You are on page 1of 2

Nama ; Isti Nurafifah Prodi ; Hukum Keluarga Islam

NIM ; 182121033 Fakultas ; Syariah


Mata Kuliah ; Pancasila Dosen ; Lisma, SH., M.H.

PANCASILA JIWA BANGSA


Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghormati jasa para pahlawannya.
Kemerdekaan yang dicapai bangsa Indonesia tidak semata-mata karena pemberian bangsa jepang
yang konon akan menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia ,melainkan bangsa indonesialah
yang memperjuangkan kemerdekaannya sendiri. Dalam hal ini pemudalah yang paling berperan
dalam memperjuangkan kemerdekaan. Semangat yang membara untuk terus berjuang dan bebas
dari belenggu penjajah. Perjuangan menjelang kemerdekaan Indonesia terjadi pada tahun 1945
,tepatnya tanggal 29 april jepang membentuk BPUPKI (badan penyelidik usaha-usaha persiapan
kemerdekaan Indonesia) atau dokuritsu zyunbi choosakai. Namun badan tersebut tidak bertahan
lama kemudian dibubarkan oleh jepang dan kemudian dibentuk PPKI (panitia persiapan
kemerdekaan Indonesia) atau dokuritsu zyunbi choosakai. Tidak sampai disitu ,pada tanggal 12
agustus 1945 Ir.Soekarno, Drs.Mohammad Hatta dan Dr.Radjiman Wedyodiningrat dipanggil ke
Dalat karena jepang berjanji akan memberi kemerdekaan Indonesia kelak dikemudian hari.
Semua itu hanya janji bohong belaka ,jepang yang awalnya mengaku sebagai saudara tua dari
bangsa Indonesia untuk merebut hati tetapi nyatanya malah menindas ,melakukan kerja
paksa/rodi dan melakukan penjajahan kepada bangsa. Tanggal 14 agustus 1945 jepang menyerah
pada sekutu ,semula jepang setuju Indonesia merdeka tanggal 16 agustus 1945, tetapi hal itu
belum dapat dilaksanakan karena adanya perbedaan pendapat antara golomgan tua dan golongan
muda. Peristiwa penculikan Ir.Soekarno dan Drs.Mohammad Hatta ke Rengasdengklok bertujusn
untuk mendesak golongan tua agar segera memerdekakan bangsa Indonesia. Akhirnya pada
malam hari diadakan pertemuan di kediaman Admiral Mayda untuk merumuskan teks
proklamasi oleh Ir.Soekarno,Drs.Mohammad Hatta,Mr.Subardjo,Sukarni dan Sayuti Melik.

Itulah sedikit ulasan tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia yang pada dasarnya
perjungan itu tidaklah mudah. Untuk menggapai sesuatu kita harus berjuang terlebih dahulu
untuk dapat meraihnya. Pancasila adalah dasar ideologi atau pandangan hidup bangsa Indonesia
sebagai dasar-dasar dalam berkehidupan. Perumusan dasar Negara inipun tidak semudah yang
dibayangkan semua melalui proses yang panjang. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam
pancasila juga menjadi sumber hukum dari segala sumber. Dalam sila pertama ‘’Ketuhanan Yang
Maha Esa’’ yaitu setiap warga Negara berhak untuk memeluk agama sesuai dengan kepercayaan
masing-masing tanpa ada paksaan dan diskriminasi dalam artian mengedepankan toleransi.
Namun di zaman sekarang ini toleransi masyarakat agak berkurang mereka lebih cenderung
bersikap individual. Maka dari itu kita sebagai generasi penerus bangsa hendaknya tanamkanlah
sikap toleransi.dilanjutkan pada sila kedua yang berbunyi ‘’Kemanusiaan Yang Adil Dan
Beradab’’ yang bermakna setiap orang berhak dan berkewajiban mengluarkan pendapat
,menegakkan keadilan dan menjunjung tinggi kemerdekaan setiap rakyat Indonesia. Pada sila
ketiga yang berbunyi ‘’Persatuan indonesia’’ yang bermakna setiap warga harus menjunjung
tinggi persatuan dan kesatuan ,menumbuhkan sikap nasionalisme dan patriotisme. Sikap
nasionalisme lebih cenderung sikap cinta terhadap sesama warga bangsa sedangkan patriotism
adalah sikap cinta terhadap tanah air. Jadi keduanya saling berkaitan antara satu sama lain. Tanah
air tanah tempat dimana kita dilahirkan yang terdiri dari beribu-ribu pulau dan suku yang
beraneka ragam jadi kita harus menghormati dan mencintai sesama warga Negara Indonesia. Dan
pada sila keempat yaitu ‘’Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam
Permusyawaratan Perwakilan’’ yang pada hakikatnya negara Indonesia adalah negara demokrasi
yang berarti bahwa setiap persoalan dapat diputuskan secara bersama, disetujui, dan dilakukan
dengan musyawarah bersama. Dan yang terakhir adalah sila kelima yang berbunyi ‘’Keadilan
Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’’ yang bermakna kesejahteraan dan kemakmuran
merupakan hak bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nilai-nilai yang terkadung dalam pancasila merupakan cerminan dari jati diri bangsa
indonesia. Namun dizaman sekarang ini sangat memprihatinkan semenjak dicabutnya Pedoman
Penghayatan Pengamalan Pancasila (P4) pada tahun 1998. Akibat dari pencabutan P4 ini
masyarakat kurang adanya pemahaman, terutama anak-anak muda banyak yang tidak paham dan
kurang mengerti tentang arti penting pendidikan pancasila. Efek yang ditimbulkan adalah
maraknya tawuran dikalangan pelajar. Oleh karena itu kita sebagai generasi penerus bangsa
harus mampu dan bisa mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam tiap-tiap butir pancasila.

Jiwa nasionalisme pancasila adalah ‘’Bhineka Tunggal Ika’’ yaitu berbeda-beda tetapi
tetap satu juga, menghargai setiap perbedaan, sikap gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa
Indonesia. Kita wajib untuk tetap menjaga semboyan ‘’Bhineka Tunggal Ika’’ agar tidak hilang
ditelan masa.

Seiring perkembangan zaman nasionalisme dan patriotisme juga mengalami


kemerosotan. Misalnya ; sparatisme, tawuran antar pelajar, antar desa, terorisme, dan lain-lain.
Untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa kita perlu menumbuhkan kesadaran akan
pentingnya pancasila. Cerminan jati diri bangsa bergantung pada generasi penerusnya, maka dari
itu marilah kita jaga dan pertahankan ideologi pancasila agar tetap hidup dalam diri bangsa
Indonesia.