You are on page 1of 35

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XII/6
Pertemuan ke :1&2
Alokasi Waktu: 4 jam @ 45 menit
Standar Kompetensi : Menerapkan aturan konsep Statistika dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi pengertian Statistik, Statistika, Populasi dan Sampel.
Indikator : a. Statistik dan statistika dibedakan sesuai dengan definisinya.
b. Populasi dan sample dibedakan berdasarkan karakteristiknya.
I. Tujuan
Setelah mempelajari materi kegiatan belajar ini, siswa dapat :
a. Menjelaskan pengertian dan kegunaan statistika
b. Membedakan pengertian populasi dan sampel
c. Menyebutkan macam-macam data dan memberi contohnya

II. Materi Ajar
STATISTIK DAN STATISTIKA

Statistik adalah kumpulan data, bilangan maupun non bilangan yang disusun
dalam tabel dan diagram, yang menggambarkan suatu persoalan.
Misal : statistik penduduk, statistik kelahiran dan sebagainya.
Statistika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara
pengumpulan data dan penyusunan data, pengolahan dan penganalisaan data serta
penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan hasil analisis yang
dilakukan.

POPULASI DAN SAMPEL

Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti ( diamati ).
Populasi merupakan totalitas semua nilai yang mungkin, hasil menghitung atau
mengukur, kuantitatif maupun kualitatif mengenai karakteristik tertentu dari
semua anggota kumpulan yang lengkap dan jelas yang ingin dipelajari sifat-
sifatnya.
Sampel ( contoh ) adalah sebagian yang diambil dari populasi.
Pengambilan sampel harus dapat mewakili ( representatif ) bagi populasi itu
sendiri.
Contoh : Akan diadakan penelitian tentang pengaruh pemakaian pupuk urea pada
tanaman padi di wilayah kecamatan yang terdiri atas 15 buah desa dan sebagai
lahan penelitian tadi Pak Camat menunjuk 4 desa.
Maka populasinya adalah seluruh desa (15 desa) di kecamatan itu. Dan sebagai
sampelnya adalah 4 desa.

Kegunaan Statistika.

1

Hampir semua ilmu pengetahuan menggunakan statistika. Misalnya :
a. Di bidang kedokteran, untuk mengetahui perkembangan pasien.
b. Di bidang pendidikan, untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa.
c. Di bidang marketing, erat hubungannya dengan penjualan dan pemasaran.
Pada umumnya statistika digunakan oleh para peneliti antara lain untuk :
a. Menentukan sampel dan mencatatnya secara sistematis.
b. Membaca data yang telah dikumpulkan.
c. Melihat ada atau tidaknya hubungan (korelasi) antar variabel.
d. Melakukan prediksi (peramalan) untuk masa lalu maupun masa depan.
e. Mengadakan interpretasi data, dan sebagainya.

MACAM-MACAM DATA

Data adalah himpunan keterangan atau bilangan dari objek yang diamati.
Menurut jenisnya data dibedakan menjadi :
a. Data Kuantitatif adalah data yang dapat dinyatakan dengan bilangan.
Data kuantitatif dibagi 2 yaitu :
 Data Diskrit : data yang diperolah dari hasil menghitung.
Contoh: - Banyaknya siswa SMKN 1 Jakarta 600 orang.
- Satu kilogram telur berisi 16 butir.
 Data Kontinu : data yang diperoleh dari hasil mengukur.
Contoh : - Berat badan 3 orang siswa adalah 45 kg, 50 kg, 53 kg.
- Diameter tabung = 72,5 mm
b. Data Kuantitatif adalah data yang tidak dapat dinyatakan dengan
bilangan.
Contoh : - Data jenis kelamin
- Data kegemaran siswa

Data yang baru dikumpulkan dan belum diolah disebut data mentah.
Metode pengumpulan data ada 2 yaitu :
1) Metode Sampling adalah pengumpulan data dengan
meneliti sebagian anggota populasi.
2) Metode Sensus adalah pengumpulan data dengan
meneliti semua anggota poipulasi.
Adapun cara untuk mengumpulkan data adalah :
1) Wawancara ( Interview)
2) Angket ( Kuesioner)
3) Pengamatan ( Observasi)
4) Koleksi ( data dari media cetak atau elektronik )

PENYAJIAN DATA
Ada 2 macam penyajian data yang sering dipakai yaitu :
a. Bentuk Tabel /daftar
b. Bentuk Diagram /grafik ( Akan dijelaskan pada Kegiatan Belajar 2).

Penyajian Data Dalam Bentuk Tabel.
Pada dasarnya ada 3 macam tabel yang dikenal, yaitu :
1). Tabel baris –kolom
Bagian-bagian tabel terdiri: judul tabel, judul kolom, judul baris, sel
dan sumber.

2

 Judul tabel, ditulis di tengah-tengah paling atas, dengan huruf
kapital dan memuat apa, macam, klasifikasi, dimana, kapan dan
satuan data yang digunakan secara singkat.
 Judul kolom dan judul baris ditulis dengan singkat.
 Sel adalah tempat nilai-nilai data.
 Sumber menjelaskan asal data.

Contoh.
TABEL 1
PEMBELIAN BARANG-BARANG OLEH PT. MAJU JAYA
DALAM RIBUAN UNIT DAN JUTAAN RUPIAH
TAHUN 2001-2004
TAHUN Barang A Barang B Jumlah
Barang Harga Barang Harga Barang Harga
2001 19,0 479,3 28,3 659,8 47,3 1139,1
2002 21,3 515,6 16,8 458,2 38,1 973,8
2003 25,0 602,5 16,3 432,9 41,3 1035,4
2004 20,7 490,3 19,0 502,5 39,7 992,8
Jumlah 86,0 2087,7 80,4 2053,4 166,4 4141,1
Keterangan : Data karangan

2) Tabel Kontingensi
Tabel kontingensi berukuran m x n terdiri dari 2 faktor dengan m kategori
faktor pertama dan n kategori faktor kedua.

Contoh :
TABEL 2
BANYAK SISWA DI SMK MERDEKA TAHUN 2004

Jenis Kelas Jumlah
Kelamin Kelas I Kelas II Kelas III
Perempuan 105 140 56 301
Laki-laki 130 101 159 390
Jumlah 235 241 215 691
Keterangan : Data karangan

3) Tabel Distribusi Frekuensi
Jika suatu tabel berisi nilai-nilai data ( bisa dijadikan kelompok ) dan setiap
data tersebut mempunyai frekuensi.
Untuk membuat tabel distribusi frekuensi akan dijelaskan kemudian di
kegiatan belajar 2.

