You are on page 1of 5

PERMASALAHAN PENYEBAB SISWA BOLOS PADA SAAT

PEMBELAJARAN DI MULAI
Disusun untuk Memenuhi Matakuliah Metodologi Penelitian
Yang Dibimbing oleh Dr. Setiadi C.P., M.Pd., M.T.

Oleh Kelompok 10 :
Dwi Mega Martasari 160534611709
Khairuddin Mahfudz 160534611607
M. Reja Pratama 160534611631

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
SEPTEMBER 2018
A. PENYEBAB SISWA BOLOS PADA SAAT PEMBELAJARAN DI KELAS
Pendidikan sejatinya sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat, karena pendidikan
berpengaruh kepada pola piker, pola prilaku. semakin tinggi tingkat pendidikannya maka akan
semakin bagus dan baik pula ucapan dan prilakunya. Pendidikan ada 3 macam yaitu pendidikan
formal, non formal dan informal sekolah termasuk pendidikan formal fungsi lembaga sekolah
diantaranya mempersiapkan manusia yang terdidik dan trampil, memperbaiki masa depan.
Fokus utama lembaga pendidikan terletak pada upaya sosialisasi norma-norma yang
dijunjung tinggi, dan akan diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Dalam proses
sosialosasi ini, diharapkan warga masyarakat akan memiliki pengertian kemampuan , dan sikap
yang diharapkan oleh masyarakat yang bersangkutan. Pendidikan merupakan sarana yang
efektif untuk membangun manusia yang seutuhnya. Dalam zaman semakin kompleks tuntutan
akan pentingnya pendidikan semakin besar mengingat arus perkembangan dunia yang semakin
cepat. Bahkan ada yang mengatakan bahwa jika pendidikan berhenti maka berhentilah dunia
ini, artinya selama dunia masih tetap ada maka pendidikan akan selalu berlangsung hal ini di
perlukan karena pendidikan merupakan tuntutan kehidupan yang membutuhkan tanggapan
yang cermat dalam mencerdaskan bangsa sehingga mampu menghadapi tuntutan global.
Melalui proses pendidikan seorang anak dapat memiliki sikap pengetahuan maupun
keterampilan yang semuanya merupakan wujud abstrak dari kebudayaan.
Pada masa-masa SLTA, adalah masa-masa yang paling rentan siswa melalukan
penyimpangan-penyimpangan sosial, termasuk bolos sekolah, pelajaran SLTA cenderung
hanya memikirkan egonya sendiri, hanya memikirkan kesenangan diri sendiri. Tidak jarang
orang tua mengeluh atas tindakkan anak-anaknya. Mereka berifikan sudah dewasa, dan tidak
perlu diingatkan lagi untuk melakukan sesuatu sehingga jika orang tua sedang menasehati
biasanya anak cenderung kurang memperhatikan dan tidak mau mendengarkan orang tuanya.
Bolos sekolah (membolos) merupakan salah satu prilaku tindakan menyimpang. Perilaku
menyimpang adalah segala bentuk pola perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma
sosial dalam masyarakat banyak pelajar terutama pelajar laki-laki yang membolos sekolah
tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada siswa. Sebab kalau tidak masuk satu hari saja
itu sangat merugikan bagi kita, kita juga bisa ketinggalan banyak sekali. Selain itu nilai ulangan
semakin hari semakin bertambah, dan pelajaran yang diajarkan juga semakin hari semakin
sulit. Maka kadang kalau kita keseringan membolos kita bisa tidak naik kelas. Karena yang
biasanya yang membolos itu adalah orang yang bodoh dan tidak ingin maju. Nilai-nilai atau
kemampuan berfikir dalam pembelajaran di sekolah yang dapat disebut juga dengan prestasi
belajar.
Pokok-Pokok Masalah
 Pengaruh membolos dalam prestasi belajar
Pengaruh membolos dalam prestasi belajar adalah bisa mengakibatkan ketidak naikan kelas
terhadap siswa-siswi yang sering membolos, sebab karena banyaknya ketinggalan pelajaran
yang mengakibatkan kebodohan kemudian karena kebodohan tersebut bisa mengakibatkan kita
tidak naik kelas.

 Faktor-faktor apakah yang mempengaruhi membolos :
Disebabkan oleh rasa bosan atau kejenuhan di dalam kelas atau pelajaran, biasanya ada salah
satu pelajaran yang dianggap membosankan di kelas,maka siswa itu mencari kesenangan atau
menghilangkan rasa jenuh dengan membolos. Bisa juga disebabkan karena masalah keluarga
yang membebani kita atau mengganggu fikiran kita dan menyebabkan kita frustasi, bisa juga
karena adanya masalah di sekolah entah itu disebabkan siswa atau guru yang menimbulkan
siswa tidak betah di sekolah.
Kurangnya perhatihan dan banyaknya uang jajan dan bisa mempengaruhi hal tersebut, biasanya
anak kurang diperhatikan di rumah karena kesibukan orang tua yang sangat padatdan jarang
komunikasi dengan orang tua, kadang orang tua tidak pernah sadar akan tersebut dan
menjadikan uang jajan yang berlebihan menjadi gantinya, untuk itu siswa dapat berbuat apa
saja dengan uang tersebut.
Pengaruh pergaulan pun juga bisa mendorong hal tersebut, sebab teman itu bisa saja baik
dengan kita, ada juga teman yang malah menjerumuskan kita. Maka kita harus selektif dalam
memilih teman, karena teman itu sangat penting bagi kita selain bisa berbagi sesuatu juga selalu
ada di saat kita membutuhkan.

 Berikut ini akan dijelaskan beberapa akibat dari sering membolos:

1. Tertinggal Pelajaran
Dengan kamu sering bolos maka akan banyak mata pelajaran yang tidak kamu ikuti, dan
penguasaan kamu terhadap pelajaran akan tertinggal oleh teman-temanmu yang lain.

2. Tidak Disenangi Guru
Anak yang sering bolos Sekolah tidak akan disenangi oleh guru. Ketika kamu tidak disenangi
oleh gurumu sendiri kamu tentu tidak akan merasa nyaman belajar di Sekolah .

3. Nilai Kecil
Karena banyaknya pelajaran yang tidak kamu ikuti maka ketika kamu ulangan kamu hanya
akan bisa menjawab sedkit dari soal-soal yang ada. Sehingga nilaimu akan kecil.

4. Di Keluarkan dari Sekolah
Sekolah tertentu dengan peraturan yang ketat, biasanya ketika muridnya bolos sampai
seminggu akan mengeluarkan SP bahkan Hingga Drop Out.

5. Dikucilkan Teman
Anak yang sering bolos biasanya akan dikucilkan oleh anak yang lain, karena anak yang rajin
Sekolah merasa bergaul dengan anak yang sering bolos bukan hal yang baik. Takutnya
terbawa suka bolos juga.

6. Membuat Malu dan Kecewa Orang Tua
Ketika orang tuamu dipanggil ke Sekolah karena kamu yang sering bolos, maka mereka akan
malu sekaligus kecewa dengan perbuatanmu itu.

7. Masa Depan Suram
Orang yang sering bolos, sekalipun lulus tentu hanya akan mendapat nilai seadanya dan juga
kemampuan yang pas-pasan. Secara logika bisa dipastikan masa depannya akan suram, ya
kecuali ada suatu keajaiban.

8. Menyesal di Kemudian Hari
Penyesalan memang selalu datang di akhir. Begitupun dengan orang yang sering bolos,
mungkin ketika masih Sekolah mereka akn senang senang saja karena biaya tinggal minta ke
orang tua. Tapi ketika sudah dewasa dan masuk dunia kerja, pasti akan menyesal karena
anak-anak yang rajin Sekolah mendapat pekerjaan yang layak dan kamu tidak.
DAFTAR RUJUKAN

Nana Syaodi. S. 2004. Landasan Psikologi Proses Pendidikan.
Sardiman AM.2001. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:PT. Raja Grafindo
Persada.
Oemar Hamalik. 1993. Metode Belajar dan Kesulitan-kesulitan Belajar. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya.
Walgito, Bimo. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta. Andi Yogyakarta
Nasution, Noehi. 1993. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Depdikbud Proyek PMGSD.
Bimo Walgito. 2004. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta : Andi Offset