Teori Birokrasi (teori klasik organisasi 1) http://wsmulyana.wordpress.

com/2008/11/09/teori-birokrasi-teori-klasik-organisasi-1/ 23.09.10 Diterbitkan 9 November, 2008 komunikasi organisasi 1 Comment Tag:birokrasi,teori,teoriklasik Birokrasi berhubungan dengan organisasi masyarakat yang disusun secara ideal. Birokrasi dicapai melalui formalisasi aturan, struktur, dan proses di dalam organisasi. Para teoritikus klasik seperti Fayol (1949), Taylor (1911), dan Weber (1948), selama bertahun-tahun telah mendukung model birokrasi guna meningkatkan efektivitas administrasi organisasi. Max Weber adalah sosok yang dikenal sebagai bapak birokrasi. Menurut Weber (1948), organisasi birokrasi yang ideal menyertakan delapan karakteristik struktural. Pertama, aturan-aturan yang disahkan, regulasi, dan prosedur yang distandarkan dan arah tindakan anggota organisasi dalam pencapaian tugas organisasi. Weber menggambarkan pengembangan rangkaian kaidah dan panduan spesifik untuk merencanakan tugas dan aktivitas organisasi. Kedua, spesialisasi peran anggota organisasi memberikan peluang kepada divisi pekerja untuk menyederhanakan aktivitas pekerja dalam menyelesaikan tugas yang rumit. Dengan memecah tugas-tugas yang rumit ke dalam aktivitas khusus tersebut, maka produktivitas pekerja dapat ditingkatkan. Ketiga, hirarki otoritas organisasi formal dan legitimasi peran kekuasaan anggota organisasi didasarkan pada keahlian pemegang jabatan secara individu, membantu mengarahkan hubungan intra personal di antara anggota organisasi guna menyelesaikan tugas-tugas organisasi. Keempat, pekerjaan personil berkualitas didasarkan pada kemampuan tehnik yang mereka miliki dan kemampuan untuk melaksanakan tugas yang dibebankan kepada mereka. Para manajer harus mengevaluasi persyaratan pelamar kerja secara logis, dan individu yang berkualitas dapat diberikan kesempatan untuk melakukan tugasnya demi perusahaan. Kelima, mampu tukar personil dalam peran organisasi yang bertanggung jawab memungkinkan aktivitas organisasi dapat diselesaikan oleh individu yang berbeda. Mampu tukar ini menekankan pentingnya tugas organisasi yang relatif untuk dibandingkan dengan anggota organisasi tertentu yang melaksanakan tugasnya-tugasnya.

Cerita tentang sejumlah mahasiswa yang dikeluarkan dari perguruan tinggi karena melakukan kesalahan dalam nilai mereka. . Bradley dan Baird (1980) menyatakan bahwa ³keluhan terhadap birokrasi begitu banyak: ia telah disalahgunakan karena kreativitas individu yang bersemangat. Pekerja harus mempunyai pemahaman yang jelas tentang keinginan perusahaan dari kinerja yang mereka lakukan. dan inertia´ (Hick dan Gullett. Model birokrasi telah menerima image publik yang buruk dalam beberapa tahun belakangan ini karena formalitas yang ekstrim dan kakunya organisasi birokrasi tersebut. organisasi harus dijalankan dengan kaidah dan panduan pemangkasan yang logis dan bisa diprediksikan. ³birokrasi dunia seringkali dijadikan untuk mengkritik kegagalan mengalokasikan kewenangan dan tanggung jawab . kinerja yang lamban. Jelasnya. rasionalitas dan predictability dalam aktivitas organisasi dan pencapaian tujuan organisasi membantu meningkatkan stabilitas perusahaan. Akan tetapi. duplikasi usaha. Birokrasi dunia. buck-passing. formalitas.Keenam. kesalahan resmi. ini menekankan prioritas yang tinggi dari tugas-tugas organisasi di dalam perbandingannya dengan prioritas yang rendah dari anggota organisasi individu. Sekali lagi. Menurut prinsip dasarnya. Cerita-cerita seperti itu muncul tidak saja dalam birokrasi dan tidak pekanya birokrasi. pendaftar baru yang harus menunggu lama dalam baris antrian hanya untuk bisa mendengarkan pernyataan bahwa mereka tidak diterima meskipun telah mendaftarkan diri. 1975:128). sejumlah perguruan tinggi ternama telah memperlihatkan kritikannya terhadap masalah birokrasi. dan lemahnya kepekaan. Kedelapan. atau pengguna perpustakaan yang menerima denda karena keterlambatan mereka mengembalikan buku yang dipinjamnya ke perpustakaan. Ketujuh. dalam penerapannya di jaman modern seperti sekarang ini. impersonality dan profesionalisme dalam hubungan intra personil di antara anggota organisasi mengarahkan individu ke dalam kinerja tugas organisasi. mendukung kesesuaian dan modifikasi kepribadian (hal. Menurut prinsipnya. Universitas dipandang tidak adil ketika mereka menerapkan birokrasinya sendiri. uraian tugas yang terperinci harus diberikan kepada semua anggota organisasi sebagai garis besar tugas formal dan tanggung jawab kerjanya. anggota organisasi harus berkonsentrasi pada tujuan organisasi dan mengutamakan tujuan dan kebutuhan sendiri. seringkali menjadi sinonim dengan ketidakefisienan organisasi. pemborosan sumber daya. terlalu banyak kekuasaan yang pegang oleh orang yang salah.10). prosedur yang bertentangan dan arahan. membangun kerajaan. tetapi juga pada halhal di mana belum berkembangnya struktur organisasi bisa menjadi bentuk menjatuhkan diri terhadap pencapaian tujuan organisasi. kaidah dan rutinitas yang kaku.