Contoh :

TABEL 3
NILAI MATEMATIKA SISWA KELAS I
SMK PUTRA MANDIRI SEMESTER I TAHUN 2004
Nilai Matematika Banyak Siswa ( f )

41 – 50 3

3

Alat & Bahan Penggaris B. Alat/Bahan/Sumber Belajar A.Metode Pembelajaran A. Panjang jalan 45 km e. Kegiatan Akhir 1. Menyebutkan macam-macam data dan memberi contohnya D. membeli buku tulis 500 buah laku 350 buah. Banyaknya penabung tiap hari di Bank Berlian d. 51 – 60 5 61 – 70 18 71 – 80 9 81 – 90 2 90 – 100 1 Jumlah 38 III. Kegiatan Awal Tanya jawab dengan peserta didik tentang pengertian data dan statistik B. Rasa masakan b. Berat besi yang ada pada sabit c. Juni. Modul Matematika SMK Kelompok TI. membeli bollpoint 200 biji terjual 175 biji. 4 . 2. Kegiatan Inti 1. Penilaian A. Penugasan IV. Sumber Belajar 1. MGMP Matematika SMK Kelompok TI Se-Kabupaten Klaten VI. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya materi yang belum jelas. Modul MATEMATIKA untuk SMK Kelas XII. Nomor punggung pemain sepakbola 3.Buatlah tabel dari kumpulan data berikut ! (Data karangan) Sebuah toko akan membuat tabel penjualan dan pembelian buku tulis dan bollpoint dari bulan Juni sampai Agustus 2004. Soal 1. Membedakan pengertian populasi dan sampel 3.Manakah yang merupakan data diskrit dan manakah yang merupakan data kontinu berikut ? a. Peserta didik membuat rangkuman yang dibimbing oleh guru. Tanya jawab C. Menjelaskan pengertian dan kegunaan statistika 2.Tentukan populasinya jika kita ingin meneliti hobi semua siswa SMK Jaya ? 2. Yudhistira 2008 2. Ceramah B. V. Langkah – langkah Pembelajaran A.

1. 19640311 198910 1 001 NIP. Nur Alamsah. 2. Banyaknya penabung tiap hari di Bank Berlian dan d.AGUSTUS 2004 “ Barang Juni Juli Agustus Jumlah Beli Jual Beli Jual Beli Jual Beli Jual Buku 500 350 400 375 700 550 1600 1275 tulis Bollpoint 200 175 150 145 400 375 750 695 Klaten. Panjang jalan 45 km Data kontinu : b. S. membeli bollpoint 150 biji terjual 145 biji. NIP. Berat besi yang ada pada sabit 3. membeli bollpoint 400 biji terjual 375 biji B. M. Pembahasan.Pd. membeli buku tulis 700 buah laku 550 buah. Data diskrit : c. Agustus. membeli buku tulis 400 buah laku 375 buah.Populasinya hobi semua siswa SMK Jaya atau semua siswa SMK Jaya. 12 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMK Negeri 1 Klaten Guru Mata Pelajaran Drs. Wardani Sugiyanto. Juli.Pd. 19740612 200501 1 010 5 . Tabel “ PENJUALAN DAN PEMBELIAN BUKU TULIS DAN BOLLPOINT BULAN JUNI.

Beberapa bentuk diagram (grafik).Mengurangi kejenuhan melihat angka . DIAGRAM BATANG 6 . histogram. Mengumpulkan dan mengolah data serta menyajikannya dalam bentuk tabel dan diagram II. Kompetensi Dasar : Menyajikan data dalam bentuk Tabel dan Diagram. poligon frekuensi. garis. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : XII/6 Pertemuan ke :3&4 Alokasi Waktu: 4 jam @ 45 menit Standar Kompetensi : Menerapkan aturan konsep Statistika dalam pemecahan masalah. Materi Ajar PENYAJIAN DATA DALAM BENTUK DIAGRAM Selain disajikan dalam bentuk tabel (daftar).Mempercepat pengertian . Menjelaskan jenis-jenis tabel e. Tujuan Setelah mempelajari materi kegiatan belajar ini. lingkaran. Data disajikan dalam bentuk tabel b.Mempertegas dan memperjelas penyajian data . Indikator : a. diantaranya : o Diagram batang o Diagram garis o Diagram lingkaran o Diagram gambar o Histogram. siswa dapat : d. gambar). Menjelaskan macam-macam diagram (batang.Menunjukkan arti secara menyeluruh 1). data juga dapat disajikan dalam bentuk diagram (grafik). Data disajikan dalam bentuk diagram I. poligon frekuensi dan kurva ogive Kegunaan diagram atau grafik antara lain untuk : . kurva ogive f.

562 SMK-B 512 507 1.574 Data tersebut bisa disajikan dalam diagram batang tunggal berikut : Banyak siswa 1562 1500 1019 1000 818 743 500 432 A B C D E SMK Dan dapat disajikan dalam bentuk diagram batang dua komponen : Banyak siswa 1000 800 600 400 200 100 A B C D E SMK 7 . Perempuan laki SMK-A 875 687 1. Contoh : Tabel BANYAK SISWA 5 SMK DI KOTA BARU DAN JENIS KELAMIN Tahun 1970 Sekolah Banyak Siswa Jumlah Laki.526 2.Yaitu penyajian data statistik dengan menggunakan gambar berbentuk balok atau batang untuk menggambarkan perkembangan nilai-nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu.048 4.019 SMK-C 347 85 432 SMK-D 476 342 818 SMK-E 316 427 743 Jumlah 2.

