You are on page 1of 1

Prekalkulasi ini perlu dilakukan karna gradien temperatur dan tekanan yang selalu berubah

terhadap fungsi kedalaman.dan Prekalkulasi (PRECALC) ini digunakan untuk perhitungan :
 Temperatur formasi dan tekanan formasi
 Properti dari lumpur (Rmf, Rm, dan Rmc) dari pengukuran sampel
 Salinitas lumpur, filtrat lumpur, dari pengukuran sampel
 Ketebalan mudcake dari alat resistivitas dan porositas
 Photo-electric absorption cross-section: U
 Konduktivitas pada zona terusir dan tidak terusir (CT, CXO) dari resistivitas yang
terukur.
Badhole ini dilakukan untuk mengetahui dimana saja terdapat lubang yang buruk, yang
mana badhole dapat dilihat dari log kaliper, log BS, dan log density. Badhole atau growong ini
dapat diakibatkan karena temperatur, mud, parameter yang tidak sesuai.

Coal yaitu untuk menganalisis pada kedalaman berapa saja yang terdapat lapisan batubara.
Yang mana analisis ini berfungsi untuk analisis selanjutnya yaitu pada saat penentuan Vsh.
Pada saat analisis coal dilakukan permaker, atau per formasi.
Vsh: Analisis secara kuantitatif dilakukan dengan menghitung volume serpih (shale), yang
merupakan jumlah kandungan serpih pada batuan . Karena serpih memiliki porositas non-
efektif, maka akan mempengaruhi hasil pengukuran log Porositas/Neutron,

Analisis porositas bertujuan untuk mengetahui porositas sebenarnya dari formasi batuan
dengan menggunakan model porositas densitas dan neutron. Ada dua nilai porositas yang
didapat, yaitu porositas total (PHIT) dan porositas efektif (PHIE).

Saturasi air berfungsi untuk menentukan zona yang mengandung hidrokarbon pada reservoir,
jika air merupakan satu-satunya fluida yang terkandung dalam pori-pori batuan, maka nilai
Sw = 1, tetapi apabila pori-pori batuan mengandung fluida hidrokarbon maka nilai Sw < 1.
Dalam batuan reservoir minyak umumnya terdapat lebih dari satu macam fluida,
kemungkinan terdapat air, minyak, dan gas yang tersebar ke seluruh bagian reservoir