme masyarakat Australia Barat menyukseskan aneka perlombaan

Sebelum memulai lomba, Konsul Jenderal RI di Perth Dewi Tobing dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada komunitas Indonesia yang turut membantu terselenggaranya acara lomba. Dewi juga meminta masyarakat untuk mendukung suksesnya Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

Lomba balap karung menjadi salah satu perlombaan yang menyedot perhatian. Masyarakat yang hadir sangat antusias dan penasaran menyambut lomba- lomba yang tidak terlalu familiar bagi publik Australia, di sisi lain jadi ajang nostalgia para orangtua yang datang bersama anak-anak mereka.

Kapan terakhir Anda mengikuti lomba makan kerupuk, balap kelereng, gobak sodor, tarik tambang, hingga lomba memasukkan pensil ke botol? Pada 28 Juli 2018, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Perth mengadakan lomba-lomba tradisional yang biasa diadakan setiap momen Hari Kemerdekaan. Warga Indonesia yang berdomisili di Perth hari itu puas bernostalgia dengan lomba yang sangat Indonesia itu. Rangkaian lomba ini dimaksudkan untuk memeriahkan Hari Anak Nasional yang jatuh tanggal 23 Juli, sekaligus memperingati HUT RI ke-73 dan menyongsong Asian Games XVIII.

Perlombaan yang didukung dan diikuti berbagai organisasi masyarakat ini memperkuat semangat persatuan antara sesama masyarakat Indonesia yang ada di Australia Barat. Semua masyarakat termasuk anak-anak sangat antusias mendatangi lapangan Kent Street yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Ada yang datang untuk mengikuti lomba dan ada pula yang hanya mendukung peserta lomba.

Tarik tambang salah satu perlombaan khas Indonesia
Tarik tambang salah satu
perlombaan khas Indonesia
Makan kerupuk tanpa menggunakan tangan dan dihadang terpaan angin? Siapa takut!
Makan kerupuk tanpa menggunakan tangan
dan dihadang terpaan angin? Siapa takut!

Siapa saja boleh berpartisipasi dan beraksi menarik tambang

Melatih sportivitas anak-anak lewat lomba kelereng
Melatih sportivitas anak-anak lewat lomba kelereng
Deretan hadiah telah dipersiapkan untuk dibagikan bagi para jawara
Deretan hadiah telah dipersiapkan
untuk dibagikan bagi para jawara

Balap kelereng pun tidak sepi peminat dengan ramainya peserta yang ingin tahu bagaimana para peserta mempertahankan kelereng yang dibawa. Lomba makan kerupuk juga berlangsung sangat meriah tatkala diselingi tindakan-tindakan curang, seperti menggunakan tangan saat kesulitan menggigit kerupuk yang hanya digantung pada seutas tali dan bergoyang akibat angin yang bertiup.

Tampak pula para anggota organisasi masyarakat dengan berbagai latar belakang kedaerahan dan keagamaan ikut lebur mengikuti lomba tarik tambang. Begitu pula dengan Konsul Jenderal RI Dewi Tobing yang turut serta lomba ini.

Sehabis makan siang, masih ada tiga lomba yang dipertandingkan. Di antaranya lomba memasukkan pensil ke botol, balap balon dan lomba joget yang kian mencairkan suasana. Kegiatan dittutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang yang diserahkan oleh para ketua komunitas yang turut berpartisipasi menyukseskan lomba tradisional tahun ini.

KJRI Perth

www.buset-online.com

Totally Rendang

Citarasa Padang Hadir di Perth

Para tamu yang hadir menyesaki Totally Rendang di kawasan sibuk Perth
Para tamu yang hadir
menyesaki Totally Rendang di
kawasan sibuk Perth

Disebut-sebut sebagai “Warung Padang” satu- satunya di Perth, Australia Barat, tempat makan satu ini menyajikan berbagai masakan Sumatra Barat dengan citarasa otentik. Pada hari Sabtu 4 Agustus 2018 lalu, Dewi Tobing, Konsul Jenderal RI di Perth, berkesempatan hadir pada acara syukuran dibukanya Totally Rendang, satu-satunya restoran Indonesia di kota Perth yang mengkhususkan diri dalam menyajikan masakan Padang otentik, berbumbu segar tanpa bahan pengawet dan bebas MSG.

Hadir juga dalam acara yang tersebut, Widya Sinedu, Konsul Pensosbud, bersama dengan beberapa pengusaha di Perth sebagai rekanan maupun kontraktor restoran yang baru beroperasi sejak pertengahan Juni lalu. Terletak strategis di tengah kawasan perkantoran West Perth, hanya lima menit dari CBD dan pusat belanja Watertown, serta terjangkau dalam jaringan bus gratis Central Area Transit, Totally Rendang berharap dapat ikut

Suasana pembukaan restoran Totally Rendang yang dihadiri Konsul Jenderal RI di Perth Dewi Tobing
Suasana pembukaan restoran
Totally Rendang yang dihadiri Konsul
Jenderal RI di Perth Dewi Tobing

memperkenalkan Indonesia di mancanegara, khususnya budaya Sumatra Barat, melalui kuliner.

Totally Rendang merupakan hasil kolaborasi empat anak muda Indonesia yang menetap di Perth, Australia, dari beragam profesi. Kesamaan mereka adalah rasa cinta tanah air dan latar belakang yang lekat dengan budaya Minang. Fina dan Vina, keduanya asli Minangkabau, adalah pendiri sekaligus juru masak harian Totally Rendang agar sesuai dengan visi mereka, yaitu sebagai acuan masakan Padang asli di Australia. Bersama dengan Dila, penanggung jawab analisis dan perencanaan bisnis, serta Ferro yang mengurus standar kesehatan dan keselamatan kerja. Keempatnya mantap mengembangkan Totally Rendang agar dapat menjangkau lebih banyak khalayak, tidak terbatas hanya di antara komunitas warga Indonesia di Perth.

Hal ini menarik perhatian Konsul Jenderal Dewi Tobing. Dalam sambutannya, ia menyatakan rasa senang dan dukungan atas konsep Totally Rendang yang bersemangat

buset ngeliput Konsul Jendral RI Dewi Tobing mendukung Totally Rendang memperkenalkan Indonesia di komunitas
buset ngeliput
Konsul Jendral RI Dewi Tobing mendukung Totally Rendang
memperkenalkan Indonesia di komunitas non-Indonesia lewat
kuliner, khususnya masakan
Padang

untuk memperkenalkan Indonesia di komunitas non-Indonesia. Hal ini sesuai dengan salah satu misi perwakilan Indonesia di mancanegara, khususnya Perth. Ia pun optimis dengan tim yang terdiri atas anak muda penuh energi asli Padang, kualitas masakan yang terjaga dan diharapkan Totally Rendang dapat terus berkembang hingga visinya terwujud.