1978). Dalam tonggak sejarahnya buku berjudul Manajemen Umum dan Industri (yang diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Inggris di tahun 1949) itu telah menjadi titik tolak dari teori administrasi. birokrasi menawarkan banyak keuntungan yang besar terhadap organisasiorganisasi yang rumit seperti universitas. Struktur birokrasi mengikutsertakan kemampuan memprediksi perilaku organisasi melalui penjabaran kaidah. birokrasi menawarkan banyak kelebihan yang kuat dalam menerapkan standar praktek organisasi.Akan tetapi. Mengingat teori birokrasi memberikan penjelasan organisasi yang dibangun secara ³ideal´. ketelitian. Sebelumnya kaidah tidak berguna untuk merespon input dengan tingkat kesulitan tinggi. Seperti yang akan kita bahas dalam Bab 6.komentar Tag:administrasi. Teori administrasi menterjemahkan banyak prinsip dasar model birokrasi secara deskriptif ke dalam prinsip praktek manajerial preskriptif. kecepatan. 1975). dan DeWine. meskipun ada banyak situasi di mana anggota organisasi harus bereaksi secara aktif terhadap masalah yang rumit dan sulit diprediksikan. dan bawahan langsung dinyatakan sebagai keuntungan dari struktur organisasi (Tortoriello. kontinuitas. Birokrasi tidak melahirkan kreativitas dan fleksibilitas. 2008 komunikasi organisasi 3 Komentar . panduan dan prosedur spesifik dalam rangka menyelesaikan tugas. Prinsip-prinsip tersebut telah diterapkan secara luas pada desain dan praktek organisasi dan memberikan pengaruh kuat pada desain dan administrasi organisasi . teori administrasi memiliki gelar populer sebagai ³prinsip manajemen´ (Hick dan Gullett. Di sini terdapat perbedaan yang dibiaskan pada praktek manajerial dalam teori administrasi. Teoritikus administrasi pertama dan paling berpengaruh adalah industrialis berkebangsaan Perancis yaitu Henry Fayol.teori. yang menunjukkan bahwa birokrasi adalah sesuatu yang berguna bagi rutinitas penanganan tugastugas organisasi yang bisa diprediksikan. selain ia juga bisa membatasi anggota organisasi dan individu yang bekerja di dalamnya. Pada tahun 1916. Fayol mengidentifikasi beberapa prinsip manajemen. kejelasan. Buktinya. kaidah-kaidah tersebut membantu organisasi untuk mengatasi input kesulitan tingkat rendah. Presisi. Blatt. menunjukkan bahwa model birokrasi dianggap tidak pas untuk menangani masalah organisasi yang rumit. Singkatnya.teoriklasik Teori administrasi adalah bagian kedua dari tiga dasar teori klasik organisasi (Hick dan Gullett. 1975). teori administrasi merumuskan strategi spesifik untuk menerapkan struktur birokrasi. kesatuan. Teori Administrasi (teori klasik organisasi 2) Diterbitkan 9 November.

tetapi itu merupakan refleksi dari aplikasi dan penggunaannya yang luas.1 halaman 78).1). (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³profesionalisme³ Weber. Organisasi mengarahkan para manajer untuk mengalokasikan personil. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan ³spesialisasi peran anggota organisasi³ Weber. lihat Tabel 3. Banyak prinsip dasar yang serupa dengan model birokrasi yang didefinisikan oleh Weber. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³hirarki³ Weber. Fayol (1949) mendefinisikan 20 prinsip dasar manajemen. Kesatuan perintah menyatakan bahwa setiap anggota organisasi harus menerima arahan dari satu atasan saja dan bertanggung jawab kepada orang tersebut. Perencanaan mengarahkan para manajer untuk menganalisa tugas dan tujuan organisasi dan untuk merancang strategi spesifik maupun mengidentifikasi bahan baku dan personil yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan organisasi. aturan dan prosedur yang diformalisasikan´ oleh prinsip birokrasi Weber. Beberapa prinsip dasar manajemen yang telah diperkenalkan oleh Fayol kemudian menjadi sesuatu yang biasa kita temukan sekarang ini.1). Perintah menuntut para manajer untuk mengarahkan aktivitas anggota kelompok anggota organisasi yang berbeda untuk menyelesaikan tujuan organisasi. peralatan dan sumber yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tujuan organisasi yang diidentifikasi dalam perencanaan. Kontrol mengharuskan para manajer menggunakan kewenangan mereka untuk memastikan bahwa tindakan pekerja sesuai dengan tujuan dan aturan organisasi (untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³hirarki´ Weber.industri modern. lihat Tabel 3. lihat Tabel 3. lihat Tabel 3. Otoritas memberdayakan para manajer untuk menggunakan kekuasaan dan kontrol terhadap bawahan guna mengarahkan aktivitas mereka terhadap produk organisasi. Prinsip ini . Bidang pekerjaan mengarahkan pengembangan kemampuan kerja khusus dari anggota organisasi sehingga mereka dapat berkonsentrasi pada tugas-tugas tertentu sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Disiplin mengarahkan semua anggota organisasi untuk menyampaikan kaidah dan panduan organisasi dan hukuman khusus bagi anggota organisasi yang gagal dalam melaksanakan tugas sesuai aturan perusahaan.1). lihat tabel 3. (Untuk mengetahui seberapa jauh prinsip dasar ini memiliki kesamaan dengan ³kaidah. Bawahan dituntut menghasilkan sesuai kewenangan atasan yang ada dalam organisasi.1).

Prinsip dasar ini mengatasi masalah komunikasi horisontal terbatas di antara anggota organisasi dengan tingkat hirarki yang sama dalam organisasi.´ tetapi ia kemudian lebih dikenal dengan ³jembatan Fayol´ (Gambar 3. anggota organisasi dapat berkomunikasi secara horisontal. Fayol menyebut saluran horisontal. sebagai ³jembatan. Sentralisasi kekuasaan menyatakan bahwa kinerja organisasi bisa sukses ketika adanya kontrol ketat terhadap aktivitas anggota organisasi dari administrasi pusat dan desentralisasi proses organisasi tidak bisa berkembang pada suatu titik di mana proses itu tidak berada dalam . pembagian saham) yang sesuai dengan produktivitas pekerjaan mereka.2) Kesatuan arah menyatakan bahwa anggota organisasi harus satu pikiran. yang dalam efeknya memecah rantai scalar. Prinsip ini didasarkan pada pernyataan bahwa anggota organisasi bisa dipicu secara meterial sehinga kinerja mereka bergantung kepada jumlah penghitungan uang yang mereka terima dari perusahaan. Bawahan individu bagi kelompok yang lebih besar mengarahkan anggota organisasi secara individu untuk bertindak sesuai kepentingan organisasi. lihat Tabel 3. ia mengidentifikasi rute utama susunan untuk kaidah dan pengarahan yang diikuti dengan jalur komunikasi dan mampu menciptakan interaksi sulit di antara anggota organisasi yang berada dalam posisi rantai komando paralel di dalam organisasi. lihat Tabel 3. Untuk mengatasi masalah ini. atau lintas rantai komando secara paralel dengan rekan sekerja untuk mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas organisasi.berfungsi untuk meningkatkan kejelasan peran kerja dengan cara mengenali siapa yang bertanggung jawab terhadap apa dan siapa yang berwenang terhadap siapa dalam aktivitas organisasi. misalnya).1:78). Rantai scalar membentuk jalur interaksi vertikal di antara atasan dan bawahan sepanjang rantai komando hirarki organisasi (Gambar 3. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³profesionalisme³ Weber.1). Rantai scalar menyatakan bahwa anggota organisasi harus menjawab langsung kepada atasan mereka dan mengawasi langsung bawahan mereka. Fayol menyatakan bahwa dalam lingkungan tertentu (keadaan darurat. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³profesionalisme³ yang menekankan pentingnya organisasi untuk berhadapan dengan anggota organisasi individu. bagi laba. Penghitungan ulang menyatakan bahwa anggota organisasi harus mendapatkan penghargaan atas pekerjaan mereka dengan gaji dan tunjangan materi lain (bonus.1). Prinsip dasar ini menggambarkan sebuah penekanan terhadap produk organisasi terhadap produk anggota organisasi individual. bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan organisasi.