00 16.00 08.00 BANYAK 0 14 18 20 12 8 16 KENDARAAN Data di atas dapat disajikan dalam bentuk diagram garis berikut : Banyak Kendaraan 20 18 14 10 6 2 06. populasi penduduk dan sebagainya.00 08.00 16. TABEL DATA OLAHRAGAWAN SMU PERTIWI Jenis Olah raga Jumlah Sepak bola 60 Basket 50 Volley 45 Bulu tangkis 25 Tenis meja 20 Untuk membuat diagram lingkaran ditentukan dulu besar prosentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran sebagai berikut : Jenis Olahraga Jumlah Persen Sudut pusat Sepakbola 60 60/200 x100 108 %=30% Basket 50 25% 90 Volley 45 22.00 18. curah hujan.00 12. TABEL BANYAK KENDARAAN YANG DIPARKIR DICATAT TIAP 2 JAM PUKUL 06.00 14.00 14. Seperti : data suhu badan pasien rumah sakit. DIAGRAM LINGKARAN Yaitu penyajian data statistik dengan menggunakan gambar berbentuk daerah lingkaran yang dibagi menjadi sektor-sektor (juring).00 PUKUL 06.00 10. Digunakan untuk menunjukkan perbandingan antara objek yang satu dengan yang lain serta terhadap keseluruhan dalam suatu penyelidikan.2) DIAGRM GARIS Untuk menyajikan perkembangan data yang berkesinambungan dengan menggunakan gambar berbentuk garis lurus.00 12.00-18.00 10.5% 81 8 .00 18. tinggi permukaan air laut.00 Pukul 3).

Digunakan untuk mendapatkan gambaran kasar suatu hal. data dibagi menjadi beberapa kelompok dan disajikan dalam suatu tabel yang disebut Tabel Distribusi Frekuensi. Untuk memudahkan dalam pengamatan. Distribusi Frekuensi Tunggal Digunakan apabila data yang diperoleh mempunyai ukuran yang kecil ( tidak terlalu banyak ).5% 45 Tenis meja 20 10% 36 Jumlah 200 100% 360 Data tersebut dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran berikut : 12. DIAGRAM GAMBAR/ LAMBANG Yaitu penyajian data statistik dengan menggunakan gambar/ lambang.5% Bulu 30 % 10% Tenis Tangkis Sepak Bola Meja 22.5% Volley 25% Basket 4). 1). Bulu tangkis 25 12. Contoh : Data nilai ulangan matematika dari 40 siswa adalah 5 6 7 5 2 6 5 6 3 7 6 4 3 8 7 4 8 6 8 5 5 3 6 5 8 5 6 2 4 6 7 6 4 7 3 6 5 7 4 6 Dapat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi sebagai berikut : Nilai ulangan (Xi) Turus Frekuensi (fi) 2 || 2 9 . TABEL JUMLAH SISWA DI TIAP JURUSAN PADA SMK 1 KOTA X PROGRAM STUDI JUMLAH SISWA LAMBANG Konstruksi 60 ☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺ Bangunan Elektronika 65 ☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺ Listrik Instalasi 35 ☺☺☺☺☺☺☺ Mesin Produksi 60 ☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺ Mekanik Otomotif 75 ☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺☺ TABEL (DAFTAR) DISTRIBUSI FREKUENSI DAN GRAFIKNYA Dalam melakukan pengukuran (observasi) diperoleh sejumlah data yang dinamakan data kasar.

Usahakan titik tengah kelas berupa bilangan bulat. Tentukan jangkauan ( Range ) Jangkauan ( Range ) = data terbesar – data terkecil = Xmax . Distribusi Frekuensi Berkelompok Digunakan bila data yang diperoleh mempunyai ukuran besar sehingga data dikelompokkan menjadi beberapa interval kelas. Tentukan panjang kelas interval ( p) R P= dengan p = panjang kelas k R = jangkauan ( Range ) K = banyaknya kelas d.3 log n dengan k = banyaknya kelas n = banyaknya data c. Tentukan frekuensi tiap kelas dengan menggunakan sistem turus.Xmin b. Adapun cara membuat daftar distribusi frekuensi data berkelompok adalah sebagai berikut : a. Contoh : Hasil ulangan matematika dari 50 siswa sebagai berikut : 45 50 55 60 65 70 75 46 50 55 60 66 71 76 47 51 56 60 67 73 77 48 51 57 60 68 74 78 49 52 57 61 68 79 52 62 69 53 58 63 64 53 59 63 54 59 63 64 54 64 o Jangkauan ( R ) = 79 – 45 = 34 10 . biasanya diambil data terkecil. e. Tentukan banyaknya kelas interval Digunakan Aturan STURGES yaitu : k = 1 + 3. 3 |||| 4 4 ||||| 5 5 ||||| ||| 8 6 ||||| ||||| | 11 7 ||||| | 6 8 |||| 4 2). Tentukan batas bawah kelas interval pertama.

75-79  Bilangan 45. Pada tabel distribusi frekuensi di atas dapat dibuat tabel distribusi frekuensi kumulatif berikut : 1).69.5 = 49.60.699) = 1 + 5.50.79 disebut Batas atas kelas ( Ba )  Tepi bawah kelas ( Tb ) = batas bawah kelas – 0.54.Tb Contoh pada interval kelas pertama 45-49 maka Tepi bawah kelas Tb = 45 – 0.75 disebut Batas bawah kelas ( Bb )  Bilangan 49.o Banyak kelas ( k) = 1 + 3.5 1 Nilai tengah kelas Xt = ( 49 + 45 ) = 47 2 Panjang interval P = 49.3 (1. Frekuensi kumulatif kurang dari (Fk < ) Nilai Frekuensi 11 . 85 5 Maka dapat disajikan dalam tabel distribusi frekuensi berikut : Kelas Interval Turus Frekuensi 45 – 49 ||||| 5 50 – 54 ||||| ||||| 10 55 – 59 ||||| ||| 8 60 – 64 ||||| ||||| || 12 65 – 69 ||||| | 6 70 – 74 |||| 4 75 – 79 ||||| 5 Jumlah 50 Keterangan tabel adalah :  Banyaknya kelas interval ada 7 yaitu : 45-49.64. 50-54. 65-69.5 = 44.5 – 44.5 Tepi atas kelas Ta = 49 + 0.3 log 50 = 1 + 3.70.74.6067  7 R 34 o Panjang kelas interval p = k = 7 = 4.5 = 5 DISTRIBUSI FREKUENSI KUMULATIF Ada 2 macam frekuensi kumulatif yaitu frekuensi kumulatif kurang dari dan frekuensi kumulatif lebih dari.59.55.6067 = 6.5 1  Nilai tengah kelas ( Xt ) = ( Ba + Bb ) 2  Panjang interval ( p ) = Ta . 55-59.65. 70-74.5  Tepi atas kelas ( Ta ) = batas atas kelas + 0. 60-64.

