You are on page 1of 31

METODE

MANAJEMEN KEPERAWATAN

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 1
Pebruari - 2008
 Komponen penting dari manajemen.
 Sulit dilakukan.
 Mudah diacuhkan.
Perencanaan : adalah usaha untuk menghadapi masa depan
yg tidak pasti, melibatkan pemilihan, dan pengembangan untuk
masa depan.
• Memutuskan apa, bilamana, siapa yang akan melakukan
• Memutuskan yg tidak akan dikerjakan.
• Umpan balik  tujuan.
• Berdasarkan fakta & informasi.
• Bagaimana melakukannya ? Sehingga tujuan asuhan
keperawatan optimal tujuan menyediakan askep tercapai
dengan proses manajemen yg efektif.
• Perencanaan : tenaga, fasilitas, tujuan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 2
Pebruari - 2008
Perencanaan yang baik perlu :
1. Pengetahuan  organisasi
2. Pengetahuan  tujuan
3. Pengetahuan  bidang pelayanan/pekerjaan
4. Batas toleransi penyimpangan
5. Pengetahuan teknis dan intuisi
6. Kesadaran perubahan dan trend yg ada  fleksibel
7. Memperhatikan  sumber daya
8. Memperhatikan  kendala–kendala yg ada

Manfaat perencanaan yang baik :
• Mengurangi ketidak pastian
• Memusatkan perubahan menuju sasaran.
• Dasar fungsi manajemen yg lain
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 3
Pebruari - 2008
1. Jangka Panjang : pengembangan tenaga,
penambahan peralatan, penambahan tenaga,
cuti tahunan.
2. Jangka Menengah :pengaturan dinas,
perbaikan/service peralatan, dan permintaan
rutin.
3. Jangka Pendek : pengaturan setiap shift akibat
perubahan kondisi bangsal dan pengaturan
tugas yg berhubungan dg unit lain.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 4
Pebruari - 2008
Kriteria Rencana yang baik :
1. Tujuan jelas
2. Hasil yg diharapkan jelas
3. Metode evaluasi jelas
4. Diarahkan kebijakan/prosedur  rencana tindakan
5. Prioritas
6. Tindakan  realistis  SDM, alat & waktu
7. Mengembangkan urutan aktivitas yg logis
8. Memilih metode yg paling praktis  tiap tujuan

Rumusan Perencanaan :
 Apa (what) :
* Yg harus dilakukan.
* Yg telah dilakukan.
* Yg digunakan/dibutuhkan.
* Langkah
Manajemen Bangsal yg diperlukan.
Keperawatan - PPKC - PPKC 5
Pebruari - 2008
 Bilamana (when)
* Pekerjaan dilakukan.
* Pekerjaan harus selesai.
* Pekerjaan dapat dilakukan.
 Dimana (where)
* Pekerjaan dilakukan.
* Aktivitas berkaitan dengan kegiatan lain.
* Suplai disimpan.
 Bagaimana (how)
* Pekerjaan dilakukan, langkahnya.
* Waktu digunakan, berapa biaya.
 Siapa (who)
* Yg telah melakukan pekerjaan ini.
* Lagi yg dapat melakukan.
* Lebih dari 1 orang ?
 Mengapa (why)
* Pekerjaan ini dilakukan.
* Dilakukan dg cara ini, ditempat ini, waktu ini.
 Dapatkah
Manajemen Bangsal * Pertanyaan/langkah dikurangi.
Keperawatan - PPKC - PPKC 6
Pebruari - 2008 * Pekerjaan efektif dikombinasi dg kegiatan lain.
3 Kesalahan yang dapat terjadi pada perencanaan
1. Kesalahan fakta, karena informasi yg salah.
2. Kesalahan asumsi, karena dugaan yg salah.
3. Kesalahan logis, karena alasan yg salah.

