You are on page 1of 15

MAKALAH AGAMA ISLAM

BAYI TABUNG DAN KLONING

OLEH:

KELOMPOK 9

Aulia Azizaturrida NIM : I1A012002
Rahmi Noor Hayati NIM : I1A012009
Vikana Siti Nurjanah NIM : I1A012019
Almira Shabrina S NIM : I1A012022
Nurul Qomariah NIM : I1A012028
Dina Aulia NIM : I1A012039
Nandita Putri A. NIM : I1A012058
M. Azizur Rahim NIM : I1A012061
Fitria Amalia NIM : I1A012063
M. Yudhistira NIM : I1A012099
Yopi Meliandi NIM : I1A012102
Nadia Kurniani K. NIM : I1A012124

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
BANJARMASIN
2012

apalagi untuk kasus dimana dalam program tersebut melibatkan bantuan donor (baik spermatozoa. donor ovum dan atau rahim donor ini. Ajaran syariat Islam mengajarkan kita untuk tidak boleh berputus asa dan menganjurkan untuk senantiasa berikhtiar (usaha) dalam menggapai karunia Allah SWT. Nasab (hubungan kekerabatan berdasarkan pertalian darah) anak yang lahir dengan bantuan donor akan lebih sulit untuk ditentukan. Demikian halnya di ntara pancamaslahat yang diayomi oleh maqashid asy-syari’ah (tujuan filosofis syariah Islam) adalah hifdz an-nasl (memelihara fungsi dan kesucian reproduksi) bagi kelangsungan dan kesinambungan generasi umat manusia. bagi anak yang lahir tanpa bantuan donor (apapun bentuknya benih ataupun rahim) dan pasangan yang melakukan program tersebut adalah pasangan yang terikat perkawinan yang sah.ovum dan atau rahim). dan terakhir mengenai bayi tabung yang spermatozoa dan ovum berasal dari orangtua kandungnya namun dikandung didalam rahim donor). Seiring berkembangnya program bayi tabung ini. yang berpengaruh kepada hak mewaris anak tersebut. LATAR BELAKANG Bayi tabung di Indonesia tak disangka-sangka sudah merupakan suatu hal yang biasa. sudah cukup banyak anak yang lahir melalui program ini.Al-Insyirah:5-6) termasuk kesulitan reproduksi manusia dengan adanya kemajuan teknologi kedokteran dan ilmu biologi modern yang Allah karuniakan kepada umat manusia agar mereka bersyukur dengan menggunakannya sesuai kaedah ajaran-Nya. maka anak yang lahir nantinya tidak akan berbeda dengan anak yang lahir secara normal. (terdapat 4 macam inseminasi dengan bantuan donor yaitu bayi tabung yang berasal dari spermatozoa donor dan ovum orangtua kandungnya. Dari penelitian yang telah dilakukan menghasilkan data bahwa. muncul isu-isu yang berkenaan dengannya terutama dari segi masalah agama. . bayi tabung yang berasal dari spermatoza ayah kandungnya dan ovum donor. Hal tersebut tidak berlaku untuk anak yang lahir dengan bantuan donor. Allah telah menjanjikan setiap kesulitan ada solusi (QS. karena itu sangatlah perlu untuk mengetahui bagaimana sebenarnya hak mewaris bagi anak yang lahir dengan bantuan benih abik berupa donor spermatozoa. bayi tabung yang berasal dari prematozoa donor dan ovum donor. padahal sangatlah penting di dalam hal mewaris untuk menentukan siapa yang berhak dan sah menjadi ahli waris karena itu merupakan tahap paling awal dalam mewaris. baik kedudukan hukum maupun hak mewarisnya.

Dikembangkan teknologi kawin silang. dan sebagainya untuk mencapai keinginan itu. Teknologi bayi tabung dan inseminasi buatan merupakan hasil terapan sains modern yang pada prinsipnya bersifat netral sebagai bentuk kemajuan ilmu kedokteran dan biologi. Itulah awal dari pengembangan rekayasa genetika. beriman dan beretika sehingga sangat potensial berdampak negatif dan fatal. kemudian dunia menjadi gempar setelah munculnya publikasi tentang kloning biri-biri “Dolly”. namun juga sangat rentan terhadap penyalahgunaan dan kesalahan etika bila dilakukan oleh orang yang tidak beragama. hibrida. maupun manusia. cangkok. Sehingga meskipun memiliki daya guna tinggi. teknologi ini dikenal dengan nama teknologi kloning. . Tanaman pangan dan ternak yang dipelihara lalu direkayasa agar menghasilkan produk pangan yang lebih baik. lebih enak dan lebih banyak. seperti misalnya mikroskop dan media pembiakan di laboratorium. Dengan ditemukannya alat-alat bantu yang lebih canggih. rekayasa itu dilakukan dalam tingkat yang lebih kecil. Tujuan kloning pada tanaman dan hewan pada dasarnya adalah untuk memperbaiki kualitas tanaman dan hewan. dan mencari obat alami bagi banyak penyakit manusia –terutama penyakit-penyakit kronis– guna menggantikan obat- obatan kimiawi yang dapat menimbulkan efek samping terhadap kesehatan manusia. meningkatkan produktivitasnya. hewan. Kloning adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan. etika dan hukum yang berlaku di masyarakat. telah berkembang satu teknologi baru yang mampu memduplikasi makhluk hidup dengan sama persis. sehingga ditemukan tanaman pangan tahan lama dan ternak dengan reproduksi susu yang lebih tinggi. Oleh karena itu kaedah dan ketentuan syariah merupakan pemandu etika dalam penggunaan teknologi ini sebab penggunaan dan penerapan teknologi belum tentu sesuai menurut agama. Kloningtelah berhasil dilakukan pada tanaman sebagaimana pada hewan belakangan ini. Pada zaman modern ini.

