You are on page 1of 2

Judul Jurnal: OUT BOUND, DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN JASMANI

Jenis jurnal : NASIONAL

Tema umum : OUT BOUND, PENDIDIKAN, JASMANI

I. Latar belakang
Sekolah merupakan salah satu dari lingkungan utama pada siswa. Dalam hal ini, sekolah
berperan dalamupaya memberikan pengetahuan yang seluas-luasnyakepada siswa.Pendidikan
Jasmani memegang perananpenting dalam pembentukan manusia seutuhnya. PendidikanJasmani
harus meningkatkan penyajian mutu bidang studi berupa kemampuan berpartisipasi dalam
aktivitas jasmanidan aspek psikologis. Outbound adalah kegiatan yangdilakukan di alam bebas,
dengan permainan di dalamnyaterdapat berbagai filosofi, simulasi kehidupan, olah pikir,studi
kasus, bermain peran, dan praktik langsung denganpendekatan melalui pengalaman (experiential
learning), danpenuh dengan kegembiraan. Dalam outbound terdapatpermainan-permainan yang
melibatkan aktivitas gerak,berfikir, emosional, dan sosial sebagai bagian pembentukanwatak dan
karakter seseorang.

II. Tujuan
Untuk mungetahui pentingnya kesegaran jasmani, dan pentingnya menjaga dan
meningkatkan metabolise, serta mengetiahui manfaat dari kegiatan out bound

III. Rumusan masalah


Masalah yang di angkat dalam jurnal ini adalah kurangnya kesadaran masyarakAT tentang
kesehatan jasmani, dan kurangnya pemahaman tentang olahraga out bound.
Untuk itu studi kasus ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya
kesegaran jasmani dan menjaga metabolism tubuh serta menberikan pemahaman tentang
oahraga out bound
IV. Ringkasan teori
Pada zaman kontemporer ini semakin kompleks kebutuhan yang dibutuhkan oleh manusia
untuk kelangsungan hidupnya, seperti kebutuhanmaterial, fisik, mental ataupun spiritual. Dalam
hubungannya dengan manusia lain seseorang harus mampu bersaing secara sehat ataupun
berjalan beriringan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena adanya kebutuhan seseorang akan
selaluberpikir keras untuk meme nuhi hal tersebut, seperti seseorang melakukan pekerjaan untuk
memebuhi kebutuhan material. Secara fisik seseorang akan mampu melaksanakan suatu aktivitas
atau pekerjaan yang berlebihan dengan tanpa merasakan kelelahan yang berarti dapat dikatakan
bahwa fisik orang tersebut bugar. Djoko Pekik Irianto, (2004: 2) mengatakan kebugaran fisik
(physical fitness), yakni kemampuan seseorang melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa
timbul kelelahan yang berlebihan sehingga masih dapat menikmati waktu luangnya. Adapun cara
yang paling tepat untuk memperoleh dan meningkatkan kebugaran fisik yaitu dengan
berolahraga. Oleh karena itu, seseorang dalam pemenuhan kebutuhan fisik harus memiliki
kesadaran yang tinggi untuk melakukan olahraga agar dapat memperolehdanmeningkatkan
kebugaran fisik.
Outbound adalah kegiatan di alam terbuka. Outbound juga dapat memacu semangat
belajar. Outbound merupakan sarana penambah wawasan pengetahuan yang didapat dari
serangkaian pengalaman berpetualang sehingga dapat memacu semangat dan kreativitas
seseorang. Oleh karena itu, Kimpraswil menyatakan bahwa outbound adalah usaha olah diri
(olah pikir dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi,
kinerja dan prestasi dalam rangka melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi secara lebih
baik lagi. Kegiatan outbound berawal dari sebuah pengalaman s ederhana seperti bermain.
Bermain juga membuat setiap anak merasa senang, dan bahagia. Dengan bermain anak dapat
belajar menggali dan mengembangkan potensi, dan rasa ingin tahu serta meningkatkan rasa
percaya dirinya.

V. Hasil dari Pembahasan


Dari penjelasan jurnal ini masyarakan menjadi semakin paham tentang apa pengertian
pendidikan jasmani yang sesungguhnya dan betapa pentingnya meningkatkan serta menjaga
metanlisme, dan juga semakin memahami tentang pengertian dan manfaat dari kegiatan out
bound.
VI. kesimpulan

Pendidikan Jasmani memegang peranan penting dalam pembentukan manusia seutuhnya.


Pendidikan Jasmani harus meningkatkan penyajian mutu bidang studi berupa kemampuan
berpartisipasi dalam aktivitas jasmani dan aspek psikologis. Pendidikan Jasmani adalah olahraga
yang dilakukan semata-mata tidak untuk mencapai suatu prestasi, terutama dilakukan disekolah-
sekolah, terdiri atas latihan-latihan tanpa alat, latihan-latihan dengan alat dilakukan didalam
ruangan dan lapangan terbuka. Out Bound Training merupakan kegiatan pelatihan sekaligus
rekreasi yang dilakukan di alam terbuka, yang terdiri dari serangkaian permainan (games) dan
tantangan (challenge). Masing-masing permainan memiliki tujuan tertentu. OutBound training atau
dikenal juga dengan istilah outbound training didasarkan pada metode: Experiental Learning,
Quantum Learning, Process Oriented, Participatory Approach, Observation & Processing (Debrief).
Tujuan obyektif dari pelatihan ini diantaranya membantu meningkatkan karakter intrapersonal dan
interpersonal, kreatifitas, bekerjasama, komunikasi, dan kepemimpinan, serta menciptakan
suasana gembira dan penuh motivasi.Media yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran
pendidikan jasmani tidak hanya melalui kegiatan yang berkaitan dengan olahraga prestasi yang
populer saja, akan tetapi dapat juga dengan menggunakan media permainan-permainan
tradisional.
Dari permainan-permainan itu sendiri diajarakan pula filosofi permainan itu sebagai bagian
pembelajaran sosial dan emosional. Yang mengajarkan nilai-nilai sosial dan emosional seperti
kerjasama, saling menghargai, fairplay, keberanian, kejujuran dan nilai-nilai lainnya.

VII. Daftar Pustaka

Abdulah K, Hermanu & Soepartono. Pendidikan Jasmani dan Olahraga.


Depdikbud IKIP Surabaya. 1998
Ancok, Jamaludin, Out bound Management Training. Jogyakarta. UII Press.2003