You are on page 1of 3

Pagi hari di sebuah rumah sakit terdapat pasien yang menderita penyakit

asma.pasien itu bernama:

Nama : Ny.Wiwin widiastuti
Umur : 45 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Bu wiwin dirawat di ruang bugenvil.pagi itu, perawat tiwi berjalan menuju
kamar ibu wiwin dengan membawa obat,tensi,dan peralatan lainnya. di kamar,
tampak terlihat ibu wiwin yang sedang terbaring di tempat tidurnya dan
disampingnya ada keluarga dan kedua anaknya yg setiap hari selalu menjenguk
ibu wiwin.mereka sedang asyik bersenda gurau

perawat : (membuka pintu dan tersenyum) “selamat pagi ibu ..“

”maaf ibu,mengganggu sebentar, apakah benar ibu pasien yg bernama ibu
wiwin?“(dengan wajah tersenyum)

anak-anak ibu wiwin beserta keluarga bergegas menunggu di luar kamar.

perawat : “perkenalkan ibu, saya perawat tiwi yg akan merawat ibu pagi ini
hingga nanti pukul 12.00 siang.saya telah membaca daftar riwayat ibu,apakah
benar ibu menderita penyakit asma ?”(dengan wajah tersenyum dan
memandang mata ibu wiwin seolah –olah memberi semangat)

perawat : ”begini ibu,saya akan memberikan ibu obat ventolin dengan dosis
150 mg,obat ini untuk mengurangi asma jika asma ibu sering kambuh.apabila
asma ibu sudah normal kembali,artinya sudah membaik, ibu bisa melapor
kepada saya atau prawat lain yg sedang bertugas merawat ibu agar diberikan
obat pengganti selama proses penyembuhan.nanti, apabila ibu merasakan

perawat tiwi datang untuk memberi obat dan menyuntik lalu memeriksa lagi kondisi ibu wiwin.30 tiba saatnya ibu wiwin untuk makan siang.nanti siang saya akan kembali lagi di kamar ibu untuk memberikan ibu obat dan suntikan.kami siap membantu ibu.sakit atau membutuhkan penanganan segera tekan tombol ini ya bu.saya permisi dulu untuk merawat pasien selanjutnya.tepat setelah ibu wiwin selesai makan siang.satu jam kemudian.selamat pagi ibu.ibu bisa mengkonsultasikanya kepada saya atau perawat lain yg sedang merawat ibu untuk meringankan fikiran atau beban yg ibu rasakan”.kami akan sesegera mungkin menghubungi dokter spesialis asma untuk menindak lanjuti penyakit ibu.keluarga dan anak ibu wiwin bergegas pulang karena jam besuk sudah habis kecuali suami ibu wiwin.”(tersenyum lalu bergegas keluar kamar) setelah perawat meninggalkan kamar. pukul 11.” (sambil merapikan alat untuk menensi) “bagaimana ibu.untuk saat ini apakah ada keluhan?jika ada.begitu perhatiannya suami bu wiwin yg sedang menyuapinya.suami ibu wiwin datang usai pulang kerja dan bercakap-cakaplah mereka.selamat beristirahat semoga lekas sembuh.selanjutnya.” (tombol di sebelah tempat tidur) untuk menghubungi kami di ruang perawat.suami ibu wiwin tetap setia menemaninya dan menunggu ibu wiwin ketika dirawat di rumah sakit.beberapa menit kemudian..(sambil tersenyum) Perawat : “baiklah ibu jika tidak ada keluhan.saya akan menensi ibu (menyiapkan alat untuk menensi) ( setelah selesai menensi) “tensi ibu normal tidak ada masalah. . keluarga ibu wiwin beserta anaknya masuk ke kamar dan kemudian berbincang – bincang.dan apabila kondisi ibu kritis dan diluar batas kemampuan kami.

untuk menormalisir asma ibu ....dan terus memotivasi diri kita untuk sembuh.tetapi ini untuk membantu proses penyembuhan ibu.mungkin untuk suntikanya efeknya agak sedikit nyeri.nampaknya ini jam terakhir saya merawat ibu hari ini. Untuk obat nanti malam akan di berikan oleh perawat yg lain ya bu.(sambil menyuntik perawat tiwi menjelaskan) suntikan ini berisi cairan obat antibiotik 100 ml bu.bagaimana ibu sudah makan siang?saya akan memberikan ibu obat sekaligus suntikan ya bu.dan ibu juga harus istirahat yg cukup supaya tidak terlalu capek. . Semua penyakit itu pasti bisa di sembuhkan.ibu jangan khawatir.sampai bertemu di lain waktu..” Kemudian perawat tiwi meninggalkan kamar bugenvil kamar ibu wiwin dirawat dan menemui pasien selanjutnya.karena kecapean juga bisa memicu asma ibu kambuh.” Perawat : (tersenyum) “baiklah bu. (sambil mengelus tangan ibu wiwin) tetap semangat ibu.agak sedikit di tahan ya bu.karna sembuh tidaknya penyakit tergantung dari diri kita juga.” Perawat : (tersenyum)“baik ibu sudah selesai.Perawat : (tersenyum) “selamat siang ibu.tetap jaga kesehatan dan kondisi ibu agar penyakit ibu tidak kambuh lagi.saya permisi dulu..sampai bertemu di lain waktu.