You are on page 1of 4

Dapat diakses pada: http://jkb.ub.ac.id/index.

php/jkb/article/view/1944
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 29, No. 04, Agustus 2017, pp. 312-315
Online Published First: 13 Juni 2017
Article History: Received 24 Januari 2017, Accepted 23 Februari 2017
Artikel Penelitian

Dominasi Pewarisan Pola Sidik Jari Whorl dalam Keluarga Karyawan Fakultas Kedokteran
Universitas Muhammadiyah Palembang

Dominant Inheritance of Whorl Fingerprint in Staff Families of Medical Faculty Muhammadiyah
University Palembang

Trisnawati Mundijo, Mitayani Purwoko
Laboratorium Biologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

ABSTRAK
Setiap individu memiliki sifat turunan atau sifat warisan dari kedua orangtua. Salah satu sifat yang diwariskan yaitu pola
sidik jari. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana pewarisan pola sidik jari pada masyarakat kota Palembang
khususnya pada karyawan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini berjenis
observasional deskriptif dengan desain potong lintang. Sampel penelitian diambil secara keseluruhan dari karyawan yang
memenuhi kriteria penelitian sebanyak 22 keluarga sehingga diperoleh 85 orang responden. Hasil penelitian didapatkan
bahwa pola sidik jari pada responden adalah whorl (62,3%), ulnar loop (35,3%), tented arch (2,2%), dan radial loop (0,2%).
Pewarisan pola sidik jari dari orang tua ke anak terdiri dari 4 sifat pewarisan yaitu pola sidik jari anak sama dengan pola
sidik jari kedua orang tua (46,4%), pola sidik jari anak sama persis dengan pola sidik jari ibu (24,4%), pola sidik jari anak
yang sama persis dengan ayah (14,6%), serta pola sidik jari anak yang sama hanya dengan salah satu orang tua (14,6%). Alel
yang mengatur pola sidik jari whorl kemungkinan merupakan alel yang bersifat dominan terhadap pola sidik jari lain.
Kata Kunci: Dermatoglifi, pola sidik jari, radial loop, tented arch, ulnar loop, whorl

ABSTRACT
Everybody inherites phenotypes from parents. One of this inherited phenotypes is fingerprint pattern. The aim of this study
was to identify the inheritance pattern of fingerprint in Palembang, particularly in Medical Faculty Muhammadiyah
Palembang University staff. This study was a descriptive observational study with cross-sectional design. Sample was
obtained using total sampling method. Sample size was 22 families with 85 respondents. This study found that the
distribution of fingerprint patterns were whorl (62,3%), ulnar loop (35,3%), tented arch (2,2%), and radial loop (0,2%). The
inheritance of finger print patterns from parents to children were classified into 4 categories: children have exactly the
same pattern as their parents (46,6%), children only have their mother's pattern (24,4%), children only have their father's
pattern (14,6%), and children only have a part of their parent's pattern (14,6%). Whorl fingerprint pattern allele(s) may be
predominant against other fingerprint pattern alleles.
Keywords: Dermatoglyphics, finger print pattern, radial loop, tented arch, ulnar loop, whorl

Korespondensi: Mitayani Purwoko. Laboratorium Biologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl.
K.H. Balqhi (Talang Banten), 13 Ulu, Palembang 30263 Tel. (0711) 520045 Email: mitayani.dr@gmail.com

DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jkb.2017.029.04.5

312

3%). yaitu pola lengkung atau Arch (A). loop dan arch). (12). 29. Pola sidik jari dihitung karena itulah pola sidik jari whorl adalah pola yang paling berdasarkan jumlah jari tangan sehingga total jari yang banyak ditemukan dalam penelitian ini.11). Sebelum dilakukan pengambilan pola sidik jari.2%).3%) dan pola yang paling sedikit ditemui adalah HASIL radial loop (0. pola sidik jari Dermatoglifi adalah ilmu yang mempelajari tentang sidik yang terbanyak adalah pola whorl (62. 10 orang anak (24. berpola sama persis dengan kedua orang tua dan 6 orang anak (14.40% Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif memakai desain potong lintang. Pola sidik jari yang paling banyak ditemukan adalah pola whorl (62. Oleh tersebut sebanyak 85 orang. Pola sidik jari diperoleh dengan mengoleskan lipstik berwarna merah pada sepuluh jari tangan kemudian jari tangan ditempelkan di atas kertas observasi satu persatu.6%) memiliki pola dari salah satu pola ayah atau Saat ini. Pola sidik jari dianalisis oleh 1 DISKUSI orang peneliti dengan alat bantu kaca pembesar (lup).3 pembentukan dermatoglifi diperkirakan dipengaruhi oleh Double loop 0 0 faktor genetik secara heterogen sehingga mempengaruhi Whorl 530 62. Proses Ulnar loop 300 35. Pola Pewarisan dalam Keluarga Sidik jari dapat dijadikan salah satu cara identifikasi dalam Pewarisan pola sidik jari dari orang tua ke anak terbagi suatu tindakan kriminal (10. Jumlah total responden dari 22 keluarga whorl sehingga diturunkan kepada anak-anaknya.2 Arch 0 0 Setiap individu memiliki pola sidik jari yang berbeda. Pola sidik jari jari (pola whorl. Selain itu karena memiliki menjadi 4 model pewarisan. genetika dan kedokteran sama persis dengan ibu. Sidik jari manusia merupakan salah satu contoh untuk mengetahui peranan poligen. 24.5). ibu dan anak kandung yang bersedia menjadi tua yang menjadi responden 90% memiliki pola sidik jari responden.60% 14.4%) yang (11). 19 orang anak (46.. Tented arch 18 2. anggota keluarga sehingga peluang pola sidik jari lain yang Jurnal Kedokteran Brawijaya. Para orang ayah. maka sidik jari juga sangat penting dalam ilmu dengan ayah. Dari hasil penelitian diperoleh perbedaan antar individu dan dipengaruhi oleh faktor 6 orang anak (14. serta bentuk lingkaran atau Whorl (W) (9).7) dan faktor lingkungan (1). 4. penelitian Sufitni. Hal ini 14. Distribusi pola sidik jari responden pembusukan pada korban tenggelam ataupun korban Frekuensi kebakaran. Kriteria eksklusinya adalah karyawan pola100% sama pola kombinasi dan atau anggota keluarganya yang memiliki cacat atau dengan ibu dari kedua orang tua kerusakan pada sidik jari. Distribusi pewarisan pola sidik jari dari orang tua menggunakan air atau alkohol. etnologi. 313 PENDAHULUAN Dari empat pola sidik jari yang ditemukan.60% mendorong peneliti untuk mengamati pewarisan pola sidik jari dalam suatu keluarga.2 faktor genetik (1. Sidik jari dipengaruhi oleh Radial loop 2 0. Responden yang digunakan dalam penelitian ini berada dalam populasi yang tidak luas Distribusi Pola Sidik Jari sehingga kemungkinan persebaran pola sidik jari tidak Penelitian ini memperoleh 22 keluarga yang terdiri dari dapat dibandingkan dengan populasi yang luas. Dominasi Pewarisan Pola Sidik Jari. penelitian tentang sidik jari masih sangat sedikit ibu (Gambar 1). sehingga diperlukan penanda primer lainnya Pola sidik jari (jari tangan) Persentase (%) berupa bentuk gigi-geligi (6). tangan. bentuk sosok atau Loop (L) yang terdiri dari left loop dan right loop.40% METODE 46. Pola sidik jari terdiri dari empat pola. studi dilakukan pada individu yang bukan Distribusi pola sidik jari responden dijabarkan pada Tabel 1. Sidik jari akan menjadi tidak dapat dikenali apabila terjadi Tabel 1. forensik. Sementara pada diperiksa dalam penelitian ini adalah 850 jari tangan. Sampel diambil secara pola 100% sama pola 100% sama keseluruhan (total sampling) dengan besar sampel 22 dengan ayah dengan kedua keluarga inti dengan total sampling 85 orang. jari tangan dibersihkan terlebih dahulu Gambar 1. Agustus 2017 .4%) dengan pola yang antropologi. Kriteria orang tua inklusi penelitian ini adalah karyawan yang telah menikah dan memiliki anak. No. serta sudut triradius (1-3). Vol. Pengambilan data dilakukan terhadap karyawan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang dan keluarga intinya pada bulan Oktober-Desember 2016. Sidik jari seseorang tidak dapat berubah dan unik untuk setiap individu (4.2%).6%) memiliki pola yang sama persis genetik. Penelitian dermatoglifi saat ini lebih fokus untuk melihat gambaran pola sidik jari pada penyakit tertentu (13-15). pola sulur pada telapak yang paling sedikit ditemui adalah radial loop (0.. sehingga pola sidik jari ke anak dapat terlihat dengan jelas. Total 850 100 meskipun kembar identik (8).3 perbedaan morfologi (1).