5 41 Kurang dari 74.5 50 2). POLIGON FREKUENSI DAN OGIVE  HISTOGRAM Penyajian data yang dikelompokkan menurut distribusi frekuensi dapat dinyatakan dengan grafis yang berbentuk diagram batang yang saling berhimpitan disebut histogram.5 74.5 Interval kelas  POLIGON FREKUENSI Bila titik-titik tengah dari tiap sisi atas pada histogram saling dihubungkan maka diperoleh diagram yang disebut poligon frekuensi ( segi banyak ).5 27 Lebih dari 64.5 9 Lebih dari 74.5 5 Kurang dari 54. Dengan frekuensi dinyatakan dengan sumbu tegak dan interval kelas dengan sumbu mendatar. kumulatif < Kurang dari 49.5 54. Frekuensi kumulatif lebih dari ( Fk > ) Frekuensi Nilai kumulatif < Lebih dari 44.5 23 Kurang dari 64.5 69.5 35 Kurang dari 69.5 49. poligon frekuensi dan kurva ogive berikut : Frekuensi 12 10 8 6 4 2 44.5 59.5 64.5 79. Frekuensi 12 .5 15 Lebih dari 69.5 45 Kurang dari 79.5 5 HISTOGRAM.5 35 Lebih dari 59.5 50 Lebih dari 49.5 15 Kurang dari 59.5 45 Lebih dari 54. Contoh : Dari data ulangan matematika 50 siswa yang sudah dibuat tabel distribusi frekuensi (di depan) dapat dibuat histogram.

garis.5 69. Kegiatan Awal Mengingat kembali tentang pengertian data dan statistika. Langkah – langkah Pembelajaran A.5 59. Mengumpulkan dan mengolah data serta menyajikannya dalam bentuk tabel dan diagram C.5 69. V.5 64. serta membahas PR. lingkaran.5 64. Ceramah B.5 79. poligon frekuensi.Metode Pembelajaran A. Alat & Bahan Penggaris B. Kegiatan Akhir 1. Kegiatan Inti 1.5 Interval kelas  OGIVE Jika titik-titik yang membentuk poligon frekuensi dihubungkan dengan kurva mulus maka akan diperoleh kurva yang disebut kurva ogive. gambar). histogram. kurva ogive 3. 12 10 8 6 4 2 44.5 54. Peserta didik membuat rangkuman yang dibimbing oleh guru. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya materi yang belum jelas. Menjelaskan macam-macam diagram (batang.5 59.5 74. Tanya jawab C.5 49. Penugasan V.5 74. 2. B.5 79. Menjelaskan jenis-jenis tabel 2.5 Interval kelas III.5 49.5 54. Frekuensi 12 10 8 6 4 2 44. Sumber Belajar 13 . Alat/Bahan/Sumber Belajar A.

Buatlah histogram dan poligon frekuensi yang menggambarkan banyaknya pengunjung pameran busana berdasarkan usia pada tabel berikut : Tabel Pengunjung Pameran Busana Berdasar Usia (Dalam Tahun) Umur Frekuensi 21 – 30 30 31 – 40 35 41 – 50 20 51 – 60 15 Jumlah 100 B. Pembahasan 1. 35 35 30 30 20 20 15 15 14 0 20. Soal 1. MGMP Matematika SMK Kelompok TI Se-Kabupaten Klaten VI. Frekuensi 60 40 30 20 10 Pegawai Negeri Pengusaha ABRI Peternak 2. Yudhistira 2008  Modul Matematika SMK Kelompok TI. Penilaian A.5 40.5 30.5 .5 50.  Modul MATEMATIKA untuk SMK Kelas XII.5 60.Buatlah diagram batang yang menggambarkan pekerjaan orang tua 80 siswa berikut : Tabel Pekerjaan Orang Tua Siswa Pekerjaan orang Jumlah tua Pegawai Negeri 45 Pengusaha 20 ABRI 10 Peternak 5 Jumlah 80 2.

Klaten.Pd. M. Wardani Sugiyanto. NIP. S.Pd. 12 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMK Negeri 1 Klaten Guru Mata Pelajaran Drs. Nur Alamsah. 19640311 198910 1 001 NIP. 19740612 200501 1 010 15 .

Modus ( Nilai yang sering muncul ) 1. Nilai tersebut biasanya terletak di pusat data dan disebut nilai sentral (nilai pusat).. Indikator : a. Menghitung mean data tunggal dan data kelompok h.3. Tujuan Setelah mempelajari materi kegiatan belajar ini. median dan modus dibedakan sesuai dengan pengertiannya b. x2.2 5 5 16 ..4. siswa dapat : g.d. Data Tunggal Jika terdapat n buah nilai x1. x3. Ukuran tendensi sentral yang banyak digunakan adalah : 1.  xn atau x = x i 1 i atau n n x = x dengan  x = jumlah semua data n n = banyak data Contoh: Carilah mean (rata-rata hitung) dari data : 8. Mean. Mean ( Rata-rata hitung ) 2. 8 Alokasi Waktu: 8 jam @ 45 menit Standar Kompetensi : Menerapkan aturan konsep Statistika dalam pemecahan masalah.…….5. Menghitung modus data tunggal dan data kelompok II.. median dan modus dihitung sesuai dengan data tunggal dan data kelompok I. Kompetensi Dasar : Menentuka ukuran pemusatan data. MEAN /Rata-rata hitung ( x ) a. Materi Ajar UKURAN TENDENSI SENTRAL Suatu kumpulan data biasanya memiliki kecenderungan memusat (tendensi sentral) ke sebuah nilai tertentu yang dapat mewakili seluruh data. Menghitung median data tunggal dan data kelompok i. Median ( Nilai tengah ) 3.. Mean.. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : XII/6 Pertemuan ke : 5 s.xn maka n Mean x = x1  x 2  x3  .6 8 4536 26 Jawab : x = = = 5.