Perintah mengarahkan organisasi. Inisiatif menyatakan bahwa anggota organisasi harus mampu bekerja dengan perhatian yang terbaik bagi organisasinya.1). dan klasifikasi aktivitas dengan jelas. administrasi. Prinsip dasar preskriptif dari teori administrasi membuat teori tersebut sangat pragmatis dan . Semangat kesatuan menyatakan bahwa tujuan organisasi bisa dicapai dengan sukses ketika anggota merasa bangga terhadap organisasinya. keduanya berusaha meningkatkan logika. maka pekerjaan dan posisi mereka akan tetap aman dalam organisasi.1). lihat Tabel 3. Adalah suatu hal yang mudah untuk melihat banyak kesamaan yang terdapat di antara teori birokrasi Weber dan teori administrasi Fayol (Tabel 3. personil dan masalah lain membantu manajer lini untuk bebas dari detail administrasi sehingga dengan demikian mereka dapat memfokuskan perhatianya dalam mengarahkan pencapaian tujuan organisasi . aturan dan prosedur yang diformalisasikan³ Weber. aturan dan prosedur yang diformalisasikan³ Weber. Semua aktivitas organisasi beserta prosesnya harus dirancang dengan jelas dan dipadukan ke dalam tujuan formal organisasi. Di sini diperlihatkan kekuatan dan kelemahan dari teori administrasi. dan selama mereka mampu melakukannya dengan baik. Prinsip ini menekankan bahwa tidak ada yang boleh disisakan dalam perubahan organisasi. lihat Tabel 3. Ekuitas menyatakan bahwa semua anggota organisasi harus diperlakukan secara adil. Lini dan fungsi staf mengidentifikasi kebutuhan personil dengan dukungan khusus (staf) untuk membantu manajer yang memiliki tanggung jawab utama dalam membuat keputusan dan mengarahkan aktivitas untuk mencapai tujuan organisasi (lini). Kaidah dan panduan yang ditetapkan secara obyektif harus bisa digunakan untuk mengatur personil organisasi. perencanaan. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³kaidah.1).pengawasan hirarki langsung. Para manajer harus mengetahui tugas yang akan diselesaikan dan mengarahkan aktivitas ³bawahan´ untuk memenuhi tugas-tugas tersebut.1). perintah dan struktur dalam organisasi. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³hirarki³ Weber. Fayol menekankan pentingnya loyalitas dan komitmen emosional anggota organisasi terhadap organisasi mereka. (Untuk mengetahui seberapa jauh kesamaan prinsip tersebut dengan prinsip birokrasi ³kaidah. Stabilitas kedudukan menyatakan bahwa anggota organisasi membutuhkan waktu khusus untuk belajar menyelesaikan tugas yang dibebankan kepada mereka. lihat Tabel 3. Teori administrasi dikembangkan sebagai panduan preskriptif bagi manajemen organisasi industri sesuai penggunaan kaidah dan otoritas secara langsung. Anggota staf yang menangani masalah tehnik.

struktur pendidikan. Issues inPembangunan organisasi sekolah terus berlaku pada tahun 1980an dan 1990an. profesionalisme guru. kurikulum. dan hubungan komuniti. Sebelumnya. prinsip teori administrasi dapat disalahartikan. sering dihubungkan sebagai bentuk yang kaku dan tidak peka terhadap kebutuhan anggota organisasi. bertentangan dan tidak sesuai dalam penggunaannya ketika berhubungan dengan masalah-masalah organisasi yang berbeda.com/2008/11/09/teori-administrasi-teori-klasik-organisasi-2/ 23. Di Malaysia. Inovasi pengurusan bagi pembangunan organisasi sekolah masih perlu dilaksanakan oleh semua sekolah kerana keadaan . tetapi penekanan diberi kepada inovasi kurikulum dan petluasan penggunaan komputer dan teknologi maklumat dalam proses pendidikan.10 PENGENALAN Pembangunan organisasi adalah satukonsep pengurusan pendidikan yang bertujuan memperbaiki keadaan organisasi sekolah secara komprehensif. seperti prinsip birokrasi. Di samping itu. Arus pembangunan dalam sistem pendidikan dalam dua dekad tersebut menjurus kepada pengisian dasar pembangunan sumber manusia dalam konteks pelaksanaan pelbagai dasar yang dianjurkan oleh Laporan Kabinet (1979) dan Dasar Perindustrian Negara. iaitu peringkat dalaman sekolah. konsep ini telah digunakan dengan pesat pada tahun 1960-an dan 1970-an. kokurikulum. dan kurikulum sejajar dengan keperluan pengisian Dasar Pendidikan Kebangsaan.wordpress. seperti yang akan kita bahas secara mendalam pada bagian akhir bab ini. banyak program pembangunan boleh dilaksanakan bagi mempertingkatkan kualiti organisasi sekolah. Pembangunan ini meliputi dimensi pengurusan. Pada lingkungan beberapa tahun tersebut berlakunya proses pembinaan negara melalui reformasi sistem pendidikan. prinsip teori administrasi.dapat diaplikasikan pada organisasi bisnis. karena tidak ada prinsip manajemen universal yang dapat diaplikasikan secara merata pada semua situasi organisasi. Namun pada sudut mikro. Pada sudut makro. Konsep ini bukanlah satu perkara baru.9. http://wsmulyana. pembangunan sistem pendidikan telah berlaku dengan baik dan pada kadar yang menjurus kepada sasaran yang dirangkakan oleh Rancangan Malaysia Pertama hinggalah Ketujuh.