Proses ini merupakan upaya medis untuk mengatasi kesulitan yang ada dan hukumnya boleh menurut syara. Akan tetapi pembuahan alami sulit terwujud. Secara teknis. Adanya gangguan kekebalan dimana terdapat zat anti terhadap sperma di tubuh isteri 4. Kesulitan tersebut dapat diatasi dengan suatu upaya medis agar pembuahan antara sel sperma suami dengan sel telur isteri dapat terjadi di luar tempatnya yang alami. Pada dasarnya pembuahan yang alami terjadi dalam rahim melalui cara yang alami (hubungan seksual).dipertemukan di luar kandungan pada satu tabung yang dirancang secara khusus. sesuai dengan fitrah yang telah ditetapkan Allah untuk manusia. Secara umum.Pengertian Bayi tabung dan Kloning Istilah bayi tabung (tube baby) dalam bahasa kedokteran dikenal dengan sebutan in vitro and embrio transfer' (IVF-ET) atau dalam khazanah hukum Islam dikenal dengan 'thfl al anabib' atau 'athfal al-anbubah'. bayi tabung adalah proses pembuahan yang tidak secara alami. kedua istilah ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan.yaitu dengan mengambil sel sperma sang suami dan sel telur sang isteri yang kemudian diletakan pada cawan pembuatan yang merupakan salah satu teknologi modern. Sebab upaya tersebut adalah upaya untuk mewujudkan salah satu tujuan dasar dari pernikahan. meskipun tujuan yang hampir sama untuk menangani masalah infertilitas atau kemandulan. misalnya dikarenakan rusaknya atau tertutupnya saluran indung telur (tuba follopi) yang membawa sel telur ke rahim. Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina Sedangkan pengertian secara biologis yaitu proses pembuahan sperma dengan ovum. Masail Masalah Bayi Tabung. . Bayi tabung biasanya dilakukan pada wanita yang menderita kelainan sebagai berikut: 1. maka sel telur yang telah terbuahi lalu diletakkan pada tempatnya yang alami yakni rahim isteri. Kerusakan pada saluran telurnya. Lendir rahim isteri yang tidak normal 3. Tidak hamil juga setelah dilakukan bedah saluran telur atau setelah dilakukan pengobatan endometriosis. serta tidak dapat diatasi dengan membukanya atau mengobatinya. PEMBAHASAN A. Atau karena sel sperma suami lemah atau tidak mampu menjangkau rahim isteri untuk bertemu dengan sel telur. Setelah sel sperma suami dapat sampai dan membuahi sel telur isteri. 2.

Setelah itu keturunan yang dihasilkan dapat dilahirkan secara alami. berdiferensiasi. Dengan metode semacam itu. seperti oligospermia atau jumlah sperma yang sangat sedikit sehingga secara alamiah sulit diharapkan terjadinya pembuahan. teknik bayi tabung diperuntukkan bagi mereka yang pada umumnya memiliki kelainan mutu sperma yang kurang baik. agar dapat memperbanyak diri. lalu dimasukkan ke dalam sel telur yang diambil dari seorang perempuan. Dalam setiap selterdapat 46 kromosom (materi genetik yang mengandung seluruh sifat yang diturunkan pada manusia). dan selanjutnya ditanamkan pada sel telur (ovum) wanita -yang telah dihilangkan inti selnya- dengan suatu metode yang mirip dengan proses pembuahan atau inseminasi buatan. Sebab-sebab lainnya yang belum diketahui. sel telur yang telah bercampur dengan inti sel tersebut ditransfer ke dalam rahim seorang perempuan. Sel-sel kelamin ini mengandung 23 kromosom. 6.5. bukan sel-sel kelaminnya. yakni setengahnya berasal dari laki-laki dan setengahnya lagi berasal . Seperti diketahui. Kloning manusia adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya yang berupa manusia. kemudian diambil inti selnya (nukleusnya). jumlah kromosom akanmenjadi 46 buah. Sedangkan pada suami. yakni orang yang menjadi sumber inti sel tubuh yang telah ditanamkan pada sel telur perempuan. Lalu dengan bantuan cairan kimiawi khusus dan kejutan arus listrik. inti sel digabungkan dengan sel telur. Kloning (klonasi) adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan. Pada saat terjadi pembuahan antara sel sperma dengan sel telur. Keturunan ini akan berkode genetik sama dengan induknya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengambil sel tubuh (sel somatik) dari tubuh manusia. Pada pembuahan alami. kloning manusia dilaksanakan dengan cara mengambil inti sel dari tubuh seseorang. dalam tubuh manusia terdapat milyaran bahkan trilyunan sel. yaitu setengah dari jumlah kromosom pada sel-sel tubuh. Pembuahan dan inseminasi buatan dalam proses kloning manusia terjadi pada sel-sel tubuh manusia (sel somatik). berkembang. kecuali sel-sel kelamin yang terdapat dalam buah zakar (testis) laki-laki dan dalam indung telur (ovary) perempuan. maupun manusia. Sindroma LUV (Luteinized unruptured follicle) atau tidak pecahnya gelembung cairan yang berisi sel telur. sel sperma laki-laki yang mengandung 23 kromosom bertemu dengan sel telur perempuan yang juga mengandung 23 kromosom. hewan. Setelah proses penggabungan ini terjadi. dan berubah menjadi janin sempurna.