x 2  f 3 ...5 f 40 b.x 5 6 30 6 15 90 7 13 91 8 4 32 9 2 18 Jumlah 40 261 x =  f .Untuk data berbobot yaitu apabila setiap xi mempunyai frekuensi fi maka mean (rata- rata hitung) adalah : k f 1 . i x = atau x = atau f 1  f 2  f 3  .. x k f i 1 x i.x x = atau x = n f f i 1 i Keterangan : xi = x = titik tengah interval kelas ke-i fi = f = frekuensi pada interval kelas ke-i f i =  f = banyak data ( jumlah semua frekuensi ) Contoh : Tentukan mean (rata-rata hitung) dari data berikut : Interval Frekuensi 21-25 2 26-30 8 31-35 9 17 .  f k .x f Contoh : Hitung mean data nilai fisika 40 anak berikut : Nilai 5 6 7 8 9 frekuensi 6 15 13 4 2 Jawab : Nilai f f. Untuk menentukan mean (rata-rata hitung) data berkelompok dengan menggunakan rumus berikut : n fx i 1 i i  f . Data Berkelompok c.x = 261 = 6..  f k k f i 1 i x =  f . x3  ...x1  f 2 .

xs fi . di 21-25 2 23 -10 -20 26-30 8 28 -5 -40 31-35 9 33 0 0 36-40 6 38 5 30 41-45 3 43 10 30 46-50 2 48 15 30 Jumlah 30 30 Maka Mean x = xs +  f .yaitu biasanya diambil dari titik tengah dari frekuensi terbesar. Jawab. 36-40 6 41-45 3 46-50 2 Jawab : Interval fi xi fi.d f f s s i Contoh.d i i f i 30 = 33 + 30 18 . Interval fi xi di = xi . x s . Data Berkelompok Dengan Rata-rata Sementara ( xs ) Caranya dengan terlebih dulu menentukan rata-rata sementara (rata-rata yang diduga) x s . Hitung mean (rata-rata) data pada tabel di atas dengan menggunakan rata-rata sementara. Kemudian menghitung besarnya simpangan tiap data terhadap rata-rata sementara dengan rumus di = xi .xi 21-25 2 23 46 26-30 8 28 224 31-35 9 33 297 36-40 6 38 228 41-45 3 43 129 46-50 2 48 96 Jumlah 30 1020 Maka mean x =  f .di i atau x = x +  f .xi i f i 1020 = 30 = 34 d. Dan mean (rata-rata hitung) sebenarnya dinyatakan dengan rumus x = x +  f .

3. 6. = 33 + 1 = 34 2. 5. Contoh: Tentukan Median dari data  7.5 2 b. Median Data Berkelompok Kelas Median yaitu kelas interval yang frekuensi komulatifnya minimum setengah dari 1  banyak data  2  f  Median data berkelompok dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:  i.  2  f dengan Tb = tepi bawah kelas Median p = panjang kelas interval n = banyak data  f  F = frekuensi komulatif sebelum kelas Me f = frekuensi pada kelas Me Contoh: Tentukan Median dari data berikut: 19 . 7. 10. 4. 9. 4. 8. 8. 7. 5. 6.  Data diurutkan menjadi 3. 4. Median Data Tunggal  Jika banyak data ganjil maka Me adalah data yang terletak tepat yang di tengah setelah diurutkan. 8. 9 Jawab: . Notasi Median = Me. 4  5. 7. 10 Me 67 Nilai yang di tengah adalah 6 dan 7. 9. 5.n   F Me = Tb + p.  Jika banyak data genap maka Me adalah rata-rata dari dua data yang terletak di tengah setelah diurutkan. 10. maka Me = 7  Data diurutkan menjadi 3. 8. maka Median Me = = 6. 10 Nilai yang di tengah adalah 7. MEDIAN/Nilai tengah ( Me ) Median adalah nilai yang letaknya di tengah dari data yang telah diurutkan dari nilai terkecil sampai terbesar. 9. 3. a.

Modus Data Tunggal Contoh:  Sekumpulan data : 2. 5 Maka modusnya adalah 4.69 8 Jawab: Interval F Fk 20 – 29 7 7 30 – 39 13 20 40 – 49 20 40 50 – 59 12 52 60 . 20 .5 n =  f = 60 p = 10 F = 20 f = 20 1  10 . MODUS ( Mo ) Modus dari suatu data yang paling sering muncul atau yang memiliki frekuensi terbanyak.10 = 39.5 3.5 + 20 10. 4. 4.5 + 20 = 39. a.60  20  Maka median Me = 39.5 +  2  20 10 30  20  = 39.5 + 5 = 44.69 8 60 Jumlah 60 Kelas median = 40 – 49 Tb = 39. Interval F 20 – 29 7 30 – 39 13 40 – 49 20 50 – 59 12 60 . 3.

7 Maka modusnya tidak ada. 9 Maka modusnya adalah 3 dan 5.Metode Pembelajaran A. b. 3.5 + 5   1 3  = 30. 5. 3.5 + 1. Penugasan 21 .  Sekumpulan data : 3. 4. d2 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya. Modus Data Berkelompok Untuk menentukan modus data berkelompok digunakan rumus:  d1  Mo = Tb + p. 4. Tb = 30.    d1  d 2  Keterangan: Tb = tepi bawah kelas modus p = panjang kelas interval d1 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya.50 2 Jawab: Frekuensi paling banyak adalah 9 pada interval 31 – 35. 5.25 = 31. 6. 4. Jadi kelas modus pada interval 31 – 35. Tanya jawab C. Ceramah B. 5.  Sekumpulan data : 3.75 III. 5. 6. Contoh: Tentukan modus dari data berikut: Interval F 21 – 25 2 26 – 30 8 31 – 35 9 36 – 40 6 41 – 45 3 46 .5 p =5 d1 = 9 – 8 = 1 d2 = 9 – 6 = 3  1  Maka Mo = 30.