Alel yang mengatur pola sidik jari whorl menyebabkan terjadinya variasi fenotipe dalam sidik jari. ulnar loop dan tented arch). Eboh DEO. Rathnayake GK. sehingga setiap individu memiliki keunikan (4. No. 12(2): 82-86. Berdasarkan hukum sidik jari. ini berbeda dengan hasil penelitian Sufitni yang Hukum Mendel I dan II menyatakan bahwa setiap alel akan menemukan bahwa pola sidik jari terbanyak pada orang memisah dan akan berpasangan secara bebas. Agustus 2017 .. Dermatoglyphics and Clinical Anatomy. loop dan arch dalam penelitian ini tidak ditemukan. Journal of Experimental 3. A Physiological Anthropology. Jindal G. 1. Pola pewarisan sidik jari dalam satu keluarga PARENTAL WHORL LAINNYA(O) Keterangan WHORL WW WO 50% keturunan akan memiliki pola sidik jari Whorl WHORL WW WO 50% keturunan akan memiliki pola sidik jari Whorl dan lainnya (selain fenotipe whorl) PARENTAL WHORL WW WO 25% keturunan akan memiliki pola sidik jari Whorl LAINNYA WO OO 50% keturunan akan memiliki pola sidik jari Whorl dan lainnya (selain fenotipe whorl) 25% keturunan akan memiliki pola sidik jari selain whorl PARENTAL LAINNYA(O) LAINNYA(O) WHORL WO WO 100% keturunan akan memiliki pola sidik jari Whorl dan Other WHORL WO WO PARENTAL WHORL WO WO 50% keturunan akan memiliki pola sidik jari Whorl dan lainnya (selain fenotipe whorl) LAINNYA OO OO 50% keturunan akan memiliki pola sidik jari selain whorl muncul lebih besar. Sidik jari merupakan fenotipe yang bersifat poligen yaitu sifat yang dikendalikan oleh banyak gen pada sampai 2 generasi ke bawah. Hal ini kemungkinan dikarenakan pola tersebut merupakan pola Dalam sebuah penelitian di Cina didapatkan semua anak yang jarang ditemukan pada manusia. Vol.. 12(3): 142-144. among Sinhalese People in Sri Lanka. and Sandhu M. 2013. 4. Abhayarathna PL. Adikari SC. Hal ini menyebabkan hasil penelitian whorl adalah fenotipe dominan. 136(4): 859-862. 29. sidik jari lain. Prawestiningtyas E dan Algozi AM. Etnis responden penelitian ini tidak menjadi sama dengan kedua orang tua masing-masing. termasuk beberapa kelompok etnis dengan pengambilan data pola sidik jari. 2013. Comparative Evaluation of Dermatoglyphics in 5. 314 Tabel 2.Dalam penelitian ini didapatkan pola pewarisan yang Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat khas yaitu apapun kombinasi pola sidik jari orang tua pasti Universitas Muhammadiyah Palembang atas pembiayaan memiliki pola whorl dan pola whorl ini akan diwariskan penelitian ini berupa hibah internal. sehingga dapat memberikan lokus yang berbeda dalam kromosom yang sama atau gambaran pewarisan antargenerasi dan dalam populasi bahkan kromosom yang berbeda (17). Common 4. Dominasi Pewarisan Pola Sidik Jari. secara genetik sidik jari pada manusia pada dasarnya adalah ulnar loop. 2015. Evans DM. Patterns. Sontakke BR. of Fingers and Palm in Klinefelter's Syndrome. 2010. Untuk mengetahui peranan etnis dalam pewarisan sifat Mendel. Genetic Variants Influence on Whorlsin Fingerprint Amarasinghe S. Ghosh SK. Abraka. serta Rika Riyanti atas kepada anaknya sehingga dapat dikatakan bahwa pola bantuannya dalam pengambilan data DAFTAR PUSTAKA Medical College Journal. The Saudi Dental and Blood Group Among Students of Delta State Journal. Hal ini variabel penelitian sehingga tidak dilakukan analisis berarti bahwa suatu sifat termasuk pola sidik jari apakah terdapat pengaruh etnis terhadap pewarisan pola diturunkan kepada keturunan. Ho YY. memperoleh pola whorl dari kedua orang tua sehingga kemungkinan gen whorl bersifat dominan terhadap gen Sebanyak 46. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Dekan Adanya variasi gen menyebabkan pola dasar tersebut Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah menjadi pola-pola lain yang dipengaruhi oleh beberapa Palembang atas pemberian izin pengambilan data. and Pal AK. Hasil penelitian ini pola sidik jari yang diperoleh dari penelitian ini dapat memiliki hasil yang sama dengan penelitian Eboh di Nigeria disimulasikan dalam persilangan (Tabel 2) menggunakan yang mendapatkan pola whorl merupakan pola sidik jari simbol W untuk pola whorl dan O (other) untuk pola yang yang terbanyak pada perempuan (5). et al. gen. Journal of 2. Identifikasi Jurnal Kedokteran Brawijaya. Nigeria. University.4% dari anak memperoleh pola sidik jari yang lain (18). 32(27): 1-9. 27(2): 88–92. UCAPAN TERIMA KASIH Dalam proses pewarisan pola sidik jari. kemungkinan alel yang bersifat dominan terhadap pola sehingga tidak akan ada individu dengan pola yang sama. Montgomery GW. Pewarisan normal adalah ulnar loop>50% (16). Pola sidik jari double lainnya (radial loop. Journal of Investigative Dermatology. Sexual Dimorphism in Digital Dermatoglyphic Traits 2016. Fingerprint Patterns in Relation to Gender Different Classes of Malocclusion. Gupta S. and Jayasena AS.5). Wijerathne BTB. Nepal 6. Hal inilah yang yang lebih besar. Pandey RK. suatu sifat yang terdapat pada pewarisan pola sidik jari perlu dilakukan penelitian pada orang tua akan diturunkan kepada anaknya.

