You are on page 1of 10

BAHAN AJAR

PEMBUATAN STARTER
BOKASHI

DIKLAT PEMBUATAN BOKASHI
Angkatan I

Oleh:
Asep Masturin

BALAI DIKLAT LINGKUNGAN HIDUP DAN
KEHUTANAN KADIPATEN
2017

asam nukleik. Fungsi dan kegiatan setiap jenis bakteri tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: Pembuatan Starter Bokashi 1. Penggunaan EM tidak hanya mempercepat proses fermentasi tetapi juga menekan bau yang biasanya muncul pada proses penguraian bahanorganik. TeruoHigadariUnversity of The Ryukyus. Selain menggunakan EM. dan pada gilirannya juga akan memperbaiki pertumbuhan. dan Lactobacillus sp. 1 PEMBUATAN STARTER BOKASHI A. dengan menggunakan sinar matahari dan panas bumi sebagai sumber energi. TeknologiEffective Microorganisms(EM) Teknologi EM adalahteknologifermentasi yang dikembangkanpertama kali oleh Prof. Starter juga biasa disebu tdengan inokulan atau aktivator. jamur fermentasi. bahan organik dan atau gas-gas berbahaya (misalnya hydrogen sulfide). Zat-zat bermanfaat tersebut meliputi asam amino. Starter Bokashi Starter bokashi yaitu suatu bahan yang digunakan untuk membantu mempercepat proses fermentasi dalam pembuatan bokashi. ragi. Campuran mikroorganisme yang digunakan untuk mempercepat fermentasi dikenal sebagai effective microorganisms (EM). yang semula pembuatan pupuk organik memerlukan waktu 3-4 bulan. B. Dr. Ini akan dapat memperbaiki kesehatan dan kualitas tanah. Proses fermentasi menggunakan starter ini hanya memerlukan waktu 24 jam. zat-zat bioaktif dan gula. (bakteri penghasil asam laktat) yang dapat digunakan sebagai inokulan untuk meningkatkan keragaman mikroba tanah. Teknologi EM merupakan kultur campuran mikroorganisme yang mengandung bakteri fotosintetik. Dengan teknologi EM ini. hasil dari bokashi yang sudah jadi juga dapat digunakan sebagai starter dengan cara dicampurkan dengan bahan yang akan dibuat menjadi bokashi. Hasil- hasil metabolisme tersebut dapat diserap langsung oleh tanaman dan sebagai substrat bagi bakteri yang terus bertambah. dapat dibuat dalam waktu 7-14 hari saja. jumlah dan mutu produksi tanaman. . actinomycetes. Okinawa Jepang sejak tahun 1980. yang kesemuanya mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Bokashi yang dibuat dengan starter bokashi yang sudah jadi ini disebut dengan bokashi expres. Bakteri fotosintetik (bakteri fototrofik) Bakteri fotosintetik adalah mikroorganisme yang mandiri dan swasembada. Bakteri ini membentuk zat-zat yang bermanfaat dari sekresi akar-akar tumbuhan.

Namun dengan adanya bakteri asam laktat. Ragi (Yeast) Ragi membentuk zat-zat yang anti bakteri (zat-zat bioaktif) seperti hormon dan enzim dariasam-asam amino dan gula yang dikeluarkan oleh bakteri fotosintetik. yang akan meningkatkan serangan berbagai penyakit dan juga mengakibatkan bertambahnya secara tiba-tiba jumlah cacing yang merugikan. 5. dengan meningkatkan aktivitas anti mikroba tanah. kedua spesis ini sama-sama meningkatkan mutu lingkungan tanah.) Jamur fermentasi (peragian) seperti Aspergilus dan Penicillium menguraikan bahan organik secara cepat untuk menghasilkan alkohol. ester dan zat-zat anti mikroba. Dengan demikian. 4. Actinomycetes dapat hidup berdampingan dengan bakteri fotosintetik. Sekresi ragi adalah substrat yang baik untuk mikroorganisme efektif seperti bakteri asam laktat dan actinomycetes. Asam laktat dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme yang merugikan dan meningkatkan percepatan perombakan bahan-bahan organik. Pembuatan Starter Bokashi menghasilkan zat-zat anti mikroba dari asam amino yang dikeluarkan oleh bakteri fotosintetik dan bahan organik. bahan organik dan akar-akar tanaman yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Bakteri asam laktat mempunyai kemampuan untuk menekan pertumbuhan Fusarium. 2 2. asam laktat dapat menghancurkan bahan-bahan organik seperti lignin dan selulose. karena bakteri asam laktat menekan perkembangbiakan dan berfungsinya Fusarium. Zat-zat anti mikroba ini menekan pertumbuhan jamur dan bakteri yang merugikan. Jamur Fermentasi (Streptomyces sp. 3. Zat- zat bioaktif seperti hormon dan enzim yang dihasilkan oleh ragi meningkatkan jumlah sel aktif dan perkembangan akar. Actinomycetes Actinomycetes. sedangkan bakteri fotosintetik dan ragi menghasilkan karbohidrat lainnya. Zat-zat tersebut akan menghilangkan bau dan bersifat racun terhadap hama dan . yang strukturnya merupakan bentuk antara bakteri dan jamur. cacing-cacing tersebut secara berangsur akan hilang. Bakteri asam laktat (Lactobacillus sp. Biasanya pertambahan jumlah populasi Fusarium akan melemahkan kondisi tanaman. Selain itu.) Bakteri asam laktat menghasilkan asam laktat dari gula. suatu mikroorganisme yang merugikan. serta memfermentasikannya tanpa menimbulkan pengaruh-pengaruh yang merugikan yang diakibatkan oleh bahan- bahan organik yang tidak terurai. yang menimbulkan penyakit pada lahan-lahan yang terus ditanami.