Yg diperlukan untuk menyusun Perencanaan :
1. Sensus pasien harian.
2. Kapasitas tempat tidur dan BOR.
3. Lama rawat/LOS.
4. Jumlah kelahiran.
5. Jumlah operasi.
6. Kecenderungan populasi pasien :
# Diagnosa.
# Kelompok umur.
# Kegawatan.
Manajemen Bangsal
# Ketergantungan
Keperawatan - PPKC - fisik.PPKC 7
Pebruari - 2008
7. Kecenderungan teknologi :
# Prosedur diagnostik.
# Prosedur terapi.

8. Analisa Lingkungan :
 Ramalan dampak terhadap keperawatan :
* Ketersediaan perawat.
* Keluar masuknya perawat.
* Sistem pemberian asuhan keperawatan.
* Teori yg mendasari praktek.
* Dokter.
 Ramalan dampak dari eksternal terhadap keperawatan
* Pemerintah.
* Pendidikan.
* Akreditasi.
* Jasa pihak ketiga/asuransi.
 Kecenderungan perubahan dari pelayanan kesehatan.
 Peluang/Ancaman pada profesi keperawatan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 8
Pebruari - 2008
 Reaktif  berdasarkan masalah yg ada.
 Proaktif 
# Dibuat sebelum masalah timbul.
# Antisipasi perubahan kebutuhan.
# Meningkatkan organisasi.

LANGKAH PROSES PERENCANAAN :
1. Merumuskan apa yang akan dicapai  tujuan, sasaran.
2. Mengkaji situasi saat ini  SWOT.
3. Perlu diperhatikan dalam analisa :
* Unsur internal : kekuatan atau kelemahan.
* Eksternal : peluang atau ancaman.
* Manfaatkan peluang atau kekuatan.
* Atasi ancaman dan kelemahan.
* Hasil analisa dipergunakan untuk rumusan sasaran.
* Perhatikan input atau sumber daya.
* Analisa setiap hasil bidang pokok dari bidang usaha
Manajemen Bangsal
organisasi
Keperawatan - PPKC - . PPKC 9
Pebruari - 2008
4. Strategi.

5. Rencana kerja :
# Tindakan yg akan dilakukan.
# Penanggung jawab tindakan.
# Waktu harus selesai.
# Biaya yg diperlukan.
# Kontrol informasi.
# Membuat jadwal.

6. Pengendalian  untuk :
# Mengukur penyimpangan.
# Menemukan penyebab.
# Monitor pelaksanaan.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 10
Pebruari - 2008
PENGORGANISASIAN
BANGSAL KEPERAWATAN

Pengorganisasian dalam manajemen mempunyai banyak
aktivitas penting antara lain :

 Bagaimana pelayanan/askep dikelola secara efektif &
efisien untuk sejumlah pasien
 Jumlah tenaga perawat & fasilitas yg ada
 Diperlukan : - pembagian tugas
- kerja sama
- koordinasi
 Semua pasien mendapatkan pelayanan optimal
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 11
Pebruari - 2008
Pimpinan/Ka. Bangsal perlu menetapkan kerangka
kerja, dengan cara :
 Mengelompokkan & membagi kegiatan yg harus
dilakukan
 Menciptakan hubungan kerja antar tenaga di RS
 Menciptakan hubungan antara staf melalui
penugasan, delegasi, wewenang
Agar :
# Kelancaran pelaksanaan tugas.
# Mempermudah pengawasan.
# Kepuasan klien, keluarga, tim kesehatan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 12
Pebruari - 2008
Prinsip–prinsip Pengorganisasian
1. Pembagian tugas/kerja
2. Pendelegasian tugas
3. Pengaturan dan Penjadwalan.
4. Koordinasi
5. Manajemen waktu

Prinsip dasar : mencapai efisien kerja pekerjaan yg ada
dibagi sesuai dengan :
• Kemampuan kerja
• Banyaknya pekerjaan
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 13
Pebruari - 2008
Ka. Bangsal perlu mengetahui :
 Pendidikan & pengalaman karyawan.
 Peran & fungsi : perawat dan tenaga penunjang RS.
 Ruang lingkup Ka. Bangsal & kedudukan dalam organisasi.
 Batas wewenang Ka.bangsal.
 Hal–hal yg dapat didelegasikan pada perawat & non
perawat/tenaga penunjang lainnya