Hanya pihak sekolah sendiri yang berkuasa menangani isu yang sedemikian. pengurusan berasaskan organisasi setempat. Dengan kelemahan itu. Masalah Pendidikan. Artikel ini mencadangkan satu lagi inovasi baru. Birokrasi dan arahan dati pihak atasan tidak dapat menyelesaikan isu dasar ini. Namun. Namun itu hanyalah sebahagian daripada pelbagai faktor yang mengekang pembangunan sistem pendidikan di negara ini. Saiz serta kompleksiti birokrasi bertambah besar mengikut peredaran masa. iaitu satu model yang menggabungkan dan memperkukuhkan usaha pembangunan organisasi sekolah. dasar bermakna keputusan . dan beberapa konsep baru dianjurkan oleh para pentadbir yang kreatif untuk mengurangkan kecerewetan birokrasi. Model ini mendorong kepada pembangunan organisasi secara penyertaan demokratik dan penggubalan strategi yang sistematik.organisasi sekolah di Malaysia masih belum setaraf dengan beberapa sekolah di negara maju. dan perkasaan. lnilah kelemahan utama birokrasi. Model ini sesuai untuk menangani sesuatu isu dasar pendidikan seperti integrasi kaum. Birokrasi juga ditandai oleh aliran arahan dan maklumat daripada peringkat atas ke peringkat bawah dalam struktur pentadbiran. Sungguhpun birokrasi adalah baik sebagai satu sistem pentadbiran yang sistematik dan koheren. dan juga pembahagian kerja mengikut tatatingkat dan tarafkedudukan jawatan dan kuasa. pe1bagai konsep baru ini lenyap perlahan-lahan ditelan oleh gergasi birokrasi yang tidak mahu menerima perubahan dan inovasi. kebanyakan orang mempunyai persepsi negatif terhadap birokrasi. tetapi apa yang menjadi kemusykilan kebanyakan orang ialah semakin saiz dan kompleksiti birokrasi bertambah. maka sernakin lambatlah pemprosesan berbagai-bagai perkara. Birokrasi ialah satu konsep pentadbiran yang menegaskan pembahagian kerja mengikut bidang. vandalisme di sekolah. Dalam konteks sistem atau organisasi yang pelbagai. Antara konsep baru ialah uraipemusatan. dari hal pesanan barangan sehinggalah kepadahal kenaikan gaji dan pangkat. dan kelemahan murid dalam bahasa Inggeris. Model tersebut ialah model dasar strategik untuk peringkat organisasi atau mikro. Kekurangan usaha inovasi bagi pembangunan organisasi sekolahmungkin bersangkut-paut dengan fenomena pemusatan yang sentiasa menampilkan kekuasaan birokrasi dari atas ke bawah.

yang dibuat oleh pihak pengurusan organisasi dengan beberapa tujuan strategik. iaitu boleh diubahsuai dan anjal mengikut konteks tempat. Pelbagai dasar strategik dalam pengurusan berasaskan sekolah adalah beberapa dasar yang digubal oleh pihak sekolah secara kolektif. Contohnya ialah dasar kerjasama polis dengan sekolah. dalam konteks tujuan pembangunan sekolah. masalah pengangkutan murid. pelbagai dasar strategik boleh digubal oleh pihak sekolah. iaitu: a) Memberi panduan ke arah sesuatu wawasan pembangunan. murid. Contoh dasar pembangunan ialah dasar literasi komputer. dan bulan sabit. Tujuan yang kerap menjadi sasaran dasar strategik di sekolah ialah mengenai penyelesaian beberapa masalah tertentu. dan dasar pembelajaran pemikiran logik dan kritikal untuk mencngah atas. Dalam konteks tujuan etika dan tatasusila organisasi pula. sama ada dalam sektor awam ataupun swasta. masalah prestasi sains dan matematik yang rendah. bomba. dasar pusat sumber sains dan matematik sekolah. c) Menyelesaikan masalah-masalah tertentu. dan masalah kelemahan penguasaan bahasa Inggeris. b) Memantapkan kedudukan organisasi dalam arus perubahan. iaitu bersama guru. d) Mendisiplinkan manusia tentang erika dan tatasusila organisasi. pelbagai dasar boleh digubal oleh organisasi pada beberapa peringkat sistem pentadbiran. Dasar tersebut perlu berbentuk inovasi baru demi membina sckolah yang berdaya maju. dasar pembelajaran ala kuliah untuk menengah atas.2001 18 masyarakat. Namun demikian. pentadbir. sesebuah sekolah awam sendiri boleh menggubal dan melaksanakan pe1bagai dasar mikro mereka sendiri. semua dasar mikro yang dilaksanakan pada peringkat sekolah sewajamya sejajar dengan pelbagai dasar makro pada peringkat kebangsaan. progresif. Dalam sistem pendidikan pula. Dalam rnasyarakat demokrasi di Malaysia. dasar pembelajaran secara penyelidikan untuk sekolah mcnengah. pelbagai dasar strategik berfokus kepada usaha membina warga sekolah yang berhemah mulia perlu digubal. seperti masalah pinjaman buku teks. Walau bagaimanapun. Hal ini adalah kerana beberapa dasar pendidikan bersifat dinamik dan anjal. dan budaya Issues in Education. masa. dasar pengajaran berpasukan. tentera. dan dasar penyertaan pelbagai pasukan kadet seperti kadet polis. dan cemerlang. dan ibu bapa untuk mencapai mana-mana empat tujuan yang dinyatakan pada perenggan kedua sebelum ini. Volume 24. Matlamat .