asam amino dan asam organik serta enzim-enzim. Asam nukleat. asam amino dangula . zat bioaktif (hormondanenzim). Akar-akar tanaman mengeluarkan zat-zat seperti karbohidrat. sehingga mencegah tanaman dari serbuan serangga dan ulat-ulat yang merugikan. Zat bioaktif . Adapun manfaat dari masing-masing senyawa organik tersebut yaitu: 1. Zat anti mikroba . zat antimikroba. Menghancurkan bahan organik yang lebih keras. Mempercepat perombakan bahan organik . Asam laktat . tanaman akan tumbuh dengan baik sekali dalam tanah- tanah yang didominasi oleh bakteri TEM. Oleh sebab itu. Merangsang pertumbuhan tanaman 2. asam nukleat. GambarKemasan EM 4 Hasilkinerja EM di dalam tanah akan menghasilkan senyawa organik berupa zat bioaktif. asam amino. asamlaktat. Selama proses ini mereka juga mengeluarkan dan memberikan asam amino dan asam nukleik serta berbagai vitamin dan hormon pada tanaman. Menekan pertumbuhan patogen . 3 serangga. gula. Bakteri dari TEM memanfaatkan zat sekresi tersebut untuk tumbuh. Menekan pertumbuhan jamur dan bakteri yang merugikan tanaman . seperti lignin dan selulosa 4. Dapat diserap langsung oleh perakaran untuk metabolism di dalam jaringan Pembuatan Starter Bokashi tanaman 3. alkohol dan ester.

Saringan Dalam proses mengaktifkan EM. Industri : pakaian. Berikut bahan dan alat serta tahapan cara mengaktifkan EM. Bebas dari pencemaran d. Zat bioaktif (hormone dan enzim) . bahan pangan bebas kimia. Meningkatkan jumlah sel aktif dan perkembangan akar . Air sumur b. Air yang dapat digunakan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. Mencegah serbuan lalat. Air yang bersih . danau. telekomunikasi C. Bahan dan alat yang diperlukan: a. gelang keramik. industry listrik. terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Air d. Menekan bau busuk akibat perombakan organik . dll). Air yang terbebas dari residu kimia c. sungai. di antaranya: 1.. pengolahan limbah (kota. jamu ternak 2. EM 4 b. Dirigen 20 liter Pembuatan Starter Bokashi e. pasar. Peternakan : pakan fermentasi. di antaranya adalah air yang digunakan untuk membuat EM aktif. Perikanan : bokashi pupuk dasar tambak. perabot rumah tangga. saat ini teknologi EM telah digunakan di berbagai bidang. 4 5. Molase/gula pasir (merah) c. Pembuatan Starter Bokashi Starter yang berupa EM. pakan fermentasi. pakan daur ulang. tongkat pijat EM keramik 5. terlebih dahulu harus diaktifkan agar EM bekerja lebih efektif. Lingkungan : sanitasi lingkungan (pantai. serangga dan ulat yang merugikan Selain untuk pembuatan bokashi. EM pencampur pakan 3. Alkohol dan ester . Sekresinya substrat yang baik bagi perkembangan bakteri asam laktat dan actinomycetes 6. rumah tangga) 4. Kesehatan : fermentasi tanaman obat.

bersihkan kotoran yang tercampur dalam molase dengan cara disaring. 5 Adapun untuk molase. Semakin baru semakin bagus (maksimum 1 tahun sejak dikeluarkan dari pabrik). Setelah 5 – 10 hari EM aktif sudah dapat digunakan apabila sudah tercium bau asam manis .35 kg). Sebelum digunakan. Masukkan kedalam dirigen dan tutup dengan rapat. Siapkan bahan dengan perbandingan jumlah sebagai berikut: EM : Molase/gula : Air 5% : 5% : 90% 1L :1L : 18 L b. Kualitas antar pabrik gula bias berbeda. gunakan molase yang berkualitas. Tahapan pembuatan EM aktif Cara 1: a. Pembuatan Starter Bokashi d.35 (1 L = 1. Campurkan bahan-bahan tersebut 1 L – 5% 1 L – 5% Air 18 L – 90% Gambar Pencampuran Bahan c. Sebaiknya molase disimpan dalam tangki yang bersih dan tertutup rapat. Diamkan selama 5 – 10 hari (proses fermentasi). Berat jenis molase 1. Setiap hari bukalah tutup dirigen untuk mengeluarkan gas.