Agar Pembagian Kerja tepat, perlu :
1. Uraian tugas yaitu kerangka kerja dari karyawan sesuai
dengan posisi dalam mengerjakan tugas.
2. Pengembangan prosedur kerja, yaitu pengarahan untuk
melakukan pekerjaan, caranya :
# Analisa setiap langkah untuk efisiensi, keamanan, dan
kenyamanan.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 14
Pebruari - 2008
# Tuliskan setiap aktivitas dengan urutan langkahnya
# Cakupan : - persiapan
- proses
- penyelesaian
# Menggunakan kata yg jelas, tepat & mudah dipahami
3. Menentukan diskripsi hasil kerja, yaitu berupa standar
untuk menentukan apakah hasil kerja sesuai dengan tujuan

Yang perlu diperhatikan pada pengelompokan &
pembagian kerja:
1. Jumlah tugas, terbatas dan sesuai kemampuan.
2. Tiap unit, perincian aktivitas yang jelas & tertulis.
3. Tiap tenaga, perincian tugas yang jelas.
4. Variasi tugas bagi seseorang diusahakan sejenis atau
erat hubungannya.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 15
Pebruari - 2008
5. Penambahan dan pengurangan tenaga berdasarkan pada
volume kerja
6. Mencegah terjadinya pengkotakan antar tenaga/kegiatan
7. Menggolongkan tugas berdasarkan kepentingan,
mendesak, kesulitan, waktu, dsb.
contoh : rutin, perlu cepat, rapih, kreatif

Pelimpahan wewenang dan tanggung jawab
kepada staf untuk bertindak dalam batas – batas
tertentu.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 16
Pebruari - 2008 
Dengan mendelegasikan, Pimpinan dapat mencapai
tujuan dan sasaran kelompok melalui usaha orang lain. 
Hal ini merupakan Inti Manajemen, sehingga pimpinan
mempunyai waktu lebih banyak.

Tiga aspek penting dalam pendelegasian
(Louis A. Allen) :
1. Mempercayakan pekerjaan
2. Mempercayakan kekuasaan dan wewenang untuk
digunakan.
3. Menciptakan kewajiban dari orang yg menerima
pendelegasian

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 17
Pebruari - 2008
Manfaat Pendelegasian bagi staf :
1. Alat pengembangan & latihan.
2. Lebih komit & puas dengan tantangan.
3. Mengembangkan rasa tanggung jawab.
4. Meningkatkan pengetahuan.
5. Meningkatkan rasa percaya diri.
6. Beraktualisasi.

Hambatan dalam pendelegasian :
1. Menyakini pendapat yg salah, “ jika kamu ingin hal itu dilaksanakan
dengan tepat, kerjakanlah sendiri.”
2. Kurang percaya diri.
3. Takut dianggap malas.
4. Takut persaingan.
5. Takut kehilangan kendali.
6. Merasa tidak pasti tentang apa & kapan melakukan pendelegasian,
mempunyai definisi kerja yg tidak jelas.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 18
Pebruari - 2008
7. Menolak untuk mengambil resiko tergantung pada orang
lain
8. Kurang kontrol pendelegasian.
9. Kurang contoh dari pimpinan.
10. Kurang keyakinan & kepercayaan pada staf.