Di sinilah letaknya konsep teras dasar. bukannya oleh beberapa orang guru dan pengawas sekolah. Pembuatan dasar yang baik mesti memenuhi kriteria yang berikut: a) Penyertaan wakil-wakil yang pe1bagai. Masalah Pendidikan . c) Perbincangan mengenai isu dasar berdasarkan pelbagai fakta. f) Merangka beberapa strategi alternatif tindakan untuk sesuatu masalah. proses dasar strategik ialah penggembelingan perkara. Oleh itu. dan dasar yang tidak baik ialah dasar yang tidak mendatangkanfaedah serta menimbulkan pelbagai masalah lain. dan seterusnya memudahkan pembinaan budaya berhemah tinggi di sekolah. g) Menjangka aras kejayaan sesuatu strategi altematif tindakan. dasar kehidupan tanpa AIDS. sumber. iaitu sesuatu dasar yang dilaksanakan oleh pihak pelaksana mesti mengenai kumpulan sasaran yang sewajarnya menerima faedah. atau ancaman daripada persekitaran luar ataupun dalaman harus difikirkan.dasar seperti ini ialah untuk meningkatkan disiplin murid dan guru secara terus. h) Membuat anggaran kos dan faedah. b) Pembentukan beberapa jawatankuasa. Dasar yang baik membuahkan faedah yang maksimum dalam jangka panjang kepada organisasi. sumber. . persaingan. dasar strategik berfokus kepada menyerlahkan peranan dan organisasi dalam menghadapi cabaran.Jilid24 . e) Mengenalpasti jenis dan sifat masalah di sebalik isu dasar. dan tindakan untuk memperoleh hasil yang tertentu. dan tindakan untuk membuahkan hasil yang tertentu tertentu. 2001 19 Dalam konteks tujuan penyesuaian organisasi dalam arus perubahan pula. Faedahnya pula ialah beban dan tanggungjawab pembinaan disiplin sekolah dipikul oleh ramai. d) Perbincangan dan pen~tapan nilai utama dalam isu dasar. dasar pembe1ajaran teknologi multimedia. Contohnya. dan dasar pendidikan pelbagai budaya (multicultural education) boleh digubal bagi mencapai matlamat tersebut PROSES PEMBUATAN DASAR STARTEGIK BERASASKAN SEKOLAH Proses bermakna penggembelingan perkara.

pemadam api. Nilai yang dikenal pasti menjadi panduan keutamaan pada masa memilih . dan guru penasihat. dan Persatuan Ibu Bapa Guru (PIBG) perlu dilakukan. khususnya yang terdiri daripada kumpulan sasaran akan membawa nilai. bahan makanan. atau memperbanyakkan pendekatan dan strategi pelaksanaan dasar. dan globalisasi. sumbang saran dan semangat partisipatif Perbincangan isu-isu dasar. khususnya oleh pelbagai kumpulan dan jawatankuasa. Pembentukan beberapa jawatankuasa teknikal bertujuan membahagikan kerja dalam komponen penggubalan dasar. dan kepekaan terhadap aduan yag diterima. Contoh kumpulan sasaran ialah guru baru. dan fakta yang peIbagai dalam sesi perbincangan penggubalan dasar. Selain daripada itu. kurikulum. pelbagai kumpulan. dan penilaian dasar perlu dilakukan. penyelidikan atau penyiasatan. dan nilai persaingan. kecermatan pemeriksaan penggunaan e1ektrik.Penyertaan wakil daripada pelbagai kumpulan manusia dalam sekolah adalah bersandarkan konsep demokrasi. Antaranya ialah pelbagai persoalan penting dalam perbincangan boleh dikemukakan seperti: Apakah isunya? Berapa ramai yang terlibat? Sudah berapa lamakah isu tersebut wujud? Apakah masalah di sebalik isu tersebut? Apakah faktor yang menyebabkan isu tersebut timbul? Sesuatu dasar yang hendak digubal mestilah mempunyai matlamatnya dan seterusnya nilai penting di sebalik matlamat berkenaan. peperiksaan. perhubungan. Volume24 . Hal ini boleh menolak andaian dan prejudis dan seterusnya memberikan justifikasi yang kukuh bagi pelaksanaan sesuatu dasar. mutid nakal. pelaksanaan dasar. Misalnya. Penyertaan beberapa jawatankuasa tersebut boleh juga membina pemerkasaan. Matlamat meningkatkan kefasihan bahasa Inggeris pula berkait dengan nilai komersial. matlamat membina sekolah yang selamat berkait dengan nilai seperti kebersihan. kokurikulum. 2001 20 dan juga memurnikan sesuatu ketctapan dasar. mestilah berasaskan fakta-fakra agar julat dan darjah sesuatu isu dapat dikenalpasti setepat mungkin. ketrampilan diri. Sebagai contoh penubuhan beberapa jawatankuasa penting seperti jawatankuasa kewangan. kantin. nilai hormat. Pandangan dan kritikan daripada pelbagai kumpulan boleh menimbulkan berbagai idea Issues in Education. disiplin. motif. Contoh nilai pula ialah nilai profesionalisme. kctua panitia.

dan peringkat ini meliputi aspek perbincangan isu dasar hinggalah kepada penaksiran kejayaan pelaksanaan dasar. Volume24 . yang mempunyai tiga peringkat asas. dan murid. 2001 26 Peringkat penilaian dasar strategik pula memberi perhatian terhadap penilaian faedah kepada kumpulan sasaran. Peringkat pelaksanaan dasar pula terdiri daripada menggerakkan pelbagai pihak yang terlibat seperti PIBG. Weakness. Hal ini bergantung kepada tahap keseriusan komitmen itu. Bagi mengatasi masalah ini kadangkala memerlukan pengetua sekolah bertindak secara paksaan atau kolaboratif. iaitu peringkat penggubalan dasar. Selain daripada itu. Petingkat penggubalan ialah petingkat yang paling besar dan rumit. guru. strategi pelaksanaan juga memerlukan ketelitian agar prosedur kerja boleh dibuat secara berperingkat-peringkat dan sistematik. Bagi organisasi sekolah contohnya. Jilid24 . 2001 25 Rajah 1 di atas menunjukkan model kitaran dasar strategik. serta analisis terhadap kos-faedah. Threats) untuk sesetengah organisasi pendidikan.Masalah Pendidikan. dan peringkat penilaian dasar. strategi jangka pendek ialah jenis tindakan untuk tempoh antara satu bulan hingga dua tahun. Pelaksanaan dasar juga melibatkan penggunaan wang. Namun demikian. dan strategi jangka panjang ialah jenis tindakan untuk tempoh antara riga hingga lima tahun. Aspek mengenal pasti masalah dan pelbagai faktor berkaitan memerlukan ketelitian agar pelaksanaan dasar mengenai sasarannya. penilaian terhadap keberkesanan jentera pelaksanaan menjalankan kerja. Halangan utama ialah ketiadaan komitmen para guru dan murid untuk me1aksanakan sesuatu dasar. Issues in Education. Penilaian wajar . Hal ini kerana andaian penggunaan kuasa baleh menyelesaikan semua masalah sekolah ialah satu andaian yang salah. oleh itu pentadbir sekolah wajar sekali mendapatkan bantuan dengan berbagai cara untuk menaja pelaksanaan dasar. penggunaan elemen paksaan boleh menimbulkan tentangan di kalangan guru. Strategi diperolehi melalui analisis SWOT (Strength. Penyelesaian secara kolaboratif boleh dilakukan dengan membina kumpulan aliran teras yang sentiasa menyakang tindakan inovatif pengetua. Opportunities. peringkat pelaksanaan dasar. ketua panitia. Aspek pemantauan wajar sekali diberi perhatian agar pelbagai halangan dapat dikenal pasti dan diatasi oleh pelaksana dan tiada berlaku pembaziran kewangan.