Setelah 5 – 10 hari EM aktif sudah dapat digunakan apabila sudah tercium bau asam manis Hasil EM aktif ini tidak bias diperbanyak sebagaimana cara 1. Tangki logam yang berkarat EM perlu diaktifkan terlebih dahulu untuk meningkatkan aktivitasnya. maka penyimpanan EM aktif perlu dilakukan di tempat yang gelap dan sejuk. 6 GambarPenyimpananselama Proses Fermentasi Hasil EM aktif ini masih bias diperbanyak lagi dengan cara mencampurkan kembali dengan molase/gula dan air dengan perbandingan sebagai berikut: EM aktif : Molase/gula : Air 1L :1L : 18 L Hasil pencampuran ini langsung dapat digunakan untuk pupuk tanpa harus memfermentasikan kembali selama 7 hari. d. Agar kualitas EM aktif terjaga. aktivitas EM setelah aktif ada batasnya. Campurkan bahan-bahan tersebut c. Tangki bersih c. Masukkan kedalam dirigen dan tutup dengan rapat. Berikut grafik aktivitas EM setelah diaktifkan . Siapkan bahan dengan perbandingan jumlah sebagai berikut: EM : Molase/gula : Air 1L :1L : 98 L b. Akan tetapi. Bekas tempat oli atau bahan kimia b. Tangki plastic atau tangki stainless stell b. Setiap hari bukalah tutup dirigen untuk mengeluarkan gas. Penggunaan EM aktif sebaiknya dalam jangka 1 bulah setelah proses pengaktifan. Diamkan selama 5 – 10 hari (proses fermentasi). Tangki kotor c. Karena setelah1 bulan aktivitasnya menurun drastis. Cara 2: a. Tangki yang dapat mempertahankan kondisi anaerob Pembuatan Starter Bokashi Kondisi tangki penyimpanan yang harus dihindari yaitu: a. Tempat yang baik untuk menyimpan EM aktif yaitu: a.

7 Aktivitas Rekomendasi Penggunaan Hari 5 – 10 hari 7hari 1 bulan GambarAktivitas EM Adapun pembuatan starter dari hasil bokashi yaitu dengan cara membuat bokashi terlebih dahulu. Berikut skema pembuatan 1 ton Bokashi: Bahan PupukKa Dedak/ EM-4 MOLASE AIR Organik ndang Bekatul 1 liter 1 liter 80 % 10 % 10 % ADONAN Dengan BAHAN BAKU Kadar Air LARUTAN 30-50% Pembuatan Starter Bokashi PROSES FERMENTASI 4-7 hari. Suhu< 50 0 C BOKASHI GambarSkemaPembuatanBokashi .

antara lain: . 1 gelas air kelapa c. Pembuatan Starter Bokashi GambarWadahdenganSaluranPembuangan Cara lain apabilaEM 4 tidak tersedia. Kulit buah-buahan (pisang. tuak dari nira atau bokashi yang sudah jadi . Sebagai sumber bakteri dapat menggunakan isi usus kambing/ayam. Tambahkan isi usus/ tuak/ bokashi beserta dedak. d. Penambahan bahan-bahan EM 4 dapat terus dilakukan setiap minggu. papaya. Masukkan sampah sayuran dan kulit buah-buahan yang sudah dipotong kecil-kecil kedalam wadah berupa kotak atau ember yang memiliki saluran pembuangan. manga. maka dapat membuat pengganti berupa bio starter. terutama kacang-kacangan . EM 4 yang dihasilkan ini dapat bertahan hingga 6 bulan. Untuk mengurangi aroma tidak sedap dapat ditambahkan kulit nanas Cara Pembuatan a. Sampah sayuran. Cara pembuatannya yaitu sebagai berikut: Bahan – bahan : a. secukupnya . b. Hasil terbaik diperoleh setelah 4 minggu. ½ onsgula . c. gula merah dan air beras. Bekatul/ dedak secukupnya . Gula merah. Cairan EM 4 yang mengalir lewat saluran pembuangan ditampung dalam ember. Tutup rapat dan diamkan selama 1 – 4 minggu. sedikit . 8 Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat EM 4 sendiri dengan bahan baku yang murah. Air beras. 1 gelas air leri (sisa air cucianberas) b. rambutan. dll) .

1/3 gelas gereh (ikan asin) e. 1/3 gelas abu dapur (sisa pembakaran kayu bakar) f. Dosis :  1 gelas biostarter dicampur dengan 10 liter air. Setelah 10 hari saringlah campuran bahan – bahan tadi. Kemudian diletakkan ditempat yang tertutup tidak ada udara( mis : botol tertutup ) dan didiamkan selama 10 hari. Pembuatan Starter Bokashi . 30 cm ares pohon pisang Cara Pembuatan : Semua bahan – bahan diatas dicampur jadi satu. 9 d.