Masalah yang terpenting dalam mendelegasikan adalah
seberapa besar wewenang yg harus & dapat didelegasikan

HAL INI TERGANTUNG PADA :
1. Sifat kegiatan.
2. Kemampuan staf.
3. Hasil yang diharapkan.
4. Koordinasi untuk pekerjaan yg saling berhubungan dan
mempengaruhi satu dengan yg lain  pertukaran
informasi & pemahaman tugas secara jelas
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 19
Pebruari - 2008
Petunjuk pendelegasian yg efektif : 
Jangan kacaukan dengan pelemparan tugas 
Jangan takut salah 
Jangan delegasikan pada orang yang tidak tepat 
Kembangkan pengetahuan staf 
Perlihatkan rasa percaya 
Antisipasi kesalahan yang dapat terjadi & ambil langkah
pemecahannya 
Beri penjelasan yang jelas & menyeluruh 
Hindari kritik bila salah 
Beri instruksi yg jelas tentang tanggung jawab, wewenang,
dan dukungan yg tersedia 
Beri pengakuan dan penghargaan bila baik

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 20
Pebruari - 2008
Langkah Pendelegasian yg Efektif:
 Tetapkan tugas yg akan didelegasikan
 Pilih orangnya
 Berikan uraian tugas yg akan didelegasikan dengan jelas
 Uraikan hasil spesifik yang anda harapkan & yg dimiliki
staf tersebut
 Minta staf tsb menyimpulkan pokok tugasnya dan cek
penerimaan staf tsb atas tugas yg didelegasikan
 Tetapkan waktu untuk mengontrol perkembangannya
 Berikan dukungan
 Evaluasi hasilnya

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 21
Pebruari - 2008 
Pengaturan staf adalah suatu proses yg teratur, sistematis, dan
berdasarkan rasional diterapkan untuk menentukan jumlah dan jenis
personil keperawatan yg dibutuhkan untuk memberikan asuhan
keperawatan sesuai standar yg berlaku. 
Perlu dilakukan dengan cermat 
Keadaan pasien dapat berubah-ubah 
Tenaga/perawat diatur/dimodifikasi sesuai situasi kondisi.

Macam penjadwalan
1. Jadwal permanen/tetap :
Dibuat untuk 3 – 6 bulan – 1 thn
2. Jadwal siklus / blok :
Dibuat dengan pola yg sama baik untuk dinas, libur
maupun shift
3. Jadwal rotasi :
Dibuat sesuai dengan situasi & kondisi bangsal
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 22
Pebruari - 2008
Beberapa cara penjadwalan yang dapat digunakan :
a. Penjadwalan desentralisasi
 Ka. Bangsal merencanakan jadwal dinas untuk stafnya
 Ka. Bangsal harus merencanakan kembali jadwal bila
ada yg absen/sakit
 Sering menimbulkan ketidak puasan staf
b. Penjadwalan sentralisasi
 Petugas ketenagaan merencanakan &
mengendalikan jadwal
 Pekerjaan Ka. Bangsal lebih ringan
 Petugas ketenagaan kurang mengetahui
penambahan kebutuhan
 Petugas ketenagaan perlu diberikan gambaran situasi
dan kondisi
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 23
Pebruari - 2008
Yg harus diperhatikan dalam menyusun Penjadwalan :
a. Ada penanggung jawab untuk setiap shift
b. Penjadwalan harus meliputi perawatan 24 jam setiap hari
dan 7 hari/minggu.
c. Libur & pemindahan direncanakan sesuai kebijakan RS
d. Jadwal dinas direncanakan minimal 1 mgg & perubahan
hanya bila diperlukan
e. Kebutuhan tenaga harus fleksibel

Untuk mengurangi waktu menyusun dibuat siklus yaitu jadwal
dinas dan shift disusun berdasarkan :
# Ramalan dan pola ulang dengan jumlah yang sama.
# Kombinasi tenaga dan kelompok yang sama.