Totally Rendang menawarkan nasi Padang dengan cara penyajian yang sebisa mungkin mendekati kebiasaan restoran Padang di Indonesia. Secara umum, restoran ini tidak menawarkan menu tetap pada pelanggan yang datang. Aneka masakan disajikan dalam penghangat kaca dan pelanggan dapat bebas menentukan kombinasi nasi Padang yang disukai. Harga disesuaikan dengan jumlah variasi lauk utama (main dish) maupun lauk pendamping (side dish) yang dipilih tentu dengan harga terjangkau.

Tidak hanya rendang daging dan rendang ayam yang lazim ditemui, restoran ini juga rutin menyajikan rendang iga sapi dan berkala memasak menu rendang vegetarian, seperti rendang tempe dan rendang jamur. Gulai tunjang, paru goreng lado hijau, gulai pucuk ubi, gulai nangka, balado jariang (jengkol), ayam pop, adalah sebagian dari menu-menu otentik yang juga disajikan berkala di warung padang ala Perth ini.

Saat ini Totally Rendang, yang telah bersertifikasi halal, juga menawarkan Sumatran Ice Coffee, Indonesian Dumplings (somay), Martabak Telor, Martabak Manis dan jajanan pasar (berkala), hasil co-branding dengan pengusaha kuliner Indonesia lainnya di Perth. Jam operasional Totally Rendang adalah Senin hingga Jumat, pukul 11.30 - 14.30. Mulai bulan September, akan dibuka weekend dengan event khusus untuk sate Padang dan soto Padang.

KJRI Perth

buset ngeliput

Temu Kangen Berkualitas Bersama Ridwan Kamil

Ridwan Kamil, Walikota Bandung yang baru saja terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat periode 2018 – 2023 baru saja menyambangi Melbourne. Politikus yang sebelumnya dikenal sebagai arsitek ini diundang oleh dewan kota di Hawaii dan juga Melbourne mengenai implementasi dan pengembangan Smart City.

Melongok ke belakang sebelum berkiprah di dunia politik, Ridwan Kamil sempat bekerja di Amerika Serikat selama lima tahun dan sukses mengerjakan puluhan proyek arsitektur dan desain urban di benua Amerika, Timur Tengah dan Asia. Namun kemudian Kang Emil, begitu panggilan akrabnya, tergerak hatinya untuk pulang ke Tanah Air dan berbuat sesuatu bagi kota kelahirannya, Bandung.

Warga Indonesia di Melbourne antusias menyambut Kang Emil
Warga Indonesia di Melbourne
antusias menyambut Kang Emil

“Indonesia adalah negara yang indah namun banyak masalah,” begitu kata Kang Emil mengawali pertemuannya dengan warga Melbourne di Konsulat Jendral RI tanggal 10 Agustus lalu. Menurutnya, pilihanya untuk mengajukan diri dalam pemilihan walikota di tahun 2013 didasarkan pada kekesalannya terhadap potensi yang ada di kota Bandung namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Saat terjun berpolitik, ia merasa beruntung karena meski dirinya berasal dari non partai atau independen bisa ikut pemilihan walikota dan menang.

Fenomena Digital dan Perubahan Wajah Masyarakat

Kang Emil memang dikenal punya terobosan-terobosan unik dalam mengelola kota kreatif seperti Bandung, ter- masuk konsep pembangunan Smart City. Tentu dalam penerapannya ia banyak membaca kecenderungan orang-orang Indonesia. Misalnya saja, orang Indonesia yang jarang membaca buku. Berdasarkan penelitian, rata-rata orang Indonesia hanya mau membaca 27 lembar saja. Indeks literasi orang Indonesia adalah di peringkat 50 dari 60 negara, menurut survei. Di sisi lain, orang Indonesia sangat suka berbicara. Maka tidak her- an, pengguna Facebook, Instagram dan media sosial Indonesia berada di posisi tertinggi dari seluruh dunia. Oleh karena itu, orang Indonesia mudah terprovokasi oleh berita-berita palsu dan negatif.

Ada empat situasi yang harus dipahami oleh generasi hari ini ala Kang Emil. Pertama, Getting competitive. Di era yang sudah sangat maju, menjadi seseorang yang extraordinary sangat diperlukan. Salah satu caranya adalah menguasai beberapa Bahasa. Untuk menun-

Ketua Indonesian Diaspora Network Victoria, Sulistyawan Wibisono memberikan kenang-kenangan kepada Kang Emil
Ketua Indonesian Diaspora Network Victoria, Sulistyawan
Wibisono memberikan kenang-kenangan kepada Kang Emil

jang hal tersebut, Kang Emil memberlakukan Thursday English dimana semua warga harus menggunakan Bahasa Inggris namun juga memberlakukan Sundanese Wednesday supaya warga Bandung tidak kehilangan identitasnya sebagai orang Sunda. Extra skills sangat dibutuhkan hari ini agar warganya menjadi pemenang di era yang kompetitif seperti sekarang ini.

Kedua, dunia sekarang semakin ekstrim. Jika kita lihat belakangan ini, banyak orang menggunakan teknologi untuk melakukan hal-hal di luar norma, misalnya bunuh diri live on facebook, murid mengerjai guru bahkan orangtua memukuli guru. Kecanduan teknologi mem- buat manusia lupa pada kemanusiaan. Orang Indone- sia menggunakan gadget bisa mencapai 5 jam dalam sehari, namun untuk hal yang sia-sia seperti bergosip atau ngobrol lewat Whatsapp Group. Karena itulah Kang Emil selalu menghimbau untuk mengunggah hal- hal yang positif kepada kerabat dan teman dekat seh- ingga bisa lebih berguna.

KJRI Melbourne dipenuhi warga yang ingin bertemu dengan Ridwan Kamil 40 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER
KJRI Melbourne dipenuhi warga yang
ingin bertemu dengan Ridwan Kamil
40
BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

Ketiga, konektivitas tanpa batas. Jarak bukanlah se- buah masalah. Ekonomi juga berubah ke ekonomi digital, maka dari itu pengiriman barang dapat dengan mudah dilakukan melalui aplikasi. Kejadian di Lombok kemarin misalnya juga memungkinkan untuk menggu- nakan teknologi untuk membantu sesama kita. Walau- pun kita di Melbourne, namun kita tetap bisa memberi perhatian kita dengan berdonasi. Baru tiga hari saya membuat akun untuk berdonasi sudah terkumpul 1 mil- iar lebih untuk korban Lombok dan sekitarnya.