Anak yang dilahirkan merupakan keturunan dengan kode genetik yang persis sama dengan perempuan yang menjadi sumber asal pengambilan sel tubuh. Proses pembuahan yang alamiah tidak akan dapat berlangsung kecuali dengan adanya laki- laki dan perempuan. yang dapat diumpamakan dengan hasil fotokopi selembar kertas pada mesin fotokopi kilat yang berwarna. sel telur ini dipindahkan ke dalam rahim seorang perempuan setelah terjadi proses penggabungan antara inti sel tu buh dengan sel telur yang telah dibuang inti selnya tadi. akan tetap menunjukkan nuansa perbedaan dalam penampilan fisiknya. Janin ini akan menjadi sempurna dan akhirnya dilahirkan ke dunia. Dengan penanaman sel telur ke dalam rahim perempuan ini. bukan sel-sel kelamin. sel yang diambil dari tubuh seseorang telah mengandung 46 buah kromosom. Prestasi ilmu pengetahuan yang sampai pada penemuan proses kloning. sesungguhnya telah menyingkapkan sebuah hukum alam yang ditetapkan Allah SWT pada sel-sel tubuh manusia dan hewan. atau telah mengandung seluruh sifat-sifat yang akan diwariskan yang dimiliki seseorang. Begitu pula mereka akan berbeda-beda dari segi potensi-potensi akal dan kejiwaan yang sifatnya asli (bukan hasil usaha). dan lebar badan. anak yang dihasilkan 204.dari perempuan. proses kloning dalam kondisi seperti ini dapat berlangsung sempurna pada seluruh tahapnya tanpa perlu adanya seorang laki-laki. Proses pewarisan sifat pada pembuahan alami akan terjadi dari pihak ayah dan ibu. berkembang. Adapun dalam proses kloning manusia. ayah dan saudara-saudara laki-lakinya. Dan kemiripan di antara anak- anak. dan dengan adanya sel-sel kelamin. ibu dan saudara-saudara perempuannya. berdiferensiasi. diambil inti sel yang mengandung seluruh sifat yang akan diwariskan. Jadi anak yang dilahirkan akan mempunyai ciri-ciri yang berasal dari kedua induknya baik yang laki-laki maupun yang perempuan. Proses ini dapat terlaksana dengan cara mengambil sel tubuh seorang perempuan dalam kondisi tanpa adanya laki-laki kemudian diambil inti selnya yang mengandung 46 kromosom. Oleh karena itu. tinggi. yakni berupa selembar gambar yang sama persis dengan gambar aslinya tanpa ada perbedaan sedikit pun. Selanjutnya. karena proses kloning telah menyingkap fakta bahwa pada . Sedang proses kloning manusia dapat berlangsung dengan adanya laki-laki atau tanpa adanya laki-laki. Dengan demikian. Inti sel ini kemudian ditanamkan dalam sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. sel telur tadi akan mulai memperbanyak diri. Anak tersebut merupakan keturunan yang berkode genetik sama persis dengan induknya. dan terjadi pada sel- sel tubuh. Dengan demikian. dari proses kloning ini akan mempunyai ciri-ciri hanya dari orang yang menjadi sumber pengambilan inti sel tubuh. begitu pula kemiripan di antara sesama saudara kandung. atau dengan kata lain. dan berubah menjadi janin. misalnya dari segi warna kulit. anak-anak mereka tidak akan mempunyai corak yang sama.

2. 7. Jadi. B. Disemaikan benih dengan telur dari sepasang suami isteri kemudian dimasukkan ke dalam rahim isteri. umat Islam yang ingin mendapatkan anak boleh berusaha untuk mendapatkannya dengan dua cara ke 6 dan 7 dan hendaklah dipastikan dan berjaga-jaga agar tidak melakukan sesuatu yang lain daripadanya. meskipun sel telur yang sudah dibuahi nantinya diletakan dalam rahim isterinya.TINJAUAN ISLAM TERHADAP BAYI TABUNG DAN KLONING Pandangan Islam mengenai bayi tabung tergambar dalam beberapa cara. Dari ketiga proses tersebut tidak dibenarkan oleh hukum Islam karena akan menimbulkan percampuradukan dan penghilangan nasab yang telah diharamkan oleh ajaran Islam. Disemaikan antaran benih seorang lelaki (bukan suami) dengan telur si isteri kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim si isteri. Proses semacam ini diperbolehkan oleh Islam. sebab berobat itu hukumnya sunnah (mandub). karena semua itu terlarang di sisi agama Islam karena dapat merusak perhubungan dan mencampuradukkan keutuhan keturunan. Diambil benih si suami kemudian disuntikkan di tempat yang sesuai dalam rahim isterinya sebagai semaian dari dalam. Dari cara-cara yang pertama sampai cara yang kelima hukumnya adalah haram. meskipun sel telur yang telah dibuahi nantinya diletakkan dalam rahim isteri. Proses pembuahan tersebut terjadi antara sel sperma bukan suami dengan sel telur isteri. jika inti sel tubuh tersebut ditanamkan pada sel telur perempuan yang telah dihilangkan inti selnya. Adapun bayi tabung dihukumi haram adalah apabila sebagai berikut: 1. adapun cara-cara penyemaian benih dalam tabung uji ada tujuh cara diantaranya: 1. sel telur isteri yang telah dibuahi diletakan dalam rahim perempuan lain yang bukan isterinya. setelah terjadi pembuahan dikembalikan ke tempatnya yang alami di dalam rahim isteri agar terjadi kehamilan alami. Dengan demikian ada bayi tabung yang dihalalkan dan ada yang diharamkan. Adapun bayi tabung yang dihalalkan adalah proses pembuahan di luar rahim antara sperma suami dan ovum isteri. Diambil benih dari si suami dan telur si isteri dan disemaikan ditabung uji kemudian dimasukan ke dalam rahim isteri. Disemaikan benih si suami dengan telur si isteri kemudian dimasukan semaian itu ke dalam rahim seorang perempuan lain yang bersetuju untuk mengandung (hamil) dengannya. 6. Sehingga. sifat inti sel tubuh itu tak ubahnya seperti sel sperma laki-laki yang dapat membuahi sel telur perempuan. Proses dalam pembuahan buatan tersebut terjadi antara sel sperma suami dengan 196 sel telur yang bukan isterinya. 4. Tampaknya ketiga proses yang diharamkan ini sesuai dengan yang disabdakan oleh . atau biasa kita sebut dengan ibu pengganti. Disesuaikan antara benih si suami dengan telur yang diambil dari seorang perempuan yang bukan isteri kepada lelaki itu kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim si isteri. 2. 5. tetapi Islam juga menghalalkan dan mengharamkan hal tersebut dilihat dari bagaimana cara penyemaian benih itu dilakukan. 3. Sedangkan cara yang keenam dan ketujuh diperbolehkan.sel tubuh manusia dan hewan terdapat potensi menghasilkan keturunan. Disemaikan antara benih seorang lelaki (asing) dengan telur perempuan asing juga kemudian dimasukkan semaian itu ke dalam rahim si isteri. 3.

2. Dalam 197 Masail Fiqhiyah . (khususnya antara anak yang dilahirkan dengan ibu yang mempunyai ovum dan ibu yang mengandung kemudian melahirkan dan sebaliknya). 4. sebab hal ini akan menimbulkan masalah yang rumit dalam kaitannya dengan masalah warisan.Rasulullah Saw: "Siapa saja perempuan yang memasukkan kepada suatu kaum nasab (seseorang) yang bukan dari kalangan kaum itu. yang besarnya diserahkan kepada kebijaksanaan hakim (qadhi). sebab hak ini termasuk ihtiar berdasarkan kaidah-kaidah agama. Hukum Islam tentang bayi tabung ini telah difatwakan juga oleh MUI pada tanggal 13 Juni 1979 sebagai berikut: 1. Dikuatkan dari riwayat Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Saw telah bersabda: "Siapa saja yang menghubungkan nasab kepada orang yang bukan ayahnya. maka Allah akan tertutup darinya dan Allah akan membeberkan perbuatannya itu di hadapan orang-orang yang terdahulu dan kemudian pada hari kiamat. (HR. Ad-Darimi). maka dia tidak akan mendapat apapun dari Allah dan Allah tidak akan pernah memasukkannya ke dalam surga." (HR. yaitu untuk menghindarkan terjadinya perbuatan zina sesungguhnya. Fatwa MUI ini didasarkan kepada firman Allah Swt: " Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. para malaikat. maka sudah seharusnya manusia menghormati martabatnya sendiri serta menhormati martabat sesama manusia. Bayi tabung dari pasangan suami isteri dengan titipan rahim isteri yang lain (misalnya dari isteri ke dua dititipkan pada isteri pertama) hukumnya haram berdasarkan qaidah sadd adz- dzariah. 3. Bayi tabung dengan sperma clean ovum dari pasangan suami isteri yang sah hukumnya adalah mubah (boleh)." (QS. Bayi tabung yang sperma dan ovumnya diambil dari selain pasangan suami isteri yang sah hukumnya haram. sebab hal ini akan menimbulkan masalah yang pelik. maka dia akan mendapat laknat dari Allah. Masail Fiqhiyah -Masalah Bayi Tabung. Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. Dan siapa saja laki-laki yang mengingkari anaknya sendiri padahal dia melihat kemiripannya. karena itu statusnya sama dengan hubungan kelamin antar lawan jenis di luar pernikahan yang sah (zina). IbnuMajah). dan akibatnya pun sama. Bayi tabung dari sperma yang dibekukan dari suami yang telah meninggal dunia hukumnya haram berdasarkan sadd adz-dzariah. atau seorang budak bertuan (taat/loyal) kepada selain tuannya. dan berdasarkan qaidah sadd adz dzariah.” Berdasarkan ayat di atas. Perbuatan ini setaraf dengan zina. dan seluruh manusia. hanya saja di dalam prosesnya tidak terjadi penetrasi penis ke dalam vagina. Allah Swt telah berkenan memuliakan manusia. Sebagaimana dikuatkan oleh pendapat Yusuf Qardhawi bahwa bayi tabung yang bukan dari air mani suami adalah suatu kejahatan yang sangat buruk sekali dan suatu perbuatan munkar yang lebih hebat. Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina Keharaman bayi tabung dengan tiga proses di atas karena ada kemiripan dengan kehamilan dan kelahiran melalui perzinahan. Bahkan Mahmud Syaltut juga berpendapat hal yang sama bahwa hal itu merupakan pelanggaran yang tercela dan dosa besar. baik dalam kaitannya dengan penentuan nasab maupun kaitannya dengan hal kewarisan. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Oleh karena itu laki-laki dan perempuan yang menjalani proses bayi tabung dengan tiga proses di atas tidak dijathui sanksi seperti pezina. al-Isra:70). manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk mulia. akan tetapi cukup dijatuhi sanksi berupa ta'zir.

berobatlah kalian."Aku pernah bersama Nabi. Begitu pula memproduksi berbagai obat-obatan untuk kepentingan pengobatan hukumnya juga sunnah. dan sebagainya. sebab berobat hukumnya sunnah. ataupun untuk mencari obat bagi berbagai penyakit manusia. -Masalah Bayi Tabung. kuda. Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina Upaya memperbaiki kualitas tanaman dan hewan dan meningkatkanproduktivitasnya tersebut menurut syara' tidak apa-apa untuk dilakukan dan termasuk aktivitas yang mubah hukumnya. onta. Selanjutnya sel-sel embrio itu dapat ditanamkan dalam rahim perempuan asing (bukan isteri). Masail Fiqhiyah -Masalah Bayi Tabung. Demikian pula memanfaatkan tanaman dan hewan dalam proses kloning guna mencari obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit manusia terutama yang kronis adalah kegiatan yang dibolehkan Islam. atau dalam rahim isteri kedua dari suami bagi isteri pertama pemilik sel telur yang telah dibuahi tadi. Demikianlah hukum syara' untuk kloning tanaman dan hewan.'Wahai Rasulullah. Dia menciptakan pula obatnya. Adapun kloning terhadap manusia terbagi kepada kloning embrio dan kloning manusia. Di samping itu. Padahal Islam telah mengharamkan hal ini. kemudian beliau bersabda: "Tidak halal bagi seseorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk menyiramkan airnya (sperma) pada tanaman orang lain (isteri orang lain). Juga dibolehkan memanfaatkan proses kloning untuk mempertinggi produktivitas hewan-hewan tersebut dan mengembangbiakannya. dibolehkan memanfaatkan proses kloning untuk memperbaiki kualitas tanaman dan mempertinggi produktivitasnya atau untuk memperbaiki kualitas hewan seperti sapi. terutama penyakit-penyakit yang kronis. Akan tetapi jika sel-sel embrio tersebut -atau satu sel darinya- ditanamkan ke dalam rahim perempuan pemilik sel telur itu sendiri. Lalu sel embrio itu dibagi dengan suatu teknik perbanyakan menjadi beberapa sel embrio yang berpotensi untuk membelah dan berkembang." Sesungguhnya tujuan kloning pada tanaman dan hewan adalah untuk memperbaiki kualitas tanaman dan hewan. Kedua bentuk kloning ini hukumnya haram. sebab sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidaklah menciptakan penyakit kecuali menciptakan pula obat baginya…" Oleh karena itu. Mereka berkata. yang terbentuk dari pertemuan antara sel sperma suaminya dengan sel telurnya. bolehkah kami berobat ?' Maka Nabi SAW menjawab: "Ya.guna menggantikan obat-obatan kimiawi yang dapat menimbulkan efek samping terhadap kesehatan manusia. maka kloning seperti ini . Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina hal. domba. meningkatkan produktivitasnya. bahwa Rasulullah SAW berkata : "Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla setiap kali menciptakan penyakit. Hai hamba-hamba Allah. Maka berobatlah kalian ! "Imam Abu Dawud dan Ibnu Majah meriwayatkan dari Usamah bin Syuraik RA.yang berkata. ini inseminasi buatan dengan donor itu pada hakikatnya dapat merendahkan harkat manusia. Kloning embrio (inseminasi buatan) yaitu terjadi pada sel embrio yang berasal dari rahim isteri. Kemudian sel-sel embrio itu dipisahkan agar masing-masing menjadi embrio tersendiri yang persis sama dengan sel embrio pertama yang menjadi sumber pengambilan sel. ada hadits Nabi Saw: "Dari Ruwaifi' ibnu Tsabit al-Anshari ra ia berkata: Saya pernah bersama Rasulullah Saw telah perang Hunain. Imam Ahmad telah meriwayatkan hadits dari Anas RA yang telah berkata. lalu datanglah orang-orang Arab Badui. Sebab dalam hal ini telah terjadi pencampuradukan dan penghilangan nasab (garis keturunan). dan mencari obat alami bagi banyak penyakit manusia -terutama penyakit-penyakit kronis. bahkan hukumnya sunnah (mandub).

Inilah hukum syara' untuk kloning embrio. Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina Kloning manusia dapat berlangsung dengan adanya laki-laki dan perempuan dalam prosesnya. dan akhirnya dilahirkan sebagai bayi. lebih sehat. Padahal justru cara alami itulah yang telah ditetapkan oleh Allah untukmanusia dan dijadikan-Nya sebagai sunnatullah untuk menghasilkan anak-anakdan keturunan. Kemudian inti sel tersebut dimasukkan ke dalam lapisan sel telur domba." (QS. Sel telur ini setelah bergabung dengan inti sel tubuh perempuan lalu ditransfer ke dalam rahim perempuan agar memperbanyak diri. dengan suatu teknik tertentu untuk menghasilkan anak kembar. Proses ini dilaksanakan dengan mengambil sel dari tubuh laki-laki. Hal tersebut mirip dengan apa yang telah berhasil dilakukan pada hewan domba (Dolly). dan akhirnya dilahirkan sebagai bayi. lalu inti selnya diambil dan kemudian digabungkan dengan sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. kemudian mani itu menjadi segumpal darah. maupun yang bertujuan untuk memperbanyak keturunan guna meningkatkan jumlah penduduk suatu bangsa agar bangsa atau negara itu lebih kuat- seandainya benar-benar terwujud.Anak-anak produk proses kloning tersebut dihasilkan melalui cara yang tidak alami. berubah menjadi janin. Kloning yang dilakukan pada laki-laki atau perempuan baik yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas keturunan dengan menghasilkan keturunan yang lebih cerdas. Sel telur ini kemudian ditanamkan ke dalam rahim domba agar memperbanyak diri. Inilah domba bernama Dolly itu. Masail Fiqhiyah -Masalah Bayi Tabung. An Najm : 45-46) Allah SWT berfirman : "Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim). lalu sifat-sifat khusus yang berhubungan dengan fungsi ambing ini dihilangkan. lalu Allah menciptakannya. tetapi para pakar mengatakan bahwa keberhasilan kloning hewan sesungguhnya merupakan pendahuluan bagi keberhasilan kloning manusia. berubah menjadi janin.berkembang.hukumnya mubah menurut syara'. lebih kuat. berkembang. maka sungguh akan menjadi bencana dan biang kerusakan bagi dunia. yaitu dari payudara atau ambingnya. dan menyempurnakannya.berubah menjadi janin. Dalil-dalil keharamannya adalah sebagai berikut : 1. Kloning manusia dapat pula berlangsung di antara perempuan saja. setelah inti selnya dibuang. Proses ini dilaksanakan dengan mengambil sel dari tubuh seorang perempuan. yang mempunyai kode genetik yang sama dengan domba pertama yang menjadi sumber pengambilan sel ambing. berkembang. meskipun hal ini belum terjadi. tanpa memerlukan kehadiran laki- laki. Al Qiyaamah :3) . dan lebih rupawan. Mula- mula inti sel diambil dari tubuh domba. dan akhirnya dihasilkan bayi domba. kemudian inti selnya diambil dan digabungkan dengan sel telur perempuan yang telah dibuang inti selnya. Sel telur ini -setelah bergabung dengan inti sel tubuh laki-laki lalu ditransfer kedalam rahim seorang perempuan agar dapat memeperbanyak diri. Adapun hukum kloning manusia. Bayi ini merupakan keturunan dengan kode genetik yang sama dengan laki-laki yang menjadi sumber pengambilan sel tubuh. dari air mani apabila dipancarkan. Bayi yang dilahirkan merupakan keturunan dengan kode genetik yang sama dengan perempuan yang menjadi sumberpengambilan sel tubuh. Allah SWT berfirman : “dan Bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan. Kloning ini haram menurut hukum Islam dan tidak boleh dilakukan. sebab kloning seperti ini adalah upaya memperbanyak embrio yang sudah ada dalam rahim perempuan itu sendiri." (QS.

Sebab rahim perempuan yang menjadi tempat pemindahan sel telur tersebut hanya menjadi penampung. para malaikat. Anak-anak produk kloning dari perempuan saja (tanpa adanya laki-laki)."Aku mendengar Sa'ad dan Abu Bakrah masing-masing berkata. Dan siapa saja laki-laki yang mengingkari anaknya sendiri padahal dia melihat (kemiripan)nya." (HR. tanpa mempertimbangkan apakah mereka suami-isteri atau bukan. maka dia akan mendapat laknat dari Allah. Al Hujuraat : 13) Hal ini juga bertentangan dengan firman-Nya : "Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapakbapak mereka. . maka Allah akan tertutup darinya dan Allah akan membeberkan perbuatannya itu di hadapan orang-orang yang terdahulu dan kemudian (pada Hari Kiamat nanti). padahal dia tahu bahwa orang itu bukan bapaknya. yang mempunyai sifat-sifat keunggulan. Diriwayatkan dari Ibnu 'Abbas RA. bahwasanya tatkala turun ayat li'an (QS. Ad Darimi) Masail Fiqhiyah -Masalah Bayi Tabung. atau (seorang budak) bertuan (loyal/taat) kepada selain tuannya. serta diletakkan pada rahim perempuan terpilih pula. yang berkata. sebab dalam kondisi ini tidak terdapat ibu dan ayah.) dia mendengar Rasulullah SAW bersabda : "Siapa saja perempuan yang memasukkan kepada suatu kaum nasab (seseorang) yang bukan dari kalangan kaum itu." (HR. Kloning manusia akan menghilang nasab (garis keturunan). Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina Kloning yang bertujuan memproduksi manusia-manusia yang unggul dalam hal kecerdasan. Dan anak produk kloning tersebut jika dihasilkan dari proses pemindahan sel telur -yang telah digabungkan dengan inti sel tubuh. Ini merupakan tindakan menyia-nyiakan manusia." (HR. tidak lebih.ke dalam rahim perempuan yang bukan pemilik sel telur. Padahal Islam telah mewajibkan pemeliharaan nasab. kesehatan. Dengan demikian sel-sel tubuh akan diambil dari laki-laki dan perempuan yang mempunyai sifat-sifat yang diinginkan. dan sel-sel telur juga akan diambil dari perempuan-perempuan terpilih.jelas mengharuskan seleksi terhadap para laki-laki dan perempuan yang mempunyai sifat-sifat unggul tersebut." (QS. AlAhzaab: 5) 3. maka dia tidak akan mendapat apa pun dari Allah dan Allah tidak akan pernah memasukkannya ke dalam surga. tidak pula akan mempunyai ibu. Ibnu Majah) Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA. sesunguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan. dan seluruh manusia. Semua ini akan mengakibatkan hilangnya nasab dan bercampur aduknya nasab. maka surga baginya haram. Ibnu Majah) Diriwayatkan dari Abu 'Utsman An Nahri RA. Hal ini bertentangan dengan firman Allah SWT : "Hai manusia." (QS.2. kekuatan fisik. tidak akan mempunyai ayah.'Kedua telingaku telah mendengar dan hatiku telah menghayati sabda Muhammad SAW : "Siapa saja yang mengaku-ngaku (sebagai anak) kepada orang yang bukan bapaknya. yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda : "Siapa saja yang menghubungkan nasab kepada orang yang bukan ayahnya. sudah menikah atau belum. kerupawanan.