Sumber Belajar  Modul MATEMATIKA untuk SMK Kelas XII.Menghitung modus data tunggal dan data kelompok E. 67. Pembahasan 22 . 70. Peserta didik membuat rangkuman yang dibimbing oleh guru. Berat badan 12 orang adalah sebagai berikut (dalam kg). median. MGMP Matematika SMK Kelompok TI Se-Kabupaten Klaten VI. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya materi yang belum jelas. median dan modus yang didapat dari perhitungan tersebut? 2. Yudhistira 2008  Modul Matematika SMK Kelompok TI.80 15 81 . serta membahas PR. dan modusnya! Apakah makna mean. Penilaian A. Langkah – langkah Pembelajaran C.Kegiatan Inti 2. D.Kegiatan Akhir 1. 82. Alat/Bahan/Sumber Belajar A. Apakah makna mean pada data ini? B. 58.Menghitung mean data tunggal dan data kelompok 3.70 29 71 . 60.50 3 51 .VI.Kegiatan Awal Mengingat kembali tentang pengertian data. 55. V. Alat & Bahan  Penggaris B. Soal 1. 50.90 5 91 – 100 2 Jumlah 80 Carilah mean. Carilah mean.60 25 61 . 80. 70.Menghitung median data tunggal dan data kelompok 4. 65. 65. 79. 2. Berikut ini adalah nilai matematika dari 80 siswa TABELNILAI MATEMATIKA 80 SISWA Nilai matematika Frekuensi (fi) 31 – 40 1 41 .

5 15 1132. Mean = (50 + 55 + 58 + 60 + 65 + 65 + 67 + 70 + 70 + 79 + 80 + 82): 12 = 801: 12 = 66. c.5 71 – 80 75.5 41 – 50 45. Dari data yang telah diurutkan tampak bahwa frekuensi data 65 dan 70 adalah 2. Dibuat tabel penolong seperti berikut.5 91 – 100 95. 58. 82 a.5 61 . 70. Jadi 50% orang beratnya kurang dari 66 kg dan 50% orang beratnya lebih dari 66 kg. 60. TABEL NILAI MATEMATIKA 80 SISWA Nilaimatematika Tanda kelas Frekuensi fixi (x 1 ) ( xi) fi 31 – 40 35. maka diambil 2 data yang terletak ditengah.125. 70. Jadi yang paling banyak adalah orang yang beratnya 65 kg dan 70 kg. Rumus mean yang digunakan adalah: x = fi dengan xi adalah tanda kelas interval ke-i. Karena banyak datanya genap. Modusnya adalah 65 dan 70. yaitu 65 dan 67. 75 kg.90 85. yang lain 1.1. 65.5 1 35.5 5 427. rata-rata nilai matematika dari 80 anak tersebut adalah 65. fi x 2.5 81 . 79.125. 65. Rata-rata dari kedua data tersebut adalah (65 + 67)/2 = 66. Data berat badan ke 12 orang tersebut kalau diurutkan menjadi: 50.5 51 .5 29 1899. Artinya. Jadi rata-rata berat badan ke 12 orang tersebut adalah 66.5 2 191 Jumlah 80 5210 Mean = 5210/80 = 65. b.60 55.70 65.75. 23 . 67.5 25 1387. 80.5 3 136. 55.

Nur Alamsah.Pd. Klaten. NIP. 19640311 198910 1 001 NIP. 19740612 200501 1 010 24 .Pd. M. Wardani Sugiyanto. S. 12 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMK Negeri 1 Klaten Guru Mata Pelajaran Drs.

desil. siswa dapat : j. Jangkauan. Menentukan : Jangkauan. Persentil. jangkauan semi interkuartil. simpangan kuartil. JANGKAUAN. b. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : XII/6 Pertemuan ke : 9 s. 27. kuartil. Q1 = kuartil bawah Q2 = kuartil tengah (median) Q3 = kuartil atas 25 . 11. R = xmax . Kompetensi Dasar : Menentuka ukuran penyebaran data.presentil.Nilai standar (Z-score) ditentukan dari suatu data c. Simpangan rata-rata. Jangkauan atau Range (R) adalah selisih data terbesar (xmax) dengan data terkecil (xmin).d. 12 Alokasi Waktu: 8 jam @ 45 menit Standar Kompetensi : Menerapkan aturan konsep Statistika dalam pemecahan masalah. Indikator : a. 15. dan jangkauan persentil dari data yang disajikan l. Simpangan baku. simpangan rata-rata dan simpangan baku. 14. Jangkauan semi interkuartil Desil. Menentukan nilai standar (Z-score) dari suatu data yang diberikan m. Menyajikan data tunggal dan data kelompok k. 16 Jawab : R = 27 –7 = 20 KUARTIL Jika median membagi data terurut menjadi 2 bagian yang sama maka kuartil adalah nilai yang mambagi data terurut menjadi 4 bagian yang sama. 9. Kuartil. 24. 17. dan jangkauan persentil ditentukan dari suatu data. simpangan rata-rata. 19. simpangan baku. Tujuan Setelah mempelajari materi kegiatan belajar ini. Tentukan jangkauan data : 7. 12.Koefisien variasi ditentukan dari suatu data I. Materi Ajar UKURAN PENYEBARAN DATA (DISPERSI) Ukuran penyebaran data (dispersi) meliputi : jangkauan.xmin Contoh. Menentukan koefisien variasi dari suatu data yang diberikan II.

8. 4. 6.8.9.9.2.n  F  Qi = Tb + p.7. 7. 5. 5.8.2 3 4 Contoh .Tentukan semua kuartil pada data : a) 4.1.3.   dengan i = 1. 8.6. 8.4.3  f  Qi = kuartil ke-i Tb = tepi bawah interval Qi P = panjang kelas interval Qi n =  f = banyak data F = frekuensi kumulatif sebelum kelas Qi f = frekuensi pada kelas Qi Contoh : Hitung kuartil bawah dan kuartil atas pada data berikut : Interval f Fk 26 .6. 7. 9    Q1 Q2 Q3 3 4 Kuartil bawah Q1 = = 3. 2.7 Jawab : a) data diurutkan menjadi 4. 2  Kuartil data berkelompok Untuk menghitung kuartil data berkelompok digunakan rumus :  4i . 7.(n  1) Letak Qi = data ke dengan i = 1. 6.8. 9    Q1 Q2 Q3 Jadi kuartil bawah ( Q1 ) = 5 kuartil tengah ( Q2 ) = 6 kuartil atas ( Q3 ) = 8 b ) 1.5.6.5 2 66 Kuartil tengah Q2 = =6 2 78 Kuartil atas Q3 = = 7.5 b) 2.7. 6. Kuartil data tunggal i.5. 3. 5.

