You are on page 1of 7

RTA 4228 – PERANCANGAN ARSITEKTUR 5

TUGAS 1
IDENTIFIKASI DATA DAN ANALISIS LOKASI PERANCANGAN

ANGGOTA KELOMPOK :
1. AN NISA PRIMA PUTERI 150406010
2. HAFSAH ANGGRAENI 150406056
3. SAMANTHA THERESIA 150406099
4. ANDREAS JULIAN 150406100
DOSEN PEMBIMBING : IR. BASARIA TALAROSHA, M.T.

DEPARTEMEN ARSITEKTUR – FAKULTAS TEKNIK – UNIVERSITAS SUMATERA UTARA


2018
ANALISA RUANG TERBUKA & SISTEM VEGETASI
DI KORIDOR KAWASAN PERANCANGAN

RUANG TERBUKA HIJAU MASIH SANGAT


MINIM DANKURANG DIRAWAT. VEGETASI
YANG ADA PADA KORIDOR JUGA MASIH
KURANG TERTATA DENGAN BAIK.

KAWASAN POLONIA DAPAT DIJADIKAN


PARU-PARU KOTA MEDAN APABILA
PENATAAN RUANG TERBUKA HIJAU DAN
VEGETASI DIATUR DENGAN BAIK SEHINGGA
DAPAT MEMPERBANYAK DAERAH RESAPAN
AIR DAN MEMPERKECIL PERSENTASE
TERJADINYA BANJIR DI KAWASAN
TERSEBUT.

PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
ANALISA SIGNAGE SYSTEM
DI KORIDOR KAWASAN PERANCANGAN

PADA KORIDOR JL. IMAM BONJOL TERDAPAT


` SEBUAH BILLBOARD YANG BESAR.
DISEPANJANG KORIDOR JL. IMAM BONJOL
JUGA TERDAPAT RAMBU – RAMBU LALU
LINTAS DAN JUGA PENUNJUK ARAH JALAN
SERTA PAPAN NAMA JALAN. PENATAAN
SIGNAGE DI KORIDOR INI SUDAH BAIK.

DISEKITAR PINTU MASUK BANDARA


POLONIA BANYAK TERDAPAT BILLBOARD
DENGAN UKURAN YANG BESAR. SEBAIKNYA
BILLBOARD INI DIKURANGI JUMLAHNYA
KARENA SANGAT MENGGANGGU
PEMANDANGAN DAN SUDAH TIDAK
TERAWAT LAGI.

KETERANGAN :

PAPAN NAMA JALAN

BILL BOARD

RAMBU DAN PENUNJUK ARAH

PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
LAMPIRAN XI
PERATURAN DAERAH KOTA MEDAN NOMOR 2 TAHUN 2015
TENTANG RENCANA DETAIL TATA RUANG DAN PERATURAN ZONASI KOTA MEDAN TAHUN 2015 – 2035

KETENTUAN TATA BANGUNAN

Luas Lantai Sempadan Sempadan


Lebar Panjang Dasar Samping Belakang
No Klasifikasi Zona Minimal Minimal Bangunan Bangunan Bangunan Keterangan
Minimal Minimal Minimal
1 2 3 4 5 6 7 8
Mangrove atau Suaka Alam Jenis bangunan tunggal dan konstruksi bangunan panggung
1. 10 m 15 m 150 m2 3m 3m
Jenis bangunan tunggal Max = Maksimum
2. Perlindungan Setempat Max 10 m Max10 m Max100 m2 3m 3m
Jenis bangunan tunggal , kecuali bangunan kios untuk pendukung bangunan RTH.
3. Ruang Terbuka Hijau Max 10 m Max 15 m Max 150 m2 3m 3m Max = Maksimum

Mengikuti ketentuan cagar budaya dan menyelaraskan dengan karakter lingkungan yang
4. Cagar Budaya * * * * * dilestarikan

