You are on page 1of 3

PENCABUTAN IMPLANT

No. 000/UKP/
Dokumen PKMGMR
SOP No. Revisi 00
TanggalTerbit 13/02/2018
Halaman 1/2

UPT PUSKESMAS
IBRAHIM ADJIE drg. Neneng Rusilawati
PUSKESMAS NIP.195809021985032002
GUMURUH

1. Pengertian Pencabutan Implant adalah melakukan pencabutan alat


kontrasepsi yang diletakkan di bawah kulit lengan atas dengan
jumlah kapsul berbeda yang bekerja untuk menekan ovulasi dan
mengentalkan lender serviks
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penerapan langkah-langkah
penatalaksanaan pencabutan Implant.

3. Kebijakan SK PJ PUSKESMAS GUMURUH NOMOR 445.4/010/PJ-


ADMEN/II/2018 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM DAN
PELAYANAN KLINIS
4. Referensi Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi tahun 2010
Pedoman manajemen pelayanan Keluarga Berencana oleh
kemenkes tahun 2014
5. Prosedur 1. Petugas menerima pasien masuk ke ruang KB setelah
pendaftaran dari loket
2. Petugas mempersiapkan kartu ibu
3. Petugas melakukan anamnesa
4. Petugas melakukan konseling apakah klien akan melepas KB
atau meneruskan KB, atau mengganti cara KB
5. Petugas menjelaskan apa yang akan dilakukan dalam proses
pencabutan dan memberikan kepada klien untuk bertanya
6. Petugas mempersiapkan alat
7. Petugas meminta pasien untuk naik ke meja periksa
8. Petugas melakukan pemeriksaan fisik
9. Petugas menentukan lokasi insisi
10. Petugas melakukan desinfeksi sekitar pencabutan
11. Petugas melakukan anestesi lokal
12. Petugas mencabut AKBK yang paling dekat dengan lokasi
insisi
13. Petugas mendorong kapsul ke arah insisi
14. Petugas membersihkan kapsul dari otot dan jaringan ikat
15. petugas menjepit kapsul dengan klem dan mencabutnya
perlahan
16. Petugas menghitung kapsul yang sudah dicabut
17. Petugas melakukan penutupan luka bekas pencabutan
18. Petugas meminta klien untuk turun dari tempat tidur
19. Petugas memantau pasca tindakan
20. Petugas melakukan pencatatan
6. Diagram Alir
Anamnesa Konseling

Jelaskan cara
Siapkan alat
pencabutan

melaluisosialisasi

hitung AKDR yang


Lakukan pencabutan
sudah dicabut

Dokumentasi Memantau pasca


pemasngan tindakan

7. Unit Terkait Farmasi