khususnya dalam bidang ekonomi. Bagi organisasi sekolah contohnya. perubahan keceriaan. Hal ini akan menjadi ancaman yang menjerut warga sekolah dari semasa ke semasa. Nilai nisbah kos-faedah dan kos-keberkesanan yang tinggi menunjukkan pelaksanaan dasar yang mencapai tahap tinggi dan dasar tersebut telah berjaya. PENUTUP Kemajuan dan pembangunan organisasi sekolah boleh berlaku dengan cara melancarkan beberapa dasar strategik. Sebagai contoh. Antara kelemahan utama sekolah sekarang ini ialah keadaan fizikal. Keadaan masyarakat global. perubahan komitmen guru.mengambil kira faedah nyata dan tersirat dari segi jangka pendek dan jangka panjang. 2001 27 pembangunan sekolah dan pembangunan sumber manusia dalam proses pembinaan negara yang maju. sentiasa memaksa sekolah melakukan inovasi agar proses pendidikan dan pengurusan sentiasa relevan dengan kehendak semasa. Ancaman terhadap sekolah pula ialah seperti golongan perosak harta benda sekolah. tetapi perubahan ini adalah perubahan yang positif dan baik. negara. serta pusat sumber yang daif.untuk sesetengah organisasi pendidikan. Pihak sekolah tidak wajar berdiam diri terhadap ke1emahan dan ancaman berkenaan kerana hal tersebut boleh merosakkan usaha Masalah Pendidikan. prasarana. Jilid24 . taraf pencapaian matematik dan sains yang rendah. Perubahan begini hanya boleh dianggarkan sahaja nilai wangnya dalarn menaksir koskeberkesanan sesuatu dasar. dan budaya. dan tempatan kerap berubah-ubah. dasar strategik juga boleh berfokus kepada usaha-usaha mengatasi kelemahan dan ancaman terhadap sesebuah sekolah. dan kesesakan bilik darjah di sekolah ban dar. akhbar yang memburukkan guru sekolah. bahasa. Walau bagaimanapun. dan perubahan sikap mood adalah beberapa faedah tersirat yang sukar diukur oleh sesiapa pun. taraf penguasaan bahasa Inggeris yang rendah. strategi jangka pendek ialah jenis tindakan untuk tempoh antara satu bulan . iaitu dasar yang mengambil kira perkembangan dan pelbagai isu luar dan dalam persekitaran sekolah. Berdiam diri bererti membiarkan masalah dan menunjukkan kelemahan pengurusan sekolah. dan jenayah di sekolah. Faedah tersirat biasanya sukar diukur tetapi dapat dilihat atau dikesan perubahannya di kalangan warga sekolah.

perubahan keceriaan. Halangan utama ialah ketiadaan komitmen para guru dan murid untuk me1aksanakan sesuatu dasar. Bagi mengatasi masalah ini kadangkala memerlukan pengetua sekolah bertindak secara paksaan atau kolaboratif. Namun demikian. Nilai nisbah kos-faedah dan kos-keberkesanan yang tinggi menunjukkan pelaksanaan dasar yang mencapai tahap tinggi dan dasar tersebut telah berjaya. oleh itu pentadbir sekolah wajar sekali mendapatkan bantuan dengan berbagai cara untuk menaja pelaksanaan dasar. Perubahan begini hanya boleh dianggarkan sahaja nilai wangnya dalarn menaksir koskeberkesanan sesuatu dasar. ketua panitia. dan strategi jangka panjang ialah jenis tindakan untuk tempoh antara riga hingga lima tahun. Pelaksanaan dasar juga melibatkan penggunaan wang. serta analisis terhadap kos-faedah.hingga dua tahun. dan murid. dan perubahan sikap mood adalah beberapa faedah tersirat yang sukar diukur oleh sesiapa pun. Peringkat pelaksanaan dasar pula terdiri daripada menggerakkan pelbagai pihak yang terlibat seperti PIBG. Faedah tersirat biasanya sukar diukur tetapi dapat dilihat atau dikesan perubahannya di kalangan warga sekolah. Penilaian wajar mengambil kira faedah nyata dan tersirat dari segi jangka pendek dan jangka panjang. Aspek pemantauan wajar sekali diberi perhatian agar pelbagai halangan dapat dikenal pasti dan diatasi oleh pelaksana dan tiada berlaku pembaziran kewangan. Penyelesaian secara kolaboratif boleh dilakukan dengan membina kumpulan aliran teras yang sentiasa menyakang tindakan inovatif pengetua. perubahan komitmen guru. PENUTUP . tetapi perubahan ini adalah perubahan yang positif dan baik. penggunaan elemen paksaan boleh menimbulkan tentangan di kalangan guru. 2001 26 Peringkat penilaian dasar strategik pula memberi perhatian terhadap penilaian faedah kepada kumpulan sasaran. Hal ini bergantung kepada tahap keseriusan komitmen itu. penilaian terhadap keberkesanan jentera pelaksanaan menjalankan kerja. Sebagai contoh. Hal ini kerana andaian penggunaan kuasa baleh menyelesaikan semua masalah sekolah ialah satu andaian yang salah. Volume24 . guru. Issues in Education.

