You are on page 1of 1

Patofiologi sianosis

Sianosis adalah warna kebiruan pada kulit dan selaput lendir yang terjadi akibat
penigkatan jumlah absolut Hb tereduksi (HB yang tak berikatan dengan oksigen ). Sianosis dapat
tanda insufisiensi pernapasan, meskipun bukan merupakan tanda yang dapat diandalkan. Ada
dua jenis sianosis, yaitu sianosis sentral dan sianosis perifer. Sianosis sentral disebabkan oleh
insufisiensi oksigen Hb dalam paru dan paling mudah diketahui pada wajah,bibir,cuping telinga
sampai bagian bawah lidah. Sianosis biasanya tak diketahui sebelum jumlah absoulut HB
tereduksi mencapai 5 g per 100 ml. jumlah normal HB tereduksi dalam jaringan kapiler adalah
2,5 gram per 100 ml. pada orang dengan konsentrasi Hb yang normal, sianosis akan pertamakali
terdeteksi pada SaO2 kira-kira 75% dan PaO2 50 mm Hg. Factor-faktor lain yang menyulitkan
pengenalan sianosis adalah ketebalan kulit ,pigmentasi dan kondisi penerangan. Sinaosis perifer
terjadi bila aliran darah banyak berkurang sehingga sangat menurunkan saturasi darah vena dan
akan menyebabkan suatu darerah menjadi biru. Sianois perifer dapat terjadi akibat insufisiensi
jantung, sumbatan pada aliran darah, dan vasokonstruksi darah akibat suhu yang dingin.