Bangunan dan lingkungan harus memenuhi ketentuan tata bangunan untuk mitigasi bencana
5. Rawan Bencana * * * * *
Lebar dan bentuk bangunan disesuaikan dengan tema pengembangan pariwisata
6. Pariwisata * * * * *
Jenis bangunan tunggal
Ruang Terbuka Non-
7. 4m 4m 16 m2 4m 4m Khusus Sub Zona NH-2 konstruksi bangunan panggung
Hijau
Jenis bangunan tunggal Max = Maksimum
8. Pertanian Max 10 m Max 15 m Max 150 m2 3m 3m
Perumahan Kepadatan Tinggi Diperkenankan berhimpit pada dua sisi atau bangunan deret dengan panjang maksimum 60 m.
9. 5m 6m 36 m2 1,5 m 1,5 m
Perumahan Kepadatan Diperkenankan berhimpit pada dua sisi atau bangunan deret dengan panjang maksimum 60 m.
10. 6m 7m 45 m2 1,5 m 1,5 m
Sedang
Diperkenankan berhimpit pada satu sisi atau bangunan kopel
Perumahan Kepadatan
11. 8m 8m 64 m2 1,5 m 1,5 m
Rendah
Rumah Susun
Untuk bangunan lebih dari 5 lantai sempadan samping dan sempadan belakang bangunan wajib diterapkan minimal 3 meter
Pemerintah dan
12. Apartemen/Rumah 8m 8m 64 m2 1,5 m 1,5 m
Susun Swasta
3m berupa Diperkenankan berhimpit pada dua sisi atau bangunan deret dengan panjang maksimum 60 m.
13. Perdagangan 4m 8m 32 m2 _ gang
kebakaran
Diperkenankan berhimpit pada salah satu sisi atau bangunan kopel
Untuk bangunan lebih dari 5 lantai sempadan
14. Jasa Komersil 8m 15 m 150 m2 1,5 m 1,5 m samping dan sempadan belakang bangunan wajib diterapkan minimal 3 meter

15. Perkantoran 8m 8m 64 m2 2m 2m Bangunan tunggal.


Industri dan Pergudangan Diperkenankan berhimpit pada dua sisi atau bangunan deret dengan panjang maksimum 120 m
16. 8m 8m 64 m2 3m 3m

PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
Sarana Pelayanan
17. 8m 8m 64 m2 2m 1,5 m Bangunan tunggal.
Umum
18. Khusus 8m 15 m 150 m2 2m 1,5 m Tidak termasuk prasarana.

LAMPIRAN X
PERATURAN DAERAH KOTA MEDAN NOMOR 2 TAHUN 2015

TENTANG RENCANA DETAIL TATA RUANG DAN PERATURAN ZONASI KOTA MEDAN TAHUN 2015 – 2035

INTENSITAS PEMANFAATAN RUANG

Ketinggian
KDB KLB KDH
No Zona Bangunan Keterangan
Maksimum Maksimum Minimum Maksimum*)
1 2 3 4 5 6 7
1. Mangrove atau Suaka Alam 5% 0,1 95% 2 Lantai/ 10 M

2. Perlindungan Setempat 10% 0,2 80% 2 Lantai/ 10 M Disesuaikan dengan ketentuan sempadan
3. Ruang Terbuka Hijau Kota 10% 0,2 80% 3 Lantai/ 13 M
* = disesuaikan dengan intensitas pada
4. Cagar Budaya * * * *
masing-masing zona
* = disesuaikan dengan intensitas pada
5. Rawan Bencana * * * *
masing-masing zona
* = disesuaikan dengan intensitas pada
6. Pariwisata * * * *
masing-masing zona
7. Ruang Terbuka Non Hijau 5% 0,1 95% 2 Lantai/ 8 M
8. Pertanian 10% 0,2 80% 3 Lantai/ 13 M
Untuk bangunan deret ketinggian bangunan 4 lantai hanya
diperkenankan pada bahagian belakang (maksimal
9. Perumahan Kepadatan Tinggi 80% 3,2 15% 4 Lantai/18 M
setengah bahagian dari
panjang bangunan)
10. Perumahan Kepadatan Sedang 70% 2,1 15% 3 Lantai/14 M
11. Perumahan Kepadatan Rendah 60% 1,8 25% 3 Lantai/14 M
Basement maksimum ½ dari sempadan jalan
Koefisien/perhitungan jarak bebas bangunan minimum 3 M
Rumah Susun Pemerintah dan dari batas persil dan disesuaikan pola dengan GSB yang ada
12. Apartemen/Rumah Susun Swasta 60% 10 20% 20 Lantai/ 80 M disekitar lokasi Ketinggian bangunan maksimal 20 lantai/80
M hanya berlaku pada sub zona R-1, R-2, dan R-3

Khusus untuk perdagangan jenis toko dan


13 Lantai/ 51 M
13. Perdagangan 80% 8 20% bangunan deret dibatasi ketinggian maksimal 5 lantai

PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
Sesuai kelayakan persyaratan bangunan
gedung
15 Lantai/ 60 M
14. Jasa Komersil 70% 10 20% Untuk Pusat Kota dan SPK dalam RTRW
berlaku KLB maksimum 21 sepanjang sesuai kelayakan
persyaratan bangunan gedung
Untuk Pusat Kota serta SPK dalam RTRW, KLB dan
ketinggian bangunan dapat melebihi ketentuan sepanjang
15. Perkantoran 60% 6 20% 13 Lantai/ 51 M
sesuai kelayakan
persyaratan bangunan gedung
* = sesuai kelayakan persyaratan bangunan gedung
16. Industri dan Pergudangan 50% 1,5 30% *
17. Sarana Pelayanan Umum 60% 6 20% 13 Lantai/ 51 M
Ketinggian disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan
18. Khusus 40% 1,2 50%
yang berlaku
*) Catatan : Ketentuan ketinggian maksimum berupa ketentuan umum yang dapat dilakukan pengecualian sepanjang tetap memenuhi ketentuan KDB dan KLB serta selaras dengan lingkungan sekitar dan memenuhi ketentuan
khusus pada kolom keterangan