5 + 5 = 45.   = 25.   i = 1.3. Persentil data tunggal maka : i.2.9  f  Dengan Di = desil ke-i Tb = tepi bawah interval kelas Di P = panjang kelas interval Di n =  f = banyak data F = frekuensi kumulatif sebelum kelas Di f = frekuensi pada kelas Di PERSENTIL Jika sekelompok data dibagi menjadi 100 bagian yang sama.4. maka akan diperoleh 9 data yang menjadi batas dan disebut desil ke-1 (D1).   i = 1.….99  f  27 . maka diperoleh 99 data yang menjadi batas dan disebut persentil.40  3  35 Q1 = 25.….2. maka i.dan seterusnya hingga desil ke-9 (D9).9 10 Desil data berkelompok dihitung dengan rumus :  10i .4.…….3.n  F   Pi = Tb + p.39  9  9 Kelas interval kuartil atas (Q3) terletak pada 46-50  34 .2.. jika banyak data n dan Di adalah desil ke-i.5 + 5.( n  1) Letak Di = data ke dengan i = 1.n  F  Di = Tb + p. 21-25 3 3 26-30 9 12 31-35 4 16 36-40 10 26 41-45 3 29 46-50 11 40 Jawab : Kelas interval kuartil bawah (Q1) terletak pada 26-30  14 .40  29  Q3 = 45.3.5 + = 29. desil ke-2 (D2)..95 11  11   DESIL Jika data yang telah diurutkan dibagi menjadi 10 bagian sama.( n  1) Letak Pi = data ke 100 Persentil data berkelompok dihitung dengan rumus :  100 i . Untuk data tunggal.….5 + 5.   = 45.

Dengan : Pi = persentil ke-i Tb = tepi bawah interval kelas Pi p = panjang kelas interval Pi n =  f = banyak data F = frekuensi kumulatif sebelum kelas Pi f = frekuensi pada kelas Pi Jangkauan Antar Kuartil ( Hamparan = H) Adalah selisih antara kuartil atas dengan kuartil bawah.11.5  11  8.5  0.8.( Q3 – Q1) 2 Jangkauan Persentil (JP) Dirumuskan dengan : JP = P90 – P10 SIMPANGAN RATA-RATA ( SR) Simpangan rata-rata sekumpulan data adalah rata-rata dari selisih mutlak nilai semua data terhadap rata-ratanya.5 = 6 9 = = 1.5 6  Data berkelompok Simpangan rata-rata data berkelompok dirumuskan dengan : SR = f x x i.5  8  8. i dengan fi = frekuensi data kelas ke-i f i xi = nilai tengah kelas ke-i 28 .5  9  8.5 6 7  8.6 7  11  10  9  8  6 Jawab : x = = 8.5 SR 6 1. H = Q3 – Q1 Jangkauan Semi Inter Kuartl (Simpangan Kuartil = Qd) Adalah setengah dari selisih antara kuartil atas dengan kuartil bawah.5  0. 1 Qd = .  Data tunggal SR = x i x dengan xi = nilai data n x = mean (rata-rata) n = banyak data Contoh. Tentukan simpangan rata-rata data : 7.5  10  8.5  2.5  1.5  2.10.5  6  8.9.

27 f i 30 SIMPANGAN BAKU (Deviasi Standar = SD)  Data tunggal Simpangan baku (SD) dari data x1..7.x i i = 1020 = 34 f i 30 SR = f x x i. x2.3.6.. i = 158 = 5.2 Jawab : 5  3  7  6  4  3  10  2 40 x = = =5 8 8 (5  5) 2  (3  5) 2  (7  5) 2  (6  5) 2  ( 4  5) 2  (3  5) 2  (10  5) 2  (2  5) 2 SD = 8 0  4  4  1  1  4  25  9 48 = = = 6 8 8  Data berkelompok SD =  f . n = banyak data Contoh: Tentukan simpangan baku data 5. …. x3. x = mean (rata-rata) f i = n = banyak data Contoh : Tentukan simpangan rata-rata data Jawab : Interval fi xi fi.3.10. Hitung simpangan baku dari data : Jawab : 29 . xi  x 21-25 2 23 46 11 22 26-30 8 28 224 6 48 31-35 9 33 297 1 9 36-40 6 38 228 4 24 41-45 3 43 129 9 27 46-50 2 48 96 14 28 Jumlah 30 1020 158 Mean x =  f .( x  x) i i 2 f i Dengan fi = frekuensi kelas ke-i xi = nilai tengah kelas ke-i x = mean(rata-rata) f i = n = banyak data Contoh.xn adalah : SD =  (x i  x) 2 dengan xi = data ke-I n x = mean (rata-rata).4.xi xi  x fi.

Nilai matematika 40 siswa rata-ratanya = 68 dan simpangan bakunya 10.5 s s 10 Berarti nilai matematika Anik menyimpang 1. Pada ujian matematika. x = 50 . rata-rata kelas 50 dan simpangan baku 10. Nilai fisika ke 40 siswa rata-ratanya =75 dan simpangan bakunya 15. Contoh 2. Untuk menghitung besarnya Nilai Standar (Z-Score) digunakan rumus : Z = xx dengan Z = nilai standar s x = nilai data x = mean (rata-rata) s = simpangan baku (SD) Contoh 1. Berapa Nilai Standar matematika Anik ? Jawab : x = 65 .33 = 6. Anik mendapat nilai 63. Surya mendapat nilai matematika 80 dan nilai fisika 85. s = 10 xx 65  50 Z= = = 1. Nilai standar digunakan untuk membandingkan dua hasil pengukuran atau lebih sehingga diketahui keberhasilan dua usaha yang dinyatakan dalam data (angka). fi xi xi.x (xi.(xi.x )2 fi.x )2 Interval 21-25 2 23 -11 121 242 26-30 8 28 -6 36 288 31-35 9 33 -1 1 9 36-40 6 38 4 16 96 41-45 3 43 9 81 243 46-50 2 48 14 196 392 Jumlah 30 1270 Mean x = 34 ( sudah dicari di atas) 1270 SD = = 42. Dalam mata pelajaran apa Surya mendapatkan kedudukan yang lebih baik dari 40 siswa ? Jawab : 80  68 Nilai standar matematika Zm = = 1.51 30 NILAI STANDAR (Z-SCORE) Nilai standar (Z-Score) adalah nilai yang menyatakan perbedaan antara besar suatu hal/variabel dengan rata-ratanya.2 10 30 .5 s di atas nilai rata-rata.

