You are on page 1of 1

Skenario 5 Luka di betisku tak kunjung sembuh

Laki-laki,19 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan luka pada betis kiri yang dialami sejak 1 tahun yang lalu setelah
pasien mengalami kecelakaan lalulintas. Saat itu pasien dibawa ke tukang urut oleh keluarganya, karena tulang betisnya patah
dan terdapat luka. Oleh tukang urut dilakukan pemasangan bidai dan diberi ramuan pada lukanya. Luka tersebut tidak pernah
sembuh total dan sering mengeluarkan cairan serta mengeluh sering demam dan nyeri pada betisnya. Saat ini pasien masih
belum bisa berjalan. Pada pemeriksaan fisik tampak sakit ringan, suhu subfebris. Pada betis kiri tampak luka sinus yang
mengeluarkan cairan seropurulen dengan kulit sekitarnya hiperemis, ekskoriasi dan scar tissue. Pada palpasi terdapat nyeri tekan
(tenderness).
Apa yang terjadi pada pasien tersebut ?
Apa yang dapat dilakukan pada penatalaksanaan awal?
Level Kompetensi 3b
Luka yang tidak kering merupakan tanda adanya infeksi pada diri Anda. Salah satu faktor penyebab susah sembuh
pada luka adalah gula darah.
Luka yang keluar cairan kuning dapat disebabkan : infeksi bakteri menyebabkan keluar cairan kuning keruh, serum darah bercampur bakteri berwarna kuning jernih, atau
akibat bahan yang dioleskan pada luka seperti betadine atau kunyit atau rivanol yang berwarna kekuningan.
Kecepatan proses penyembuhan luka terutama ditentukan oleh kedalaman luka asal. Makin dangkal luka yang terbentuk, makin cepat proses penyembuhan, demikian juga
sebaliknya.
Beberapa hal yang dapat menghambat penyembuhan luka antara lain infeksi, gangguan aliran darah (misalnya akibat pembengkakan yang terus menerus ataupun pada perokok
berat), dan adanya penyakit tertentu misalnya kencing manis (diabetes melitus), malnutrisi (terutama akibat kekurangan protein, vitamin dan zinc), gangguan sistem imunitas
tubuh dan usia tua.
Beberapa obat juga menghalangi penyembuhan bila digunakan secara tidak tepat misalnya obat yang mengandung kortikosteroid. Luka seharusnya sembuh dalam waktu kurang
dari 3 bulan. Bila tidak, maka termasuk dalam luka menahun (chronic wound).
Lapisan berwarna kemerahan yang tampak pada foto yang bapak lampirkan adalah jaringan granulasi. Jaringan granulasi yang baik biasanya berwarna kemerahan, tanpa adanya
nanah ataupun jaringan kehitaman yang menutup luka.
Jaringan granulasi yang sehat biasanya akan diikuti dengan penyembuhan luka yang baik. Namun jaringan granulasi ini juga tidak boleh berlebihan
(overgranulation atau hypergranulation) karena hal ini malah memperlambat penyembuhan luka.