dan jenayah di sekolah. negara. iaitu dasar yang mengambil kira perkembangan dan pelbagai isu luar dan dalam persekitaran sekolah. Pihak sekolah tidak wajar berdiam diri terhadap ke1emahan dan ancaman berkenaan kerana hal tersebut boleh merosakkan usaha Masalah Pendidikan. Pengurusan ini disifatkan dengan tatacara piawai. prasarana. Sekolah wajar memakai metafora "organisasi sebagai organisme hidup". iaitu sekolah sebagai institusi sosial yang sentiasa belajar memperbaiki keadaan diri dengan cara mengatur sttategi untuk terus membina imej dan prestij yang cemerlang. Walau bagaimanapun. dasar strategik juga boleh berfokus kepada usaha-usaha mengatasi kelemahan dan ancaman terhadap sesebuah sekolah. dan kesesakan bilik darjah di sekolah ban dar. dan hubungan tidak peribadi. Hal ini akan menjadi ancaman yang menjerut warga sekolah dari semasa ke semasa. Ancaman terhadap sekolah pula ialah seperti golongan perosak harta benda sekolah. akhbar yang memburukkan guru sekolah.Kemajuan dan pembangunan organisasi sekolah boleh berlaku dengan cara melancarkan beberapa dasar strategik. khususnya dalam bidang ekonomi. taraf pencapaian matematik dan sains yang rendah. . taraf penguasaan bahasa Inggeris yang rendah. 2001 Birokrasi ialah sebuah konsepsosi ol ogi dan sains politik yang merujuk kepada cara bagaimanapun pentadbiran melaksanakan dan menguatkuasakan peraturan-peraturan yang sah secara sosial. Volume2 4. Keadaan masyarakat global. serta pusat sumber yang daif. Berdiam diri bererti membiarkan masalah dan menunjukkan kelemahan pengurusan sekolah. hierarki. bahasa. Antara kelemahan utama sekolah sekarang ini ialah keadaan fizikal. dan budaya. dan tempatan kerap berubah-ubah. Essuess Education. Jilid24 . 2001 27 pembangunan sekolah dan pembangunan sumber manusia dalam proses pembinaan negara yang maju. sentiasa memaksa sekolah melakukan inovasi agar proses pendidikan dan pengurusan sentiasa relevan dengan kehendak semasa. pembahagian tanggungjawab yang formal. Hal ini kerana kemajuan dan pembangunan ialah sifat penting tamadun manusia.

10 Wednesday. mahupun swasta. yaitu: 1. Anggota organisasi harus memisahkan kehidupan pribadi dan kehidupan organisasi. keseragaman (uniformitas). dalam Kerajaan kita hari ini.9. yang kalau tidak diubati segera.my 19 April. 2006 Birokrasi tidak dapat dielak dalam mana-mana organisasi. Birokrasi ini terdiri dari rakyat yang telah dididik dalam sistem pendidikan kita. boleh menggagalkan cita-cita dan dasar negara. 6. 4. mengatur tindakan-tindakan dan fungsi-fungsi jabatan dalam organisasi. April 19. Tujuan atau rencana organisasi terbagi ke dalam tugas-tugas. 8. http://www. Mereka merupakan kakitangan bergaji organisasi itu dan. tidak termasuk ke dalam pimpinannya. Suatu organisasi terdiri dari hubungan-hubungan yang ditetapkan antara jabatan-jabatan. pada prinsipnya. Sistem aturan dan regulasi yang umum tetapi tegas yang ditetapkan secara formal. baik Kerajaan. dari mereka yang berkelayakan akademik paling tinggi hingga yang kurang berkelayakan akademik. ia bukan saja satu masalah. 2. tugas-tugas tersebut disalurkan dantara berbagai jabatan sebagai kewajiban resmi (job description). Namun demikian. dan untuk maksud-maksud transaksi. 2006 MENANGANI MASALAH BIROKRASI Oleh: Kassim Ahmad Kasmad172@yahoo. ia sudah menjadi suatu penyakit kronik.com. Prosedur bersifat formal dan impersonal. Blok-blok bangunan dasar dari organisasi formal adalah jabatan-jabatan. Pegawai yang dipilih utk bekerja berdasarkan kualifikasi teknis.com/doc/27803897/teori-birokrasi 23. Adanya prosedur untuk menjalankan disiplin anggota. 5. Kenaikan jabatan berdasarkan senioritas dan prestasi kerja.scribd. Jika ada . Perlu adanya catatan tertulis demi kontinuitas. 9.Weber mengemukakan sepuluh (10) ciri organisasi1. 10. 7. 3. Garis kewenangan dan jabatan diatur menurut suatu tatanan hierarkhis. Kewenangan: melaksanakan kewajiban diberikan kepada jabatan (saat resmi menduduki sebuahjabatan).

