You are on page 1of 3

ABSTRAK

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AWAL BROS BATAM

Skripsi, September 2017
Masniari Juliana Siregar

Hubungan peran Bed Management Officer (BMO) dengan waktu tunggu
Rawat inap (Boarding time) di UGD RS. Awal Bros Pekanbaru Tahun 2017

56 hal + 7 tabel + 7 lampiran
ABSTRAK

Pelayanan gawat darurat merupakan system yang kompleks dalam pelayanan
rumah sakit. Masalah yang sering terjadi di UGD adalah penumpukan pasien, hal
ini merupakan akibat dari ketidakmampuan mengelola alur yang kompleks.
Penumpukan pasien di UGD dapat menyebabkan lamanya waktu tunggu pasien
untuk dirawat inap. Boarding time adalah lamanya waktu tunggu rawat inap dari
UGD sampai masuk ke ruang rawat inap, diidentifikasi sebagai penyumbang
utama terjadinya penumpukan pasien di UGD. Upaya penanganan lama waktu
tunggu di UGD untuk mengatasi masalah penumpukan pasien, antara lain
menerapkan model koordinator aliran (BMO), yaitu menempatkan petugas klinis
berpengalaman dalam posisi koordinator aliran dalam upaya mengatasi lama
waktu tunggu pasien di UGD. Peran utama BMO adalah sebagai penghubung
antara unit rawat inap dan UGD, mengelola proses penerimaan pasien baru di
UGD, mempercepat pemesanan tempat tidur dan proses penempatan pasien di
rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran BMO
dengan waktu tunggu rawat inap (Boarding time) di UGD RS. Awal Bros
Pekanbaru. Jenis penelitian Kuantitatif dengan desain penelitian Korelasional,
metode studi Retrospektif dan Kuisioner, pendekatan desain Cross Sectional dan
uji Chi Square. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2017. Populasi penelitian
adalah pasien yang masuk ke UGD yang diputuskan untuk rawat inap dan perawat
UGD, dengan total sampling sebanyak 30 pasien dan 30 perawat. Hasil penelitian
didapatkan waktu tunggu rawat inap < = 60 menit sebanyak 56,7%. Waktu tunggu
tercepat 29 menit dan terlama 140 menit, dengan rata-rata waktu tunggu 66,7
menit. Sehingga boarding time dikategorikan cepat. Hasil penelitian menunjukkan
dari 15 pasien (50%) dengan waktu tunggu < = 60 menit didapatkan peran BMO
yang baik sebanyak 12 (40%), sedangkan 15 pasien (50%) dengan waktu tunggu
< 60 menit didapatkan peran BMO tidak baik sebanyak 10 (33,3%). Hasil
penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi RS Awal Bros dalam merancang
alur pasien supaya lebih efisien dan meningkatkan kinerja dari peran BMO
sehingga mampu meningkatkan waktu tunggu yang lebih cepat.

Kata Kunci : Bed Management Officer, Waktu tunggu rawat inap, UGD.

iii

time in research using Cross Sectional design approach and bivariate test used is Chi Square. The study population was patients admitted to the ER which were decided for inpatient and ER nurses. Boarding time is the length of waiting time of inpatient from the ER to enter the inpatient room. Long-term waiting time in the ER has been done to overcome the problem of accumulation of patients in the ER. speeding up the bed ordering and the placement process of the patient at the inpatient. Retrospective study method and Questionnaire. identified as the main contributor to the accumulation of patients in the ER. September 2017 Masniari Juliana Siregar Relationship role of Bed Management Officer (BMO) with Waiting time Hospitalization (Boarding time) at the ER of the Awal Bros Hospital Pekanbaru Year 2017 56 items + 7 tables + 7 attachments ABSTRACT Emergency service is a complex system in hospital services. The study was carried out at the ER of Awal Bros hospital Pekanbaru in the period of June 2017. this is one result of the inability to manage complex grooves. This research type is Quantitative research with Correlational research design. From result of research got result waiting time of hospitalization (boarding time) <= 60 iv . respectively. ABSTRACT NURSING SCIENCE STUDY PROGRAMS HIGH SCHOOL OF HEALTHY SCIENCE OF AWAL BROS BATAM Skripsi. The problem that often occurs in the ER is the accumulation of patients. The main role of BMO is as a liaison between the inpatient unit and the ER. with a total sampling of 30 patients and 30 nurses. Stacking of patients in the ER can cause the length of waiting time for patients to be hospitalized. managing the process of admission of new patients in the ER. for example applying a flow coordinator model (BMO). This study aims to determine the relationship between the role of Bed Management Officer (BMO) with the waiting time of inpatient (Boarding time) at the ER of the Awal Bros hospital Pekanbaru. which puts experienced clinicians in the position of the flow coordinator in an effort to overcome the patient waiting time in the ER.

increase comfort and customer satisfaction. ER.3%).7% with minimum waiting time 29 minutes and at most 140 minutes. v . The results showed that from 15 patients (50%) with boarding time <= 60 minutes (Fast) supported by good BMO role intervention of 12 (40%).7 minutes. transfers patients to hospitalization as soon as possible. while from 15 patients (50%) with boarding time <60 minutes Slow).minutes counted 56. The results of this study can be considered for Awal Bros hospital Pekanbaru as one of the basic in designing patient flow in emergency room so that more efficient and improve performance of BMO role so as to increase the waiting time faster. the role of BMO is not good as much as 10 (33. Keywords: Bed Management Officer. Boarding time. So boarding time in the ER is categorized quickly. with average waiting time 66.