Journal of Forensic Sciences. al. Singh S. 2016. Fingerprint Ridge Density as Their Role in Spouse Selection: A Preliminary Study. International Journal of Clinical Pediatric Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Dentistry. and Han W. Dua Kasus Bencana Massal. No. Jagannath GV. Suryo. Geng Z.. dan to 5q14. 2007. Vol. Journal of Clinical and Diagnostic 9. Polymorphisms in Asthma. 9(1): 39-44. 9(12): AC01-AC04. Loesch DZ. 5(1): 1396. 2007. 6 (1): 21-26. Xue W. Lu H. Biomedical Reports. Thompson MB. Qian W. and Hui L. 2016. Sciences. PLoS ONE. Genetics Rules Patterning. Dermatoglyphs and Interleukin-4 Receptor 7. Dhall JK and Kapoor AK. 2009. Sufitni. Li J. 25(2): 87-94. Majalah Kedokteran Nusantara.1. Journal of Forensic 40(3): 180-191. Perbandingan Garis Simian dan Pola Sidik Jari 169-182. and Martin NG. 2013. [Skripsi]. Expertise Normal. Jurnal Kedokteran 13. Garg N. 4. Ding M. Xiaojun J. 2016. Palm Brawijaya. Gusta Medan dengan Pria Normal di Luar Lembaga Pemasyarakatan. Montgomery GW. Tangen JM. PloS Genetics. of a Model Quantitative Trait in Humans: Finger Ridge Count Shows Significant Multivariate Linkage 14. 12(2): 16. 2009. Shyu SR. 2010. et. 2015. for the Dermatoglyphics of Human Fingertips and 12. Yogyakarta: UGM Press. 58(6): 1519-1530. and Duncan DJ. a Potential Forensic Anthropological Tool for Sex Springer Plus. Chen YF. Dermatoglyphics 2010. 5(1): e8783. Saha S. Yixuan Z. 3(9): 1736-1744. in Fingerprint Identification. Coronary Artery Disease Among Ningxia Population of North China. Pada Kelompok Retardasi Mental dan Kelompok 10. 315 Forensik Berdasarkan Pemeriksaan Primer dan Identification. Hsieh CT. 17. Mdzewski B. Yang X. Zhou Z. 8. Saha S. Journal of Science and Engineering. An Effective Method for Fingerprint Classification. 11. Beatrice E. Dominasi Pewarisan Pola Sidik Jari. dan Hung KM. Genetika Manusia. Sekunder Sebagai Penentu Identitas Korban pada 61(2): 424-429. Tamkang Research. Perbandingan Pola Multifaktor Sidik Jari India. Medan. Linkage Analysis 2017. Medland SE. Universitas Sumatera 15. Dermatoglyphs in Utara. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Singh E. Sun L. et al. 2009. Association of Dermatoglyphic Peculiarities with Dental Caries in Preschool Children of Lucknow. Zhang HG. 29.. Zhu G. from All Chinese Ethnic Groups Reveal Geographic 18. Agustus 2017 .