Kaedah ini tidak akan berkesan atau berjaya. seperti (a) tidak mengakui terima surat-surat yang diterima daripada orang ramai. Tugas menyembuh penyakit kronik birokrasi kita ialah tugas Kerajaan. Ambil kes pegawai-pegawai yang dihantar ke luar negara untuk mengkaji sesuatu perkara. Masalah ini terbutki dalam kes apabila pegawaipegawai yang dihubungi oleh orang ramai tiada dalam pejabat. Mahathir dan khasnya setelah beliau membentangkan Rancangan Malaysia Ke-9 di Dewan Rakyat. Kata pepatah.kecacatan dalam sistem pendidikan ini. katalah sistem pengangkutan awam. Khasnya. beliau menumpukan perhatian dan mengkritik birokrasi kita supaya ia menjadi lebih baik. (c) gagal atau lambat menyelesaikan masalah-masalah yang dikemukan oleh orang ramai. Demikianlah juga dengan masalah birokrasi kita. dan dalam kes keputusan yang telah diambil tidak atau lewat dilaksanakan. Tidaklah pantas dan tidak boleh dipraktikkan jika beban in ditanggung oleh Perdana Menteri seorang saja. tidak ada pegawai lain yang boleh menangani masalah itu. Ketiga dan akhir sekali. Apakah hasil-hasilnya? Adakah kita betul-betul telah belajar dan melaksanakan sistemsistem yang baik dari luar negara ini di negara kita? Kita semua tahu sistem pengangkutan awam di sebuah negara jiran yang baik yang patut kita contohi. tiada masalah yang tidak boleh diatasi. supaya tidaklah berlaku kejadian apabila seorang pegawai bercuti. Masalah ini terbukti dalam kejadian-kejadian. Mengapa ia tidak dilakukan menunjukkan sistem kita sangat lemah. Semestinya mesti diwujudkan suatu kaedah yang membolehkan beberapa pegawai lain mengambil-alih tugas itu sewaktu beliau bercuti. kerana bercuti atau sedang bermesyuarat dan tiada pegawai lain yang boleh menangani perkara-perkara yang dibangkitakan. sistem pertanian dan sistem penebatan banjir. Tiap-tiap surat dari orang ramai mesti dijawab dengan segera. Perkara ini sangat mudah dilakukan. ketidak-cekapan bekerja. rasuah dan penyelewengan. Kita mesti ada suatu sistem yang baik dan berkesan untuk memilih dan mendidik birokrasi ini. Sejak beliau mengambil-alih jawatan Perdana Menteri daripada Tun Dr. Tidak ada sebab ini tidak boleh dilakukan. ia akan zahir dalam birokrasi ini. kerana kita mempunyai banyak kakitangan dan teknologi komunikasi kita sudah . dasar Kerajaan disabot melalui pembaziran. ketiadaan kaedah atau sistem bekerja yang betul. ia tugas kepimpinan negara. parti dan seluruh masyarakat. Apakah masalah-masalah birokrasi kita sekarang? Pertama. (b) tidak atau lambat menjawab telefon dari orang ramai. Kedua.

sesetengah birokrat kita ingin menjadi Napoleon kecil kepada orang ramai yang menggajikan mereka! Islam mengajar kita berunding dalam semua masalah. Lebih susah untuk diatasi ialah perbuatan sabot yang didorong oleh rasuah dan fahaman pembangkang. iaitu pendidikan dan hukuman yang tegas. Birokrasi. Mesti dielak supaya mesyuarat-mesyuarat ini tidak menjadi ritual atau adat untuk bermesyuarat semata-mata. parti dan masyarakat kita mestilah dididik dengan falsafah humanis untuk berkhidmat kepada rakyat. .meningkat jauh sejak beberapa dekad yang lalu apabila kita masih mengguna mesin taip. tetapi nyata ia tidak membuahkan hasil yang dikehendaki. termasuklah menteri-mentarinya mestilah mengambil tanggungjawab penuh terhadap mesyuarat-mesyuarat ini serta melapor ke atas kepada Kerajaan dan kepada parti supaya Kerajaan dan parti senantiasa maklum apa yang sedang berlaku dalam Kerajaan dan boleh mengambil apa-apa tindakan yang perlu untuk membaiki dalam Parlimen. dalam Kerajaan dan dalam Perhimpunan Agung parti. tiap orang bergelut untuk dirinya sendiri dan jinjembalang membaham yang belakang sekali! Kita mesti ubah falsafah kebinatangan ini kepada falsafah kemanusiaan. Inilah kaedah yang harus kita pakai untuk menyelsaikan masalah-masalah birokrasi yang telah saya sebutkan. Anehnya.) Mesyuarat-mesyuarat ini. dulu dalam zaman penjajah. mengkaji keputusan-keputusan yang belum terlaksana untuk melaksanakannya dengan segera. seperti kita orang Islam berikrar dalam tiap-tiap sembahyang kita untuk berkhidmat kepada Tuhan. Ketua-ketua jabatan dan ketua-ketua kementerian. Perihal ia tidak dilakukan menunjukkan kelemahan sistem kita. Ini pun tidak susah untuk dilakukan. pegawai-pegawai Kerajaan membahasakan diri mereke kepada orang ramai sebagai ³Yang berkhidmat dengan taat kepada tuan´! Setelah merdeka. tanpa memikirkan ganjaran. dan mengenal-pasti kelemahan-kelemahan yang terdapat untuk mengatasi kelemahankelemahan itu. Dalam falsafah ekonomipolitik neoliberal Barat yang ikut kita anuti. (Sistem ini tentunya sudah ada. Masalah ini boleh diatasi melalui dua cara. nampkanya. sedangkan tujuan mesyuarat diabaikan. Tiap-tiap jabatan dan kementerian mesti ada mesyuarat mingguan atau bulanan untuk menyelesaikan masalahmasalah jabatan dan kementerian itu. Kerajaan. Tiap masalah yang dikemukakan oleh orang ramai mesti diselesaikan dengan segera. mestilah bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah. yang semestinya dipengerusikan oleh ketuanya. apalagi menjadikan mesyuarat-mesyuarat ini untuk tujuan-tujuan lain.

Semua jentera dan sumber-sumber Kerajaan.html . Inilah misi nasional beliau. beliau sudah ada kuasa dan tanggunjawab untuk memimpin dan mentadbir negara dengan adil dan saksama.Kerajaan kita telah mendirikan tiga buah badan untuk membaiki sistem pelaksana dan penyampian. Ini akan memakan masanya yang sangat berharga yang perlu digunakan untuk perkara-perkara yang lebih penting. yang sudahpun besar. dan dua Badan Bertindak Pelaksana Negara ± semuanya dipengerusikan oleh Perdana Menteri sendiri. Sebagai Perdana Menteri. Inilah yang harus beliau lakukan. Inilah yang dikehendaki oleh rakyat daripada beliau. boleh beliau gembelingkan untuk tujuan ini. dan memakan belanja tambahan pula! Lebih baik kita menggunakan badan-badan atau institusiinstitusi yang sedia ada (mungkin dengan sedikit ubah-suai) dan menggunakan mereka untuk tugas-tugas ini. Kita harap badan-badan ini boleh memenuhi tanggungjawab yang diberikan kepada mereka. tetapi kita ingin mengingatkan bahawa badan-badan ini merupakan pembesaran birokrasi kita. ialah Institut Integriti Nasional. seperti membuat dasar dan memastikan pelaksanaan dasar-dasar itu. Perdana Menteri sendiri tidak perlu melibatkan dirinya dengan menjadi pengerusi kepada begitu banyak badan. malah semua rakyat dan sumber-sumber negara.blogspot.com/2006/04/menangani-masalah-birokrasi-oleh. http://kassimahmad.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful