You are on page 1of 2

Pengukuran tinggi dan berat badan yang akurat dengan menggunakan teknik terstandar

merupakan komponen penting dari perawatan kesehatan anak. Pengukuran tinggi badan secara
berkala yang dibandingkan dengan grafik pertumbuhan standar memungkinkan untuk
mengidentifikasi adanya penyimpangan dalam pertumbuhan anak. Penyimpangan pertumbuhan
dapat dinyatakan sebagai SD dari rata-rata populasi anak yang normal, berdasarkan usia dan
jenis kelamin; anak-anak dengan tinggi < -2 SD umumnya diklasifikasikan sebagai anak dengan
perawakan pendek. Pada seorang anak dengan dugaan gangguan pertumbuhan, evaluasi secara
rinci harus dilakukan untuk mengidentifikasi penyebabnya. Evaluasi tersebut meliputi kombinasi
antara riwayat individu, keluarga, dan sosial; pemeriksaan fisik; evaluasi laboratorium secara
umum dan khusus; pemeriksaan radiologis; pengujian genetik; dan konsultasi dengan
subspesialis anak, seperti seorang ahli endokrinologi pediatrik. Pola pertumbuhan abnormal yang
diidentifikasi secara dini dan dirujuk dengan cepat, akan memiliki peluang besar untuk
mendapatkan diagnosis, pengobatan, dan perbaikan hasil klinis yang tepat.

Cara Mengukur Pertumbuhan
Key evaluation yang digunakan untuk menentukan pertumbuhan anak dari waktu ke waktu
meliputi pengukuran panjang atau tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala. Panjang badan
biasanya merupakan pengukuran yang digunakan untuk anak usia < 2 tahun, dan tinggi badan
merupakan ukuran standar untuk anak-anak umur > 2 tahun. Diperlukan teknik yang tepat ketika
mengukur panjang dan atau tinggi badan pada anak. Idealnya, bayi diukur panjang badannya
dalam kotak dengan papan dan sandaran kepala yang kokoh, sedangkan anak-anak diukur tinggi
badannya sambil berdiri tegak di atas stadiometer yang dipasang di dinding.
Panjang dan tinggi badan harus dicatat dengan ketelitian 0,1 cm dan diukur dua kali,
dengan selisih hasil 2 kali pengukuran berada pada kisaran 4-mm. Jika selisih antara 2 hasil
pengukuran > 4 mm, maka harus dilakukan pengukuran ketiga, hasil yang dicatat adalah 2
pengukuran yang nilainya paling mendekati. Pada tempat pelayanan kesehatan yang sibuk, satu
kali pengukuran yang diperoleh dengan hati-hati biasanya dianggap cukup jika nilainya
konsisten dengan kurva pertumbuhan anak.
Pengukuran berat badan yang akurat tergantung pada keakuratan dan kalibrasi yang tepat
dari suatu timbangan. Sangat penting bahwa anak ditimbang tanpa sepatu dan hanya memakai
pakaian ringan. Teknik untuk mengevaluasi pertumbuhan telah distandarkan, termasuk
penggunaan grafik pertumbuhan seperti yang direkomendasikan oleh World Health Organization
(WHO) and the Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Grafik pertumbuhan
standar internasional WHO 2006 mewakili pertumbuhan standar untuk anak-anak yang sehat
dalam kondisi optimal dan saat ini direkomendasikan sebagai instrumen terpilih untuk
menggambarkan pertumbuhan pada anak usia <24 bulan. Grafik CDC, yang digunakan di masa
lalu untuk bayi serta anak-anak dan saat ini direkomendasikan untuk anak-anak dan remaja usia
2-20 tahun, merupakan referensi grafik untuk mendokumentasikan pertumbuhan dari waktu ke
waktu, seperti yang diamati pada subjek yang termasuk dalam proses pengumpulan data.

Untuk grafik pertumbuhan anak-anak usia <36 bulan. bahwa anak kecil memiliki potensi pertumbuhan yang sama terlepas dari etnis dan tempat lahir. Perbedaan antara 2 tipe grafik ini mencerminkan sumbernya. Untuk grafik pertumbuhan anak-anak usia 2-20 tahun. satu-satunya pengecualian adalah bayi dengan berat lahir yang sangat rendah. ibu merokok selama kehamilan atau menyusui. anak- anak berusia <24 bulan yang termasuk dalam MGRS mencapai rata-rata panjang badan yang sebanding pada keenam negara tersebut. yaitu anak dari keluarga yang memiliki status sosial ekonomi rendah. MGRS didasarkan pada hipotesis. II. data berasal dari National Health and Nutrition Examination Surveys I. morbiditas perinatal. yang dilakukan di AS dari 1971 hingga 1994. dan AS [California]). Ketika dibesarkan dalam lingkungan yang sehat dan cukup gizi. dan kondisi kesehatan anak yang diketahui mempengaruhi pertumbuhan. Norwegia. Grafik pertumbuhan CDC didasarkan pada data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu dari 5 survei cross-sectional. Data yang digunakan untuk membuat grafik WHO diperoleh dari the Multicenter Growth Reference Study (MGRS) yang dilakukan antara tahun 1997 hingga 2003 di 6 kota yang terletak di 6 negara yang berbeda (Brasil. Dari survei ini. dan III. terdapat beberapa kriteria eksklsi untuk anak-anak yang dilibatkan dalam MGRS. Perlu diperhatikan. kemudian terbukti. menyusui <12 bulan. Oman. data berasal dari National Health and Nutrition Examination Surveys I. India. II. yang dilakukan dari 1963 hingga 1970. . dan III serta dari National Health Examination Surveys II dan III sebelumnya. pemeriksaan kesehatan nasional yang representatif. Ghana.