You are on page 1of 1

KESEHATAN DAERAH MILITER JAYA / JAYAKARTA

RUMAH SAKIT TK.II MOH RIDWAN MEURAKSA

PENATALAKSAAN SYOK ANAFILAKTIK


Korban

Korban Sadar Penanganan Penunjang

Periksa ABC Segera Hentikan Pemberian Tenangkan Penderita,


Obat/Antigen Penyebab Istirahat dan Hindarkan
Pemanasan

Baringkan Penderita
Dengan Posisi Kaki Lebih Pantau Tanda-Tanda Vital
Tinggi Dari Jantung Pada Secara Ketat Sedikitnya
Alas Yang Keras Pada Jam Pertama

Berikan Epinefrin 1:1000


Pada Tempat
Dengan 0,01ml/kgBB
Suntikan/Sengatan Berikan
Sampai Mencapai Maks 0,3
0,1-0,3ml
Subkutan. Dapat Diberikan
15-20 Menit Sampai 3-4 Kali

Jika Kondisi Memburuk,


Dapat Diberikan Epinefrin
Bila TD < 100 mmHg, Secara IM Dan Bahkan
Larutkan 1ml Epinefrin Kadang-Kadang Dosis
1:1000 Dalam 250ml Pemberian O2 Penanganan
Dapat Dinaikan Sampai
Dekstrosa, Diberikan Secara 5-10 L/Menit Tambahan
0,5ml Sepanjang Pasien
Infuse IV 1-4mg/menit Tidak Mengidap Kelainan
Jantung

Aminofilin IV 5-6mg/kgBB Yang


Diencer Dengan 20cc
Dekstrosa 5% Atau NaCl 0,9% Hydrokortison IV 7- Pemberian Difenhidramin IV
Selama 15 Menit Secara 10mg/kgBB, Dilanjutkan 50mg, Bila Timbul Urtikaria
Perlahan-Lahan Bila Terjadi 5mg/kgBB Setiap 4-6jam
Tanda-Tanda Bronkospasme Atau Deksametason 2-
Atau Bronkodilatator Aerosol 6mg/kgBB Untuk Mencegah
Yaitu Salbutamol Atau Agonis Reaksi Berulang
Beta-2 Lainnya 0,25cc Dalam
2-4ml NaCl 0,9% Melalui
Nebulasasi