You are on page 1of 5

SEKOLAH STAF DAN PIMPINAN PERTAMA

RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI

PANDUAN INSTALANSI RAWAT
JALAN TB.DOTS

RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI

MARET 2016
SEKOLAH STAF DAN PIMPINAN PERTAMA
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI

SURAT KEPUTUSAN KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI
No. Pol. : Skep/ /III/2016

Tentang

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PELAYANAN KEPERAWATAN
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI

KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka pelaksanaan pelayanan kesehatan di Lingkungan
RS Bhayangkara Sespimma Polri diperlukan Standar Prosedur
Operasional Administrasi Keperawatan untuk mencapai keberhasilan
pelayanan RS Bhayangkara Sespimma Polri Selanjutnya dengan
ditetapkan surat keputusan.
b. Pertimbangan dan saran Tim Supervisi Pusdokkes Polri Bidang
Akreditasi Rumah Sakit tanggal 28 April 2009.

Mengingat : 1. Keputusan Kapolri No. Pol : Kep / II / VII / 2007 tanggal 11 Juli 2007
tentang Organisasi dan tata kerja RS Bhayangkara.
2. Surat Keputusan Kapolri No.Pol : ST / 801 / IX / 2008 tanggal 3
September 2008 tentang Akreditasi Rumkit Bhayangkara Polri.

MEMUTUSKAN
Menetapkan : 1. Mengesahkan Standar Prosedur Operasional Rawat Jalan Bhayangkara
Sespimma Polri guna mencapai keberhasilan dalam pelayanan
keperawatan di Hngkungan RS Bhayangkara Sespimma Polri.
2. Mempedomani Standar Prosedur Operasional Rawat Jalan tersebut
dalam melaksanakan pelayanan keperawatan di Lingkungan Rumah
Sakit Bhayangakara Sespimma Polri.
3. Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau
kembali jika dikemudian hari terdapat kekeliruan .

Ditetapkan di : Jakarta
Pada tanggal : 12 Januari 2016

KARUMKIT BHAYANGKARA SESPIMMA POLRI

Dr. RINI AFRIANTI, MKK
Pembina Nip. 1973041720022122003
KATA PENGANTAR

Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya hidup sehat bagi setiap penduduk
agar dapat terwujudnya derajat kesehatan yang optimal. Untuk itu di selenggarakan upaya
kesehatan yang menyeluruh, merata, terpadu serta dapat dijangkau oleh masyarakat.
Dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kesehatan,kegiatan perawat mempunyai
peranan penting dalam menentukan keberhasilan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.salah
satu faktor yang mendukung pelayanan di atas ini adalah kenyataan yang dapat di lihat di unit
pelayanan kesehatan seperti Rumah sakit, dimana tenaga kesehatan yang selama 24 jam harus
berada di sisi pasien adalah tenaga perawat.
Namun pada saat ini asuhan keperawatan masih belum memenuhi apa yang di harapkan,
beberapa penyebab antara lain belum adanya pembakuan SPO Rawat Jalan yang dapat di jadikan
tolak ukur.
Oleh karena itu,dalam upaya meningkatkan kualitas, telah di susun SPO Rawat Jalan.
Standar tersebut berisi kriteria-kriteria yang perlu di laksanakan dalam penyelenggaraan praktek
keperawatan, sehingga tenaga keperawatan yang dihasilkan mempunyai mutu, efektifitas serta
efisien sesuai dengan harapan.
Para perawat harus menerapkan standar dan kriteria yang terdapat di dalam buku ini,
sehingga rumah sakit yang bersangkutan dapat benar-benar menjaga mutu pelayanannya.
Standar ini belum sempurna.oleh karena itu ,kritik yang sifatnya membangun sangat
diharapkan untuk menyempurnakannya

Jakarta, 2016

Tim Penyusun
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................................. ii
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL RAWAT JALAN ....................................................
1. PENGOBATAN PASIEN TB .............................................................................................. 1
2. PROSEDUR PENGAMBILAN DAHAK ............................................................................. 2
3. ALUR PELAYANAN DOTS PASIEN TB RAWAT INAP ..................................................... 3
4. PELACAKAN KASUS MANGKIR .................................................................................... 4
5. PENETAPPAN KLASIFIKASI DAN TIPE PASIEN TB ...................................................... 5