Keempat, dunia ini semakin berbahaya. Kita tahu kondisi Indonesia yang memprihatinkan karena kasus pemboman dan gerakan-gerakan ormas yang diang- gap mengganggu kesatuan dan persatuan Indonesia. Maka ada baiknya, kita ingat kembali dasar negara kita yaitu, Pancasila. Pernah ada keributan yang dipicu sentimen agama. Dan itu terjadi di wilayah Bandung. Sehingga Kang Emil harus mengambil tindakan berupa diskusi kedua pihak yang terlibat. Menurutnya, walikota atau gubernur harus mampu menjadi mediator untuk menjaga pesatuan dan kesatuan negara. Hal itu dim- ulai dari hal yang kecil yaitu berdiskusi atau berdialog antar pihak yang terlibat. Komunikasi menjadi satu-sat- unya jalan keluar, bukan sekedar mengunggah komen di Facebook (komunikasi satu arah) yang malah men- yulut peperangan.

Mengelola Smart City, Kota Berwawasan Masa Depan

Dengan lebih dari 300 aplikasi untuk Kota Bandung, be- liau secara positif menyatakan bahwa Smart City ber- hasil membawa negara kepada masyarakat bukan lagi masyarakat yang datang ke kantor. Keterbukaan dan kedekatannya dengan warga ditandai dengan aktif- nya Kang Emil di media sosial seperti Twitter dan Insta- gram. Semua masyarakat dapat langsung mem-follow dan berkomunikasi langsung dengan sang walikota. Bahkan uniknya, ia sudah menjodohkan lebih dari 12 pasang melalui akun Instagramnya.

Dengan adanya kemudahan yang diberikan dunia dig- ital, ia pun telah beralih membuat bujet melalui e-bud- geting. Kang Emil mengaku dapat lebih efektif meng- gunakan uang untuk kepentingan masyarakat dan me- mangkas proyek-proyek yang tak perlu. Tentunya masih banyak lagi konsep baru yang sudah dilaksanakan atau bahkan masih dalam tahap pengembangan Kang Emil untuk beberapa tahun ke depan. Semoga bisa terus menjadi pemimpin yang melayani rakyatn- ya dengan sepenuh hati dan sudah tentu kunjungan singkatnya di Melbourne sambil menyapa para warga Indonesia di Melbourne begitu berkesan.

Devina

www.buset-online.com

www.buset-online.com buset ngeliput HUT RI Sampai ke Bendigo Jika di Melbourne perayaan kemerdekaan diselenggarakan di
www.buset-online.com buset ngeliput HUT RI Sampai ke Bendigo Jika di Melbourne perayaan kemerdekaan diselenggarakan di
www.buset-online.com buset ngeliput HUT RI Sampai ke Bendigo Jika di Melbourne perayaan kemerdekaan diselenggarakan di

buset ngeliput

HUT RI Sampai ke Bendigo

Jika di Melbourne perayaan kemerdekaan diselenggarakan di Konsulat Jendral RI (72 Queens Rd, Melbourne), masyarakat Indonesia di Bendigo pula tak kalah dengan serangkaian keseruan bernuansa merah putih. Selain sesama warga Indonesia, terlihat beberapa tamu yang hadir datang dari latarbelakang kebangsaan lain. Rupanya memang ajang ini sekaligus dijadikan “sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui tarian, musik tradisional. termasuk gamelan dan pembacaan puisi serta permainan-permainan ala Indonesia,” jelas Marthin Nanere selaku panitia.

Tak tanggung-tanggung, pihak penyelenggara, BAIK (Bendigo Australia Indonesia Klub) sampai kedatangan lebih dari 100 pengunjung, termasuk diantaranya Konsul Jendral Spica Tutuhatunewa, pejabat pemerintahan setempat, bahkan wartawan dari stasiun televisi lokal. Hal ini diakui Marthin telah melebihi ekspektasi BAIK, dan serta merta telah menjadi barometer baru bagi panitia yang akan merencanakan perayaan HUT RI di Bendigo tahun depan.

Foto: BAIK

Goyang tobelo meramaikan acara
Goyang tobelo meramaikan acara
Dari kiri: Nita Rahayu. Konjen Spica, Marthin Nanere, Konsul Zaenal
Dari kiri: Nita Rahayu. Konjen Spica,
Marthin Nanere, Konsul Zaenal
Menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’
Menyanyikan
lagu
kebangsaan ‘Indonesia Raya’
Zaenal Menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ HITUNGAN ALA MURID SD Seorang guru kelas 2 SD bertanya

HITUNGAN ALA MURID SD

Seorang guru kelas 2 SD bertanya pada murid-muridnya.

Guru

: “Yanti, berapa 5 X 2 ?”

Yanti

: “10, Bu guru”

Guru

: “Bagus, ditingkatkan belajarnya, ya. Sekarang Anton, berapa 3 X 4

?”

Anton

: “50ribu, Bu guru”

Kelas

: “Huuuu

Anton nggak belajar, Bu!”

Guru

: “Salah Anton, kamu kok ngawur sih?”

Anton

: “Tidak Bu, kemarin saya diajak kakak ke studio foto, terus kakak tanya pada palayan studio ‘Berapa pak 3 X 4?’ Pelayan studio menjawab ‘lima puluh ribu”.

Guru

:

!!???

tanya pada palayan studio ‘Berapa pak 3 X 4?’ Pelayan studio menjawab ‘lima puluh ribu”. Guru
tanya pada palayan studio ‘Berapa pak 3 X 4?’ Pelayan studio menjawab ‘lima puluh ribu”. Guru

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

info buset

SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 info buset Meraih kemerdekaan, menjadi sebuah negara berdaulat tentu
SEPTEMBER 2018 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 info buset Meraih kemerdekaan, menjadi sebuah negara berdaulat tentu

Meraih kemerdekaan, menjadi sebuah negara berdaulat tentu bukan perkara mudah. Dibutuhkan jutaan tangan yang membantu untuk mewujudkannya, entah itu dengan memanggul senjata, menjadi pendidik, dan masih banyak lagi ragam kontribusi yang diberikan rakyat Indonesia.

Kali ini Buset , ingin memberi penghargaan khusus bagi lima orang pahlawan yang punya jasa besar, namun seringkali jarang terdengar dan terlewat ditemukan di buku-buku pelajaran. Tentu tanpa pula mengecilkan makna para pahlawan lain yang juga turut berjuang—yang mungkin saja bahkan sampai sekarang tidak mendapat pengakuan. Semoga dengan mengenal mereka lebih baik, kita sebagai anak-anak penerus bangsa juga ikut bersemangat menjaga kesatuan Indonesia tanpa pamrih apalagi berharap mendapat imbalan.

• S.K. TRIMURTI (1912-2008) Surastri Karma Trimurti adalah seorang wartawan, penulis, dan guru di masa
• S.K. TRIMURTI (1912-2008)
Surastri Karma Trimurti adalah seorang wartawan, penulis, dan guru di masa penjajahan Belanda.
Wanita kelahiran Solo ini merupakan Menteri Perburuhan pertama Indonesia pasca kemerdekaan.
Beliau juga merupakan istri dari Sutan Sjahrir, pengetik naskah proklamasi Indonesia yang dibacakan
oleh Presiden Soekarno.
Wanita yang melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi dari Universitas Indonesia dan lulus pada
tahun 1960 ini merupakan salah satu pejuang yang disegani Belanda karena keaktifannya menulis
surat kabar tentang bagaimana bangsa Indonesia ini dijajah. Pemikirannya yang kritis dan vokal lewat
tulisan, membuat dirinya dijebloskan ke penjara di Semarang selama sembilan bulan.
Nama “Trimurti” atau “Karma” digunakannya sebagai nama samaran usai keluar dari kurungan agar
tidak ditangkap Belanda. Tulisan-tulisannya dimuat oleh banyak media cetak Indonesia, salah satunya
Pesat , yang pada masa pemerintahan Jepang dilarang terbit.
Pada 20 Mei 2008, Trimurti meninggal di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD) Jakarta
di usia 96 tahun. Menyusul kematiannya, sebuah upacara diadakan di Istana Negara Jakarta Pusat
untuk menghormatinya sebagai salah satu “Pahlawan Kemerdekaan Indonesia”.
sebagai salah satu “Pahlawan Kemerdekaan Indonesia”. • KASMAN SINGODIMEDJO (1904-1982) Meski namanya jarang

KASMAN SINGODIMEDJO (1904-1982)

Meski namanya jarang terdengar, pejuang kelahiran Jawa Tengah ini berkontribusi besar dalam pembentukan NKRI. Beliau merupakan Jaksa Agung Indonesia dari tahun 1945 hingga 1946, mantan Menteri Muda Kehakiman Kabinet Amir Sjarifuddin II, dan ketua Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang merupakan cikal bakal dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Mengutip anehtapinyata.net, walaupun selalu berkutat di dunia politik, pria yang mewarnai tatanan hukum dan ketatanegaraan Indonesia ini tidak melihat kegiatan berpolitik sebagai cara untuk memenuhi tujuan dan kepentingan pribadi, apalagi untuk memperkaya diri. Kasman pun dikenal menentang istilah “demokrasi” dan lebih menyetujui istilah “musyawarah”. Kasman juga dikenang sebagai tokoh pemersatu golongan Islam dan Nasionalis. Ia adalah sosok yang berhasil meyakinkan golongan Islam agar perumusan Pancasila tetap berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” agar maknanya tetap universal untuk semua pemeluk agama lain tapi juga tetap mewakili aspirasi umat Islam.

Sayangnya, di akhir pemerintahan Soekarno, tokoh Islam Nasionalis ini mendapat banyak tuduhan yang akhirnya membuatnya ditahan. Salah satunya adalah upaya untuk menyingkirkan Soekarno. Pada 14 Agustus 1968, pria yang kemudian meninggal pada tahun 1982 tersebut dijatuhi hukuman penjara selama delapan tahun yang pada akhirnya berubah menjadi dua tahun enam bulan.

www.buset-online.com

www.buset-online.com

OPU DAENG RISAJU (1880-1964)

Opu Daeng Risaju adalah pejuang wanita berdarah biru dari Palopo, Sulawesi Selatan. Sebagai keturunan bangsawan, beliau kaya dengan ilmu moral adat kebangsawanan serta pengetahuan tentang peribadatan dan akidah agama Islam. Keterlibatannya dalam perjuangan politik Nusantara mulai setelah bergabung dalam Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) di Jawa. Pada tanggal 14 Januari 1930, ia bersama suami mendirikan PSII di Palopo.

Sejak belia, Opu Daeng Risaju dikenal sebagai seseorang yang cerdas, tanggap, dan berani. Semasa perang, ia menjadi buronan nomor satu semasa Netherlands Indies Civil Administration (NICA) di Sulawesi Selatan dan sering keluar-masuk penjara. Perannya membangkitkan dan memobilisasi para pemuda untuk melakukan perlawanan terhadap tentara NICA telah membuat bangsa penjajah tersebut kewalahan.

Saat tertangkap tanpa diadili di tahun 1941, Opu Daeng Risaju dipaksa berjalan kaki 40 kilometer sebelum kemudian dijebloskan ke penjara di Bajo, Nusa Tenggara Timur dan disiksa hingga tuli. Pada 10 Februari, Opu Daeng Risadju wafat tanpa upacara kehormatan sebagaimana lazimnya seorang pahlawan.

upacara kehormatan sebagaimana lazimnya seorang pahlawan. • MUHAMMAD YASIN (1920-2012) Ia adalah polisi pertama
• MUHAMMAD YASIN (1920-2012) Ia adalah polisi pertama yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Komisaris
• MUHAMMAD YASIN (1920-2012)
Ia adalah polisi pertama yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Komisaris Jenderal Polisi (Purn.)
Dr. H. Muhammad Yasin merupakan pendiri satuan elite tertua di kepolisian RI yakni Brigadir Mobil (Brimob)
yang kala penjajahan bernama Mobie le Brigade (Mobbring). Peraih gelar “Bapak Brimbob Polri” ini aktif dalam
memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dalam pertempuran 10 November di Surabaya.
Semangat daya juang tinggi dan kecemerlangan pemikiran dari pria kelahiran 9 Juni 1920 di Bau-Bau, Sulawesi
Tenggara ini melahirkan kepercayaan dari pemimpin di atasnya untuk menobatkannya sebagai Kepala Kepolisian
di Karesidenan Malang di mana ia memiliki kontribusi mengatasi ancaman keamanan dan ketertiban di daerah
tersebut, seperti pada peristiwa Agresi Militer Belanda dan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) di Bandung dan
pengamanan jalan dari gerombolan pemberontakan DI/TII di Jawa Barat.
Pahlawan yang namanya diabadikan menjadi nama jalan di Surabaya ini menghembuskan nafas terakhir pada
3 Mei 2012 di RS Polri Kramat Jati. Karena jasanya terhadap dunia kepolisian RI terlebih negara Indonesia sendiri,
beliau menerima penganugerahan gelar “Pahlawan Nasional” dari Presiden Joko Widodo seiring peringatan Hari
Pahlawan tahun 2015.

SITI MANGGOPOH (1880-1965)

Pejuang kemerdekaan dari Minangkabau ini dijuluki “Singa Betina dari Manggopoh” karena keberaniannya menentang Belanda. Ia terkenal sebagai pahlawan yang menentang peraturan memungut pajak Belanda bagi pribumi yang konon disebut belasting karena bertentangan dengan adat Minangkabau yang percaya bahwa tanah di daerah tersebut adalah milik kaum asli mereka.

Penentangan yang tak ada akhir ini akhirnya menimbulkan Perang Belasting. Kecerdikan bungsu dari enam bersaudara ini dalam memenangkan rahasia pertahanan Belanda dari para serdadu berhasil menewaskan 53 orang prajurit dalam perang tersebut.

Perempuan yang jasanya hampir tidak pernah terekspos dalam sejarah Indonesia ini bahkan rela meninggalkan anak semata wayangnya untuk bertempur di medan perang demi kepentingan rakyat. Setelah 17 hari menjadi buronan bersama sang suami, Siti harus menjalani hukuman penjara selama total 3,5 tahun di tiga tempat berbeda. Pada akhirnya wanita tersebut dibebaskan karena harus melakukan tanggungjawabnya sebagai seorang ibu. Suaminya, di lain sisi, diasingkan ke Manado hingga meninggal di sana.

Di usia 85 tahun, Siti meninggal dunia di Kampung Gasan Gadang, Kabupaten Agam. Beliau dinobatkan sebagai Pendekar Silat Minang sebagai bentuk penghormatan terhadap kiprahnya yang juga dikenal sebagai pesilat tangguh sejak belia.

Nasa

Minang sebagai bentuk penghormatan terhadap kiprahnya yang juga dikenal sebagai pesilat tangguh sejak belia. Nasa 43

www.buset-online.com

www.buset-online.com

advertorial

www.buset-online.com www.buset-online.com advertorial Developer Melbourne Terkemuka Meluncurkan Gedung Apartemen
www.buset-online.com www.buset-online.com advertorial Developer Melbourne Terkemuka Meluncurkan Gedung Apartemen

Developer Melbourne Terkemuka Meluncurkan Gedung Apartemen Terbarunya di Area Kesenian

Central Equity mengumumkan acara Penjualan Pra-Peluncuran untuk Focus Melbourne Apartment

Southbank merupakan pusat gaya hidup kosmopolitan di Melbourne dan menjadi rumah bagi institusi-institusi kesenian, hiburan, taman-taman dan pusat kebudayaan. Tidak heran Southbank sekarang menjadi lokasi yang sangat dicari dan diinginkan sebagai tempat tinggal dengan populasi yang bertumbuh dan beragam.

Developer properti terpercaya Central Equity dikenal luas sebagai pionir kehidupan di Southbank dan telah sukses mengembangkan sebagian besar dari properti-properti di area popular ini. Central Equity berkomitmen untuk terus menghasilkan produk- produk berkualitas dengan mengumumkan Penjualan Pra-Peluncuran untuk gedung apartemen terbaru mereka di Southbank, FOCUS Melbourne Apartments.

Anda yang mempertimbangkan untuk berinvestasi di properti atau mencari rumah baru dalam kota disarankan untuk menghadiri Penjualan Pra-Peluncuran Focus. Diadakan selama 3 hari (Kamis 13 September + Sabtu 15 September + Minggu 16 September) acara besar ini merupakan kesempatan untuk bersenang-senang, menikmati makanan dan cemilan serta melihat proses mendetil di balik gedung apartemen yang mengesankan ini. Tersedia apartemen-apartemen pilihan siap jual di acara ini dan pembeli juga bisa mendapatkan tambahan-tambahan dalam apartemen dengan gratis.

Inti dari acara penjualan pra peluncuran ini adalah kesempatan untuk menghadiri presentasi spesial dan mendengar langsung dari Kepala Desain Produk Central Equity, Ian Carkeek. Bergabunglah dengan Mr Carkeek untuk melihat seberapa besar usaha Central Equity untuk memastikan apartemen mereka nyaman untuk ditinggali.

Terletak di lokasi penting idi Area Kesenian Southbank – FOCUS Melbourne Apartments adalah kulminasi lebih dari 30 tahun pengalaman perancangan apartemen. Unit dengan 1, 2 & 3 kamar yang luas memiliki denah yang lapang, tata ruang cerdas, penyelesaian kontemporer dan ruang tengah yang terang. Penghuni juga akan memiliki variasi fasilitas bergaya resor yang bisa mereka nikmati seperti kolam renang air hangat, sauna, ruang makan komunal dan ruang santai, gymnasium dan teras berlanskap. Fitur lain yang termasuk adalah layanan Concierge 24 jam, lobi mewah dan keamanan gedung yang lengkap.

Tempat yang tersedia terbatas dan akan terisi cepat jadi book sekarang untuk memastikan partisipasi Anda. Bagi Anda yang registrasi dan menghadiri akan mengikuti undian untuk mendapatkan “Ultimate Southbank Weekend” termasuk akomodasi, berbelanja, makan dan hiburan bernilai hingga $3000!

Central Equity

Mau informasi lebih lanjut? Kunjungi www.focusapartments.com untuk book tempat atau hubungi 03 9278 8888. Untuk layanan staf berbahasa Indonesia, hubungi Raymond di 0422 113 738 atau Ken di 0434 608 346.

03 9278 8888. Untuk layanan staf berbahasa Indonesia, hubungi Raymond di 0422 113 738 atau Ken

45 45

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

46

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018 46 bisnis buset Kebiasaan Membaca Pebisnis Sukses Anda pastinya sudah sangat

bisnis buset

Kebiasaan Membaca Pebisnis Sukses

2018 46 bisnis buset Kebiasaan Membaca Pebisnis Sukses Anda pastinya sudah sangat familiar dengan nama-nama

Anda pastinya sudah sangat familiar dengan nama-nama pebisnis sukses seperti Warren Buffet, Bill Gates, ataupun Richard Branson. Anda pun mungkin saja sempat bertanya-tanya apa sih kunci kesuksesan mereka? Salah satu jawabannya adalah para pebisnis sukses ini memiliki kebiasaan yang sama, yaitu hasrat untuk meningkatkan kemampuan diri melalui membaca buku. Rupanya meski super sibuk, para milyarder ini masih meluangkan waktu untuk membaca.

Jika Anda ingin meraih kesuksesan seperti mereka, Anda harus mulai meluangkan sedikit waktu setiap hari untuk membaca buku sehingga mendapat pemahaman dan inspirasi baru yang akan membawa Anda pada kesuksesan yang lebih besar. Berikut ini adalah daftar beberapa buku yang mungkin bisa menjadi insiprasi bagi pemilik bisnis :

yang mungkin bisa menjadi insiprasi bagi pemilik bisnis : Thrive: The Third Metric to Redefining Success

Thrive: The Third Metric to Redefining Success and Creating a Life of Well-being, Wisdom and Wonder oleh Arianna Huffington

Arianna Hufftington adalah presiden dan pemimpin redaksi Huffington Post Media Group, dia juga merupakan penulis 14 buku laris yang termasuk di dalamnya adalah panduan untuk kehidupan yang lebih sehat dan bermanfaat. Di dalam buku ini dia menunjukkan penelitian ilmiah terbaru soal bagaimana kita semua memberi manfaat yang lebih baik secara pribadi dan profesional saat kita melupakan standar ukuran keberhasilan tradisional yang selama ini diyakini. Selain itu untuk memperkaya wawasan Anda, simak juga Huffington’s Ted Talk yang memberikan saran sederhana untuk cara menjadi sukses.

Screw Business As Usual oleh Richard Branson

Pendiri Virgin Group (yang saat ini menguasai lebih dari 400 perusahaan), Richard Branson, juga dikenal karena kegiatan non profit dan filantropinya. Dalam buku bisnis yang tidak biasa ini Branson berbagi visi uniknya untuk masa depan bisnis. Yakni visi yang didasari dengan alasan adanya pergeseran radikal dari fokus tunggal pada keuntungan semata ke pendekatan yang lebih memperhatikan pengambilan keputusan yang menempatkan prioritas dan perhatian lebih banyak kepada para pekerja, masyarakat dan lingkungan hidup pada umumnya. Selalu menarik menelusuri jalan pikiran Mr. Branson ini.

Selalu menarik menelusuri jalan pikiran Mr. Branson ini. Winners and How They Succeed oleh Alastair Campbell
Selalu menarik menelusuri jalan pikiran Mr. Branson ini. Winners and How They Succeed oleh Alastair Campbell

Winners and How They Succeed oleh Alastair Campbell

Dipilih oleh Richard Branson sebagai salah satu dari daftar buku yang wajib dibaca, buku ini berisi panduan untuk mengetahui apa saja yang diperlukan untuk meraih sukses. Alastair Campbell merupakan bekas juru bicara dan ahli strategis mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair. Buku ini disusun berdasarkan wawancara

mendalam Campbell dengan atlet, pengusaha dan pemimpin global yang sukses; ia kemudian mengidentifikasi empat ciri utama yang dimiliki oleh orang-orang paling sukses di dunia. Pelajari bagaimana Anda bisa menumbuhkan pola pikir pemenang dan mencapai tujuan Anda dengan dibekali rencana cetak biru untuk meraih kemenangan.

dengan dibekali rencana cetak biru untuk meraih kemenangan. Kesimpulan Akhir Persuasion: A New Approach to Changing

Kesimpulan Akhir

Persuasion: A New Approach to Changing Minds oleh Arlene Dickinson

Terkenal karena perannya sebagai investor di reality show Kanada Dragon’s Den, Arlene Dickinson memulai bisnis pada umur 30 tahun. Menyandang status bercerai dan ibu tunggal sebelum akhirnya ia menjadi mitra dan CEO Venture Communications. Dalam otobiografi yang bercerita tentang cerita suksesnya ini, ia juga mengisahkan apa yang dipelajarinya tentang kesuksesan, khususnya seni berkomunikasi yang saat ini mulai hilang diterpa kemajuan teknologi era digital.

Adalah sebuah fakta bahwa Warren Buffet terbiasa membaca antara 600 dan 1000 halaman setiap hari pada awal karier investasinya dan dia masih mencurahkan 80% waktunya untuk membaca saat dia telah meraih kesuksesan. Jika Anda masih membutuhkan motivasi dan dorongan ekstra untuk membaca secara rutin setiap hari, pertimbangkanlah manfaat membaca bagi kesehatan dan kondisi pikiran Anda. Selain membantu Anda membangun bisnis yang lebih sukses, membaca telah terbukti meningkatkan empati, kepercayaan diri, dan memperbaiki proses pengambilan keputusan. Juga tak ketinggalan dapat membantu menangani stres, depresi, dan kepikunan. Membaca juga dapat memberikan perspektif baru yang dapat mendorong Anda mencapai kesuksesan yang telah Anda inginkan sejak lama.

Virda Ersan

SEA Accountants

m: 0434 378 718 The materials are provided for general information purposes only and are not intended as professional advice and

should not be substituted for, or replace, such professional advice.

only and are not intended as professional advice and should not be substituted for, or replace,

www.buset-online.com

www.buset-online.com

properti buset

www.buset-online.com www.buset-online.com properti buset Tips Sukses Mendapatkan Pinjaman Dana Banyak penduduk Australia

Tips Sukses Mendapatkan Pinjaman Dana

properti buset Tips Sukses Mendapatkan Pinjaman Dana Banyak penduduk Australia yang masih mengandalkan pinjaman

Banyak penduduk Australia yang masih mengandalkan pinjaman dana untuk membeli rumah pertama mereka. Namun, sebuah bank atau pemberi pinjaman tidak akan memberikan pinjaman sembarangan. Proses ini tentu tidak mudah, apalagi semakin banyak orang yang ingin membeli properti. Oleh karena itu, pemberi pinjaman di Australia semakin selektif dalam memberikan pinjaman dana dan melakukan sistem evaluasi yang lebih dalam untuk setiap aplikasi.

semakin selektif dalam memberikan pinjaman dana dan melakukan sistem evaluasi yang lebih dalam untuk setiap aplikasi.
Guna meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pinjaman dana, berikut beberapa tips yang bisa berguna dalam

Guna meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pinjaman dana, berikut beberapa tips yang bisa berguna dalam proses ini. Jika Anda sudah bertekad untuk membeli rumah sendiri atau mendapatkan pinjaman dana untuk membeli sesuatu yang Anda inginkan, ikutilah tips berikut ini dan pinjaman dana bukan sekedar mimpi lagi.