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 24
Pebruari - 2008
Penjadwalan :
1. Untuk berapa lama jadwal disiapkan?
2. Hari apa kalender penjadwalan dimulai?
3. Hari libur mingguan dpt dipecah atau beruntun?
4. Berapa lama waktu kerja yg maksimum dan minimum?
5. Berapa lama sebelumnya dpt mengajukan hari libur
mingguan atau cuti tahunan?
6. Berapa lama sebelumnya jadwal sudah dapat dilihat
oleh staf?
7. Berapa lama ada pergantian / rotasi shift
8. Apakah tenaga ekstra/part time akan dimanfaatkan?
9. Bagaimana penjadwalan disusun sentralisasi oleh
pimpinan puncak, menengah, bawah?
10. Bagaimana menciptakan komunikasi terbuka antara staf
dan pembuat jadwal ?
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 25
Pebruari - 2008
Prinsip – prinsip Penjadwalan yg efektif :

1. Penjadwalan siklus harus seimbang dengan melihat
kebutuhan institusi akan tenaga dan kebutuhan kerja dan
rekreasi karyawan
2. Penjawalan siklus, mencakup hari kerja yg enak dan tidak
enak sehingga jam kerja adil
3. Semua karyawan ditugaskan sesuai pola siklus
4. Bila jadwal sudah dibuat, dan ada penyimpangan
dilakukan melalui surat permohonan
5. Metode dikenal sebelum diterapkan & jumlah tenaga serta
komposisi cukup di tiap unit
6. Pola ini meningkatkan pelayanan sehingga
berkesinambungan dan mengembangkan kerja tim
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 26
Pebruari - 2008 
Merupakan hal umum dalam penugasan staf. 
Dapat menimbulkan stress bagi staf  ritme tubuh 
Peluang memilih dinas yg cocok dengan pola kehidupan
tanpa merugikan pelayanan dibangsal/unit dan
memberikan manfaat :
1. Karyawan dapat menyusun pola hidup dalam keluarga
2. Pimpinan mudah mengevaluasi
3. Rotasi dalam shift tetap bermanfaat

Macam – macam cara dinas:
• 7 jam/shift dg 6 hari kerja = 40 jam/mgg
• 8 jam/shift dg 5 hari kerja = 40 jam/mgg
• 10 jam/shift dg 4 hari kerja = 40 jam/mgg
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 27
Pebruari - 2008 
Adalah keselarasan tindakan, usaha, sikap dan penyesuaian
antar tenaga yang ada di bangsal 
Keselarasan tindakan, usaha dan hubungan antara perawat
dan anggota tim kesehatan lain dalam merawat pasien serta
dengan bagian lain

Manfaat : 
Menghindari perasaan lepas antar tugas yang ada di bangsal. 
Perasaan lebih penting dari yang lain. 
Menghindari pertentangan antar unit/bangsal. 
Menghindari rebutan fasilitas, waktu untuk menunggu dan
kegiatan kembar.
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 28
Pebruari - 2008 
Menumbuhkan rasa saling membantu, dan
memberi informasi masalah yg dihadapi. 
Menimbulkan kesatuan langkah, tindakan, sikap
dan kebijakan antar pimpinan.

Caranya :
1. Komunikasi, terbuka, dialog
2. Pertemuan / rapat
3. Pelaporan dan pencatatan
4. Formulir yang berlaku
5. Forum informasi
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 29
Pebruari - 2008 
Pimpinan sulit mengatur & mengendalikan waktu dalam
mengorganisir sumber daya. 
Jumlah waktu : 168 jam/mgg, 42 jam untuk pekerjaan/
berhubungan dengan orang lain. 
Oleh karena itu perlu pengendalian waktu.

Untuk itu perlu :
1. Analisa waktu : buat agenda
2. Memelihara kembali porsi untuk tiap aktivitas
3. Menentukan prioritas pekerjaan  kegawatan,
mendesak & perkembangan, serta tujuan.
4. Mendelegasikan
Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 30
Pebruari - 2008
Hambatan :
 Terperangkap dalam pekerjaan
 Menunda karena takut salah.
 Tamu tidak terencana
 Telpon tidak terencana
 Rapat tidak produktif
 Peraturan “ open door “
 Tidak dapat mengatakan “ tidak “

Manajemen Bangsal
Keperawatan - PPKC - PPKC 31
Pebruari - 2008