Metode Pembelajaran A. Penugasan VII. III. Makin kecil nilai KV data makin seragam (homogen). Menyajikan data tunggal dan data kelompok 2.67 % 3000 600 KV lampu merk B = x 100 % = 12 % 5000 Karena KV lampu merk B lebih kecil dari KV lampu merk A. Jangkauan semi interkuartil Desil. Koefisien Variasi dirumuskan dengan : s KV = x 100 % dengan KV = koefisien variasi x s = simpangan baku (SD) x = mean (rata-rata) Contoh. Menentukan : Jangkauan. Tanya jawab C.67 15 Karena Zm > Zf maka kedudukan Surya lebih tinggi dalam matematika dibandingkan dengan fisika. Kegiatan Inti 1. Kuartil. Digunakan untuk melihat merata tidaknya suatu nilai data (keseragaman). Lampu neon merk A rata-rata dapat dipakai selama 3000 jam dengan simpangan baku 500 jam. D. serta membahas PR. Makin besar nilai KV data makin heterogen. Simpangan baku. KOEFISIEN VARIASI (KV) Koefisien variasi adalah nilai yang menyatakan prosentase simpangan baku dari rata-ratanya. Persentil. Kegiatan Awal Mengingat kembali tentang pengertian data. Lampu merk manakah yang lebih merata masa pakainya ? Jawab : 500 KV lampu merk A = x 100 % = 16. dan jangkauan persentil dari data yang disajikan 31 . berarti lampu merk B lebih merata masa pakai lampunya. Simpangan rata-rata. Lampu neon merk B rata-rata dapat dipakai selama 5000 jam dengan simpangan baku 600 jam. 85  75 Nilai Standar fisika Zf = = 0. Ceramah B. Langkah – langkah Pembelajaran C.

7.2. 6. 2. maka : Q1 = 4  43 (4  4)  4 Q2 = 5  12 (5  5)  5 Q3 = 6  14 (7  6)  6 14 b.3 b. 6. Dari data tunggal sebagai berikut : 5. 4. 3. 8 32 . 7. 5. Dari data tabel berikut ini . 2. Modul MATEMATIKA untuk SMK Kelas XII. Peserta didik membuat rangkuman yang dibimbing oleh guru. tentukanlah! Nilai Frekuensi 59 – 65 4 66 – 72 8 73 – 79 20 80 – 86 10 87 – 93 4 94 – 100 4 jumlah 50 a. a.Rata ratanya b. 5. 4. Peserta didik diberi kesempatan untuk bertanya materi yang belum jelas. 4. MGMP Matematika SMK Kelompok TI Se-Kabupaten Klaten VI. 6. Alat & Bahan Penggaris D. 4. Sumber Belajar 3. D 4 c. Menentukan koefisien variasi dari suatu data yang diberikan E. V. 7. 5. Median c. Standart Deviasi. 5. Soal 1. Pembahasan: 1. Modul Matematika SMK Kelompok TI. 6. 6. 8. Yudhistira 2008 4.Data yang diurutkan menjadi : 3. 4. tentukanlah: a. 5. 6.Modus d. Alat/Bahan/Sumber Belajar C. 5. 4. Quartil ke-1. Menentukan nilai standar (Z-score) dari suatu data yang diberikan 4. 3. Kegiatan Akhir 1. Penilaian A. Quartil ke-3 B. 5. 8 Dengan mengetahui letak masing-masing quartil. Data yang diurutkan menjadi : 3. 5.

8 Dari hitungan awal didapat rata-rata = 5. 6.1 Maka nilai standar deviasi : S =  2.09 5 .89 8 2.01 2.01. 4.0. 7.09 6 0.69 4 .96  fi 50 Dengan Metode Rata-rata Sementara 33 .7 7.7 0. 6. 5.3 1.0. 5. Data yang diurutkan menjadi : 3.x i 3898 x maka : x   77.7 0. 4.3 5.2.3 0.69 5 . Dengan Metode Titik Tengah Nilai xi fi fi .(10 1) Letak D4 =  4.3 1. a.7 2.10 20.3 0.3 Untuk menghitungnya dibuat tabel sebagai berikut : xi xi  x (x i  x) 2 3 .4 10 4 (5  5)  5 Maka nilai dari D4 = 5  10 c.0.09 5 .3 0. dan nilai variansi 10 data : S2 = 2.1. 5.29 4 .49 7 1.29 jumlah 20. 4. xi 59 – 65 62 4 248 66 – 72 69 8 552 73 – 79 76 20 1520 80 – 86 83 10 830 87 – 93 90 4 360 94 – 100 97 4 388 jumlah 50 3898  fi .1.49 6 0.

maka median berada pada kelas 73 – 79. 4 83.5  7.31  12 10 3.35 10 Klaten. Dengan melihat banyaknya data = 50. 72 73 b  72.5  7.Mencari nilai rata-rata dengan metode rata-rata sementara yaitu dengan mengambil x i dengan frekuensi terbanyak dan sebagai xo. berarti modusnya terletak pada kelas tersebut. Letak Q 3   384 berarti letak Q3 pada kelas 80 – 86 4 4 79 80 b=  79. 20     25 12 13 Me = 72.   76.5  7.c i maka : x  76 .5  4.05  20  20 c.  72.55 77.(50 1) 153 1 d.5 2 F = 4 + 8 = 12 f = 20  1 . ci 59 – 65 4 62 -2 -8 66 – 72 8 69 -1 -8 73 – 79 20 76 0 0 80 – 86 10 83 1 10 87 – 93 4 90 2 8 94 – 100 4 97 3 12 jumlah 50 14 P 7 x  xo   f i . 72 73 b  72. Nilai fi xi ci fi .14  77.   72.50 12  2  Me = 72.5 2 F = 32 dan f = 10 3 50 32 Q 3  79. 12 Juli 2010 Mengetahui Kepala SMK Negeri 1 Klaten Guru Mata Pelajaran 34 .96 n 50 b. Dengan melihat data yang ada kelas 73 – 79 mempunyai frekuensi yang terbesar.5  7.5 2 b1 = 20 – 8 = 12 b2 = 20 – 10 = 10  12  Mo = 72.5  7.

Pd. 19740612 200501 1 010 35 . NIP. S. Wardani Sugiyanto. Nur Alamsah. 19640311 198910 1 001 NIP. M.Drs.Pd.