Buktikan kalau hidup Anda stabil. Faktor ini merupakan salah satu faktor yang paling penting agar berhasil mendapatkan pinjaman

dana. Pemberi pinjaman senang melihat kehidupan orang yang stabil, seperti catatan pekerjaan tetap dan catatan pembayaran uang sewa tepat pada waktunya. Jika Anda harus berganti profesi dalam waktu dekat, akan lebih baik jika Anda tetap di kategori pekerjaan yang sama atau dapat menunggu sampai pinjaman dana Anda disetujui sebelum beralih profesi.

sampai pinjaman dana Anda disetujui sebelum beralih profesi. • Pahami status kredit ( credit file )

Pahami status kredit (credit file) Anda. Riwayat kredit Anda juga akan digunakan bagi pemberi pinjaman dana dalam proses mengevaluasi aplikasi Anda. Apakah Anda mengetahui status kredit Anda? Apakah Anda memiliki hutang yang belum dibayar? Pihak yang memberikan pinjaman akan menggunakan informasi ini guna memberikan nilai kredit untuk menentukan keberhasilan aplikasi kredit Anda.

Kurangi jumlah kartu kredit Anda. Jika Anda memiliki kartu kredit, kurangilah batas kredit kartu Anda dan jika Anda memiliki lebih dari satu, sebaiknya kurangi menjadi paling tidak satu saja atau tidak memiliki sama sekali. Sebuah fakta yang penting adalah setiap $100 batasan kartu kredit, kapasitas pinjaman Anda berkurang sampai $500. Maka sebaiknya Anda hanya memiliki satu atau tidak sama sekali, sebab tingkat hutang Anda akan menjadi faktor penting untuk mendapatkan pinjaman dana.

hutang Anda akan menjadi faktor penting untuk mendapatkan pinjaman dana. >>bersambung ke halaman 48 47 47

>>bersambung ke halaman 48

47 47

Tentukan batasan Anda. Pikirkan berapa jumlah anggaran yang sanggup Anda tanggung dan apakah Anda mampu untuk membayar tagihan hipotek (mortgage). Berpikirlah secara realistis agar Anda tetap di posisi finansial yang strategis dan masih dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai pendapatan Anda habis semua hanya untuk membayar hutang. Anda bisa

menggunakan alat yang berguna di Internet seperti kalkulator pembayaran hipotek untuk memberikan gambaran jumlah pembayaran yang Anda harus cicil.

Pastikan anggaran Anda sesuai dengan kemampuan. Jika Anda pernah ditolak sebelumnya, sekarang adalah saatnya

Jika Anda pernah ditolak sebelumnya, sekarang adalah saatnya untuk meninjau kembali anggaran Anda dan berpikir lebih

untuk meninjau kembali anggaran Anda dan berpikir lebih realistis dalam membuat anggaran. Anda perlu memiliki rekor yang baik dalam buku tabungan Anda supaya pemberi pinjaman dana bisa menilai Anda sebagai seseorang yang dapat menabung secara konsisten.

Anda sebagai seseorang yang dapat menabung secara konsisten. • Manfaatkan ilmu broker hipotek. Meskipun Anda sudah
• Manfaatkan ilmu broker hipotek. Meskipun Anda sudah melakukan semua proses yang Anda ketahui, terkadang

Manfaatkan ilmu broker hipotek. Meskipun Anda sudah melakukan semua proses yang Anda ketahui, terkadang Anda juga masih kurang yakin bahwa aplikasi Anda akan disetujui. Jika seperti itu, pakailah jasa broker hipotek karena mereka adalah ahlinya. Mereka memiliki koneksi dengan para pemberi pinjaman di Australia, dan akan membantu Anda dalam seluruh proses.

Untuk mendapatkan persetujuan pinjaman dana seringkali terlihat susah dan terlebih jika Anda pernah ditolak sebelumnya.

Untuk mendapatkan persetujuan pinjaman dana seringkali terlihat susah dan terlebih jika Anda pernah ditolak sebelumnya. Pemberi pinjaman dana di Australia akan lebih selektif terhadap para peminjam, karena itulah Anda harus lebih berhati-hati dan pastikan bahwa Anda tidak memberikan mereka alasan untuk menolak Anda.

Anda tidak memberikan mereka alasan untuk menolak Anda. Alain Warisadi, CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT
Anda tidak memberikan mereka alasan untuk menolak Anda. Alain Warisadi, CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT

Alain Warisadi, CEA (REIV), CA (MFAA), TAA, CIT (M), CPS (RE), Dipl FMBM, B. Ec (Fin), FIML Property Writer/ Property Consultant Finance Consultant (Mortgage Broker) Licensed Estate Agent Harvard University Scholar (e.) a.warisadi@xynergy.com.au

Jeffrey Koby, Co-property Writer Marketing Communications Officer (e.) jeffrey.koby@xynergy.com.au

Informasi di atas adalah panduan dan gambaran umum dalam bidang investasi properti, dan tidak untuk digunakan secara generalisasi. Xynergy Realty memberikan konsultasi individual untuk wealth creation strategy, property investment, property management dan home/commercial loan yang khusus didedikasikan bagi calon investor dan pembeli properti. Xynergy Realty tidak bekerja sama dalam bentuk apapun dengan perusahan-perusahaan/ brand- brand yang disebutkan dalam artikel diatas. Xynergy Realty tidak bertanggung jawab atas kehilangan, kerugian yang pembaca derita dalam bentuk apapun.

48 BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018
48
BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

50 50

advertorial kainus

Catatan Jelajah Eropa ( Bagian Kedua ) :
Catatan Jelajah Eropa ( Bagian Kedua ) :
advertorial kainus Catatan Jelajah Eropa ( Bagian Kedua ) : Setelah pada edisi sebelumnya pembaca Buset

Setelah pada edisi sebelumnya pembaca Buset diajak Andri Syafriya, geolog senior Indonesia yang juga merupakan koresponden Kainus A menapaki negeri Italia, kini penjelajahannya di benua biru sampai di Inggris, tepatnya di kota London. Sebagai seorang geolog, London merupakan persinggahan yang istimewa. Kota ini menjadi markas Geological Society, sebuah perkumpulan para geolog tertua di dunia dan terbesar di Eropa. Belum lagi Museum Geologi (Geological Museum) juga ada di kota ini. Meski kini sudah menjadi bagian dari Natural History Museum, namun Museum Geologi di London ini punya reputasi sebagai museum sains tertua di dunia. Inggris sendiri memiliki daftar museum geologi cukup panjang yang tersebar di beberapa kota. Yuk, simak penelusuran Andri Syafriya dan rekan-rekan geolog melakukan napak tilas jejak perkembangan ilmu geologi di London. Tentu beserta beragam objek wisata menarik lain yang tak boleh dilewatkan.

Palace of Westminster, rumah parlemen Inggris
Palace of Westminster, rumah parlemen Inggris

Geological Society

Selama pemerintahan Ratu Elizabeth I (1558- 1603) di Inggris, ada kebangkitan penggunaan air mineral untuk tujuan terapeutik. Hal ini terlihat dari bermunculannya pusat-pusat mata air panas yang dieksploitasi seperti pada Romawi Bath dan Buxton. Ada pula pengembangan mandi air dingin dan pengunjung dapat meminum air langsung dari mata air. Konsep ini sama dengan pemberdayaan mata air Zamzam di Mekkah, tempat jutaan umat Muslim menunaikan ibadah Haji.

Keahlian para geolog di London ini turut membantu perkembangan pesat berbagai pusat spa yang kemudian dikenal sebagai resor sosial serta jadi tempat peristirahatan para bangsawan dan orang- orang ternama. Termasuk di antaranya beberapa area yang disukai keluarga kerajaan, sebut saja Royal Tunbridge Wells yang letaknya sekitar 64 km dari London dan Epsom atau yang juga dikenal sebagai Epsom salt, karena kekayaan air mineralnya. Salah satu area yang memiliki temuan air mineral pertama kali adalah perbukitan yang terletak di dekat Woolwich, yang kini dikenal dengan sebutan Royal Borough of Greenwich.

Greenwich

Sudah sampai di London, Greenwich, sebuah suburb di tenggara London harus jadi detinasi wajib kunjung. Kota ini punya julukan sebagai “Rumah Waktu”. Pada

tahun 1884, para Ilmuwan telah menetapkan kota Greenwich (dibaca: Greenich) sebagai nol derajat awal penghitungan waktu atau kerap disebut dengan singkatan GMT (Greenwich Mean Time). Garis imajiner inilah yang jadi patokan untuk menentukan waktu di berbagai bagian dunia.

Penghitungan hari dan penanggalan internasional pun bermula dari bujur yang berjarak 180 derajat dari Greenwich. Perbedaan waktu setiap belahan bumi pun bisa dihitung berdasarkan posisi kita di garis bujur, sehingga IATA (International Air Transport Association) dapat menentukan sinkronisasi standar internasional jam keberangkatan pesawat terbang dari negara asal ke negara tujuan dengan pengaturan standar waktu dunia. Negara-negara yang memiliki perbadaan posisi bujur 15 derajat, dengan penghitungan satu putaran bumi adalah dua puluh empat jam, maka 360 derajat dibagi 24, akan memiliki perkiraan perbedaan waktu selama satu jam.

London Eye yang ikonik
London Eye yang ikonik
Greenwich
Greenwich

Di Greenwich, Anda bisa mengunjungi Royal Observatory Greenwich yang memiliki jam analog berwarna putih. Pengunjung juga akan menemukan lempeng baja yang di sisi kiri dan kanannya memperlihatkan kota-kota di dunia lengkap dengan posisi bujur—Anda pun akan “menemukan” Jakarta di sana.

Wisata sejarah juga asyik dilakukan di sini. Para wisatawan bisa menyambangi landmark bersejarah seperti Old Royal Naval College yang berdiri sejak tahun 1694 hingga kapal layar pembawa teh yang kini jadi museum, Cutty Sark. Ternyata ada begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi di Rumah Waktu, jadi hati-hati lupa waktu!

Andri Syafriya di depan Geological Society di London
Andri Syafriya di depan
Geological Society di London

London’s Top Sights

Menikmati kota London rasanya kurang lengkap jika tidak dilakukan dengan menjajal bus Double Decker alias bus tingkat ikonik berwarna merah tua yang mulai beroperasi sejak tahun 1930-an. Jalan-jalan dengan bus satu ini terbilang murah, apalagi jika Anda memanfaatkan kartu transportasi Oyster yang juga dapat dipakai untuk naik the Tube (sebutan untuk London Underground), Docklands Light Rail dan Overground Trains. Begitu pula saat menyambangi Greenwich, rute bus yang bisa dipilih adalah 188 Russell Square, 199 Canada Water dan 129 yang melewati serta menghubungkan Greenwich dengan North Greenwich. Kalau hanya berputar-putar di pusat Kota London (Central) hanya menghabiskan kredit sebesar £ 2.40, sedangkan apabila jalan seharian multiple journey ongkosnya kurang lebih £ 6.80, dengan catatan berkeliling kota (di Zona Satu dan Dua) pada hari yang sama tidak dikenai biaya tambahan.

Saatnya pula berkunjung ke Buckingham Palace atau Istana Buckingham merupakan kediaman resmi ratu Inggris, Ratu Elizabeth II, di London. Bagian depan Istana digunakan untuk prosesi Changing of the Guard, upacara besar dan atraksi wisata (setiap hari dari April hingga Juli; setiap hari di bulan lainnya). Istana ini konon memiliki 775 ruangan, termasuk di dalamnya 19 State Rooms dan 52 kamar tidur keluarga kerajaan. State Room masih kerap digunakan untuk acara-acara resmi dan resepsi namun terbuka untuk umum meski ada larangan untuk mengambil gambar di ruang-ruang tertentu. State Room yang dibuka selama musim panas di antaranya Throne Room (ruang tahta), Green Drawing Room, Silk Tapestry Room, dan Picture Gallery.

Selain beranjangsana ke rumah ratu Inggris, kunjungan ke British Museum, Tower of London, Portabello Road Market, Westminster Abbey, Picadilly Circus, Hyde Park dan Kensington Garden, serta National Gallery di Trafalgar Square termasuk yang tidak boleh terlewatkan.

Tower Bridge London
Tower Bridge London
Kensington Garden, serta National Gallery di Trafalgar Square termasuk yang tidak boleh terlewatkan . Tower Bridge

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

BUSET VOL. 14-159 SEPTEMBER 2018

52 52

buset ngeliput