(2) Dapat mempengaruhi tatanan moral tentang ke-Esaan Allah dan mengubah sikap hidup dan budaya manusia bila kloning manusia dilakukan. 34 negara menentang (termasuk Kanada). perangai dan tingkah lakunya serta garis telapak tangannya (sidikjarinya). dan lain-lain. waris." (QS. antara lain 1. Apalagi kalau prosesnya terjadi antara laki-laki dan perempuan yang tidak diikat dengan akad nikah yang sah. lalu benarbenar merekamengubahnya. 3. hak dan kewajiban antara bapak dan anak. karena tidak sesuai dengan derajat manusia dan proteksi kehidupan manusia". Berdasarkan dalil-dalil itulah proses kloning manusia diharamkan menurut hukum Islam dan tidak boleh dilaksanakan. Kloning dan Mengawini Wanita Hamil dan Status Anak Zina Ungkapan di atas karena kloning manusia mengandung dampak negatif seperti ini (1) Hasil kloning manusia tidak dapat dibedakan antara satu denganyang lain. Dr. mantan Presiden Amerika mengatakan bahwan kloning dan memberikan bantuan bagi upaya kloning manusia termasuk pelanggaran. hubungan kemahraman. dan 32 negara tidak hadir . nasab. Erwanto dari Universitas Lampung mengatakan bahwa kloning manusia bila diterapkan di Indonesia. Dengan demikian kelahiran dan perkembangbiakan anak melalui kloning bukanlah termasuk fitrah. Tertanggal 8 Maret 2005. hubungan 'ashabah. yang mengatakan : "…dan akan aku (Iblis) suruh mereka (mengubah ciptaan Allah). Bill Clinton. Masail Fiqhiyah -Masalah Bayi Tabung. ialah: "Anggota PBB diminta untuk mengadopsi semua tindakan yang diperlukan untuk melarang semua bentuk kloning manusia. Di samping itu kloning akan mencampur adukkan dan menghilangkan nasab serta menyalahi fitrah yang telah diciptakan Allah untuk manusia dalam masalah kelahiran anak. Keputusan ini merupakan hasil voting: 84 negara setuju.4. Allah SWT berfirman mengenai perkataan Iblis terkutuk. Berikut ini. 2. Memproduksi anak melalui proses kloning akan mencegah pelaksanaan banyak hukum- hukum syara'. Sidang Umum PBB ke 59.AnNisaa': 119) Yang dimaksud dengan ciptaan Allah (khalqullah) dalam ayat tersebut adalah suatu fitrah yang telah ditetapkan Allah untuk manusia. akan bersinggungan dengan aspek agama dan etis. seperti hukum tentang perkawinan. 37 negara abstain (termasuk Indonesia). nafkah. Sementara itu Allah SWT telah menetapkan bahwa proses pembuahan tersebut wajib terjadi antara seorang laki-laki dan perempuan yang diikat dengan akad nikah yang sah. Dan fitrah dalam kelahiran dan berkembang biak pada manusia adalah dengan adanya laki-laki dan perempuan. serta melalui jalan pembuahan sel sperma laki-laki pada sel telur perempuan. Kloning manusia sungguh merupakan perbuatan keji yang akan dapat menjungkir balikkan struktur kehidupan masyarakat. perawatan anak. sikap danbawaannya. Prof Dr Abdul Muti Bayyoumi dari Universitas al-Azhar Mesir mengatakan: agar riset mengenai kloning manusia segera diakhiri. karena kesamaan bentuk tubuh dan warna kulitnya. ada beberapa tanggapan negatif yang muncul berkaitan dengan kekhawatiran tentang kloning manusia. KEPUTUSAN PBB TENTANG DEKLARASI TERHADAP KLONING MANUSIA.

