You are on page 1of 1

Jadi Ahli Lapangan Tenis Yang Bernilai

Bagi Anda yang mau membuat atau merenovasi sebuah lapangan tenis tentunya sepatutnya
menerapkan jasa yang pakar lapangan tenis, sehingga pengerjaannya pantas dengan aturannya dan
hasil yang diperoleh pun betul-betul maksimal meski kadang-kadang dengan budget yang minim.
Jadi dalam memilih seorang yang ahli dalam pelaksanaan lapangan tenis tentunya yang wajib
berpengalaman dan kesudahannya tak mengecewakan.

Menjalankan lapangan tenis tentunya juga wajib yang benar dan cocok dengan hukum yang berlaku
dalam pembuatannya. Sebab ketika dalam cara kerja pembuatannya, seorang spesialis lapangan
tenis patut benar-benar menghitung dan mengevaluasi strategi pembuatan dengan menerapkan
bahan-bahan yang bagus dan standar. Disamping itu perlu juga dilaksanakan uji kemiringan dengan
pengevaluasian yang telah ditentukan persentasenya yang bertujuan menghilangkan resiko
genangan air serta kestabilan datar lapangan.

Lapangan tenis yang standar terbagi dalam dua variasi, yaitu outdoor dan indoor. Ini pun wajib
disesuaikan dengan atensi dan keperluan si pengorder. Karena macam pembuatan lapangan tenis
tak serta merta cuma untuk keperluan perlombaan, terkadang pemesan cuma memerlukannya
sebagai sarana olahraga dan latihan saja, sehingga tidak membutuhkan bahan super seperti untuk
lomba. Yang penting ukurannya ideal sama dengan lapangan tenis di laga.

Dan jika mengobrol seputar ukuran lapangan yang pas, disinilah peran seorang spesialis pembuat
lapangan tenis yang handal diperlukan. Lapangan tenis itu sendiri terdiri dari dua pola ukuran
inside dan outside. Inside yakni komponen dalam lapangan permainan tenis berukuran
23,77x10,97m2 dimana bahan dasar yang digunakan yaitu bahan granit hijau campuran pasir besi,
oyan, dan semen.

Walaupun outside yaitu komponen pinggir lapangan permainan pada bagian belakang dan samping.
Untuk bagian belakang minimal 5 meter dan optimal 7 meter, dan untuk komponen samping kanan
dan kiri ukurannya minimum 3 meter dan maksimum yang menyesuaikan. Bahan yang digunakan
bahkan lazimnya mengaplikasikan plesteran atau coran dengan perbandingan berat 3-2-1.