PERSENTASE RENCANA POLA RUANG MENURUT KECAMATAN DI KOTA MEDAN PER BWP

POLA RUANG (HA)


ZONA PERDAGANGAN DAN JASA
ZONA PERLINDUNGAN SETEM PAT ZONA RUANG TERBUKA HIJAU ZONA PERUM AHAN DENGAN KEPADATAN ZONA SARANA ZONA KHUSUS
ZONA ZONA ZONA ZONA INDUSTRI
No. KECAM ATAN LUAS PELAYANAN UM JALAN TOTAL
M ANGROVE/ SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN SEM PADAN TAM AN TAM AN TAM AN KAWASAN HUTAN LAPANGAN RUANG TERBUKA RUANG TERBUKA PERTANIAN PERDAGANGA JASA KOM PERKANTORAN PERTAHANAN DAN KHUSUS
TINGGI SEDANG RENDAH INDUSTRI UM
(HA) SUAKA ALAM MS PANTAI SUNGAI DANAU PALUH KANAL POLDER PARIT KERETA API KOTA KOTA OLAHRAGA PERKERASAN NH- BIRU N ERSIL AN LAINNYA
KEAMANAN KH-1
PS-1 PS-2 PS-3 PS-4 RTH-2 15 RTH-5 18 RTH-6 1 PL R-1 R-2 R-3 KT I-1 SPU KH-2
SUTET KELURAHAN TPU WISATA
1 2 22 23 24 25 K-1 31 34 35
PS-5 PS-6 PS-7 PS-8 K-2 I2
3 4 32
1 Medan Tuntungan 5,23 26 27 2,54 - - 9,83
5 6 7 8 - 15,85 19 20 33
2 Medan Johor PS-9 RTH-1 RTH-3 RTH-4
3,02 18,89 8,56 14,39 38,40 8,43 7,29
3 Medan Amplas 2.869,84 - 9 10 11 12 -
4 Medan Denai - 17,01 - - 21,55 - 2,13 3,74 13,29 15,21 - - 5,82
13 14 16 17 1,78 3,08 -
5 Medan Area 14,01
- 64,65 3,97 8,66 3,57 0,22 7,71 11,31 - 6,21 2,72 6,21
1.700,83 -
6 Medan Kota 0,69 8,95 - 3,97
- 9,09 - - - 27,99 14,54 12,28 5,94 - 7,10 0,97 6,96
7 Medan Maimun 1,45 -
8 Medan Polonia 70,05 15,31 0,39 9,37 3,50 - 8,86 - - 6,10 - 5,34
1.160,39 -
9 Medan Baru - 2,99 - - 0,26 - 1,03 2,65 4,98 0,62 - 2,34 3,23
1,70 3,53 7,72 - 1,50 -
10 Medan Selayang - 5,38
29,95 - 2,16 0,40 - - 7,19 - - 3,13
11 Medan Sunggal 943,46 -
0,57 0,10 3,92 - 1,65 - - 1,45
12 Medan Helvetia - 5,43 - - 9,13 1,02 3,23 1,41 2,16 -
- -
13 Medan Petisah 0,28 0,18 - 2,50
423,64 - - - - 0,93 - 2,66 - - 1,37
14 Medan Barat 0,49 0,08 1,61 5,25 4,80 - 1,96
- 0,07 - - - 2,37 1,20 - 0,56 -
15 Medan Timur - -
4,40 0,99 - 3,34
16 Medan Perjuangan 573,48 - - - 0,24 1,96 - 2,10 - 4,25
6,70 0,64 0,09 2,39 3,56 - 1,03
17 Medan Tembung - 0,51 - - - 1,26 0,74 - 1,37 - 6,49
- 2,41 - 6,59
18 Medan Deli - 1,67
301,51 - - - 0,97 4,15 12,75 - 1,23 1,62
19 Medan Labuhan 4,72 2,00
- 2,94 - - 0,62 - 1,36 6,46 2,20 12,06 - 3,00
20 Medan Marelan - 0,43 2,05 0,18 -
24,72 0,45 -
21 Medan Belawan - - - 4,46 - - 0,73 1,66 4,89
876,40 -
5 74 0 51 2 34 4 00 2 49 1 86
5 32

PERANCANGAN ARSITEKTUR 5
ANALISA TATA GUNA LAHAN

PERANCANGAN ARSITEKTUR 5