 Bertentangan dengan sunnatullah atau hukum alam.  Anak hasil inseminasi buatan/bayi tabung yang percampuran nasabnya terselubung dan sangat dirahasiakan donornya adalah lebih jelek daripada anak adopsi yang pada umumnya diketahui asal dan nasabnya.Abortus.  Inseminasi pada hakikatnya sama dengan prostitusi/ zina karena terjadi percampuran sperma dengan ovum tanpa perkawinan yang sah.Tetapi inseminasi buatan dengan sperma atau ovum donor tidak di izinkan karena tidak sesuai dengan Pancasila.tidak terjalin hubungan keibuan anatara anak dengan ibunya secara alami Surat Al-Lugman ayat 14 Mengenai status anak hasil inseminasi dengan donor sperma atau ovum menurut hukum islam adalah tidak sah dan statusnya sama dengan anak hasil prostitusi.Namun harus diingat bahwa kalangan agama bias menerima KB karena pemerintah tidak memaksakan alat/cara KB yang bertentangan dengan agama.Oleh karena itu pemerintah diharapkan mengizinkan praktek bayi tabung yang tidak bertentangan dengan agama Dampak Kloning .UUD 1945 pasal 29 ayat 1.karena ada kaitannya dengan kemahraman (siapa yang halal dan haram dikawini) dan kewarisan.Contohnya : Sterilisasi.padahal Islam sangat menjaga kesucian / kehormatan kelamin dan kemurnian nasab. Asumsi Menteri Kesehatan bahwa masyarakat Indonesia termasuk kalangan agama nantinya bias menerima bayi tabung seperti halnya KB.UU Perkawinan pasal 42 No.Misalnya karena tuba falopii terlalu sempit atau ejakulasinya terlalu lemah.  Kehadiran anak hasil inseminasi buatan bisa menjadi sumber konflik didalam rumah tangga terutama bayi tabung dengan bantuan donor merupakan anak yang sangat unik yang bisa berbeda sekali bentuk dan sifat-sifat fisik dan karakter/mental si anak dengan bapak ibunya.1/1974:”Anak yang sah adalah anak yang dilahirkan dalam atau sebagai akibat perkawinan yang sah”maka memberikan pengertian bahwa bayi tabung dengan bantuan donor dapat dipandang sah karena ia terlahir dari perkawinan yang sah.sesuai dengan kontrak.C.Namun akibat(mafsadah) dari bayi tabung adalah:  Percampuran Nasab.  Bayi tabung lahir tanpa proses kasih sayang yang alami terutama pada bayi tabung lewat ibu titipan yang harus menyerahkan bayinya pada pasangan suami istri yang punya benihnya.DAMFAK BAYI TABUNG DAN KLONING Maslahahnya dari bayi tabung adalah bias membantu pasangan suami istri yang keduanya atau salah satu nya mandul atau ada hambatan alami pada suami atau istri menghalangi bertemunya sel sperma dan sel telur.

Russel E. Hal ini akan menimbulkan perasaan dominasi oleh manusia hasil kloning tersebut sehingga bukan suatu kemustahilan ketika manusia hasil kloning malah menguasai manusia sebenarnya karena keunggulan mereka dalam berbagai bidang. Memperlakukan manusia sebagai objek. menurut George Annos. Tidak mungkin kloning dilakukan pada manusia awam yang tidak memiliki keistimewaan. . apalagi dalam hal kloning manusia. bahkan dalam hal kloning binatang sekalipun. kloning akan memiliki dampak buruk bagi kehidupan. Kelompok kontra kloning diwakili oleh George Annos (seorang pengacara kesehatan di universitas Boston) dan pdt. Perdebatan tentang kloning dikalangan ilmuwan barat terus terjadi. Kloning biasanya dilakukan pada manusia unggulan yang memiliki keistimewaan dibidang tertentu. Kloning akan menimbulkan perasaan dominasi dari suatu kelompok tertentu terhadap kelompok lain. antara lain : Merusak peradaban manusia. Saltzman (pendeta gereja lutheran). Misalnya kloning Einstein. kloning Beethoven maupun tokoh- tokoh yang lain. Hal ini akan mereduksi nilai-nilai kemanusiaan yang dimiliki oleh manusia hasil kloning. Jika kloning dilakukan manusia seolah seperti barang mekanis yang bisa dicetak semaunya oleh pemilik modal.

Juga bertentangan dengan norma agama dan moral.karena selain bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. serta ketidakpastian eksistensinya. termasuk hasil perkembangan fikiran manusia yang patut disyukuri dan dimanfaatkan bagi peningkatan taraf hidup manusia ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih terhormat Hasil pemikiran manusia dengan agama akan seimbang bila hasil pemikiran tersebut didasarkan pada sistem dan metode pemikiran yang benar. karena tidak ada yang merasa terancam. .Hukumnya sama dengan Zina dan anak yang lahir dari hasil inseminasi macam ini statusnya sama dengan anak yang lahir diluar perkawinan yang sah. karena dipandang kemungkinan terjadinya kekacauan hukum keluarga dan hubungan nasab. jiwa. dan harta karena tidak melaksanakan klonasi.jika keadaan kondisi suami istri yang bersangkutan benar-benar memerlukan. KESIMPULAN Inseminasi buatan dengan sel sperma dan ovum dari suami istri sendiri dan tidak ditransfer embrionya kedalam rahim wanita lain(ibu titipan) DIPERBOLEHKAN oleh islam. Pemerintah hendaknya melarang berdirinya Bank Nutfah(Sperma) dan Bank Ovum untuk perbuatan bayi tabung. keturunan. Pemerintah hendaknya hanya mengizinkan dan melayani permintaan bayi tabung dengan sel sperma dan ovum suami istri yang bersangkutan tanpa ditransfer kedalam rahim wanita lain dan seharusnya pemerintah hendaknya juga melarang keras dengan sanksi-sanksi hukumannya kepada dokter dan siapa saja yang melakukan inseminasi buatan pada manusia dengan sperma atau ovum donor. Klonasi ditinjau dari segi aspek teologis memperluas wawasan pengenalan terhadap kodrat iradat Ilahi. Keduanya saling kuat-menguatkan. baik dari segi agama. Implementasi klonasi terhadap manusia dipandang bertentangan dengan nilai-nilai ketinggian martabat manusia dan bertentangan pula dengan tujuan syara’. bahkan klonasi itu sebagai bukti kecanggihan sunnah Allah yang tertuang dalam ciptaan-Nya dan membuktikan ke Maha Kuasaan-Nya.Dan status anak hasil inseminasi macam ini sah menurut Islam. Kloning sebagai pengembangan IPTEK. Keadaan darurat tidak dapat dijadikan alasan untuk melaksanakan implementasi klonasi manusia. dan agama digali dengan daya ijtihad yang benar pula. Inseminasi buatan dengan sperma dan ovum donor DIHARAMKAN oleh Islam.serta merendahkan harkat manusia sejajar dengan hewan. akal.